• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dimensi Etika dalam Bisnis Asuransi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Dimensi Etika dalam Bisnis Asuransi"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Dalam dunia bisnis juga terdapat etika yang harus diikuti, perusahaan jangan hanya memaksimumkan keuntungan dengan menghalalkan segala cara yang

Etika dalam dunia bisnis memiliki peran yang sangat penting, yaitu untuk membentuk sebuah perusahaan yang sangat kokoh dan memiliki daya saing yang tinggi serta mempunyai

Etika di dalam bisnis dunia internasional sudah tentu harus disepakati oleh orang-orang yang berada dalam kelompok bisnis serta kelompok yang terkait lainnya.

ABSTRAK ANALISIS PERSEPSI ETIS MAHASISWA MENGENAI ETIKA DALAM BISNIS Studi Kasus Mahasiswa Akuntansi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Gede Raka Lanang Udyatmika NIM:

Banyaknya skandal etika yang terjadi dalam dunia akuntansi dan bisnis mengindikasikan pentingnya pengajaran etika bisnis kepada mahasiswa fakultas ekonomika dan bisnis

Dengan demikian, dapat diketahui bahwa dalam strategi promosi produk PT Asuransi Takaful telah menerapkan prinsip-prinsip etika bisnis Islam, yaitu prinsip tawḥid, ‘adl,

Etika bisnis merupakan salah satu bagian dari dunia bisnis juga banyak diterangkan dalam Al Quran , pendek kata Qur’an merupakan sumber utama umat Islam khususnya, dan manusia pada

Etika merupakan cabang filsafat yang mencari hakikat nilai-nilai baik dan buruk yang berkaitan dengan tindakan seseorang, yang dilakukan dengan penuh kesadaran berdasarkan pertimbangan pemikirannya. Untuk mengetahui definisi dari etika bisnis Islam tentunya kita harus mengetahui terlebih dahulu apa definisi dari etika menurut Islam yang sering kali disebut dengan kata akhlak. Kata “Akhlak” berasal dari bahasa Arab yang sudah di Indonesiakan yang juga diartikan sebagai perangai dan kesopanan, yang mencakup dengan watak, kesopanan, tingkah laku atau tabiat. Di samping istilah akhlak, juga dikenal dengan istilah etika dan moral. Ketiga istilah itu sama-sama menentukan nilai baik dan buruk sikap dan perbuatan manusia. Perbedaannya terletak pada standar