xii
xii
Judul : Pengaruh Konsumsi Telur Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Siswi yang Mengalami Anemia di SMP Negeri 15 Medan
Peneliti : Aprieni Alsan Batubara Nim : 121101049
Jurusan : Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera utara
Tahun akademik : 2015/2016
ABSTRAK
Anemia pada remaja merupakan masalah kesehatan yang penting karena kedepannya remaja akan menjadi seorang ibu. Remaja membutuhkan asupan gizi yang adekuat untuk mempertahankan kadar hemoglobin yang normal di dalam darah Kekurangan zat besi menyebabkan kadar hemoglobin di dalam darah lebih rendah dari normalnya, keadaan tersebut dikenal dengan istilah anemia. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi telur terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada siswi yang mengalami anemia di SMPN 15 Medan. Desain penelitian ini adalah pra-eksperimen yang bersifat pra- paska tes dalam satu grup (one group pretest-posttest) dengan jumlah sampel sebanyak 30 siswi. Pengambilan sampel dengan menggunakan metode simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang meliputi data demografi, instrumen tabel pengumpulan data kelompok intervensi, serta kuisioner pemantauan konsumsi telur. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan kadar hemoglobin sebelum dan sesudah intervensi pemberian telur pada siswi SMPN 15 Medan dengan nilai p value 0.000. Penelitian ini dapat memperkaya keilmuan keperawatan dimana dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi untuk meningkatkan kadar hemoglobin. Rekomendasi pada penelitian ini perlu adanya penelitian lebih lanjut dengan jumlah sampel yang lebih besar dan desain penelitian selanjutnya menggunakan kelompok kontrol.
Kata kunci : Anemia, telur, kadar hemoglobin