UJI KEEFEKTIFAN ENAM JENIS PERANGKAP DALAM PENGENDALIAN TIKUS SAWAH (Rattus Argentiventer)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Pada vokalisasi agonistik perkelahian tikus jantan, peningkatan alokasi waktu berada dalam lubang pada malam hari lebih disebabkan oleh perilaku tikus betina yang
dewasa pada dosis 300.000 sporocyst dan penurunan tingkat kematian tikus jantan kelas umur anak pada dosis yang sama menunjukkan bahwa mulai dosis 200.000
Metode pengendalian tikus juga menunjukkan pengaruh yang tidak nyata terhadap pengamatan tinggi tanaman hal ini disebabkan karena adanya sistem tanam yang tidak serentak pada
Preferensi umpan padi/gabah lebih disukai oleh tikus dari pada umpan umpan beras utuh, beras pecah, jagung utuh, jagung pecah dan tepung jagung karena umpan padi mudah
Metode pengendalian tikus juga menunjukkan pengaruh yang tidak nyata terhadap pengamatan tinggi tanaman hal ini disebabkan karena adanya sistem tanam yang tidak serentak pada
Percobaan ini menggunakan metode pengendalian tikus dengan empat perlakuan dan tiga ulangan, rancangan perlakuannya yaitu P1: kontrol, P2: Trap Barrier Sistem ( TBS ), P3:
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai jenis formulasi bromadiolon yang efektif dan efisien untuk aplikasi pengendalian tikus sawah (R. argentiventer)
Percobaan ini menggunakan metode pengendalian tikus dengan empat perlakuan dan tiga ulangan, rancangan perlakuannya yaitu P1: kontrol, P2: Trap Barrier Sistem ( TBS ), P3: