• Tidak ada hasil yang ditemukan

PUTUSAN 66/MEREK/2003/PN.Niaga.Jkt.Pst.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PUTUSAN 66/MEREK/2003/PN.Niaga.Jkt.Pst."

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

PUTUSAN

Nomor 66/MEREK/2003/PN.Niaga.Jkt.Pst.

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang memeriksa dan mengadili perkara merek, menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam perkara antara :

OAICHI PHARMACEUTICAL CO. L TO, suatu Perseroan menurut Undang-undang Negara Jepang, berkedudukan di 14-10, Nihonbashi 3-chome, Chuo-ku, Tokyo, Japan, dalam hal ini memilih tempat kediaman hukum di- kantor kuasanya Prof. Mr. DR. S. GAUTAMA & Associates, Advokat dan Peng-acara di Jakarta, Jalan Medan Merdeka Timur 9, berdasar-kan surat kuasa khusus tanggal 03 Juli 2003 (surat kuasa khusus terlampir), selanjutnya disebut PENGGUGAT ;

Melawan :

I. PT. LAPI, suatu Perseroan menurut Undang-undang Negara Republik Indonesia, berkedudukan di Jalan Tanah Abang III No. 18 A, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat untuk selanjutnya disebut : TERGUGA T I ;

II. Pemerintah Republik Indonesia, Cq Dep. Kehakiman dan HAM Cq. Dirjen Hak Kekayaan Intelektual, Cq. Direktorat Merek berkantor di JI. Daan Mogot Km 24, Tangerang 15199, selanjutnya : disebut TERGUGAT II;

Pengadilan Niaga tersebut ;

Setelah membaca penetapan dalam berkas perkara ; Setelah membaca surat-surat yang diajukan para pihak ; Setelah memeriksa bukti-bukti yang diajukan para pihak ; Setelah mendengar keterangan para pihak ;

(2)

TENT ANG DUDUKNY A PERKARA

Menimbang, bahwa Penggugat dalam surat gugatannya ter-tanggal 29 Agustus 2003, yang didaftar di Kepaniteraan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dalam register Nomor 66/MEREK/2003/PN.NIAGA.JKT.PST. pada tanggal 29 Agustus 2003, pada pokoknya mengajukan gugatan sebagai berikut :

1. Bahwa Penggugat'adalah pemilik merek dagang CRAVIT untuk jenis barang kelas 5 ;

2. Merek dagang CRA VIT milik Penggugat adalah merek terdaftar yang dilindungi Undang-undang Merek Nomor 15 Tahun 2001, sesuai pendaftaran merek dibawah Nomor : 334259, tanggal 17 Mei 1995, untuk jenis barang zat anti bakteri termasuk dalam kelas 5 (bukti P-1) ;

3. Bahwa dengan terdaftarnya merek dagang CRA VIT dalam Daftar Umum merek sesuai bukti P-1, menurut pasal 3 Undang-undang ~omor 15 Tahun 2001, Penggugat adalah satu-satunya pemegang hak khusus yang diberikan Negara dalam jangka waktu tertentu menggunakan sendiri merek tersebut atau memberikan izin kepada pihak lain untuk menggunakannya.; 4. Bahwa ternyata diketahui Penggugat bahwa dalam daftar

Umum Merek dicatat pendaftaran merek dagang CRA VOX dibawah Nomor 510015, tanggal 25 Juni 2002 atas nama Tergugat I, untuk melindungi jenis barang sediaan-sediaan pharmasi, bahan-bahan untuk berpantang makan/diet yang disesuaikan untuk pemakaian medis, makanan sehat/food supplement dan jamu-jamu (bukti P-2) ;

5. Bahwa Penggugat secara tegas keberatan terhadap pendaftar-an merek Nomor 510015 "CRAVOX", tpendaftar-anggal25 Juni 2002 milik Tergugat I, sesuai bukti pendaftaran P-2, karena merek yang didaftarkan tersebut mempunyai persamaan pad a pokoknya dengan merek terdaftar "CRA VIT" milik Penggugat, yang telah lebih dahulu diberikan perlindungan hukum pendaftarannya ; 6. Kiranya sesuai dengan prinsip hukum merek bahwa merek

hanya dapat didaftarkan oleh pemilik merek yang beritikad baik (pasal4 ayat 1 Undang-undang Nomor 14 Tahun 1997) dan

(3)

7.

merek yang sarna pad a pokoknya dengan merek terdaftar milik orang lain untuk barang sejenis, tidak dapat didaftarkan secara berdampingan :

-Fakta yang nyata, merek dagang "CRAVOX" yang terdaftar atas nama Tergugat I dibawah No. 510015 sesuai P-2 mengandung persamaan pada pokoknya khususnya bunyi pengucapannya dengan merek terdaftar "CRA VIT" milik Penggugat;

-Bahwa adanya persamaan bunyi pengucapan antara merek terdaftar CRAVOX milik Tergugat I dan merek terdaftar CRA VIT milik Penggugat kiranya tidak dapat disangkal lagi, karena yang dimaksud persamaan pada pokoknya sesuai penjelasan pasal 6 ayat 1 huruf a Undang-undang Nomor 15 Tahun 2001 adalah didasarkan pad a kemiripan oleh unsur-unsur yang menonjol antara merek yang satu dan merek yang lain, yang dapat menimbulkan kesan adanya persamaan baik mengenai bentuk, cara penempatan, cara penulisan atau kombinasi antara unsur-unsur ataupun persamaan bunyi ucapan yang terdapat dalam merek-merek tersebut ;

-Kiranya telah merupakan Yurisprudensi tetap Mahkamah Agung RI, bahwa penilaian ada tidaknya persamaan pad a pokoknya adalah berdasarkan adanya kesan yang total, bukan membanding-bandingkan perbedaan-perbedaan dalam bagian-bagian merek ;

-Tegasnya terhadap permintaan pendaftaran merek yang pengucapannya dalam ejaan latin ternyata sarna dengan merek terdaftar milik orang lain walaupun berbeda tulisan-nya, Kantor Merek harus menolak permintaan pendaftaran yang bersangkutan (bdgkan penjelasan angka 3 Undang-undang Merek Nomor 14 Tahun 1997);

Bahwa oleh karena merek dagang "CRA VOX" dibawah No. 510015 atas nama Tergugat I merupakan merek yang harus ditolak ex. Pasal 6 ayat 1 huruf a Jo. Pasal 4 Undang-undang Nomor 15 Tahun 2001, karena mempunyai persamaan pada pokoknya dengan merek terdaftar "CRA VIT" milik Penggugat,

(4)

maka berdasarkan pasal 68 ayat 1 Undang-undang Nomor 15 tahun 2001 kiranya beralasan diajukan gugatan pembatalan terhadap pendaftaran merek No. 510015 "CRAVOX" ;

8. Bahwa Tergugat II turut digugat dalam, perkara ini, hanya agar dapat tunduk dan taat pad a putusan Pengadilan dengan mencoret pendaftaran merek No. 510015 "CRA VOX" dari Oaf tar Umum Merek sesuai ketentuan pasal 71 Undang-undang Nomor 15 tahur:l 20q1 ;

Maka atas dasar semua alasan-alasan hukum diatas dengan hormat bersama ini Penggugat mohon kehadapan Pengadilan Niaga pad a Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, agar kiranya berkenaan memberikan putusan sebagai berikut :

1. Menyatakan Penggugat sebagai pemilik dan pemegang hak khusus atas merek "CRAVIT" di Indonesia untuk jenis barang kelas 5 ;

2. Menyatakan pendaftaran merek No. 510015 "CRAVOX" milik Tergugat I mempunyai persamaan pada pokoknya dengan pendaftaran merek "CRAVIT" milik Penggugat ;

3. Membatalkan atau setidak-tidaknya menyatakan batal pendaftaran merek No. 510015 "CRAVOX" atas nama Tergugat I dari Oaftar Umum Merek, dengan segala akibat hukumnya ; 4. Memerintahkan Tergugat II untuk tunduk dan taat pad a putusan

Pengadilan dengan mencoret pendaftaran merek No. 510015 "CRAVQX" dari Oaftar Umum Merek dan mengumumkannya dalam Berita Resmi Merek ;

5. Menghukum Tergugat I dan Tergugat II hanya apabila mengadakan perlawanan untuk membayar biaya perkara ; Atau:

Jika Pengadilan Niaga Jakarta berpendapat lain mohon putusan yang seadil-adilnya (ex aequo et bono),

Menimbang, bahwa pada hari persidangan yang telah ditetap-kan para pihak hadir, Penggugat diwakili oleh kuasanya : UDENG MUL YAR, SH. Sesuai dengan surat kuasa khusus tertanggal 31 Juli 2003 sedangkan Tergugat I diwakili oleh kuasanya : YURNI, SH.

(5)

Pengacara berkantor di Apartemen Istana Harmoni lantai Dasar -J, JI. Suryopranoto No.2, Jakarta Pusat, berdasarkan sural kuasa khusus tanggal 09 September 2003, dan Tergugat II diwakili oleh Jujun Zaenuri, SH pegawai pada kantor Tergugat II, berdasar sural kuasa khusus tanggal 03 September 2003 ;

Menimbang bahwa Pengadilan telah berusaha mendamaikan para pihak yang berperkara tetapi tidak berhasil, kemudian gugatan

Penggugat dibacakan dan isinya tetap dipertahankan oleh Penggugat;

Menimbang bahwa terhadap gugatan Penggugat tersebut Tergugat I mengajukan jawabannya pad a tanggal 09 September 2003, yang pada pokoknya sebagai berikut :

1. Bahwa Tergugat I menyangkal dan menolak seluruh dalil-dalil Penggugat, kecuali yang kebenarannya diakui secara tegas ; 2. Bahwa menurut pasal 1 angka 2 Jo. angka 1 Undang-undang

Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek, unsur yang terpenting dari merek dagang adalah daya pembeda terhadap merek dagang dari barang-barang yang sejenis lainnya ;

3. Bahwa menurut ilmu hukum, undang-undang serta Yurispru-densi, dalam menemukan ada tidaknya persamaan pada pokok-nya antara suatu merek dengan merek yang lain, maka merek-merek yang bersangkutan harus dipandang pada keseluruhan-nya sebagai satu kesatuan yang bulat tanpa mengadakan pemecahan alas bagian-bagian dari merek-merek tersebut; 4. Bahwa selain terdaftar pada Direktorat Jenderal Hak Kekayaan

Intelektual produk obat yang tergolong Obat keras terdaftar pula pad a Badan rOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) Departemen Kesehatan di bawah Nomor DKL 021331117 A 1 ; 5. Bahwa dipandang secara keseluruhan, merek CRAVOX

memili-ki daya pembeda/dapat dibedakan dengan merek CRA VIT karena tidak sarna dalam bunyi ucapan dan tidak memenuhi persyaratan pasal 6 ayat (1) huruf a Jo. Penjelasannya Undang-undang No. 15 Tahun 2001 tentang Merek untuk dapat dinyata-kan sebagai merek-merek yang mempunyai persamaan pada pokoknya apalagi produk yang dilindungi oleh merek CRA VOX

(6)

dan CRA vir adalah Antibiotika (zat anti bakteri) yang tergolong obat keras dan harus dibeli dengan resep dokter, sehingga seorang apoteker akan dengan mudah dapat membedakannya

(Iihat Prof. Mr. Dr. Sudargo Gautama, Hukum Merek Indonesia, 1986, halaman 92, dan Soegondo Soemodiredjo, SH, Merek Dagang, Indonesia, 1979, halaman 17) ;6.

Bahwa dalil-dalil Tergugat I tersebut diatas dilakukan oleh putusan-putusan Mahkamah Agung berikut ini :

-Putusan Mahkamah Agung No. 42K/Pdt/1989, tanggal 26 September 1992 Jo. Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat No. 216/PDT.G/1988/PN.JKT.PST, tanggal 27 Oktober 1988 dalam kasus TANG versus 2 TANG;

-Putusan Mahkamah Agung No. 4382K/Pdt/1986, tanggal 16 Nopember 1994 Jo. Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat No. 50/PDT.G/1986/PN.JKT.PST, tanggal 23 September 1986 dalam kasus BALLY versus TALLY;

7. Bahwa oleh karena merek CRA VOX dan CRA vir tidak mempunyai persamaan pada pokoknya, maka dalam perkara ini tidak terdapat persoalan mengenai itikad buruk ;

Berdasarkan alasan-alasan tersebut diatas, Tergugat I mohon dengan segala hormat sudilah kiranya Pengadilan Niaga Jakarta

Pusat menolak seluruh gugatan Penggugat ;

Menimbang, bahwa Tergugat II juga mengajukan jawabannya pada tanggal 24 September 2003, yang pada pokoknya sebagai berikut :

1. Bahwa Tergugat II secara tegas menolak serta membantah seluruh dalil-dalil gugatan Penggugat kecuali yang kebenaran-nya telah diakui secara tegas;

2. Bahwa benar, Tergugat I adalah pemilik merek kata CRAVOX yang telah terdaftar dalam Daftar Umum daftar nomor 510015 tanggal 25 Juni 2002 melindungi jenis barang yang termasuk dalam kelas 5 yaitu : sediaan-sediaan untuk pharmacy, bahan-bahan untuk berpantang makan/diet yang disesuaikan untuk pemakaian medis, makanan sehat/food supplement dan jamu jamu;

36

(7)

3. Bahwa benar pula telah terdaftar dalam Daftar Umum Merek atas nama Penggugat antara lain merek CRAVIT No. 334259, tanggal 17 Mei 1995, untuk melindungi jenis barang antara lain: zat anti bakteri (kelas 05) ;

Bahwa berdasarkan pasal 3 Undang-undang Nomor 15 tahun 2001 tentang Merek, menyebutkan "Hak atas merek adalah hak eksklusif yang diberikan oleh negara kepada pemilik merek yang terdaftar dalam Daftar Umum Merek untuk jangka waktu tertentu dengan menggunakan sendiri merek tersebut atau memberikan ijin kepada pihak lain untuk menggunakannya" ; Bahwa bersandar pad a pasal 3 dan pasal 28 Undang-undang Nomor 15 tahun 2001, tentang Merek, maka secara jelas dan tegas Tergugat I dan Penggugat diberi hak khusus oleh Negara untuk menggunakan dan atau memberi ijin kepada siapapun untuk menggunakan merek CRA VOX dan CRA VIT dalam tenggang waktu 10 (sepuluh) tahun ;

Bahwa gugatan Penggugat adalah gugatan pembatalan terhadap merek terdaftar, maka sudah sepatutnya gugatan di-dasarkan pasal68 Undang-undang Nomor 15 Tahun 2001, dan pada gugatan Penggugat menyebutkan bahwa alasan gugatan pembatalan dalam perkara ini didasarkan pada ketentuan pasal 4 dan pasal 6 ayat (1) huruf a yaitu tentang itikad buruk dan persamaan pada pokoknya maupun keseluruhan dengan merek yang sudah terdaftar lebih dahulu dalam Daftar Umum Merek untuk barang sejenis ;

7. Bahwa dengan demikian maka haruslah dibuktikan apakah benar antara merek Penggugat dan Tergugat I mempunyai persamaan pada pokoknya maupun keseluruhannya untuk barang sejenis dan apakah benar merek Tergugat I terdaftar dalam Daftar Umum Merek didaftarkan dengan itikaa bur~k ; Tentang Persamaan pad a pokoknya maupun pad a keseluruhannya untuk barang sejenis

8. Bahwa sebagaimana diatur dalam pasal 1 point 1 Undang-undang Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek, pengertian merek itu sendiri adalah "tanda berupa gambar, nama kata, huruf-huruf, angka-angka, susunan warna atau kombinasi dari Putusan NomoI' 66/Mel'ek/2003/PN.NI'aga.Jkt.Pst. ~ 37 4

5

(8)

unsur-unsur tersebut yang memiliki daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang dan jasa" ; 9. Bahwa tentang persamaan pada pokoknya maupun pad a

keseluruhannya dalam ketentuan penjelasan pasal 6 ayat (1) huruf a UU No. 15 Tahun 2001 menyebutkan yang dimaksud dengan persama-an pada pokoknya adalah : kemiripan yang disebabkan oleh adanya unsur-unsur yang menonjol antara merek yang satu dan merek yang lain, yang dapat menimbulkan kesan adanya persamaan baik mengenai bentuk, cara penempatan cara penulisan atau kombinasi antar unsur-unsur ataupun persamaan pada bunyi ucapan yang terdapat dalam merek-merek tersebut" ;

1 O. Berdasarkan hal tersebut diatas, maka unsur-unsur persamaan pada pokoknya atau pad a keseluruhannya antara lain yaitu : -bentuk dari merek ;

-cara penempatan ;1 -tulisan ;

-bunyi ucapan ;

-kombinasi dari unsur-unsur diatas -barang atau jasa sejenis ;

11. Bahwa sebagaimana point 10 (sepuluh) tersebut diatas, maka antara merek Penggugat merek kata "CRA VIT" dengan merek Tergugat I merek kata "CRAVQX" tidak mempunyai persamaan pada pokoknya atau pada keseluruhannya, karena masing-masing mempunyai ciri khas, yang mana dapat dibedakan satu dengan yang lainnya ;

12. Bahwa disamping itu antara merek Penggugat "CRA VIT" dengan merek Tergugat I merek kata "CRAVQX" baik dalam bentuk tulisan, huruf maupun ucapan kata sangatlah jauh berbeda dengan demikian dapat dibedakan satu sarna lain; 13. Perlu diingat masyarakat Indonesia sebelum membeli suatu

barang maka ia akan meneliti dulu merek yang akan dibelinya atau jenis barang yang akan dipakainya, dengan demikian tidak mungkin konsumen atau masyarakat tersebut salah dalam

(9)

mengambil barangnya suatu merek atau barang yang diperlukannya ;

.Disamping itu antara merek Penggugat dan Tergugat I melindungi jenis barang yang berbeda antara lain penggugat untuk melindungi jenis barang zat anti bakteri sedangkan Tergugat I untuk melindungi jenis barang sediaan-sediaan untuk pharmacy, bahan-bahan untuk berpantang makan/diet yang disesuaikan untuk pemakaian medis, makanan sehat/food supplement dan jamu-jamu ;

Tentang Itikad Buruk

15. Bahwa tentang itikad buruk Tergugat I sangatlah tidak relevan karena merek Tergugat I telah terdaftar dalam Oaf tar Umum Merek karena merek hanya dapat didaftarkan oleh pemilik merek yang beritikad baik ;

16. Bahwa untuk menilai apakah merek tersebut diajukan oleh Pemohon yang beritikad buruk, maka untuk menilai hal tersebut yaitu didasarkan kepada, ketenaran pihak lain atau menimbul-kan kondisi persaingan curang, mengecoh atau menyesatmenimbul-kan konsumen (penjelasan pasal 4 ayat (1) UU No. 15 Tahun 2001); 17. Berdasarkan hal tersebut Penggugat berkewajiban pula untuk membuktikan letak itikad buruk dari Tergugat I agar Majelis Hakim yang menangani perkara ini dapat menilai secara formil atas dalil-dalil Penggugat sekarang ini ;

18. Berdasarkan alasan-alasan hukum tersebut diatas, terbukti gugatan Penggugat sekarang ini tidak memenuhi ketentuan pasal 68 jo. Pasal 6 ayat (1) UU No. 15 tahun 2001 tentang Merek dengan demikian gugatan Penggugat haruslah dinyata-kan ditolak untuk seluruhnya ;

Menimbang, bahwa selanjutnya Penggugat mengajukan repliknya pada tanggal 01 Oktober 2003, sedangkan Tergugat I dan Tergugat II mengajukan dupliknya pada tanggal 08 Oktober 2003, yang masing-masing pad a pokoknya tetap pada gugatan dan jawabannya ;

Menimbang, bahwa untuk membuktikan dalil-dalil gugatannya, Penggugat mengajukan bukti fotocopy surat bermaterai cukup dan

(10)

masing-masing diberi tanda P-1 sampai dengan P-2 adalah sebagai berikut :

1. Bukti P-1 .toto copy sertitikat pendattaran merek No. 334259 CRA VIT untuk jenis barang kelas 5, tanggal 17 Mei 1995 atas nama Penggugat ;

2. Bukti P-2 .toto copy sertitikat pendattaran merek No. 510015 CRA VOX untuk jenis barang kelas 5 tanggal 25 Juni 200~ ;

bukti-bukti mana telah dicocokkan sesuai dengan aslinya, kecuali untuk bukti P-2 berupa bukti copy dari toto copy;

Menimbang, bahwa untuk membantah dalil gugatan Penggugattersebut, Tergugat I mengajukan bukti toto copy surat bermaterai

cukup dan masing-masing diberi tanda TI -1 sampai dengan TI -7 adalah sebagai berikut :

1. Bukti T.I-1 .toto copy sertitikat pendattaran merek No. 510015 CRAVOX milik Tergugat I;

2. Bukti T.I-2 .toto copy surat pendattaran pada Badan Peng-awas Obat dan Makanan (POM) Oepartemen Kesehatan dibawah No. OKlo 0213311117 A 1 atas nar1)a Tergugat I ;3.

Bukti T.I-3 .toto copy MIMS Edisi Bahasa Indonesia volume 4 Nomor 2 2003 halaman 5, 11, 16, 20, 23, 25, 62, 63, 87, 88, 109, 116, 175, 177, 197, 211, 212 dan 213, buku yang memuat intormasi obat yang beredar di Indonesia;

.Bukti T.I-4 .toto copy buku merek Oagang Indonesia, Soegondo Soemodiredjo, SH., 1979, halaman 17.I 4 Bukti T.I-5

6.

Bukti T.I-6Bukti T.I-7 7.

toto copy hukum merek Indonesia, Prof. Mr. Dr. Sudargo Gautama, 1986, halaman 92 ;

contoh kemasan produk CRAVOX Tergugat ; contoh kemasan produk CRA VIT Penggugat ;

(11)

bukti toto copy surat terse but telah diperiksa ternyata aslinya ;

bahwa Tergugat II tidak mengajukan bukti surat saksi walaupun telah diberi kesempatan untuk itu ;

bahwa selanjutnya Penggugat, dan Tergugat I kesimpulan pad a tanggal 08 Nopember 2003 ;

Menimbang, bahwa Tergugat II tidak mengajukan kesimpulan-meskipun telah diberi kesempatan untuk itu ;

bahwa untuk mempersingkat putusan ini maka hal yang tercantum dalam berita acara persidangan

-bagian dari isi putusan ini ;

Menimbang, bahwa akhirnya para pihak mohon putusan ;

TENTANG PERTIMBANGAN HUKUMNYA:

Menimbang, bahwa maksud dan tujuan gugatan Penggugat masalah pembatalan merek CRAVOX milik Tergugat I yang

J pada kantor Tergugat II ;

Menimbang, bahwa oleh karena dalil-dalil gugatan Penggugat telah disangkal oleh para Tergugat maka menjadi kewajiban hukum

bagi Penggugat untuk membuktikan dalil gugatannya sedangkan para Tergugat dapat mengajukan bukti lawan (tegen bewijs); ,

Menimbang, bahwa para pihak telah mengajukan bukti-bukti surat sebagaimana tersebut diatas ;

Menimbang, bahwa dari jawab menjawab para pihak diper-sidangan, Pengadilan mendapatkan hal yang diakui para pihak dan tidak menjadi perselisihan hukum, yaitu :

Bahwa benar, Penggugat telah mendaftarkan merek CRAVIT dan tercatat dalam sertifikat merek No. Pendaftaran 334259, pada tanggal 17 Mei 1995 untuk kelas barang/jasa 05 (vide bu"kti bertanda P-1) ;

Bahwa benar, Tergugat I telah mendaftarkan merek CRAVOX dan tercatat dalam sertifikat merek No. Pendaftaran 510015, pada tanggal 25 Juni 2002, untuk kelas barang/jasa (vide bukti bertanda P-2 dan T.I-1) ;

(12)

Menimbang, bahwa sebaliknya dari jawab menjawab parapihak, Pengadilan mendapatkan beberapa hal yang menjadi perselisihan hukum, yang nantinya akan dipertimbangkan oleh Pengadilan yaitu :

1. Adanya persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya antara merek CRAVOX milik Tergugat I dengan merek CRAVIT milik Penggugat;

2. Pembatalan merek CRAVOX milik Tergugat I;Ad.1

Adanya persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya antara merek CRAVOX milik Tergugat I dengan merek CRA VIT milik Penggugat ;

Menimbang, bahwa Penggugat mendalilkan, bahwa merek CRAVOX milik Tergugat I mempunyai persamaan pad a pokoknya dengan merek CRA VIT milik Penggugat, khususnya persamaan pad a bunyi pengucapan sehingga menimbulkan kesan adanya kemiripan oleh unsur-unsur dari kedua merek tersebut ;

Menimbang, bahwa Tergugat I menolak dalil Penggugat terse-but dan mendalilkan bahwa apabila dipandang secara keseluruhan merek CRAVOX memiliki daya pembeda/dapat dibedakan dengan merek CRA VIT milik Penggugat, khususnya persamaan pad a bunyi pengucapan sehingga menimbulkan kesan adanya kemiripan oleh unsur-unsur dari kedua merek tersebut ;

Menimbang, bahwa Tergugat I menolak dalil Penggugat terse-but dan mendalilkan bahwa apabila dipandang secara keseluruhan merek CRA VOX memiliki daya pembeda/dapat dibedakan dengan merek CRAVIT, karena tidak sarna dalam bunyi ucapan, apalagi produk yang dilindungi oleh merek CRA VOX dan CRA VIT adalah antibiotika (zat anti bakteri) yang tergolong obat keras dan harus dibeli dengan resep dokter, sehingga seorang apoteker akan mudah dapatmembedakannya;

Menimbang, bahwa Tergugat II menolak dalil Penggugat tersebut, dan mendalilkan bahwa merek CRA VOX dan CRA VIT tidak mempunyai persamaan pad a pokoknya karena masing-masing

mempunyai ciri khas yang dapat dibedakan satu sarna lain baik dalam bentuk tulisan, huruf maupun ucapan kala :

(13)

Menimbang, bahwa dari beberapa versi hukum tersebut diatas

.

Bahwa dalam penjelasan pasal 6 ayat (1)a Undang-undang 15 Tahun 2001 tentang Merek (untuk selanjutnya disebut UU

disebutkan bahwa yang dimaksud dengan persamaan pad a adalah "kemiripan yang disebabkan adanya unsur-unsur menonjol antara merek yang satu dan merek yang lain, yang

menimbulkan kesan adanya persamaan baik mengenai cara penempatan, cara penulisan atau kombinasi antara

ataupun persamaan bunyi ucapan yang terdapat dalam .tersebut";

Menimbang, bahwa selanjutnya Pengadilan akan menilai apa-merek CRA VOX dan CRA VIT tersebut mempunyai persamaan pad a pokoknya atau mempunyai kemiripan karena adanya unsur-unsur yang menonjol sehingga menimbulkan kesan persamaan bentuk, cara penempatan, penulisan atau kombinasi unsur-unsur atau persamaan bunyi ;

Menimbang, bahwa apabila dibandingkan secara cermat merek CRA VOX dan CRA VIT yang ada pad a sertifikat merek, maka didapatkan fakta hukum bahwa merek CRA VIT ditulis dengan huruf C (besar) dan diikuti huruf kecil (Cravit), sedangkan merek CRAVOX secara keseluruhan ditulis dengan huruf besar (CRAVOX) ;

Menimbang, bahwa produk dengan merek CRAVOX dan CRAVIT tersebut (vide bukti T.I-6 dan T.I-7) keduanya merupakan produk farmasi berupa antibiotik atau anti bakteri, yang dalam daftar Badan POM termasuk golongan obat keras (bukan obat bebas) (vide bukti T.I-2), sehingga untuk membelinya harus dengan resep dokter ;

Menimbang, bahwa oleh karena untuk membeli produk aqua (CRA VOX dan CRA VIT) harus dengan resep dokter maka konsu-men tidak akan terkecoh atau keliru konsu-mengingat pembelian tersebut dilayani oleh Apoteker, yang mempunyai pengetahuan yang cukup untuk membedakan kedua produk tersebut ;

Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan dan penilaian hukum diatas, didapat fakta hukum bahwa merek CRA VOX, tidak mengandung persamaan pada pokoknya dengan merek CRAVIT,

(14)

karenanya tuntutan Penggugat dalam petitum gugatannya angka 2 tidak berdasar dan beralasan hukum maka haruslah ditolak ;

Ad.2 Pembatalan merek CRAVOX milik Tergugat I

Menimbang, bahwa tuntutan Penggugat agar merek No.510015 CRAVOX atas nama Tergugat I dibatalkan dari daftar Umum Merek dengan segala akibat hukumnya, Pengadilan mempertimbangkan bahwa berdasar pertimbangan hukumnya, Pengadilan mempertim-bangkan bahwa b~rdasar pertimbangan dalam Ad. 1 diatas, tidak diketemukan adanya persamaan pada pokoknya antara merek CRAVOX dengan merek CRAVIT, dan selama persidangan Penggugat tidak dapat membuktikan adanya itikad tidak baik pad a diri Tergugat I ketika mendaftarkan merek CRAVOX dikantor Tergugat II, maka tidak ada alasan hukum bagi Pengadilan untuk membatalkan atau menyatakan batal pendaftaran merek No. 510015 CRAVOX atas nama Tergugat I karenanya tuntutan Penggugat dalam petitum gugatannya angka 3 tidak memenuhi ketentuan pasal 68 UU Merek, maka haruslah dikesampingkan ;

Menimbang, bahwa selain bukti-bukti surat yang telah dipertimbangkan diatas, maka bukti-bukti lain yang diajukan para pihak dinilai tidak ada relevansinya dengan perkara ini maka haruslah dikesampingkan ;

Menimbang, bahwa oleh karena gugatan Penggugat ditolak seluruhnya, maka Penggugat berada dalam pihak yang kalah, haruslah dihukum untuk membayar biaya perkara ini ;

Memperhatikan ketentuan dari Undang-undang Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek dan ketentuan-ketentuan lain yang berkaitan :

MENGADILI :1.

Menolak gugatan Penggugat untuk seluruhnya ;

2. Menghukum Penggugat untuk membayar biaya perkara sebesar Rp. 5.000.000,- (Lima juta rupiah) ;

Demikianlah diputuskan dalam Musyawarah Majelis Hakim Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, pad a hari Senin, tanggal 17 Nopember 2003, oleh H. DWIARSO BUDI SANTIARTO, SH,

(15)

, Hakim Ketua Majelis, dengan PRAMODANA KUMARA ATMADJA, SH dan SIRANDE PALAYUKAN, SH, masing-sebagai Hakim-Hakim Anggota, putusan mana diucapkan sidang yang terbuka untuk umum pada hari SELASA, tanggal Nopember 2003, oleh H. DWIARSO BUDI SANTIARTO, SH, Hakim Ketua Majelis, dengan PRAMODANA KUMARA ATMADJA, SH dan Ny. ANDRIANI NURDIN, SH. MH dibantu oleh NINIK RUKMINI, SH, Panitera Pengganti pad a Niaga tersebut dan dihadiri oleh kuasa Penggugat, Tergugat I dan kuasa Tergugat II.

Hakim-Hakim Anggota, ttd

PRAMODANA K. KUSUMAH ATMADJA, SH.

ttd

Ny. ANDRIANI NURDIN.. SH.

Hakim Ketua Majelis, ttd H. DWIARSO BUDI SANTIARTO, SH. Panitera Pengganti, ttd NINIK RUKMINI, SH

Referensi

Dokumen terkait

Pengadilan Niaga Jakarta Pusat adalah pengadilan yang berkompeten mengadili kasus ini karena merupakan pengadilan di mana Tergugat tinggal (berdomisili) sesuai asas

FARMA” yang mempunyai persamaan pada pokoknya dengan merek jasa PT. GRAHA FAJAR FARMACEUTICALLABORATORIES atau disingkat PT.. GRAHA FARMA terkenal milik Penggugat. Oleh

SUPERMAX milik Penggugat maka Penggugat mengajukan banding kepada Komisi Banding Merek tanggal 15 Desember 1995 No. Bahwa mengingat pada susunar1 anggota Komisi

Bahwa, telah ternyata Merek GOLD FISH milik Penggugat tersebut diatas adalah bukan merek terkenal, yang mana berarti salah satu unsur dari pasal tersebut diatas

Menimbang, bahwa Pengadilan tidak sependapat dengan dalil Turut Tergugat yang mendalilkan bahwa Penggugat beritikad tidak baik karena telah mendaftarkan merek yang

Menimbang, bahwa berdasarkan fakta hukum tersebut diatas, dimana mereknya penggugat sudah terdaftar sejak tahun 1987 di Taiwan sedangkan mereknya Tergugat baru terdaftar pada

Bahwa tentang dalil itikad tidak baik dari Penggugat haruslah ditolak, karena dengan terdaftarnya merek EIGER milik Tergugat, telah memenuhi unsur sebagai daya pembeda

Berdasarkan hal tersebut maka Pengadilan Niaga mengabulkan gugatan Penggugat sebab merek Tergugat mempunyai persamaan pada pokoknya dengan merek yang sudah terkenal,