• Tidak ada hasil yang ditemukan

PRODUKSI DAN UJI AKTIVITAS SELULASE DARI ISOLAT BAKTERI SELULOLITIK SUNGAI INDRAGIRI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PRODUKSI DAN UJI AKTIVITAS SELULASE DARI ISOLAT BAKTERI SELULOLITIK SUNGAI INDRAGIRI"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Nilai OD masing-masing inokulum dan volume yang dimasukkan  ke dalam media produksi
Tabel 2. Aktivitas enzim dari 17 isolat bakteri selulolitik sungai Indragiri

Referensi

Dokumen terkait

Dengan kata lain, secara umum variasi kondisi medium kultur berpengaruh terhadap pertumbuhan sel dan produksi enzim amilase isolat LTE-6, yaitu pada medium

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh kondisi optimum untuk produksi enzim CGT-ase dari isolat LTi-3-A2.4 yaitu pada medium kultur variasi terbaik dengan

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Enzim kitinase yang dihasilkan dari isolat bakteri termofil B1211 menghasilkan aktivitas

Kultur murni 7 isolat bakteri termofilik amilolitik yang tumbuh pada suhu inkubasi 70 °C dari Sungai Gendol Bagian Hulu Pasca Erupsi..

Menurut Akhdiya (2003), isolat yang menghasilkan enzim dengan dua puncak aktivitas optimum ini dikarenakan isolat tersebut menghasilkan lebih dari satu jenis

Maka diperoleh kondisi optimum produksi enzim amilase untuk isolat FM 134 adalah pada pH inkubasi 8 selama 60 jam dengan suhu inkubasi 40 ℃.4. Untuk isolat FM 3022 pH inkubasi

Seleksi isolat bakteri koloni kecil (KK) dan isolat koloni besar (KB) dilakukan untuk mengetahui kemampuan tumbuh masing-masing isolat tunggal bakteri selulolitik

enzim maksimum pada waktu produksi 24 jam. Produksi enzim pada penelitian ini menggunakan variasi waktu produksi antara 6 hingga 36 jam dengan interval 6 jam. Waktu