• Tidak ada hasil yang ditemukan

ABSTRAK. Xylitol, populasi bakteri aerob, plak gigi.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ABSTRAK. Xylitol, populasi bakteri aerob, plak gigi."

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

Plak gigi mengandung berbagai macam mikroorganisme. Bakteri aerob yang paling kariogenik dan dominan pada plak gigi adalah Streptococcus mutans. Salah satu pemanis buatan nonkariogenik yang efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri adalah xylitol. Xylitol mempunyai efek yang menguntungkan karena xylitol tidak dapat dimetabolisme oleh bakteri pada plak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mengunyah permen karet yang mengandung xylitol terhadap penurunan populasi bakteri aerob pada plak gigi di dalam rongga mulut. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimental laboratorik. Jumlah naracoba ditetapkan 18 orang mahasiswa Program Studi Kedokteran Gigi Universitas Kristen Maranatha yang diberi dua perlakuan, yaitu mengunyah permen karet yang mengandung xylitol dan nonxylitol (kontrol) dengan wash out selama 1 minggu dengan teknik Single Blind. Plak gigi yang terbentuk kemudian diisolasi, diencerkan, kemudian dikultur. Jumlah populasi bakteri aerob (Colony Forming Unit atau CFU/ml) dihitung.

Data hasil penelitian ditransformasi, hasilnya memperlihatkan rerata setelah mengunyah permen karet yang mengandung xylitol adalah 5,40 sedangkan nonxylitol adalah 6,47. Uji “t” tidak berpasangan menunjukkan jumlah populasi bakteri aerob pada plak gigi setelah mengunyah permen karet yang mengandung xylitol lebih sedikit secara signifikan daripada jumlah setelah mengunyah permen karet nonxylitol.

Kesimpulannya, jumlah populasi bakteri aerob pada plak gigi setelah mengunyah permen karet yang mengandung xylitol lebih sedikit daripada jumlah setelah mengunyah permen karet nonxylitol.

(2)

v ABSTRACT

Dental plaque contains many kinds of microorganisms. The most cariogenic and dominant aerobic bacteria in dental plaque is Streptococcus mutans. One of the non-cariogenic sweetener effective in inhibiting the growth of bacteria is xylitol. Xylitol has a beneficial effect because xylitol can not be metabolized by bacteria in plaque. The purpose of this study was to determine the effect of chewing gum containing xylitol in decreasing the population of aerobic bacteria in dental plaque in the oral cavity.

This study was a quasi-experimental research laboratory. The number of subjects defined was 18 students of Maranatha Christian University Dentistry Study Program. They were given two treatments, that were chewing gum containing xylitol and non-xylitol (control) with 1 week wash out period, Single Blind techniques. The dental plaque samples were then isolated, diluted, then cultured. The population of aerobic bacteria (Colony Forming Units or CFU/ml) was calculated.

Research data were transformed, the results showed the average numbers after

chewing gum containing xylitol was 5.40, while the non-xylitol was 6.47. Independent-Sample T Test showed the population of aerobic bacteria in dental plaque after chewing gum containing xylitol significantly fewer than the number after chewing gum containing non-xylitol.

The conclusion, a population of aerobic bacteria in dental plaque after chewing gum containing xylitol less than the number after chewing gum containing non-xylitol.

(3)

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... i

LEMBAR PERSETUJUAN ... ii

SURAT PERNYATAAN ... iii

ABSTRAK ... iv

ABSTRACT ... v

PRAKATA ... vi

DAFTAR ISI ... ix

DAFTAR TABEL ... xiii

DAFTAR GAMBAR ... xiv

DAFTAR LAMPIRAN ... xvi

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Identifikasi Masalah ... 3

1.3 Tujuan Penelitian ... 4

1.4 Manfaat Penelitian ... 4

1.5 Kerangka Pemikiran dan Hipotesis ... 4

1.6 Metode Penelitian ... 7

(4)

x

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Ekologi Rongga Mulut ... 8

2.1.1 Lingkungan Rongga Mulut ... 8

2.1.2 Flora Normal Rongga Mulut ... 9

2.1.3 Habitat untuk Kolonisasi Bakteri Mulut ... 12

2.2 Perlekatan Mikroba pada Permukaan Mulut ... 14

2.2.1 Syarat Kolonisasi Mikroba pada Permukaan Rongga Mulut ... 14

2.2.2 Kolonisasi Mikroorganisme Awal pada Permukaan Gigi ... 16

2.2.3 Kolonisasi Permukaan Halus Gigi ... 18

2.3 Fisiologi Bakteri ... 19

2.3.1 Reproduksi Bakteri ... 25

2.3.2 Siklus Pertumbuhan Bakteri ... 26

2.3.3 Regulasi Pertumbuhan Bakteri ... 27

2.3.4 Pertumbuhan Aerobik dan Anaerobik ... 28

2.4 Plak Gigi ... 30

2.4.1 Komposisi Plak Gigi ... 30

2.4.2 Tahap Pembentukan Plak ... 32

2.4.3 Klasifikasi dan Distribusi Plak Gigi ... 35

2.4.4 Plak Supragingiva ... 35

2.4.4.1 Topografi Plak Supragingiva ... 36

2.4.5 Potensi Patogen dari Plak Gigi ... 37

2.4.6 Metabolisme Plak ... 38

(5)

xi

2.6 Mastikasi (Pengunyahan) ... 41

2.7 Permen Karet ... 43

2.8 Xylitol ... 44

2.8.1 Sifat Fisik dan Kimia Xylitol ... 45

2.8.2 Metabolisme Xylitol ... 46

2.8.3 Efek Samping Xylitol ... 47

2.8.4 Mekanisme Aksi Xylitol dalam Rongga Mulut ... 47

2.8.5 Pengaruh Permen Karet yang Mengandung Xylitol ... 49

BAB III BAHAN DAN METODE PENELITIAN 3.1 Alat dan Bahan Penelitian ... 50

3.2 Metode Penelitian ... 54

3.2.1 Jenis Penelitian ... 54

3.2.2 Populasi dan Sampel Penelitian ... 54

3.2.3 Definisi Operasional ... 56 3.2.4 Variabel Penelitian ... 57 3.2.5 Prosedur Penelitian ... 57 3.2.6 Analisis Data ... 62 3.2.6.1 Hipotesis Statistik ... 62 3.2.6.2 Kriteria Uji ... 63

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian ... 64

(6)

xii

4.2 Pembahasan Penelitian ... 69

BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5.1 Simpulan ... 74

5.2 Saran ... 74

DAFTAR PUSTAKA ... 76

LAMPIRAN ... 81

(7)

DAFTAR TABEL

No. Judul Halaman

Tabel 2.1 Contoh Penting Organisme Gram Positif dalam

Rongga Mulut ... 10 Tabel 2.2 Contoh Penting Organisme Gram Negatif dalam

Rongga Mulut ... 11 Tabel 2.3 Kriteria untuk Kolonisasi dalam Mulut ... 15 Tabel 2.4 Variasi Mikroflora yang Diambil dari Tiga Sisi pada

Gigi yang Sama dari Tiga Pasien ... 19 Tabel 2.5 Efek Oksigen pada Pertumbuhan Bakteri ... 30 Tabel 2.6 Komposisi Kimia Plak Gigi ... 31 Tabel 2.7 Contoh Spesies Bakteri yang Dapat Ditemukan pada

Plak Supragingiva ... 36 Tabel 2.8 Sifat Gula Alami dan Gula Pengganti ... 43 Tabel 2.9 Efek Nonspesifik dan Spesifik dari Xylitol dalam

Mengurangi Bagian dari mutans streptococci dalam

Plak Gigi ... 49 Tabel 4.1

Tabel 4.2

Tabel 4.3

Hasil Perhitungan Jumlah CFU/ml Suspensi Bakteri pada Permen Karet yang Mengandung Xylitol dan Nonxylitol ... Hasil Transformasi Data Penelitian Suspensi Bakteri pada Permen Karet yang Mengandung Xylitol dan Nonxylitol ... Hasil Uji “T” Tidak Berpasangan dari Data Transformasi pada Permen Karet yang Mengandung Xylitol dan Nonxylitol ...

65

67

(8)

xiv

DAFTAR GAMBAR

No. Judul Halaman

Gambar 2.1 Habitat yang Dikaitkan dengan Permukaan Gigi dan

Nomenklatur Plak yang Diperoleh dari Habitat ini ... 13

Gambar 2.2 Faktor yang Mempengaruhi Kolonisasi Mikroba pada Mukosa Mulut ... 14

Gambar 2.3 Ilustrasi Ikatan Van der Wall’s ... 17

Gambar 2.4 Ilustrasi Ikatan Hidrogen, Atom Hidrogen Bertindak sebagai Jembatan Menghubungkan Dua Atom Elektronegatif ... 17

Gambar 2.5 Prinsip Perlekatan Selektif Bakteri pada Email ... 18

Gambar 2.6 Grafik Perputaran Pertumbuhan Bakteri ... 26

Gambar 2.7 Perkembangan Plak Gigi pada Permukaan Email yang Bersih ... 34

Gambar 2.8 Topografi Pertumbuhan Plak yang Khas ... 37

Gambar 2.9 Gambar 2.10 Permukaan yang Tidak Teratur ... Metabolisme Plak (Sukrosa) ... 37 40 Gambar 2.11 Struktur Kimia Xylitol ... 46

Gambar 2.12 Penampilan Xylitol ... 46

Gambar 3.1 Alat Pemeriksaan ... 50

Gambar 3.2 Alat Laboratorium Mikrobiologi ... 51

Gambar 3.3 Oven, Autoclave, dan Inkubator ... 52

Gambar 3.4 Bahan Penelitian ... 53

Gambar 3.5 Makanan dan Minuman yang Diberikan Saat Pengkondisian Sampel ... 53

(9)

xv

Gambar 3.6 Bahan Penelitian Laboratorium ... 54

Gambar 3.7 Bagan Penelitian secara Umum ... 57

Gambar 3.8 Pengenceran Berseri ... 59

Gambar 3.9 Pembiakan pada Agar Nutrisi ... 60

Gambar 4.1 Variasi Ketebalan Plak yang Terbentuk ... 65

Gambar 4.2 Jumlah Koloni/Petri yang Terbentuk Setelah Mengunyah Permen Karet yang Mengandung Xylitol .. 66

Gambar 4.3 Jumlah Koloni/Petri yang Terbentuk Setelah Mengunyah Permen Karet Nonxylitol ... 66

(10)

xvi

DAFTAR LAMPIRAN

No. Judul Halaman

Lampiran 1 Surat Keputusan Komisi Etik Penelitian... 81

Lampiran 2 Informed Consent ... 82

Lampiran 3 Surat Permohonan Ijin Penelitian ... 83

Lampiran 4 Data Hasil Penelitian ... 84

Gambar

Tabel 2.1  Contoh  Penting  Organisme  Gram  Positif  dalam

Referensi

Dokumen terkait

Kehadiran Sekolah Islam Terpadu pada akhirnya menjadi salah satu permasalahan jika keberadaannya dikaitkan dengan konsep Pendidikan Multikultural, karena tujuan pendidikan

Berdasarkan hasil refleksi, yakni kegiatan belajar mengajar peneliti menemukan beberapa poin yang harus diperbaiki oleh peneliti (guru) yakni: (a) Antusias siswa dalam

Pada penelitian ini, dibangun sistem untuk mengimplementasikan Algoritma SVM untuk analisis sentimen pada data tweet tentang PASLON PILPRES 2019 dengan keyword “jokowi”

Untuk mendapatkan model/desain sambungan balok – kolom beton bertulang pracetak gedung Dekanat Fakultas Teknik Universitas Brawijaya yang tahan terhadap gempa

[r]

Judul Skripsi : Aplikasi Pembuatan Invoice Pelanggan Postpaid Pada Sistem Post Billing Processing Dengan Enkripsi MD5.. Di

Sedangkan pada saat atrium relaksasi juga tak tampak karena tertutup oleh besarnya tekanan pada ventrikrl yang sedang berkontraksi dimana proses kontraksi dan relaksasi ( sistole

DBL di Surabaya di Surabaya pada periode tertentu, sehingga hasil penelitian ini dapat dipengaruhi oleh faktor situasional penonton padaperiode tersebut yang dapat