• Tidak ada hasil yang ditemukan

KATA PENGANTAR. Renja Disdagin Kota Bandung Tahun 2019

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KATA PENGANTAR. Renja Disdagin Kota Bandung Tahun 2019"

Copied!
69
0
0

Teks penuh

(1)

uji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas rahmatnya, telah disusun Rencana Kerja (Renja) Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung Tahun 2020 sebagaimana diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional serta peraturan daerah Kota Bandung Nomor 07 Tahun 2008 sebagaimana telah diubah dengan Perda Nomor 05 tahun 2009 tentang tahapan, tata cara penyusunan, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan serta musyawarah perencanaan pembangunan daerah.

Penyusunan Renja Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung Tahun 2020 ini sehubungan dengan telah ditetapkannya Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 08 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Bandung serta Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 1395 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung. Renja dimaksudkan sebagai pedoman bagi pelaksanaan kegiatan untuk menjaga kesinambungan dan sinergitas kegiatan sehingga dapat secara konstruktif mendukung proses pembangunan di Kota Bandung. Pemahaman yang cermat terhadap program-program prioritas dan isu-isu strategis Pemerintah Kota Bandung maupun langkah-langkah yang diperlukan, diharapkan akan menghasilkan rencana kerja yang berkualitas sehingga perencanaan yang dihasilkan menjadi sinergis dan tepat sasaran.

P

KATA

(2)

ii

.,

::

::

_

_ , .

P.em61na Utarna

Muda

NIP

.

19631229 198603 2 005

Bandung, l.'3 Maret 2019

__ - KEPALA DINAS

/

PEROAGAN~

DAN PERINDUSTRIAN

KOTA

DUNG

-, \

Rencana Kerja Dlnas Perdagangan clan Per1ndustrian

Kota

Bandung Tahun 2020 dlsusun dengan berpedoman dan mengacu pada Renstra clan RKPD

Kota

Bandung yang memuat kebljakan program dan keglatan pembangunan balk yang

dilaksanakan

langsung

oleh pemerintah daerah

maupun

yang dltempuh dengan

mendorong partlslpasl masyarakat.

Semoga rencana kerja lnl bermanfaat dan dapat dlpergunakan sebagal'acuan

dan pedoman dalam

mefaksanakan program/keglat.an di

Tahun

2020 yang

dllaksanakan oleh Dlnas Perdagangan dan Perlndustrlan Kota Bandung dalam rangka

mengembangkan dan menlngkatkan kualltas pada sektor perdagangan dan

(3)

halaman KATA PENGANTAR ...

DAFTAR ISI ... iii i

BAB I PENDAHULUAN ...

1.1 Latar Belakang ... 1.2 Landasan Hukum ... 1.3 Maksud dan Tujuan ... 1.4 Sistematika Penulisan ... 1 1 4 6 7

BAB II HASIL EVALUASI RENJA TAHUN 2018 DAN MONITORING

RENJA TAHUN 2019 ... 2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja Tahun 2018 ... 2.2 Analisis Kinerja Pelayanan Dinas Perdagangan dan

Perindustrian Kota Bandung ... 2.3 Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi ... 2.4 Review terhadap Rancangan Awal RKPD Tahun 2020 ... 2.4 Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat ...

13 13 29 31 33 40 BAB III TUJUAN DAN SASARAN DISDAGIN KOTA BANDUNG ...

3.1 Telaahan Terhadap Kebijakan Nasional ... 3.2 Tujuan dan Sasaran Perangkat Daerah ...

41 41 45

BAB IV RENCANA KERJA DAN PENDANAAN TAHUN 2020 ...

4.1 Program dan Kegiatan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung Tahun 2020 seusai RKPD Tahun 2020 ...

47 47 BAB V PENUTUP ... 65

(4)

1.1. Latar Belakang

Rencana Kerja Perangkat Daerah merupakan dokumen perencanaan Perangkat Daerah untuk periode 1 (satu) tahun. Undang-undang No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014tentang Pemerintahan Daerah telah mewajibkan setiap Perangkat Daerah untuk menyusun Rencana Kerja (Renja) sebagai pedoman kerja selama periode 1 (satu) tahun dan berfungsi untuk menerjemahkan perencanaan strategis lima tahunan yang dituangkan dalam Renstra Perangkat Daerah kedalam perencanaan tahunan yang sifatnya lebih operasional, Renja Tahun 2020 merupakan perencanaan Tahun Ke-2 Renstra 2018-2023 Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung.

Sebagai sebuah dokumen resmi Perangkat Daerah, Rencana Kerja Perangkat Daerah mempunyai kedudukan yang strategis yaitu menjembatani antara perencanaan pada Perangkat Daerah dengan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD), sebagai implementasi pelaksanaan strategis

(5)

jangka menengah (RPJMD) daerah dan Renstra Perangkat Daerah yang menjadi satu kesatuan untuk mendukung pencapaian Visi dan Misi Daerah. Rencana Kerja Perangkat Daerah disusun oleh masing-masing Perangkat Daerah secara terpadu, partisipatif dan demokratis. Rencana Kerja digunakan sebagai dasar penyusunan Rencana Kerja Anggaran (RKA) Perangkat Daerah, sebagai dasar pengusulan program/kegiatan yang akan dibiayai APBD Propinsi dan APBN.

Dokumen Rencana Kerja pada dasarnya merupakan suatu proses pemikiran strategis untuk menyikapi isu-isu yang berkembang dan mengimplementasikannya dalam program dan kegiatan setiap Perangkat Daerah. Kualitas dokumen Renja sangat ditentukan oleh kualitas program dan kegiatan yang akan dilaksanakan, sehingga penyusunan Renja sangat ditentukan oleh kemampuan Perangkat Daerah dalam menyusun, mengorganisasikan, mengimplementasikan, mengendalikan dan mengevaluasi capaian program dan kegiatan sesuai tugas pokok dan fungsi.

Berdasarkan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengha Daerah dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah. Proses penyusunan Renja Perangkat Daerah terdiri dari tiga tahapan

(6)

utama yaitu tahap persiapan penyusunan, tahap penyusunan rancangan, dan tahap penetapan Renja. Tahapan persiapan meliputi pembentukan tim penyusun RKPD dan Renja Perangkat Daerah, orientasi mengenai RKPD dan Renja Perangkat Daerah, penyusunan agenda kerja serta penyiapan data dan informasi. Penyusunan rancangan Renja merupakan tahapan awal yang harus dilakukan sebelum disempurnakan menjadi dokumen Renja Perangkat Dareah yang definitif.

Rencana Kerja (Renja) Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung Tahun 2020 memuat berbagai program dan kegiatan yang akan dilaksanakan pada Tahun 2020, yang merupakan penjabaran dari Rancangan Awal (Ranwal) RKPD Kota Bandung Tahun 2020. Rencana Kerja Dinas Perdagangan dan Perindustrian Tahun 2020 memiliki fungsi dan peran yang strategis dalam sistem perencanaan pembangunan daerah, karena Rencana Kerja Dinas Perdagangan dan Perindustrian Tahun 2020 pada dasarnya adalah pelaksanaan dokumen Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Bandung Tahun 2020.

Dalam prosesnya, penyusunan rancangan Rencana Kerja Perangkat Daerah mengacu pada kerangka arahan yang dirumuskan dalam rancangan awal RKPD. Oleh karena itu penyusunan rancangan Rencana Kerja Perangkat Daerah dapat dikerjakan secara simultan/paralel dengan penyusunan rancangan awal RKPD, dengan fokus melakukan pengkajian terlebih dahulu terhadap kondisi eksisting setiap Perangkat Daerah, evaluasi pelaksanaan

(7)

Renja tahun-tahun sebelumnya dan evaluasi kinerja terhadap pencapaian Renstra. Tahap penetapan rancangan akhir Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) dilakukan dengan pengesahan oleh Kepala Daerah, selanjutnya Kepala Perangkat Daerah menetapkan Rencana Kerja untuk menjadi pedoman di lingkungan Perangkat Daerah dalam menyusun program dan kegiatan prioritas pada tahun anggaran berkenaan.

1.2. Landasan Hukum

Landasan Hukum Penyusunan Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah adalah :

1. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;

2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;

3. Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2006 tentang Tata Cara Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan;

4. Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2006 tentang Tata Cara Penyusunan Rencana Pembangunan;

5. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;

(8)

6. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengha Daerah dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah;

7. Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 8 Tahun 2008 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Bandung 2005-2025; 8. Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 05 Tahun 2009 tentang Perubahan Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 07 Tahun 2008 Tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Serta Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah; 9. Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 08 Tahun 2016 Tentang

Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Bandung;

10. Peraturan Walikota Bandung No. 121 Tahun 2010 tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;

11. Peraturan Walikota Bandung No. 1395 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung.

(9)

1.3. Maksud dan Tujuan

Maksud penyusunan Rencana Kerja Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung Tahun 2020 adalah untuk penyelarasan dan sinkronisasi dengan Rancangan Awal RKPD Kota Bandung Tahun 2020 serta untuk memenuhi kebutuhan akan adanya dokumen perencanaan tahunan yang menjadi acuan dalam penyusunan program dan kegiatan, tolok ukur penilaian kinerja serta sebagai perangkat untuk mencapai harmonisasi perencanaan pembangunan daerah bagi Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung pada tahun 2020.

Tujuan penyusunan Rencana Kerja Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung Tahun 2020 adalah :

1. Sebagai pedoman dalam menentukan prioritas program dan kegiatan Tahun 2020;

2. Memudahkan seluruh jajaran aparatur Dinas Perdagangan dan Perindustrian dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi;

3. Memudahkan seluruh jajaran aparatur Dinas Perdagangan dan Perindustrian untuk memahami arah kebijakan dan program serta kegiatan operasional Tahun 2020;

4. Sebagai dokumen pelaksanaan program dan kegiatan yang berpedoman pada Rancangan Awal RKPD Kota Bandung Tahun 2020.

(10)

1.4. Sistematika Penulisan BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Mengemukakan pengertian ringkas tentang Renja Perangkat Daerah, proses penyusunan Renja Perangkat Daerah, keterkaitan antara Renja Perangkat Daerah dengan dokumen RKPD, Renstra Perangkat Daerah, dengan Renja K/L dan Renja provinsi/Kabupaten/kota, serta tindak lanjutnya dengan proses penyusunan RAPBD.

1.2 Landasan Hukum

Memuat penjelasan tentang undang-undang, peraturan pemerintah, peraturan daerah, dan ketentuan peraturan lainnya yang mengatur tentang SOTK, kewenangan Perangkat Daerah, serta pedoman yang dijadikan acuan dalam penyusunan perencanaan dan penganggaran Perangkat Daerah.

1.3 Maksud dan Tujuan

Memuat penjelasan tentang maksud dan tujuan dari penyusunan Renja Perangkat Daerah.

1.4 Sistematika Penulisan

Menguraikan pokok bahasan dalam penulisan Renja Perangkat Daerah, serta susunan garis besar isi.

(11)

BAB II HASIL EVALUASI RENJA PERANGKAT DAERAH TAHUN LALU 2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja Perangkat Daerah Tahun Lalu

Bab ini memuat kajian (review) terhadap hasil evaluasi pelaksanaan Renja Perangkat Daerah tahun lalu (tahun n-1) dan perkiraan capaian tahun berjalan (tahun n), mengacu pada APBD tahun berjalan yang seharusnya pada waktu penyusunan Renja Perangkat Daerah sudah disahkan. Selanjutnya dikaitkan dengan pencapaian target Renstra Perangkat Daerah berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja Perangkat Daerah tahun-tahun sebelumnya.

2.2 Analisis Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah

Berisikan kajian terhadap capaian kinerja pelayanan Perangkat Daerah berdasarkan indikator kinerja yang sudah ditentukan dalam NSPK dan SPM, maupun terhadap IKK sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 06 Tahun 2008. Jenis indikator yang dikaji, disesuaikan dengan tugas dan fungsi masing-masing Perangkat Daerah, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang terkait dengan kinerja pelayanan. Jika Perangkat Daerah yang bersangkutan belum mempunyai tolok ukur dan indikator kinerja yang akan diuji, maka setiap Perangkat Daerah perlu terlebih dahulu menjelaskan apa dan bagaimana cara menentukan tolok ukur kinerja dan indikator kinerja pelayanan masing-masing sesuai tugas pokok dan fungsi, serta norma dan standar pelayanan Perangkat Daerah yang bersangkutan.

(12)

Pada pembahasan sub bab ini perlu disajikan tabel analisis pencapaian kinerja pelayanan Perangkat Daerah, yang disesuaikan menurut Perangkat Daerah masing-masing.

2.3 Isu - isu penting penyelenggaraan tugas dan fungsi Perangkat Daerah Sub bab ini berisi uraian mengenai :

1. Sejauh mana tingkat kinerja pelayanan Perangkat Daerah dan hal kritis yang terkait dengan pelayanan Perangkat Daerah;

2. Permasalahan dan hambatan yang dihadapi dalam menyelenggarakan tugas dan fungsi Perangkat Daerah;

3. Dampaknya terhadap pencapaian visi dan misi kepala daerah, terhadap capaian program nasional/global, seperti SPM dan MDGs (Millenium Development Goals);

4. Tantangan dan peluang dalam meningkatkan pelayanan Perangkat Daerah; dan

5. Formulasi isu-isu penting berupa rekomendasi dan catatan yang strategis untuk ditindaklanjuti dalam perumusan program prioritas tahun rencana.

2.4 Review terhadap Rancangan Awal RKPD Berisikan uraian mengenai :

1. Proses yang dilakukan yaitu membandingkan antara rancangan awal RKPD dengan hasil analisis kebutuhan;

(13)

3. Penjelasan temuan-temuan setelah proses tersebut dan catatan penting terhadap perbedaan dengan rancangan awal RKPD, misalnya: terdapat rumusan program dan kegiatan baru yang tidak terdapat di rancangan awal RKPD, atau program dan kegiatan cocok namun besarannya berbeda; dan

4. Lampirkan Tabel 3 mengenai Review terhadap Rancangan Awal RKPD tahun 2019 Kota Bandung.

2.5 Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat

Dalam bagian ini diuraikan hasil kajian terhadap program/kegiatan yang diusulkan para pemangku kepentingan, baik dari kelompok masyarakat terkait langsung dengan pelayanan provinsi, LSM, asosiasi-asosiasi, perguruan tinggi maupun dari Perangkat Daerah kabupaten/kota yang langsung ditujukan kepada Perangkat Daerah Provinsi maupun berdasarkan hasil pengumpulan informasi Perangkat Daerah provinsi dari penelitian lapangan dan pengamatan pelaksanaan musrenbang kabupaten/kota (bila sudah dilakukan). Deskripsi yang perlu disajikan dalam subbab ini, antara lain :

1. Penjelasan tentang proses bagaimana usulan program/kegiatan usulan pemangku kepentingan tersebut diperoleh;

2. Penjelasan kesesuaian usulan tersebut dikaitkan dengan isu-isu penting penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi Perangkat Daerah;

3. Menyajikan Tabel 4 mengenai Usulan Program dan Kegiatan dari Para Pemangku Kepentingan Tahun 2020 Kota Bandung.

(14)

BAB III TUJUAN DAN SASARAN PERANGKAT DAERAH 3.1 Telaahan terhadap Kebijakan Nasional

Telaahan terhadap kebijakan nasional dan sebagaimana dimaksud, yaitu penelaahan yang menyangkut arah kebijakan dan prioritas pembangunan nasional dan yang terkait dengan tugas pokok dan fungsi Perangkat Daerah.

3.2 Tujuan dan Sasaran Renja Perangkat Daerah

Perumusan tujuan dan sasaran didasarkan atas rumusan isu-isu penting penyelenggaraan tugas dan fungsi Perangkat Daerah yang dikaitkan dengan sasaran target kinerja Renstra Perangkat Daerah.

BAB IV RENCANA KERJA DAN PENDANAAN PERANGKAT DAERAH Berisikan penjelasan mengenai :

a. Faktor-faktor yang menjadi bahan pertimbangan terhadap rumusan program dan kegiatan. Misal : Pencapaian visi dan misi kepala daerah, Pencapaian SDGs, Pengentasan kemiskinan, Pencapaian NSPK dan SPM, Pendayagunaan potensi ekonomi daerah, Pengembangan daerah terisolir, dan sebagainya.

b. Uraian garis besar mengenai rekapitulasi program dan kegiatan, antara lain meliputi :

(15)

- Sifat penyebaran lokasi program dan kegiatan (apa saja yang tersebar ke berbagai kawasan dan apa saja yang terfokus pada kawasan atau kelompok masyarakat tertentu).

- Total kebutuhan dana/pagu indikatif yang dirinci menurut sumber pendanaannya.

c. Penjelasan jika rumusan program dan kegiatan tidak sesuai dengan rancangan awal RKPD, baik jenis program/kegiatan, pagu indikatif, maupun kombinasi keduanya.

d. Menyajikan Tabel 5 mengenai rencana program dan kegiatan berdasarkan hasil pengerjaan.

BAB V PENUTUP

Berisikan uraian penutup, berupa :

a. Catatan penting yang perlu mendapat perhatian, baik dalam rangka pelaksanaannya maupun seandainya ketersediaan anggaran tidak sesuai dengan kebutuhan.

b. Kaidah-kaidah pelaksanaan. c. Rencana tindak lanjut.

Pada bagian lembar terakhir dicantumkan tempat dan tanggal dokumen, nama Perangkat Daerah dan nama dan tanda tangan kepala Perangkat Daerah, serta cap pemerintah daerah yang bersangkutan.

(16)

Proses penyusunan suatu dokumen perencanaan erat kaitannya dengan proses evaluasi. Dari hasil evaluasi dapat teridentifikasi dua hal, yaitu sejauhmana efektivitas pelaksanaan proses perencanaanpembangunan dan permasalahan-permasalahan yang menghambat pelaksanaan perencanaan pembangunan tersebut. Hasil evaluasi tersebut sangat penting sebagai bahan masukanuntuk menentukan kebijakan-kebijakan perencanaan pembangunan di tahun-tahun mendatang.

2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja Tahun 2018

Tahun 2018, total alokasi anggaran pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung adalah sebesar Rp. 18.875.253.623,00 dan dapat terealisasi sebesar Rp. 14.688.466.812,00 atau 77.82 %, yang dilaksanakan melalui kegiatan Non Urusan (Adum) sebanyak 3 Program dan 18 Kegiatan, Urusan Pilihan Perdagangan sebanyak 3 Program dan 13 Kegiatan serta Urusan Pilihan Perindustrian sebanyak 3 Program dan 7 Kegiatan.

Adapun realisasi anggaran Program dan Kegiatan Tahun 2018 pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung dapat diuraikan sebagai berikut :

(17)

1. Progam Pelayanan Administrasi Perkantoran

Pelaksanaan Program Pelayanan Administrasi Perkantoran mendapat alokasi

anggaran sebesar Rp. 2.427.618.014,00 dan dapat terealisasi sebesar Rp. 2.095.299.214,00 atau 86.31 %, yang dilaksanakan melalui 12 (dua belas)

kegiatan yaitu :

1) Kegiatan penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik;

2) Kegiatan penyediaan jasa pemeliharaan dan perizinan kendaraan dinas/operasional;

3) Kegiatan penyediaan jasa kebersihan kantor;

4) Kegiatan penyediaan jasa perbaikan peralatan kerja; 5) Kegiatan penyediaan alat tulis kantor;

6) Kegiatan penyediaan barang cetakan dan penggandaan;

7) Kegiatan penyediaan Komponen Instalasi Listrik/Penerangan Bangunan Kantor;

8) Kegiatan penyediaan peralatan rumah tangga;

9) Kegiatan penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan; 10) Kegiatan penyediaan makanan dan minuman;

11) Kegiatan rapat - rapat koordinasi dan konsultasi keluar daerah; dan

12) Kegiatan penyediaan jasa tenaga pendukung administrasi perkantoran/ teknis perkantoran.

2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

Pelaksanaan Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur mendapat

(18)

Rp. 1.955.702.715,00 atau 81.05 %, yang dilaksanakan melalui 5 (lima) kegiatan yaitu :

1) Kegiatan pengadaan mobil jabatan;

2) Kegiatan pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor; 3) Kegiatan pemeliharaan rutin/berkala mobil jabatan;

4) Kegiatan pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas operasional/motor; dan 5) Kegiatan rehabilitasi sedang/berat gedung kantor.

3. Program Peningkatan Disiplin Aparatur

Pelaksanaan Program Peningkatan Disiplin Aparatur mendapat alokasi anggaran sebesar Rp. 119.261.340,00 dan dapat terealisasi sebesar Rp. 116.271.600,00 atau 97.49 %, yang dilaksanakan melalui Kegiatan Pengadaan Pakaian Dinas Beserta Perlengkapannya

4. Program Perlindungan Konsumen dan Pengamanan Perdagangan

Pelaksanaan Program Perlindungan Konsumen dan Pengamanan Perdagangan mendapat alokasi anggaran sebesar Rp. 5.629.091.489,00 dan dapat terealisasi sebesar Rp. 4.370.124.129,00 atau 77.63 %, yang dilaksanakan melalui 5 (lima) kegiatan yaitu :

1) Kegiatan Pemantauan harga dan stok barang kebutuhan pokok dan barang penting serta operasi pasar/pasar murah Kepokmas & gas 3 kg;

2) Kegiatan pengawasan Kemetrologian Daerah; 3) Kegiatan Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal;

4) Kegiatan pembinaan terhadap pengelola sarana distribusi perdagangan; dan 5) Kegiatan Operasionalisasi dan Pengembangan UPT Kemetrologian Daerah.

(19)

5. Program Peningkatan dan Pengembangan Ekspor

Pelaksanaan Program Peningkatan dan Pengembangan Ekspor mendapat alokasi

anggaran sebesar Rp. 1.034.665.300,00 dan dapat terealisasi sebesar Rp. 957.819.019,00 atau 92.57 %, yang dilaksanakan melalui 4 (empat) kegiatan

yaitu :

1) Kegiatan Kerjasama Standardisasi Mutu Produk Baik Nasional, Bilateral, Regional dan Internasional;

2) Kegiatan Membangun Jaringan dengan Eksportir; 3) Kegiatan Pengembangan Kluster Produk Ekspor; dan

4) Kegiatan kerjasama pemerintah daerah dengan pihak luar dan dalam negeri.

6. Program Peningkatan Efisiensi Perdagangan Dalam Negeri

Pelaksanaan Program Peningkatan Efisiensi Perdagangan Dalam Negeri mendapat

alokasi anggaran sebesar Rp. 997.628.152,00 dan dapat terealisasi sebesar Rp. 954.514.000,00 atau 95.68 %, yang dilaksanakan melalui 4 (empat) kegiatan

yaitu :

1) Kegiatan Peningkatan Sistem dan Jaringan Informasi Perdagangan; 2) Kegiatan pembinaan pelaku usaha pedagang formal;

3) Kegiatan pengembangan dan pemberdayaan pedagang pasar rakyat; dan 4) Kegiatan pengembangan kemitraan dan kerjasama antar lembaga.

7. Program Peningkatan Kapasitas Iptek Sistem Produksi

Pelaksanaan Program Peningkatan Kapasitas Iptek Sistem Produksi mendapat

(20)

Rp. 1.578.957.820,00 atau 98.05 %, yang dilaksanakan melalui 2 (dua) kegiatan yaitu :

1) Kegiatan Pengembangan Kapasitas Pranata Pengukuran, Standardisasi, Pengujian dan Kualitas; dan

2) Kegiatan Pengembangan Sistem Inovasi Teknologi Industri.

8. Pengembangan Industri Kecil dan Menengah

Pelaksanaan Program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah mendapat

alokasi anggaran sebesar Rp. 2.066.923.634,00 dan dapat terealisasi sebesar Rp. 818.043.200,00 atau 39.58 %, yang dilaksanakan melalui 3 (tiga) kegiatan

yaitu :

1) Kegiatan Pembinaan Industri Kecil dan Menengah dalam Memperkuat Jaringan Kluster Industri;

2) Kegiatan Pembinaan Industri Kecil Menengah pada Sentra Industri; dan 3) Kegiatan Pembinaan bagi Industri Kecil dan Menengah pada Sentra Industri

(DAK).

9. Program Peningkatan Kemampuan Teknologi Industri

Pelaksanaan Program Peningkatan Kemampuan Teknologi Industri mendapat

alokasi anggaran sebesar Rp. 2.576.705.652,00 dan dapat terealisasi sebesar Rp. 1.841.735.115,00 atau 71.48 %, yang dilaksanakan melalui 2 (dua) kegiatan

yaitu :

1) Kegiatan Pengembangan dan Pelayanan Teknologi Industri; dan 2) Kegiatan Pelatihan keterampilan industri kerajinan.

(21)

Tabel 1

Rekapitulasi Evaluasi Hasil Pelaksanaan Renja Tahun 2018 dan Pencapaian Renstra Sampai Dengan Tahun 2019

Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung

Kode Urusan/Bidang Urusan

Pemerintahan Daerah dan Program/Kegiatan (outcomes)/Kegiatan (output) Indikator Kinerja Program

Target Kinerja Capaian Program (Renstra Perangkat Daerah) Tahun 2018 Realisasi Target Kinerja Hasil Program dan Keluaran Kegiatan s/d Dengan Tahun 2017

Target dan Realisasi Kinerja Program dan

Kegiatan Tahun Lalu 2018 Target Program dan

Kegiatan (Renja Perangkat

Daerah Tahun 2019)

Perkiraan Realisasi Capaian Target Perangkat Daerah s/d

Tahun berjalan Target Renja Perangkat Daerah Tahun 2018 Realisasi Renja Perangkat Daerah Tahun 2018 Tingkat Realisasi (%) Realisasi Capaian Program dan Kegiatan s/d tahun berjalan (Tahun 2019) Tingkat Capaian Realisasi Target (%) 1 2 3 4 5 6 7 8 = 7/6 9 10 11 = 10/4

2 Urusan Wajib Non Pelayanan Dasar 2.1 Komunikasi dan Informatika 2.10.3.06.01 Dinas Perdagangan dan Perindustrian

2.10.3.06.01.15 Program pengembangan komunikasi, informasi dan

media massa Sistem informasi perencanaan dan pelaporan berbasis teknologi informasi - 2 dokumen - - - - - -

2.10.3.06.01.15.17 Kegiatan pengembangan sistem informasi perencanaan, pengendalian dan pelaporan berbasis teknologi informasi

Jumlah sistem informasi dan pelaporan

berbasis teknologi informasi - 2 dokumen - - - -

3.06 Urusan Pilihan Perdagangan (Non Urusan) 3.06.01 Dinas Perdagangan dan Perindustrian

3.06.01.01 Program pelayanan administrasi perkantoran Cakupan pelayanan administrasi

perkantoran 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 %

3.06.01.01.02 Kegiatan Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya

Air dan Listrik Jumlah jasa bulanan komunikasi, air dan listrik Jumlah Laporan bulanan penyediaan jasa 12 bulan 1 tahun 12 Jasa Bulanan 12 Jasa Bulanan 100 % - - -

Komunikasi, Air Dan Listrik - - - 12 laporan 12 laporan 100 %

3.06.01.01.06 Kegiatan Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan

Perizinan Kendaraan Dinas/ Operasional Jumlah pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan Dinas/ Operasional 12 bulan 1 tahun 18 unit 18 unit 100 % - - -

Jumlah laporan bulanan Kendaraan Yang

(22)

Kode Urusan/Bidang Urusan

Pemerintahan Daerah dan Program/Kegiatan (outcomes)/Kegiatan (output) Indikator Kinerja Program

Target Kinerja Capaian Program (Renstra Perangkat Daerah) Tahun 2018 Realisasi Target Kinerja Hasil Program dan Keluaran Kegiatan s/d Dengan Tahun 2017

Target dan Realisasi Kinerja Program dan

Kegiatan Tahun Lalu 2018 Target Program dan

Kegiatan (Renja Perangkat

Daerah Tahun 2019)

Perkiraan Realisasi Capaian Target Perangkat Daerah s/d

Tahun berjalan Target Renja Perangkat Daerah Tahun 2018 Realisasi Renja Perangkat Daerah Tahun 2018 Tingkat Realisasi (%) Realisasi Capaian Program dan Kegiatan s/d tahun berjalan (Tahun 2019) Tingkat Capaian Realisasi Target (%) 1 2 3 4 5 6 7 8 = 7/6 9 10 11 = 10/4

3.06.01.01.08 Kegiatan Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor Jumlah jasa kebersihan kantor bulanan 9 orang 9 orang 12 Jasa Bulanan 12 Jasa Bulanan 100 % - - -

Jumlah Jumlah Laporan bulanan penyediaan

Jasa Kebersihan Kantor - - - 12 laporan 12 laporan 100 %

3.06.01.01.09 Kegiatan Penyediaan Jasa Perbaikan Peralatan Kerja Jumlah jasa perbaikan peralatan kerja 7 item 7 item 2 laporan 2 laporan 100 % - - -

Jumlah laporan bulanan Peralatan Kerja yang

diperbaiki - - - 12 laporan 12 laporan 100 %

3.06.01.01.10 Kegiatan Penyediaan Alat Tulis Kantor Jumlah penyediaan ATK 37 item 37 item 3 laporan 3 laporan 100 % - - -

Jumlah laporan bulanan Penyediaan ATK - - - 12 laporan 12 laporan 100 %

3.06.01.01.11 Kegiatan Penyediaan Barang Cetakan dan

Penggandaan Jumlah cetakan dan penggandaan Jumlah laporan bulanan pengadaan Cetakan 12 bulan 12 bulan 12 Bulan 12 Bulan 100 % - - -

Dan Pengadaan - - - 12 laporan 12 laporan 100 %

3.06.01.01.12 Kegiatan Penyediaan Komponen Instalasi

Listrik/Penerangan Bangunan Kantor Jumlah jenis komponen instalasi listrik/penerangan 9 item 9 item 1 laporan 1 laporan 100 % - - -

Jumlah laporan bulanan penyediaan Komponen

Instalasi Listrik/Penerangan - - - 12 laporan 12 laporan 100 %

3.06.01.01.13 Kegiatan Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan

Kantor Penyediaan peralatan dan perlengkapan kantor serta meubelair 12 bulan 1 tahun - - - -

Jumlah laporan bulanan penyediaan peralatan

dan perlengkapan kantor - - - 12 laporan 12 laporan 100 %

3.06.01.01.14 Kegiatan Penyediaan Peralatan Rumah Tangga Jumlah jenis peralatan rumah tangga 37 item 37 item 2 laporan 2 laporan 100 % - - -

Jumlah laporan bulanan penyediaan Peralatan

Rumah Tangga - - - 12 laporan 12 laporan 100 %

3.06.01.01.15 Kegiatan Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan

Perundang-Undangan Jumlah jenis bahan bacaan Jumlah laporan bulanan penyediaan Bahan 12 bulan 12 bulan 4 laporan 4 laporan 100 % - - -

Bacaan Dan Peratuan Perundang-Undangan - - - 12 laporan 12 laporan 100 %

3.06.01.01.17 Kegiatan Penyediaan Makanan dan Minuman Jumlah laporan penyediaan makanan dan

minuman bulanan 12 bulan 12 bulan 12 laporan 12 laporan 100 % - - -

Jumlah Laporan bulanan kegiatan Penyediaan

(23)

Kode Urusan/Bidang Urusan

Pemerintahan Daerah dan Program/Kegiatan (outcomes)/Kegiatan (output) Indikator Kinerja Program

Target Kinerja Capaian Program (Renstra Perangkat Daerah) Tahun 2018 Realisasi Target Kinerja Hasil Program dan Keluaran Kegiatan s/d Dengan Tahun 2017

Target dan Realisasi Kinerja Program dan

Kegiatan Tahun Lalu 2018 Target Program dan

Kegiatan (Renja Perangkat

Daerah Tahun 2019)

Perkiraan Realisasi Capaian Target Perangkat Daerah s/d

Tahun berjalan Target Renja Perangkat Daerah Tahun 2018 Realisasi Renja Perangkat Daerah Tahun 2018 Tingkat Realisasi (%) Realisasi Capaian Program dan Kegiatan s/d tahun berjalan (Tahun 2019) Tingkat Capaian Realisasi Target (%) 1 2 3 4 5 6 7 8 = 7/6 9 10 11 = 10/4

3.06.01.01.18 Kegiatan Rapat-Rapat Kordinasi dan Konsultasi ke

Luar Daerah Jumlah kegiatan koordinasi dan konsultasi keluar daerah 12 bulan 12 bulan 12 laporan 12 laporan 100 % - - -

Jumlah Laporan bulanan Kegiatan Koordinasi

Dan Konsultasi Keluar Daerah - - - 12 laporan 12 laporan 100 %

3.06.01.01.19 Kegiatan Penyediaan Jasa Tenaga Pendukung

Administrasi Perkantoran/ Teknis Perkantoran Jumlah Kegiatan pembayaran Jasa Tenaga Pendukung 12 bulan 12 bulan 12 Jasa Bulanan 12 Jasa Bulanan 100 % - - -

Jumlah laporan bulanan penyediaan Jasa Tenaga Pendukung Administrasi Perkantoran/ Teknis Perkantoran

- - - 12 laporan 12 laporan 100 %

3.06.01.01.20 Kegiatan Penyediaan jasa pengamanan kantor Jumlah laporan bulanan penyediaan jasa

tenaga pengamanan kantor - - - 12 laporan 12 laporan 100 %

3.06.01.02 Program peningkatan sarana dan prasarana

aparatur Cakupan sarana dan prasarana aparatur Persentase Sarana dan Prasarana Aparatur 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % - - -

dalam kondisi baik - - - 100 % 100 % 100 %

3.06.01.02.04 Kegiatan pengadaan mobil jabatan Mobil jabatan 1 unit 3 unit - - - - - -

Jumlah unit pengadaan mobil jabatan - - - 3 unit 3 unit 100 %

3.06.01.02.05 Kegiatan Pengadaan kendaraan dinas/ operasional Pengadaan kendaraan operasional 10 unit motor dan

2 unit mobil bak terbuka

- - - - - - -

Jumlah Pengadaan Kendaraan Dinas/

Operasional - - - 9 Unit 9 Unit 100 %

3.06.01.02.22 Kegiatan pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor Pemeliharaan rutin gedung kantor 12 bulan 12 bulan 1 laporan 1 laporan 100 % - - -

Jumlah laporan Pemeliharaan Rutin/ Berkala

Gedung Kantor - - - 12 laporan 12 laporan 100 %

3.06.01.02.23 Kegiatan pemeliharaan rutin/berkala mobil jabatan Pemeliharaan mobil jabatan 12 bulan 12 bulan 8 unit 8 unit 100 % - - -

Jumlah unit pemeliharaan mobil jabatan - - - 12 Unit 12 Unit 100 %

3.06.01.02.24 Kegiatan pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas

operasional/motor Pemeliharaan kendaraan dinas/ operasional Jumlah Kendaraan Dinas Operasional 13 unit motor 13 unit motor 10 Unit 10 Unit 100 % - - -

(24)

Kode Urusan/Bidang Urusan

Pemerintahan Daerah dan Program/Kegiatan (outcomes)/Kegiatan (output) Indikator Kinerja Program

Target Kinerja Capaian Program (Renstra Perangkat Daerah) Tahun 2018 Realisasi Target Kinerja Hasil Program dan Keluaran Kegiatan s/d Dengan Tahun 2017

Target dan Realisasi Kinerja Program dan

Kegiatan Tahun Lalu 2018 Target Program dan

Kegiatan (Renja Perangkat

Daerah Tahun 2019)

Perkiraan Realisasi Capaian Target Perangkat Daerah s/d

Tahun berjalan Target Renja Perangkat Daerah Tahun 2018 Realisasi Renja Perangkat Daerah Tahun 2018 Tingkat Realisasi (%) Realisasi Capaian Program dan Kegiatan s/d tahun berjalan (Tahun 2019) Tingkat Capaian Realisasi Target (%) 1 2 3 4 5 6 7 8 = 7/6 9 10 11 = 10/4

3.06.01.02.42 Kegiatan rehabilitasi sedang/berat gedung kantor Rehab gedung kantor dan DED - 1 tahun - - - -

Rehab gedung kantor 1 gedung - - - -

Jumlah Gedung Kantor Yang Direhabilitasi - - - 1 unit 1 unit 100 %

3.06.01.03 Program Peningkatan Disiplin Aparatur Cakupan peningkatan disiplin aparatur - - 100 % 100 % 100 % - - -

Tingkat Disiplin Aparatur - - - - - 100 % 100 % 100 %

3.06.01.03.02 Kegiatan Pengadaan Pakaian Dinas Beserta

Perlengkapannya Jumlah pakaian dinas beserta perlengkapannya Item - - 6 Item 6 Item 100 % 204 Stel 204 Stel 100 %

3.06.01.05 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya

Aparatur Persentase Aparatur memiliki kompetensi sesuai bidangnya - - - - - 100 % 100 % 100 %

3.06.01.05.04 Kegiatan Pembinaan Kinerja Aparatur Jumlah peserta Pembinaan Kinerja Aparatur - - - 90 orang 90 orang 100 %

3.06.01.08 Program Pengelolaan Data dan Informasi Perangkat

Daerah Persentasi layanan data dan informasi - - - - - 100 % 100 % 100 %

3.06.01.08.01 Pengembangan Database Terpadu dan Sistem

Informasi Perangkat Daerah Jumlah laporan data dan informasi - - - 1 laporan 1 laporan 100 %

3 Urusan Pilihan

3.06 Urusan Pilihan Perdagangan 3.06.3.06.01.15 Program Perlindungan Konsumen dan

Pengamanan Perdagangan - Tingkat lonjakan harga barang kebutuhan pokok 15 % 0.27 % 15 % 13.74 % 108.40 % - - -

- Cakupan pengawasan distribusi

perdagangan 15 lokasi 26 lokasi 20 lokasi 20 lokasi 100 % - - -

- Tingkat alat UTTP yang di tera/tera ulang 18 jenis UTTP 15 jenis UTTP 18 jenis UTTP 18 jenis UTTP 100 % - - -

3.06.3.06.01.15.01 Kegiatan Koordinasi Peningkatan Hubungan Kerja

(25)

Kode Urusan/Bidang Urusan

Pemerintahan Daerah dan Program/Kegiatan (outcomes)/Kegiatan (output) Indikator Kinerja Program

Target Kinerja Capaian Program (Renstra Perangkat Daerah) Tahun 2018 Realisasi Target Kinerja Hasil Program dan Keluaran Kegiatan s/d Dengan Tahun 2017

Target dan Realisasi Kinerja Program dan

Kegiatan Tahun Lalu 2018 Target Program dan

Kegiatan (Renja Perangkat

Daerah Tahun 2019)

Perkiraan Realisasi Capaian Target Perangkat Daerah s/d

Tahun berjalan Target Renja Perangkat Daerah Tahun 2018 Realisasi Renja Perangkat Daerah Tahun 2018 Tingkat Realisasi (%) Realisasi Capaian Program dan Kegiatan s/d tahun berjalan (Tahun 2019) Tingkat Capaian Realisasi Target (%) 1 2 3 4 5 6 7 8 = 7/6 9 10 11 = 10/4

3.06.3.06.01.15.04 Kegiatan Operasionalisasi dan Pengembangan UPT

Kemetrologian Daerah - Pelayanan tera dan tera ulang alat UTTP - 15 jenis alat UTTP - - - -

- Jumlah jenis Pelayanan tera/tera ulang 9 jenis alat UTTP - - - -

- Tingkat akurasi alat UTTP yang sudah ditera

ulang - - - -

- Rehabilitasi gedung UPT Metrologi Legal 1 gedung - - - -

- Jumlah jenis UTTP yang di tera/tera ulang

jenis alat UTTP - - 18 jenis alat UTTP 18 jenis alat UTTP 100 % - - -

3.06.3.06.01.15.06 Kegiatan Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal - Informasi hasil tembakau yang dilekati cukai

palsu dan yang tidak dilekati cukai 10 merk rokok 10 merk rokok - - - -

- Informasi peredaran barang hasil tembakau

ilegal 10 merk rokok 10 merk rokok - - - -

- Informasi tentang barang kena cukai ilegal

merk rokok - - 10 merk rokok 10 merk rokok 100 % - - -

3.06.3.06.01.15.10 Kegiatan operasi pasar/pasar murah barang kebutuhan

pokok dan gas 3 Kg bersubsidi/non subsidi Pasar murah barang kebutuhan pokok dan gas elpiji 3 kg dengan subsidi/non subsidi - 6.000 KK RTM - - - -

3.06.3.06.01.15.14 Kegiatan Pemantauan harga dan stok barang

kebutuhan pokok dan barang penting - Laporan hasil pemantuan - Jumlah Monitoring harga kebutuhan pokok - 21 jenis barang - - - -

masyarakat 13 komoditi - - - -

- Jumlah komoditi kebutuhan pokok

masyarakat yang dimonitoring - - - -

- Penyelenggaraan Operasi pasar murah

kebutuhan pokok 10.000 RTM - - - -

- Sosialisasi perkembangan dan stok

kebutuhan pokok - - - -

3.06.3.06.01.15.16 Kegiatan pengawasan distribusi perdagangan Pengembangan pengawasan distribusi barang 12 jenis barang 12 jenis barang - - - -

3.06.3.06.01.15.17 Kegiatan pengawasan Kemetrologian Daerah Identifikasi pelanggaran kemetrologian - 32 lokasi - - - -

Jumlah pengawasan/ pengamatan alat UTTP

jenis alat UTTP - - 24 jenis alat UTTP 24 jenis alat UTTP 100 % - - -

(26)

Kode Urusan/Bidang Urusan

Pemerintahan Daerah dan Program/Kegiatan (outcomes)/Kegiatan (output) Indikator Kinerja Program

Target Kinerja Capaian Program (Renstra Perangkat Daerah) Tahun 2018 Realisasi Target Kinerja Hasil Program dan Keluaran Kegiatan s/d Dengan Tahun 2017

Target dan Realisasi Kinerja Program dan

Kegiatan Tahun Lalu 2018 Target Program dan

Kegiatan (Renja Perangkat

Daerah Tahun 2019)

Perkiraan Realisasi Capaian Target Perangkat Daerah s/d

Tahun berjalan Target Renja Perangkat Daerah Tahun 2018 Realisasi Renja Perangkat Daerah Tahun 2018 Tingkat Realisasi (%) Realisasi Capaian Program dan Kegiatan s/d tahun berjalan (Tahun 2019) Tingkat Capaian Realisasi Target (%) 1 2 3 4 5 6 7 8 = 7/6 9 10 11 = 10/4

Kegiatan Pemantauan harga dan stok barang kebutuhan pokok dan barang penting serta operasi pasar/pasar murah Kepokmas & gas 3 kg

- Sosialisasi perkembangan dan stok

kebutuhan pokok kali - - 2 kali 2 kali 100 % - - -

- Penyelenggaraan Operasi pasar murah kebutuhan pokok kali

- - 1 kali 1 kali 100 % - - -

3.06.3.06.01.15.19 Kegiatan pembinaan terhadap pengelola sarana

distribusi perdagangan Jumlah Kegiatan Pembinaan Kepada Pelaku Usaha Distribusi Perdagangan 30 pelaku usaha - 20 lokasi 20 lokasi 100 % - - -

3.06.3.06.01.17 Program peningkatan dan pengembangan ekspor Nilai ekspor Kota Bandung US$ 462 jt US$ 465 jt US$ 462 jt US$ 465 jt 100.65 % US$ 466 jt US$ 466 jt 100 %

3.06.3.06.01.17.05 Kerjasama Standarisasi Mutu Produk Baik Nasional,

Bilateral, Regional dan Internasional Jumlah uji mutu produk Jumlah produk yang difasilitasi dalam uji mutu 50 produk 208 produk - - - 50 produk 50 produk 100 %

IKM - - 50 IKM 263 IKM 526 % - - -

3.06.3.06.01.17.06 Kegiatan kerjasama dengan lembaga internasional

dalam rangka pengembangan produk Little Bandung Wall, Little Bandung Mobile, Little Bandung Store - 7 kegiatan - - - -

Jumlah Kerjasama Perdagangan Regional dan

Luar Negeri - - - 1 kerjasama 1 kerjasama 100 %

3.06.3.06.01.17.08 Kegiatan membangun jaringan dengan eksportir Jumlah jaringan usaha dengan eksportir 10 perusahaan 10 perusahaan - - - 12 perusahaan 12 perusahaan 100 %

3.06.3.06.01.17.10 Kegiatan pengembangan klaster produk ekspor - Jumlah klaster produk ekspor - 1 klaster - - - -

- Jumlah klaster produk ekspor dalam Pameran

dalam negeri 8 produk - - - -

3.06.3.06.01.17.15 Kegiatan kerjasama pemerintah daerah dengan pihak

dalam dan luar negeri - Misi dagang luar negeri (Little bdg wall, Little bdg mobile, Little bdg store) 30 produk - - - -

- Jumlah Perjanjian kerjasama antar daerah - - 1 PKS 1 PKS 100 % - - -

- Jumlah produk dalam misi dagang luar negeri

(little Bandung) - - 15 produk 15 produk 100 % - - -

3.06.3.06.01.17.17 Kegiatan Pengembangan Peluang Pasar Luar Negeri Jumlah Produk Siap Ekspor - - - 4 produk 4 produk 100 %

3.06.3.06.01.18 Program peningkatan efisiensi perdagangan dalam

negeri - Meningkatnya kualitas SDM pelaku perdagangan dalam negeri 300 pelaku usaha 385 pelaku - - - - - -

- Jumlah pelaku usaha perdagangan di bina - - 300 pelaku 300 pelaku 100 % - - -

3.06.3.06.01.18.01 Kegiatan penyempurnaan perangkat peraturan,

(27)

Kode Urusan/Bidang Urusan

Pemerintahan Daerah dan Program/Kegiatan (outcomes)/Kegiatan (output) Indikator Kinerja Program

Target Kinerja Capaian Program (Renstra Perangkat Daerah) Tahun 2018 Realisasi Target Kinerja Hasil Program dan Keluaran Kegiatan s/d Dengan Tahun 2017

Target dan Realisasi Kinerja Program dan

Kegiatan Tahun Lalu 2018 Target Program dan

Kegiatan (Renja Perangkat

Daerah Tahun 2019)

Perkiraan Realisasi Capaian Target Perangkat Daerah s/d

Tahun berjalan Target Renja Perangkat Daerah Tahun 2018 Realisasi Renja Perangkat Daerah Tahun 2018 Tingkat Realisasi (%) Realisasi Capaian Program dan Kegiatan s/d tahun berjalan (Tahun 2019) Tingkat Capaian Realisasi Target (%) 1 2 3 4 5 6 7 8 = 7/6 9 10 11 = 10/4

3.06.3.06.01.18.06 Kegiatan peningkatan sistem dan jaringan informasi

perdagangan Jumlah pelaku usaha mengikuti Workshop pemasaran melalui IT/online 250 pelaku usaha - - - -

Terbinanya pelaku usaha di Kota Bandung - - 140 pelaku

usaha 140 pelaku usaha 100 % - - -

3.06.3.06.01.18.24 Kegiatan pembinaan pelaku usaha pedagang formal Jumlah pelaku usaha yang dibina 250 pelaku usaha 50 pelaku usaha 200 Pelaku

Usaha 200 Pelaku Usaha 100 % - - -

3.06.3.06.01.18.25 Kegiatan pengembangan dan pemberdayaan

pedagang pasar rakyat Fasilitasi pembiayaan dan sarana perdagangan bagi pelaku usaha di Kota Bandung 150 pelaku usaha 100 pelaku usaha - - - -

Pelaku usaha di Kota Bandung yang mendapat

fasilitasi pembiayaan dan sarana perdagangan - - 100 pelaku usaha 100 pelaku usaha 100 % - - -

3.06.3.06.01.18.26 Kegiatan pengembangan kemitraan dan kerjasama

antar lembaga Promosi dan pengembangan usaha pedagang formal 150 pelaku usaha 150 pelaku usaha - - - -

Jumlah produk pelaku usaha yang

dipromosikan melalui pameran dan temu bisnis - - 100 Pelaku Usaha 280 Pelaku Usaha 280 % - - -

3.06.3.06.01.21 Program Pembinaan Distribusi Perdagangan dan Stabilisasi Harga Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting

Cakupan Pembinaan Distribusi

perdagangan - - - - - 10 komoditi 10 komoditi 100 %

Tingkat Lonjakan Harga Barang Kebutuhan

Pokok - - - - - 15 % 15 % 100 %

3.06.3.06.01.21.01 Kegiatan Pemantauan Informasi Harga Barang

Kebutuhan Pokok dan Operasi Pasar/Pasar Murah Jumlah Jenis Komoditi Barang Kebutuhan Pokok yang di pantau dan Pelaksanaan

Operasi Pasar/Pasar Murah

- - - 10 jenis komoditi

dan 1 kali pasar murah

10 jenis komoditi dan 1 kali pasar

murah

100 % 3.06.3.06.01.21.02 Kegiatan Pembinaan dan Pengendalian Lingkup

Distribusi Perdagangan Jumlah pelaku usaha lingkup distribusi perdagangan - - - 50 distributor 50 distributor 100 %

3.06.3.06.01.22 Program Pengembangan E-Commerce Cakupan pembinaan e-commerce - - - - - 150 pelaku

usaha 150 pelaku usaha 100 %

3.06.3.06.01.22.01 Kegiatan Fasilitasi Pengembangan E-Commerce Jumlah Pelaku Usaha yang dibina - - - 150 pelaku

(28)

Kode Urusan/Bidang Urusan

Pemerintahan Daerah dan Program/Kegiatan (outcomes)/Kegiatan (output) Indikator Kinerja Program

Target Kinerja Capaian Program (Renstra Perangkat Daerah) Tahun 2018 Realisasi Target Kinerja Hasil Program dan Keluaran Kegiatan s/d Dengan Tahun 2017

Target dan Realisasi Kinerja Program dan

Kegiatan Tahun Lalu 2018 Target Program dan

Kegiatan (Renja Perangkat

Daerah Tahun 2019)

Perkiraan Realisasi Capaian Target Perangkat Daerah s/d

Tahun berjalan Target Renja Perangkat Daerah Tahun 2018 Realisasi Renja Perangkat Daerah Tahun 2018 Tingkat Realisasi (%) Realisasi Capaian Program dan Kegiatan s/d tahun berjalan (Tahun 2019) Tingkat Capaian Realisasi Target (%) 1 2 3 4 5 6 7 8 = 7/6 9 10 11 = 10/4

3.06.3.06.01.23 Program Peningkatan Perdagangan Dalam Negeri Meningkatnya kualitas pelaku perdagangan

dalam negeri - - - - - 255 Pelaku Usaha 255 Pelaku Usaha 100 %

Persentase terjalinnya kemitraan - - - - - 35 % 35 % 100 %

3.06.3.06.01.23.01 Kegiatan Pembinaan Pelaku Usaha Pedagang Formal Jumlah Pelaku Usaha yang dibina - - - - - 150 pelaku usaha 150 pelaku usaha 100 %

3.06.3.06.01.23.02 Kegiatan Pengembangan dan Pemberdayaan

Pedagang Pasar Rakyat Jumlah Pedagang Pasar Rakyat yang dibina - - - 150 pelaku usaha 150 pelaku usaha 100 %

3.06.3.06.01.23.03 Kegiatan Pengembangan Kemitraan dan Kerjasama

Antar Lembaga Jumlah Promosi dan Sarana Pengembangan Usaha - - - 375 pelaku usaha 375 pelaku usaha 100 %

3.06.3.06.01.23.04 Kegiatan Pengembangan Usaha Bagi Pedagang

Formal Jumlah penataan tempat usaha pedagang formal - - - 80 tempat 80 tempat 100 %

3.06.3.06.01.24 Program Standardisasi Kemetrologian Meningkatnya Alat UTTP yang ditera dan

ditera ulang - - - - - 120.600 alat UTTP 120.600 alat UTTP 100 %

Nilai IKM (Indeks Kepuasan Masyarakat) - - - - - 82 82 100 %

3.06.3.06.01.24.01 Kegiatan Operasionalisasi UPT Kemetrologian dan

Pelayanan Tera/Tera Ulang Jumlah Alat UTTP yang ditera dan tera ulang - - - 120.000 alat UTTP 120.000 alat UTTP 100 %

3.06.3.06.01.24.02 Kegiatan Pengawasan dan Pengamatan Kemetrologian Alat UTTP yang diawasi/diamati - - - 600 Unit 600 Unit 100 %

3.06.3.06.01.25 Program Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal Informasi mengenai barang kena cukai

illegal - - - - - 15 merk 15 merk 100 %

(29)

Kode Urusan/Bidang Urusan

Pemerintahan Daerah dan Program/Kegiatan (outcomes)/Kegiatan (output) Indikator Kinerja Program

Target Kinerja Capaian Program (Renstra Perangkat Daerah) Tahun 2018 Realisasi Target Kinerja Hasil Program dan Keluaran Kegiatan s/d Dengan Tahun 2017

Target dan Realisasi Kinerja Program dan

Kegiatan Tahun Lalu 2018 Target Program dan

Kegiatan (Renja Perangkat

Daerah Tahun 2019)

Perkiraan Realisasi Capaian Target Perangkat Daerah s/d

Tahun berjalan Target Renja Perangkat Daerah Tahun 2018 Realisasi Renja Perangkat Daerah Tahun 2018 Tingkat Realisasi (%) Realisasi Capaian Program dan Kegiatan s/d tahun berjalan (Tahun 2019) Tingkat Capaian Realisasi Target (%) 1 2 3 4 5 6 7 8 = 7/6 9 10 11 = 10/4 3 Urusan Pilihan

3.07 Urusan Pilihan Perindustrian

3.07.3.06.01.15 Program peningkatan kapasitas IPTEK sistem

produksi Jumlah IKM yang memiliki sertifikat produk Meningkatnya IKM yang memiliki 600 IKM 600 IKM 400 IKM 410 IKM 102.50 % - - -

standarisasi - - - - - 350 IKM 350 IKM 100 %

Terciptanya alat penunjang produksi yang

inovatif - - - - - 1 alat 1 alat 100 %

3.07.3.06.01.15.01 Kegiatan Koordinasi modal ventura bagi industri

berbasis teknologi Pendampingan bagi IKM - pendampingan 24 kali - - - -

Pendampingan bagi IKM sentra 80 IKM - - - -

3.07.3.06.01.15.04 Kegiatan pengembangan kapasitas pranata

pengukuran, standardisasi, pengujian dan kualitas Jumlah IKM yang difasilitasi pendaftaran sertifikasi Halal dan HKI/Merk 600 IKM 600 IKM 400 IKM 410 IKM 102.50 % - - -

Jumlah IKM diFasilitasi dalam hal sertifikasi

halal - - - -

Jumlah IKM diFasilitasi dalam hal sertifikasi

HKI/Merk - - - -

Jumlah IKM yang mempunyai sertifikat produk - - - 350 IKM 350 IKM 100 %

3.07.3.06.01.15.05 Kegiatan Pengembangan Sistem Inovasi Teknologi

Industri Jumlah IKM didampingi dalam inovasi produk Jumlah alat TTG (teknologi tepat guna) 150 IKM - 100 IKM - 310 IKM - 310 IKM - 100 % - 1 Alat TTG - 1 Alat TTG - 100 % -

3.07.3.06.01.16 Program pengembangan industri kecil menengah Lapangan pekerjaan baru 500 orang 350 orang 500 orang 500 orang 100 % - - -

Jumlah IKM yang dipromosikan 200 IKM 200 IKM 16 IKM 16 IKM 100 % - - -

Meningkatnya IKM yang berdaya saing - - - - - 280 IKM 280 IKM 100 %

3.07.3.06.01.16.01 Kegiatan Fasilitasi bagi Industri Kecil dan Menengah

terhadap Pemanfaatan Sumber Daya Jumlah IKM yang mendapatkan fasilitas pendampingan diversifikasi produk - - - 732 IKM 732 IKM 100 %

Jumlah IKM yang mendapatkan fasilitas

pendampingan industri hijau - - - 60 IKM 60 IKM 100 %

3.07.3.06.01.16.02 Kegiatan pembinaan industri kecil dan menengah

dalam memperkuat jaringan klaster industri Promosi bagi Industri Kecil Menengah (IKM) Pameran/promosi Produk ke Luar Negeri 40 IKM - 8 kali - - - - - - - - - - - - -

Pameran/promosi Produk di Dalam Negeri 40 IKM - - - -

(30)

Kode Urusan/Bidang Urusan

Pemerintahan Daerah dan Program/Kegiatan (outcomes)/Kegiatan (output) Indikator Kinerja Program

Target Kinerja Capaian Program (Renstra Perangkat Daerah) Tahun 2018 Realisasi Target Kinerja Hasil Program dan Keluaran Kegiatan s/d Dengan Tahun 2017

Target dan Realisasi Kinerja Program dan

Kegiatan Tahun Lalu 2018 Target Program dan

Kegiatan (Renja Perangkat

Daerah Tahun 2019)

Perkiraan Realisasi Capaian Target Perangkat Daerah s/d

Tahun berjalan Target Renja Perangkat Daerah Tahun 2018 Realisasi Renja Perangkat Daerah Tahun 2018 Tingkat Realisasi (%) Realisasi Capaian Program dan Kegiatan s/d tahun berjalan (Tahun 2019) Tingkat Capaian Realisasi Target (%) 1 2 3 4 5 6 7 8 = 7/6 9 10 11 = 10/4

Jumlah IKM mengikuti Pameran/promosi

Produk di Dalam Negeri - - 16 IKM 16 IKM 100 % - - -

3.07.3.06.01.16.09 Kegiatan Pembinaan Industri Kecil menengah pada

sentra Industri Kajian dampak MEA dan kesiapan sentra menghadapi pasar bebas Asia Pasifik serta

kajian pengembangan sentra

- 1 kajian - - - -

Rekruitmen peserta penciptaan lapangan kerja

baru 500 orang - - - -

Terlaksananya Pengembangan IKM - - 500 orang 500 orang 100 % - - -

3.07.3.06.01.16.12 Kegiatan Penguatan Kemampuan Sumber Daya

Manusia IKM Jumlah Pelaku Industri yang memiliki Sertifikasi Kompetensi - - - 20 IKM 20 IKM 100 %

3.07.3.06.01.16.13 Kegiatan Pembinaan Industri Kecil Menengah dalam

Meningkatkan Kemampuan Sistem Produksi Jumlah IKM yang memiliki peningkatan kemampuan sistem produksi - - - 20 IKM 20 IKM 100 %

3.07.3.06.01.16.14 Kegiatan Peningkatan Promosi dan Kerjasama Industri

Kecil Menengah Jumlah IKM yang dipromosikan - - - 80 IKM 80 IKM 80 IKM

3.07.3.06.01.17 Program Peningkatan Kemampuan Teknologi

Industri Persentase Industri Kecil yang memiliki SDM berkualitas 97.83 % 89.50 % 97.83 % 97.83 % 100 % - - -

Meningkatnya kemampuan IKM dalam

proses produksi - - - - - 250 pelaku usaha 250 pelaku usaha 100 %

Nilai IKM (Indeks Kepuasan Masyarakat) - - - - - 82 82 100 %

3.07.3.06.01.17.02 Kegiatan Pengembangan dan Pelayanan Teknologi

Industri Pelayanan dan peningkatan kemampuan SDM industri kecil - 410 pelaku usaha 70 IKM 70 IKM 100 % - - -

Jumlah pelaku usaha mengikuti Pelayanan

proses produksi konveksi dan pemasaran 70 pelaku usaha 30 orang - - - -

Jumlah IKM yang dilayani dalam proses

(31)

Kode Urusan/Bidang Urusan

Pemerintahan Daerah dan Program/Kegiatan (outcomes)/Kegiatan (output) Indikator Kinerja Program

Target Kinerja Capaian Program (Renstra Perangkat Daerah) Tahun 2018 Realisasi Target Kinerja Hasil Program dan Keluaran Kegiatan s/d Dengan Tahun 2017

Target dan Realisasi Kinerja Program dan

Kegiatan Tahun Lalu 2018 Target Program dan

Kegiatan (Renja Perangkat

Daerah Tahun 2019)

Perkiraan Realisasi Capaian Target Perangkat Daerah s/d

Tahun berjalan Target Renja Perangkat Daerah Tahun 2018 Realisasi Renja Perangkat Daerah Tahun 2018 Tingkat Realisasi (%) Realisasi Capaian Program dan Kegiatan s/d tahun berjalan (Tahun 2019) Tingkat Capaian Realisasi Target (%) 1 2 3 4 5 6 7 8 = 7/6 9 10 11 = 10/4

3.07.3.06.01.17.05 Kegiatan Pelatihan keterampilan industri kerajinan Jumlah home industri yang dilatih - 30 orang 500 orang 500 orang 100 % - - -

Jumlah pelaku usaha mengikuti Diklat teknik

produksi bidang fashion, kuliner dan kerajinan 500 orang - - - -

Jumlah pelaku IKM mengikuti diklat teknik

proses produksi - - - 250 Pelaku Usaha 250 Pelaku Usaha 100 %

3.07.3.06.01.18 Program penataan struktur industri Sumber daya IKM yang berkualitas 90 IKM 99 IKM - - - - - -

3.07.3.06.01.18.03 Kegiatan pembinaan keterkaitan produksi industri hulu

hingga ke hilir Pendampingan jaringan usaha IKM Pendampingan inkubator bisnis bagi IKM dalam - 100 IKM - - - -

rangka mendukung penciptaan lapangan pekerjaan baru

20 IKM - - - -

Pemagangan bagi tenaga kerja industri dalam

rangka menyiapkan tenaga kerja terampil 30 orang - - - -

Fasilitasi sertifikasi kompetensi bagi tenaga

kerja industri dalam rangka menghadapi MEA 40 orang - - - -

3.07.3.06.01.19 Program pengembangan sentra-sentra industri

potensial Jumlah produk yang dipromosikan Meningkatnya daya saing sentra industri 50 produk - 74 produk - - - - - - - 1 Sentra - 1 Sentra - 100 % -

3.07.3.06.01.19.04 Kegiatan pengembangan usaha sentra industri Bisnis matching - 3 sentra - - - -

Pendampingan desain - 40 IKM - - - -

Pengembangan jaringan distributor luar daerah - - - -

Pengembangan show window - 3 sentra - - - -

Penyelenggaraan pameran sentra - - - -

Workshop komputerisasi sistem manajemen

produksi dan penjualan online - 180 IKM - - - -

Pengembangan sentra industri melalui pameran 2 sentra - - - -

Jaringan distribusi pemasaran sentra IKM 10 produk unggulan - - - -

Pengembangan sentra industri melalui pendampingan, workshop dan pengembangan jaringan distributor

60 IKM - - - -

(32)

2.2 Analisis Kinerja Pelayanan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung

Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian kewenangan daerah dibidang Perdagangan dan Perindustrian, berdasarkan Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 08 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Bandung serta Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 1395 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung dan Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 160 Tahun 2017 Tentang Pembentukan, Kedudukan, Tugas dan Fungsi, Susunan Organisasi serta Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis pada Dinas dan Badan di Lingkungan Pemerintah Kota Bandung.

Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung mempunyai fungsi sebagai berikut :

1. Perumusan kebijakan teknis di bidang Usaha dan Sarana Perdagangan, Distribusi Perdagangan dan Pengembangan E-Commerce, Perdagangan Regional dan Luar Negeri, Perencanaan dan Pengembangan Industri, Sumber Daya dan Promosi Industri serta Unit Pelayanan Teknis Kemetrologian Legal dan Balai Industri dan Promosi;

2. Penyelenggaraan urusan pemerintah dan pelayanan umum di bidang Usaha

dan Sarana Perdagangan, Distribusi Perdagangan dan Pengembangan E-Commerce, Perdagangan Regional dan Luar Negeri, Perencanaan dan

(33)

Pengembangan Industri, Sumber Daya dan Promosi Industri serta Unit Pelayanan Teknis Kemetrologian Legal dan Balai Industri dan Promosi; 3. Pembinaan dan pelaksanaan di bidang Usaha dan Sarana Perdagangan,

Distribusi Perdagangan dan Pengembangan E-Commerce, Perdagangan Regional dan Luar Negeri, Perencanaan dan Pengembangan Industri, Sumber Daya dan Promosi Industri serta Unit Pelayanan Teknis Kemetrologian Legal dan Balai Industri dan Promosi;

4. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan Wali Kota sesuai dengan tugas dan fungsinya; dan

5. Pembinaan, monitoring, evaluasi dan laporan penyelenggaraan kegiatan Dinas.

Penyelenggaraan urusan perencanaan dan pengendalian pembangunan sebagaimana diamanatkan oleh pasal 14, ayat (1), Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah di ubah beberapa kali terakhir dengan Undang-undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang perubahan Kedua atas Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah; (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679). Dinas Perdagangan dan Perindustrian sebagai salah satu lembaga teknis daerah yang merupakan unsur pendukung tugas kepala daerah. Selain itu dalam Undang-undang Nomor 25

(34)

Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional terdapat 2(dua) pasal yang menyatakan dan menetapkan fungsi dan peran Kepala Dinas

Perdagangan dan Perindustrian sebagai Kepala Perangkat Daerah.

2.3 Isu - isu penting penyelenggaraan tugas dan fungsi

Dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung tetap mempertimbangkan isu-isu penting sebagai bentuk kewaspadaan terhadap perkembangan kebijakan Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat, secara garis besar kelancaran penyelenggaraan tugas dan fungsi ditentukan oleh SDM dan Sarana prasarana, adapun isu-isu penting kedua faktor tersebut antara lain :

1. Mengutamakan aparatur yang kompeten untuk menghasilkan perencanaan yang akuntabel;

2. Optimalisasi perlengkapan dan peralatan yang memadai, serta penambahan dan pemeliharaan ruangan untuk memenuhi standar kelayakan kerja;

3. Peningkatan daya saing para pelaku usaha dalam menghadapi pasar bebas MEA dan Asia Pasifik;

4. Optimalisasi tera dan tera ulang dalam rangka perlindungan konsumen; 5. Meningkatkan sumber daya IKM dan pengembangan sentra industri sehingga

memiliki daya saing.

Sebagai sebuah rangkaian cara untuk mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, maka strategi operasional yang dapat di implementasikan

(35)

diwujudkan melalui garis-garis kebijaksanaan, rangkaian program dan kegiatan yang berkelanjutan serta berkesinambungan.

Program dan kegiatan pembangunan yang dirumuskan dengan mendasarkan diri pada Racangan Awal RKPD Kota Bandung Tahun 2020. Adapun strategi yang dilakukan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung untuk dapat mencapai tujuan dan sasaran adalah sebagai berikut :

1. Meningkatkan penggunaan produk dalam negeri;

2. Meningkatkan integrasi perdagangan antar pedagang dan memperkuat kelembagaan perdagangan;

3. Meningkatkan produk ekspor bernilai tinggi dan kreatif; 4. Mengupayakan diversifikasi pasar dalam dan luar negeri;

5. Mendorong terciptanya pengelolaan transparansi harga dan efisiensi distribusi;

6. Mengedukasi masyarakat baik produsen maupun konsumen memahami dan melaksanakan tera dan tera ulang alat-alat ukur, takar, timbang dan pelengkapannya (UTTP);

7. Meningkatkan kemampuan teknologi, desain dan inovasi produk, manajemen produksi, pemasaran dan sentra industri;

(36)

2.4 Review terhadap Rancangan Awal RKPD Tahun 2020

Rancangan Awal Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2020, menetapkan prioritas pembangunan pada Tahun 2020 yang mengacu pada Misi 3 “Membangun Perekonomian yang Mandiri, Kokoh dan Berkeadilan” yaitu sebagai berikut :

Tabel 2

Prioritas dan Sasaran Pembangunan Daerah Kota Bandung Tahun 2020

No. Prioritas Pembangunan Tahun 2020 Sasaran Pembangunan

1. Terciptanya Pertumbuhan Ekonomi yang Maju,

Berkelanjutan dan Berkeadilan

1. Laju Pertumbuhan Ekonomi 2. Meningkatnya Kesempatan Kerja 3. Menurunnya Jumlah Masyarakat Miskin

Berdasarkan prioritas dan sasaran pembangunan yang ditetapkan dalam dokumen Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Bandung Tahun 2020, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung telah merencanakan program yang mendukung prioritas tersebut, yaitu :

Tabel 3

Keterkaitan Program

Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung Tahun 2020 Dengan Sasaran Pembangunan Tahun 2020

Sasaran Pembangunan

Tahun 2020 Program Prioritas Pembangunan pada Disdagin Kota Bandung

Laju Pertumbuhan Ekonomi 1. Program Peningkatan dan Pengembangan Ekspor 2. Program pengembangan sentra-sentra industri

Unggulan Menurunnya Jumlah

Masyarakat Miskin 3. Program Pembinaan Distribusi Perdagangan dan Stabilisasi Harga Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting

Referensi

Dokumen terkait

Sistematika Penulisan Rencana Stratejik (Renstra) Kecamatan Batununggal Kota Bandung disusun mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang

Selain itu beberapa jenis pelayanan yang dilakukan oleh Bappelitbang Kota Bandung di antaranya menyusun rancangan akhir maupun awal RKPD atau Rencana Kerja Pemerintah

Berdasarkan Perwali Kota Surakarta Nomor 35 Tahun 2019 BD 35 tentang Perubahan RKPD dan Surat Edaran Walikota Surakarta nomor 910/1138 tentang Pedoman Penyusunan Perubahan

Sehubungan dengan hal tersebut Sekretariat Daerah Kota Bandung diwajibkan untuk menyusun Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP). Penyusunan LKIP Sekretariat

Untuk itu diperlukan suatu penyusunan Rencana Kerja Dinas Perhubungan Kota Bandung Tahun 2021 untuk memberikan gambaran tentang rencana Kerja Dinas Perhubungan 1 (satu ) tahun

Penyusunan Rencana Kerja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung Tahun 2019, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Walikota Nomor 704 Tahun 2016 tentang

Rencana Kerja (Renja) Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah (KaPusArDa) Kota Bandung tahun 2014 disusun dengan maksud untuk menyediakan

Penyusunan Rencana Kerja Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya Tahun 2018 dimaksud sebagai dokumen rencana kerja yang mengoperasionalkan Rencana Kerja Pemerintah