• Tidak ada hasil yang ditemukan

KATA PENGANTAR. Bandung, Januari 2018 KEPALA DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KOTA BANDUNG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "KATA PENGANTAR. Bandung, Januari 2018 KEPALA DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KOTA BANDUNG"

Copied!
44
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA KERJA DISPUSIP TAHUN 2019

KATA

PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas perkenannya Rencana Kerja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung Tahun 2019 telah selesai disusun, sesuai amanat Undang- Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah.

Rencana Kerja Perangkat Daerah merupakan dokumen perencanaan perangkat daerah untuk periode 1 (satu) tahun yang berfungsi untuk menerjemahkan secara operasional perencanaan strategis lima tahunan yang dituangkan dalam Rencana Strategis Perangkat Daerah. Rencana Kerja Perangkat Daerah mempunyai kedudukan strategis yang berfungsi menjembatani antara perencanaan pada perangkat daerah dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), serta sebagai implementasi pelaksanaan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) dan rencana strategis perangkat daerah yang menjadi satu kesatuan untuk mendukung pencapaian Visi dan Misi Kepala Daerah. Rencana Kerja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung Tahun 2019, merupakan penjabaran tahun pertama Rencana Strategis Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung Tahun 2018 - 2023.

Akhir kata, semoga rencana kerja ini bermanfaat dan dapat digunakan sebagai pedoman bagi pelaksanaan program dan kegiatan pada Tahun 2019 untuk menjaga kesinambungan dan sinergitas kegiatan sehingga dapat secara konstruktif mendukung proses pengembangan minat baca di Kota Bandung. Selain itu, dokumen rencana kerja ini dapat dijadikan dasar dalam mengukur tingkat akuntabilitas dan transparansi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kepada seluruh stakeholders, serta dasar dalam mengukur keberhasilan pencapaian visi dan misi organisasi.

Bandung, Januari 2018

KEPALA DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KOTA BANDUNG

Dr. H.A. MARYUN SASTRAKUSUMAH, MH Pembina Utama Muda

NIP. 19610903 199109 1 001

(2)

RENCANA KERJA DISPUSIP TAHUN 2019

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ... i DAFTAR ISI ... ii BAB I PENDAHULUAN... I - 1

1.1 Latar Belakang ... I - 1 1.2 Landasan Hukum ... I - 3 1.3 Maksud dan Tujuan ... I - 5 1.4 Sistematika Penulisan ... I - 5 BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENJA TAHUN LALU... II - 1

2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja Tahun Lalu dan Capaian Renstra ... II - 1 2.2 Analisis Kinerja Pelayanan Dispusip ... II - 6 2.3 Isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah ... II - 7 2.4 Review Rancangan Awal RKPD... II - 10 BAB III TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN ... III - 1

3.1 Telaahan Terhadap Kebijakan Nasional ... III - 1 3.2 Misi, Tujuan dan Sasaran Renja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan ... III - 1 3.3 Program dan Kegiatan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tahun 2019 ... III - 3 BAB IV PENUTUP ... IV - 1 4.1 Catatan Penting Dalam Penyusunan Renja ... IV - 1 4.2 Kaidah-Kaidah Pelaksanaan ... IV - 1 4.3 Rencana Tindak Lanjut ... IV - 2

(3)

RENCANA KERJA DISPUSIP TAHUN 2019

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja-PD) merupakan dokumen perencanaan Perangkat Daerah untuk periode 1 (satu) tahun. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah mewajibkan setiap Perangkat Daerah untuk menyusun Rencana Kerja Perangkat Daerah sebagai pedoman kerja selama periode 1 (satu) tahun dan berfungsi untuk menerjemahkan perencanaan strategis lima tahunan yang dituangkan dalam Rencana Strategis Perangkat Daerah ke dalam perencanaan tahunan yang sifatnya lebih operasional.

Sebagai sebuah dokumen resmi perangkat daerah, Renja-PD mempunyai kedudukan yang strategis yaitu menjembatani antara perencanaan pada perangkat daerah dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), sebagai implementasi pelaksanaan strategis Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Strategis Perangkat Daerah (Renstra-PD) yang menjadi satu kesatuan untuk mendukung pencapaian Visi dan Misi Daerah. Renja-PD disusun oleh masing-masing Perangkat Daerah secara terpadu, partisipatif dan demokratis. Renja-PD digunakan sebagai dasar penyusunan Rencana Kerja Anggaran (RKA) Perangkat Daerah dan selanjutnya untuk penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota dan sebagai dasar pengusulan program/kegiatan yang akan dibiayai APBD Propinsi dan APBN.

Dokumen Renja-PD pada dasarnya merupakan suatu proses pemikiran strategis untuk menyikapi isu-isu yang berkembang dan mengimplementasikannya dalam program dan kegiatan Perangkat Daerah.

Kualitas dokumen Renja-PD sangat ditentukan oleh kualitas program dan kegiatan yang akan dilaksanakan, sehingga penyusunan Renja-PD sangat ditentukan oleh kemampuan Perangkat Daerah dalam menyusun, mengorganisasikan, mengimplementasikan, mengendalikan dan mengevaluasi capaian program dan kegiatan sesuai tugas pokok dan fungsi Perangkat Daerah.

Berdasarkan Permendagri No.86 Tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah, tata cara evaluasi rancangan peraturan daerah tentang rencana pembangunan jangka panjang daerah dan rencana pembangunan jangka menengah daerah, serta tata cara perubahan rencana pembangunan jangka panjang daerah, rencana pembangunan jangka menengah daerah, dan rencana kerja pemerintah daerah, proses penyusunan Renja-PD terdiri dari tiga tahapan utama yaitu tahap persiapan penyusunan Renja-PD, tahap penyusunan rancangan Renja-PD, dan tahap penetapan Renja-PD. Tahapan persiapan meliputi pembentukan tim penyusun Renja-PD,

(4)

BAB I PENDAHULUAN I - 2 RENCANA KERJA DISPUSIP TAHUN 2019 orientasi mengenai Renja-PD, penyusunan agenda kerja, serta penyiapan data dan informasi.

Penyusunan rancangan Renja-PD merupakan tahapan awal yang harus dilakukan sebelum disempurnakan menjadi dokumen Renja-PD yang definitif.

Dalam prosesnya, penyusunan rancangan Renja-PD mengacu pada kerangka arahan yang dirumuskan dalam rancangan awal RKPD. Oleh karena itu penyusunan rancangan Renja- PD dapat dikerjakan secara simultan/paralel dengan penyusunan rancangan awal RKPD, dengan fokus melakukan pengkajian terlebih dahulu terhadap kondisi eksisting Perangkat Daerah, evaluasi pelaksanaan Renja-PD tahun-tahun sebelumnya dan evaluasi kinerja terhadap pencapaian Renstra-PD. Tahap penetapan rancangan akhir Renja-PD dilakukan dengan pengesahan oleh Kepala Daerah, selanjutnya Kepala Perangkat Daerah menetapkan Renja-PD untuk menjadi pedoman di lingkungan Perangkat Daerah dalam menyusun program dan kegiatan prioritas Perangkat Daerah pada tahun anggaran berkenaan.

Penyusunan Rencana Kerja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung Tahun 2019, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Walikota Nomor 704 Tahun 2016 tentang Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah, Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah, Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, Prioritas Plafon Anggaran Sementara, Perubahan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, Serta Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Melalui Electonic Budgeting, dalam penyusunan program/kegiatannya telah menggunakan sistem e-budgeting, yang merupakan tahun ketiga penerapan e-budgeting di lingkungan Pemerintah Kota Bandung, yang berdampak pada terjadinya perubahan mendasar dalam penentuan pagu SKPD, serta penentuan program dan kegiatan SKPD yang semula menggunakan pagu indikatif SKPD menjadi rincian belanja yang diinput kedalam sistem e-budgeting dengan prinsip efektif, efisien, logis, rasional, akuntabel dan relevan dengan perencanaan lainnya.

Dengan diterapkannya konsep e-budgeting maka terjadi perubahan dalam penyusunan anggaran, yaitu :

a. Menghilangkan duplikasi anggaran

b. Tidak ada kegiatan yang tidak direncanakan c. Nilai anggaran kegiatan lebih terukur

d. Berkurangnya komponen belanja pendukung kegiatan e. Digunakannya standarisasi kegiatan dan harga f. Lebih mudah mengendalikan dan melakukan analisa g. Transparansi pemanfaatan anggaran

Rencana Kerja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung Tahun 2019 memuat berbagai program dan kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2019 dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut :

1. Program/Kegiatan harus mengarah pada pencapaian target dalam Indikator Kinerja Utama (IKU)

(5)

RENCANA KERJA DISPUSIP TAHUN 2019 Dinas Perpustakaan dan Kearsipan;

2. Program dan Kegiatan harus mengarah pada pencapaian target dalam Indikator Kinerja Rencana Strategis Dinas Perpustakaan dan Kearsipan;

3. Program dan Kegiatan harus mendukung Janji Wali Kota dan Wakil Wali Kota serta Roadmap Bandung Juara;

Gambar 1-1 Keterkaitan Dokumen Perencanaan

1.2. Landasan Hukum

Landasan Hukum Penyusunan Rencana Kerja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung adalah :

a. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 Tentang Keuangan Negara;

b. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;

c. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah;

d. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;

e. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah;

f. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;

g. Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah;

(6)

BAB I PENDAHULUAN I - 4 RENCANA KERJA DISPUSIP TAHUN 2019 h. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan

Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;

i. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah, tata cara evaluasi rancangan peraturan daerah tentang rencana pembangunan jangka panjang daerah dan rencana pembangunan jangka menengah daerah, serta tata cara perubahan rencana pembangunan jangka panjang daerah, rencana pembangunan jangka menengah daerah, dan rencana kerja pemerintah daerah;

j. Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 07 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan serta Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 05 Tahun 2009 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 07 Tahun 2008 Tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Serta Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah;

k. Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 8 Tahun 2008 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Bandung 2005-2025;

l. Daerah Kota Bandung Tahun 03 Tahun 2014 tentang Rencana Pembangunan Peraturan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bandung Tahun 2013-2018;

m. Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Bandung;

n. Peraturan Walikota Bandung No 121 Tahun 2010 tentang Tahapan, Tata cara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah

o. Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 839 Tahun 2018 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Bandung Tahun 2019.

p. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah sebagaimana telah diubah untuk kedua kalinya dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008;

q. Undang-undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan;

r. Undang-undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan;

s. Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan Undang-undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan;

t. Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan;

u. Daerah Kota Bandung Nomor 12 Tahun 2007 tentang Pembentukan dan Susunan Organisasi Lembaga Teknis Daerah.

(7)

RENCANA KERJA DISPUSIP TAHUN 2019 1.3. Maksud dan Tujuan

Maksud penyusunan Rencana Kerja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung Tahun 2019 adalah untuk memberikan arah dan menjadi acuan bagi penilaian kinerja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung dalam mencapai tujuan organisasi sesuai dengan visi misi dan arah kebijakan yang telah ditetapkan.

Tujuan penyusunan Rencana Kerja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung Tahun 2019 adalah:

1. Sebagai pedoman dalam menentukan prioritas program dan kegiatan tahun 2019 dengan mengacu pada RKPD Kota Bandung Tahun 2019.

2. Pedoman bagi seluruh jajaran aparatur Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dalam menjalankan program/kegiatan dalam rangka melaksanakan tugas pokok dan fungsi.

3. Sebagai dokumen pelaksanaan program dan kegiatan yang berpedoman pada RKPD Kota Bandung Tahun 2019.

1.4. Sistematika Penulisan BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

Mengemukakan pengertian ringkas tentang Renja-PD, proses penyusunan Renja-PD, keterkaitan antara Renja-PD dengan dokumen RKPD, Renstra-PD, dengan Renja K/L dan Renja provinsi/Kabupaten/kota, serta tindak lanjutnya dengan proses penyusunan RAPBD.

1.2. Landasan Hukum

Memuat penjelasan tentang undang-undang, peraturan pemerintah, peraturan daerah, dan ketentuan peraturan lainnya yang mengatur tentang SOTK, kewenangan Perangkat Daerah, serta pedoman yang dijadikan acuan dalam penyusunan perencanaan dan penganggaran Perangkat Daerah.

1.3. Maksud dan Tujuan

Memuat penjelasan maksud dan tujuan dari penyusunan Renja-PD.

1.4. Sistematika Penulisan

Menguraikan pokok bahasan dalam penulisan Renja-PD, serta susunan garis besar isi dokumen

BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENJA TAHUN LALU 2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja Tahun Lalu dan Capaian Renstra

Bab ini memuat kajian (review) terhadap hasil evaluasi pelaksanaan Renja-PD tahun lalu (tahun 2017) dan perkiraan capaian tahun berjalan (tahun 2018), mengacu pada APBD 2018. Selanjutnya dikaitkan dengan pencapaian target Renstra-PD berdasarkan realisasi

(8)

BAB I PENDAHULUAN I - 6 RENCANA KERJA DISPUSIP TAHUN 2019 program dan kegiatan pelaksanaan Renja-PD tahun-tahun sebelumnya.

2.2 Analisis Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah

Berisi kajian terhadap capaian kinerja pelayanan perangkat daerah berdasarkan indikator kinerja yang sudah ditentukan dalam SPM, maupun terhadap IKK sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007. Jenis indikator yang dikaji, disesuaikan dengan tugas dan fungsi masing-masing Perangkat Daerah, serta ketentuan peraturan perundang- undangan yang terkait dengan kinerja pelayanan.

2.3 Isu – isu penting penyelenggaraan tugas dan fungsi Perangkat Daerah, subbab ini berisi uraian mengenai:

1) Sejauhmana tingkat kinerja pelayanan perangkat daerah dan hal kritis yang terkait dengan pelayanan perangkat daerah;

2) Permasalahan dan hambatan yang dihadapi dalam menyelenggarakan tugas dan fungsi perangkat daerah;

3) Dampaknya terhadap pencapaian visi dan misi kepala daerah, terhadap capaian program nasional/global, seperti SPM dan SDGs (Sustainable Development Goals);

4) Tantangan dan peluang dalam meningkatkan pelayanan perangkat daerah; dan 5) Formulasi isu-isu penting berupa rekomendasi dan catatan yang strategis untuk

ditindaklanjuti dalam perumusan program dan kegiatan prioritas tahun rencana.

2.4 Review terhadap Rancangan Awal RKPD Sub-bab ini berisikan uraian mengenai:

1) Proses yang dilakukan yaitu membandingkan antara rancangan awal RKPD dengan hasil analisis kebutuhan;

2) Penjelasan mengenai alasan proses tersebut dilakukan;

3) Penjelasan temuan-temuan setelah proses tersebut dan catatan penting terhadap perbedaan dengan rancangan awal RKPD, misalnya: terdapat rumusan program dan kegiatan baru yang tidak terdapat di rancangan awal RKPD, atau program dan kegiatan cocok namun besarannya berbeda.

BAB III TUJUAN, SASARAN, ROGRAM, DAN KEGIATAN 3.1. Telaahan terhadap kebijakan nasional

Penelaahan yang menyangkut arah kebijakan dan prioritas pembangunan nasional dan yang terkait dengan tugas pokok dan fungsi perangkat daerah.

3.2. Tujuan dan sasaran Renja-PD

Perumusan tujuan dan sasaran yang didasarkan atas rumusan isu-isu penting penyelenggaraan tugas dan fungsi perangkat daerah yang dikaitkan dengan sasaran target

(9)

RENCANA KERJA DISPUSIP TAHUN 2019 kinerja Renstra-PD.

3.3. Program dan Kegiatan

Berisikan penjelasan mengenai:

a. Faktor-faktor yang menjadi bahan pertimbangan terhadap rumusan program dan kegiatan. Uraian garis besar mengenai rekapitulasi program dan kegiatan baik yang sesuai maupun tidak sesuai dengan rancangan awal RKPD.

b. Uraian garis besar mengenai rekapitulasi program dan kegiatan, yang meliputi:

Jumlah program dan jumlah kegiatan.

Sifat penyebaran lokasi program dan kegiatan c. Tabel rencana program dan kegiatan

BAB IV PENUTUP

(10)

RENCANA KERJA DISPUSIP TAHUN 2019

BAB II

EVALUASI PELAKSANAAN RENJA TAHUN LALU

2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja Tahun Lalu dan Capaian Renstra

Dalam rangka memastikan kesinambungan serta kesesuaian program dan kegiatan yang telah ditetapkan dengan realisasinya, perlu dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan renja tahun lalu dan pencapaian renstra. Tujuan evaluasi pelaksanaan renja tahun lalu dan pencapaian renstra adalah untuk mengidentifikasi sejauhmana kemampuan perangkat daerah dalam melaksanakan program dan kegiatan, mengidentifikasi realisasi pencapaian target kinerja program dan kegiatan renstra perangkat daerah serta hambatan dan permasalahan yang dihadapi. Dalam penyusunan perencanaan tahun 2019, hasil evaluasi kinerja pada tahun 2017 menjadi salah satu input penting untuk menentukan program dan kegiatan yang akan dilaksanakan.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung pada tahun 2017 telah melaksanakan 10 program. Terhadap program yang terkait dengan urusan dapat dianalisis sebagai berikut :

1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran, Indikator programnya terdiri atas cakupan pelayanan administrasi perkantoran, dengan realisasi anggaran sebesar Rp. 2.715.130.364. Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka pencapaian program diantaranya :

a. Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik, indikator output kegiatannya adalah jumlah pembayaran jasa telepon, dengan target 12 bulan. Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan target kegiatan adalah sebesar 100%.

b. Penyediaan Jasa Peralatan dan Perlengkapan Kantor, indikator output kegiatannya adalah jumlah penyediaan jasa peralatan dan perlengkapan kantor, dengan target 4 paket. Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan target kegiatan adalah sebesar 100%.

c. Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor, Indikator output kegiatannya adalah jumlah jasa kebersihan kantor bulanan, dengan target 12 bulan. Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan target kegiatan adalah sebesar 100%.

d. Penyediaan Alat Tulis Kantor, indikator output kegiatannya adalah jumlah penyediaan alat tulis kantor, dengan target 4 paket. Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan target kegiatan adalah sebesar 100%.

e. Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan, indikator output kegiatannya adalah jumlah penyediaan barang cetakan dan penggandaan, dengan target 4 paket. Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan target kegiatan adalah sebesar 100%.

f. Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor, indikator output kegiatannya adalah jumlah pengadaan peralatan dan perlengkapan kantor, dengan target 4 paket. Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan target kegiatan adalah sebesar 100%.

(11)

RENCANA KERJA DISPUSIP TAHUN 2019

g. Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang-Undangan, indikator output kegiatannya adalah jumlah penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan, dengan target 4 paket.

Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan target kegiatan adalah sebesar 100%.

h. Penyediaan Makanan dan Minuman, indikator output kegiatannya adalah jumlah penyediaan makanan dan minuman, dengan target 4 paket. Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan target kegiatan adalah sebesar 100%.

i. Rapat-Rapat Koordinasi dan Konsultasi ke Luar Daerah, indikator output kegiatannya adalah jumlah kegiatan koordinasi dan konsultasi keluar daerah, dengan target 12 bulan. Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan target kegiatan adalah sebesar 100%.

j. Penyediaan Jasa Tenaga Pendukung Administrasi Perkantoran, indikator output kegiatannya adalah jumlah penyediaan jasa tenaga pendukung administrasi perkantoran/teknis perkantoran, dengan target 29 orang. Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan target kegiatan adalah sebesar 100%.

k. Penyediaan Jasa Pengamanan Kantor, indikator output kegiatannya adalah jumlah tenaga pengamanan kantor, dengan target 13 orang. Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan target kegiatan adalah sebesar 100%.

2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur, Indikator programnya terdiri atas meningkatnya sarana dan prasarana bagi aparatur dan masyarakat yang kondusif, dengan realisasi anggaran sebesar Rp. 845.000.000. Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka pencapaian program diantaranya :

a. Pengadaan Kendaraan Dinas/Operasional, indikator output kegiatannya adalah jumlah pengadaan kendaraan Dinas, dengan target 0 unit. Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan target kegiatan sebesar 100%.

b. Pengadaan Mebeulair, indikator output kegiatannya adalah jumlah mebeulair, dengan target 1 paket.

Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan target kegiatan sebesar 100%.

c. Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor, indikator output kegiatannya adalah jumlah pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor, dengan target 2 gedung. Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan target kegiatan sebesar 100%.

d. Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Dinas/Operasional, indikator output kegiatannya adalah jumlah pemeliharaan kendaraan dinas/operasional, dengan target 4 kali. Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan target kegiatan sebesar 100%.

e. Rehabilitasi Sedang/Berat Gedung Kantor, indikator output kegiatannya adalah jumlah rehabilitasi sedang/berat gedung kantor, dengan target 0. Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan target kegiatan sebesar 100%.

(12)

RENCANA KERJA DISPUSIP TAHUN 2019

3. Program Peningkatan Disiplin Aparatur, Indikator programnya terdiri atas terwujudnya pelayanan prima kepada masyarakat, dengan realisasi anggaran sebesar Rp. 185.000.000. Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka pencapaian program diantaranya :

a. Pengadaan Pakaian Dinas Beserta Perlengkapannya, Indikator output kegiatannya yaitu jumlah pengadaan pakaian dinas beserta perlengkapannya,dengan target 40 stel. Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan target kegiatan adalah sebesar 100%

b. Pengadaan Pakaian Khusus Hari-Hari Tertentu, indikator output kegiatannya adalah jumlah pengadaan pakaian dinas hari-hari tertentu, dengan target 110 stel. Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan target kegiatan adalah sebesar 100%.

4. Program Perbaikan Sistem Administrasi Kearsipan, indikator programnya terdiri atas meningkatnya cakupan sistem administrasi kearsipan, dengan realisasi anggaran sebesar Rp. 337.431.900. Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka pencapaian program diantaranya :

a. Pembangunan Data Base Informasi Kearsipan, indikator output kegiatannya adalah jumlah pembangunan/pemeliharaan system informasi kearsipan, dengan target 1 sistem. Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan dengan target kegiatan sebesar 100%.

b. Pengumpulan Data, indikator output kegiatannya adalah dokumen sejarah, dengan target 1 kegiatan.

Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan dengan target kegiatan sebesar 100%.

c. Kajian Sistem Administrasi Kearsipan, indikator output kegiatannya adalah raperwal tentang kearsipan, dengan target 1 perwal. Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan dengan target kegiatan sebesar 100%.

d. Pengklasifikasian Data Arsip Dinamis, indikator output kegiatannya adalah jumlah dokumen penyelenggaraan workshop pengklasifikasian arsip dinamis, dengan target 35 orang/hari. Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan dengan target kegiatan sebesar 100%.

e. Pengklasifikasian Data Arsip Statis, indikator output kegiatannya adalah jumlah berkas/arsip statis yang terklasifikasi, dengan target 36 orang/hari. Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan dengan target kegiatan sebesar 100%.

5. Program Peningkatan Sistem Administrasi Perpustakaan, indikator programnya terdiri atas meningkatnya cakupan system administrasi perpustakaan, dengan realisasi anggaran sebesar Rp.

297.767.808. Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka pencapaian program diantaranya :

a. Pembangunan/Pemeliharaan Database Perpustakaan, indikator output kegiatannya adalah jumlah database terpelihara, dengan target 1 database. Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan dengan target kegiatan sebesar 100%.

(13)

RENCANA KERJA DISPUSIP TAHUN 2019

b. Pendataan dan Penataan Perpustakaan , indikator output kegiatannya adalah jumlah bahan pustaka yang terdata dan tertata, dengan target 1 perpustakaan. Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan dengan target kegiatan sebesar 100%.

c. Pembangunan Otomasi Perpustakaan, indikator output kegiatannya adalah jumlah system otomasi perpustakaan, dengan target 1 sistem. Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan dengan target kegiatan sebesar 100%.

d. Pemeliharaan Jaringan Informasi Perpustakaan, indikator output kegiatannya adalah jumlah jaringan informasi perpustakaan yang terpelihara, dengan target 4 kali. Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan dengan target kegiatan sebesar 100%.

6. Program Penyelamatan dan Pelestarian Dokumen/Arsip Daerah, indikator programnya terdiri atas penyelamatan dan pelestarian dokumen/arsip SKPD, dengan realisasi anggaran sebesar Rp.

165.000.000. Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka pencapaian program diantaranya :

a. Pendataan dan Penataan Dokumen/Arsip Daerah, indikator output kegiatannya adalah jumlah arsip perangkat daerah terdata dan tertata, dengan target 7 SKPD. Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan target kegiatan adalah sebesar 100%.

7. Program Pemeliharaan Rutin/Berkala Sarana dan Prasarana Perpustakaan, indikator programnya terdiri atas terpeliharanya sarana dan prasarana 1 perpustakaan, dengan realisasi anggaran sebesar Rp. 55.000.000. Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka pencapaian program diantaranya :

a. Pemeliharaan Rutin/Berkala Sarana Pengolahan dan Penyimpanan Koleksi Bahan Pustaka, indikator output kegiatannya adalah jumlah ruang layanan yang terpelihara, dengan target 1 perpustakaan.

Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan target kegiatan adalah sebesar 100%.

b. Pemeliharaan Rutin/Berkala Dokumentasi Serah Simpan, Karya Cetak, dan Karya Rekam, indikator output kegiatannya adalah jumlah koleksi karya cetak dan karya rekam yang terpelihara, dengan target 30 koleksi. Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan target kegiatan adalah sebesar 100%.

8. Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Informasi Perpustakaan dan Budaya Baca, indikator programnya terdiri atas terwujudnya kualitas pelayanan informasi kepada 5000 pemustaka, dengan realisasi anggaran sebesar Rp. 19.413.153.560. Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka pencapaian program diantaranya :

a. Pengadaan Bahan Pustaka, indikator output kegiatannya adalah terlaksananya pengadaan bahan pustaka, dengan target 6000 buku. Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan target kegiatan sebesar 100%.

b. Penyediaan Sarana Layanan Informasi Perpustakaan, indikator output kegiatannya adalah jumlah

(14)

RENCANA KERJA DISPUSIP TAHUN 2019

dokumen layanan perpustakaan, dengan target 30 kecamatan. Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan target kegiatan sebesar 100%.

c. Pengadaan Dokumentasi Serah Simpan, Karya Cetak, dan Karya Rekam, indikator output kegiatannya adalah jumlah koleksi karya cetak dan karya rekam, dengan target 30 buku. Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan target kegiatan adalah sebesar 100%.

d. Penyediaan Bantuan Pengembangan Perpustakaan dan Minat Baca di Masyarakat, indikator output kegiatannya adalah jumlah perpustakaan kelurahan, dengan target 7 perpustakaan. Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan target kegiatan adalah sebesar 100%.

e. Supervisi, Pembinaan dan Stimulasi pada Perpustakaan Umum, Perpustakaan Khusus, Perpustakaan Sekolah dan Perpustakaan Masyarakat, indikator output kegiatannya adalah jumlah pelaksanaan perlombaan, dengan target 3 paket perlombaan. Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan target kegiatan sebesar 100%.

f. Pelaksanaan Koordinasi Pengembangan Perpustakaan dan Budaya Baca, indikator output kegiatannya adalah jumlah peningkatan budaya baca kewilayahan, dengan target 1 kegiatan lanjutan penyelenggaraan Bandung WBC. Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan target kegiatan sebesar 100%.

g. Penyusunan dan Pengembangan Program Budaya Baca, indikator output kegiatannya adalah jumlah dokumen pengembangan program budaya baca, dengan target 1 dokumen. Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan target kegiatan sebesar 100%.

h. Sosialisasi/Penyuluhan Perpustakaan di Lingkungan Instansi Pemerintah/Swasta, indikator output kegiatannya adalah jumlah pelaksanaan pameran, dengan target 3 pameran. Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan target kegiatan sebesar 100%.

i. Pembangunan Micro Library, indikator output kegiatannya adalah jumlah micro library yang terbangun.

Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan target kegiatan sebesar 100%.

9. Program Pemeliharaan Rutin/Berkala Sarana dan Prasarana Kearsipan, indikator programnya terdiri atas terpeliharanya sarana dan prasarana kearsipan, dengan realisasi anggaran sebesar Rp.

100.000.000. Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka pencapaian program diantaranya :

a. Pemeliharaan Rutin/Berkala Sarana Pengolahan dan Penyimpanan Arsip, indikator outputnya adalah jumlah pemeliharaan sarana pengolahan dan penyimpanan arsip, dengan target 1 depo. Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan dengan target kegiatan adalah sebesar 100%.

10. Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Informasi, indikator programnya terdiri atas meningkatnya kemampuan pengelolaan arsip, dengan realisasi anggaran sebesar Rp. 73.656.000.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka pencapaian program diantaranya :

(15)

RENCANA KERJA DISPUSIP TAHUN 2019

a. Visualisasi Teknis Pengelolaan Kearsipan, indikator outputnya adalah jumlah dokumentasi visual pengelolaan teknis kearsipan, dengan target 3 dokumen. Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan dengan target kegiatan adalah sebesar 100%.

b. Supervisi, Pembinaan dan Stimulasi Kearsipan di Lingkungan Pemerintah, BUMD, dan Swasta, indikator outputnya adalah jumlah kegiatan supervisi, dengan target 10 kali. Proporsi capaian kinerja kegiatan berdasarkan realisasi kegiatan dibandingkan dengan target kegiatan adalah sebesar 100%.

2.2. Analisis Kinerja Pelayanan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung

Dalam rangka menjalankan tugas pokok dan fungsi, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung sebagai pelaksana Urusan Wajib Perpustakaan harus siap untuk mencerdaskan bangsa melalui bahan bacaan atau literature yang terseleksi dan up to date dan dalam peranannya sebagai pelaksana Urusan Wajib Kearsipan, lembaga harus siap menampung, menyimpan, memelihara serta mengamankan arsip-arsip statis yang memiliki nilai sejarah di Lingkungan Pemerintah Kota Bandung, serta tidak kalah pentingnya DISPUSIP sebagai lembaga yang harus memberikan pembinaan dan pengembangan perpustakaan dan penataan kearsipan di Kota Bandung.

Untuk mencapai visi dan misi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung melaksanakan program kerja strategis 5 (lima) tahunan sebagai strategi dan kebijakan yang ditetapkan dalam core strategy dan core policy dan diwujudkan dalam beberapa program. Program yang akan dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung merupakan strategi pada tingkat kebijakan. Strategi berupa pelaksanaan program dapat dikatakan berhasil jika implementasi program tersebut sesuai dengan visi dan misi yang diemban, sehingga adanya keterkaitan antara program Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dengan program tingkat Kota Bandung menjadi mutlak.

Berdasarkan pada Peraturan Wali Kota Bandung No. 1399 Tahun 2016 tentang Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas Dan Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kota Bandung mempunyai 2 (dua) urusan wajib yakni bidang Kearsipan dan bidang Perpustakaan, adapun tugas pokok dan fungsi yang di emban adalah sebagai berikut:

a. Tugas Pokok

Tugas Pokok Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung adalah membantu Walikota, dalam menyelenggarakan Urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah di bidang Perpustakaan dan Kearsipan.

b. Fungsi :

1. Perumusan kebijakan lingkup perpustakaan dan kearsipan;

2. Pelaksanaan kebijakan lingkup perpustakaan dan kearsipan;

3. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan lingkup perpustakaan dan kearsipan;

4. Pelaksanaan administrasi Dinas lingkup perpustakaan dan kearsipan; dan

5. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Walikota terkait dengan tugas dan fungsinya.

(16)

RENCANA KERJA DISPUSIP TAHUN 2019

Dalam rangka mewujudkan tercapainya tugas pokok dan fungsi yang telah ditetapkan berdasarkan Renstra Dispusip Kota Bandung tahun 2014 – 2018, idealnya setiap program/kegiatan dapat dilaksanakan seluruhnya agar target kinerja yang telah ditetapkan dapat sepenuhnya tercapai. Akan tetapi realisasinya ada beberapa kegiatan yang tidak memenuhi target kinerja hasil/keluaran yang direncanakan, yaitu Kegiatan Rehabilitasi Sedang/Berat Gedung Kantor dan Kegiatan Pembangunan Micro Library.

Kegiatan Rehabilitasi Sedang/Berat Gedung Kantor tidak dapat dilaksanakan karena terkendala dengan belum dilakukannya pemindahan aset dari Dinas Pemukiman dan Pertamanan Kota Bandung kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung. Begitu pula dengan Kegiatan Pembangunan Micro Library, karena lokasi yang sebelumnya telah direncanakan untuk pembangunan micro library telah dialokasikan untuk pembangunan lain oleh pihak lain, maka Dinas Perpustakaan dan Kearsipan tidak dapat menggunakannya.

Meskipun begitu banyak program/kegiatan yang realisasinya telah memenuhi target kinerja hasil/keluaran yang direncanakan. Bahkan melebihi target kinerja hasil/keluaran yang direncanakan seperti yang tertuang dalam Tabel 1, yang mana presentase pencapaiannya mencapai 100% bahkan > 100%.

Dalam proses pencapaian target kinerja suatu program/kegiatan, tentunya ada faktor-faktor yang menjadi penyebab terpenuhinya target kinerja tersebut. Faktor tersebut terdiri dari:

1 Masyarakat sudah mulai sadar akan pentingnya membaca, dibuktikan dengan meningkatnya jumlah pemustaka dari tahun ke tahun;

2. Meningkatnya jumlah koleksi buku yang up to date, gemar baca, dan layanan perpustakaan keliling;

3. Meningkatnya pengetahuan dan kemampuan aparatur melalui Diklat Struktural/Fungsional;

4. Mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi database perpustakaan dan kearsipan guna penyelamatan dan kemudahan dalam pencarian informasi yang dibutuhkan;

5. Menarik/menyelamatkan, memelihara dan mengamankan arsip Dinamis dan arsip Statis (sejarah) serta arsip yang berharga khsusunya di Lingkungan Pemerintah Kota Bandung;

6. Pro aktif membina berbagai jenis Perpustakaan dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memanfaatkan koleksi bahan pustaka atau literatur yang tersedia serta pembinaan Tata Kelola Kearsipan di Lingkungan Pemerintah Kota Bandung;

7. Menjadikan Sertifikat SMM ISO 9001 : 2008 yang telah diperoleh sebagai pemacu dan pemicu kinerja.

2.3. Isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah

Dalam rangka penyelenggaraan tugas dan fungsi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung bahwa ditentukan isu-isu penting yaitu sebagai berikut:

A. ISU INTERNAL

1) Sumber Daya Manusia Yang Berkualitas.

Salah satu modal utama pengembangan perpustakaan dan kearsipan adalah sumber daya manusia yang berkualitas dalam arti SDM yang sehat, mandiri, beriman, taqwa, tangguh, kreatif, berdedikasi, profesional, dan berwawasan kebangsaan serta memiliki semangat wirausaha melalui suatu sistem

(17)

RENCANA KERJA DISPUSIP TAHUN 2019

pendidikan dan pelatihan baik formal maupun informal di bidang Perpustakaan dan Kearsipan yang terencana untuk mampu memiliki kompetensi keunggulan kompetitif. Oleh karena itu, diperlukan pembinaan dan pengembangan SDM bidang Perpustakaan dan Kearispan melalui pendidikan dan pelatihan maupun seminar, agar lebih berorientasi pada peningkatan kualitas SDM serta peningkatan jumlah pejabat fungsional Pustakawan dan Arsiparis.

Sumber daya manusia yang kompeten adalah seseorang yang memiliki unsur-unsur pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), peran sosial (social role), citra diri (self-image), perilaku (behave), dan motivasi (motive) sesuai dengan jenis pekerjaannya dan jenjang jabatannya. Dari unsur-unsur kandungan kompetensi tersebut, pengetahuan (knowledge) merupakan langkah pertama yang harus diberikan kepada semua pihak yang terlibat dalam peningkatan dan penyelenggaraan perpustakaan dan kearisipan.

2) Koordinasi Antar Instansi Belum Sinergis

Pengembangan perpustakaan dan pengelolaan kearsipan dalam konteksnya merupakan bidang pengembangan yang sangat kompleks dan memiliki banyak keterkaitan dengan pihak lainnya, baik yang terkait secara langsung ataupun tidak langsung. Pengelompokan stakeholders dapat dijabarkan sebagai berikut : pemerintah, swasta, dan masyarakat. Gambaran pelaku dalam pengembangan perpustakaan dan pengelolaan kearsipan tersebut mengisyaratkan bahwa setiap upaya dan langkah-langkah pengembangan perpustakaan dan pengelolaan kearsipan akan memiliki pengaruh terhadap pihak-pihak yang terkait.

Hubungan kelembagaan dalam wujud koordinasi antara pelaku perpustakaan dan kearsipan dirasakan masih belum optimal, sehingga upaya meningkatkan layanan perpustakaan dan pengelolaan kearsipan perlu dilakukan program-program pembangunan lebih terpadu dan terintegrasi. Seperti halnya program layanan perpustakaan keliling guna meningkatkan budaya baca masyarakat serta program pendidikan dan pelatihan pengelolaan kearsipan guna efektivitas dalam pengelolaan arsip SKPD, sehingga pihak terkait baik instansi pemerintah, swasta dan masyarakat akan berpartisipasi aktif dalam rangka pencapaian sasaran peningkatan fungsi perpustakaan dan efektivitas dalam pengelolaan kearsipan.

3) Keterbatasan Sarana dan Prasarana Perpustakaan

Upaya untuk meningkatkan minat baca masyarat pada saat ini dihadapkan pada suatu dilema, bahwa di satu sisi diharapkan mampu berperan sebagai lembaga dalam meningkatkan minat baca masyarakat Kota Bandung. Namun di sisi lain sebagai pusat pelayanan baca masyarakat kurang diimbangi dengan sarana dan prasarana yang memadai baik untuk sarana baca maupun peralatan kantor di gedung baru.

(18)

RENCANA KERJA DISPUSIP TAHUN 2019

B. ISU EKSTERNAL

1) Rendahnya Minat Baca Masyarakat

Rendahnya minat baca masyarakat disebabkan oleh fasilitas perpustakaan yang kurang memadai, koleksi buku yang kurang lengkap, rendahnya koordinasi dengan pihak luar dalam menentukan lokasi pelayanan perpustakaan keliling.

2) Sistem Teknologi Informasi Perpustakaan dan Kearsipan

Pengembangan perpustakaan dan kearsipan membutuhkan berbagai acuan, khususnya yang terkait dengan prospek dan kelayakannya. Penyusunan berbagai acuan tersebut perlu didukung dengan system teknologi informasi serta data-data yang valid dan akurat.

Keberadaan database perpustakaan dan kearsipan sangat tepat untuk memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi yang dibutuhkan. Akan tetapi, sampai saat ini database tersebut masih dikelola oleh internal lembaga, belum bisa di akses oleh khalayak umum. Sehingga beberapa informasi yang dibutuhkan oleh instansi terkait ataupun masyarakat belum bisa ditemukan dengan mudah dan cepat. Hal tersebut disebabkan karena terbatasnya anggaran untuk pengadaan server serta fasilitas pendukung system informasi lainnya. Oleh karena itu, diharapkan di tahun mendatang anggaran dapat ditingkatkan guna teknologi informasi perpustakaan dan kearsipan dapat dengan mudah di akses oleh masyarakat.

3) Rendahnya Pemahaman Peraturan Perundang-Undangan

Rendahnya pemahaman tentang pengelolaan kearsipan mengakibatkan banyak arsip-arsip tercecer, hilang dan tidak terpelihara dengan baik. Oleh karena itu, para pencipta arsip di lingkungan Pemerintah Kota Bandung dipandang perlu memahami tata kelola arsip sesuai dengan peraturan perundang-undangan serta kaidah kearsipan yang telah ditetapkan. Salah satunya adalah dengan mengikuti pendidikan dan latihan serta kegiatan sosialisasi atau penyuluhan yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung pada setiap tahunnya.

4) Rendahnya kesadaran aparatur dalam pengelolaan arsip

Salah satu kunci untuk tumbuh dan berkembangnya pengelolaan kearsipan adalah terciptanya tata kelola arsip yang handal baik di seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Bandung maupun di tingkat swasta.

Untuk itu, Lembaga Kearsipan Kota Bandung dalam hal ini Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung selalu berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Daerah Kota Bandung untuk mengadakan program pendidikan dan pelatihan pengelolaan arsip bagi seluruh aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Bandung. Hal tersebut dilakukan untuk menumbuhkembangkan kesadaran setiap aparatur akan pentingnya pengelolaan arsip

(19)

RENCANA KERJA DISPUSIP TAHUN 2019

C. REKOMENDASI DAN CATATAN STRATEGIS

1. Mengusulkan kebutuhan anggaran kepada Pemerintah Kota Bandung maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat;

2. Mengusulkan kebutuhan SDM pengelola kearsipan kepada Walikota Bandung melalui Badan Kepegawaian daerah;

3. Mengusulkan/ menyelenggarakan Diklat/Bimtek pengelola arsip serta melaksanakan sosialisasi dan lomba kearsipan.

4. Mengusulkan kebutuhan SDM pengelola perpustakaan maupun pustakawan kepada Walikota Bandung melalui BKD;

5. Mendekatkan pelayanan perpustakaan kepada masyarakat melalui : - Mobil Unit Perpustakaan Keliling (MUPK);

- Menambah koleksi bahan pustaka;

- Melakukan pembinaan kepada perpustakaan Kelurahan/Kecamatan dan taman-taman bacaan masyarakat;

- Melaksanakan lomba-lomba peningkatan minat baca masyarakat.

6. Mengusulkan anggaran pengadaan peralatan kantor kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Bandung.

2.4. Review terhadap Rancangan Awal RKPD

Rancangan Awal Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2019, menetapkan prioritas pembangunan pada Tahun 2019 sebagai berikut:

Tabel 2.1

Prioritas dan Sasaran Pembangunan Daerah Kota Bandung Tahun 2019

No Prioritas Tahun 2019 Sasaran Program Prioritas

1. 1. Meningkatnya Pelayanan Kepada Masyarakat

1. Terwujudnya Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik

1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

3. Program Peningkatan Disiplin Aparatur 4. Program Peningkatan Kapasitas

Sumber Daya Aparatur

5. Program Pengelolaan Data dan Informasi Perangkat Daerah 2. 1. Meningkatkan Budaya Baca

Masyarakat

1. Meningkatnya Budaya

Baca Masyarakat 1. Program Peningkatan Kualitas Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Perpustakaan dan Budaya Baca 3. 1. Meningkatkan

Penyelenggaraan Kearsipan

1. Meningkatnya Pengelolaan Arsip di Lingkungan

Pemerintah Daerah

1. Program Peningkatan Kualitas Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Kearsipan

(20)

RENCANA KERJA DISPUSIP TAHUN 2019 4. 1. Meningkatkan Budaya Baca

Masyarakat 2. Meningkatkan

Penyelenggaraan Kearsipan

1. Meningkatnya Budaya Baca Masyarakat 2. Meningkatnya

Pengelolaan Arsip di Lingkungan

Pemerintah Daerah

1. Program Peningkatan dan Pengembangan Kualitas Layanan Informasi Perpustakaan dan Sistem Administrasi Kearsipan

5. 1. Meningkatkan Budaya Baca Masyarakat

2. Meningkatkan

Penyelenggaraan Kearsipan

1. Meningkatnya Budaya Baca Masyarakat 2. Meningkatnya

Pengelolaan Arsip di Lingkungan

Pemerintah Daerah

1. Program Peningkatan Sistem Administrasi Perpustakaan dan Kearsipan

Berdasarkan prioritas yang ditetapkan dalam dokumen Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Bandung Tahun 2019, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan merencanakan program yang mendukung prioritas tersebut, yaitu :

(21)

RENCANA KERJA DISPUSIP TAHUN 2019

Tabel 2.2

Review terhadap Rancangan Awal RKPD Kota Bandung Tahun 2019

NO

Rancangan Awal RKPD 2019 Hasil Kebutuhan

Analisis Urusan/Bidang

Urusan Pemerintahan

Daerah dan Program/Kegiatan

Lokasi Indikator Target capaian

kinerja

Kebutuhan Dana/ pagu indikatif

Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan

Daerah dan Program/Kegiatan

Lokasi Indikator Target capaian

kinerja

Kebutuh an Dana/

pagu indikatif

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 1

1

I

Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

Kota Bandung

Cakupan Pelayanan Administrasi

Perkantoran 100% 5.794.619.896 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

Kota Bandung

Cakupan Pelayanan Administrasi Perkantoran

100% 5.794.619.896

1 Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan

Perundang-Undangan Kota Bandung

Jumlah Laporan Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang- Undangan

12

Laporan 70.866.000

Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang- Undangan

Kota Bandung

Jumlah Laporan Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang- Undangan

12 Laporan 70.866.000

2 Penyediaan Peralatan

Rumah Tangga Kota

Bandung

Jumlah Laporan Penyediaan Peralatan Rumah Tangga

12

Laporan 49.145.547

Penyediaan Peralatan Rumah

Tangga Kota

Bandung

Jumlah Laporan Penyediaan Peralatan Rumah

Tangga 12 Laporan

49.145.547

II - 12

(22)

13

RENCANA KERJA DISPUSIP TAHUN 2019

3 Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air, dan Listrik

Kota Bandung

Jumlah Laporan Penyediaan Jasa Komunikasi, Air, dan Listrik

12

Laporan 661.958.772 Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air, dan Listrik

Kota Bandung

Jumlah Laporan Penyediaan Jasa Komunikasi, Air,

dan Listrik 12 Laporan 661.958.772

4 Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan Dinas/Operasional

Kota Bandung

Jumlah Unit Kendaraan Yang Dibayarkan Jasa

Perijinannya 23 Unit 163.900.000

Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan Dinas/Operasional

Kota Bandung

Jumlah Unit Kendaraan Yang Dibayarkan Jasa

Perijinannya 23 Unit 163.900.000

5 Penyediaan Alat Tulis

Kantor Kota

Bandung

Jumlah Laporan Bulanan Penyediaan

ATK 12

Laporan 201.131.415 Penyediaan Alat Tulis

Kantor Kota

Bandung

Jumlah Laporan Bulanan

Penyediaan ATK 12 Laporan 201.131.415

6 Rapat-Rapat Koordinasi dan Konsultasi Ke Luar

Daerah Kota

Bandung

Jumlah Laporan Kegiatan Koordinasi dan Konsultasi Ke Luar Daerah

12

Laporan 546.949.000

Rapat-Rapat Koordinasi dan Konsultasi Ke Luar Daerah

Kota Bandung

Jumlah Laporan Kegiatan Koordinasi dan Konsultasi Ke Luar Daerah

12 Laporan 546.949.000

7 Penyediaan Jasa

Kebersihan Kantor Kota Bandung

Jumlah Laporan Penyediaan Jasa

Kebersihan Kantor 12

Laporan 688.728.370 Penyediaan Jasa

Kebersihan Kantor Kota Bandung

Jumlah Laporan Penyediaan Jasa

Kebersihan Kantor 12 Laporan 688.728.370

8

Penyediaan Jasa Perbaikan Peralatan Kerja

Kota Bandung

Jumlah Unit Peralatan Kerja Yang Diperbaiki 12

Laporan 92.565.000 Penyediaan Jasa Perbaikan Peralatan Kerja

Kota Bandung

Jumlah Unit Peralatan Kerja

Yang Diperbaiki 12 Laporan 92.565.000

9

Penyediaan Barang Cetakan dan

Penggandaan Kota

Bandung

Jumlah Jenis Pengadaan Cetakan

dan Pengadaan 12

Laporan 495.164.450 Penyediaan Barang Cetakan dan

Penggandaan Kota

Bandung

Jumlah Jenis Pengadaan Cetakan dan Pengadaan

12 Laporan 495.164.450

10

Penyediaan jasa tenaga pendukung administrasi perkantoran / teknis perkantoran

Kota Bandung

Jumlah Laporan Penyediaan Jasa

Tenaga Pendukung 44

Laporan 2.295.055.612

Penyediaan jasa tenaga pendukung administrasi perkantoran / teknis perkantoran

Kota Bandung

Jumlah Laporan Penyediaan Jasa Tenaga

Pendukung 44 Laporan 2.295.055.612

II - 13

(23)

RENCANA KERJA DISPUSIP TAHUN 2019 11 Penyediaan Jasa Surat

Menyurat Kota

Bandung Jasa Surat Menyurat 12 Laporan 14.850.000 Penyediaan Jasa

Surat Menyurat Kota

Bandung Jasa Surat

Menyurat 12 Laporan 14.850.000

12 Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor

Kota Bandung

Jumlah Laporan Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor

12 Laporan 212.905.730 Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor

Kota Bandung

Jumlah Laporan Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor

12 Laporan 212.905.730

13 Penyediaan Makanan dan Minuman

Kota Bandung

Jumlah Laporan Kegiatan Penyediaan Makanan dan Minuman

12 Laporan 301.400.000 Penyediaan Makanan dan Minuman

Kota Bandung

Jumlah Laporan Kegiatan Penyediaan Makanan dan Minuman

12 Laporan 301.400.000

II

Program Peningkatan Sarana dan

Prasarana Aparatur

Kota Bandung

Meningkatnya Sarana dan

Prasarana Aparatur 100 % 1.182.707.345

Program Peningkatan Sarana dan

Prasarana Aparatur

Kota Bandung

Meningkatnya Sarana dan Prasarana

Aparatur 100 % 1.182.707.345

1

Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung

Kantor Kota

Bandung

Jumlah Laporan Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor

1 unit 232.857.345 Pemeliharaan Rutin/Berkala

Gedung Kantor Kota Bandung

Jumlah Laporan Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor

1 unit 232.857.345

2

Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Dinas/Operasional

Kota Bandung

Jumlah Kendaraan Dinas Operasional

Terpelihara 23 Unit 949.850.000

Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Dinas/Operasional

Kota Bandung

Jumlah

Kendaraan Dinas Operasional Terpelihara

23 Unit 949.850.000

3

Rehabilitasi

Sedang/Berat Gedung Kantor

Kota Bandung

Jumlah Gedung Kantor Yang

Direhabilitasi 0 Dokumen 0 Rehabilitasi Sedang/Berat Gedung Kantor

Kota Bandung

Jumlah Gedung Kantor Yang

Direhabilitasi 0 Dokumen 0

III

Program Peningkatan Disiplin Aparatur

Kota

Bandung Meningkatnya

Disiplin Aparatur 100 % 248.881.600

Program Peningkatan Disiplin Aparatur

Kota

Bandung Meningkatnya

Disiplin Aparatur 100 % 248.881.600

II - 14

(24)

15

RENCANA KERJA DISPUSIP TAHUN 2019

1 Pengadaan Pakaian Khusus Hari-Hari Tertentu

Kota Bandung

Jumlah Pakaian Khusus Hari-Hari

Tertentu 60 Stel 116.325.000 Pengadaan Pakaian Khusus Hari-Hari Tertentu

Kota Bandung

Jumlah Pakaian Khusus Hari-Hari

Tertentu 60 Stel 116.325.000

2 Pengadaan Pakaian Dinas Beserta Perlengkapannya

Kota Bandung

Jumlah Pakaian Dinas Beserta

Perlengkapannya 60 Stel 132.556.600 Pengadaan Pakaian Dinas Beserta Perlengkapannya

Kota Bandung

Jumlah Pakaian Dinas Beserta

Perlengkapannya 60 Stel 132.556.600

IV

Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur

Kota Bandung

Prosentase Pegawai Yang Memiliki Kompetensi Sesuai Bidangnya

100 % 468.870.000

Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur

Kota Bandung

Prosentase Pegawai Yang Memiliki Kompetensi Sesuai Bidangnya

100 % 468.870.000

1 Pembinaan Kinerja

Aparatur Kota

Bandung

Jumlah Peserta Pembinaan Kinerja Aparatur

20 Orang 166.870.000 Pembinaan Kinerja

Aparatur Kota

Bandung

Jumlah Peserta Pembinaan Kinerja Aparatur

20 Orang 166.870.000

2 Seminar dan

Lokakarya Kota

Bandung Terlaksananya

Seminar/Lokakarya 20 Orang 302.000.000 Seminar dan

Lokakarya Kota

Bandung Terlaksananya

Seminar/Lokakarya 20 Orang 302.000.000

V

Program Pengelolaan Data dan Informasi Perangkat Daerah

Kota Bandung

Meningkatnya Cakupan

Pengelolaan Data dan Informasi Perangkat Daerah

100% 191.056.750 Program

Pengelolaan Data dan Informasi Perangkat Daerah

Kota Bandung

Meningkatnya Cakupan Pengelolaan Data dan Informasi Perangkat Daerah

100% 191.056.750

1

Pengembangan Database Terpadu dan Sistem Informasi Perangkat Daerah

Kota Bandung

Database Terpadu dan Sistem Informasi

Perangkat Daerah 12 Laporan 191.056.750

Pengembangan Database Terpadu dan Sistem Informasi Perangkat Daerah

Kota Bandung

Database Terpadu dan Sistem Informasi

Perangkat Daerah

12 Laporan 191.056.750

II - 15

(25)

RENCANA KERJA DISPUSIP TAHUN 2019

VI

Program

Peningkatan Kualitas Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Perpustakaan dan Budaya Baca

Kota Bandung

Jumlah Pemustaka Pertahun

94.000

Pemustaka 1.269.919.500

Program Peningkatan Kualitas

Pengelolaan dan Pelayanan Informasi

Perpustakaan dan Budaya Baca

Kota Bandung

Jumlah Pemustaka Pertahun

94.000

Pemustaka 1.269.919.500

1 Promosi dan Pembudayaan Minat

Baca Kota

Bandung

Jumlah Pelaksanaan Perlombaan dan Jumlah Pelaksanaan Pameran &

Sosialisasi

6 Kegiatan Lomba & 3 Kegiatan Pameran

302.227.500 Promosi dan Pembudayaan Minat

Baca Kota

Bandung

Jumlah Pelaksanaan Perlombaan dan Jumlah

Pelaksanaan Pameran &

Sosialisasi

6 Kegiatan Lomba & 3 Kegiatan Pameran

302.227.500

2 Pelayanan Sirkulasi dan

Referensi Perpustakaan Kota Bandung

Jumlah Dokumen Layanan

Perpustakaan dan Jumlah Ruang Layanan yang Terpelihara

1 Dokumen 320.449.500 Pelayanan Sirkulasi dan Referensi Perpustakaan

Kota Bandung

Jumlah Dokumen Layanan

Perpustakaan dan Jumlah Ruang Layanan yang Terpelihara

1 Dokumen 320.449.500

3 Penyediaan dan Pengolahan Bahan Pustaka

Kota Bandung

Jumlah Literatur/Bahan Pustaka Yang Diolah dan Koleksi Bahan Pustaka

7500

Eksemplar 647.242.500 Penyediaan dan Pengolahan Bahan Pustaka

Kota Bandung

Jumlah Literatur/Bahan Pustaka Yang Diolah dan Koleksi Bahan Pustaka

7500

Eksemplar 647.242.500

II - 16

(26)

17

RENCANA KERJA DISPUSIP TAHUN 2019

VII

Program Peningkatan Kualitas Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Kearsipan

Kota Bandung

Jumlah OPD yang Menyelenggarakan Kearsipan Secara

Baku 12 OPD 1.051.591.696

Program Peningkatan Kualitas

Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Kearsipan

Kota Bandung

Jumlah OPD yang

Menyelenggarak an Kearsipan

Secara Baku 12 OPD 1.051.591.696

1 Pengelolaan

Arsip Statis Kota

Bandung

Jumlah Dokumen Penambahan Khasanah Arsip Statis/Bernilai

Sejarah 1 Dokumen 426.672.996 Pengelolaan

Arsip Statis Kota Bandung

Jumlah Dokumen Penambahan Khasanah Arsip Statis/Bernilai

Sejarah 1 Dokumen 426.672.996

2

Pengelolaan Arsip Dinamis

Kota Bandung

Jumlah Dokumen Pengelolaan Arsip

Dinamis 1 Dokumen 276.325.800 Pengelolaan Arsip Dinamis

Kota Bandung

Jumlah Dokumen Pengelolaan Arsip

Dinamis 1 Dokumen 276.325.800

3 Pelestarian dan

Publikasi Kearsipan Kota Bandung

Jumlah Dokumen Pelestarian dan

Publikasi Kearsipan 1 Dokumen 348.592.900 Pelestarian dan

Publikasi Kearsipan Kota Bandung

Jumlah Dokumen Pelestarian dan Publikasi Kearsipan

1 Dokumen 348.592.900

VIII

Program Peningkatan dan Pengembangan Kualitas Layanan Informasi

Perpustakaan dan Sistem Administrasi Kearsipan

Kota Bandung

Pengembangan Kualitas Sumber Daya Perpustakaan

dan Kearsipan 100 %

610.164.000

Program

Peningkatan dan Pengembangan Kualitas Layanan Informasi

Perpustakaan dan Sistem Administrasi Kearsipan

Kota Bandung

Pengembangan Kualitas Sumber Daya

Perpustakaan dan Kearsipan

100 %

610.164.000

II - 17

(27)

RENCANA KERJA DISPUSIP TAHUN 2019

1 Kajian Pengembangan Kearsipan

Kota Bandung

1. Jumlah Kajian Tentang Kearsipan 2. Jumlah

Kerjasama Kearsipan 3. Jumlah Unit

Kearsipan yang Terbina

1. 2 Kajian 2. 1

Kegiatan

3. 5 Unit 167.160.000 Kajian

Pengembangan Kearsipan

Kota Bandung

1. Jumlah Kajian Tentang Kearsipan 2. Jumlah

Kerjasama Kearsipan 3. Jumlah Unit

Kearsipan yang Terbina

1. 2 Kajian 2. 1 Kegiatan 3. 5 Unit

167.160.000

2

Advokasi Pengembangan Perpustakaan dan Budaya Baca

Kota Bandung

Jumlah Advokasi dan Kerjasama Pembudayaan Gemar Baca

2 Laporan 289.964.000

Advokasi Pengembangan Perpustakaan dan Budaya Baca

Kota Bandung

Jumlah Advokasi dan Kerjasama Pembudayaan Gemar Baca

2 Laporan 289.964.000

3 Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan dan Kearsipan

Kota Bandung

1. Jumlah SDM Perpustakaan yang Terbina 2. Jumlah SDM

Kearsipan yang Terbina

1. 50 Orang

2. 50 Orang 153.040.000

Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan dan Kearsipan

Kota Bandung

1. Jumlah SDM Perpustaka an yang Terbina 2. Jumlah

SDM Kearsipan yang Terbina

1. 50 Orang

2. 50 Orang 153.040.000

IX

Program Peningkatan Sistem Administrasi Perpustakaan dan Kearsipan

Kota Bandung

Sistem Informasi Perpustakaan

dan Kearsipan 100% 432.188.790

Program

Peningkatan Sistem Administrasi Perpustakaan dan Kearsipan

Kota Bandung

Sistem Informasi Perpustakaan dan Kearsipan

100% 432.188.790

1

Digitalisasi Data dan Informasi

Perpustakaan dan Kearsipan

Kota Bandung

Terlaksananya Digitalisasi Data dan Informasi

Perpustakaan dan Kearsipan

90% 144.760.000 Digitalisasi Data dan Informasi

Perpustakaan dan Kearsipan

Kota Bandung

Terlaksananya Digitalisasi Data dan Informasi Perpustakaan dan Kearsipan

90% 144.760.000

II - 18

(28)

19

RENCANA KERJA DISPUSIP TAHUN 2019

2

Pembangunan dan Pengembangan Sistem Otomasi Perpustakaan dan Kearsipan

Kota Bandung

Terlaksananya Pembangunan dan Pengembangan Sistem TI

Perpustakaan dan Kearsipan

100% 155.208.790

Pembangunan dan Pengembangan Sistem Otomasi Perpustakaan dan Kearsipan

Kota Bandung

Terlaksananya Pembangunan dan

Pengembangan Sistem TI Perpustakaan dan Kearsipan

100% 155.208.790

3 Pemeliharaan Sistem Informasi Perpustakaan dan Kearsipan

Kota Bandung

Terlaksananya Pemeliharaan Sistem Jaringan Perpustakaan dan Kearsipan

8 Sistem 132.220.000

Pemeliharaan Sistem Informasi

Perpustakaan dan Kearsipan

Kota Bandung

Terlaksananya Pemeliharaan Sistem Jaringan Perpustakaan dan Kearsipan

8 Sistem 132.220.000

II - 19

(29)

RENCANA KERJA DISPUSIP TAHUN 2019

BAB III

TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN

3.1. Telaahan Terhadap Kebijakan Nasional

Kebijakan merupakan suatu keputusan yang diambil untuk menggambarkan prioritas pelaksanaan tugas dengan mempertimbangkan sumberdaya yang dimiliki serta kendala-kendala yang ada dalam kurun waktu tertentu agar pencapaian tujuan dapat sesuai dengan rencana secara efisien dan efektif yang sesuai dengan misi yang diemban oleh organisasi dalam rangka mewujudkan visi yang telah dirumuskan dan dapat memenuhi standard penyelenggaraan good governance dan akuntabilitas public. Oleh sebab itu, kebijakan yang digariskan dalam penyelenggaraan fungsi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung adalah sebagai berikut :

1. Mengoptimalkan pelaksanaan kewenangan pemerintahan yang dilimpahkan oleh Walikota untuk menangani sebagian urusan Pemerintah Daerah, yang meliputi aspek koordinasi, pembinaan, pengawasan, fasilitasi, penetapan, penyelenggaraan, dan kewenangan lain yang dilimpahkan;

2. Optimalisasi pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan daerah dalam rangka mengoptimalkan pengkoordinasian lintas SKPD, upaya penyelenggaraan urusan perpustakaan dan kearsipan, penerapan dan penegakan peraturan perundang-undangan, pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum, serta melaksanakan pelayanan masyarakat yang prima.

3.2. Misi, Tujuan Dan Sasaran Rencana Kerja (Renja) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung Tahun 2019

Penetapan tujuan dan sasaran didasarkan pada identifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan yang ditetapkan setelah penetapan visi dan misi. Penetapan tujuan akan mengarah kepada perumusan sasaran, kebijakan, program dan kegiatan dalam rangka merealisasikan Visi dan Misi. Sedangkan sasaran menggambarkan hal-hal yang ingin dicapai melalui tindakan-tindakan terfokus yang bersifat spesifik, terinci, terukur dan dapat dicapai.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya sebagai lembaga teknis daerah yang melaksanakan urusan perpustakaan dan kearsipan dituntut untuk dapat mendukung terlaksananya program Pemerintah Kota Bandung. Untuk melaksanakan fungsi dan peran sebagaimana tersebut di atas, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung menyusun visi dan misi pembangunan. Visi Kota Bandung adalah ”Terwujudnya Kota Bandung Yang Unggul, Nyaman, Sejahtera, dan Agamis”.

Gambar

Gambar 1-1     Keterkaitan Dokumen Perencanaan

Referensi

Dokumen terkait

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung Tahun 2018 disusun melalui pengukuran data kinerja sesuai dengan

Dalam rangka menyusun suatu rencana strategis Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kebumen untuk kurun waktu lima tahun kedepan rencana pembangunan tersebut

Penyusunan dan penetapan Program dan Indikasi Kegiatan yang dikategorikan dalam Rencana Kerja yang akan dilaksanakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten

Rencana Kerja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Berau tahun 2021 merupakan rencana program dan kegiatan yang akan dilaksanakan tahun 2021 sebagaimana yang

Puji Syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan hidayah- Nya dokumen Rencana Kerja (RENJA) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten

Penyusunan Rencana Strategis Dinas Kearsipan Tahun 2014-2019, merupakan bentuk pelaksanaan Undang-undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan

RENCANA KERJA (RENJA) TAHUN 2021 DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KOTA MOJOKERTO Kegiatan Pengelolaan Simpul Jaringan Informasi Kearsipan Nasional Tingkat Kabupaten/Kota Kota

Cascading Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Purwakarta Tahun 2019 merupakan Sarana Perjanjian Kinerja (PK) yang menginformasikan tentang penyelenggaraan