• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA STRATEGIS DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN TAHUN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA STRATEGIS DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN TAHUN"

Copied!
103
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA STRATEGIS

DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN TAHUN 2017 – 2022

PEMERINTAH KABUPATEN KAMPAR

DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN

JALAN MAYJEN D.I PANJAITAN NO.17 TELP/FAX (0762) 323710

BANGKINANG KOTA

(2)

KATA PENGANTAR

Puji syukur dipersembahkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar dapat menyusun Rencana Strategis (Renstra) sebagai pedoman untuk melaksanakan program pembangunan yang merupakan salah satu kewenangan urusan wajib Pemerintah Daerah di Bidang Perpustakaan dan Arsip.

Renstra Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar disusun dengan mengacu dan berpedoman kepada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Kampar Tahun 2005 – 2025 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kampar Tahun 2017-2022 dengan memperhatikan Rencana Pembangunan yang telah ditetapkan Pemerintah Pusat serta Pemerintah Propinsi Riau.

Renstra ini memuat program dan kegiatan pembangunan urusan Perpustakaan dan Kearsipan yang mencakup program dan kegiatan lokalitas kewenangan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun lintas OPD serta lintas wilayah dalam rangka mencapai Visi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar yaitu :

“ Terwujudnya Perpustakaan dan Arsip sebagai wahana belajar dan sumber ilmu pengetahuan serta pusat informasi yang komprehensif Tahun 2022”

Selanjutnya, setiap tahunnya Renstra ini akan dijabarkan melalui penyusunan Rencana Kerja Tahunan (RKT) untuk mengkomodir perkembangan perubahan lingkungan strategis, sehingga visi dan misi yang telah ditetapkan dapat dicapai sesuai dengan harapan dan keinginan masyarakat Kabupaten Kampar.

Keberhasilan pelaksanaan Renstra ini tidak akan terlepas dari kerjasama dan kerja keras semua pihak yakni segenap lapisan masyarakat, kalangan akademisi, kalangan swasta serta aparatur Pemerintah Daerah baik Pemerintah Kabupaten maupun Pemerintah Propinsi serta Pemerintah Pusat dalam hal perumusan kebijakan maupun implementasi program dan pengawasannya.

Mengingat berbagai keterbatasan yang dimiliki oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, maka dengan segala keterbukaan dan kerendahan hati Dinas Perpustakaan dan Kearsipan

(3)

Kabupaten Kampar selalu membuka diri terhadap berbagai masukan ataupun kritikan positif, demi tercapainya tingkat kinerja yang lebih baik.

Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, bantuan serta partisipasi dalam penyusunan Rencana Strategis Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar Tahun 2017-2022.

Bangkinang Kota, Desember 2017

KEPALA DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KABUPATEN KAMPAR

Ir. SYAHRIZAL, MM Pembina Utama Muda NIP. 19660203 199003 1 006

(4)

DAFTAR ISI

Halaman

BAB I PENDAHULUAN……… 1

1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Landasan Hukum ... 4

1.3 Maksud dan Tujuan ... 6

1.4 Sistematika Penulisan... 7

BAB II GAMBARAN PELAYANAN OPD………... 8

2.1 Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi Perangkat Daerah ... 8

2.2 Sumber Daya Perangkat Daerah ... 27

2.3 Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah ... 31

2.4 Tantangan dan Peluang Perangkat Daerah...……… 40

BAB III ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI ... 58

3.1 Identifikasi Permasalahan berdasarkan tugas dan Fungsi pelayanan OPD... 58

3.2 Telaahan Visi, Misi, dan Program Kepala Daerah Dan Wakil Kepala Daerah Terpilih ... 59

3.3 Telaahan Renstra K/L dan Renstra Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Propinsi Riau ... 62

3.4 Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Strategis ... 64

3.5 Penentuan Isu-isu Strategis ... 65

BAB IV. TUJUAN DAN SASARAN ... 68

4.1 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Perangkat Daerah Daerah ... ... 68

BAB V. STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN... ... 70

BAB VI. RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN SERTA PENDANAAN ... 73

(5)

BAB VII. KINERJA PENYELENGGARAAN BIDANG URUSAN... ... 90 BAB VIII. PENUTUP... ... 94

(6)

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 Pasal 151, masing-masing Perangkat Daerah diwajibkan untuk menyusun Rencana Strategis (RENSTRA) yang memuat visi, misi, tujuan, strategis, kebijakan, program dan kegiatan pembangunan yang disusun sesuai dengan tugas dan fungsi Perangkat Daerah tersebut serta berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang bersifat indikatif.

Peraturan Daerah Kabupaten Kampar Nomor 5 Tahun 2017 tentang RPJMD Kabupaten Kampar Tahun 2017-2022 merupakan acuan bagi setiap Perangkat Daerah untuk menyusun RENSTRA Perangkat Daerah sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi (TUPOKSI) dari Perangkat Daerah tersebut.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar sebagai salah satu Perangkat Daerah berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Kampar Nomor 6 Tahun 2016 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar berkewajiban menyusun dan menetapkan Rencana Strategis (Renstra) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kampar Tahun 2017-2022 sebagai penjabaran dari RPJMD Kabupaten Kampar Tahun 2017-2022.

Keberadaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan merupakan wujud usaha mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang – Undang Dasar 1945. Perpustakaan dan Kearsipan juga merupakan wahana belajar sepanjang hayat, sumber ilmu pengetahuan, pengembangan potensi masyarakat agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatip, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab dalam mendukung pendidikan nasional.

Perpustakaan dan Kearsipan tidak dapat dipisahkan dari peradaban dan budaya umat manusia. Tinggi rendahnya peradaban dan budaya suatu bangsa dapat dilihat dari kondisi Perpustakaan dan Kearsipan yang dimiliki, ketika manusia purba mulai menggores dinding gua tempat mereka tinggal, sebenarnya mereka

(7)

mulai merekam pengetahuan mereka untuk diingat dan disampaikan kepada pihak lain, mereka menggunakan tanda atau gambar untuk mengekspresikan pikiran dan/atau apa yang dirasakan serta menggunakan tanda-tanda dan gambar tersebut untuk mengkomunikasikan kepada orang lain. Waktu itulah eksistensi dan fungsi Perpustakaan dan Kearsipan mulai disemai. Penemuan mesin cetak, pengembangan teknik rekam dan pengembangan teknologi digital yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi mempercepat tumbuh-kembangnya perpustakaan, pengelolaan perpustakaan dan kearsipan menjadi kompleks, dari awal mulai berkembang ilmu dan teknik mengelola perpustakaan.

Perpustakaan dan kearsipan sebagai sistem pengelolaan rekaman, gagasan, pemikiran, pengalaman dan pengetahuan umat manusia tersebut, khususnya yang berbentuk dokumen, karya cetak dan karya rekam lainnya, serta menyampaikan gagasan pemikiran, pengalaman dan pengetahuan umat manusia itu kepada generasi-generasi selanjutnya, sasaran dari pelaksanaan fungsi ini adalah terbentuknya masyarakat yang mempunyai budaya membaca dan belajar sepanjang hayat.

Disisi lain, perpustakaan dan kearsipan berfungsi untuk mendukung sistem pendidikan nasional sebagaimana diatur dengan undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, perpustakaan dan kearsipan merupakan pusat sumber informasi, ilmu pengetahuan, teknologi, kesenian dan kebudayaan.

Selain itu, perpustakaan dan kearsipan sebagai bagian dari masyarakat dunia ikut serta membangun masyarakat informasi dan komunikasi sebagaimana dituangkan dalam deklarasi World Summit of Information Soceity-WSIS, 12 Desember 2003.

Deklarasi WSIS bertujuan membangun masyarakat informasi yang inklusif, berpusat pada manusia dan berorientasi secara khusus pada pembangunan, setiap orang dapat menciptakan, mengakses, menggunakan, dan berbagi informasi serta pengetahuan hingga memungkinkan setiap individu, komunitas, dan masyarakat luas menggunakan seluruh potensi mereka untuk pembangunan berkelanjutan yang bertujuan pada peningkatan mutu hidup.

Indonesia telah merdeka lebih dari 72 (tujuh puluh dua) tahun, tetapi perpustakaan dan kearsipan ternyata belum menjadi bagian hidup keseharian masyarakat. Beberapa hasil penelitian menyebutkan bahwa perlu dikembangkan suatu sistem Nasional Perpustakaan. Sistem itu merupakan wujud kerja sama dan

(8)

perpaduan dari berbagai jenis perpustakaan dan kearsipan di Indonesia demi mewujudkan institusi perpustakaan dan kearsipan dalam menjalankan fungsi utamanya menjadi wahana pembelajaran masyarakat dan demi mempercepat tercapainya tujuan nasional mencerdaskan kehidupan bangsa.

Pemberlakuan kebijakan otonomi daerah berdasarkan Undang-undang No.

23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah (Revisi UU No.32 Tahun 2004) tentang Pemerintahan Daerah memberikan kejelasan tentang kewenangan pusat dan daerah terutama pada bidang perpustakaan dan kearsipan.

Undang-undang Nomor 43 tahun 2007 tentang perpustakaan menjelaskan bahwa perpustakaan merupakan pusat informasi, sumber ilmu pengetahuan, teknologi, kesenian dan kebudayaan.

Penyelenggaraan perpustakaan dan kearsipan yang handal dan profesional sesuai dengan standar ilmu perpustakaan dan kearsipan mengharuskan Pemerintah perlu menyelenggarakan perpustakaan dan kearsipan sebagai sarana yang paling demokratis untuk belajar sepanjang hayat demi memenuhi hak masyarakat untuk memperoleh informasi melalui layanan perpustakaan dan kearsipan guna mencerdaskan kehidupan bangsa.

Undang–undang Nomor 43 tahun 2009 tentang Kearsipan menjelaskan bahwa dalam rangka menghadapi tantangan globalisasi dan mendungkung terwujudnya Pemerintah yang baik dan bersih, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik penyelenggaran kearsipan di Lembaga Negara, pemerintahan daerah, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, organisasi politik, perusahaan, maupun perseorangan harus dilakukan dalam suatu sistem penyelenggaraan kearsipan yang komprenhensif dan terpadu.

Sistem penyelenggaraan perpustakaan dan kearsipan yang komprehensif dan terpadu harus dibangun dengan mengimplementasikan prinsip, kaidah, norma, standar, prosedur, dan kriteria, pembinaan kearsipan, sistem pengelolaan kearsipan, sumber daya pendukung, serta peran serta masyarakat dan organisasi profesi yang sedemikian rupa, sehingga mampu merespon tuntutan dinamika gerak maju masyarakat, bangsa, dan negara ke depan.

Rencana strategis Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar merupakan acuan dasar dalam pelaksanaan pembangunan di bidang perpustakaan dan kearsipan dalam rangka mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan

(9)

penataan kearsipan secara terencana dan bertahap sesuai dengan prioritas dan kebutuhan daerah untuk 5 (lima) tahun ke depan.

1.2. Landasan Hukum

Rencana Strategis ini merupakan dokumen perencanaan teknis strategis untuk menjabarkan potret permasalahan pembangunan yang dihadapi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar seperti yang telah dituangkan dalam indikasi daftar program dan kegiatan yang akan dilaksanakan untuk memecahkan permasalahan tersebut secara bertahap. Oleh karenanya, Landasan Hukum penyusunan Rencana Strategis Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar tahun 2017-2022 ini adalah sebagai berikut:

1. Pancasila sebagai landasan ideologis,

2. Undang-undang dasar 1945 sebagai landasan konstitusional,

3. Undang-undang Nomor 12 Tahun 1956 Tentang Pembentukan Daerah Otonomi Kabupaten dalam lingkungan daerah Propinsi Sumatera Tengah (Lembaran Negara RI Tahun 1956 No.25).

4. Undang-undang Nomor 28 Tahun 1999 Tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) Undang- undang Nomor 17 Tahun 2003, Tentang Keuangan Negara,

5. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2000 tentang Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara

6. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara ( Lembaran Negara RI Tahun 2003 Nomor 47 Tambahan Lembaran Negara Nomor 4286);

7. Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara RI Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4355);

8. Undang-undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara RI Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan Lembaran Lembaran Negara RI Nomor 4389);

9. Undang-undang Nomor 15 Tahun 2004 Tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab keuangan Negara;

10. Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional sebagai landasan keseragaman pembangunan.

(10)

11. Undang-undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan (Lembaran Negara RI Tahun 2009 Nomor 129, Tambahan lembaran Negara RI Nomor 4774);

12. Undang-undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan (Lembaran Negara RI Tahun 2009 Nomor 152, Tambahan lembaran Negara RI Nomor 5071);

13. Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 Tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah;

14. Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2000 tentang Kewenangan pemerintah Propinsi, sebagai Daerah Otonomi (Lembaran Negera RI Nomor 3952);

15. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2006 Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah;

16. Permendagri Nomor 21 tahun 2011 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;

17. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara RI Tahun 2005 Nomor 140);

18. Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 2016 tentang Perangkat Daerah;

19. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Revisi Penyempurnaan atas Permendagri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;

20. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, tata cara perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, serta tata cara perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah;

21. Peraturan Daerah Kabupaten Kampar Nomor 6 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah;

22. Peraturan Daerah Kabupaten Kampar Nomor 5 Tahun 2017 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kampar Tahun 2017-2022;

(11)

23. Peraturan Bupati Kampar Nomor: 55 Tahun 2016 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan;

1.3. Maksud dan Tujuan

Maksud penyusunan Rencana Strategis Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar Tahun 2017-2022 ini adalah untuk memberikan arah yang jelas dalam pelaksanaan kegiatan perencanaan pembangunan selama 5 (lima) tahun ke depan yang berpedoman kepada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kampar, sehingga pelaksanaan Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Perpusakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar yang merupakan salah satu Instansi teknis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar terarah menuju tercapainya integrasi, sinkronisasi, harmonisasi, efisiensi dan bersinergi dengan RPJMD Pemerintah Kabupaten Kampar maupun dengan Rencana Stretagis (Renstra) instansi terkait di daerah dan tingkat Propinsi serta di tingkat Pusat.

Substansi cakupan Renstra Dinas Perpusakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar ini adalah program dan kegiatan yang khusus diturunkan dari uraian pokok dan fungsi Dinas Perpusakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar, sesuai dengan bidang, bagian, sub bagian dan seksi yang terkait dengan tugas pokok dan fungsi tersebut dengan menggunakan RPJMD sebagai rujukan yang ditetapkan melalui Peraturan Daerah (PERDA) Kabupaten Kampar.

Tujuan dari penyusunan Rencana Strategis ini adalah sebagai acuan dalam penyusunan Rencana Kerja Tahunan (RKT) Dinas Perpusakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar berupa program-program dan kegiatan-kegiatan tahunan yang bersifat strategis yang akan dibiayai khususnya dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kampar selama periode Tahun 2017-2022.

Strategi mengandung maksud bahwa program dan kegiatan yang akan dilaksanakan tersebut mempunyai nilai bobot yang tinggi/strategis dalam kaitannya dengan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi serta kewenangan Dinas Perpusakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar, sementara dari sudut pembiayaannya disajikan biaya yang secara langsung digunakan untuk membiayai program dan kegiatan dimaksud.

(12)

1.4. Sistematika Penulisan

Dokumen Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Perpusakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar Tahun 2017-2022 disajikan dengan sistematika sebagai berikut:

Bab I Pendahuluan 1.1 Latar Belakang 1.2 Landangan Hukum 1.3 Maksud dan Tujuan 1.4 Sistematika Penulisan

Bab II Gambaran Pelayanan Perangkat Daerah

2.1 Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi Perangkat Daerah 2.2 Sumber Daya Perangkat Daerah

2.3 Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah

2.4 Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Perangkat Daerah

Bab III Isu-Isu Strategi Berdasarkan Tugas dan Fungsi

3.1 Indentifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan Perangkat Daerah

3.2 Telaahan Visi, Misi, dan Program Kepada Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih

3.3 Telaahan Renstra K/L dan Renstra Provinsi/Kabupaten/Kota

3.4 Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan hidup Strategis

3.5 Penemuan Isu-isu Strategis

Bab IV Tujuan dan Sasaran

4.1 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Perangkat Daerah

Bab V Strategi dan Arah Kebijakan

Bab VI Rencana Program Serta Kegiatan dan Pendanaan

Bab VII Kinerja Penyelenggaraan Bidang Urusan

Bab VIII Penutup

(13)

BAB II

GAMBARAN PELAYANAN PERANGKAT DAERAH

2.1 Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi Perangkat Daerah

Kedudukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar ditetapkan berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Kampar, merupakan unsur Pendukung tugas Kepala Daerah yang dipimpin oleh seorang Kepala Dinas yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar mempunyai tugas pokok membantu Bupati dalam penyelenggaraan Pemerintahan dibidang Pembinaan, Penataan, Pelayanan dan Pemeliharaan Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, dengan merujuk kepada kewenangan Pemerintah Daerah di bidang Perpustakaan dan Kearsipan.

Dalam pelaksanaan tugasnya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar menyelenggarakan fungsi:

1. Menyusun kebijakan di bidang perpustakaan.

2. Memberikan pelayanan umum di bidang perpustakaan dan kearsipan.

3. Melakukan pembinaan teknis dibidang perpustakaan dan kearsipan.

4. Melakukan pembinaan terhadap unit pelaksana teknis.

5. Melaksanakan urusan kegiatan tata usaha Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar.

Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Kampar, telah dijabarkan kedalam Peraturan Bupati Kampar Nomor 55 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Sasaran Organisasi, Tugas, Fungsi serta Tata Kerja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar mempunyai fungsi:

1. Perumusan kebijakan teknis bidang perpustakaan dan kearsipan 2. Pelaksanaan kebijakan teknis bidang perpustakaan dan kearsipan 3. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan sesuai dengan lingkup tugasnya

(14)

4. Pelaksanaan administrasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar

5. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Bupati terkait dengan tugas dan fungsinya

Struktur Organisasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar sebagai berikut:

1. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan 2. Sekretariat terdiri dari :

2.1 Sekretaris

2.2 Subbag Bina Program

2.3 Subbag Keuangan dan Perlengkapan 2.4 Subbag Umum dan Kepegawaian

3. Bidang Pengembangan dan Pembinaan Perpustakaan terdiri dari : 3.1 Kepala Bidang

3.2 Seksi Deposit dan Pengelolaan Bahan Pustaka

3.3 Seksi Pendayaan, Pembinaan dan Pemerataan Perpustakaan 4. Bidang Pelayanan dan Pelestarian Bahan Perpusakaan terdiri dari:

4.1 Kepala Bidang

4.2 Seksi Pelayanan Perpustakaan 4.3 Seksi Pelestarian dan Kerjasama 5. Bidang Kearsipan terdiri dari :

5.1 Kepala Bidang

5.2 Seksi Pengelolaan Arsip Statis, Dinamis dan Pelestarian 5.3 Seksi Pembinaan Kearsipan dan Penyusutan

Adapun tugas pokok dan fungsi Kepala Dinas, Sekretariat, masing-masing Kasubbid, Kepala Bidang dan Kepala Seksi-seksi sebagai berikut:

1. KEPALA DINAS

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dipimpin oleh Kepala Dinas yang mana tugas pokoknya adalah :

(15)

A. Kepala Dinas mempunyai tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan daerah di bidang perpustakaan dan kearsipan untuk membantu Bupati dan menyelenggarakan urusan pemerintahan.

B. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Kepala Dinas mempunyai tugas melaksanakan urusan desentralisasi, dekonsentrasi, tugas pembantuan, melaksanakan perencanaan, pelaksanaan kegiatan, Monitoring dan Evaluasi di Bidang Perpustakaan dan Arsip serta melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan Bupati.

2. SEKRETARIAT

A. Sekretariat dipimpin oleh Sekretaris yang melaksanakan tugas menyelenggarakan pekerjaan dan kegiatan pelayanan administrasi, umum, kepegawaian, keuangan, kehumasan, protocol dan keamanan kepada semua unsur di lingkup Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Kampar

B. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Sekretariat mempunyai tugas dan fungsi:

a. Pelaksanaan kegiatan administrasi ketatausahaan, kepegawaian, kehumasan, protokol dan keamanan;

b. Pelaksanaan kegiatan administrasi, penganggaran, perbendaharaan, verifikasi, Akuntansi, pengadaan dan administrasi perlengkapan dan pemeliharaan fasilitator Kantor;

c. Melaksanakan kegiatan penyusunan rencana,anggaran pada Dinas Perpustakaan dan Arsip serta menyusun laporan kegiatan;

d. Melaksanakan koordinasi penyusunan, pelaksanaan, dan pelaporan Standar Operasional Prosedur (SOP);

e. Melaksanakan pekerjaan yang berhubungan dengan analisis beban kerja,analisis jabatan,budaya kerja, hukum, kelembagaan dan ketatalaksanaan di lingkup Dinas Perpustakaan,Arsip mengkoordinasikannya dengan Biro Hukum, Organisasi dan Tatalaksana;

f. Melaporkan pelaksanaan tugas kepada atasan;

(16)

g. Menilai hasil kerja bawahan dengan mengisi buku catatan sebagai bahan penilaian sasaran kerja pegawai;

h. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas.

(1) SUB BINA PROGRAM

A. Sub Bagian Bina Program dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian yang dalam melaksanakan tugasnya berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Sekretaris.

B. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Sub Bagian Bina Program melaksanakan tugas dan fungsi : a. Memahami peraturan perundang-undangan dan ketentuan

lainnya yang diperlukan untuk menunjang pelakasanaan tugas;

b. Mengecek tugas yang akan dikerjakan dengan cara membaca disposisi isi surat masuk atau rencana sub bagian untuk menentukan prioritas kerja;

c. Membagikan tugas pada bawahan sesuai bidang tugas agar tugas yang ada dapat dilaksanakan tepat pada waktunya;

d. Mengkoordinir usulan rencana dan program di unit kerja melalui bidang masing-masing untuk selanjutnya dilakukan koreksi,penyempurnaan dan pembahasan baik ditingkat internal maupun dengan pihak eksternal yang berkompeten;

e. Mempersiapkan dan menyampaikan laporan bulanan,semesteran dan tahunan pelaksanaan program kegiatan dari unit kerja kepada Bupati;

f. Mempersiapkan bahan-bahan untuk Pra-rakor dan rakor bidang industri dan perdagangan,musrenbang serta Rakornas di Departemen Teknis;

g. Mempersiapkan dan menyusun buku lapora Tahunan pelaksanaan kinerja Program/kegiatan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan;

(17)

h. Mempersiapkan dan mengkoordinir penyelesaian tindak lanjut LHP atau pemutakhiran data hasil pemeriksaan pelaksanaan kegiatan;

i. Melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan yang telah dilakukan dengan menggunakan blanko-blanko yang telah dipersiapkan untuk mendapatkan data pelaksanaan rencana;

j. Melakukan langkah-langkah persiapan pelaksanaan rencana kerja/kegiatan perencanaan;

k. Menyusun rencana kerja/kegiatan tahunan di satuan kerja;

l. Menyusun dokumen RAPBD belanja pembangunan dari hasil pembahasan sekretariat/bidang/balai dan subbag/seksi serta tim penyusunan RAPBD untuk diteruskan ke Bappeda;

m. Menyusun dokumen anggaran pembangunan dan perubahan APBD untuk diteruskan ke Bappeda;

n. Melakukan penyusunan, pelaksanaan dan pelaporan Standar Operasional Prosedur (SOP);

o. Melakukan penyusunan LKjIP, Renstra, Renja, Penja dan IKU;

p. Mengumpulkan dan mengelolah data yang berkenan dengan perencanaan dari sekretariat/bidang/balai (UPT) untuk penyusunan kebijakan dan perencanaan di satuan kerja;

q. Mengumpulkan dan mengolah data dan informasi dengan merekapitulasi data bidang Industri dan Perdagangan untuk pembuatan laporan tahunan dan laporan pertanggungjawaban Bupati;

r. Menghimpun laporan kegiatan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dengan merekapitulasi laporan yang masuk agar diperoleh data hasil pelaksanaannya;

s. Menyerahkan hasil-hasil temuan pemeriksaaan program pelaksanaan pembangunan kepada Pejabat Pengelola Teknis Kegiatan agar segera ditindak lanjuti;

t. Melakukan pendataan laporan proyek APBN dan APBD;

(18)

u. Melakukan pemantauan/monitoring pelaksanaan proyek pembangunan;

v. Melaporkan pelaksanaan tugas kepada atasan;

w. Menilai hasil kerja bawahan dengan mengisi buku catatan sebagai bahan penilaian sasaran kerja pegawai; dan

x. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh pimpinan.

(2) SUBBAGIAN KEUANGAN DAN PERLENGKAPAN

A. Sub Bagian Keuangan dan Perlengkapan dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian yang dalam melaksanakan tugasnya berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Sekretaris.

B. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Sub Bagian Keuangan dan Perlengkapan melaksanakan tugas dan fungsi :

a. Mengecek tugas yang akan dikerjakan dengan cara membaca disposisi, isi surat masuk atau rencana kerja sub bagian untuk menentukan prioritas tugas;

b. Membagi tugas pada bawahan sesuai bidang tugas yang diberikan dapat dilaksanakan tepat pada waktunya;

c. Memberikan petunjuk dan arahan pada bawahan dengan cara lisan/tulisan untuk kelancaran pelaksanaan tugas;

d. Menyusun rencana kerja anggaran (RKA) dan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) belanja gaji dan tunjangan pegawai dan dokumen perubahan pelaksanaan anggaran belanja gaji dan tunjangan pegawai;

e. Mengajukan permintaan Surat Penyediaan Dana (SPD) ke Biro Keuangan;

f. Meneliti kelengkapan SPP-LS pengadaan barang dan jasa dari pejabat pelaksana teknis kegiatan;

g. Membuat perlengkapan SPP-UP, SPP-GU, SPP-TU dan SPP-LS gaji dan tunjangan PNS serta penghasilan lainnya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku;

(19)

h. Melakukan verifikasi SPP;

i. Menyiapkan konsep Surat Perintah Membayar (SPM) untuk ditanda tangani Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran;

j. Mengajukan SPM ke Biro Keuangan;

k. Melaksanakan pembayaran gaji dan tunjangan PNS dan penghasilan lainnya;

l. Melaksanakan pembayaran kegiatan berdasarkan permintaan pejabat pelaksana teknis kegiatan sesuai dengan dokumen pelaksanaan anggaran;

m. Melaporkan pelaksanaan tugas kepada atasan;

n. Menilai hasil kerja bawahan dengan mengisi buku catatan sebagai bahan penilaian sasaran kerja pegawai; dan

o. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Pimpinan.

(3) SUBBAGIAN UMUM DAN KEPEGAWAIAN

A. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian yang mempunyai tugas membantu Sekretaris melaksanakan penyiapan dan penyusunan peraturan dan pelaksanaan advokasi, pengelolaan urusan umum, kepegawaian, ketatausahaan, kerumahtanggaan, arsip, dokumentasi, monitoring, evaluasi dan pelaporan.

B. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Sub Bagian Umum dan Kepegawaian melaksanakan tugas dan fungsi:

a. Mengecek tugas yang akan dikerjakan dengan cara membaca isi surat masuk/program kerja sub bagian untuk menentukan program kerja;

b. Menyusun rencana kerja sub bagian dengan mempedomani rencana kerja tahunan dan petunjuk atasan sebagai pedoman pelaksanaan tugas Sub Bagian;

(20)

c. Memberikan petunjuk dan arahan pada bawahan dengan cara lisan atau tulisan untuk menyelesaikan tuga sub bagian;

d. Membuat konsep surat yang berkaitan dengan ketatausahaan administrasi dan urusan rumah tangga untuk mempersiapkan surat dinas yang diperlukan;

e. Membuat konsep usul perbaikan peralatan kerja, gedung dan kendaraan dinas untuk diajukan pada pimpinan;

f. Mengatur pelayanan tamu dengan cara menyediakan tempat dan keperluan tamu sesuai dengan petunjuk atasan;

g. Mengatur penyediaan peralatan ruang rapat dengan kegiatan lainnya agar kegiatan dapat terlaksana dengan baik;

h. Mengatur dan mengawasi pelaksanaan kebersihan kantor, taman, dan pengamanan kantor dengan cara langsung;

i. Mengatur dan mempersiapkan acara rapat dengan mempedomani petunjuk dan arahan pimpinan;

j. Mengkoordinasi kegiatan administrasi surat-surat masuk, pendistribusian, pencatatan dengan mempedomani ketentuan yang ada untuk kelancaran proses administrasi surat menyurat;

k. Menyaring dan menganalisa data / informasi / peraturan dan kebijaksanaan pemerintahan, kebijaksanaan dalam kepegawaian, organisasi dan diklat untuk bahan informasi pihak-pihak yang berkepentingan;

l. Menghubungi wartawan untuk meliput acara dikantor yang bersangkutan agar kegiatan kantor dapat diinformasikan kepada masyarakat melalui media massa;

m. Melaksanakan pekerjaan yang berhubungan dengan analisis beban kerja, hukum, kelembagaan dan

(21)

ketatalaksanaan dilingkungan Dinas Perpustakaan dan Arsip;

n. Melaporkan pelaksanaan tugas kepada atasan;

o. Menilai hasil kerja bawahan dengan mengisi buku catatan sebagai bahan penilaian sasaran kerja pegawai;

p. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Pimpinan.

3. Bidang Pengembangan dan Pembinaan Perpustakaan

A. Bidang Pengembangan dan Pembinaan Perpustakaan dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang dalam melaksanakan tugasnya berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Dinas.

B. Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Bidang Pengembangan dan Pembinaan Perpustakaan mempunyai tugas dan fungsi:

a. Menyusun rencana dan program kerja bidang Pengembangan dan Pembinaan perpustakaan;

b. Melaksanakan pengkajian bahan kebijakan teknis, Akreditasi Perpustakaan, Serifikasi pustakawan dan pedoman bidang Pengembangan dan Pembinaan perpustakaan;

c. Memberikan dukungan kerja sama, perencanaan, diklat teknis perpustakaan dan pustakawan serta menyelenggarakan pembinaan sumber daya, pemasyarakatan budaya baca;

d. Menyelenggarakan jaringan perpustakaan;

e. Melaporkan pelaksanaan tugas kepada atasan;

f. Menilai hasil kerja bawahan dengan mengisi buku catatan sebagai bahan penilaian sasaran kerja pegawai; dan

g. Melaksanakan tugas-tugas lain sesuai petunjuk Kepala Dinas.

(1) Seksi Deposit dan Pengelolaan Bahan Pustaka

a) Seksi Pendayaan, Pembinaan dan Pemerataan Perpustakaan dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang dalam melaksanakan

(22)

tugasnya berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Bidang Pengembangan dan Pembinaan Perpustakaan.

b) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1),Seksi Pendayaan, Pembinaan dan Pemerataan Perpustakaan melaksanakan tugas dan fungsi :

a. Menyusun rencana dan program kerja sub bidang Pelayanan non naskah dan elektronik;

b. Melaksaanakan pelyanan peminjaman daan pengembalian buku perpustakaan;

c. Melaksanakan seminar, lokakarya, syamposiun dan pelatihan tentang pelayanan pameran dan pengelolaan Perpustakaan;

d. Menginfentarisasi permasalahan yang berhubungan dengan pembinaan serta menyiapkan bahan dalam rangka pemecahan masalah;

e. Memasyarakatkan minat baca secara kontiniu kepada masyarakat pengguna jasa perpustakaan atau kepada pihak lain yang memerlukan;

f. Menyusun laporan kegiatan pada sub bidang pembinaan dan Pelatihan;Melaporkan pelaksanaan tugas kepada atasan;

g. Menilai hasil kerja bawahan dengan mengisi buku catatan sebagai bahan penilaian sasaran kerja pegawai; dan h. Melaksanakan tugas-tugas lain sesuai petunjuk Pimpinan.

(2) Seksi Pendayaan, Pembinaan dan Pemerataan Perpustakaan

a) Seksi Pendayaan, Pembinaan dan Pemerataan Perpustakaan dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang dalam melaksanakan tugasnya berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Bidang Pengembangan dan Pembinaan Perpustakaan.

b) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1),Seksi Pendayaan, Pembinaan dan Pemerataan Perpustakaan melaksanakan tugas dan fungsi :

(23)

a. Menyusun rencana dan program kerja sub bidang Pelayanan non naskah dan elektronik;

b. Melaksaanakan pelayanan peminjaman dan pengembalian buku perpustakaan;

c. Melaksanakan seminar, lokakarya, syamposiun dan pelatihan tentang pelayanan pameran dan pengelolaan Perpustakaan;

d. Menginfentarisasi permasalahan yang berhubungan dengan pembinaan serta menyiapkan bahan dalam rangka pemecahan masalah;

e. Memasyarakatkan minat baca secara kontiniu kepada masyarakat pengguna jasa perpustakaan atau kepada pihak lain yang memerlukan;

f. Menyusun laporan kegiatan pada sub bidang pembinaan dan Pelatihan;Melaporkan pelaksanaan tugas kepada atasan;

g. Menilai hasil kerja bawahan dengan mengisi buku catatan sebagai bahan penilaian sasaran kerja pegawai; dan

h. Melaksanakan tugas-tugas lain sesuai petunjuk Pimpinan.

4. Bidang Pelayanan dan pelestarian Bahan Perpustakaan

A. Bidang Pelayanan dan pelestarian Bahan Perpustakaan dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang mempunyai tugas melakukan perencanaan, pelaksanaan kegiatan, monitoring dan evaluasi dibidang Pelayanan dan pelestarian bahan pustaka.

B. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Bidang Pelayanan dan pelestarian Bahan Perpustakaan mempunyai tugas dan fungsi:

a. Menyusun rencana dan program kerja Bidang Pelayanan dan pelestarian bahan pustaka;

b. Melaksanakan perawatan, pemeliharan dan pengamanan bahan pustaka;

(24)

c. Melaksanakan pembinaan terhadap pustaka Kecamatan, pustaka Desa dan UPT;

d. Melaksanakan, pengadaan buku-buku yang diperlukan di perpustakaan;

e. Menyiapkan bahan pengolahan dari Lembaga Perpustakaan, Arsip dan Lembaga lainya;

f. Melaporkan pelaksanaan tugas kepada atasan;

g. Menilai hasil kerja bawahan dengan mengisi buku catatan sebagai bahan penilaian sasaran kerja pegawai; dan

h. Melaksanakan tugas-tugas lain sesuai petunjuk Kepala Dinas.

(3) Seksi Pelayanan Perpustakaan

a) Seksi Pelayanan Perpustakaan dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang dalam melaksanakan tugasnya berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Bidang Pelayanan dan pelestarian Bahan Perpustakaan.

b) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Seksi Pelayanan Perpustakaan melaksanakan tugas dan fungsi:

a. Menyusun rencana dan program kerja kasi pelayanan perpustakan;

b. Menginventarisir pihak-pihak yang layak berdasarkan peraturan yang berlaku untuk bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar;

c. Melaksaanakan pelayanan pemustaka secara langsung/kunjungan;

d. Melaksanakan pelayanan wifi/internet untuk pengunjung;

e. Melaksaankan pelayanan e-library;

f. Melaksaanakan pelayanan peminjaman dan pengembalian buku perpustakaan;

(25)

g. Melaksanakan seminar, lokakarya, syamposiun dan pelatihan tentang pelayanan pameran dan pengelolaan Perpustakaan;

h. Menginfentarisasi permasalahan yang berhubungan dengan pembinaan serta menyiapkan bahan dalam rangka pemecahan masalah;

i. Memasyarakatkan minat baca secara kontiniu kepada masyarakat pengguna jasa perpustakaan atau kepada pihak lain yang memerlukan;

j. Menyusun laporan kegiatan pada sub bidang pembinaan dan Pelatihan;

k. Melaksanakan tugas-tugas lain sesuai petunjuk Pimpinan;Melaporkan pelaksanaan tugas kepada atasan;

l. Menilai hasil kerja bawahan dengan mengisi buku catatan sebagai bahan penilaian sasaran kerja pegawai;

m. Membuat grafik dibidang pelayanan dalam satu tahun.

(4) Seksi Pelestarian dan Kerjasama

a) Seksi Pelestarian dan Kerjasama dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang dalam melaksanakan tugasnya berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Bidang Pelayanan dan Pelestarian Bahan Perpustakaan.

b) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Seksi Pelestarian dan Kerjasama melaksanakan tugas dan fungsi :

a. Menyusun rencana dan program kerja kepala seksi pelestarian dan kerjasama;

b. Pembudayaan gemar membaca tingkat Daerah kabupaten;

c. Pengembangan koleksi budaya etnis nusantara yang ditemukan oleh Pemerintah Daerah kabupaten;

d. Kerjasama antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dengan Perpustakaan Sekolah, Perpustakaan Khusus melalui Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip.

(26)

e. Mengolah bahan-bahan, data–data/fakta serta sumber informasi yang relevan untuk dikemas menjadi dokumentasi dan alih media;

f. Melakukan pengumpulan data, menghimpun, mengolah data informasi yang berhubungan dengan pengembangan dan pelestarian bahan pustaka;

g. Melakukan perawatan, pemeliharaan, dan pengamanan bahan pustaka;

h. Melakukan pengembangan layanan perpustakaan sampai kedesa-desa;

i. Melakukan pengendalian terhadap personil unit pelaksana tekhnis Dinas;

j. Menyusun dan Menata bahan-bahan, data-data/fakta tersebut sebagai pangkalan informasi menjadi dokumentasi yang sistematis;

k. Menyimpan dan memelihara bahan-bahan, data-data/

fakta yang telah berbentuk dokumen secara berkala;

l. Melaksanakan tugas-tugas lain sesuai petunjuk pimpinan;Melaporkan pelaksanaan tugas kepada atasan;

dan

m. Menilai hasil kerja bawahan dengan mengisi buku catatan sebagai bahan penilaian sasaran kerja pegawai.

5. Bidang Kearsipan

A. Bidang Kearsipan dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang mempunyai tugas melaksanakan perumusan, koordinasi, monitoring dan evaluasi di bidang Kearsipan.

B. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Bidang Kearsipan mempunyai tugas dan fungsi:

a. Merencanakan kegiatan seksi kearsipan dalam pembinaan arsip statis dan akuisisi dan pelestarian arsip.

b. Melaksanakan Koordinasi dan Survey pada komponen/ unit kerja dilingkungan pemerintah di Kabupaten Kampar,

(27)

Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat untuk memperoleh informasi sebagai bahan pembinaan pengelolaan arsip dinamis.

c. Menghimpun dan mempelajari Peraturan Perundang-undangan kebijakan teknis, pedoman dan petunjuk teknis serta bahan- bahan lainnya yang berhubungan dengan Arsip Dinamis sebagai pedoman dan landasan kerja.

d. Memberikan saran dan pertimbangan kepada kepala dinas tentang langkah-langkah atau tindakan yang perlu diambil dibidang tugasnya.

e. Mendiskusikan konsep penyusunan objek kerja dengan pejabat yang berwenang dan terkait sesuai prosedur untuk kesempurnaan penyusunan objek kerja.

f. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh kepala dinas baik lisan maupun tulisan sesuai dengan bidang tugasnya dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas;

g. Melaporkan pelaksanaan tugas kepada atasan; dan

h. Menilai hasil kerja bawahan dengan mengisi buku catatan sebagai bahan penilaian sasaran kerja pegawai.

(1) Seksi Pengelolaan Arsip Statis, Dinamis dan Pelestarian

a) Seksi Pengelolaan Arsip Statis, Dinamis dan Pelestarian dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang dalam melaksanakan tugasnya berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Bidang Kearsipan.

b) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Seksi Pengeloaan Arsip Statis, Dinamis dan Pelestarian melaksanakan tugas dan fungsi :

a. Menyusun rencana dan program kerja Seksi Pengeloaan Arsip Statis, Dinamis dan Pelestarian;

b. Pengelolaan arsip dinamis Pemerintah Daerah kabupaten dan BUMD kabupaten.

c. Pengelolaan arsip statis yang diciptakan oleh Pemerintahan Daerah kabupaten, BUMD kabupaten,

(28)

perusahaan swasta yang kantor usahanya dalam 1 (satu) Daerah kabupaten/kota, organisasi kemasyarakatan tingkat Daerah kabupaten, organisasi politik tingkat Daerah kabupaten, pemerintahan desa da tokoh masyarakat tingkat Daerah kabupaten;

d. Pengelolaan simpul jaringan dalam SIKN melalui JIKN pada tingkat kabupaten;

e. Melakukan koordinasi dan akuisisi arsip dengan pihak- pihak yang akan menyerahkan arsip statis dan dinamis;

f. Membuat daftar inventaris, khasanah dan senarai arsip yang ada pada depo arsip sebagai bahan Informasi;

g. Melakukan pencarian arsip statis yang pengelolaannya menjadi kewenangan Daerah kabupaten yang dinyatakan hilang dalam bentuk daftar pencarian arsip;

h. Menyusun Laporan kegiatan seksi Arsip Statis;

i. Melakukan penyelamatan arsip statis;

j. Menghimpun peraturan perundang–undangan, kebijakan tekhnis, pedoman dan petunjuk tekhnis serta bahan lainya yang berhubungan dengan kearsipan;

k. Melaksanakan tugas-tugas lain sesuai petunjuk Pimpinan;

l. Melaporkan pelaksanaan tugas kepada pimpinan; dan m. Menilai hasil kerja bawahan dengan mengisi buku catatan

sebagai bahan penilaian sasaran kerja pegawai.

(2) Seksi Pembinaan Kearsipan dan Penyusutan

a) Seksi Pembinaan Kearsipan dan Penyusutan dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang dalam melaksanakan tugasnya berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Bidang Kearsipan.

b) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1),Seksi Pembinaan Kearsipan dan Penyusutan melaksanakan tugas dan fungsi :

(29)

a. Menyusun rencana dan program kerja Seksi Pembinaan Kearsipan dan Penyusutan;

b. Penyelamatan arsip Perangkat Daerah kabupaten yang digabung dan/atau dibubarkan, serta pemekaran Kecamatan dan Desa/kelurahan;

c. Pemusnahan arsip di lingkungan Pemerintah Daerah kabupaten yang memiliki retensi di bawah 10 (sepuluh) tahun;

d. Melakukan autentikasi arsip statis dan arsip hasil alih media yang dikelola oleh lembaga kearsipan kabupaten;

e. Pelindungan dan penyelamatan arsip akibat bencana yang berskala kabupaten;

f. Melakukan penyimpanan arsip aktif dan inaktif;

g. Melakukan Perawatan Arsip pada Depo Arsip;

h. Melaksanakan penyusutan arsip sesuai dengan peraturan yang berlaku;

i. Menyusun laporan kegiatan seksi pada Akuisisi dan pelestarian arsip;

j. Melaksanakan tugas-tugas lain sesuai petunjuk Pimpinan;

k. Melakukan pengkajian terhadap pengolahan arsip aktif dan inaktif dilingkungan pemerintah Kabupaten Kampar;

l. Memberikan bimbingan tekhnis kearsipan, pemasyarakatan arsip, penyuluhan dan menyelenggaraan pameran kearsipan;

m. Melaporkan pelaksanaan tugas kepada atasan; dan n. Menilai hasil kerja bawahan dengan mengisi buku catatan

sebagai bahan penilaian sasaran kerja pegawai.

(30)
(31)

LAMPIRAN PERATURAN BUPATI KAMPAR

NOMOR : 55 TAHUN 2016

TANGGAL : : 28 DESEMBER 2016

Pj. BUPATI KAMPAR, ttd

SYAHRIAL ABDI BAGAN ORGANISASI DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KABUPATEN KAMPAR

KEPALA DINAS

SEKRETARIAT

SUB BAGIAN UMUM DAN KEPEGAWAIAN SUB BAGIAN

KEUANGAN DAN PERLENGKAPAN SUB BAGIAN

BINA PROGRAM

BIDANG

PENGEMBAN GAN DAN PEMBINAAN PERPUSTAKAAN

BIDANG KEARSIPAN

SEKSI DEP OSIT DAN P ENGELOLAAN BAHAN PUSTAKA

SEKSI P ENDAYAAN, P EMBINAAN DAN

P EMERATAAAN

SEKSI

P ENGELOLAAN ARSIP ST AT IS, DINAMIS DAN

P ELESTARIAN

SEKSI P EMBINAAN KEARSIP AN DAN

P ENYUSUTAN

UPTD KELOMPOK JABATAN

FUNGSIONAL

BIDANG PELAYANAN DAN PELESTARIAN BAHAN

PERPUSTAKAAN

SEKSI P ELAYANAN P ERP USTAKAAN

SEKSI P ELESTARIAN DAN

KERJASAMA

(32)

2.2 Sumber Daya Perangkat Daerah 1. Kepegawaian

Jumlah Pegawai Subbag Umum, Kepegawaian, dan Tengaga lainnya pada tahun 2017 tercatat sebanyak 47 (empat puluh tujuh) orang yang terdiri dari :

Status Pegawai Negeri Sipil (PNS) : 30 orang Status Tenaga Administrasi Pelayanan : 4 orang Status Tenaga Cleaning Service : 11 orang

Status Jaga Malam : 1 orang

Status Operator : 2 orang

Secara terperinci kondisi sumber daya aparatur pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar dapat digambarkan pada tabel 2.2.1 di bawah ini :

Tabel 2.2.1

Kondisi Personil Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar

Menurut Tingkat Pendidikan pada Akhir Tahun 2017 No. Tingkat Pendidikan

Formal PNS

(Orang) Honor

(Orang) Jumlah

(Orang) Persen ( % )

1 Strata 2 5 - 5 11

2 Strata 1 14 10 24 51

3 Akademi/Sarmud 5 1 6 13

4 SMA/Sederajat 6 6 12 25

5 SMP/Sederajat - - - -

6 SD/Sederajat - - - -

Jumlah 30 17 47 100

Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa sebanyak 5 orang atau 11% Pegawai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar berpendidikan Magister (S2), 24 orang atau 51% berpendidikan Sarjana Strata Satu (S1), 6 orang atau 13% berpendidikan Akademi/Sarmud, 12 orang atau 25%

(33)

tamatan SMA/Sederajat, 0 orang 0 tamatan SMP/sederajat, 0 orang atau 0 tamatan SD/sederajat.

2. Pangkat/Golongan Personil

Kondisi kepangkatan/golongan pegawai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar posisi tahun 2017 dapat digambarkan pada tabel II.2 di bawah ini:

Tabel 2.2.2

Kondisi Personil Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar Menurut Pangkat/Golongan pada Tahun 2017

No. Golongan/Pangkat Jumlah

(Orang) Persentase (%)

1 Pembina utama muda ( IV/c) 1 3

2 Pembina Tk.I ( IV/b) 2 7

3 Pembina (IV/a) 1 3

4 Penata Tk.I (III/d) 8 26

5 Penata ( III/c) 3 10

6 Penata Muda Tk.I ( III/b) 4 14

7 Penata Muda ( III/a) 7 24

8 Pengatur Tk.I ( II/d ) 1 3

9 Pengatur ( II/c ) 1 3

10 Pengatur Muda Tk.I ( II/b ) 2 7

11 Pengatur Muda ( II/a ) - 0

12 Juru Tk.I ( I/d ) - 0

13 Juru ( I/c ) - 0

Honorer (Non golongan)

Total 30 100

Dilihat dari golongan/kepangkatan, bahwa golongan yang ada pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar adalah Pegawai golongan

(34)

IV/c sebanyak 1 orang atau 3 %, Pegawai golongan IV/b sebanyak 2 orang atau 7%, golongan IV/a sebanyak 1 orang atau 3%, golongan III/d sebanyak 8 orang atau 26%, golongan III/c sebanyak 3 orang atau 10%, golongan III/b sebanyak 4 orang atau 14%, golongan III/a sebanyak 7 orang atau 24%, golongan II/d sebanyak 1 orang atau 3%, golongan II/c sebanyak 1 orang atau 3%, golongan II/b sebanyak 2 orang atau 7%, golongan II/a sebanyak 0 orang atau 0 %, golongan I/d sebanyak 0 orang atau 0 %, golongan I/c sebanyak 0 orang atau 0 %, dan non golongan (honorer) sebanyak 11 orang atau 33%.

3. Sarana dan Prasarana

Untuk menjalankan tugas pokok dan fungsinya, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar sejak dibangun tahun 2007 telah menempati gedung Kantor sendiri yang terletak di Jalan Mayjen D.I. Panjaitan Bangkinang berupa bangunan 1 Unit bangunan dua lantai dengan luas bangunan 1400 M².

Sarana dan prasarana untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar secara rinci perposisi tahun 2017 sebagai berikut :

Tabel 2.2.3

Sarana dan Prasarana Kerja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar Tahun 2017

No. Uraian Satuan Kuantitas Keterangan

Gedung Kantor : 1 Unit 2 Lantai Baik

1 - Luas M2 2.100 (50x42

M) Baik

2 - Bangunan 1 Unit 1.100,8 Baik

3 Koleksi keseluruhan Jdl/Eks 18.411/

79.198 Baik

4 Lemari/Laci Katalog buah 2 Baik

5 Rak Disply Majalah buah 1 Baik

6 Rak surat Kabar buah 4 Baik

7 Meja Baca (kapasistas 8 orang) buah 9 Baik

(35)

8 Meja Baca Sedang/Kecil buah 18 2 Buah Rusak

9 Meja Belajar Perorangan buah 18 Baik

10 Meja Kerja Petugas buah 34 Baik

11 Kursi Baca buah 156 Tersedia

12 Rak Buku (ukuran standar) buah 15 Tersedia

13 Meja Sirkulasi buah 2 Baik

14 Rak Buku Referensi buah 2 Baik

15 Papan Display Pemeran Buku

Baru buah 1 -

16 Papan Pengumuman buah 1 Tersedia

17 Kotak Saran buah 1 Tersedia

18 Troli-pembawa/Pengantar

Pustaka buah 1 Tersedia

19 Mesin Tik buah 6 Rusak

20 Rak Penitipan Barang/Tas buah 3 Baik

21 Audio Visual buah 1 Baik

22 Komputer/Print Unit 29/8 5 Rusak/4

Rusak

23 Telepon buah 6 Rusak

24 Lemari Surat/Arsip buah 4 -

25 Mobil Pustaka Keliling Unit 1 Tersedia

26 Motor Pintar Unit 2 Tersedia

27 Lap Top unit 5 Tersedia

28 VCD Motor Cerdas buah 2 Rusak

29 Lampu Hias Set 9 -

30 Kursi Tamu Set 4 -

(36)

31 Lemari 4 Pintu buah 4 Tersedia

32 Fiiling Cabinet buah 16 Tersedia

33 Brandkas buah 1 Tersedia

34 AC Buah 8 Tersedia

35 Jaringan Komputer/Wifi Paket 1 Tersedia

36 Wireless Unit 1 Tersedia

37 Mesin Absen (Finger Print) Unit 1 Rusak

38 Vakum cleaner Buah 1 Tersedia

39 Meja Komputer Buah 21 3 Rusak

40 Lemari Buah 11 Tersedia

41 Kursi Kerja Buah 23 Tersedia

42 Kursi tunggu Buah 8 Tersedia

43 Scaner A3 Buah 3 2 Rusak

44 Mesin Penghancur Kertas Buah 2 Tersedia

45 Kipas Angin Buah 20 Rusak

46 Kamera Buah 2 Tersedia

47 DVD PLAYER Buah 1 Tersedia

48 Tape Recorder Unit 1 -

Berdasarkan tabel di atas, perlengkapan dan peralatan utama untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar secara kuantitas belum memadai. Selain itu, dari sisi kualitas masih terdapat beberapa sarana dan prasarana kerja yang memerlukan penggantian mengingat faktor umur barang maupun perkembangan teknologi yang terjadi saat ini agar dapat menciptakan suasana kerja yang lebih nyaman.

(37)

2.3 Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah

Kinerja pelayanan Perangkat Daerah mencakup penetapan Indikator Kinerja dan Indikator Kinerja yang digunakan sebagai dasar untuk menilai keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan kegiatan/program sesuai dengan sasaran dan tujuan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar merupakan langkah-langkah yang diambil untuk menjabarkan kebijakan yang telah ditetapkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Kampar dalam rangka mewujudkan visi dan misinya.

Indikator kinerja yang digunakan dalam mengukur kinerja pelayanan Perangkat Daerah meliputi ;

a. Masukan (input) yaitu besaran sumber dana yang digunakan.

b. Keluaran (output) yaitu bentuk produk yang dihasilkan langsung oleh kebijakan atau program dan kegiatan berdasarkan masukan yang digunakan.

c. Hasil (outcome) yaitu pencapaian kinerja yang diharapkan terwujud, berdasarkan kebijakan atau program dan kegiatan yang telah dilaksanakan.

d. Manfaat (benefit) yaitu manfaat yang dirasakan sabagai nilai tambah bagi masyarakat.

e. Dampak (impact) yaitu dampak terhadap kondisi makro yang ingin dicapai.

Kinerja pelayanan Perangkat Daerah merupakan penjabaran dari Program kerja operasional yang telah dibuat sebagai arah dari pencapaian tujuan dan sasaran yang memberikan kontribusi bagi pencapaian visi dan misi organisasi.

Kegiatan yang disusun secara tahunan menjadi bahan untuk mengevaluasi dan memperbaiki program kerja operasional. Dengan perkataan lain, kegiatan merupakan tindakan nyata dalam jangka waktu tertentu yang dilakukan oleh instansi Pemerintah dengan memanfaatkan sumber daya yang ada, yang terangkum dalam suatu program untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan.

Program dan kegiatan yang dilaksanakan meliputi program dan kegiatan lokalitas, kewenangan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar, lintas Perangkat Daerah, dan lintas kewilayahan. Oleh karena itu, sumber pendanaannya mencakup pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kampar, APBD Pemerintah Propinsi, dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Rencana Kerja yang akan dilaksanakan ini terbagi atas : (1) Rencana Kerja Anggaran dan (2) Rencana Kerja Kerangka Regulasi.

(38)

Rencana Kerja Anggaran yang merupakan perwujudan kebijakan internal adalah kegiatan Pemerintah dalam rangka penyediaan barang dan jasa sesuai dengan kewajiban pemerintah yang tidak dapat dihasilkan oleh masyarakat sendiri.

Sedangkan Rencana Kerja Regulasi yang merupakan perwujudan kebijakan eksternal adalah kegiatan Pemerintah yang bersifat pengaturan, menfasilitasi dan mendorong agar kegiatan masyarakat senantiasa dapat tumbuh berkembang serta berpartisipasi dalam pelaksanaan pembangunan.

Penyusunan dan penetapan Program dan Indikasi Kegiatan yang dikategorikan dalam Rencana Kerja yang akan dilaksanakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar dalam periode 5 (lima) tahun mendatang (2017 s/d 2022) berpedoman kepada nomenklatur sebagaimana yang telah ditetapkan oleh Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, dengan beberapa penyesuaian yang diperlukan sesuai dengan kondisi eksisting Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar. Adapun garis besar Program dan Kegiatan dimaksud adalah sebagai berikut :

(1). Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

1. Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik 2. Penyediaan Jasa peralatan dan perlengkapan kantor 3. Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor

4. Penyediaan Jasa Perbaikan Peralatan Kerja 5. Penyediaan Alat Tulis Kantor

6. Penyediaan barang cetakan dan penggandaan

7. Penyediaan Jasa komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor

8. Penyediaan peralatan dan perlengkapan Kantor

9. Penyediaan bahan bacaan dan peraturan Perundang-undangan 10. Penyediaan makanan dan minum

11. Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi keluar daerah 12. Penyediaan jasa tenaga Harian Lepas

13. Penyediaan jasa pemerliharaan taman dan keindahan kantor

(39)

(2). Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 1. Pembangunan Gedung Kantor

2. Pengadaan kendaraan dinas/operasional

3. Pengadaan Peralatan perlengkapan Gedung Kantor 4. Pengadaan peralatan gedung Kantor

5. Pengadaan meubeler

6. Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor

7. Pemeliharan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional 8. Pemeliharaan rutin/berkala perlengkapan gedung kantor 9. Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor 10. Pemerliharaan rutin/berkala meubeler

11. Rehabilitas sedang/berat gedung kantor 12. Pembangunan sarana dan prasarana Arsip

(3). Program Peningkatan Disiplin Aparatur 1. Pengadaan mesin/ kartu absen

2. Pengadaan Pakaian Dinas beserta perlengkapannya 3. Pengadaan pakaian KORPRI

4. Pengadaan pakaian khusus hari-hari tertentu (pakaian Hasip dan pakaian melayu)

5. Pengadaan pakaian olahraga

(4) Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 1. Pendidikan dan pelatihan formal (Bimtek) 2. Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan

3. Bimbingan Teknis Implementasi Peraturan Perundang-undangan

(5) Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan

1. Penyusunan Pelaporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja Perangkat Daerah

2. Penyusunan Pelaporan Keuangan Semester

3. Penyusunan Pelaporan Prognosis Realisasi Anggaran

(40)

4. Penyusunan Pelaporan Keuangan Akhir Tahun

(6) Program Penyusunan Perencanaan Strategis 1. Penyusunan Renstra Perangkat Daerah

(7) Program Pengembangan Budaya Baca dan Pembinaan Perpustakaan 1. Pemasyarakatan minat dan Kebiasaan membaca untuk mendorong

terwujudnya masyarakat pembelajaran 2. Pengembangan Minat dan Budaya Baca

3. Supervisi, pembinaan, dan stimulasi pada Perpustakaan umum, Perpustakaan khusus, Perpustakaan sekolah, dan Perpustakaan masyarakat

4. Pelaksanaan koordinasi pengembangan Perpustakaan

5. Penyediaan bantuan pengembangan Perpustakaan dan minat baca di daerah

6. Penyelenggaraan koordinasi pengembangan budaya baca 7. Perencanaan dan penyusunan program budaya baca 8. Publikasi dan sosialisasi minat dan budaya baca

9. Penyediaan bahan pustaka Perpustakaan umum daerah 10. Monitoring, evaluasi, dan pelaporan

(8) Program Perbaikan Sistem Administrasi Kearsipan 1. Pembangunan Data Base informasi kearsipan 2. Pengumpulan Data

3. Pengklasifikasian Data

4. Penyusunan sistem Katalog data 5. Pengadaan Sarana Penyimpanan 6. Kajian sistem administrasi kearsipan

7. Pemeliharaan peralatan jaringan informasi kearsipan

(9) Program Penyelamatan dan Pelestarian Dokumen Daerah/Arsip Daerah 1. Pengadaan Sarana pengolahan dan penyimpanan arsip

2. Pendataan dan Penataan dokumen/arsip daerah

(41)

3. Penduplikatan dokumen/arsip daerah dalam bentuk informatika 4. Pembangunan sistem keamanan penyimpanan data

(10) Program Pemeliharaan Rutin/Berkala Sarana dan Prasarana Kearsipan 1. Pemeliharaan rutin/berkala sarana pengolahan dan penyimpanan arsip 2. Pemeliharaan rutin/berkala arsip daerah

3. Monitoring, evaluasi dan pelaporan kondisi situasi data

(11) Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Informasi 1. Penyusunan dan penerbitan naskah sumber arsip 2. Penyediaan sarana layanan informasi arsip

3. Sosialisasi/penyuluhan kearsipan dilingkungan instansi Pemerintah/

Swasta

Pencapaian kinerja pelayanan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar diukur melalui indikator kinerja sesuai dengan tugas dan fungsi Perangkat Daerah:

1) Terwujudnya Pemasyarakatan minat dan Kebiasaan membaca untuk mendorong terwujudnya masyarakat pembelajaran di 14 (empat belas) kecamatan serta terlatihnya 200 (dua ratus) orang pengelola perpustakaan dalam kurun 5 (lima) tahun.

2) Terwujudnya Pengembangan Minat dan Budaya Baca melalui kegiatan lomba mendongeng, lomba cerita rakyat, bedah buku, lomba pidato, lomba imtak serta pembuatan baliho dan poster 30 (tiga puluh) kegiatan dalam kurun 5 (lima) tahun.

3) Terlaksananya Supervisi, pembinaan, dan stimulasi pada Perpustakaan umum, Perpustakaan khusus, Perpustakaan sekolah, dan Perpustakaan masyarakat pada 21 (dua puluh satu) Kecamatan dalam kurun waktu 5 (lima) tahun

4) Terwujudnya Pelaksanaan koordinasi pengembangan Perpustakaan Kecamatan dan Desa pada 21 (dua puluh satu) kecamatan

5) Terwujudnya Penyediaan bantuan pengembangan Perpustakaan dan minat baca di daerah untuk 30 (tiga puluh) Perpustakaan Kecamatan/Desa dalam kurun 5 (lima) tahun.

(42)

6) Terwujudnya Penyelenggaraan koordinasi pengembangan budaya baca melalui peningkatan pelayanan Perpustakaan Kecamatan/ Desa 300 (tiga ratus) orang selama kurun waktu 5 (lima) tahun.

7) Tersusunnya juknis dan juklak Perencanaan dan penyusunan program budaya baca di Perpustakaan Umum Daerah, Perpustakaan Kecamatan/Desa sebanyak 30 (tiga puluh) kegiatan dalam kurun waktu 5 (lima) tahun.

8) Terlaksananya Publikasi dan sosialisasi minat dan budaya baca melalui Perpustakaan Keliling dan Pameran Buku dan multi media sebanyak 5 (lima) unit mobil Perpustakaan Keliling dan 5 (lima) kegiatan Pameran.

9) Terwujudnya Penyediaan bahan pustaka Perpustakaan umum daerah sebanyak 2.500 (dua ribu lima ratus) judul 10.000 (sepuluh ribu) eksamplar dalam kurun waktu 5 (lima) tahun

10) Terlaksananya Monitoring, evaluasi, dan pelaporan Perpustakaan Umum, Perpustakaan Sekolah, dan Perpustakaan Kecamatan/Desa melalui laporan rutin/berkala.

11) Pembangunan Data Base informasi kearsipan 12) Pengumpulan Data

13) Pengklasifikasian Data

14) Penyusunan sistem Katalog data 15) Pengadaan Sarana Penyimpanan 16) Kajian sistem administrasi kearsipan

17) Pemeliharaan peralatan jaringan informasi kearsipan

18) Pemeliharaan rutin/berkala sarana pengolahan dan penyimpanan arsip 19) Pemeliharaan rutin/berkala arsip daerah

20) Monitoring, evaluasi dan pelaporan kondisi situasi data 21) Penyusunan dan penerbitan naskah sumber arsip 22) Penyediaan sarana layanan informasi arsip

23) Sosialisasi/penyuluhan kearsipan dilingkungan instansi Pemerintah/ Swasta

(43)
(44)

2012 2013 2014 2015 2016 2012 2013 2014 2015 2016 2012 2013 2014 2015 2016

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

1 Indeks kepuasan pembaca % 75 80 85 90 90 80 80 85 87 89 106.67 100.00 100.00 96.67 98.94 2 Jumlah perpustakan public Unit 40 44 47 51 57 40 44 47 51 51 100.00 100.00 100.00 100.00 89.47 3 Jumlah pengunjung ke perpustakaan

per tahun

Orang 7,000 8,000 9,000 10,000 12,000 6,940 8,929 8,964 10,016 10,067 99.14 111.61 99.60 100.16 83.89 4 Jumlah koleksi buku perpustakaan

daerah

Eksamplar 35,000 55,000 65,000 75,000 85,000 36,984 59,253 66,889 70,864 84,758 105.67 107.73 102.91 94.49 99.72 5 Pendataan danPenataan arsip SKPD

dan Kecamatan

SKPD 5 10 10 10 10 3 3 3 3 3 60.00 30.00 30.00 30.00 30.00 6 Sosialisasi kearsipan Orang 42 42 42 42 42 42 42 42 42 42 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00

7 Penduplikatan Dokumen/Arsip

Daerah

Dokumen 1,000 1,000 1,000 1,000 1,000 834 1,082 1,150 989 820 83.40 108.20 115.00 98.90 82.00

Tabel 2.3.1

Target Renstra Perangkat Daerah pada Tahun ke- Realisasi Capaian pada Tahun ke- Rasio Capaian pada Tahun ke-

Tahun 2012-2016 (Renstra Periode yang Lalu)

Pencapaian Kinerja Pelayanan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar

Target Indikator

Lainnya Target Satuan IKK Indikator Kinerja

No.

(45)

2.4 TANTANGAN DAN PELUANG PERANGKAT DAERAH

➢ FAKTOR KUNCI KEBERHASILAN

Faktor kunci keberhasilan merupakan faktor yang sangat penting dan strategis dalam pencapaian keberhasilan organisasi. Faktor-faktor kunci tersebut antara lain berupa potensi. Kelemahan, peluang, tantangan dan kendala yang dihadapi termasuk sumber daya, dana, sarana dan prasarana serta peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan yang digunakan instansi Pemerintah dalam melaksanakan kegiatannya. Dalam penentuan faktor-faktor kunci keberhasilan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar dilakukan melalui metode analisis swot, analisis ini dimaksudkan untuk menentukan tingkat urgensi dan dampak potensial serta skala prioritasnya. Faktor lingkungan internal terdiri dari faktor kekuatan dan faktor kelemahan. Uraian mengenai kondisi lingkungan internal ini meliputi kekuatan (Strenghts) dan kelemahan (Weaknesses) di lingkungan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar. Yang dimaksud dengan kekuatan disini adalah seluruh potensi yang dimiliki serta dapat mendukung kelancaran pelaksanaan program Pembangunan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar. Sedangkan yang dimaksud dengan kelemahan adalah segala sesuatu yang dipandang dapat menghambat kelancaran program pembangunan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar.

Faktor-faktor kekuatan ( Strenghts ):

1) Adanya komitmen dari seluruh jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar yang bersama ikut memperjuangkan wilayah Kabupaten Kampar dalam potensi yang ada untuk menjadi Kabupaten Kampar, memiliki tekad untuk melaksanakan pembangunan dibidang perpustakaan dan kearsipan serta mendukung visi dan misi pembangunan yang telah disepakati Pemerintah Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

2) Adanya kesepakatan dari seluruh jajaran Dinas untuk mendukung visi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar.

3) Adanya komitmen perangkat organisasi penyelenggaraan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Kampar mulai dari Kabupaten,

Referensi

Dokumen terkait

Rencana Kerja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pulang Pisau tahun 2019 merupakan dokumen perencanaan untuk jangka waktu 1 (satu) tahun yang memuat kebijakan,

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung sebagai lembaga teknis daerah yang merupakan unsur pendukung tugas kepala daerah mempunyai tugas membantu

Penyusunan LKJIP Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pamekasan Tahun 2020 yang dimaksudkan untuk memberikan gambaran terkait pencapaian kinerja tujuan dan

oleh karena itu agar program dan kegiatan berjalan dengan baik sesuai dengan alurnya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lampung Barat mempunyai tugas pokok yaitu

Gambaran pelayanan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Palembang selama periode 2013-2017 diperlukan sebagai panduan dalam menyusun kebijakan strategis Dinas Kearsipan

Penyusunan Renja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pamekasan memuat program, kegiatan, alokasi dan kelompok saran dengan indikator kinerja dan pendanaan

RENCANA KERJA (RENJA) TAHUN 2021 DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KOTA MOJOKERTO Kegiatan Pengelolaan Simpul Jaringan Informasi Kearsipan Nasional Tingkat Kabupaten/Kota Kota

Program dan kegiatan pada Tahun 2020 Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu akan melaksanakan 9 (sembilan) Program dan 35 (tiga puluh lima) Kegiatan sesuai