21 BAB IV
STRATEGI KREATIF
Table manner merupakan sebuah tata cara dan etika bersopan santun yang baik pada saat kita makan.Table manner bukanlah sebuah hal yang baru lagi bagi masyarakat namun hanya sedikit dari kita yang benar-benar memahami atau mengerti tentang table manner itu sendiri. Pada dasarnya table manner sendiri memiliki banyak manfaat bagi aspek kehidupan bermasyarakat, khususnya kalangan eksekutif muda .Dimana dalam kehidupan eksekutif muda sekarang ini table manner secara tidak langsung berperan sebagai bahasa saat berinteraksi dalam meja makan. Selain itu pandai dalam pengetahuan akan table manner juga menjadi sarana bagi pada eksekutif muda untuk menyesuaikan diri dalam bersosialisasi dengan kolega atau lawan bisnisnya. Untuk membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat luas khususnya para eksekutif muda dalam hal table manner dibuatlah sebuah media pembelajaran berupa buku yang berisikan pengetahuan tentang table manner secara lengkap dengan konsep dan visualisasi yang tepat dan menarik bagi kalangan eksekutif muda yaitu simple dan elegant. IV.1 Konsep Visual
Konsep visual dari komunikasi visual table manner ini adalah bagaimana cara mengkomunikasikan pengetahuan table manner bagi kalangan eksekutif muda melalui desain komunkasi visual yaitu dengan konsep dan desain yang simple dan elegant.
IV.1.1 Fotografi
Teknik yang digunakan dalam perancangan komunikasi visual table manner ini adalah dengan menggunakan teknik fotografi. Fotografi dipilih dalam pembuatan karya ini adalah supaya lebih terkesan nyata, ditambah dengan sentuhan layout atau gaya desain yang simple dan elegant sangatlah cocok untuk target audience eksekutif muda itu sendiri.
IV.1.2 Warna
Warna yang digunakan adalah warna monokromatik dan warna polikromatik, yaitu warna hitam sampai yang digradasikan hingga putih. Penggunaan warna silver disebagian besar visualisasi karya ini karena perpaduan gradasi dari warna silver dapat menimbulkan suasana elegant. Adapun warna pendukung seperti warna gold, jingga, ungu yang digradasikan menjadi pelengkap warna dalam karya ini, dan juga bertujuan agar pembaca tidak merasa bosan.
IV.1.3 Tipografi
Adapun beberapa tipografi yang digunakan dalam perancangan komunikasi visual ini adalah : IV.1.3.1 Interstate-Hairline A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v w x y z 1 2 3 4 5 6 7 8 90 4.1 Gambar Interstate-hairline Sumber : Dokumen Pribadi. 2014
IV.1.3.2 IrisUPC
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v w x y z 1 2 3 4 5 6 7 8 90
4.2 Gambar IrisUPC Sumber : Dokumen Pribadi. 2014
IV.2 Konsep Verbal
IV.2.1 Pengemasan Buku
Ukuran buku yang akan dibuat memiliki ukuran 14,8 x 21 cm (A5) dan menggunakan jilid soft cover. Dan jumlah halaman isi buku kira-kira 50 halaman.
IV.2.2 Strategi Promosi
Target utama dari perancangan komunikasi visual ini adalah kalangan eksekutif muda usia 22-30 tahun, maka strategi promosi ini akan menggunakan media-media yang sering digunakan atau mudah untuk diakses oleh target audience yaitu jejaring sosial, website, dan poster. Dimulai dari penyuluhan pengetahuan singkat dan informasi-informasi tentang adanya launching buku dan pelatihan table manner bagi kalangan eksekutif muda melalui jejaring sosial . Kemudian dengan menggunakan media promosi poster yang dipasang di kantor-kantor yang ada di Semarang, maksud dari penyuluhan informasi melalui jejaring sosial dan poster yang ada itu bertujuan untuk menarik
22
perhatian dan minat target audience yang kemudian diarahkan kepada media promosi utama yaitu website. Website tersebut berisi seluruh informasi penting dari event yang akan sudah terlaksana sampai event launching buku dan pelatihan table manner yang akan diadakan. Setelah program launching buku dan pelatihan table manner itu terlaksana, website juga berfungsi sebagai sarana untuk target audience membagi kesan pesan dan pengetahuan yang dapat dari pelatihan dan buku tentang table manner tersebut.
IV.2.3 Judul Buku
Judul buku table manner ini adalah “BERCERMIN ala Eksekutif Muda”, dimana kata bercermin itu sendiri memiliki kepanjangan “ Belajar Cerdas Makan dan Minum”. Konsep atau makna dari judul tersebut adalah untuk mengajak target audience atau pembaca khususnya eksekutif muda untuk bercermin dalam hal ini bukan bercermin sesuai dengan arti makna kata sebenarnya, tetapi untuk bercermin dalam hal tata cara makan dan minum atau table manner. Sesuai dengan arti katanya bercermin, pembaca dimaksudkan untuk bercermin sejauh mana pengetahuan mereka akan table manner dan menambah pengetahuan target audience (eksekutif muda) dengan cara membaca isi buku tersebut.
IV.2.4 Isi Buku
Buku ini berisi tentang keseluruhan tata cara makan resmi yaitu mulai dari sejarah atau pengetahuan tentang apakah itu table manner sesungguhnya, sejarah. Kemudian berlanjut kepada tahap pada aturan atau etika yang harus diperhatikan dalam sebuah table manner dari mulai cara berjalan hingga aturan makan. Setelah itu diperkenalkan dengan peralatan makan dan penggunaannya. Hingga yang terakhir berisikan tata cara makan lengkap mulai dari makanan pembuka hingga penutup,yaitu dengan dipadukan dengan tata letak atau layout yang dinamis sehingga pembacatidak merasa bosan. Dan juga buku ini lebih banyak mengandung unsure visual dibandingan dengan verbalnya. Diharapkan buku ini dapat menjadi sebuah literature yang bermanfaat bagi masyarakat luas terutama kalangan eksekutif muda.
IV.3 Visualisasi Desain IV.3.1 Logo
Gambar Logo 4.3
Sumber : Dokumen pribadi 2014
Konsep logo ini adalah dengan adanya gambar tudung saji yang tertutup diatas piring, dimana ditengah tudung saji tersebut terdapat sebuah illustrasi. Illustrasi tersebut digambarkan dengan 2 orang yang sedang berhadapan, dimana kedua orang tersebut sedang membawa gelas, orang pertama (sebelah kiri) digambarkan sedang menyodorkan gelas kepada orang ke 2, disini makna dari menyodorkan gelas adalah orang pertama ingin mengajak tos kepada orang kedua sesuai dengan tahap yang ada dalam sebuah table manner. Sedangkan orang kedua sedang membawa gelas dengan posisi mengarah ke mulut dengan kata lain orang kedua menggambarkan posisi minum. Makna keseluruhan illustrasi tersebut adalah kedua orang tersebut sedang berhadapan seperti bercermin dimana orang pertama menggambarkan ingin melakukan tos dengan orang kedua seperti saat berada pada jamuan resmi sedangkan orang kedua acuh terhadap ajakan tersebut dengan langsung meminumnya. Illustrasi pada logo tersebut dilengkapi dengan dengan gaya desain yang terkesan futuristik dan dengan menggunakan warna hitam, putih, silver agar terkesan elegant.
23 IV.3.2 Promotion Tool
Media promosi yang digunakan dalam perancangan komunikasi visual ini antara lain :
IV.3.2.1 Jejaring Sosial
Gambar Facebook 4.4 Sumber: Dokumen pribadi 2014
Gambar Twitter 4.5 Sumber : Dokumen Pribadi 2014
Media sosial merupakan media promosi yang digunakan pertama kali untuk mencuri perhatian target audience . Media sosial digunakan karena kebiasaan atau perilaku target audience yaitu eksekutif muda sering menggunakannya, dalam hal ini khususnya jejaring sosial facebook dan twitterlah yang digunakan. Dimana jejaring sosial tersebut memberikan pengetahuan singkat, kutipan ,dan informasi-informasi yang berhubungan dengan table manner beserta akan adanya event pelaunchingan buku dan pelatihan table manner bagi eksekutif muda.Jejaring sosial ini juga bertujuan untuk menggiring target audience yang melihatnya kepada website sebagai media utama sebagai sumber informasi keseluruhan.
24
IV.3.2.2 Poster
Gambar Poster 4.6
Sumber : Dokumen Pribadi 2014
Poster (berukuran A3) memiliki konsep yang digambarkan dengan adanya seorang eksekutif muda dengan menggunakan jas dan pakaian rapi sedang makan diatas tatanan meja makan resmi tetapi eksekutif muda ini tidak atau kurang memahami tata cara makan atau table manner saat berada dalam kondisi atau situasi resmi. Terlihat dari cara memegang pisau eksekutif muda tersebut yang salah, kaki naik ke atas kursi dan mimik wajah seperti kelaparan yang hendak menyantap makanan tersebut. Dengan tagline “ Cara Makanmu Mencerminkan Kepribadianmu “ kalimat ini memiliki arti pantaskah seorang eksekutif muda yang rapi tetapi memiliki cara makan yang seperti gambar tersebut? . Poster ini juga bersifat ajakan untuk pembaca khususnya para eksekutif muda untuk datang menghadiri event yang akan diselenggarakan.
IV.3.2.3 Website
Gambar web home 4.7 Sumber : Dokumen pribadi 2014
Gambar web gallery 4.8 Sumber : Dokumen pribadi 2014
25 Gambar web about us 4.9
Sumber : Dokumen pribadi 2014
Gambar web event 4.10 Sumber : Dokumen pribadi 2014
Gambar web forum 4.11 Sumber : Dokumen pribadi 2014
Web merupakan media utama sebagai sumber informasi,dimana di- dalam web terdapat informasi-informasi secara keseluruhan akan event yang akan diselenggarakan sampai event-event yang pernah dilakukan. Bukan hanya berfungsi sebagai tempat penyedia informasi saja tetapi web juga berfungsi sebagai sarana bagi target audience untuk berbagi kesan dan pesan setelah mengikuti acara launching buku dan pelatihan table manner untuk eksekutif muda .
26
IV.3.3 Buku
IV.3.3.1 Cover
Gambar cover depan buku 4.12 Sumber: dokumen pribadi 2014
Konsep cover buku ini adalah seorang eksekutif muda yang berada pada meja makan resmi tetapi sikap dan tata cara makannya salah, diillustrasikan sedang bermain handphone dan kaki diangkat naik keatas kursi. Sedangkan dihadapannya terdapat kaca yang muncul sebuah bayangan cermin eksekutif muda tersebut dengan cara makan yang baik dan benar. Sesuai dengan judulnya “ Bercermin “ penulis ingin menggambarkan situasi bercermin yang salah dan benar pada konteks meja makan, agar pembaca atau target audience dapat juga bercermin sampai manakah pengetahuan akan tata cara makannya, dan belajar menambah ilmu tentang table manner dengan membaca isinya.
IV.3.3.2 Layout isi
Gambar Sejarah 4.13 Sumber: dokumen pribadi2014
Gambar Etiket jamuan makan 4.14 Sumber: Dokumen pribadi 2014
27 Gambar Tata cara alat makan 4.15
Sumber: Dokumen pribadi 2014
Gambar 3&4 alat makan 4.16 Sumber: Dokumen pribadi 2014
Gambar 5 alat makan 4.17 Sumber: Dokumen pribadi 2014
Gambar Arti tata letak 4.18 Sumber: Dokumen pribadi 2014
28
Gambar Napkin Pertama 4.19 Sumber: Dokumen pribadi 2014
Gambar Napkin kedua 4.20 Sumber: Dokumen pribadi 2014
Gambar sub bab bread 4.21 Sumber: Dokumen pribadi 2014
Gambar 1&2 bread 4.22 Sumber: Dokumen pribadi 2014
Gambar 3&4 bread 4.23 Sumber: Dokumen pribadi 2014
29 Gambar 5&6 bread 4.24
Sumber: Dokumen pribadi 2014
Gambar 7 bread 4.25 Sumber: Dokumen pribadi 2014
Gambar sub bab soupbread 4.26 Sumber: Dokumen pribadi 2014
Gambar 1&2 soup 4.27 Sumber: Dokumen pribadi 2014
Gambar 3&4 bread 4.28 Sumber: Dokumen pribadi 2014
Gambar sub bab Appetizer bread 4.29 Sumber: Dokumen pribadi 2014
30
Gambar 1&2 Appetizer 4.30 Sumber: Dokumen pribadi 2014
Gambar 3 Appetizer 4.31 Sumber: Dokumen pribadi 2014
Gambar sub bab main course 4.32 Sumber : Dokumen pribadi 2014
Gambar 1&2 main course 4.33 Sumber: Dokumen pribadi 2014
Gambar 3 main course4. 34 Sumber: Dokumen pribadi 2014
Gambar sub bab dessert 4.35 Sumber : Dokumen pribadi 2014
31 Gambar 1&2 bab dessert 4.36
Sumber: Dokumen pribadi 2014
Gambar 3 desser t 4.37 Sumber: Dokumen pribadi 2014
IV.3.4 Merchandise IV.3.4.1 Pin
Gambar Pin 4.38
Sumber: Dokumen pribadi 2014
IV.3.4.2 Kaos
\
Gambar kaos tampak depan 4.39 Sumber: Dokumen pribadi 2014
32
Gambar kaos tampak belakang 4.40 Sumber: Dokumen pribadi 2014
IV.3.4.3 Mug
Gambar Mug 4.41 Sumber: Dokumen pribadi 2014
IV.3.4.4 Sertifikat Pelatihan
Gambar Sertifikat 4.42 Sumber: Dokumen pribadi 2014
IV.3.4.5 Notes
Gambar Notes Tampak Depan 4.43 Sumber: Dokumen pribadi 2014
33 Gambar Notes Tampak Belakang 4.44
Sumber: Dokumen pribadi 2014
IV.3.4.4 Tote bag
Gambar Tote Bag 4.45 Sumber: Dokumen pribadi 2014