• Tidak ada hasil yang ditemukan

Jenis-jenis Hasil Hutan dan Nilai Ekonomi yang Berasal dari Praktek Agroforestri di Sekitar Taman Wisata Alam Sibolangit

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Jenis-jenis Hasil Hutan dan Nilai Ekonomi yang Berasal dari Praktek Agroforestri di Sekitar Taman Wisata Alam Sibolangit"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

40

DAFTAR PUSTAKA

Affandi, O. dan Patana, P. 2002. Penelitian Perhitungan Nilai Ekonomi Pemanfaatan Hasil Hutan Non-Marketable oleh Masyarakat Desa Sekitar Hutan. USU, Medan.

Afriantho, G. 2008. Prospek Kontribusi Hutan Rakyat Terhadap Pendapatan Asli Daerah (Pad) Kabupaten Bogor. IPB Press. Bogor.

Alfian.2000. Peranan Valuasi Ekonomi dalam Pengelolaan Sumberdaya Alam, Bahan Ajar dalam Pelatihan Valuasi Ekonomi SumberDaya Alam. UGM Press. Yogyakarta.

Arikunto, S. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik.Rineka Cipta. Jakarta.

Asrianny., Muhammad. D dan Asrianty.2012. Pemanfaatan Sumberdaya Hutan di Hutan Lindung Kecamatan Alu Kabupaten Polman Propinsi Sulawesi Barat.UNHAS.Makasar.Vol. 8(2): 93-98.

Badan Pusat Statistika Kabupaten Deli Serdang. 2015. Sibolangit Dalam Angka. BPS. Medan

Bahruni.2004.Penilaian Sumberdaya Hutan dan Lingkungan.IPB Press. Bogor.

Barus, F. E. 2010. Aspek Ekonomi, Sosial, dan Budaya Praktek Agroforestry (Studi Kasus Desa Gurukinayan, Kecamatan Payung, Kabupate Karo). USU Press. Medan.

Birgantoro, B., A. dan D. Rhido. 2007. Pemanfaatan Sumberdaya Hutan oleh Masyarakat di KPH Banyuwangi Utara. Institut Pertanian Bogor. JMHT Vol. XIII (3): 172-181,

Handayani, Wdan Aris, S. 2004. Evaluasi Kesesuaian Lahan Jenis-Jenis Tanaman Hutan Rakyat Agroforestry di Desa Tenggerraharja, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat. Balai Penelitian Bogor. Bogor.

Indriyanto. 2008. Silvikultur Pada Sistem Wanatani. Pengantar Budidaya Hutan. PT Bumi Aksara. Jakarta.

Iskandar., Hasan. A dan M, S. 2013.Kajian Sosiologis Terhadap Peran Penyuluh Kehutanan Dalam Pemberdayaan Masyarakat Pada Pengelolaan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) di Desa Tunggul Boyok Kecamatan Bonti Kabupaten Sanggau.Jurnal Tesis PMIS. UNTAN Press. Pontianak.

(2)

41

Lidiawati, I. 2003. Penelitian Ekonomi Kerusakan Hutan dan Lahan Akibat Kebakaran.IPB Press. Bogor.

Mariana, N,.Iswan.D dan Yeni. M. 2013. Analisis Pohon Penghasil Buah-Buahan Hutan Yang Terdapat di Hutan Alam Kantuk Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang. UNTAN Press. Pontianak.

Nurrochmat. 2005. Strategi Pengelolaan Hutan. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.

Muchlas dan Slameto. 2008. Teknologi Budidaya Jahe. BPPP Bogor.Bogor.

Nurhaedah, M dan Evita, H. 2014.Hutan Desa Kabupaten Bantaeng dan Manfaatnya Bagi Masyarakat.Balai Penelitian Kehutanan Makassar. Makasar .Vol. 11(1): 27 – 36

Qosim, W. A. 2013. Pengembangan Buah Manggis Sebagai Komoditas Ekspor Indonesia. Jurnal Kultivasi. Vol. 12 (1).

Rauf, A. 2011. Sistem Agroforestry Upaya Pemberdayaan lahan Secara Berkelanjutan. USU Press. Medan

Salim. 1997. Dasar-Dasar Hukum Kehutanan. Sinar Grafika. Jakarta.

Setiawan, A. 2014. Analisis Sosial Ekonomi Pola Agroforestri Di Sub Das Lahumbuti Kabupaten Konawe Propinsi Sulawesi Tenggara. Tesis. Universitas Hasanuddin. Makasar.

Sitorus, A. D. 2008. Kajian Sosial Program Hutan Kemasyarakatan (HKM) dan Kontribusinya Terhadap Pendapatan Masyarakat ( Studi kasus : Desa Gudang Garam Kecamatan Bintang Bayu Kabupaten Serdang Bedagai). Skripsi.USU Press. Medan.

Sudarmalik, Y,.Rochmayanto dan Purnomo. 2006. Peranan Beberapa Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) di Riau dan Sumatera Barat. Prosiding Seminar Hasil Litbang Hasil Hutan.Hal.199-219.

Suhelmi, I. R. 2003. Ekonomi Lingkungan dan Pengelolaan Sumberdaya Berkelanjutan.UGM Press. Yogyakarta.

Widiarti, A dan Sukaesih. Prajadinata. 2008. Karakteristik Hutan Rakyat Pola Kebun Campuran. Bogor

Wirakusumah, S. 2003. Mendambakan Kelestarian Sumber Daya Hutan Bagi Sebesar- besarnya Kemakmuran Rakyat. UI Press. Jakarta.

Zega, S., Agus dan Tri. M. 2013. Analisis Pengelolaan Agroforestry dan Kontribusinya terhadap Perekonomian Masyarakat. Usu Press. Medan.

Referensi

Dokumen terkait

Desa Puangaja dan Desa Sibolangit merupakan desa yang berbatasan langsung dengan kawasan Taman Wisata Alam Sibolangit (TWAS) dan memiliki lahan agroforestri yang berpengaruh

Kajian Agroforestri Karet ( Hevea brasilliensis Muell) Sebagai Model Hutan Rakyat dan Kontribusinya Terhadap Pendapatan Rumah Tangga (Studi Kasus Di Desa Lau Damak,

Desa Puangaja dan Desa Sibolangit merupakan desa yang berbatasan langsung dengan kawasan Taman Wisata Alam Sibolangit (TWAS) dan memiliki lahan agroforestri yang berpengaruh

Desa Puangaja dan Desa Sibolangit merupakan desa yang berbatasan langsung dengan kawasan Taman Wisata Alam Sibolangit (TWAS) dan memiliki lahan agroforestri yang berpengaruh

Agroforestri adalah suatu sistem pengelolaan lahan yang merupakan.. kombinasi antara produksi pertanian, termasuk pohon, buah-buahan

No Nama Peternak Pensiunan PNS Wirausaha Buruh Tani. Total

Judul Skripsi Nama i�ilTt Program Studi : Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi Terhadap Persepsi Masyarakat Tentang Keberadaan Kawasan Hutan Taman Wisata Alam Sibolangit : Lusiana

Latar Belakang BABI PENDAHULUAN Hutan merupakan sumber daya alam yang bersifat dapat dipulihkam renewable resources yang besar peranannya baik secara langsung maupun tidak