• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perancangan Diradja Concert Hall

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Perancangan Diradja Concert Hall"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

PERANCANGAN DIRADJA CONCERT HALL (ARSITEKTUR FUTURISTIK)

SKRIPSI

Oleh:

ADE PERMATA SARI 120406018

DEPARTEMEN ARSITEKTUR FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN

(2)

PERANCANGAN DIRADJA CONCERT HALL (ARSITEKTUR FUTURISTIK)

SKRIPSI

Sebagai Persyaratan untuk Memperoleh Gelar Sarjana Teknik

Oleh:

ADE PERMATA SARI 120406018

Dosen Pembimbing : Ir. RUDOLF SITORUS, MLA

DEPARTEMEN ARSITEKTUR FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN

(3)

PERNYATAAN

PERANCANGAN DIRADJA CONCERT HALL

SKRIPSI

Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam Skripsi ini tidak terdapat karya yang

pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi,

dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang

pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu

dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka.

Medan, Juni 2016

Penulis,

Ade Permata Sari

(4)

JudulSkripsi : PERANCANGAN DIRADJA CONCERT HALL Nama Mahasiswa : Ade Permata Sari

NomorPokok : 120406018

Departemen : Arsitektur

Menyetujui Dosen Pembimbing,

Ir. Rudolf Sitorus. MLA NIP. 195802241986011002

Koordinator Skripsi, Ketua Departemen Arsitektur,

Dr.Ir. Nelson M. Siahaan, Dipl.TP,M.Arch Ir. N Vinky Rahman, MT

(5)

Tanggal Lulus : Juni 2016 Telah diuji pada :

Tanggal : 29 Juni 2016

Penguji Skripsi

Ketua Penguji : Ir. Rudolf Sitorus, MLA

Anggota Penguji : 1. Andalucia, ST., M.Sc

(6)

SURAT HASIL PENILAIAN PROYEK SKRIPSI

Nama : Ade Permata Sari

NIM : 120406018

JudulSkripsi : PERANCANGAN DIRADJA CONCERT HALL

Tema : Arsitektur Futuristik

Rekapitulasi Nilai :

A

B+

B

C+

C

Dengan ini mahasiswa yang bersangkutan dinyatakan :

No. Status

2. Lulus Melengkapi

3. Perbaikan

4. Tidak Lulus

Medan, Juni 2016

Koordinator Skripsi, Ketua Departemen Arsitektur,

Dr.Ir. Nelson M. Siahaan, Dipl.TP,M.Arch Ir. N Vinky Rahman, MT

(7)

ABSTRAK

Kota Medan memiliki keberagaman budaya dan potensi wisata daerah baik wisata alam dan juga wisata budaya. Dengan segala potensi itu kota Medan bisa menjadi kota yang maju dan berkembang pesat. Akan tetapi kegiatan utama perekonomian dan pusat wisata masih bersifat terpusat pada inti kota saja. Hal ini mendorong kami untuk menelisik daerah-daerah yang memiliki potensi yang bagus untuk dikembangkan. Daerah Pulo Brayan Bengkel adalah salah satunya. Pulo Brayan Bengkel memiliki banyak potensi untuk dilakukan pembangunan berkelanjutan. Daerah ini juga menjadi salah satu daerah pengembangan kawasan Mebidangro (Medan-Binjai-Deli Serdang-Karo). Pengembangan ini dilakukan untuk menjadikan daerah-daerah sekitar pusat kota Medan menjadi pendukung kegiatan perkotaan, sehingga kegiatan-kegiatan tersebut tidak hanya terpaku pada pusat kota saja.

Dalam merancang ulang (renewal development) kawasan Pulo Brayan Bengkel, menjadi kawasan Green Deli Oasis, terdapat tahapan-tahapan dalam perancangan kawasan dimulai dari diskusi tim, survei lapangan, wawancara, studi pustaka, studi literatur dan diskusi mengenai perancangan hingga menghasilkan desain akhir kawasan. Adapun tema perancangan yang dipilih dalam perancangan kawasan ini adalah sustainable architecture. Kawasan ini menyediakan beraneka fasilitas yang dapat melayani berbagai kegiatan masyarakat kota Medan, seperti kegiatan edukasi, wisata sejarah, hiburan dan sebagainya.

Diradja Concert Hall adalah suatu tempat dimana berbagai kilau

pertunjukan dapat ditemukan. Tidak hanya kegiatan pertunjukan yang dihadirkan

Diradja Concert Hall, tetapi juga kegiatan kesenian lainnya seperti kursus seni

musik, galeri kesenian, studio musik, serta pertunjukan indoor dan outdoor. Tempat ini menjawab akan kebutuhan gedung pertunjukan yang belum dimiliki kota Medan sebelumnya. Dengan mengambil tema arsitektur futuristik, maka bangunan ini menerapkan teknologi yang berbeda dari gedung pertunjukan yang ada di Indonesia khususnya kota Medan. Salah satu teknologinya adalah dengan menggunakan sistem kursi bergerak, sehingga ketika tidak dibutuhkan kursi penonton dapat disimpan dibawah panggung dan bagian belakang ruangan, sehingga terbentuk sebuah ballroom yang sangat luas. Selain itu, penerapan tema futuristik juga terlihat dari bentuk bangunan yang berbeda dari bangunan disekitarnya, sehingga bangunan ini dapat menjadi ikon dan penanda ketika pengunjung berkunjung ke Green Deli Oasis dan Diradja Concert Hall.

Kata kunci : Mebidangro, Pulo Brayan Bengkel, renewal development,

(8)

ABSTRACT

Medan has a cultural diversity and tourism potential of the area both natural attractions and cultural tourism. With all the potential it could be the city of Medan city developed and developing rapidly. However, the main economic activity and tourist centers are still centralized at the core of the city alone. This prompted us to probe areas that have great potential to be developed. Regional Bengkel Pulo Brayan is one of them. Bengkel Pulo Brayan has a lot of potential to do sustainable development. The region is also becoming one of the region development Mebidangro (Medan-Binjai-Deli Serdang-Karo). This development is done to make the areas around the center of Medan supporting urban activities,

so that such activities not only centralizied in the city.

In redesign (renewal development) region Bengkel Pulo Brayan, into the region Green Deli Oasis, there are steps in the design areas starts from team discussions, field surveys, interviews, literature studies, literature review and discussions about the design to produce the final design of the area. The theme of the design is selected in the design if this area is sustainable architecture. This area provides various facilities to serve the activities of the Medan city, such as educational activities, historical tours, entertainment and etcetera.

Diradja Concert Hall is a place where various luster performances can be found. Not only performing activities that were presented Diradja Concert Hall, but also other arts activities such as music art courses, art galleries, music studios, as well as indoor and outdoor performances. This place will answer the needs of the building performances that have not previously owned by the Medan city. With the theme of futuristic architecture, the building is applying a different technology of building performances in Indonesia, especially the Medan city. One technology is to use seats moveable, so when in not used bleachers can be stored under the stage and the back of the room, thus forming a very spacious ballroom. In addition, the application of a futuristic theme can also be seen from the shape of the building is different from the surrounding buildings, so these buildings can become a landmark in this area when visitors visit the Green Deli Oasis and Diradja Concert Hall.

(9)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat dan

karunia-Nya, penulis dapat menyelasikan laporan skripsi yang berjudul Perancangan

Diradja Concert Hall sebagai syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Teknik pada

Fakultas Teknik Departemen Arsitektur Universitas Sumatera Utara. Dalam

penyelesaian laporan skripsi ini, penulis menyadari bahwa tanpa bantuan,

bimbingan dan dukungan yang diberikan oleh berbagai pihak terkait, maka

penyelesaian laporan skripsi ini sangat sulit untuk dapat berjalan dengan baik dan

selesai tepat pada waktunya. Dimulai dari merencanakan sebuah kawasan,

mendapatkan ilmu merancang sebuah kawasan hingga terealisasinya hasil

rancangan renewall kawasan Green Deli Oasis di Pulo Brayan Bengkel. Oleh

karena itu, pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan rasa syukur dan

terima kasih kepada :

1. Bapak Ir. Rudolf Sitorus, MLA., selaku dosen pembimbing yang

selalu meluangkan waktu dan menyampaikan ilmunya kepada saya,

dan selalu memberikan semangat, dukungan materil, saran serta kritik

kepada kami semua dalam mengerjakan rancangan kawasan.

2. Bapak Ir. Samsul Bahri, MT., selaku dosen penguji yang telah

memberikan saran dan kritik yang sangat bermanfaat dalam

penyelesaian rancangan kawasan Green Deli Oasis dan proses

perancangan Diradja Concert Hall.

3. Ibu Andalucia, ST., M.Sc., selaku dosen penguji yang telah

memberikan saran dan kritik yang sangat bermanfaat dalam

penyelesaian rancangan kawasan Green Deli Oasis dan proses

perancangan Diradja Concert Hall.

4. Bapak Ir. N. Vinky Rahman, MT., selaku ketua Departemen

Arsitektur.

5. Bapak Dr.Ir. Nelson M. Siahaan, Dipl.TP, M.Arch., selaku dosen

(10)

6. Ibu Ir. Nurlisa Ginting, M.Sc., Ph.D., selaku dosen wali penulis.

7. Kepada ayah dan ibu saya tercinta yang dengan sabar, perhatian yang

penuh kasih dan sayang yang tak terbalaskan dalam membimbing,

memberi dukungan baik moril maupun materil, dan senantiasa

menemani saya hingga saat ini.

8. Kepada rekan-rekan satu kelompok, rekan-rekan angkatan 2012, dan

terkhusus kepada sahabat saya Chairunnisa Wulandari, Silvia Arisda,

Suci Ananda Puteri Tarigan, dan Try Ulfa Utami yang telah membantu

dan memberikan dukungan serta motivasi saya dalam menyelesaikan

skripsi ini.

9. Kepada Bang Bulsem, Fitra Hadintha dan tim yang telah membantu

penyelesaian dalam membuat maket.

10. Serta kepada semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu,

atas segala bantuan dan dukungannya dalam penyelesaian penulisan

skripsi ini.

Semoga kiranya Allah SWT dapat membalas kebaikan dan melimpahkan

kasih dan sayang-Nya kepada semua pihak yang telah membantu. Penulis sangat

menyadari bahwa dalam skripsi ini masih banyak kekurangan. Oleh karena itu,

penulis membuka diri terhadap kritikan dan saran bagi penyempurnaan skripsi ini

kedepannya. Akhir kata semoga rancangan kawasan Green Deli Oasis dan laporan

skripsi ini dapat memberikan manfaat bagi masyarat dan pembaca terhadap ilmu

arsitektur, dan memberikan kontribusi dalam pengembangan ilmu arsitektur.

Medan, Juli 2016 Hormat saya,

(11)

DAFTAR ISI

ABSTRAK ... i

KATA PENGANTAR ... iii

DAFTAR ISI ... v

DAFTAR GAMBAR ... xi

DAFTAR TABEL ... xvi

DAFTAR DIAGRAM ... xvii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang... 2

1.2 Maksud dan Tujuan ... 5

1.3 Masalah Perancangan... 6

1.4 Pendekatan ... 6

1.5 Lingkup/ Batasan ... 7

1.6 Kerangka Berfikir ... 8

1.7 Sistematika Penulisan Laporan ... 9

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 11

2.1 Terminologi judul ... 11

(12)

2.2.1 Kriteria Pemilihan Lokasi... 13

2.2.1.1 Tinjuauan terhadap struktur kota ... 14

2.2.1.2 Pencapaian ... 16

2.2.1.3 Area pelayanan... 16

2.2.1.4 Persyaratan lain ... 17

2.2.2 Deskripsi Kondisi Eksisting Lokasi Perancangan ... 17

2.3 Tinjauan Umum Proyek ... 23

2.3.1 Perkembangan Kota ... 23

2.3.2 Kebijakan Pembangunan ... 24

2.3.3 Dekskripsi Proyek ... 26

2.3.4 Prinsip Perencanaan dan Perancangan Proyek ... 27

2.4 Tinjauan Fungsi ... 27

2.4.1 Deskripsi penggunaan dan kegiatan ... 27

2.4.2 Dekskripsi Perilaku ... 31

2.4.3 Dekskripsi Persyaratan dan Kriteria Ruang ... 31

2.4.4 Studi Banding Arsitektur Fungsi Sejenis ... 33

2.4.4.1 Harpa Concert Hall and Conference Centre .... 33

2.4.4.2 Balai Sarbini, Jakarta ... 42

2.4.4.3 Kesimpulan ... 46

2.5 Elaborasi Tema ... 46

(13)

2.5.2 Interpretasi Tema ... 47

2.5.3 Keterkaitan tema dengan judul ... 48

2.5.4 Studi banding tema sejenis ... 49

2.5.4.1 Galaxy Soho ... 49

2.5.4.2 Kesimpulan ... 53

BAB III METODE PENDEKATAN PERANCANGAN ... 54

3.1 Tahap 1(Diskusi dan Briefing Dalam Menentukan Kawasan Proyek) ... 54

3.2 Tahap 2 (Survei Lokasi) ... 55

3.3 Tahap 3 (Survei Lapangan dan Mencari Data Kepustakaan Untuk Menguatkan Analisa Data Lokasi)... 56

3.4 Tahap 4 (Mendesain Rancangan Kawasan dengan Fungsi-Fungsi Bangunan yang Dibutuhkan)... 58

3.5 Tahap 5 (Mengerjakan Revisi Perancangan Kawasan Pulo Brayan Bengkel) ... 60

3.6 Tahap 6 (Mendapatkan Hasil Rancangan Kawasan Setelah Revisi) ... 60

3.7 Tahap 7 (Melakukan Diskusi dengan Dosen Pembimbing dan Dosen Penguji Mengenai Hasil Revisi) ... 62

(14)

3.9 Tahap 9 (Melakukan Perancangan Kawasan yang Sudah Sesuai

dengan Hasil Revisi) ... 62

BAB IV ANALISA PERANCANGAN ... 65

4.1 Analisa Kondisi Tapak dan Lingkungan (Existing) ... 65

4.1.1 Analisa Lokasi ... 65

4.1.2 Analisa Kondisi dan Potensi Lahan ... 66

4.1.3 Analisa Peraturan ... 67

4.1.4 Analisa Sarana dan Prasarana ... 69

4.1.5 Analisa Karakteristik Lingkungan ... 71

4.1.6 Analisa View ... 72

4.1.6.1 View Keluar Site ... 72

4.1.6.2 View Kedalam Site ... 73

4.1.7 Analisa Tata Guna Lahan ... 73

4.1.8 Analisa Lalu Lintas ... 74

4.1.9 Analisa Sirkulasi ... 75

4.2 Analisa Fungsional ... 76

4.2.1 Analisa Kebutuhan Ruang dan Program Ruang ... 76

4.2.1.1 Analisa Kebutuhan Ruang ... 76

4.2.1.2 Analisa Program Ruang ... 81

(15)

4.2.3 Analisa Bentuk ... 85

4.3 Analisa Teknologi dan Struktur... 86

4.3.1 Analisa Struktur ... 86

4.3.2 Analisa Konstruksi ... 87

4.3.3 Analisa Akustik Ruang dan Lingkungan... 88

4.3.4 Analisa Utilitas ... 94

4.3.4.1 Analisa Sistem Jaringan Listrik ... 94

4.3.4.2 Analisa Sistem Jaringan Air Bersih ... 95

4.3.4.3 Analisa Sistem Jaringan Air Kotor ... 95

4.3.4.4 Analisa Sistem Jaringan Fire Protection ... 96

4.4 Kesimpulan... 96

BAB V KONSEP PERANCANGAN ... 97

5.1 Konsep Perancangan Kawasan Green Deli Oasis ... 97

5.2 Konsep Perancangan Diradja Concert Hall... 102

5.2.1 Konsep Perancangan Tapak... 104

5.2.2 Konsep Perancangan Bangunan ... 105

5.2.3 Konsep Struktur ... 112

5.2.4 Konsep Teknologi Kursi Penonton ... 114

(16)

BAB VI HASIL PERANCANGAN ... 118

6.1 Rancangan Kawasan Green Deli Oasis ... 118

6.2 Rancangan Diradja Concert Hall ... 122

6.2.1 Peta Situasi/Tapak ... 122

6.2.2 Rancangan Tapak ... 122

6.2.3 Rancangan Arsitektur ... 122

6.2.4 Rancangan Struktur dan Konstruksi ... 123

6.2.5 Rancangan Utilitas ... 123

6.2.6 Perspektif Suasana Diradja Concert Hall ... 123

KESIMPULAN ... 131

DAFTAR PUSTAKA ... 133

(17)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Peta lokasi ... 12

Gambar 2.2 Peta lokasi terpilih ... 19

Gambar 2.3 Alternatif lokasi site Diradja Concert Hall ... 21

Gambar 2.4 Tampak Harpa Concert Hall and Conference Centre ... 34

Gambar 2.5 Interior Harpa Concert Hall and Conference Centre ... 35

Gambar 2.6 Denah lantai 1 Harpa Concert Hall and Conference Centre ... 35

Gambar 2.7 Denah lantai 1 Mezanin Harpa Concert Hall and Conference Centre ... 36

Gambar 2.8 Denah lantai 2 Harpa Concert Hall and Conference Centre ... 37

Gambar 2.9 Denah lantai 3 Harpa Concert Hall and Conference Centre ... 37

Gambar 2.10 Denah lantai 4 Harpa Concert Hall and Conference Centre ... 37

Gambar 2.11 Denah lantai 5 Harpa Concert Hall and Conference Centre ... 38

Gambar 2.12 Elevasi Harpa Concert Hall and Conference Centre ... 38

Gambar 2.13 Elevasi Harpa Concert Hall and Conference Centre ... 39

(18)

Gambar 2.15 Ruangan Nordurljos ... 40

Gambar 2.16 Ruangan Silfurberg... 41

Gambar 2.17 Tampak Balai Sarbini ... 42

Gambar 2.18 Stage Balai Sarbini ... 43

Gambar 2.19 Lobi Balai Sarbini ... 44

Gambar 2.20 Main Hall BalaiSarbini... 44

Gambar 2.21 Denah lobi Balai Sarbini ... 45

Gambar 2.22 Denah main hall Balai Sarbini ... 45

Gambar 2.23 Tampak Galaxy Soho ... 49

Gambar 2.24 Tampak Galaxy Soho ... 50

Gambar 2.25 Suasana malam Galaxy Soho ... 51

Gambar 2.26 Tampak atas Galaxy Soho ... 52

Gambar 2.27 Interior Galaxy Soho ... 53

Gambar 3.1 Maket kawasan eksisting ... 55

Gambar 3.2 Rancangan kawasan awal ... 59

Gambar 3.3 Proses revisi perancangan kawasan ... 60

Gambar 3.4 Hasil perancangan kawasan setelah revisi ... 61

Gambar 3.5 Hasil akhir perancangan kawasan ... 63

Gambar 4.1 Peta lokasi ... 65

Gambar 4.2 Sarana pendidikan disekitar kawasan perancangan ... 70

(19)

Gambar 4.4 Sarana ibadah disekitar kawasan perancangan ... 71

Gambar 4.5 View keluar site ... 72

Gambar 4.6 Sirkulasi jalan... 75

Gambar 4.7 Tabel jenis material penyerap bunyi ... 90

Gambar 4.8 Tabel jenis material penyerap bunyi ... 90

Gambar 4.9 Tabel jenis material penyerap bunyi ... 91

Gambar 4.10 Tabel jenis material penyerap bunyi ... 91

Gambar 4.11 Tabel jenis material penyerap bunyi ... 90

Gambar 4.12 Ruang pertunjukan berbentuk persegi ... 93

Gambar 4.13 Ruang pertunjukan berbentuk kipas ... 94

Gambar 4.14 Ruang pertunjukan berbentuk lingkaran ... 95

Gambar 5.1 Masterplan perancangan kawasan Green Deli Oasis ... 97

Gambar 5.2 Suasana pedestrian Green Deli Oasis ... 100

Gambar 5.3 Suasana pedestrian Green Deli Oasis ... 100

Gambar 5.4 Suasana ruang terbuka hijau Green Deli Oasis ... 100

Gambar 5.5 Konsep ruang publik Green Deli Oasis ... 101

Gambar 5.6 Konsep ruang publik Green Deli Oasis ... 101

Gambar 5.7 Konsep ruang publik Green Deli Oasis ... 101

Gambar 5.8 Menara air Green Deli Oasis ... 102

Gambar 5.9 Salah satu karya arsitektur Santiago Calatrava ... 103

(20)

Gambar 5.11 Desain Diradja Concert Hall ... 104

Gambar 5.12 Zoning site Diradja Concert Hall ... 105

Gambar 5.13 Bentuk gubahan massa Diradja Concert Hall ... 106

Gambar 5.14 Site plan ... 106

Gambar 5.15 Auditorium skala besar (King Theatre) ... 108

Gambar 5.16 Auditorium skala kecil (Crown Theatre) ... 108

Gambar 5.17 Area pertunjukan outdoor ... 109

Gambar 5.18 Orientasi bangunan terhadap arah mata angin ... 110

Gambar 5.19 Tampak bangunan ... 111

Gambar 5.20 Tampak bangunan 3 dimensi ... 111

Gambar 5.21 Detail double glasses pada tampak menghadap barat ... 112

Gambar 5.22 Struktur atap pada bangunan karya Santiago Calatrava ... 113

Gambar 5.23 Struktur atap pada bangunan Aquatic Centre ... 113

Gambar 5.24 Detail struktur atap pada bangunan Aquatic Centre ... 114

Gambar 5.25 Kursi penonton pada auditorium konser... 115

Gambar 5.26 Kursi penonton disimpan pada bagian belakang ruangan ... 115

Gambar 5.27 Kursi penonton disimpan pada bagian bawah panggung .... 116

Gambar 6.1 Suasana ruang terbuka hijau Green Deli Oasis ... 118

Gambar 6.2 Suasana pedestrian Green Deli Oasis ... 119

Gambar 6.3 Suasana pedestrian Green Deli Oasis ... 119

(21)

Gambar 6.5 Suasana ruang publik Green Deli Oasis ... 120

Gambar 6.6 Suasana taman dan Menara Air ... 121

Gambar 6.7 Suasana halte bus Green Deli Oasis ... 121

Gambar 6.8 Suasana eksterior Diradja Concert Hall ... 124

Gambar 6.9 Suasana tampak atas eksterior Diradja Concert Hall ... 124

Gambar 6.10 Suasana eksterior Diradja Concert Hall (2) ... 125

Gambar 6.11 Suasana ruang pertunjukan kapasitas kecil(crown theatre) ... 125

Gambar 6.12 Suasana ruang pertunjukan crown theatre... 126

Gambar 6.13 Suasana ruang pertunjukan crown theatre... 126

Gambar 6.14 Suasana lobi khusus studio musik ... 126

Gambar 6.15 Suasana ruang kelas kursus musik piano... 127

Gambar 6.16 Suasana ruang kelas kursus musik biola danmusik akustik ... 127

Gambar 6.17 Suasana lorong ruang kelas kursus musik ... 127

Gambar 6.18 Maket kawasan Green Deli Oasis ... 128

Gambar 6.19 Maket bangunan Diradja Concert Hall ... 128

Gambar 6.20 Maket bangunan Diradja Concert Hall (2) ... 129

Gambar 6.21 Maket bangunan Diradja Concert Hall (3) ... 129

(22)

DAFTAR TABEL

Tabel 1.1 Tabel Presentase Jumlah Peminat Kegiatan Kesenian di Medan

... 3

Tabel 2.1 Kriteria Lokasi Proyek ... 13

Tabel 2.2 Rencana Struktur Pusat Pelayanan Kota Medan Tahun 2028. . 14

Tabel 2.3 Peniliaian Lokasi Berdasakan Kriteria... 22

Tabel 3.1 Tahap 1 (Diskusi dan Briefing Dalam Menentukan Kawasan Proyek) ... 54

Tabel 3.2 Tahap 2 (Survei Lokasi) ... 56

Tabel 3.3 Tahap 3 (Survei Lapangan dan Mencari Data Kepustakaan Untuk Menguatkan Analisa Data Lokasi) ... 57

Tabel 3.4 Tahap 4 (Mendesain Rancangan Kawasan dengan Fungsi-Fungsi Bangunan yang Dibutuhkan) ... 58

Tabel 4.1 Pengembangan Peruntukan Lahan Kota ... 66

Tabel 4.2 Karakter Lingkungan ... 71

Tabel 4.3 Penggunaan Lahan Kecamatan Medan Barat ... 73

Tabel 4.4 Deskripsi Kebutuhan Ruang ... 76

Tabel 4.5 Program Ruang Fasilitas Umum ... 81

Tabel 4.6 Program Ruang Fasilitas Pertunjukan ... 81

Tabel 4.7 Program Ruang Fasilitas Penunjang ... 82

(23)

DAFTAR DIAGRAM

Diagram 2.1 Kegiatan Perilaku Pengguna Umum ... 29

Diagram 2.2 Kegiatan Perilaku Pengguna Khusus ... 29

Diagram 2.3 Kegiatan Penyewa Ruang Pameran ... 30

Diagram 2.4 Kegiatan Penyewa Retail ... 30

Diagram 2.5 Kegiatan Pimpinan Pengelola Bangunan ... 30

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan penentuan konsep tampilan bangunan ini adalah untuk menentukan tampilan bangunan agar sesuai dengan tema dan fungsi dari Chapel and Wedding Hall. Dasar pertimbangan

Bangunan ini memiliki konsep arsitektur yang sesuai dengan kegunaannya, yaitu sebagai hall pertunjukan,.Sehingga tanpa harus melihat dari dalam, kita dapat

Dari data yang didapat, baik itu data mengenai eksisting tapak, jumlah pedagang, komoditi yang ada, bangunan maupun tema, akan dianalisis sebagai usaha

Tema yang dipilih dalam perancangan planetarium di Bali yaitu Futuristik dan Dinamis yang berarti bangu- nan yang berbeda dengan bangunan lainnya yang memiliki ciri khas tersendiri

Dari prinsip aktraktif tersebut dapat disimpulkan bahwa sebuah bangunan yang menarik adalah bangunan yang "berbeda" dengan bangunan yang lain terutama disekitarnya, dalam

Keterkaitan antara rancangan dan bangunan karena bentuk dinamis yang ditampilkan dari tema arsitektur futuristik berkaitan dengan olahraga renang yang mengutamakan

Berdasarkan tema terkait, terlihat dari adanya mobilitas yang jelas berbeda antara atlet dengan orang pada umumnya terutama yang membedakan adalah kegiatan hariannya,

Maka dari itu direncanakannya Indonesia College Of Performing Arts dengan tema Arsitektur Futuristik pada Kawasan Kota Baru Parahyangan, direncanakan sebagai bentuk penyebarluasan