t
TECHNICALASSISTANCE FOR SUPPORT OF THE PROJECT MANAGEMENT UNIT CORE TEAM CONSULTANTS (CTC}
LAPORAN PELAKSANAAN SOSIALISASI
HIV-AIDS
PDG SAWAH-SP.EMPAT
(2)&MANGGOPOH_PDNG SAWAH
(3)DI
KABUPATEN PASAMAN BARAT
-
PROV.
SUMBAR
Sosialisasi HIV-AIDS WINRIP
DAFTAR
ISI
Daftar Isi
Daftar Lampiran
I.
Latar Belakangil.
Perkembangan Epidemi dan Kebijakan HIV-AIDSIII.
Metodologi dan PendekatanIV.
Hasil Pelaksanaan Sosialisasi HIV-AIDSV.
Kesimpulani
ii
1
A
9
10 -t4
Sosialisasi HIV-AIDS WINRIP
DAFTARLAM PI
RAN
Lampiran 1 Materi Sosialisasi/Penyuluhan Pencegahan HIV/AIDS
Lampiran 3
Lampiran 4
Berita Acara Kegiatan
Dokumentasi Kegiatan
Sooialisasi HIV-AIDS WINRtr
I.
Latar BelakangInfrastruktur jalan sebagai bagian sistem transportasi jalan nasional, berperan
penting dalam
mendukungbidang
ekonomi,
sosial
dan
budaya
sertalingkungan. Jaringan jalan dikembangkan melalui pendekatan pengembangan
wilayah agar
tercapai keseimbangandan
pemerataan pembangunan antardaerah, membentuk dan memperkukuh kesatuan nasional serta membenhlk
struktur ruang dalam rangka mewujudkan sasaran penrbangunan nasional
Namun demikian kegiatan pembangunan tersebut tidak terlepas dari timbulnya
dampak yang bersifat negatif terhadap lingkmgan sekitar, antara lain adalah
dampak terhadap perilaku sosial dan kesehatan masyaralat.
Perilaku
para
pelaksana pembangunanyang rentan
terhadap gangguankesehatan
dan yang
menjadi
perhatian nasionalmaupun global
adalahpenyebaran
Human
Immunodeficiency Virus/ AcquiredImmuno
DeficiencySyndrom (HIV/AIDS) yang merupakan penyakit nrenumnnya kekebalan tubuh
manusia yang menyebabkan kematian dan menyebar secara cepat.
Sejak dilaporkan pertanur
kali
di
Indonesia pada tahr:n 1987, jumlah kasusHIV/AIDS
meningkat dengan cepat, padatahun
2005 kasusHIV dari
33Provinsi
terdapat 7.195kasw
HIV
dan
3.692kasus AIDS,
dan
terjadipenanrbahan signifikat pada tahun 2010 mmjadi 21.591 kasus
HIV
dan 7.179kasus
AID6,
Datadari
Kementerian Kesehatanper
September 20L4, secarakumulatif
di
33 wilayah Provinsi dijumpai 32.711 kasusHIV
dan 5.494 kasusAIDS. (t^aporan Perkembangan HIV-AIDS Tahun 2014. Kemkes), secara jumlah
kumulatif sejak 1987 di 33 wilayah Provinsi jumlah kasus AIDS yang dilaporkan
mencapai 65.790 kasw sedangkan kasus infeksi HIV sebanyak 150.138 kasus.
Perilaku para peke4a proyek menjadikannya sebagai kelompok yang rawan
tertular
HW
sehingga pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan menjadiSosialisasi HIV-AIDS WINRIP
salah satu
Penyebaran
Perumahan
sektor kegiatan yang potensial memberikan kontribusi terhadap HIV/ AID6, oleh karena
itu Kernenterian Pekerjaan
Umum dan Rakyat diharapkan akan menjadi bagiandari
komitmen nasionalUpaya-upaya penanganan penyebaran melalui pendekatan berbasis tempat kerja
yang sebagian besar pekerjanya adalah kaum lakiJaki, dan lelaki yang berisiko
umumnya memiliki mobilitas tinggi dan ,/ atau jauh dari pasangan tetapnya.
Bank
Dunia
mengupayakan program-program penanggulangan melaluikebijakan
dalam
pendanaan pembangunaninfrastruktur
di
negara-negaraberkenrbang,
Sebagai
langkah
awal untuk
mewujudkan
kegiatanpenanggulangan
HIV/AIDS
adalahdmgan
melalqrkan sosialisasi terhadappekerja dan pengelola proyek Westem Indonesia National Roads Improvement
Project (MNRIP).
1.1.
MeksudKegiatan
ini
dimaksudkan
unhrk
rnelsosialisasikan
cara{aramenanggulangi penyebaran
HfV/AIDS
pada populasi rawan tertular danmenularkaru
khwusnya
kepada pekerja
dan
pengelola
proyekpembangunan jalan ruas Padang Sawah - Sp.Empat (No.2) dan Manggopoh
-
Pdg Sawah (No.3).1.2
Tuiuan1)
Tersosialisasikannya infor:masi cararara penanggulangan penyebaranHIV/ AIDS kepada pekerja dan pengelola proyek pembangunan jalan ruas Padang Sawah
-
Sp.Empat (No.z) dan Manggopoh-
Pdg Sawah(N".3).
2)
Tersosialisasikannya perangkat pencegahan penyebaran HIV/AIDSkepada para pekerja dan pengelola proyek.
Sosialisasi HIV-AIDS WINRIP
1.3.
SasaranMeningkatkan kesadaran akan resiko, bahaya dan akibat
H(AIDS
daripara pekerja dan pengelola proyek pembangunan jalan Padang Sawah
Sosialisasi HIV-AIDS WINRIP
IL
Perkembangan Epidemi dan Kebijakan HIV-AIDSa)
Perkembangan Epidemi HIV-AIDS di IndonesiaData dari Kementerian Kesehatan pada November 2014 diketahui dari tahun
2014 sx.ara kumulatif terdapat 160.L38 kasus HIV dari 33 provinsi dan 65.790
kasus AIDS dari 33 provinsi (Ditjen PP
&
PL Kemenkes RI 17Oktober 2014 [image:7.599.34.567.59.769.2]Edit terakhfu 18 November 2014), disajikan pada gambar 1. dibawah ini.
Gambar 1: Perkembangan Epidemi HIV-AIDS di Indonesia
2l5ltl tllBt
Sumber : Laporun Perknnbnngan HN-AIDS Talut 2014
Perkembangan Kebijakan HIV dan AIDS dan Program
Berawal
dari
penguatan kelembagaan, kemudian penetapan strategi dajlRencana Aksi Nasional 2070-201.4. Program nacional diperkuat: pengurangan
Dampak Buruk Penggunaan Napza Suntik (HR-Harm Reduction), Layanan
Komprehensif Berkesinambungan (LKB), Pencegahan penularan
HIV
dariIbu ke Anak (PPIA), Peningkatan Pengetahuan Remaia dan Strategic Use of
ARV (SUFA), uatuk lebih lengkapnya disajikan pada Tabel. 1, dibawah ini:
b)
Sosialisasi HIV-AIDS WINRIP
Tabel 1. Perkembangan Kebiiakan
HIV
dan AIDS dan PrcgramTahun Kebiiakan
1994 Pembentukan Komisi Penanggulangan AIDS Nasional 7999 Dimulainya Layanan Alat Suntik Steril (LASS)
,on? I(ahrrfrictrr horcerne LPANT R- RNTI\T +an+ahd alarm
Reduction:dimulainya Prograrrr Terapi Rumatan Metadon
2005
i
KPAN mendapat dukungan pendanaan IPF.
Implementasi LASS di Puskesmas.
Pendanaan GF R5 fokus pada pengobatan di 19 Provinsi2006 Penguatan KPAN melalui Peraturan President 75/2006
2007
r
Pernbentukan KPA provinsi dan Kabupaten.Kota (Permendagri20/2m4
.
SRAN
2M7-201O:Dokumen Strategis pertarna
untuk dilaksanakanpara pemangkukepentingan, pemerintah&
non pefirerintah2009 Pendanaan GF R8 fokus pada penanqgulangan
2010
.
Intruksi
Presiden kepadaseluruh
KepalaDaerah
untukpercepatan pencapaian MDG, termasuk penanggulan
HIV
danAIDS
.
SRAN 2O10-mL4, fokus pada Populasi Kunci (Permenkokesra 8/20'10).
Diluncurkan PMTS (Pencegahmelalui
Transmisi Seksual) suatu intervensi struktural.
Pendanaan GF SSF diperluas ke 141 Kab/kota prioritas di 33 provirui2012
.
Dluncurkan LKB (Layanan Komprehensif BerkesinambunSan)2013
.
DiluncurkanSUFA
(StrategicUse of
ARU
(SE
Menkes 12e/2013).
Dberlakunya PMTCTOption B+ (Permenkes 51/2013)201.4 Stxategi Kemandirian
:
APBDagar
mencakup pendanaanuntuk OMS termasuk petugas penjangkau dan kader, reagen
untuk test HIV dan IMS, serta operasional Seketariat KPA.
IKN
diluncurkan
:
mencakup
hampir
semua
infeksioportunistik dan
IMS. KPAN &
Kemkes
berupaya meningkatkan akses populasi kunci ke JKN.SRAN 2015-201.9 disiapkan berfokus pada PMTS,
LKB
danSUFA
[image:8.599.31.563.56.786.2]Sosialisasi HIV-AIDS WINRIP
c)
Kebijakan HIV dan AIDS di Tempat KerjaKemenakertrans
.
Kepmenakertrans8/?flJ4:
Pencegahan dan PenangguLan HIV & AIDS di T.
Kepdirjen Pembinaan Pengawasan Ke&nagakerjaan 20 / 2005: PetuniukTeknis Pelaksanaan Pencegahan dan Penanggulangan
HIV
dan AIDS diTempat Kerja
.
Kepdirjen Pembinaan Pengawasan KetenagakerjaanU/2012:
Pedoman Pemberian Penghargaan dalam PenanggulanganHIV
dan AIDS
diTempat Kerja
.
KebiFkan Waskita HIV dan AIDS tahun 2013 KemenPU.
Surat Edaran Mmtri Pekerjaan Umum nomor 13 tahun 2012 tentangProgram Penanggulangan
HIV
dan
AIDS pada
sector Kontruksi diLingkungan Kenrentrian Pekerjaan Umum.
Sebagai tindak lanjut
dari
Surat Edaran Menhi Pekerjaan Umum nomor 13tahun 2012 tentang Program Penanggulangan
HIV dan AIDS pada
sectorKontsulsi,
Dtjen
Bina Marga
Kemmterian
PekerjaanUmum
telahmemasukan program pencegahan
HIV
dan AIDS
kedalam DokumenPenawaran (Bidding)
yaitu
di
Persyaratan SpesifikasiUmum
(GC), SubPasal
6.7 disebutkan
bahwa Konhaktor
menyelenggarakan programsosialisasi
HIV-AIDS
dan Persyaratan Khusus (PC)sub
pasal 6.7. yangmenyebutkan bahwa Pemilik Proyek nrenyelenggarakan program sosialisasi
HIV-AIDS.
d)
Gambaran Umum mengenai HIV-AID6HIV
adalah singkatan dari Human lmmunodzficiency Virus, yaita sejenis virusyang ada
di
dalam darah a-unnwia yang dapat melemal <an daya tahanSoohlisasi HIV-AIDS WINRIP
tubuh,
sehingga pengidapanyamudah
terserahinfeksi
lairu
seperti tuberkulosis, sariawan dan diare yang berkepanjangan.AIDS
adalah singakatan dari Acquireil Immuno Deficiency Synfuome yattuoleh infeksi HIV.
Bagaimana Cara Penularan HIV ?
Penularan HIV akan terjadi bila ada kontak atau percampuran dengan cairan
tubuh yang mengandung virus HIV, yaitu :
.
Melalui hubungan seksual dengan seseorang yang mengidap HIV.
Melalui transfusi darah dan transplantasi organ yang tercemar HIV.
Melalui alat/
jarum suntik atau alat tusuk lainya (akupuntur,tindjk,tato)yang tercemar virus HIV
.
Melalui
ibu
hamil yang
mengidapHIV
kepadabayi pada
masakehamilan, persalinan atau selarna menyusui.
Berdasarkan data terbaru, penularan infeksi
HIV
terbanyakdi
indonesia pertama adalahmelalui
hubungan seksual denganorang yang
telahterinfeksi tanpa menggunakan kondom, kedua adalah meldui penggunaan
alat suntik yang tercemar darah yang mengandung HIV, yang dimungkinkan
antara
lain
karena penggunaan aliat suntik secara bersama diantara parapengguna NAPZA suntik, dan ketiga adalah ditularkan dari ibu pengidap
HIV
kepadabaynya,
bail
selama kehamilan. persalinanatau
selama menyusui.Cara
pen'laran
lain
adalahmelalui
transfusidarah
yangmengandung virus.
Sosialisasi HIV-AIDS WINRIP
$iapa Yang
Memiliki
Resiko Tinggi Untuk Terinfeksi HIV ?.
Perempuandan
lakilaki
yang memliki prilaku
seks beresiko, yaituberganti-ganti pasangan
dalan
mel,akukan hubungansekx
tanpa.
Penyalahgunaan narkotika dengan suntikan, yang menggunakan jarum suntik secara bersama (bergantian)HMidak
Ditularkan Melalui :.
Hidup serumah dengan pengidapHIV
.
Berjabat tangan atau bersentuhan dengan pengidapHIV
.
Pengidap HIV bersin atau batuk.
Kontak
dengan
peralatanmakan/minum
yang
diapakai
bersamapengidap HIV
i
Pakaian, handuk dan sapu tangan yang dipakai bersamar
Menggunakan toilet bersama.
Berpelukan atau berciuranpipi
r
Gigitannyamuk/serangga.
Berenang bersama di kolam renang dan hubungan sosial lainyaDengan demikian pengidap HIV-AIDS tidak perlu dikucilkan !
Seseorang mengidap
HIV
hanya dapat
diketahui apabila
dilakukanpemeriksaan
darah
di
fasilitas
kesehatanyang
menyediakan layanantersebut.
Sosialisasi HIV-AIDS WINRIP
IIL
Metodologi dan PendekatanMetode yang akan digunakan adalah sosialisasi secara tatap muka langsung dan
diharapkan akan te4adi dialog dengan penyampaian terlebih dahulu tentang
dan
HIV/AID6.
Penyampaian dilakukan dengan bantuan media dan denganbahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami, dukungan alat peraga akan
lebih efektif. Disamping
itu
untuk menjaga kesinanbungan upaya pencegahandilakukan
juga
diseminasi melalui media-media kampanye yang terpasangdilokasi proyek seperti poster atau spanduk serta me,{ia lainnya yang akan
terlihat atau terbaca setiap saat.
Pendekatan yang dilakukan adalah merupakan pendekatan berbasis tempat
kerja, yaitu sasaran kegiatan ditujukan kepada pekerja dan pengelola proyek
yang dominan adalah kaum lelaki yang berisiko dan umumnya mempunyai
mobilitas tinggi dan/atau jauh dari tempat kerja.
Untut
pelaksanaan tes danlayanan konseling dilaksarakan secara sukarel;a serta kerahasian yang terjaga
dan hanya yang bersangkutan yang berhak untuk mendapat inlormasi mengenai
status HIV-nya.
Sosialiseci HJV-AIDS WINRIP
IV.
Hasil Pelaksanaan Sosialisasi HIV-AIDSa)
Target Peserta:Target perserta
dari
kegiatan sosialisasi adalah Kontraktordan
peke4aManggopoh
-
Pd. Sawah di Provinsi Sumatera Barat, serta unsur lain yangterkait didalam pelaksanaan proyek seperti:
.
Peiabat dan staf Satker Pelaksanaan Jalan Nasional WilayahI,
Provinsi Sumatera Barat.
Peiabat dan staf PPK 09 dan PPK tQ Provinsi Sumatera Barat.
BBPJN II, Padang Sumatera Barato
Design and Supervision Coruultants (Field Supervision Team) Paket No. 02 dan paket No. 03b)
Fasilitator Sosialisasi & NarasumberKegiatan
Sosialisasi/
Penyuluhan
PencegahanHIVIAIDS
kepadaKontraktor dan pekerja konstuksi
ini
diselenggarakan oleh Konhaktor PTJaya Konstruksi sebagai Kontraktor peke{aan Peningkatan ruas Jalan Paket
No. 02 dan Paket No. 03. Acara dan materi sosialiasi merupalan kolaborasi
antara Tim Program HIV/AIDS Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat
sebagai Pembicara
/
Narasumber sebanyak 2 orang yaitu :1.
Bapak dr Lazwardi, M.Kes, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PasamanBarat
2.
Ibu
Desi
Asusanti, SKM,E.
Program HIV/AIDS
Dinas KesehatanKabupaten Pasaman Barat
Dan
Tim
CTC
MNRIP
sebagai moderatordan
administrasidata
daninforrnasi, sebanyak 2 orang yaitu
1.
Ibu Leti Hermawati (Ienaga Ahli Lingkungan WINRIP)2.
Ibu Sheila R. Tuwankotta (Assistan Ahli Lingkungan WINRIP)Sosialisasi HIV-AIDS WINRIP
c)
Pelaksanaan Sosialiasi HIV/AIDSSosialisasi
HIV/AIDS
diadakan pada tanggal 17 November 2015, bertempatdi Base
Camp Paket No. 02: Pd. Sawah-
Sp. Empat, Desa Kapundungsosialisasi dihadiri 58 orang yang terdiri dari unsur staf Kontraktor da unsur
pekerja
konstruksi
yang
merupakan
target
utama
persertasosialiasi/penyuluhan
HIV/AIDS.
Sedangkanunsur terkait proyek
dariSatker/PPK rnaupun dari Konsultan Disain dan Supervisi tidak hadir pada
acara sosialiasi tersebut.
Acara
sosialisasi dilaksanakanpada
jam
10.00WIB
sampai
selesa!Pembukaan acara sosialisasi dilanjutkan dengan sambutan
dari
pihakKontraktor paket No.02: Pd. Sawah
-
Sp. Empa! pT Jaya Konstru_ksi oleh BpkAlvin
(GS) dan Ibu Citra Dita (K3). Selanjutnya sambutan dan penjelasansingkat tentang project
MNRIR
maksud dan tujuan diadakan sosialiasipencegahan
HIV/AIDS
kepada Staf Kontraktor dan para pekerja konshrrksidi
Proyek
WINRIR
disampaikanIbu l,eti
Hermawati
(TenagaAhli
Lingkungan, WINRIP).
Acara kemudian rliserahkan kepada
TIM
Narasumber program SosialiasiHIV/AIDS dari
Dinas Kesehatan Kabupaten pasaman Barat, sambutandisampailan oleh dr lazuwardi M. Kes serta apresiasi baik diberikan kepada
Projek
WNRIP
dan PT Jaya Konstruksi karenaikut
proaktif dan pedulidalam program sosialiasi/penyuluhan pencegahan
HIV/AIDS
sekaligusdilanjutkan dengan pemaparan dan diskusi materi dengan moderator oleh
Ibu Leti Hemawati (Tenaga Ahli Lingkungan, WINRIP).
Adaptrn materi
-
rnateri yang disampaikan olehdr.
Lazuwardi berkaitandengan pengetahuan tentang HIV dan AIDS diantaranya adalah :
1.
HIVr/AIDS secara urnurn2.
Cara pencegahan penularan HIV/AIDSSosialisasi HIV-AIDS WINRtr
3.
Perlindungan diri dari resiko terinfeksi HIVSetelah mated disampaikan, dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab.
1.
Apakah dapat diketahui berapa lama HIV sudah terpapar dalam tubuhseseoru[r8
2.
Berapa lama penderita HIV/AIDS dapat bertahan hidup.3.
Kegiatan penyuluhanatau
sosialiasi pencegahan HIVTIAIDS yang dilakukan di Kabupaten Pasaman Barat.Dskusi dan tanya iawab antara peserta sosialiasi dan Narasumber meskipun
tidak banyak namun sudah berjalan lancar dan sangat komunikatif. Semua
pertanyaan
dari
pesertatelah
dijawab
denganbaik
dan tepat
olehnarasumber.
Pada Sosialiasi/penyuluhan
HIV/AIDS
di
paketNo.
02 dan paket 03ini
tidak dilakukan Test HIV yaitu Rapid Test (screening medis awal) dan tidak
disediakan media komunikasi, infomasi dan edukasi pencegahan
HIV/AIDS
berupa pamplet/ brosur.
d)
Data Peserta SosialisasiHw/AIDS
*
Status Kedudukan Pernikahan:Menti kuti Sosiallsasi HIV/AI DS
Sebelumnya
3 Pemah
I
BelumSosialisasi HW-AIDS WINRIp
Dad 58 peserta yang hadir, status kedudu_kan pernikahan peserta adalah
53o/o atau 3'J. orang sudah menikah dan 47o/o atau 27 orang masih lajang.
Menglkud Sostdtsasi HIV/A| DS
Sebelumnya
lPemah
IBelum
Sebanyak 66% dari peserta yang hadir menjawab belum pemah mengikuti
dan sisanya 34% menjawab sudah pernah mengikuti kegiatan sosialisasi
/
penyuluhan
HIV/AID6.
Untukitu
kegiatan sosialisasi atau penyuluhanHIV/AIDS
sangat diperlukan disetiap proyek mengingat kontraktor danpara pekerja konstruksi juga termasuk kelompok masyara_kat yang rentan
terinfeksi HIV.
Soeialisasi HIV-AIDS WINRIP
V.
KesimpulanKontraktor PT.Jaya Konstruksi Paket No.2:
pdg
Sawah-Sp.Empat sudahmenyelenggarakan sosialisasi HIV-AIDS kepada para pekeria konstruksi
paket No,z: Pdg Sawah-Sp.Empat dan No.3: Manggopoh-pdg Sawah, di
lokasi
Base Camp Paket No.2,di
Kab.pasaman Baratpada
tanggal 17November 2015
Untuk
menyelenggarakan program sosialisasiHIV-AIDS
ini
ppK
telahberkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kab. pasaman Barat
Sosialis6sl HIV-AIDS
ini
dihadiri oleh Staf Konhaktorm}aya
Konstruksi paket No.2 dan No.3, serta para pekerja konstruksi peningkatan jalan ruasPdg Sawah-Sp.Empat dan Manggopoh
-
pdg sawah, seluruhnya berjumlah58 orang
Sebanyak 66 % peke1a konsbuksi menyatakan belum pernah mengikuti
sosialisasi HIV-AIDS dan tidak mengetahui mengenai penyakit HIV-AIDS
ini
baik dari definisi, kondisi saat
ini,
penyebaran, penularan dan bagaimanacara mencegahnya" sedang sisanya sebanyak
M
% telah mengetahui penyakit HIV-AIDS dan pernah mengikuti sosialisasinyaStatus perkawinan para pekerja konstruksi adalah 53% (Menikah) dan 47%
(belummenikah)
Dinas Kesehatan Pasaman Barat tidak menyediakan pre test
HIV
kepadapekerja konstrulsi.
Lampiran
1 :t2lztl20rs
PENTINGNYAKITA
TAHU!
:9r
SITUASI HIV&AIDS
I
:9r
1,.
ll
12/2t/201.s
MITOS OR FAKTA?
+
4l
o HIV (Gn AIDS adalah Fnyakn orang hom*ksuar
o HIV d.n NOS adalah o€nvakn ohno BaE tuns
o l.!lv *od Fddu devrak\dPtgddanAltts |MUld hanya m.tatut hubum.n *kMl
.,||J@,t e er1 d a, I t, Fbi *
dan dD,,b, ddu^., a'v -P hdrt tR
o HiV dan ADS thlFr mdula.ld/"t kontah s€kert bi.H o HIV d.n AOS mrup€tan p€nyakn kLrtukan Tuhan
o HIV adaiah ponyakit intetsimenuhr Fng dapat mngenai
semua oEng (u'nuri ras,6trts, proresi. $ra)zh) drn
ponolaEnnya b€dsnssunoseranjang |nse_
e B€nFk dokld runah ekit talum mrmpd n6ndiagnosis AID€ p€da p6si6nhF
o Sebasian b€s€r olEng (tem.suk petusEs kcs€haiEn) masih b€lum memahamitentahg HM aADS, $hinssa
linbul stigma A dEkiminasl led.dap Odha
o Banr.k olans mensalakan : "Yang ksm ps!€ft A|OS Mny€lah o6.g.r6n9 yang hidupnt? di duhig hitan!
INFORMASIDASAR
HIV
&AIDS
Hrv/AtDs ???
virus seranA & hahcLrrkan
rEten kek€balan tubuh,
sehinsea rubuh ridak mampu mellndunAl dirl dari berLraaal petrvakit
L2l2u20Ls
BAGAIMANAHIV
MENYERANG TUBUH?
PRINSIP PENUTARAN HIV
,E=Extl
' (v|rus htrus kdh. dan tubuh oEne y.ng tednteksl)
's---furvryc
' (virus harus b.rbhan hidup dllu€t trbuh)
. 0uhlah virus harus cukuP unt k dapal m€ngi.rekti)
, E = Ettel
. Mrus masuk kdibuh ohng lah mslaluialiran darah)
FASE
HIV
'IIENUJU
AIDS
L.rina-E.lit lrh.P tE rprtFi hEkt.. 4.tr
12l27l2o7s
FASE HIV MENUJU AIDS
la*)H*{trlF*t*
PERtortE I t"no-"o"trr' JENDELA I s -,o ranrtu
(J
-e
t2lzLl20rs
tzl2u2oLs
Cara
Jitu
Mencegah Penularan
HIV PENCEGAHAN PENUI.ARAN KONTAK SEKSUALHIV iIEI-ALUIABSTATN B€rsllap Seta dcngln
Ada tidEl n|clalut!|| P{aang'n
hubungan aa*a (bagt yrng
balum Menllahl
cegrh d.rgrn mamakd J8ngm oErggumkan
Kondofi tllllob€ Strngl
PENCEGAHAN PENUI-ARAN HIV TEI.ALUI
KONTAK SEKSUAL
r:]
-L.
LEJ
{*-Equlpment
Mewaopad.l sqrua dat tdam Fngdapat mdukai kulE seperj
,arum akupunh4 drdk, tato, pbau o*!t agar s€nuar46 s6l darl HIV s€bdwn d'qurial(an, atau pakal alat baru.
Mewaspadal darah 1ul9 dpedukEn unhrk Fa.rstud.
SNNAYA G EUDAII TERIIIFEIGI I{Yi'
. Ytllx f,at Ia al'lt(axqtt
. ORAfIO Elca|| fin + IEruHAI
SE{AI OA| GFAAA AEI|A'
. OFAiIO OCNOAN tfv+ lBl(
u,ru lll aon*YAsrDAH
. fES HIVADAI.AN SAIJUrg'UTYI
ctna ul|tur( ExsAArxaI
L2/2r/20ts
Apekah HIV-AIDS dapat dissmbuldran,.?
LAYANAI{ TEIXAIT HIV.AIDS DAl{ I[3 DI
AUIEAN.
I.AYANAN LKB HIV/AIDS
Layanan kesehslan secara komprehensif dan berkesinambungan untuk psnanganan ka6us
Htv/ArDs
+*
++
STOP ATE)S
!
Aku
I.) rzcl cr Ii AIDS
"Jsrrtrl penyskltrrya jangan Orangnya-PENGOBATAN HIV-AIDS
. HIV-AIDS sudah ada obatqa, setalipun tidak meilembuhkan
. obat HIv: ARv (Anl i ret'ovilal) dirediakan p€merintah
'Seuhurhldupdiminun
. Berlt hu eng terdeket, Pl/lO dang tord€ket
Lampiran
2
:EE
N
\
fr
lf\\\
*
N
-\,
\<
Y
g
'1s
s
O-T=
N
t&
s
\
$
J
^EJ.S9
:9p6t.
-*gs=
c! \R^\
\
(\
-{'
J
6:s
.i
Ia-$'\
,gs
f
p ^.+ -{.E&.
E-.'t-
t{ 3s-5 o
o
Tt
co dz
o
c,I
2
o
o I Ifv -n {.?
z
IIJ
EEeE
EEi
3
x
l
Ft
J
c{l 5 F€"
I\
I
\
I
n\
-
s-o(
T s,:zt
cS-*
-o. 1--\rs
c.h st
E(96 A=
E locc
<.:
-'i
= ao -SN
N
*E NN{
,:t
5 E v{q
.g E E 3 R$
+
1I
-J .-J\ E Ffq"
I?
\
s
$ls
-it
o0F
€
o
B
m
s6A
sS--=
A-o
UJ Fo
z
S
fi
;d$
t" c< F{ r.{ eos
v
F\ s) F. F .sr GO ra\ Ft or1$
)s
€
rLs\
N 5{
cl (t_, DOc*
;
t-.jF
6 t--a c< c..f\3
a6s
6-o
;
to
Y
(r Ft)
J
s-
(^i+
h,':
d'.s*
j--
x
16
€
c.J 5\ (O
g
I
Ct ,1)z
F lo\
\sN
\
N
\J R \UI\
P rs Il{
t.<
fL
a---1,
| ,fi
lLu
5
T
E.
SE
fL \.
St
lL
L
F
\
{
€
;
E,E+. v^'
i6F
^w F:
*aE
s..1 C >
r lEi ^ b!;
\) ol
+
4-c
6
z
F=
ra)\
R
c{ c)$
&
q
cl
o
.l) rP&
Ji
oi
-h
_!-.\s€
's
ls
r
I
s
t
--<54
U -*n
\\-s
<
<
E +J?
\J
E
(fv
N\
D+
^+
Fg
t- FE
<u.9
fi.EE
EEfr
G!rc
EE€
E!B
di3
g
0a trl t! Az
\
\
-*
+
)
CL?
f{
\
v ."1
(q'
J-d
Y..-e
\{
%
,7
l \J'
-_s
'.<-
s-I
C-r1 I,-t3
\S
K
s\z
(
Es
g
€5r
€
L1
)
q
J)
cA
o
x=
7?
$
$s
B
E-
r'n
F
\
f\
.q
$
s
q
G
$
\
c
EEEE
:Er{
*93=
\\
,!
\
/-'qr't.
'Sr
'<(-
-E-s 9 -i F(S
_g)
c
e
E\
.J-c
SJA-N
R
v
{,-,t.$
tG
e$
\
'-P
K
/\Q)*9)
F
z
g
t!o
EE
oz
E:
o
E;
8E
bo cL
FE
Eg<b
tr>
;e
bP
otr
&;
aTtHE
FE
..|E=<U.Y
EEE
-fr
5'H
EAe
odg
$8E
s";E
t={
oE5
{
z
3
d, rtlE3+
ei*=E
E \ ci -), 6 3 n{
tF
J
(rj
s\n
t
.{5
s)6
\
.tH
ES 5\
a
q
-t
q-.A
(ff\,
\
\${
5
J
\J
a{-\ 6 I lE.o?
.r l= lvt u
EEE
-+;
(o .\_ U. c/ a 5. dlo
Lq.l
!AY
Flo
(+
#
(l
$
\f\
.5 3tI
&
f.s
I
+
$
..hjv
S ^\ll r\4\?
L
.J
G$*
@
A I 4 J uJo
z
J
k
A
\
f\ N\\rc\
.q.\,
c.\ L4 qs
Nis
s- \-\-$AN
\N
b
$
o\
v
b
s
$\6
\0
il
(9 (f:fr
)f
T,\6
I
sl
\O'9
cf6
.rJ cJ€
o
:q
\rc P1N
\s
AJ
\
a\ya
.--3
e
cr6B
s
V)R
s{
(\
R
\J{s
,q
6,O
+
o
eF'cl
o
J
.k
\0
o
$
qJa
o
z
f,
ao(
J\
\'sp-\
k N) >l c c5 \J' .J\-s-J
o
\) e< \q 1s
A
5
(\
.\J S ---t-:a C,=
--s<
s
c?I
e
.6
o-o
o
c-o
d.
t
{
B
\J
SI
,\)
-:t
I \JA
6 \J6
E
o
,o_5
J
{
l,F
z
F ]hz
c\ e\
\\Y
{
s
o +{q P,t rJ L)1
2
*
2
t\
.{
C\< \ Ncl
0/ U, i.\J ,Jo
.lJa
stdl
{
b
L-'$s
\
cts a) )"-Qt\\\
^sr
..1 C-\\l s)--\)
eq_ cJ +-) 9JY
e-q s .t' "drl
\.-.<z-,/{-6
.<
--{
I{
a
."1J
f-=
{\
<-5l
(.}t-s
a
,s'L
n
.!
c
s
Ec-3
\p
:
a-.\q
.-_J,q
.l
r\i
sl
-l
fr
u74
E
\-6
c'{d,
o
z
(\^=
E
CF-a
6)
o
EE
N
){
F
\
s
IA
\*
\
I
B
-\a
'Rr
,!ff
\-/
M
\>
S
tr
T
-/
'{
o( eL!\
s
e! EEEEE
f
o.EE:
s-\
s
p
s.
-1il
q .l
-i
f,d
$\
A. \N _s€
-+-s
p
{.
*
Sr
\
'(-1
r)
II$
.a
N
|!o
T
rY) sto
cp;
z
o
G aaz
o
eio
_o.CE
oz
35
a
z
F OE trlEFeE
EEiE
E}.
f
M
".
.?cj
s
$
€
5d co _d
t
)
s
5
"k--q
-+
\)
-4
sJ
-A
J
'\-+
t.]7\
E -^l(
,i4,
E t! E?!<J
gFc659
EZ
@s
.''t FJ\,
Y_)q
\
,t
w
h
a
€
s-t
3 o oAs
-? RI
\
\
*.1
\
J,i
r-l
c\l
\,f\ I\ol
oi
5.
E
=-s
I
xq
c
\
5(n
NJ
YE
qsN\
c
I
c
J |llo
z
I^\ s-l +" tl9h.
$
SJc{
CK \.5\|
(-+.-$h --bs
\
o
$
$
Cnr\
aoq
N N o.o rt-JT
IF
o
rf\ cO cnF\
t/J
-0p
\'
a! N t4I
ry
ros
^4.t:-ts
c., o oo cvl @'F
sl
.'6 | -,.r I
,.1 N
6
a
--!
$
a3a
t
F
E.
r3 .F#
.q
N
(r\E
l\) \ €v F-r cs-6
FF
\J
z
g
lo8-t
*
a
s
s
p
t\,
\f
5
st
iA
\
!.>
(4
t
\.) G ,3r 'Fi\s
s
S-' rJ)r"$
(
.lc
Iv
!{I
c
\>
t" ss
YT:
-A
s
e
L
v)
-f L}o
'-
EF
SF
o! cl
c +J_
EE
<b
Fi
b-q
OEi;
rEaq
'sd
FE
i
s.E
,-lE
tr.E5
ilE.e
riH
=BE
F;E
Big
z
a
z
$
r$w
-\J I<s
l!
sbl
c
ti
ild
t $lp
t\
N
--+ o)e
U BJ N c.{o
tq
_.)< -($_ Io
)-t
-?
C>
!i
c't
$lr
oe
5
.v
q\
.FS'r
s
2
s
zS
E,{
F
S..
...6tsL
I
6-s
>-
r.€
-]tF
s
lt
o
5
\Jq
-ivl
Ni
Ciql
\tl
l $.J -l:i
sl
=.i
,E
6
d
\J
,-'. tl
--J +-p
v
oA
j
i
v
I'.
Iol
,il
"?l
ql
el
o
z
(f\
o-{\,
g..)a\
c'
OOiE
/r
2*
€
4
E
a..
--P-
s
- I
l\
,N
(
Qr
\
_]-7
#
\
-J\
\ t
)\)
^l
i
-n-a?
\t
F
EE
fiA
?
F={
6;i'6>
r<9=
EI$
s\ U\
N G-s^o
\L
s
! (\. n-8')s
A.
lt\
.{*s
rt)
q_
E\
n\ r.'s LI)N
c
fF rts^ s.. c\t
$PJ
?
{JA
'i--4, L'\.\.)v
,R
{-.si
a\" l!z
s
t! o.EEaa
EEES
E\
tr F.Ii
\
\
N
{J\)
cS"r
\
c) c.{ )a
\
A
s
-{
5
e.J
\)
\J cS(
\
j
(J
CDt
J
$
c.f\
\--
J
t
t
J
(._) cOo
5E
cat
oz
o
;=
EE
3'F
ho(lct
o*
FY
iE
E>
oY
0tr
O.t' FE i^ t!'F9
F;
E:€
tr.E
g
EE.e
iFe
=BE
caE
EeE
tz{
o-5
o != 6 != tut:t .F\.= fi=o-'5
E 6 c\R
\
\
$
T
J
q
5
€
fr
\--s
d
u)
{
YR
J
-?\ u.)s\
TI
E)1 cf..i
B
r-fs
'e
w
+
-S
s
\
{
\R
5
V^t I r\
\J sJl a-\\
tz
4
I
A J uJF
o
z
r\P
o\ (n Nlt\
$'F
\
d(. \g \> EJi\
P-\0
\r.--\r-
a
lJt \9Fil
o
|J!8l
,i
H \Jc\
6lrl
6
fil cv{ (1.i]
c\
a'
5
J-o't{-,
c( |o
.{
@6-)
o
H
Nc{k
I\ fS N.r\
\a
n
\--) @a
o>
o-) f{t So)*
\o
.-.1'4
a\o
z
f;
laN
\
+t\
$
Ls
\.^h-*
(\,1 Ls,
t4(
fr
L
rA
L
:J
(^
-\
l5
\
l'lEx
.{6
5A
e-r
s
<'
X-\
11 .t'UN
+
)
5 d
CJJ
sl
tJ ]nz
h
z
-L
$
\
.e)x
.\"\
R
-l
\l
-\l
".0 | ct
v
IY(
p
\J U, t.{Ll-s
:l,t)
N-(
0'
.+-i\'
U16
l-)./c'\
o
-J-\J ,.t(
.l
t
\
e
=Y
t\
l\
-N .tu N.n\
L'.r-J
L +" \...<N
o
-t.
€
av
Pc-i\
g
E tll ta Itlc
=
z
14A
t{\s
+'
s
^s\)
q_
F
A
A
{
o
J
(-\J
\.Jq
<t)
Y Ntr-w
e
\l
N
J
{-
\A<I.
t\
nI
L---J
o
z
R
n
d\/
rf\:a-F\)
P
Eg
na
:
E,t<
o'
fY\
DO
4\
e,
q
tt$
$s
^j
{
a
{
e-=
t
?
ci-v
J
F
\
\I
-
t-\
T
\
\p
rc
q.
s
G
t
E
oo E t!
c
o
.E
o
=
ovl
o c o
tt
c;
a,
o
3
c
o
C
"9(l
3 q
I
toE
o
E
E E t0
E
r
C
.99
8. E
I
c
.9
c
I
E
A
E
c,
z
E
t
_I
I
J
s
2
ol
6
-E
F
II
Lampiran
3
:MINISTRY
OF PUBLIC WORKS
&
HOUSING
DIRECTORATE
GENERATOF HIGHWAYS
DIRECIORATE OF ROAT' ]{ETW(NX DEIIELOPIIIE]IT Cor€ Team Consultant for
W€Em Indonerb don.l Rosdr ll||proremGrt ProjGGt (WIIIRIP)
IBRD
lr.n
o. 8O43-ID PerentJana DrajaBERTTA
AGARA
KAMPANYE PENCEGAHAN HIV & AIDS UNTUK PEKERJA KONSTRUKSI DI WINRIP
17 November 2015 di Paket No. 02 Pd. Sawah
-
Sp. Empat dan Paket No. 03 Manggopoh-
Pd Sawah di Provinsi Sumatera Barat telah dilaksanakan kegiatan dibawah ini.1.
Qe"r5"vr*o^
{*sd*:
HN/
hl}t
J€r4{o( uMu'r/\Z.
?en,\s l^v.o.^
l"*"a
Coc!4 P€r\^rtara^
ILIV/hlos
3.
POUna.,{^t^-
Ai"'
Aa..i
t{h-lc.
+€/.tnvstct\,
tLiv/t-r|t
4.
P1-5\s.l..h{}angnlaw*$
;
7. 8.
Sebagai tindak lanjut maka seluruh perangkat Satker, PPK dan Konsultan serla manajemen
proyek terkait bersama-sama akan melanjutkan kegiatan peneyabaran informasi selama
pengerjaan kegiatan konstruksi di Paket ini.
\q-".^q-
r+
.{J..., zorsDiketahui oleh,
(Konsultan)
PT. PEREwTJAiIA DrAJA in tubconrult ncy wlth 6 YorEne r4lncerlng c. ttd.nd -ltt|. Epadarcon Pennsta Engin€€riff consultrnt
CTC Office: ll. Ciniru Vll No,25, Kebayoran Ba.u,Jakarta Selatan, 12180
MINISTRY
OF PUBTIC
WORI(S
&
HOUSING
DIRECTORATE GENERAT
OF HIG}IWAYS
DIRECK)RATE OF ROAD IIETWORI( DEVELOPIIIEI{T
Cor€ Team Conoultant fbr
W€tem Indon€rir rdon t Roads Improwmcnt Foject (WI RIP)
IBRD toan o. 8043-ID Perentiana DJala
BERITA
ACARA
KAMPANYE PENCEGAHAN HIV & AIDS UNTUK PEKERJA KONSTRUKSI DI WINRIP 17 November 2015 di Paket No. 02 pd. sawah
-
sp. Empat dan paket No. 03 Manggopoh-
pd Sawah di Provinsi Sumatera Barat telah dilaksanakan kegiatan dibawah ini.t.
.
ftrlutulvv''
knAg
Rw/At9J
-r€ranr[try6
'
Q*rn66u
turtt*y
&n
Itnaylar
lrnlarat
t+\v/htgf
rbfuo
bd"fLn
tArur HtYsebagai tindak lanjut maka seluruh perangkat satker, ppK dan Konsultan serta manajemen
proyek terkait bersama-sama akan melanjutkan kegiatan peneyabaran informasi selama
pengerjaan kegiatan konstruksi di Paket ini.
Fz
il*c;
t+
tl
20't5Dilakukan oleh,
(Tim Kampanye)
Diketahui oleh,
(Konsuttan)
Pl. PEREIYIJAI{A DrAJA in tubconsultincy with 6 Vo4rna Eqineorl4 Co. ttd and EAFJ. EPEdascoh pern at En3ln!€rtng Consultant
CTC Offic€: I, Ciniru V No, 25, Keb.yoran Baru,lakarta Selatan, 12180
Phone/Far: (O211 7229823