• Tidak ada hasil yang ditemukan

RPKPS Hukum Ekonomi Internasional

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "RPKPS Hukum Ekonomi Internasional"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) MATA KULIAH HUKUM EKONOMI INTERNASIONAL

A. PERENCANAAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH

1. Nama Mata Kuliah : Hukum Ekonomi Internasional

2. Kode Mata Kuliah :

3. Jumlah SKS Mata Kuliah : 2 (dua) SKS

4. Sifat : Mata Kuliah Pra Syarat untuk mengambil Program Kekhususan Hukum Internasional

5. Pengajar : Narzif, SH.,MH

B. Pencapaian pembelajaran dapat diukur dengan terpenuhinya tiga kompetensi sebagai berikut :

1. Pengetahuan (knowledge) : mahasiswa dapat memahami dan mengetahui apakah hukum ekonomi internasional tersebut baik secara subtantif / teoritis maupun doctrinal). Disamping itu mahasiswa juga akan mampu menjelaskan sejarah hukum ekonomi internasional, subjek-subjek hukum ekonomi internasional, sumber-sumber hukum ekonomi internasional serta teori-teori menyangkut hubungan hukum ekonomi internasional dan hal-hal subtantif yang menjadi legal Basic dari hukum ekonomi internasional

2. Keterampilan (skills) : mahasiswa mampu menerapkan hukum pada peristiwa konkrit, serta yang terpenting mampu memberikan argumentasi yang konklusif.

Mahasiswa mengkaji dan menganalisa kasus-kasus yang muncul kepermukaan berkaitan dengan menggunakan dasar teori (Basic Theory) dan dasar hukumnya (Legal Basic) hukum ekonomi internasional. Disamping itu, juga diharapkan pada mahasiswa untuk juga memiliki kemampuan untuk mengolah dan mengkaji persoalan dalam hukum ekonomi internasional.

3. Etika (values) : mahasiswa mampu menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, profesional, tepat waktu, memperhatikan etika dan bersifat jujur dalam keilmuwan.

(1) Minggu

Ke

(2) Kompetensi

(3)

Bahan Kajian

(4)

Bentuk Pembelajaran

(5)

Kriteria Penilaian

(6) Bobot Penilaian %

1 Mahasiswa akan dapat menjelaskan dan menguraikan tentang latar belakang dari lahirnya bidang ilmu tersebut dan sejarah

Pendahuluan :

1. Peristilahan dan Pengertian Hukum Ekonomi Internasional 2. Fungsi dan Arti Penting Hukum

1. Penjelasan umum dari dosen terkait dengan mata kuliah yang akan diajarkan

2. Membuat kontrak belajar

Kemampuan mahasiswa dalam menjelaskan apakah hukum ekonomi

internasional

(2)

perkembangannya, pengertian, peristilahan dan kaedah-kaedah fundamental dari Hukum Ekonomi Internasional

Ekonomi Internasional

3. Sejarah Perkembangan Hukum ekonomi Internasional

4. Kaedah – Kaedah Fundamental

3. Ceramah 4. Diskusi

5. Media (laptop dan infocus)

2 Mahasiswa akan dapat menjelaskan subjek-subjek dari Hukum Ekonomi Internasional

Subjek-Subjek Hukum Ekonomi Internasional (HEI) :

1. Pengertian Subjek HEI 2. Macam-Macam Subjek HEI :

a. Negara b. Individu

c. Perusahaan Transnasioanl d. Organisasi Ekonomi

Internasional :

- Bank Dunia (IBRD) - Dana Moneter

3. Media (laptop dan infocus)

Kemampuan mahasiswa dalam menjelaskan subjek-subjek dari Hukum Ekonomi Internasional

13

3 Mahasiswa akan dapat menjelaskan tentang sumber-sumber dari Hukum Ekonomi Internasional

Sumber-Sumber Hukum Ekonomi Internasional (HEI) :

1. Pengertian sumber hukum 2. Macam-macam sumber hukum :

a. Perjanjian Internasional b. Hukum kebiasaan

Internasional

c. Prinsip-Prinsip Hukum Umum

d. Jurisprudensi dan Doktrin Sebagai Sumber Hukum Tambahan

e. Resolusi

1. Ceramah

2. Diskusi

3. Media (laptop dan infocus)

(3)

f. Keputusan-Keputusan g. Code of Conduct

4 Mahasiswa akan dapat menjelaskan tentang hak dan kewajiban ekonomi Negara-negara

Hak dan Kewajiban Ekonomi Negara-Negara :

1. Kedaulatan dan Penanaman Modal

2. Perlakukan Prefensial Terhadap Negara-Negara Kurang Maju 3. Alih Teknologi

4. Organisasi Internasional dan Kelompok – Kelompok Ekonomi Regional

5. Kewajiban-kewajiban umum untuk memajukan Pembangunan dan kerjasama ekonomi

1. Ceramah

2. Diskusi

3. Media (laptop dan infocus)

Kemampuan mahasiswa dalam memahami tentang hak dan kewajiban ekonomi Negara-negara

8

5 Mahasiswa akan dapat menjelaskan tentang pengaturan perdagangan internasional dalam kerangka GATT/WTO

Pengaturan Perdagangan Internasional Dalam Kerangka GATT/WTO :

1. Perkembangan perdagangan internasional

2. Prinsip-prinsip umum perdaganagn internasional 3. Pokok-pokok pengaturan

perdagangan internasional dalam kerangka GATT/WTO :

- GATS (General

Agreement on Trade and Service)

1. Ceramah

2. Diskusi

3. Media (laptop dan infocus)

4. Membentuk kelompok untuk menganalisa kasus

5. Mempresentasikan hasil analisa kelompok

Kemampuan mahasiswa dalam mengkaji tentang peraturan perdagangan internasional dalam kerangka GATT/WTO

(4)

- TRIMs (Trade Related Invesment Measures) - TRIPs (Trade Related

Aspects of Intellectual Property Rights) 4. Penyelesaian Sengketa

Perdagangan Internasional Dalam Kerangka GATT/WTO

6 Mahasiswa akan dapat menjelaskan tentang pengaturan perdagangan internasional dalam kerangka Asean Free Trade Area (AFTA)

Pengaturan Perdagangan Internasional Dalam Kerangka AFTA :

1. Latar belakang lahirnya AFTA 2. Tujuan dari AFTA

3. Pokok-pokok pengaturan

perdaganagn internasional dalam kerangka AFTA

1. Ceramah

2. Diskusi

3. Media (laptop dan infocus)

4. Membentuk kelompok untuk menganalisa kasus

Mempresentasikan hasil analisa kelompok

Kemampuan mahasiswa dalam menjelaskan pengaturan perdaganagn internasional dalam kerangka AFTA

C. SISTEM PENILAIAN

1. Nilai Ujian Mid Semester : 30%

2. Tugas : 20 %

3. Nilai Ujian Akhir (UAS) : 50 %

Hasil Ujian Mata Kuliah Hukum Laut ditentukan dengan menggunakan sistem huruf yaitu :

Nilai A : 85 -< 100 Nilai C+ : 60 -< 64

Nilai A- : 80 -< 84 Nilai C : 55 -< 59

Nilai B+ : 75 -< 79 Nilai D : 40 -< 49

(5)

Nilai B- : 65 -< 69

DAFTAR PUSTAKA

1. Huala Adolf, Hukum Ekonomi Internasional , Suatu Pengantar, 1997 2. J. Soedrajat Djiwandono, Perdagangan dan Pembangunan, 1992 3. J.H Jackson, Restructuring the GATT System, 1990

4. Mochtar Mas’oed, Ekonomi Politik Internasional, 1990

5. Detw F, Vagts Perusahaan Multinasional, Sutau Tantangan Baru Bagi Hukum Internasional, T. Mulya Lubis dan Richard M.B, Peranan Hukum Dalam Perekonomian di Negara Berkembang, 1986

6. Warner Lui, Contempory Internasional Law, 1991

7. Mari Pangestu, Prefic Intitutive For Regional Trade Liberalitation And Invesment, 1992 8. H.S Kartdoemena, GATT-WTO dan Hasil Uruguay Round, 1992

9. Hatta, Aspek-Aspek Hukum dan Non Hukum Perdagangan Internasional Dalam Sistem GATT&WTO, 1998 10. I.M, Siclair, The Viena Convention On The Law Of Treaties, 1973

11. Netherland International Law Review, Netherland Yearbook International Law, Vol.XX,1989

12. Jack Branton, Bagaimana Tekhnologi Dilakukan, dalam Revianto, Alih Teknologi Internasional, 1987 13. Sunaryati Hartono, Perkembangan Hukum Ekonomi Indonesia, 1993

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kelayakan dan kepraktisan modul tematik berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk peserta didik kelas V

Pada hari ini Senin tanggal Dua puluh tiga bulan Oktober Tahun Dua Ribu Tujuh Belas , dimulai pada Pukul 09.00 Wib sd 11.00 Wib, Kami yang bertandatangan

Memberikan informasi kepada pelanggan jasa penyembelihan ayam potong bahwa ada Undang-Undang yang mengatur tentang perbuatan penyedia jasa penyembelihan yang tidak

Menurut Komalasari (2010: 62) terdapat beberapa tipe dalam cooperative learning diantaranya, (1) Number Head Togther (Kepala Bernomor) model pembelajaran dimana

Sistem penjaminan mutu berjalan sesuai dengan standar penjaminan mutu, ada umpan balik dan tindak lanjutnya, yang didukung dokumen yang lengkap secara efektif, efisien,

Danny Himawan (2013) dengan judul “ Aplikasi Data Mining Menggunakan Algoritma ID3 untuk Mengklasifikasi Kelulusan Mahasiswa pada Universitas Dian Nuswantoro Semarang ”,

Perbandingan antara sifat fungsional isolat protein native dan isolat protein tersuksinilasi menunjukkan bahwa suksinilasi isolat protein biji jarak pagar

Konversi Nilai Indeks Prestasi Kumulatif Lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri.. PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN