PEMBUATAN SOAL BERDASARKAN TES
OBYEKTIF DAN SUBJEKTIF BERDASARKAN
TAKSONOMI BLOOM
Tugas ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Evaluasi Pengajaran Biologi Dosen pengampu :
1. Prof. Dr. Sri Mulyani Endang Susilowati, M.Pd. 2. Dr. Saiful Ridlo, M.Si.
Disusun oleh:
1. Endang Lestari ( 4401415006) 2. Banu wicaksono ( 4401415010) 3. Ulin Nuha ( 4401415017) 4. Listyawati Utami ( 4401415030)
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2017
Satuan Pendidikan : SMA/MA Mata Pelajaran : Biologi
Kelas / Semester : X I/2
Materi Pokok : Sistem Reproduksi Manusia
Sub Materi Pokok : ● Alat Reproduksi
● Mekanisme Pembentukan Gamet ● Ovulasi dan Menstruasi
Kompetensi Dasar
3.12 Menganalisis hubungan antara struktur jaringan penyusun organ reproduksi dengan fungsinya dalam proses reproduksi manusia melalui studi literatur, pengamatan, percobaan, dan simulasi.
Indikator
1. Memahami alat reproduksi pada manusia. 2. Memahami mekanisme pembentukan gamet. 3. Memahami ovulasi dan menstruasi manusia
Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik diharapkan dapat:
1. menjelaskan alat reproduksi laki-laki dan perempuan, 2. menjelaskan hormone reproduksi laki-laki dan perempuan, 3. memahami mekanisme pembentukan gamet,
4. menjelaskan tentang ovulasi, dan
5. menjelaskan terjadinya menstruasi pada manusia
Materi Pembelajaran
2. Mekanisme Pembentukan Gamet 3. Ovulasi dan Menstruasi
Tes Obyektif (Soal Pilihan Ganda)
1. Perhatikan gambar di bawah ini! (C1)
Gambar tersebut merupakan gambar dari organ reproduksi jantan. Pada bagian yang diberi tanda X adalah. . .
A. Epididimis B. Vas deferent C. Tubulus seminifeus D. Penis E. Testis X
2. Dari beberapa pilihan dibawah ini yang tidak termasuk organ reproduksi wanita adalah. . . (C2) A. Uterus B. Vagina C. Serviks D. Tubulus seminiferus E. Endometrium
3. Perhatikan gambar di bawah ini! (C3)
Spermatogenesis merupakan proses pembuatan sel kelamin pada laki-laki yang diawali dari spermatogonium hingga menjadi spermatozoa. Keterangan yang tepat berdasarkan bagian yang bertanda X dan Y adalah...
A. X adalah Spermatogonium, Y adalah 2n B. X adalah Spermatosit primer, Y adalah 2n C. X adalah Spermatosit primer, Y adalah n D. X adalah Spermatosit sekunder, Y adalah n E. X adalah Spermatid, Y adalah n
4. Perhatikan gambar berikut! X dan Y
Peristiwa menstruasi biasanya berlangsung selama empat fase yaitu fase menstruasi, fase praovulasi, fase ovulasi, dan fase pascaovulasi. Di dalam fase-fase tersebut terdapat hormone-hormon reproduksi yang membantu dalam berlangsungnya siklus menstruasi. Salah satunya adalah hormone yang berfungsi dalam merangsang pematangan ovum dan pelepasan ovum dari folikel. Berdasarkan hal tersebut hormon yang dimaksud adalah… A. FSH (Folikel Stimulating Hormon).
B. Estrogen C. Progresteron
D. LH (Luthenizing Hormon)
E. ACTH (Adenocorticotropic Hormon)
5. Urutan jalannya sperma saat keluar dari tubuh adalah . . . (C5) A. Testis-epididimis-saluran ejakulasi-vas deferens-uretra-penis B. Testis- epididimis -vas deferens- saluran ejakulasi- uretra-penis C. Testis- uretra- saluran ejakulasi- vas deferens- epididimis- penis D. Testis- saluran ejakulasi- uretra- vas deferens- epididimis- penis E. Testis- vas deferens- epididymis- saluran ejakulasi- uretra-penis
6. Dibawah ini yang merupakan perbandingan yang tepat antara spermatogenesis dan oogenesis adalah . . . (C6)
Spermatogenesis Oogenesis
A Terjadi di tubulus seminiferus Terjadi di ovarium B Hasil berupa 4 spermatozoa Hasil berupa 4 ovum C Meiosis 1 menghasilkan spermatid Meiosis 1
menghasilkan ootid D Hormon berperan yaitu estrogen dan
FSH
Hormon yang berperan yaitu oksitosin dan FSH
E Spermatozoa dengan jumlah kromosom 2n
Ovum dengan jumlah kromosom 2n
Tes Subjektif (Soal Essay)
1. Sebut dan jelaskan organ reproduksi manusia pada wanita beserta fungsinya ! (minimal 3) (C1)
2. Mengapa menstruasi dan ovulasi tidak menimbulkan kehamilan? (C2) 3. Jelaskan tahap perkembangan embrio mulai dari morula hingga gastrula!
(C3)
4. Pernikahan dibawah umur dapat membahayakan kesehatan ibu dan kesehatan bayi baik ketika dalam kandungan maupun setelah dilahirkan. Apa yang akan kamu lakukan dalam kehidupan nyata sehubungan dengan hak tersebut? Jelaskan! (C4)
5. Seorang anak laki-laki yang telah memasuki masaa pubertas ketika terbangun dari tidurnya mendapati celanannya basah. Padahal cairan berwarna putih dan lengket. Apa yang dialami anak tersebut? Hubungkanlah dengan hormon apa yang mempengaruhi hal tersebut! (C5)
6. Buatlah skema pembentukan gamet spermatogenesis dan oogenesis secara tepat! (C6)
JAWABAN SOAL a. Jawaban Tes Objektif (Soal Pilihan Ganda) 1. A 2. D 3. D 4. D 5. B 6. A
b. Jawaban Tes Subjektif (Soal Essay) 1. Organ reproduksi wanita
Fungsi: sebagai jalan lahir, sebagai tempat dalam berhubungan seksual , sebagai saluran mengalirkan darah dan lendir disaat menstuasi
b. Uterus (rahim)
Fungsi: sebagai tempat tumbuh dan berkembangnya janin c. Tuba fallopi (oviduk)
Fungsi : Sebagai saluran spermatozoa dan ovum , Sebagai tempat pertumbuhan hasil pembuahan sebelum dapat masuk ke bagian dalam uterus (rahim), Sebagai penangkap ovum , Dapat menjadi tempat fertilisasi (pembuahan).
d. Ovarium
Fungsi : untuk menghasilkan ovum (sel telur) dan penghasil hormon seks utama
2. Mengapa menstruasi dan ovulasi tidak muncul ketika kehamilan ? Jawab: Karena ketika sperma dan ovum bertemu dan menempel pada dinding rahim, hormon progesteron yang disekresikan oleh korpus luteum akan menghambat hormon LH untuk disekresikan karena hormon LH mempunyai fungsi untuk memacu terjadinya ovulasi. Korpus Luteum sendiri adalah folikel yang telah masak dan akan terus berada di ovarium untuk mempertahankan hormon progesteron disekresi selama masa kehamilan (penebalan dinding rahim dan kelenjar susu).
3. a. Fase morula
Pada fase ini zigot mengalami pembelahan. Pembelahan sel dimulai dari satu menjadi dua, dua menjadi empat, dan seterusnya. Pada saat pembelahan sel terjadi pembelahan yang tidak bersamaan. Pembelahan yang cepat terjadi pada bagian vertikal yang memiliki kutub fungsional atau kutub hewan (animal pole) dan kutub vegetatif (vegetal pole). Antara dua kutub ini dibatasi oleh daerah sabit kelabu (grey crescent).setelah pembelahan terjadi pada bagian vertikal, kemudian dilanjutkan dengan bagian horizontal yang membelah secara aktif sampai terbentuk 8 sel. Pembelahan sel berlanjut sampai terbentuk 16-64 sel. Embrio yang terdiri dari 16-64 sel inilah yang disebut morula.
b. fase blastula
Pada fase blastula terjadi pembagian sitoplasma ke dalam dua kutub yang dibentuk pada fase moruta. Konsentrasi sitoplasma pada kedua kutub tersebut berbeda. Pada kutub fungsional terdapat sitoplasma yang lebih sedikit dibandingkan dengan kutub vegetatif. Konsentrasi sitoplasma yang berbeda menentukan arah pertumbuhan dan perkembangan hewan selanjutnya. Pada fase ini kutub fungsional dan kutub vegetatif telah selesai dibentuk. Hal ini ditandai dengan dibentuknya rongga di antara kedua kutub yang berisi caftan dan disebut blastosol. Embrio yang memiliki blastosol disebut blastula. Proses pembentukan blastosol disebut blastulasi. Setelah fase blastula selesai ditanjutkan dengan fase gastrula.
c. Fase gastrula
Pada fase gastrula, embrio mengalami proses diferensiasi dengan mulai menghilangkan blastosol. Sel-sel pada kutub fungsional akan membelah dengan cepat. Akibatnya, sal-sel pada kutub vegetatif membentuk lekukan ke arah dalam (invaginasi). Invaginasi akan membentuk dua formasi, yaitu lapisan luar (ektoderm) dan lapisan dalam (endoderm). Bagian ektoderm akan menjadi kulit dan bagian endoderm akan menjadi berbagai macam saluran. Bagian tengah gastrula disebut dengan arkenteron. Pada perkembangan selanjutnya, arkenteron akan menjadi saluran dan pencernaan pada hewan vertebrata dan beberapa invertebrata. Bagian luar yang terbuka pada gastrula menuju arkenteron disebut dengan blastofor. Bagian ini dipersiapkan menjadi anus dan pada bagian ujung akan membuka menjadi mulut. Pada fase ini akan terjadi lanjutan diferensiasi sebagian endoderm menjadi bagian mesoderm. Pada akhir fase gastrula telah terbentuk bagian endoderm, mesoderm, dan ektoderm.
4. Saya akan mencari informasi terkait dengan bahaya yang ditimbulkan akibat pernikahan dini, serta memahami bahwa pernikahan dini akan berdampak pada sistem reproduksi dari ibu, ketika suatu rahim belum siap untuk dibuahi maka akan mengakibatkan gangguan pada rahim ibu.
5. Anak tersebut mengalami mimpi basah, hal ini dipengaruhi oleh hormon testosteron yang menyebabkan pertumbuhan sekunder pada laki-laki.hormon testosteron akan mulai diproduksi dan aktif ketika seorang anak laki-laki sudah masuk dalam masa pubertas salah satunya adalah megalami mimpi basah yaitu mengeluarkan suatu cairan semen yang berwarna putih dan kental seperti jellly.
6. Skema spermatogenesis dan oogenesis