• Tidak ada hasil yang ditemukan

TUJUAN BUKTI PROSEDUR DAN KERTAS KERJA A (9)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "TUJUAN BUKTI PROSEDUR DAN KERTAS KERJA A (9)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

1. Tujuan Audit

Tujuan Audit Untuk Keberadaan dan Kejadian

Berkaitan dengan masalah keberadaan dan keterjadian (existence and occurence), biasanya auditor akan memastikan hal-hal sebagai berikut :

 Validitas / pisah batas(cutoff)

Semua transaksi tercatat benar-benar terjadi selama periode akuntansi.  Validitas (validity)

Semua aktiva, kewajiban, ekuitas adalah valid dan telah dicatat sebagaimana mestinya dalam neraca.

Tujuan Audit Untuk Kelengkapan :  Kelengkapan / pisah batas (cutoff)

Semua transaksi yang telah terjadi dalam periode itu telah dicatat.

 Kelengkapan (completeness):

Semua saldo yang tercantum dalam neraca meliputi semua aktiva, kewajiban, dan ejkuitas sebagaimana mestinya.

Tujuan Audit Untuk Hak dan Kewajiban

Tentang masalalah hak dan kewajiban (right and obligations), biasanya auditor menguji kepemilikan (ownership), kesesuaian atas hak entititas terhadap aktiva, serta hak kepemilikan yang jelas terhadap aktiva.

Tujuan Audit Untuk Penilaian atau Alokasi

Tujuan Audit Untuk Penyajian dan Pengungkapan 2. Bukti Audit

Bukti Audit, Informasi Penguat, dan Prosedur Audit Data Akuntansi dan Bukti Penguat

Komponen dasar dari akuntansi yang mendasari bukti penguat (documentary evidence)

3. Kertas Kerja Audit

(2)

diterapkan pengujian yang dilaksanakan, informasi yang diperoleh, dan kesimpulan tentang masalah yang dicapai dalam audit.

 Jenis Kerja - Kertas

- Skedul dan Analisis

- Memoranda Audit dan Informasi Penguat

- Ayat Jurnal Peyesuaian Ayat Jurnal Reklasifikasi  Menyusun Kertas Kerja

- Judul (heading) - Nomor Indeks - Refensi Silang - Tanda koreksi

- Tanda tangan dan tanggal 4. Kompetensi Bukti Audit

Kompetensi bukti audit berhubunga dengan kualitas atau keandalan data akuntansi dan informasi penguat. Pengndalian intern yang kuat menyebabkan keandalan catatan akuntasi dan bukti-bukti lainnya yangdibuat dalam

organisasi klien.

Kompetensi informasi penguat di pengaruhi oleh beberapa faktor;  Relevansi, bukti audit harus berkaitan dengan tujuan audit.

 Sumber, bukti audit yang berasal dari sumber di luar organisasi klien

pada umumnya merupakan bukti yang tingkat kompetensinya di anggap tinggi.

 Ketetapan waktu, berkaitn dengan tanggal berlakunya bkti yang di

peroleh oleh auditor.

 Objektivitas, umumnya lebih andaldi bandingkan dengan bukti yan

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan dokumentasi audit Suatu dasar untuk merencanakan audit Suatu catatan tentang bukti yang dikumpulkan dan hasil pengujian Data untuk menentukan jenis laporan

Dalam PSA No.15, kertas kerja (SA 339.03)menyebutkan bahwa kertas kerja adalah catatan-catatan yang diselenggarakan auditor auditor mengenai audit yang ditempuhnya , pengujian

Tentang masalalah hak dan kewajiban (right and obligations), biasanya auditor menguji kepemilikan (ownership), kesesuaian atas hak entititas terhadap aktiva, serta hak

Kertas kerja sebagai catatan yang disimpan oleh auditor tentang prosedur audit yang ditetapkan pengujian yang dilaksanakan, informasi yang diperoleh dan kesimpulan tentang

Kertas kerja adalah catatan yang diselenggarakan oleh auditor mengenai prosedur audit yang ditempuhnya, pengujian yang dilakukannya, informasi yang diperolehnya, dan simpulan

Seperti telah disinggung pada Bab 2, tujuan umum suatu audit atas laporan keuangan adalah memberikan suatu pernyataan pendapat mengenai apakah laporan keuangan klien telah

Prosedur pengerjaan ulang, adalah prosedur pengujian dengan cara mengerjakan oleh suatu proses yang biasa dilakukan untuk menghasilkan bukti audit

audit. Sumber yaitu bukti audit yang berasal dari sumber di luar organisasi klien pada umumnya merupakan bukti yang tingkat kompetensinya dianggap tinggi.