RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Sekolah : SMA Negeri 1 Galesong Selatan
Mata Pelajaran : Kimia Kelas/Semester : X/1 (satu)
Peminatan : MIA (Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam) Pertemuan - : I - II
Materi Pokok : Kimia dalam Kehidupan Alokasi Waktu : 3 × 2 JP
A. Kompetensi Inti (KI)
KI-1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI-2 Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif, dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI-3 Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI-4 Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
B. Kompetensi Dasar
1.1 Menyadari adanya keteraturan dari sifat hidrokarbon, termokimia, laju reaksi, kesetim-bangan kimia, larutan dan koloid sebagai wujud kebesaran Tuhan YME dan pengetahuan tentang adanya keteraturan tersebut sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya bersifat tentatif.
1.2 Mensyukuri kekayaan alam Indonesia berupa minyak bumi, batubara dan gas alam serta berbagai bahan tambang lainnya sebagai anugerah Tuhan YME yang digunakan untuk kemakmuran rakyat Indonesia.
demokratis, komunikatif) dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari.
2.2 Menunjukkanperilaku kerjasama, santun, toleran, cinta damai dan peduli lingkungan serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam.
2.3 Menunjukkan perilaku responsif dan pro-aktif serta bijaksana sebagai wujud kemampuan memecahkan masalah dan membuat keputusan
3.1 Memahami hakikat ilmu kimia, metode ilmiah, dan keselamatan kerja di laboratorium, serta peran kimia dalam kehidupan.
4.1 Menyajikan hasil pengamatan tentang hakikat ilmu kimia, metode ilmiah, dan keselamatan kerja dalam mempelajari kimia, serta peran kimia dalam kehidupan.
C. Indikator
3.1 Memahami hakikat ilmu kimia, metode ilmiah, dan keselamatan kerja di laboratorium, serta peran kimia dalam kehidupan.
1. Menganalisis keberadaan produk-produk kimia dalam kehidupan sehari-hari.
2. Menjelaskan peranan ilmu Kimia dalam perkembangan ilmu lain melalui artikel-artikel. 3. Menganalisis hakikat ilmu Kimia.
4. Mengidentifikasi langkah-langkah dalam metode ilmiah. 5. Mengenal alat-alat kimia dan kegunaannya.
6. Merancang dan melakukan percobaan sederhana berdasarkan metode ilmiah serta menyimpulkan dan mempresentasikan hasilnya.
7. Mengidentifikasi tata tertib laboratorium dan melaksanakannya. 8. Mengetahui kecelakaan kerja yang dapat terjadi di laboratorium.
9. Mengenal bahan-bahan kimia berbahaya melalui simbol-simbol bahan kimia. D. Materi Pembelajaran
Pertemuan I : Peranan Ilmu Kimia dalam Kehidupan dan Hakikat Ilmu Kimia Pertemuan II : Metode Ilmiah, Keselamatan Kerja, dan Ulangan Harian
E. Pembelajaran Pertemuan I
1. Tujuan Pembelajaran
b. Peserta didik dapat menjelaskan peranan ilmu Kimia dalam perkembangan ilmu lain melalui artikel-artikel.
c. Peserta didik dapat menganalisis hakikat ilmu Kimia. 2. Metode Pembelajaran
a. Langsung b. Konstektual c. Demontrasi
Guru dapat menggunakan metode tersebut secara berurutan atau dari awal sampai akhir menggunakan satu metode atau menggunakan salah satunya. Apabila keadaan peserta didik dan sarana tidak memungkinkan, Guru dapat menggunakan metode pembelajaran yang lain. 3. Kegiatan Pembelajaran
a. Pendahuluan
Guru memeriksa barang-barang yang dibawa oleh peserta didik, seperti pembungkus produk makanan/minuman kemasan, bahan pembersih, obat-obatan, dan kosmetik yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. (Hal ini sudah diberitahukan kepada peserta didik sehari sebelum hari belajar).
Guru membagi perserta didik dalam kelompok yang terdiri atas tiga atau empat orang.
Guru menjelaskan tujuan dan mamfaat pembelajaran peranan ilmu Kimia dalam kehidupan sehari-hari dan hakikat ilmu kimia.
b. Inti
1) Guru meminta peserta didik mengobservasi (mengamati):
Gambar 1.1 halaman 3 Buku Siswa dan mengamati komposisi bahan kimia pada pembungkus produk yang dibawa dalam kelompok, misalnya pembungkus makanan dan minuman.
Gambar 1.9 dan 1.10 halaman 8 Buku Siswa atau peristiwa kimia yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.
2) Guru memotivasi peserta didik untuk menanyakan hal-hal yang tidak atau kurang dipahami dari gambar atau benda-benda yang diamati, dengan memberikan contoh pertanyaan. Misalnya, ”Bahan kimia apa yang terkandung dalam pasta gigi?”
3) Guru meminta peserta didik untuk menggali informasi dengan:
Mengumpulkan data dari kemasan produk-produk kimia yang mereka bawa. Membaca dari sumber lain tentang bahan-bahan kimia dalam kehidupan
sehari-hari dan tentang hakikat ilmu kimia.
5) Peserta didik mengomunikasikan/menyampaikan kesimpulan hasil pengamatan dan informasi dari sumber-sumber lainnya tentang bahan kimia dalam produk dan hakikat dari ilmu kimia. Guru memberikan penilaian terhadap kesimpulan yang diberikan oleh peserta didik dan memberikan penguatan.
Berdasarkan hasil pengolahan informasi, dapat dijelaskan bahwa ilmu Kimia mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan. Contohnya peran ilmu kimia dalam bidang kesehatan yaitu dalam laboratorium dan pembuatan obat-obatan. c. Penutup
Guru melakukan refleksi seluruh kegiatan pembelajaran atau post test.
Guru menugaskan peserta didik untuk mengerjakan Tugas 1.1 halaman 4, Tugas 1.2 halaman 6, Tugas 1.3 halaman 7, dan Tantangan halaman 7, serta Tugas 1.4 halaman 10 dan Tantangan halaman 10 Buku Siswa.
Guru menginformasikan materi untuk pertemuan berikutnya tentang metode ilmiah dan keselamatan kerja dengan menggunakan buku sumber.
4. Alat, Bahan, dan Media Produk-produk kimia.
Komputer, LCD, dan program yang relevan.
5. Sumber Belajar
Buku Kimia SMA/MA kelas X.
Sumber lain yang relevan, misalnya internet (www.chem-is-try.org/materi_kimia/kimia-kesehatan/ruang-lingkup-ilmu-kimia/peran-ilmu-kimia-dan-rangkuman).
6. Penilaian
Penilaian kompetensi pengetahuan melalui tugas dan ulangan harian dalam bentuk uraian.
Penilaian sikap waktu presentasi dan hasil mengerjakan tugas.
Pertemuan II
1. Tujuan Pembelajaran
a. Peserta didik dapat mengidentifikasi langkah-langkah dalam metode ilmiah. b. Peserta didik dapat mengenal alat-alat kimia dan kegunaannya.
c. Perserta didik dapat merancang dan melakukan percobaan sederhana berdasarkan metode ilmiah serta menyimpulkan dan mempresentasikan hasilnya.
f. Peserta didik dapat mengenal bahan-bahan kimia berbahaya melalui simbol-simbol bahan kimia.
2. Metode Pembelajaran a. Langsung
b. Konstektual c. Demontrasi
Guru dapat menggunakan metode tersebut secara berurutan atau dari awal sampai akhir menggunakan satu metode atau menggunakan salah satunya. Apabila keadaan peserta didik dan sarana tidak memungkinkan, Guru dapat menggunakan metode pembelajaran yang lain. 3. Kegiatan Pembelajaran
a. Pendahuluan
Guru mengingatkan peserta didik tentang pelajaran sebelumnya.
Guru membagi peserta didik dalam beberapa kelompok dengan peserta didik yang heterogen.
Guru menekankan pentingnya bekerja dalam tim, saling berdiskusi, menghargai pendapat, dan saling respect dalam proses pembelajaran.
Guru menjelaskan tujuan dan manfaat pembelajaran metode ilmiah dan keselamatan kerja.
b. Inti
1) Guru meminta peserta didik mengobservasi (mengamati) dengan: Membaca artikel terkait dengan metode ilmiah dan kelamatan kerja.
Melihat demostrasi alat-alat kimia dan kegunaannya dengan media pembelajaran. 2) Guru memotivasi peserta didik untuk menanyakan hal-hal yang tidak atau kurang
dipahami dari artikel yang telah dibaca. Misalnya, ”Bagaimanakah tahapan metode ilmiah?”
3) Guru meminta peserta didik untuk menggali informasi dengan melakukan percobaan. Sebelum melakukan percobaan peserta didik diminta untuk merancang percobaan seperti pada Kegiatan 1.1 halaman 17 Buku Siswa. Rancangan percobaan tersebut terlebih dahulu dikomunikasikan dengan guru. Percobaan dilakukan dengan mengikuti tahapan-tahapan metode ilmiah.
Guru dapat memberikan rancangan percobaan lain untuk dilakukan peserta didik. Hal tersebut guna melihat dan membandingkan keakuratan percobaan yang dilakukan dengan tujuan hasil yang sama.
Dalam merancang percobaan, guru harus memerhatikan hal-hal berikut. (a) Percobaan mendukung diketemukannya konsep kimia.
(b) Proses kimia secara praktis memang dapat dilaksanakan atau diambil dari sumber buku percobaan kimia yang valid.
(d) Di laboratorium/sekolah tersedia alat dan bahan yang diperlukan. (e) Tidak bebahaya bagi peserta didik.
Dalam melakukan percobaan harus dengan mengikuti tahapan metode ilmiah. Tahapan metode ilmiah adalah (a) merumuskan masalah, (b) mengumpulkan keterangan, (c) membuat hipotesis, (d) melakukan percobaan, (e) menarik kesimpulan, (f) menguji kembali kesimpulan, dan (g) pelaporan.
4) Guru bersama dengan peserta didik melakukan diskusi untuk mengolah informasi yang didapat dari percobahan yang dilakukan.
Saat lilin menyala ditutup dengan gelas maka nyala lilin akan padam dan air akan naik dalam gelas. Lilin menyala ditutup dengan gelas maka tidak ada lagi udara dari luar yang masuk ke dalam gelas. Untuk beberapa saat lilin masih tetap menyala dengan memanfaatkan udara yang ada di dalam air. Ketika udara di dalam air habis dan air naik maka nyala lilin akan padam. Dari percobaan tersebut dapat disimpulkaan bahwa pembakaran itu membutuhkan udara. Jika tidak ada udara maka pembakaran tidak dapat terjadi.
5) Salah satu kelompok peserta didik mengomunikasikan/menyampaikan kesimpulan dari pengamatan percobaan yang telah dilakukan serta berbagai alat-alat laboratorium dan kegunaanya. Guru memberikan penilaian terhadap kesimpulan yang disampaikan oleh salah satu kelompok peserta didik.
c. Penutup
Guru melakukan refleksi tentang kegiatan pembelajaran dengan bertanya bagian yang belum dipahami oleh peserta didik.
Guru menugaskan peserta didik untuk mengerjakan Tugas 1.5 halaman 18, Tugas 1.6 halaman 23, dan Tantangan halaman 23 Buku Siswa.
Guru memberikan tugas membaca tentang struktur atom sebagai pembelajaran untuk minggu selanjutnya.
Guru mengingatkan peserta untuk mengerjakan Soal Latihan halaman 25-28 sebagai persiapan menghadapi ulangan.
Guru menugaskan peserta didik mengerjakan Proyek halaman 32 Buku Siswa.
4. Alat, Bahan, dan Media
Peralatan percobaan: gelas piring, air, pewarna, dan lilin.
Gambar peralatan laboratorium dan simbol-simbol bahan kimia. Komputer, LCD, dan program yang relevan.
5. Sumber belajar
Buku Kimia SMA/MA kelas X.
6. Penilaian
Penilaian kompetensi pengetahuan melalui tugas dan ulangan harian dalam bentuk uraian.
Penilaian keterampilan pada waktu melakukan praktikum. Penilaian sikap waktu presentasi dan mengerjakan tugas.
Ulangan Harian
Guru mengadakan ulangan untuk melihat pemahaman peserta didik terhadap materi yang sudah diajarkan. Untuk soal-soal tes tertulis dapat dibuat soal baru atau diambil dari Soal Latihan halaman 25-28 Buku Siswa.
Guru dapat mengembangkan soal-soal yang ada menjadi soal yang lebih bervariasi, supaya peserta didik mempunyai pemahaman yang kompleks terhadap materi pokok yang sudah dibahas.
F. Penilaian
Penilaian yang dilakukan: 1. Penilaian Pengetahuan
2. Penilaian Sikap (Diskusi dan Proyek) 3. Penilaian Keterampilan (Praktikum)
Untuk kriteria penilaian pengetahuan, ketrampilan dan sikap mengacu pada rentang nilai seperti berikut.
Nilai Kompetensi
Rank Predikat Pengetahuan (K3) Keterampilan (K4) Sikap (K1 dan K2)
96 – 100 A 4.00 4.00
SB
91 – 95 A ─ 3.67 3.67
86 – 90 B + 3.33 3.33
B
81 – 85 B 3.00 3.00
75 – 80 B ─ 2.67 2.67
70 – 74 C + 2.33 2.33
C
65 – 69 C 2.00 2.00
60 – 64 C ─ 1.67 1.67
55 – 59 D + 1.33 1.33
K
1. Penialailan Pengetahuan
No KD Indikator Esensial Teknik
Penilaian Keterangan
1 KD pada KI-1 Observasi
perilaku
Lembar observasi
2 KD pada KI-2 Observasi
perilaku
Lembar obseravsi 3 KD pada KI-3 Peserta didik dapat menjelaskan peranan
ilmu kimia dalam kehidupan sehari.
Tes tulis Lembar tes tertulis Peserta didik dapat menjelaskan hakikat
ilmu kimia.
Peserta didik dapat mengidentifikasi langkah-langkah dalam metode ilmiah. Peserta didik dapat mengidentifikasi tata tertib laboratorium dan keselamatan kerja. Peserta didik mengenal simbol-simbol zat berbahaya
4 KD pada KI-4 Merancang percobaan sesuai dengan metode ilmiah
Penilaian produk
Lembar penilaian Mempresentasikan hasil rancangan Penilaian
sikap
Lembar penilaian
Melakukan percobaan Penilaian
kinerja
Lembar penilaian Mengolah dan menganalisis data hasil
percobaan dan menyimpulkannya.
Laporan Lembar Menyajikan laporan hasil percobaan Penilaian
sikap
Lembar penilaian
2. Penilaian Keterampilan
Contoh Format Penilaian Keterampilan (Praktikum)
Kelompok/
*Perangkat tes ini diisi oleh guru/asisten lab
Rubrik Penilaian Kinerja
No Aspek yang dinilai Penilaian
1 2 3
1. Merumuskan masalah, hipotesis, dan
2. Merangkai alat Rangkaian alat tidak benar
Rangkaian alat benar tetapi tidak memerhatikan keselamatan kerja atau tidak rapi
3. Melakukan pengamatan dan pencatatan data
Pengamatan tidak teliti/ jujur
Pengamatan telit / jujur tetapi mengandung interpretasi
Pengamatan teliti/ jujur dan tidak mengandung interpretasi 4. Menganalisis data dan
menyimpulkan
Tidak mampu Dilakukan dengan bantuan guru
3. Contoh Penilaian Diskusi dan Presentasi N
Kriteria penilaian sebagai berikut. 4 = SB : Sangat Baik
3 = B : Baik 2 = C : Cukup 1 = K : Kurang
4. Contoh Format Penilaian Project
No. Kriteria Kelompok
1 Kreativitas
2 Kejelasan atau keterangan jawaban lengkap
3 Kebenaran jawaban
4 Kerjasama dengan sesama anggota kelompok
5 Keakuratan interpretasi jawaban/gambar 6 Penggunaan strategi benar dan tepat 7 Kerapian atau keindahan
Jumlah
Tabel : Rubrik Penilaian Proyek
Nilai Kriteria
4 Menunjukkan kreatifitas yang tinggi dalam pemecahan masalah, kejelasan atau keterangan jawaban sangat lengkap, kebenaran jawaban masalah sangat tepat, kerjasama kelompok sangat baik, interpretasi jawaban masalah/gambar sangat akurat, penggunaan strategi benar dan tepat, kerapian atau keindahan sangat baik, tersedia laporan kerja dan disajikan dengan baik di depan kelas.
3 Menunjukkan kreatifitas yang cukup dalam pemecahan masalah, kejelasan atau keterangan jawaban cukup lengkap, kebenaran jawaban masalah cukup tepat, kerjasama kelompok cukup baik, interpretasi jawaban masalah/gambar cukup akurat, penggunaan strategi benar dan tepat, kerapian atau keindahan cukup baik, tersedia laporan kerja dan disajikan dengan cukup baik di kelas.
2 Menunjukkan kreatifitas yang rendah dalam pemecahan masalah, kejelasan atau keterangan jawaban cukup lengkap, kebenaran jawaban masalah cukup tepat, kerjasama kelompok cukup baik, interpretasi jawaban masalah/gambar kurang akurat, penggunaan strategi benar dan tepat, kerapian atau keindahan kurang baik, tersedia laporan kerja tetapi tidak disajikan di kelas.
1 Menunjukkan kreatifitas yang rendah dalam pemecahan masalah, kejelasan atau keterangan jawaban tidak lengkap, kebenaran jawaban tidak tepat, kerjasama kelompok kurang baik, interpretasi jawaban masalah/gambar tidak akurat, penggunaan strategi benar dan tepat, kerapian atau keindahan tidak baik, tidak tersedia laporan kerja dan tidak disajikan di depan kelas.
0 Tidak melakukan tugas proyek
5. Contoh Format Pengamatan Sikap
KI-2: Menghayati, mengamalkan perilaku jujur, disiplin,tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
No PesertaNama Didik
Jujur Disiplin Tanggung
Jawab Peduli Kerja Keras
Rerat a Skor
predi kat
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1.
2. 3. 4. 5. Ds
t.
Petunjuk penilaian: 4 = SB (sangat baik)
3 = B (baik)
2 = C (cukup)
1 = K (kurang)
Contoh Indikator KI-1 dan KI-2 1. Jujur
a. Menyampaikan sesuatu berdasarkan keadaan yang sebenarnya b. Tidak menutupi kesalahan yang terjadi
2. Disiplin
a. Selalu hadir di kelas tepat waktu
b. Mengerjakan LKS sesuai petunjuk dan tepat waktu c. Mentaati aturan main dalam kerja mandiri dan kelompok 3. Tanggung jawab
b. Bertanya kepada teman/guru bila menjumpai masalah
c. Menyelesaikan permasalahan yang menjadi tanggung jawabnya d. Partisipasi dalam kelompok
4. Peduli
a. Menjaga kebersihan kelas, membantu teman yang membutuhkan
b. Menunjukkan rasa empati dan simpati untuk ikut menyelesaikan masalah c. Mampu memberikan ide/gagasan terhadap suatu masalah yang ada di sekitarnya d. Memberikan bantuan sesuai dengan kemampuannya
5. Kerja keras
a. Mengerjakan LKS dengan sungguh-sungguh b. Menunjukkan sikap pantang menyerah
c. Berusaha menemukan solusi permasalahan yang diberikan
Takalar , ... Juli 2014 Mengetahui
Kepala SMAN 1 Galesong Selatan Guru Mata Pelajaran Kimia
H. Zainal Abidin, S.Pd, M.Pd Surakhmi, S.Pd
NIP. 19730715 199802 1 004 NIP.19830109 201406 2 001
Catatan Kepala Sekolah: