BAB II KONSEP, TEORI DAN TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Konsep - Eufemisme Dalam Upacara Adat Perkawinan Pada Masyarakat Melayu Langkat
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Judul Skripsi : Upacara Adat Perkawinan pada Masyarakat Mandailing di Padang Lawas kajian Semiotik.. Penelitian ini menggunakan teori semiotik yang dikemukakan oleh Ferdinand
yang utama dalam penelitian ini tentang strkutur upacara adat perkawinan. peranakan Tionghoa di Tangerang melalui Teori Upacara dan
Penelitian ini berjudul “Makna Simbolik Pada Prosesi Perkawinan Adat Melayu Langkat (Suatu Penelitian tentang Simbol-simbol Yang Mengandung Makna pada Acara Makan
Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah (1) bentuk performansi tradisi lisan cenggok-cenggok pada upacara adat perkawinan Melayu Panai Labuhanbatu, (2)
adat perkawinan masyarakat Batak Toba dan tuturan yang paling dominan digunakan. dalam
Oleh karena itulah, pada masyarakat Karo di Kabupaten Langkat setiap ada anggota keluarga yang meninggal cawir metua, selalu diadakan upacara adat yang sesuai dengan adat
Wawancara dengan Bapak Abu Samah (telangkai) di kediaman beliau (di Desa Sei Limbat kecamatan Selesai kabupaten Langkat Sumatera utara) Tentang Eufemisme dalam Upacara Adat
Berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa informan bahwa dalam upacara adat perkawinan masyarakat Melayu Desa Pekaka, Kecamatan Lingga Timur, Kabupaten Lingga, tradisi