PERBEDAAN TEKANAN DARAH SETELAH PEMAPARAN COLD PRESSOR TEST (CPT) ANTARA MAHASISWA DENGAN DAN
TANPA RIWAYAT HIPERTENSI DI KELUARGA
Oleh:
TRIRIN RINANTI 110100244
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
PERBEDAAN TEKANAN DARAH SETELAH PEMAPARAN COLD PRESSOR TEST (CPT) ANTARA MAHASISWA DENGAN DAN
TANPA RIWAYAT HIPERTENSI DI KELUARGA
“Karya Tulis Ilmiah ini diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh kelulusan Sarjana Kedokteran”
Oleh:
TRIRIN RINANTI 110100244
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
HALAMAN PERSETUJUAN
Perbedaan Tekanan Darah Setelah Pemaparan
Cold Pressor Test (CPT) Antara Mahasiswa Dengan dan Tanpa Riwayat Hipertensi di Keluarga
Yang dipersiapkan oleh:
TRIRIN RINANTI 110100244
Hasil Karya Tulis Ilmiah ini telah diperiksa dan disetujui untuk dilanjutkan ke Seminar Hasil Penelitian
Medan, 12 Desember 2014 Disetujui,
Dosen pembimbing
LEMBAR PENGESAHAN
JUDUL : PERBEDAAN TEKANAN DARAH SETELAH
PEMAPARAN COLD PRESSOR TEST (CPT) ANTARA MAHASISWA DENGAN DAN TANPA RIWAYAT HIPERTENSI DI KELUARGA
NAMA : TRIRIN RINANTI
NIM : 110100244
Pembimbing Penguji I
(dr. Milahayati Daulay, M. Biomed) (dr. Linda T. Adenin, Sp. THT)
NIP. 198007202006042003 NIP. 195604041983032001
Penguji II
(dr. Anita Rosari, Sp. PD) NIP. 197005192009122001
Medan,
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara
ABSTRAK
Kasus hipertensi akhir-akhir ini semakin meningkat, dimana 90-95% kasus diantaranya adalah hipertensi essensial dengan penyebab yang tidak diketahui. Prevalensi hipertensi di Indonesia berdasarkan riset kesehatan dasar (RISKESDAS) tahun 2013 adalah sebesar 25,8% dan prevalensi hipertensi di Sumatera Utara adalah 24,7%. Cold Pressor Test (CPT) merupakan suatu bentuk stresor dari luar tubuh yang dapat menginduksi aktivasi simpatis. Pada saat CPT diberikan kepada seseorang, terjadi aktivasi saraf otonom simpatis yang pada akhirnya dapat meningkatkan tekanan darah.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan tekanan darah sesudah dilakukan CPT antara mahasiswa dengan dan tanpa riwayat hipertensi di keluarga. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa semester lima Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) Tahun 2014. Penelitian ini dilakukan dengan metode experimental (interventional). Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 56 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan tidak memiliki kriteria eksklusi, yang diambil dengan teknik pengambilan sampel
stratified random sampling.
Dari 56 orang sampel, 28 orang dikategorikan pada kelompok yang memiliki riwayat hipertensi di keluarga dan 28 orang termasuk kelompok yang tidak memiliki riwayat hipertensi di keluarga. Analisis statistik dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann-Whitney. Hasil perhitungan statistik menggunakan uji Mann-Whitney menunjukkan peningkatan rata-rata tekanan darah sebelum dan sesudah CPT pada kedua kelompok uji, baik sistolik maupun diastolik. Secara statistik, perbedaan tersebut bermakna (p<0.05).
Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan tekanan darah setelah pemaparan cold pressor test (CPT) antara mahasiswa dengan dan tanpa riwayat hipertensi di keluarga.
ABSTRACT
Recently the number of hypertension cases has become increase, about 90-95% of them are idiophatic hypertension. Prevalence of hypertension in Indonesia based on in RISKESDAS 2013 is 25,8% and prevalence of hypertension in North Sumatra is 24,7%.Cold Pressor Test (CPT) is a stressor outside the body that activates the sympathetic nerves. At given to a person, there is an activation of the sympathetic autonomic nerves and finally may increase blood pressure.
A study was carried out to find out the blood pressure differences after exposure of CPT between the student with and without family history of hypertension. This is an experimental (intervention) study method.Thesampling method used was stratified random sampling.The 56 samples are the fifth semester student of Faculty of Medicine University of Sumatera Utara, who met the inclusion criteria and has no exclusion.
The 56 subjectsof this study divided, 28 subjects into group with family history of hypertension and 28 subjects into without family history of hypertension. The difference of blood pressure before and after CPT was analyzed by Wilcoxon’s and Mann-Whitney test. After doing the analytical test by using Mann-Whitney test, it’s concluded that there was an increased in etiher systolic or diastolic blood pressure mean before and after CPT for the two groups. Statistically, this was significant (p<0,05).
The conclusion that there was difference in blood pressure after exposure of cold pressor test between the student with and without family history of hypertension.
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya yang begitu besar sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan laporan hasil penelitian ini. Laporan hasil penelitian ini disusun sebagai rangkaian tugas akhir dalam menyelesaikan pendidikan di program studi Sarjana Kedokteran, Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.
Penulis mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah turut serta membantu penulis dalam menyelesaikan laporan hasil penelitian ini, diantaranya:
1. Kepada Prof. dr. Gontar Alamsyah Siregar, Sp.PD-KGEH, selaku Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.
2. Kepada Prof. dr. Guslihan Dasa Tjipta, Sp.A (K), selaku Pembantu Dekan I Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.
3. Kepada dr. Zaimah Z. Tala, Msi Sp.GK, selaku Pembantu Dekan II Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.
4. Kepada dr. M. Rusda M.Ked (OG), Sp.OG (K), selaku Pembantu Dekan III Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.
5. Kepada dosen pembimbing dalam penulisan penelitian ini, dr. Milahayati Daulay, M. Biomed, yang dengan sepenuh hati telah meluangkan segenap waktu untuk membimbing dan mengarahkan penulis, mulai dari awal penyusunan penelitian, pelaksanaan di lapangan, hingga selesainya laporan hasil penelitian ini. Juga kepada dr. Linda T. Adenin Sp. THTdan dr. Anita Rosari, Sp. PD selaku dosen penguji yang telah memberikan saran dan masukan yang membangun untuk penelitian ini.
6. Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada dr. Muara P. Lubis, Sp. OG yang telah menjadi dosen penasehat akademik penulis selama menjalani pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. 7. Kepada kedua orangtua penulis, Ayahanda H. Amri Sani, S.Pddan
M.T. dan Pemi Aprilis, S.Hutyang senantiasa mendukung dan memotivasi penulis.
8. Ucapan terima kasih juga penulis sampaikan kepada Yuniar Safitri Damanik, S.Psi, M.Psi, dan Nayla Fakhira yang selalu memberikan semangat dan dukungan kepada penulis.
9. Kepada sahabat-sahabat penulis, M. Insanul Kamil Rery, Rizky Keumala Ansari Nasution, S.Ked, Monica Nindia Pratiwi, Hafizah, Fikri Rizki, Khalisaturrahmi, Reyhana Gathari, Fatma Diana, Herna Tri Yulianty, M. Auzan Hindami dan Tiarani Nur Ahadillah yang selama ini sangat membantu penulis selama masa perkuliahan.
10.Kepada sahabat-sahabat penulis, Suci Purnama Sari, Wanda Lasepa, Febrianti Hutabarat, Kadek Dhaneswara, EOTC dan SCOPH PEMA FK USU yang selama ini selalu memotivasi penulis.
Cakupan belajar sepanjang hayat dan mengembangkan pengetahuan baru, dalam area kompetensi KIPDI-3, telah memotivasi penulis untuk melaksanakan penelitian yang berjudul “Perbedaan Tekanan Darah Setelah Pemaparan Cold Pressor Test (CPT) Antara Mahasiswa Dengan dan Tanpa Riwayat Hipertensi di Keluarga”.Semoga penelitian ini dapat memberikan sumbangsih bagi perkembangan ilmu pengetahuan khusunya di bidang ilmu kedokteran.
Penulis menyadari bahwa penulisan laporan hasil penelitian ini masih belum sempurna, baik dari segi materi maupun tata cara penulisannya. Oleh karena itu, dengan segala kerendahan hati, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi perbaikan laporan hasil penelitian ini di kemudian hari.
Medan, 05 Desember 2014
Penulis
DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN SAMPUL ... i
HALAMAN PERSETUJUAN ... iii
LEMBAR PENGESAHAN ... iv
1.4.2. Segi Pendidikan (Ilmu Pengetahuan) ... 7
1.4.3. Segi Penelitian ... 7
1.4.4. Segi pelayanan kesehatan ... 8
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA ... 9
2.1. Tekanan Darah ... 9
2.1.1. Definisi Tekanan Darah ... 9
2.1.2. Faktor Yang Mempengaruhi Tekanan Darah ... 9
2.1.3. Fisiologi Tekanan Darah ... 10
2.1.3.1. Pengaturan Sirkulasi Secara Hormonal ... 11
2.1.3.2. Pengaturan Sirkulasi Oleh Saraf ... 13
2.1.3.3. Sistem Pengaturan Vasomotor... 15
2.1.3.4. Sistem Pengaturan Sirkulasi Oleh Baroreseptor ... 16
2.1.4. Pengukuran Tekanan Darah... 18
2.2.7. Komplikasi... 30
2.3. Sistem Saraf Simpatis ... 31
2.4. Cold Pressor Test (CPT) ... 33
2.5. Pengaruh Sistem Saraf Otonom Terhadap Tekanan Darah... 33
BAB 3 KERANGKA KONSEP DAN DEFENISI OPERASIONAL ... 35
3.1. Kerangka Konsep Penelitian ... 35
3.2. Variabel dan Defenisi Operasional ... 35
3.2.1. Variabel Independen ... 35
3.2.2. Variabel Dependen ... 35
3.2.3. Definisi Operasional ... 35
3.3. Hipotesis ... 38
4.3. Populasi dan Sampel Penelitian ... 39
4.4. Teknik Pengumpulan Data ... 42
4.5. Pengolahan dan Analisis Data ... 43
BAB 5HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 45
DAFTAR TABEL
Nomor Judul Halaman
2.1. Klasifikasi Hipertensi Menurut JNC-7 26
2.2. Klasifikasi Hipertensi Menurut WHO 27
5.1. Distribusi Sampel Berdasarkan Jenis Kelamin 46
5.2. Distribusi Sampel Berdasarkan Usia 46
5.3. Perubahan Tekanan Darah Sistolik Sebelum dan Sesudah Cold
Pressor Test (CPT) Pada Sampel yang Mempunyai Riwayat
Hipertensi Dalam Keluarga
47
5.4. Perubahan Tekanan Darah Sistolik Sebelum dan Sesudah Cold
Pressor Test (CPT) Pada Sampel yang Tidak Mempunyai Riwayat
Hipertensi Dalam Keluarga
48
5.5. Perubahan Tekanan Darah Diastolik Sebelum dan Sesudah Cold
Pressor Test (CPT) Pada Sampel yang Mempunyai Riwayat
Hipertensi Dalam Keluarga
49
5.6. Perubahan Tekanan Darah Diastolik Sebelum dan Sesudah Cold
Pressor Test (CPT) Pada Sampel yang Tidak Mempunyai Riwayat
Hipertensi Dalam Keluarga
50
5.7. Rata-rata Tekanan Darah Kelompok Mahasiswa Dengan
Hipertensi di Keluarga dan Mahasiswa Tanpa Hipertensi di Keluarga
51
5.8. Hasil Uji Normalitas Data 52
5.9. Hasil Uji Wilcoxon 53
5.10. Hasil Uji Mann-Whitney 54
Nomor Judul Halaman
2.1. Regulasi Sirkulasi dalam Mengontrol Tekanan Darah Melalui
Persarafan Simpatis
14
2.2. Skema Jalur yang Terlibat dalam Pengatuan Tekanan Darah oleh
Medulla Oblongata
16
2.3. Daerah Baroreseptor di Sinus Karotikus dan Arkus Aorta 17
2.4. Bagan Umpan-Balik Negatif dalam Pengaturan Tekanan Darah 18
2.5. Sphygmomanometer Pompa 19
2.6. Pemeriksaan Tekanan Darah dengan Sphygmomanometer Pompa 20
2.7. Pengukuran Tekanan Darah dengan Menggunakan
Sphygmomanometer
20
2.8. Distribusi Umur Versus Hipertensi pada Penderita Wanita dan Pria
dengan Risiko Hipertensi dan Penyakit Jantung Koroner di Amerika
Serikat
23
2.9. Faktor-faktor yang Berpengaruh pada Pengendalian Tekanan Darah 25
2.10.
2.11.
3.1.
Mekanisme Patofisiologi dari Hipertensi
Mekanisme Persarafan Simpatis Terhadap Respon Stres
Kerangka Konsep Penelitian
30
32
35
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 2 Lembar Penjelasan Kepada Calon Subjek Penelitian
Lampiran 3 Lembar Persetujuan Setelah Penjelasan (Informed Consent) Lampiran 4 Lembar Identitas Subjek Penelitian
Lampiran 5 Lembar Pencatatan Hasil Pengukuran Lampiran 6 Data Induk Penelitian
Lampiran 7 Hasil Output Data Penelitian Lampiran 8 Surat Persetujuan Komisi Etik Lampiran 9 Surat Izin Penelitian