• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN. dikategorikan dalam bentuk aktiva riil (real asset) dan surat berharga

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN. dikategorikan dalam bentuk aktiva riil (real asset) dan surat berharga"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

1 A. Latar belakang masalah

Investasi merupakan penundaan konsumsi atau pemakaian sumber daya

yang ada saat ini untuk digunakan dalam produksi efisien selama periode

waktu tertentu.1 Tujuan investasi adalah meningkatkan utilitas investor dalam

bentuk kesejahteraan keuangan. Secara garis besar, obyek dari investasi dapat

dikategorikan dalam bentuk aktiva riil (real asset) dan surat berharga (financial asset). Baik pada real asset maupun financial asset hampir semua keputusan investasi selalu mengandung risk atau ketidakpastian hasil, sehingga seorang investor hanya dapat mengharapkan berapa tingkat

keuntungan atau pengembalian yang akan diperoleh (expected return) dari investasi tersebut.2

Investasi pada obyek investasi berisiko salah satunya adalah investasi

dalam bentuk pembelian saham. Keberadaan saham yang diperdagangkan

sebagai obyek investasi sangat banyak jenisnya dan terjadi pengelompokan

sesuai dengan kesamaan kriteria. Salah satu pengelompokan jenis saham

adalah pengelompokan saham syariah, yaitu saham dari perusahaan-perusahan

yang dalam operasionalnya tidak bertentangan dengan syariat islam.

Kelompok saham syariah ini dimasukkan dalam Jakarta Islamic Index (JII).

1

Jogiyanto, Teori Portofolio dan Analisis Investasi, Edisi Ke-6, (Yogyakarta:BPFE, 2009)

2

Suad Husnan dan Enny. P., Dasar-dasar Manajemen Keuangan, (Yogyakarta: UPP AMP YKPN,2002)

(2)

Penilaian investor terhadap suatu saham perusahaan diantaranya adalah

dengan memperhatikan kinerja perusahaan yang menerbitkan saham. Oleh

karena itu return saham sangat penting bagi perusahaan karena digunakan sebagai salah satu pengukur kinerja dari suatu perusahaan, sehingga

perusahaan berusaha menjaga dan memperbaiki kinerjanya yang dapat

mempengaruhi return saham agar portofolio saham yang diinvestasikan meningkat.3

Return saham adalah tingkat pengembalian yang dinikmati oleh pemodal (investor) atas suatu investasi yang dilakukannnya. Perhitungan return saham

sendiri di dasarkan pada harga saham. Harga saham mencerminkan suatu

perusahaan di hadapan para pembelinya. Jika harga saham semakin tinggi,

berarti nilai perusahaan dianggap semakin tinggi pula.4 Suatu investasi akan

dinyatakan berhasil apabila kekayaan investor meningkat, sebaliknya sebuah

investasi akan dinyatakan gagal apabila kekayaan investor menurun.

Banyak faktor yang mempengaruhi pergerakan return saham. Para investor perlu melakukan analisis yang mendalam mengenai perubahan

tersebut. Salah satu caranya adalah dengan melakukan analisis fundamental

yang berbasis rasio keuangan. Rasio keuangan yang terdapat dalam laporan

3

Jogiyanto, Teori Portofolio dan Analisis Investasi, Edisi Ke-6, (Yogyakarta:BPFE, 2009)

4

Zaenal Arifin, Teori Keuangan dan Pasar Modal, (Yogyakarta: EKONISIA, 2005), hlm.21

(3)

keuangan merupakan cerminan suatu kondisi internal perusahaan yang

menggambarkan hubungan perkiraan-perkiraan laporan keuangan.5

Rasio keuangan yang dapat digunakan untuk memprediksi return saham adalah rasio pasar.6 Rasio ini memberikan petunjuk mengenai apa yang

diperkirakan investor atas kinerja perusahaan di masa lalu serta prospek di

masa mendatang.7

Rasio pasar yang banyak digunakan investor untuk pengambilan investasi

adalah price earning ratio (PER). PER atau rasio laba atas saham merupakan salah satu cara mengukur prestasi kerja saham biasa di bursa yang paling

lazim digunakan. PER yang tinggi mencerminkan rendahnya kapasitas

pemilik saham untuk memperoleh kembali nilai sahamnya.

Selain itu rasio pasar yang dapat dipertimbangkan adalah Price to Book Value yang merupakan perbandingan antara harga pasar per lembar saham dengan nilai buku per lembar saham. Nilai buku per lembar saham (book to value per share) adalah pengukuran kekayaan uang dalam modal perusahaan untuk tiap lembar saham. Nilai ini yang akan dibayarkan untuk tiap lembar

saham. Pengukuran nilai buku per lembar saham kadang-kadang digunakan

sebagai salah satu faktor dalam menetapkan nilai saham. Jadi, dengan adanya

rasio Price to Book Value ini investor dapat mengetahui berapa kelipatan

5

Brigham, E.F dan J. Houston, Dasar-dasar Manajemen Keuangan, alih bahasa Ali Alba, Edisi Ke10, Buku II (Jakarta:Salemba Empat, 2004) hlm.54

6

Fetti Agustina, “Analisis Pengaruh Rasio Pasar Terhadap Return Saham Indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia,” (Medan:Universitas Sumatera Utara, Jurnal Fakultas Ekonomi,2011)

7

Moeljadi, Manajemen keuangan 1: Pendekatan kuantitatif dan kualitatif, (Malang: Bayumedia Publishing,2006), hlm:75

(4)

harga pasar terhadap nilai buku per lembar saham yang menjadi investasinya.8

Price to Book Value juga digunakan dalam pengukuran kinerja harga pasar terhadap nilai bukunya.9

Faktor lain yang dapat digunakan untuk memprediksi return saham adalah rasio solvensi. Rasio solvensi mengukur kemampuan perusahaan untuk mengukur kapasitas keuangan untuk memenuhi kewajibannya.10 Komunitas

investasi semakin peduli dengan penilaian solvensi atau hutang. Sebagian besar kepedulian ini bermuara dari kegagalan perusahaan yang menyebabkan

kalangan investor, kreditor, dan auditor raksasa menelan kerugian besar, yang

sebenarnya bisa dicegah kalau saja tersedia informasi yang lebih baik

mengenai solvensi perusahaan.

Penggunaan hutang dalam perusahaan dapat diestimasi dengan

menggunakan rasio solvensi yakni Debt to Equity Ratio (DER), dan Long Term Debt to Capitalization Ratio (LDCR). 11

DER mencerminkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi seluruh

kewajibanya yang ditunjukkan oleh berapa bagian dari modal sendiri yang

digunakan untuk membayar hutang. LDCR merupakan rasio yang mengukur

8

Tari Indriani, Analisis pengaruh DER, PBV, dan PER terhadap return saham perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2008-2012 (Studi kasus perusahaan dalam kategori Consumer Goods Industry, Food and Beverage, Tobagcco Manufaktur, Paper dan Pharmeticals), (Skripsi UNIB Scholar Reporsity: Fakultas Ekonomi dan Bisnis,2014)

9

Chuzaimah dan Nur Amalina, “Analisis pengaruh faktor – faktor fundamental terhadap return saham syariah pada perusahaan yang tergabung dalam JII tahun 2007-2011”, (Jurnal ISBN: 978-602-70429-1-9, 2014), hlm. 189-195

10

Henry Simamora, Akuntansi Basis Pengambilan Keputusan Bisnis,(Jakarta:Salemba Empat,2000),hlm.533

11

Alicia Uli, “Analisis Pengaruh Penggunaan Hutang Terhadap EPS Pada Industri Properti dan Real Estate Tebukka di Indonesia”, (Sumatera Utara:Universitas Sumatera Utara,

(5)

seberapa besar modal jangka panjang (total kapitalisasi) yang dibiayai oleh

kreditur jangka panjang.

Penelitian Mohammad Shadiq khairi meneliti DPR, PER, LDCR, DER

dan PBV terhadap return saham syariah menyatakan bahwa PER berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham. Berbeda halnya dengan penelitian dari Meythi dan Mariana Mathilda, menyatakan bahwa PER

memiliki pengaruh yang negatif dan tidak signifikan terhadap return saham. Penelitian Desi Arista menyatakan bahwa PBV berpengaruh positif dan

signifikan terhadap return saham. Kemudian, penelitian dari Mohammad Shadiq khairi, menyatakan bahwa PBV memiliki pengaruh yang negatif dan

tidak signifikan terhadap return saham.

Penelitian dari Desi Arista, menyatakan bahwa DER berpengaruh negatif

dan signifikan terhadap return saham. Sedangkan penelitian dari I.G.K.A Ulupui, menyatakan bahwa DER memiliki pengaruh positif dan tidak

signifikan terhadap return saham.

Penelitian pengaruh long term debt to Capitalization ratio terhadap

return saham pernah dilakukan oleh Mohammad Shadiq khairi, yang menyatakan bahwa Long-term Debt to Capitalization Ratio memberikan pengaruh negatif yang signifikan terhadap perubahan return saham syariah.12

12Chuzaimah dan Nur Amalina, “

Analisis pengaruh faktor – faktor fundamental terhadap return saham syariah pada perusahaan yang tergabung dalam JII tahun 2007-2011”, (Jurnal ISBN: 978-602-70429-1-9, 2014), hlm. 189-195

(6)

Analisis keuangan lebih berkepentingan terhadap hutang jangka panjang

daripada hutang jangka pendek karena hutang jangka pendek akan selalu

berubah. Hal inilah yang menjadikan rasio ini menjadi lebih bermakna.

Dari beberapa penelitian yang tidak konsisten mengenai PER, PBV, DER

dan LDCR tersebut, maka penulis tertarik untuk melakukan pengujian ulang

(replication) terhadap variabel tersebut.Studi kasus perusahaan yang terdaftar di JII.

Berdasarkan data diatas, maka peneliti tertarik untuk melakukan

penelitian dengan judul “Analisis PengaruhRasio Pasar dan Rasio Solvensi terhadap Return Saham Syariah Pada Perusahaan Yang Terdaftar di Jakarta Islamic Indexs (JII) pada periode 2010 - 2014”.

B. Rumusan masalah

Berdasarkan uraian latar belakang di atas maka dapat dirumuskan

identifikasi permasalahan sebagai berikut:

1. Apakah terjadi pengaruh antara Price Earnings Ratio (PER), Price to Book Value (PBV), Debt to Equity Ratio (DER), Long-term Debt to Capitalization Ratio (LDCR) terhadap return saham syariah secara parsial dan signifikan pada perusahaan yang tergabung dalam Jakarta Islamic Index (JII) ?

2. Apakah terjadi pengaruh antara Price Earnings Ratio (PER), Price to Book Value (PBV), Debt to Equity Ratio (DER), Long-term Debt to Capitalization Ratio (LDCR) terhadap return saham syariah secara

(7)

simultan dan signifikan pada perusahaan yang tergabung dalam Jakarta Islamic Index (JII)?

C. Batasan Masalah

Adapun batasan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Dalam penelitian ini periode yang digunakan adalah tahun 2010 sampai

2014 dan objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah

perusahaan-perusahaan yang terdaftar di JII

2. Rasio keuangan yang dipakai adalah Rasio pasar dan Rasio Solvensi. Rasio pasar menggunakan PER dan PBV. Sedangkan Rasio solvensi

menggunakan DER, LDCR.

D. Tujuan penelitian

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Mengetahui ada tidaknya pengaruh antara Price Earnings Ratio (PER),

Price to Book Value (PBV), Debt to Equity Ratio (DER), Long-term Debt to Capitalization Ratio (LDCR) terhadap return saham syariah secara parsial dan signifikan pada perusahaan yang tergabung dalam Jakarta

Islamic Index (JII).

2. Mengetahui ada tidaknya pengaruh antara Price Earnings Ratio (PER),

Price to Book Value (PBV), Debt to Equity Ratio (DER), Long-term Debt to Capitalization Ratio (LDCR) terhadap return saham syariah secara simultan dan signifikan pada perusahaan yang tergabung dalam Jakarta

(8)

E. Manfaat penelitian:

Adapun kegunaan dari penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Manfaat Teoritis

a. Dapat menambah wawasan tentang pasar modal syariah, rasio

keuangan, return saham perusahaan yang terdaftar di JII.

b. Dapat memberikan bukti empirik mengenai ada atau tidaknya

pengaruh rasio pasar dan rasio solvensi terhadap return saham syariah pada perusahaan yang terdaftar Jakarta Islamic Index.

c. Sebagai bahan referensi guna penelitian selanjutnya yang memerlukan

pengembangan penelitian pengetahuan lebih lanjut mengenai return

saham.

2. Manfaat Praktis

a. Dapat memberikan sumbangan penelitian mengenai tentang pengaruh

rasio pasar dan rasio solvensi terhadap return saham Pada perusahaan yang terdaftar di JII informasi yang berguna untuk manajemen

perusahaan dalam mengambil kebijakan perusahaan.

b. Sebagai bahan pertimbangan dan informasi bagi investor dalam

mengambil keputusan untuk melakukan investasi berdasarkan kinerja

(9)

I. Sistematika Pembahasan

BAB I : PENDAHULUAN

Bab ini terdiri atas Latar Belakang, Rumusan Masalah, Batasan

Masalah, Tujuan Penelitian, Manfaat Penelitian, Sistematika

Pembahasan.

BAB II : LANDASAN TEORI

Bab ini terdiri atas Deskripsi Teoritik, Penelitian Terdahulu,

Hipotesis, Kerangka Berpikir.

BAB III : METODE PENELITIAN

Bab ini terdiri atas Jenis dan Desain Penelitian, Populasi dan

Sampel Penelitian, Jenis dan Sumber Data, Variabel Penelitian

dan Definisi Operasional Variabel, dan Metode Analisis data.

BAB IV : ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

Bab ini terdiri atas Gambaran Umum Objek Penelitian, Analisis

Data Penelitian serta Pembahasan dan Hasil penelitian.

BAB V : PENUTUP

Referensi

Dokumen terkait

Dengan membawa semua dokumen asli yang di Upload pada tahap pemasukan dokumen penawaran, serta dokumen-dokumen lain yang dipersyaratkan dalam Dokumen Pengadaan,

Sampel yang dipilih dalam penelitian ini adalah 50 remaja sampai dewasa (usia 17-50 tahun), yang mempunyai handphone / smartphone dan sudah pernah melakukan

discovery adalah proses mental dimana siswa mampu mengasimilasikan sesuatu konsep atau prinsip. Proses mental tersebut antara lain ialah mengamati, mencerna, mengerti,

Data istilah makanan dalam bahasa Inggris dikumpulkan dari beberapa penelitian sebelumnya dan melalui internet, sedangkan data tentang istilah-istilah makanan dalam

Dari hasil simulasi yang dilakukan didapatkan bahwa penggunaan Algoritma Genetika dalam proses alokasi resource mampu meningkatkan throughput serta efisiensi sistem

Therefore, based on the figure above, it can be concluded that by using Think-Pair-Share technique, particularly through Think it out activity, Pair and Share

Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi minat nasabah non muslim dalam menggunakan jasa perbankan syariah yang difokuskan pada

Dimensi budaya bagian pelayanan-program dalam organisasi fitness saja secara statistik tidak signifikan namun itu merupakan faktor yang berkontribusi terhadap kepuasan