MAHKAMAH KONSTITUSI
REPUBLIK INDONESIA
---
RISALAH SIDANG
PERKARA NOMOR 10/PHP.BUP-XV/2017
PERSELISIHAN HASIL PEMILIHAN BUPATI MAYBRAT
TAHUN 2017
ACARA
MENDENGARKAN LAPORAN PSU KPU KAB. MAYBRAT,
KPU PROV. PAPUA BARAT, KPU RI, PANWAS KAB.
MAYBRAT, BAWASLU RI DAN BAWASLU PROV. PAPUA
BARAT
(IV)
J A K A R T A
SENIN, 29 MEI 2017
MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA
--- RISALAH SIDANG
PERKARA NOMOR 10/PHP.BUP-XV/2017 PERIHAL
Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati Maybrat Tahun 2017 PEMOHON
Karel Murafer dan Yance Way TERMOHON
KPU Kabupaten Maybrat ACARA
Mendengarkan Laporan PSU KPU Kab. Maybrat, KPU Prov. Papua Barat, KPU RI, Panwas Kab. Maybrat, Bawaslu RI dan Bawaslu Prov. Papua Barat (IV)
Senin, 29 Mei 2017, Pukul 08.38 – 09.56 WIB
Ruang Sidang Pleno, Gedung Mahkamah Konstitusi RI, Jl. Medan Merdeka Barat No. 6, Jakarta Pusat
SUSUNAN PERSIDANGAN
1) Anwar Usman (Ketua)
2) I Dewa Gede Palguna (Anggota)
3) Manahan MP Sitompul (Anggota)
4) Aswanto (Anggota)
5) Maria Farida Indrati (Anggota)
6) Wahiduddin Adams (Anggota)
7) Suhartoyo (Anggota)
8) Saldi Isra (Anggota)
Pihak yang Hadir:
A. Kuasa Hukum Pemohon:
1. Yance Salambauw 2. Christoffel Tutuarima 3. Heru Widodo
4. Latif Lestalutu
B. Termohon:
1. Nehemia Isir (KPU Kabupaten Maybrat)
C. Kuasa Hukum Termohon:
1. Daniel Tonapa Masiku 2. Eugen Arie 3. Piter Singkali 4. Yohantan 5. Vinsensius D. Pihak Terkait: 1. Paskalis Kocu
E. Kuasa Hukum Pihak Terkait:
1. Robinson 2. Aliyas Ismail 3. Frengky 4. Samsudin F. Panwas Provinsi: 1. Aris Naa G. Bawaslu Provinsi: 1. Alfredo Ngamelubun 2. Ishak Waramori 3. Syors A. P. H. Bawaslu RI: 1. Rahmat Bagja 2. Hotman Maya
1. KETUA: ANWAR USMAN
Sidang Perkara Nomor 10/PHP.BUP-XV/2017 dibuka dan dinyatakan terbuka untuk umum.
Assalamualaikum wr. wb. Selamat pagi, salam sejahtera untuk kita semua.
Pemohon, dipersilakan untuk memperkenalkan siapa yang hadir?
2. KUASA HUKUM PEMOHON: YANCE SALAMBAUW
Terima kasih, Yang Mulia. Hadir, Kuasa Hukum Pemohon, sebelah kiri, Pak Latif. Selanjutnya, Pak Christ, kami sendiri Yance Salambauw, dan Saudara Heru Widodo. Demikian, Yang Mulia.
3. KETUA: ANWAR USMAN
Baik. Dari Termohon.
4. KUASA HUKUM TERMOHON: DANIEL TONAPA MASIKU
Terima kasih, Yang Mulia. Sementara ini yang hadir baru Kuasa Hukum karena Prinsipal masih dalam perjalanan. Saya sendiri dan Daniel Tonapa Masipu. Di sebalah kanan, Piter Singkali. Sebelah kiri, Euqen Arie. Di belakang ada Yohantan, Vinsensius. Terima kasih, Yang Mulia.
5. KETUA: ANWAR USMAN
Ya, baik.Pihak Terkait, silakan.
6. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: SAMSUDIN
Terima kasih, Yang Mulia. Pihak Terkait, hadir Prinsipal, sebelah kiri saya, Kuasa, Bapak Ismail, Robinson, sama Frengky. Terima kasih, Yang Mulia.
7. KETUA: ANWAR USMAN
Baik. Acara ... itu yang sebelahnya. Oh, ya dari pihak Bawaslu RI dulu ... provinsi, ya?
SIDANG DIBUKA PUKUL 08.38 WIB
8. BAWASLU PROVINSI: ISHAK WARAMORI
Izin, Yang Mulia. Dari Bawaslu Provinsi yang hadir saya sendiri Ishak Waramori. Di belakang saya, Saudara Alfredo Ngamelubun, dan Syors Prawara.
9. KETUA: ANWAR USMAN
Sebelahnya lagi?
10. PANWAS PROVINSI: ARIS NAA
Terima kasih, Yang Mulia. Saya sendiri Aris Naa, Ketua Panwaslu Kabupaten Maybrat.
11. KETUA: ANWAR USMAN
Ya. Jadi, yang untuk (...)
12. BAWASLU PROVINSI: ALFREDO
Yang Mulia, Bawaslu RI masih dalam perjalanan.
13. KETUA: ANWAR USMAN
Oh, Bawaslu ... KPU RI-nya?
14. SEKRETARIAT KPU RI: RETNO KUSUMASTUTI
KPU RI juga sedang dalam perjalanan, sementara kami dari sekretariat jenderal.
15. KETUA: ANWAR USMAN
Oh, hadir. Tapi masih dalam perjalanan ya, untuk komisioner ya?
16. SEKRETARIAT KPU RI: RETNO KUSUMASTUTI
Ya.
17. KETUA: ANWAR USMAN
Baik. Acara persidangan hari ini untuk mendengar keterangan atau laporan, ya, dari KPU provinsi dan KPU kabupaten, termasuk KPU Pusat, Bawaslu Pusat, Bawaslu Provinsi, dan Bawaslu Kabupaten ...
Panawas ya untuk kabupaten. Dipersilakan terlebih dahulu untuk Panwas Kabupaten ... KPU dulu. KPU Kabupaten.
18. KUASA HUKUM TERMOHON: DANIEL TONAPA MASIKU
Mohon izin, Yang Mulia. Yang akan kami bacakan ini (...)
19. KETUA: ANWAR USMAN
Ini poin-poinnya saja, ya.
20. KUASA HUKUM TERMOHON: DANIEL TONAPA MASIKU
Betul.
21. KETUA: ANWAR USMAN
Yang penting laporannya, pelaksanaan bagaimana, gitu ya, ada masalah atau tidak.
22. KUASA HUKUM TERMOHON: DANIEL TONAPA MASIKU
Ya. Poin-poin, tapi cukup banyak juga, ini ada 10 halaman. Langsung saja, Yang Mulia.
Pendahuluan. Dengan terselenggaranya pemungutan suara ulang dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Maybrat Tahun 2017, pada tanggal 15 Mei 2017, diharapkan seluruh permasalahan yang terjadi di dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Maybrat Tahun 2017 dapat diselesaikan sesuai dengan perintah Mahkamah Konstitusi, vide Putusan Nomor 10/PHP.BUP-XV/2017, tanggal 26 April 2017. Demikian pula dengan terselenggaranya pemungutan suara ulang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Maybrat Tahun 2017 diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pelaksanaan demokrasi dan berjalannya (...)
23. KETUA: ANWAR USMAN
Ini saja, enggak usah itu. Langsung ... langsung saja poin-poinnya!
24. KUASA HUKUM TERMOHON: DANIEL TONAPA MASIKU
25. KETUA: ANWAR USMAN
Pelaksanaannya bagaimana?
26. KUASA HUKUM TERMOHON: DANIEL TONAPA MASIKU
Poin kedua (...)
27. KETUA: ANWAR USMAN
Silakan.
28. KUASA HUKUM TERMOHON: DANIEL TONAPA MASIKU
Persiapan pelaksanaan kegiatan PSU di TPS 01 Kampung Iroh Sohser, Distrik Aitinyo Tengah. Persiapan pelaksanaan kegiatan PSU di TPS 01 Kampung Iroh Sohser, Distrik Aitinyo Tengah dilakukan oleh Termohon dengan tetap meminta petunjuk dan koordinasi dari KPU kabupaten ... KPU Provinsi Papua Barat dan KPU RI.
Pada tanggal 5 Mei 2017, KPU Kabupaten Maybrat mengadakan rapat pleno tentang penetapan hari dan tanggal pelaksanaan pemungutan suara ulang di TPS 01, Kampung Iroh Sohser, Distrik Aitinyo Tengah dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Maybrat pada tanggal 15 Mei 2017.
Pembentukan PPD, PPS, dan KPPS. Dalam rangka perekrutan badan penyelenggara, mulai dari PPD, PPS, dan KPPS, untuk pemungutan suara ulang pasca-Putusan Mahkamah Konstitusi, maka KPU Kabupaten Maybrat melaksanakan kegiatan evaluasi terhadap anggota PPD, PPS, KPPS dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Maybrat Tahun 2017. Hasil evaluasi diputuskan pada tanggal … pada Rapat Pleno Anggota KPU Kabupaten Maybrat Tanggal 6 Mei 2017 tentang Penetapan Pengangkatan/Pengaktifan Kembali Ketua dan Anggota PPD, PPS, dan KPPS TPS 01 Kampung Iroh Sohser Distrik Aitinyo Tengah dalam Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang di TPS 01 Kampung Iroh Sohser.
Persiapan logistik. Dalam rangka pelaksanaan pemungutan suara ulang pasca-Putusan Mahkamah Konstitusi, KPU Kabupaten Maybrat mempersiapkan logistik kebutuhan PSU di satu TPS. Persiapan logistik dilakukan pada tanggal 4 Mei sampai tanggal 13 Mei 2017. Semua surat suara menggunakan surat suara ulang dengan tanda khusus, dan seluruh formulir yang digunakan pada saat pemungutan, penghitungan dan rekapitulasi hasil penghitungan suara menggunakan formulir yang sudah dicap dengan cap pemungutan suara ulang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati KPU … dan Wakil Bupati Kabupaten Maybrat.
Koordinasi dan sosialisasi tentang pemungutan suara ulang di TPS 01 Kampung Iroh Sohser. Beberapa kali KPU Kabupaten Maybrat melaksanakan koordinasi dan sosialisasi tentang pemungutan suara ulang di TPS 01 Kampung Iroh Sohser sebagai berikut.
1. Pada tanggal 12 Mei 2017, KPU Kabupaten Maybrat melaksanakan sosialisasi bertempat di kantor … Kampung Iroh Sohser yang menyampaikan beberapa hal antara lain, maksud dan tujuan PSU KPU Kabupaten … maksud dan tujuan PSU di TPS 01 Kampung Iroh Sohser Kabupaten Maybrat sesuai perintah Mahkamah Konstitusi dalam Putusan Nomor 10 dan seterusnya.
2. KPU Kabupaten Maybrat menjelaskan mengenai tahapan program dan jadwal pemungutan suara ulang.
3. Pembahasan terkait pemilih yang akan menggunakan hak pilihnya di TPS 01 Kampung Iroh Sohser.
4. Penyampaian arahan dari pihak keamanan TNI dan Polri terkait kesiapan pengamanan dalam pelaksanaan PSU dengan TPS 01 Kampung Iroh Sohser.
5. Penyerahan salinan Keputusan KPU Kabupaten Maybrat Nomor 32 dan seterusnya tentang Penetapan Pengangkatan/Pengaktifan Kembali Ketua dan Anggota PPS Kampung Iroh Sohser Distrik Aitinyo Tengah.
6. Hal-hal yang perlu diantisipasi oleh semua penyelenggara, baik dari KPU Kabupaten Maybrat, PPD, PPS, dan KPPS agar jangan terulang kesalahan seperti pada saat pencoblosan tanggal 15 Februari 2017. 7. Penjelasan mengenai DPT yang akan dipakai pada saat PSU.
8. Arahan agar supaya penyelenggara di tingkat bawah, PPD, PPS, dan KPPS bekerja secara jujur dan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku dalam pelaksanaan PSU.
9. Dalam PSU, tidak boleh ada orang yang menggantikan hak pilihnya dari hak waris yang sudah meninggal dunia atau pemilih yang namanya ganda atau pemilihan harus dilakukan one man one vote. 10. Selanjutnya, sosialisasi pada tanggal 14 Mei 2017 yang dihadiri oleh
perwakilan dari Kemenkopolhukam, hadir Brigjen TNI Teddi Setiawan, Deputy. Kemudian perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri, Bapak Sukoco. Bawaslu Republik Indonesia, perwakilan dari KPU RI, TNI dan Polri, Calon Bupati dan Wakil Bupati Nomor Urut 1 dan Nomor Urut 2 beserta tim suksesnya, masyarakat Kampung Iroh Sohser.
VI. Penggantian Ketua KPPS Kampung Iroh Sohser.
1. Pada tanggal 14 Mei 2017, dilakukan pergantian Ketua KPPS di TPS 01 yang dilakukan oleh Ketua KPU Kabupaten Maybrat setelah menerima dua surat dari staf Bawaslu Provinsi Papua Barat, yang mana surat tersebut adalah surat dari Bawaslu RI dengan Nomor 0426 dan seterusnya Perihal Tindak Lanjut Penanganan Pelanggaran Laporan Nomor 15 dan seterusnya
Tanggal 12 Mei 2017 yang isinya, pada angka 3 huruf a, untuk tidak menugaskan kembali Joni Anto sebagai Ketua merangkap Anggota KPPS pada PSU di TPS 01 Kampung Iroh Sohser dan surat Bawaslu Provinsi Papua Barat Nomor 170 dan seterusnya Perihal Pergantian Ketua KPPS Iroh Sohser Tanggal 13 Mei 2017. 2. KPPS yang diganti bernama Joni Anto digantikan dengan Ketua
KPPS yang baru bernama Matinus Anto.
VII. Pelaksanaan pemungutan suara ulang dan penghitungan suara di TPS 01 Kampung Iroh Sohser tanggal 15 Mei 2017 pada pukul 07.00 sampai selesai. Lokasi, TPS 01 Kampung Iroh Sohser bertempat di halaman kantor Kampung Iroh Sohser, Distrik Aitinyo Tengah. Pada pukul 07.00, semua anggota KPPS TPS 01 Kampung Iroh Sohser telah berada di lokasi dan memastikan bahwa semua kesiapan untuk pelaksanaan PSU telah siap 100% dengan pengawalan ketat sekitar 50 personil Brimob dan 50 personil TNI yang berjaga-jaga di lokasi TPS guna mengantisipasi terjadinya gangguan pada proses pelaksanaan PSU. Ketua KPPS juga mengumumkan kepada para pemilih untuk bersiap menuju TPS menggunakan hak pilihnya. Pukul 07.30, ketua KPPS membuka dengan resmi pelaksanaan PSU dengan terlebih dahulu mengambil sumpah dan janji kepada anggota KPPS, untuk mencegah terjadinya kecurangan seperti pada pelaksanaan tanggal 15 Februari 2017, maka ketua dan anggota KPPS memanggil nama para pemilih sesuai nomor urut, meminta kembali undangan memilih, kemudian memberikan surat suara kepada pemilih. Daftar hadir, mempersilakan pemilih masuk ke dalam bilik suara, kemudian memasukkan sendiri surat suara ke dalam kotak suara. Dan setelah itu, pemilih wajib mencelupkan jari ke dalam tinta, pertanda telah memilih atau sudah menggunakan hak pilihnya.
Proses PSU berjalan dengan lancar dan setelah proses pelak ... pemilihan selesai oleh pemilih yang tidak bermasalah di dalam DPT, selanjutnya ketua KPPS dan anggota menskors acara pemungutan suara dan masuk ke dalam sekretariat KPPS selama … bersama tujuh nama yang bermasalah untuk dilakukan verifikasi dengan menggunakan KTP. Tujuh orang pemilih yang dianggap bermasalah, yaitu:
1. Desiana Anto. 2. Oktaviana Kambu. 3. Andreas Wanane. 4. Yomimo Baho.
5. Erikson Anto R. Kambu. 6. Adam Veri Bosawer. 7. Agustina Anto.
Dan setelah diverifikasi oleh ketua KPPS dan anggota KPPS, disaksikan oleh panwas lapangan, maka dua orang dinyatakan memenuhi syarat, sedangkan lima orang tidak memenuhi syarat, dengan
alasan kelima orang ini mempunyai NIK berbeda yang tertera di kartu tanda penduduk dan DPT.
Setelah dua orang yang memenuhi syarat untuk memilih, yaitu Desiana Anto dan Oktaviana Kambu selesai menggunakan hak pilihnya,
maka ketua KPPS mengumumkan bahwa proses
pemungutan/pencoblosan surat suara telah selesai.
VIII. Proses penghitungan suara di TPS Kampung Iroh Sohser. Perolehan suara PSU di TPS 01 Kampung Iroh Sohser. Nomor Urut 1, atas nama Bernard Sagrim, M.M. dan Paskalis Kocu, M.Si. memperoleh 27 suara. Karel Murafer dan Yance Way, Pasangan Nomor Urut 2 memperoleh 30 suara. Total jumlah suara 57 suara sah. Selanjutnya, ketua KPPS membacakan sertifikat hasil penghitungan suara ulang di TPS 01 Kampung Iroh Sohser, sebagai berikut.
DPT=66 orang. Pengguna hak pilih=57 orang. Surat suara yang digunakan 57 surat suara. Surat suara yang tidak digunakan 9 suara, dengan rincian; 4 meninggal dunia dan 5 tidak memenuhi syarat. Surat suara tidak sah ... maaf, suara tidak sah=nihil. Saksi Pasangan Calon Nomor Urut 2 menolak untuk menandatangani formulir Model C-KWK, Model C1-KWK, dan lampiran Model C1-KWK, dan C1-KWK plano. Selanjutnya, Saksi Pasangan Nomor Urut 2 mengisi formulir keberatan, kejadian khusus, tetapi setelah formulir diisi, formulir tersebut tidak dikembalikan kepada KPPS, sehingga KPU Kabupaten Maybrat tidak dapat memproses keberatan tersebut. Dan setelah itu, saksi langsung pergi meninggalkan TPS, sehingga KPU Kabupaten Maybrat tidak dapat memberikan formulir Model C-KWK, Model KWK, lampiran Model C1-KWK.
IX. Pelaksanaan rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat Kabupaten Maybrat pascapemungutan suara ulang di TPS 01 Kampung IrohSohser.
1. Rekapitulasi penghitungan suara di tingkat Kabupaten Maybrat dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 16 Mei 2017. Bertempat di Kantor KPU Kabupaten Maybrat.
2. Rapat pleno rekapitulasi perolehan suara di Kabupaten Maybrat berjalan lancar, aman, dan tertib dengan pengamanan dari TNI dan polri. Hasil rekapitulasi penghitungan suara di tingkat KPU Kabupaten Maybrat ... hasil rekapitulasi penghitungan suara di tingkat KPU Kabupaten Maybrat adalah sebagai berikut.
1. Drs. Bernard Sagrim dan Paskalis Kocu memperoleh 14.420. Pasangan Nomor Urut 2, Karel Murafer dan Yance Way memperoleh 14.394. Jumlah suara sah calon=28.814.
4. Saksi Pasangan Calon Nomor Urut 1 dan Saksi Pasangan Calon Nomor Urut 2 menandatangani Berita Acara dan formulir DB1-KWK beserta lampiran, serta tidak ada keberatan dari masing-masing saksi pasangan calon.
Penutup. Seluruh kegiatan yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Maybrat dalam rangka pelaksanaan pemilihan suara ulang di TPS 01 Kampung Iroh Sohser, sebagaimana perintah Mahkamah Konstitusi dalam Putusannya Nomor 10/PHP.BUP dan seterusnya, mulai dari pasca-Putusan Mahkamah Konstitusi sampai dengan proses penyusunan laporan PSU di satu TPS dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Maybrat dapat disimpulkan sebagai berikut.
1. Penyelenggaraan PSU di TPS 01 Kampung Iroh Sohser berjalan aman dan lancar.
2. Penyelenggaraan pemungutan suara ulang di TPS 01 Kampung Iroh Sohser sudah sesuai dengan ketentuan Pasal 2 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 yang menyatakan, “Pemilihan dilaksanakan secara demokratis, berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.” Juncto Pasal 89 ayat (2) yang menyatakan, “Pemberian suara dilaksanakan oleh pemilih.”
3. Kesuksesan penyelenggaraan PSU di TPS 01 Kampung Iroh Sohser tidak terlepas dari kerja yang baik, transparan, dan profesional oleh KPU kabupaten Maybrat, penyelenggara tingkat distrik, PPS, dan KPPS. Koordinasi yang baik antara KPU Kabupaten Maybrat dengan seluruh pihak, mulai dari KPU provinsi, KPU RI, Bawaslu RI, Bawaslu Provinsi, Kepolisian Daerah Papua Barat, Kepolisian Resor Sorong Selatan, Kodam 17 Kasuari Papua Barat, dan DIM 1704 Sorong, Panwaslu Kabupaten Maybrat, serta seluruh penyelenggara PSU di tingkat distrik hingga TPS turut berkontribusi positif dalam menyukseskan penyelenggaraan pemungutan suara ulang. Peran pemerintah daerah, pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 1 dan 2 beserta tim pendukungnya, serta seluruh komponen masyarakat Kabupaten Maybrat, khususnya di wilayah tempat pemungutan suara ulang.
Demikian ringkasan dari laporan pelaksanaan PSU, Yang Mulia, kami kembalikan kepada Yang Mulia.
29. KETUA: ANWAR USMAN
Ya, baik. Terima kasih. Lanjut ke KPU Provinsi, silakan.
30. KUASA HUKUM TERMOHON: DANIEL TONAPA MASIKU
KPU provinsi? Sepertinya belum hadir, Yang Mulia.
31. KETUA: ANWAR USMAN
32. KUASA HUKUM TERMOHON: DANIEL TONAPA MASIKU Ya.
33. KETUA: ANWAR USMAN
Laporan tertulisnya sudah ada, ya. Baik, KPU Pusat, silakan. Ini komisionernya belum hadir, ya?
34. SEKRETARIAT KPU RI: RETNO KUSUMASTUTI
Ya, mohon izin, Yang Mulia. Komisioner karena satu dan lain hal tidak (...)
35. KETUA: ANWAR USMAN
Oh ya sudah, tapi tertulisnya sudah ada, ya?
36. SEKRETARIAT KPU RI: RETNO KUSUMASTUTI
Sudah, sudah disampaikan.
37. KETUA: ANWAR USMAN
Baik, ya. Dianggap sudah dibacakan. Kemudian untuk Panwas Kabupaten Maybrat, silakan. Tidak usah dibaca semua ya, poin-poinnya saja, sama dengan tadi.
38. PANWAS PROVINSI: ARIS NAA
Ya, baik. Terima kasih, Yang Mulia. Sehubungan dengan adanya Surat Keputusan Mahkamah Konstitusi Nomor 10/PHP.BUP-XV/2017, tanggal 25 April 2017, Perihal Pemungutan Suara TPS 01 Kampung Iroh Sohser, Distrik Aitinyo Tengah, Kabupaten Maybrat, pada tanggal 15 Mei 2017, maka Panwas Kabupaten Maybrat memberikan keterangan sebagai berikut.
Dari aspek pengawasan. Bahwa pada tanggal 12 Mei 2017, KPU Kabupaten Maybrat melakukan sosialisasi terkait tata cara pemungutan dan perhitungan pemungutan suara ulang di TPS 01 Kampung Iroh Sohser, Distrik Aitinyo Tengah yang dihadiri oleh penyelenggara di tingkat TPS dan KPPS, tokoh masyarakat, panwas, dan pihak kepolisian, dan TNI.
Bahwa pada tanggal 13 Mei 2017, Panwas Kabupaten Maybrat menyaksikan pergeseran logistik dari kantor KPU Kabupaten Maybrat kepada Panitia Pemilihan Distrik Aitinyo Tengah yang disaksikan oleh
Ketua Panwas Kabupaten Maybrat, kapolsek, dan perwira penghubung. Dan kemudian masih pada hari yang sama, Panitia Pemilihan Distrik Aitinyo Tengah menyerahkan logistik ke PPS yang selanjutnya PPS menyerahkan ke KPPS dengan disaksikan oleh panwas distrik dan PPL.
Ketiga. Bahwa pada tanggal 14 Mei 2017, KPU provinsi telah melakukan pergantian ketua KPPS atas nama Joni Antos ... Joni Anto atas dasar surat rekomendasi Bawaslu Provinsi Papua Barat Nomor 17/PB/PM06.01/V/2017, Perihal Pergantian Ketua KPPS Iroh Sohser tanggal 13 Mei 2017.
Empat. Bahwa pada tanggal 14 Mei 2017, KPPS memberikan C-6 kepada pemilih yang masuk pada DPT di Kampung Iroh Sohser. Dari hasil pengawasan PPL diketahui bahwa dari 66 jumlah DPT 15 Februari 2017, 55 dibagikan kepada pemilih, sedang 11 tidak dibagikan karena empat orang meninggal dan tujuh orang masih bermasalah.
Lima. Bahwa terkait daftar pemilih dalam pemungutan suara ulang di TPS 01 Kampung Iroh Sohser, Distrik Aitinyo Tengah dapat disampaikan hal-hal sebagai berikut.
a. Kampung Iroh Sohser adalah kampung pemekaran dengan jumlah 11 buah rumah.
b. Daftar pemilih tetap merupakan DPT sebagaimana pada pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Maybrat Tahun 2017 pada tanggal 15 Februari 2017, berjumlah 66 pemilih dan setelah dilakukan verifikasi faktual oleh KPPS terdapat empat pemilih yang tidak memenuhi syarat karena telah meninggal. Data pemilih yang sudah meninggal tersebut, yakni terbukti:
1. Amus Kambu 2. Andaria Santo 3. Tidora Way 4. Hosiana Way
c. Terdapat pemilih ganda, yakni tujuh nama pemilih dalam DPT yang terdaftar dalam DPT di kampung yang berbeda. Pemilih tersebut atas nama Desiana Anto, Oktavina Kambu, Andreas Wanane, Yomimo Baho, Erikson Anto R. Kambu, Adam Veri Bosawer, Andreas Wanane [Sic!].
d. Terkait persoalan DPT tersebut, disepakati untuk dilakukan verifikasi faktual terhadap identitas kependudukan pemilih ganda pada hari pemungutan suara dengan disaksikan oleh saksi pasangan calon dan dari jajaran pengawas pemilu.
e. Terhadap tujuh pemilih ganda tersebut, KPPS menarik kembali surat pemberitahuan pemungutan suara kepada pemilih, Model C6-KWK.
B. Keterangan singkat Panwas Kabupaten Maybrat tentang pemungutan suara ulang di TPS 01 Kampung Iroh Sohser, Distrik Aitinyo Tengah, Kabupaten Maybrat.
Satu. Pemungutan suara ulang dilakukan oleh adanya Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 10/PHP.BUP-XV/2017, tanggal 26 April
2017, dilaksanakan pada tanggal 15 Mei 2017, dimulai pukul 08.00 WIT dan berakhir pukul 10.30 WIT.
Dua. Bahwa sampai dengan bukti … dibukanya TPS, saksi dari Pasangan Calon atas nama Karel Murafer dan Yance Way, Nomor Urut 2 belum hadir, dan baru hadir sesaat setelah TPS dibuka.
a. Bahwa demi tertib proses pemungutan suara, pemilihan dilakukan dengan memanggil pemilih oleh ketua KPPS berdasarkan urutan nomor dalam DPT.
b. Bahwa dalam proses pemungutan suara, sek ... sekali terdapat interupsi dari tim sukses pasangan calon, namun situasi tersebut dapat diselesaikan oleh ketua KPPS.
c. Bahwa setelah selesai pemungutan suara oleh 55 ... 55 pemilih, dilakukan verifikasi faktual terhadap tujuh pemilih ganda dengan disaksikan oleh panwas lapangan dan saksi-saksi dari kedua pasangan calon ... saksi dari pasangan calon. Adapun hasil verifikasi yang dilakukan, yakni dua orang pemilih atas nama Desiana Anto dan Oktavina Kambu dengan identitas kependudukan sama dengan dalam DPT ... DPT, dinyatakan memenuhi syarat sebagai pemilih.
39. KETUA: ANWAR USMAN
Ya, itu, dua dan seterusnya dianggap dibacakan. Langsung ke C, Keterangan hasil pengawasan. Silakan.
40. PANWAS PROVINSI: ARIS NAA
Baik, Yang Mulia. Keterangan hasil pengawasan pada rekapitulasi dan perolehan suara di kabupaten pada tanggal 16 Mei 2017.
Berdasarkan hasil pengawasan, Pengawas Kabupaten Maybarat, rekapitulasi dan Perolehan suara di kabupaten dilaporkan hal-hal sebagai berikut.
Proses perhitungan suara dimulai sekitar pukul 13.00 WIT. Dari hasil perhitungan suara diperoleh hasil sebagai berikut.
1. Pemilih yang menggunakan hak pilih sebanyak 57 pemilih dengan rincian 25 pemilih berjenis kelamin perempuan dan 31 pemilih berjenis kelamin laki-laki.
2. Bahwa dari 66 jumlah surat suara yang diterima, sebanyak 57 suara ... surat suara digunakan dengan 9 surat suara tidak digunakan.
3. Bahwa dari 57 surat suara yang digunakan, tidak ada surat suara yang dinyatakan tidak sah.
4. Bahwa dari 57 yang menggunakan hak pilih, 27 pemilih ... 27 pemilih menyatakan dukungan kepada Pasangan Calon Nomor Urut 1 atas nama Drs. Bernard Sagrim, M.M. dan Drs. Paskalis Kocu, M.Si. dan 30 pemilih menyatakan dukungannya kepada Pasangan Calon Nomor Urut 2 atas nama Karel Murafer, S.H., M.H. dan Yance Way, S.E., M.M.
3. Adapun hasil rekapitulasi dan perolehan suara tanggal 16 Mei 2017, KPU Kabupaten Maybrat menetapkan dengan Surat Keputusan Nomor 36/KPTS/KPU.MBT/V/2017 tentang Perolehan Suara Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Maybrat tanggal 15 Mei 2017, Pasangan Calon Nomor Urut 1 perolehan suara=14.420 suara, sedangkan Pasangan Calon Nomor Urut 2=14.394. Total suara sah=28.814 suara sah, dengan selisih=26 suara.
Demikian hasil pengawasan Panwas Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat. Terima kasih.
41. KETUA: ANWAR USMAN
Baik. Lanjut ke Bawaslu Provinsi. Kalau ada tambahan saja. Kalau yang sama, itu enggak perlu disampaikan. Secara tertulis, kan sudah kami terima juga. Ya, silakan.
42. BAWASLU PROVINSI: ISHAK WARAMORI
Terima kasih, Yang Mulia. Aspek pengawasan.
1. Bahwa pada tanggal 12 Mei 2017, KPU Kabupaten Maybrat melakukan sosialisasi terkait dengan tata cara pemungutan dan perhitungan (...)
43. KETUA: ANWAR USMAN
Itu enggak usah, lewat saja.
44. BAWASLU PROVINSI: ISHAK WARAMORI
Oh, ya.
45. KETUA: ANWAR USMAN
Ada tambahan, enggak, dari keterangan tadi? Kalau sama ham ... atau hampir sama, ya, tidak perlu.
46. BAWASLU PROVINSI: ISHAK WARAMORI
Kita langsung pada Poin B. Aspek Penanganan Pelanggaran. Bahwa pada tanggal 27 April 2017, Saudara Joni Antoh melaporkan secara tertulis kepada Bawaslu Provinsi Papua Barat sehubungan dengan dugaan tindak pidana pemilu berupa money politics yang dilakukan oleh calon bupati atas nama Karel Murafer, S.H., M.H. dan Yance Way. Laporan dan ... oleh sen ... laporan dilaporkan kepada Sentra Gakkumdu dan penanganan Sentra Gakkumdu Bawaslu RI hasil klarifikasi Sentra
Gakkumdu tersebut menyimpulkan tidak adanya kesesuaian antara saksi dengan bukti, sehingga laporan tersebut tidak diteruskan.
Lain-lain bahwa perlu kami sampaikan kepada Majelis. Bahwa pada tanggal 26 April 2017 pasca-Keputusan MK, telah terjadi pembongkaran enam buah rumah di Kabupaten Maybrat, salah satu rumah tersebut adalah milik Anggota Panwas Kabupaten Maybrat atas nama Emanuel Tahirin, S.T. Terhadap perbuatan tersebut, pelaku pembakaran telah ditahan untuk dilakukan pemeriksaan oleh Polres Sorong Selatan.
Kedua. Bahwa pada tanggal 3 Mei 2017, hari Rabu, pukul 21.30 WIT telah terjadi upaya intimidasi berupa pengerusakan rumah pribadi milik salah satu Anggota Bawaslu Provinsi Papua Barat di Kompleks Mulyono Amban Manokwari. Penanganan terhadap tindak pengerusakan tersebut ditangani oleh Polda Papua Barat.
Bahwa peristiwa pembakaran dan ... sori. Bahwa peristiwa pengerusakan rumah tersebut, sedang ditangani oleh pihak Polda Papua Barat. Terima kasih.
47. KETUA: ANWAR USMAN
Baik, terima kasih. Bawaslu RI, silakan, ya, mungkin ada tambahan dari keterangan kedua, baik di kabupaten maupun provinsi, silakan.
48. BAWASLU RI: RAHMAT BAGJA
Terima kasih, Yang Mulia. Mohon izin, saya menyampaikan beberapa hal.
Pertama adalah sehubungan dengan Keputusan Mahkamah Konstitusi Nomor 10/PHP.BUP-XV/2017, tanggal 12 Mei 2017 yang memerintahkan untuk dilakukan pemungutan suara, maka Bawaslu RI menindaklanjuti putusan tersebut dengan menerbitkan surat sebagai berikut.
Surat Nomor SS 0429K/Bawaslu/PM/00/V/2017, Perihal Pengawasan Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang, tanggal 12 Mei 2017 yang pada pokoknya menginstruksikan kepada jajaran pengawas pemilihan yang di daerahnya terdapat pemungutan suara ulang untuk memastikan bahwa proses pemungutan suara ulang berjalan sesuai prosedur pemilihan.
Surat Nomor 0426/K/Bawaslu/PM/0600/V/2017, Perihal Tindak Lanjut Penanganan Pelanggaran Laporan Nomor 15/LP/PGBW/V/2017 tanggal 12 Mei 2017 di antaranya menginstruksikan kepada Ketua Bawaslu Provinsi Papua Barat agar Ketua KPPS di TPS 1 Kampung Iroh Sohser, Distrik Aitinyo Tengah atas nama Joni Antoh tidak ditugaskan
kembali sebagai penyelenggara dalam pelaksanaan pemungutan suara ulang.
Terhadap perintah Bawaslu tersebut, Bawaslu Provinsi Papua Barat merekomendasikan kepada KPU Provinsi Papua Barat agar memerintahkan KPU Kabupaten Maybrat untuk tidak menugaskan kembali Joni Antoh sebagai ketua merangkap anggota KPPS pada pemungutan suara ulang di TPS 01 Kampung Iroh Sohser.
Kemudian terhadap rekomendasi pengawas pemilu sebagaimana Poin Nomor 2 Kabupaten Maybrat melakukan penggantian ketua KPPS 01 Iroh Sohser, Distrik Aitinyo Tengah atas nama Joni Antoh dengan mengangkat ketua KPPS baru atas nama Matius Antoh. Penggantian tersebut dengan menerbitkan Keputusan KPU Kabupaten Maybrat Nomor 35 dan seterusnya.
Bahwa terhadap pelaksanaan PSU tanggal 15, 2017, Bawaslu RI melakukan supervisi sejak hari Sabtu sampai dengan Rabu tanggal 13 sampai dengan 17 Mei 2017.
Lima. Bahwa pada tanggal 14 Mei 2017, dilakukan rapat koordinasi persiapan pemungutan suara ulang, pertemuan tersebut dilakukan di lokasi TPS 01 Kampung Iroh Sohser, Distrik Aitinyo Tengah dan dihadiri oleh perwakilan Kemenpolhukam, perwakilan Kementerian Dalam Negeri RI, Bawaslu Republik Indonesia, KPU Republik Indonesia, perwakilan dari Pangdam XVII Kasuari Papua Barat, perwakilan dari Polda Papua Barat, pejabat Bupati Maybrat, KPU Provinsi Papua Barat, Bawaslu Provinsi Papua Barat, KPU Kabupaten Maybrat, Panwas Kabupaten Maybrat, Kedua Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Maybrat, Ketua dan Anggota PPD Distrik Aitinyo Tengah, Ketua dan Anggota PPS Kampung Iroh Sohser, Anggota KPPS Iroh Sohser, dan masyarakat di Kampung Iroh Sohser.
Bahwa dalam rapat koordinasi tersebut, dibahas mengenai persiapan teknis pelaksanaan pemungutan suara ulang dengan persiapan keamanan pada hari pemungutan suara.
Bahwa terkait persiapan pemungutan suara pada 14 Mei 2017 telah dilakukan antara lain hal sebagai berikut. Tempat pemungutan suara telah didirikan, perlengkapan pemungutan suara telah sampai di lokasi pemungutan suara, surat pemberitahuan pemungutan suara kepada pemilih Model C6-KWK telah didistribusikan kepada pemilih.
Yang lainnya hampir sama, Yang Mulia. Kemudian, kami dapat sampaikan bahwa berdasarkan pengawasan pada proses pemungutan suara, memang betul bahwa pemungutan suara dibuka sekitar pukul 08.00 WIT, kemudian hampir sama dengan Panwas Kabupaten Maybrat dan Bawaslu Provinsi Papua Barat.
49. KETUA: ANWAR USMAN
50. BAWASLU RI: RAHMAT BAGJA
Kemudian, berdasarkan pengawasan, perhitungan suara dapat dilakukan hal-hal sebagai berikut.
Proses penghitungan suara dimulai pukul 13.00 dan hasil penghitungan suara sama dengan Panwas Kabupaten Maybrat dan Bawaslu Provinsi Papua Barat.
Kemudian, terhadap hasil penghitungan suara saksi Pasangan Nomor Urut 2, menolak menandatangani Berita Acara Pemungutan dan Penghitungan Suara di tempat pemungutan suara, model C-KWK. Sertifikat hasil penghitungan perolehan suara di tempat pemungutan suara model C1-KWK, lampiran sertifikat hasil penghitungan perolehan suara di tempat pemungutan suara, dan C1-KWK Plano. Bahwa Saksi Pasangan Calon Nomor Urut 2 tidak menyampaikan keberatan atau tidak mengisi formulir C2-KWK. Demikian disampaikan untuk menjadi perhatian Majelis Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, Anggota Bawaslu RI, Rahmat Bagja, ditandatangani. Terima kasih, Yang Mulia.
51. KETUA: ANWAR USMAN
Baik, terima kasih, Pak Rahmat. Dari KPU Provinsi telah hadir komisioner. Ada keterangan tambahan, enggak, dari keterangan KPU kabupaten tadi? Atau sama?
52. KPU PROVINSI:
Baik, Yang Mulia.
53. KETUA: ANWAR USMAN
Ya, silakan.
54. KPU PROVINSI:
Prinsipnya … terima kasih atas waktu yang diberikan. Pada prinsipnya sama dan menjadi catatan buat kita bahwa pelaksanaan pemungutan suara ulang di TPS 01 Kampung Iroh Sohser berjalan dengan aman sampai dengan selesai. Dan laporan pelaksanaan pemungutan suara ulang di TPS 01 Kampung Iroh Sohser, Distrik Aitinyo Tengah dapat kami laporkan kepada Yang Mulia Hakim Mahkamah Konstitusi sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan akhir atas pemilihan kepala daerah di Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat. Sekian dan terima kasih.
55. KETUA: ANWAR USMAN
Terima kasih. Dari Pemohon, silakan ada hal-hal yang ingin disampaikan?
56. KUASA HUKUM PEMOHON: YANCE SALAMBAUW
Baik, terima kasih, Yang Mulia. Sebelum kami menyampaikan beberapa hal yang juga telah kami sampaikan secara tertulis, perlu kami tambahkan bahwa ada penambahan laporan yang telah disampaikan oleh rekan kami Pak Heru Widodo. Jadi, dua hal tersebut merupakan satu kesatuan, Yang Mulia.
Baik, mungkin saya akan sampaikan saja poin-poinnya terutama dalam beberapa hal yang telah disampaikan oleh KPU maupun Bawaslu secara keseluruhan. Poin pertama, sebagaimana yang disampaikan oleh Bawaslu, Bawaslu RI bahwa tidak ada pengisian form keberatan yang dilakukan oleh saksi Pemohon pada pemungutan suara di TPS Kampung Iroh Sohser adalah tidak benar, Yang Mulia. Karena berdasarkan bukti yang telah kami sampaikan, form keberatan sebagaimana yang disangkal tadi sesungguhnya telah diisi dan telah disampaikan kepada penyelenggara dalam hal ini kepada KPPS yang tanda terimanya telah ditandatangani oleh Saudara Ketua KPPS, Yang Mulia. Ya, kami jadikan sebagai tambahan bukti P-3, Yang Mulia, untuk PSU.
Baik, Yang Mulia. Kemudian, tadi dilaporkan pula tentang ada lima nama yang tidak diperbolehkan atau tidak diizinkan untuk mencoblos. Memang seperti yang disampaikan oleh Termohon dan laporan panwas, sesungguhnya tidak seirama. Yang satu, katakan bahwa disebabkan karena NIK-nya berbeda dan yang lain disebabkan karena NIK-nya … karena nama ganda. Fakta yang ditemukan oleh saksi kami bahwa kelima nama tersebut adalah memiliki nama ganda yang hal ini kemudian setelah ditelusuri, terlihat bahwa terdapat upaya-upaya untuk mengaburkan pemilih yang sesungguhnya, yaitu dengan menciptakan atau membuat suatu KTP lain yang sama sehingga hal itulah yang kemudian menjadi nama ganda. Yang sesungguhnya orang-orang tersebut yang telah dibagikan atau yang telah diberikan, itulah yang berhak sesungguhnya untuk memilih.
Sebelumnya perlu kami sampaikan bahwa KPPS telah memberikan undangan kepada nama-nama tersebut yang kemudian dianulir kembali berdasarkan keberatan dari Pihak Terkait, Yang Mulia. Satu juga yang perlu kami sampaikan bahwa penyelenggaraan PSU di Iroh Sohser sesungguhnya menggambarkan kondisi riil pasca … atau kondisi riil dalam Pemilukada Kabupaten Maybrat, Yang Mulia. Yang tadinya tergambar dari awal bahwa pemungutan suara di TPS itu yang diperkirakan adalah yang dimenangkan 100% oleh Pihak Terkait, dapat kami buktikan bahwa hal itu tidak benar sebagaimana pula dengan
TPS-TPS lain yang telah kami persoalkan dan kemudian telah mendapatkan keputusan atasnya.
Memang dalam laporan terdahulu, dalam laporan ini juga telah kami singgung bagaimana dengan keadaan-keadaan yang terjadi di TPS sebelumnya, yang secara kasat mata menurut kami, sebagaimana terjadi kelurahan Aimaru dan Kelurahan … di TPS Orsu, yang jika dimungkinkan Pemohon, mengharapkan mungkin bisa ditinjau kembali untuk diperintahkan atau pun ditetapkan untuk dilakukan pemungutan suara ulang karena berdasarkan fakta-fakta persidangan yang terdahulu, sesungguhnya terbukti ada pelanggaran-pelanggaran yang telah juga digambarkan oleh Mahkamah. Ya, mungkin ada yang perlu ditambahkan oleh Mas Heru. Silakan, ya.
57. KUASA HUKUM PEMOHON: HERU WIDODO
Mohon izin kami tambahkan, Yang Mulia. Ini berdasarkan argumentasi yang Pemohon sampaikan, yang memang berbeda sudut pandangnya dengan Termohon. Dimana ada upaya dari Termohon untuk mencoba tidak netral ketika sudah menetapkan jadwal tahapan. Namun, Pemohon sudah berulang kali kepada Termohon untuk diberikan surat keputusan itu, tidak pernah diberikan. Tapi kepada Pihak Terkait, Termohon memberikannya.
Kemudian, berkaitan dengan pembagian undangan, Yang Mulia. Bahwa undangan C-6, itu tidak dibagikan kepada seluruh nama-nama yang ada di DPT semula. Namun atas desakan dari Pemohon, kemudian pada tanggal 15 pada hari H, pukul 14.00 WIT, undangan tersebut baru dibagi semuanya, termasuk kepada kelima orang yang kemudian oleh Termohon tidak diperkenankan untuk melakukan pencoblosan.
Oleh karena itu, dari hasil pemungutan suara, ada lima pemilih yang ada di DPT. Kemudian, yang kami yakini tidak bisa dipengaruhi untuk memilih kepada Pihak Terkait. Kemudian, tidak diperkenankan memilih oleh Termohon, sehingga ada suara lima tidak bisa mencoblos. Kemudian, empat meninggal memang tidak digunakan, sehingga suara sah yang ada dari hasil PSU ada 57.
Oleh karena itu, atas dasar argumen dari Pemohon, kiranya Mahkamah berkenan mengabulkan permohonan Pemohon untuk mendiskualifikasi. Pertama, mendiskualifikasi perolehan suara Pihak Terkait. Atau setidak-tidaknya, melakukan pemungutan suara ulang oleh karena ada lima pemilih yang tidak diperkenankan, sudah ada dalam DPT dan mendapat undangan.
Kemudian, Yang Mulia, dalam hal Mahkamah sependapat untuk melakukan pemungutan suara ulang, mohon dipertimbangkan kembali tentang adanya penggunaan hak suara orang yang sudah meninggal. Memang ini di TPS lain, Yang Mulia, di TPS 1 dan di TPS 3 Kelurahan Ayamaru, Distrik Ayamaru. Dimana di dua TPS itu, Pihak Terkait
memperoleh suara 100%=500. Sementara, Pemohon=0. Ada pemilih yang sudah meninggal, namun surat suaranya digunakan, sebagaimana keterangan Saksi Pemohon maupun keterangan Saksi Termohon di dalam putusan Mahkamah, halaman 277.
Oleh karena itu, manakala diperkenankan, Yang Mulia, atas dasar laporan yang sudah Pemohon sampaikan dalam Petitum, Pemohon dengan ini menyampaikan meminta kepada Mahkamah untuk memutus dalam putusan. Sebelum menjatuhkan putusan akhir:
• Menerima laporan Pemohon.
• Kemudian, mendiskualifikasi 27 suara hasil perolehan suara Pihak Terkait pada pemungutan suara ulang di TPS 1 Kampung Iroh Sohser, Distrik Ayamaru.
• Membatalkan hasil pemungutan suara ulang di TPS 1 Kampung Iroh Sohser, Distrik Ayamaru yang ditetapkan oleh Termohon sepanjang 27 suara hasil perolehan suara Pihak Terkait.
• Menetapkan perolehan suara yang benar pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Maybrat adalah Pasangan Nomor Urut 1=14.393 dan Pasangan Nomor Urut 2 (Pemohon)=14.394.
• Atau dalam hal Mahkamah berpendapat lain, setidak-tidaknya Yang Mulia membatalkan hasil pemungutan suara ulang di TPS 1 Kampung Iroh Sohser.
• Menyatakan hasil pemungutan suara di TPS 2 dan 3 ... di TPS 1 dan TPS 2 Kelurahan Ayamaru, Distrik Ayamaru terjadi pelanggaran yang mencederai demokrasi.
• Kemudian, membatalkan Keputusan Termohon Nomor 25 dan seterusnya, tanggal 25 Februari 2017 sepanjang hasil pemungutan suara di TPS 1 dan TPS 2 Kelurahan Ayamaru, Distrik Ayamaru.
• Dan yang terakhir, memerintahkan Termohon untuk
menyelenggarakan pemungutan suara ulang di TPS 1 Kampung Iroh Sohser, Distrik Aitinyo Tengah, serta TPS 1, dan TPS 2 Kelurahan Ayamaru, Distrik Ayamaru.
• Yang terakhir, Yang Mulia. Apabila Majelis Hakim Mahkamah berpendapat lain, tentu Pemohon mohon putusan yang seadil-adilnya.
Demikian, Yang Mulia, terima kasih. Laporan dari Pemohon.
58. TERMOHON: NEHEMIA ISIR
Mohon izin, Yang Mulia.
59. KETUA: ANWAR USMAN
60. TERMOHON: NEHEMIA ISIR
Ketua KPU Kabupaten Maybrat.
61. KETUA: ANWAR USMAN
Oh, ya, sebentar, sebentar, sebentar.
62. HAKIM ANGGOTA: I DEWA GEDE PALGUNA
Saudara Pemohon, kami menerima dua ... dua keterangan dari Saudara ini.
63. KUASA HUKUM PEMOHON: HERU WIDODO
Benar, Yang Mulia.
64. HAKIM ANGGOTA: I DEWA GEDE PALGUNA
Keterangan sebelum ada tambahan kuasa (...)
65. KUASA HUKUM PEMOHON: HERU WIDODO
Benar, ya.
66. HAKIM ANGGOTA: I DEWA GEDE PALGUNA
Dan setelah tambahan kuasa.
67. KUASA HUKUM PEMOHON: HERU WIDODO
Ya, Yang Mulia.
68. HAKIM ANGGOTA: I DEWA GEDE PALGUNA
Jadi, yang mana yang kami berlakukan dari ini?
69. KUASA HUKUM PEMOHON: HERU WIDODO
Jadi, kami tambahkan dari yang sudah ada dalam laporan pertama, mengenai fakta pemungutan suara ulang. Kemudian, ada tambahan untuk diperkenankan dipertimbangkan kembali mengenai penggunaan suara dari pemilih dalam DPT yang sudah meninggal, Yang Mulia.
70. HAKIM ANGGOTA: I DEWA GEDE PALGUNA
Enggak, artinya, ini ... ini dari dua ... ini kan ada dua permohonan ini? Yang ini yang sebelum ada tambahan kuasa, ini setelah ada tambahan kuasa? Yang tadi Saudara bacakan, tampaknya yang setelah ada tambahan kuasa, kan?
71. KUASA HUKUM PEMOHON: HERU WIDODO
Ya.
72. HAKIM ANGGOTA: I DEWA GEDE PALGUNA
Jadi, yang mana yang ... yang Saudara hendak berlakukan ini?
73. KUASA HUKUM PEMOHON: HERU WIDODO
Jadi, untuk Petitumnya, kami mohon untuk yang terakhir, Yang Mulia. Namun fakta-fakta hukum karena berkaitan, kesinambungan antara laporan yang pertama dengan laporan tambahan, Yang Mulia.
74. HAKIM ANGGOTA: I DEWA GEDE PALGUNA
Baik kalau begitu, kami … nanti Mahkamah yang akan mempertimbangkan itu. Terima kasih, Yang Mulia.
75. KETUA: ANWAR USMAN
Baik. Ada apa, KPU Kabupaten? Silakan.
76. TERMOHON: NEHEMIA ISIR
Ya, terima kasih. Kami mungkin klarifikasi terkait dengan keterangan Saudara Pengacara dari Pemohon.
77. KETUA: ANWAR USMAN
Oh, ya enggak usah, enggak usah ditanggapi. Nanti, pertimbangan Majelis, ya?
78. TERMOHON: NEHEMIA ISIR
79. KETUA: ANWAR USMAN
Langsung ke Pihak Terkait, silakan.
80. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: ROBINSON
Terima ka (...)
81. KETUA: ANWAR USMAN
Poin-poinnya saja, ya!
82. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: ROBINSON
Terima kasih, Yang Mulia. Sebelum kami membacakan pokok-pokoknya, kami ada renvoi di halaman 5 Angka 27, Angka 4, Tidore Way diganti dengan Hosiana Way. Terus di halaman 6, Angka A3, di baris ke-3, KPU Kabupaten Maybrat diganti KPPS kabupaten … KPPS Kampung Iroh Sohser.
83. KETUA: ANWAR USMAN
Halaman berapa?
84. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: ROBINSON
Hal ... halaman 6, Angka A3, baris ke-3, KPU Kabupaten Maybrat diganti KPPS Kampung Iroh Sohser.
85. KETUA: ANWAR USMAN
Sebelumnya apa?
86. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: ROBINSON
Sebelumnya, KPU Kabupaten Maybrat. Yang halaman 5, Angka 27 sebelumnya Tidore Way diganti Hosiana Way.
87. KETUA: ANWAR USMAN
88. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: ROBINSON
Baik, Yang Mulia, kami langsung ke halaman 4, Proses Pemungutan Suara Ulang di TPS 1 Kapung Iroh Sohser.
Pihak Terkait pada tanggal 12 Mei 2017 menerima surat dari Termohon KPU Kabupaten Maybrat Nomor 109/KPU.MBT/V/2017 tentang Pemberitahuan Kepada Tim Pasangan Calon untuk menugaskan saksi mandat sesuai tingkatannya yang disertai dengan surat mandat untuk hadir menyaksikan proses pemungutan dan penghitungan suara ulang di TPS 1 Kampung Iroh Sohser.
Selanjutnya pada tanggal 14 Mei, Termohon mengadakan sosilia … sosialisasi tentang beberapa hal yang terkait dengan persiapan pengutungan … pemungutan ulang suara di TPS 1 Kampung Iroh Sohser. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Kementerian Menkopolhul … Menkopolhukam dan beberapa Pihak Terkait.
Bahwa selanjutnya, ketua KPPS dan anggota KPPS juga menempelkan DPT pada papan pengumuman dengan jumlah pemilih yang termuat dalam daftar pemilih tetap adalah 66 pemilih dengan catatan empat orang telah meninggal dunia, yaitu Amus Kambuh, Adrianus Anto, Tidore Way, dan Hosiana Way.
III. Pemungutan suara ulang di TPS 1 Kampung Iroh Sohser. A. Proses Pemungutan Suara.
Bahwa pada tanggal 15 Mei 2017, pada pukul 07.00 WIT, semua anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara di TPS Kampung Iroh Sohser telah berada di lokasi TPS yang bertempat di halaman Kantor Kampung Iroh Sohser, Distrik Aitinyo Tengah.
Bahwa Pemohon kemudian mengajukan pertanyaan terkait adanya data pemilih sebanyak tujuh orang yang dianggap bermasalah, yang oleh Ketua KPPS Kampung Iroh Sohser, kemudian melakukan verifikasi terhadap nama-nama yang dianggap bermasalah tersebut, dengan melibatkan tim masing-masing pasangan calon di ruang sekretariat KPPS dengan terlebih dahulu menskors proses pemungutan suara.
Bahwa dari hasil verifikasi tersebut, kemudian disepakati bersama bahwa terhadap tujuh nama yang dianggap bermasalah, hanya dua orang yang memenuhi syarat untuk memilih. Sehingga, dari 66 pemilih sesuai dengan DPT, pemilih yang … 4 pemilih dinyatakan sudah meninggal dan 5 pemilih dinyatakan tidak memenuhi syarat.
Bahwa proses pemungutan suara dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, dan rahasia.
Bahwa dari 66 pemilih yang terdapat di DPT, di Distrik aiti … Aitinyo Tengah, 4 pemilih yang dinyatakan sudah meninggal dan 5 pemilih dinyatakan tidak memenuhi syarat, sehingga pemilih yang secara nyata menggunakan hak pilihnya adalah sejumlah 57 pemilih.
Bahwa per … bahwa proses perhitungan suara di kampung … suara dimulai pada pukul 13.00 WIT dipimpin oleh ketua KPPS, disaksikan oleh seluruh anggota KPPS dan masing-masing saksi pasangan calon, ada perwakilan KPU RI, perwakilan Bawaslu, Bawaslu Provinsi Papua Barat, Panwaslu Kabupaten Maybrat, serta pihak keamanan.
Bahwa perolehan suara masing-masing pasangan calon di Kampung Iroh Sohser, Pihak Terkait memperoleh 27 suara, pemohon memperoleh 30 suara.
Bahwa pada tanggal 15 Mei 2017, Termohon melanjutkan rekapitulasi suara di Tingkat Distrik Aitinyo Tengah dengan dihadiri oleh ketua dan dua anggota PPD Distrik Aitinyo Tengah, Saksi Pasangan Calon Nomor Urut 1, pasangan dis … pengawas tingkat distrik, sedangkan Saksi Pasangan Calon Nomor Urut 2 tidak hadir.
Selanjutnya, rekapitulasi perolehan suara di Distrik Aitinyo Tengah di-monitoring juga oleh KPU Kabupaten Maybrat, Ketua Panwas distrik, anggota panwas distrik, Panwaslu Kabupaten Maybrat, anggota PPS, saksi Pasangan Calon Nomor 1, tokoh-tokoh masyarakat. Bahwa perolehan suara di tingkat distrik, Pihak Terkait=606 suara, Pemohon=388 suara.
Selanjutnya tanggal 16 Mei, Termohon melaksanakan pleno rekapitulasi perhitungan suara di tingkat Kabupaten Maybrat, bertempat di kantor KPU Kabupaten Maybrat yang berlangsung dari pukul 11.00 sampai selesai. Bahwa pleno rekapitulasi perolehan suara di tingkat kabupaten dihadiri oleh ketua dan anggota KPU Maybrat, saksi Pihak Terkait, dan juga hadir saksi Pemohon, ketua dan anggota panwas Kabupaten Maybrat, kapolres, dandim, dan disaksikan oleh KPU Provinsi Papua Barat. Perolehan suara di tingkat kabupaten, Pihak Terkait=14.420, Pemohon=14.398 suara.
Bahwa hasil rekapitulasi perolehan suara masing-masing pasangan calon, selanjutnya dituangkan dalam berita acara Model DB-KWK PSU ulang ... DB1-DB-KWK PSU ulang yang ditandatangani oleh ketua dan anggota kabupaten ... ketua dan anggota KPU Kabupaten Maybrat, saksi masing-masing pasangan calon juga menandatangani dan tidak ada keberatan dari masing-masing pasangan calon. Dilanjutkan, Yang Mulia.
89. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: ALIYAS ISMAIL
Mohon izin, melanjutkan, Yang Mulia.
IV. Pelanggaran yang dilakukan Pemohon sebelum pemungutan suara ulang.
1. Bahwa Pihak Terkait mendapatkan informasi mengenai adanya moneypolitics yang dilakukan oleh Pemohon terhadap ketua KPPS TPS
1 Kampung Iroh Sohser, Distrik Aitinyo Tengah atas nama Joni Anto, bukti PT-10 sampai 71.
2. Bahwa pada tanggal 26 April 2017 setelah putusan sela Mahkamah Konstitusi Nomor 10/PHP.BUP-XV/2017 dibacakan tepatnya pukul 21.00 WIB bertempat di restoran super ... Suikiaw yang berlokasi di Mangga Besar, Jakarta, Ketua KPPS Kampung Iroh Sohser, Joni Anto disuap oleh Pemohon Karel Murafel. Karel Murafel menjanjikan kepada Joni Anto uang sebesar Rp5 miliar dan mobil baru, jika mau mengarahkan pemilih memilih Pemohon saat PSU di Kampung Iroh Sohser. Bahwa Pemohon juga menyampaikan akan memberikan uang sebesar Rp50.000.000,00 ke setiap pemilih bahwa setelah itu, Saudara Joni Anto diberi uang sebesar Rp10.000.000,00 oleh Pemohon, Karel Murafel, bukti video dan bukti PT-10 sampai 67, bukti PT-10 sampai 70.
3. Bahwa penyuapan tersebut telah dilaporkan Bawaslu Pusat Republik Indonesia, Bawaslu Provinsi Papua Barat, dan Panwaslu Kabupaten Maybrat, bukti PT-10 sampai 67, PT-10 sampai 70.
4. Bahwa tindakan Pemohon telah melanggar Pasal 187A ayat (1) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 yang mengatur setiap orang dan seterusnya dianggap dibacakan.
5. Bahwa pada saat menjelang pemungutan suara ulang, Pemohon tetap melakukan upaya mempengaruhi pemilih di Kampung Iroh Sohser dengan menjanjikan uang sebesar Rp5.000.000,00 kepada pemilih agar memilih Pemohon pada saat pemungutan suara ulang sehingga Pemohon mendapat 30 suara dengan cara melanggar Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota menjadi Undang-Undang.
V. Petitum.
Berdasarkan uraian tersebut di atas, Pihak Terkait memohon agar Mahkamah Konstitusi menjatuhkan atau memutuskan sebagai berikut dalam pokok perkara.
1. Menolak permohonan Pemohon untuk seluruhnya.
2. Menetapkan hasil perolehan suara yang benar Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Maybrat 2017 setelah pelaksanaan putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 10/PHP.BUP-XV/2017 adalah sebagai berikut.
Pasangan Nomor 1, Drs. Bernard Sagrim, M.M., dan Drs. Paskalis Kocu, M.Si., memperoleh suara sebesar 14.420 suara. Pasangan Calon Nomor Urut 2, Karel Murafel, S.H., M.A., dan Yance Way, S.E., M.E., memperoleh suara 14.394.
3. Memerintahkan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Maybrat untuk melaksanakan putusan ini.
4. Menetapkan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Maybrat Nomor Urut 1, Drs. Bernard Sagrim, M.M., dan Drs. Paskalis Kocu, M.Si sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Maybrat terpilih atau apabila Mahkamah Konstitusi berpendapat lain, mohon putusan yang seadil-adilnya.
Hormat kami, Pihak Kuasa Hukum Terkait, Misbahudin Gasma, S.H., M.H., Robinson, S.H., M.H., dan kawan-kawan. Demikian, terima kasih, Yang Mulia.
90. KETUA: ANWAR USMAN
Ya, baik. Terima kasih. Ada permintaan penjelasan dari Yang Mulia Pak Palguna, silakan.
91. HAKIM ANGGOTA: I DEWA GEDE PALGUNA
Terima kasih, Yang Mulia Pak Ketua. Begini memang dalam acara ini kan kami hanya mendengarkan laporan, tapi karena ada hal-hal yang disampaikan oleh Pemohon. Jadi, dari Mahkamah, kemudian kami meminta klarifikasi kepada KPU Kabupaten Maybrat, khususnya yang berkaitan dengan soal lima suara yang dinyatakan tidak sah itu atau tidak berhak melakukan pemilihan itu, dan ada hal lain yang dikatakan katanya tidak ada keberatan tapi sesungguhnya ada. Itu entah bagaimana Saudara yang akan menanggapi itu? Itu saja hal ... kalau hal-hal di luar dari putusan Mahkamah, saya kira itu tidak perlu ditanggapi, itu kami yang mempunyai ... akan mempertimbangkan itu, silakan.
92. TERMOHON: NEHEMIA ISIR
Terima kasih, Yang Mulia. Berdasarkan keterangan dari Kuasa Hukum dari Pemohon, yang kami menilai yang sangat menyesatkan. Berdasarkan pelaksanaan pada tanggal 15 ... berdasarkan pelaksanaan pada tanggal 15 itu ... prosesnya itu berjalan sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang ada. Kemudian, berhubungan dengan keberatan yang disampaikan, memang ketua KPPS menyerahkan C-2 keberatan yang kemudian ditandatangani, tapi C-2 keberatan itu saudara saksi tidak menyerahkan kepada penyelenggara di TPS itu. C-2 keberatan itu tidak diserahkan kepada kami dan kami menganggap bahwa keberatan itu tidak disampaikan dan tidak ada.
Kemudian untuk lima nama yang ada, itu proses itu berjalan langsung, transparan, yang dipimpin langsung oleh ketua KPPS dan disaksikan oleh pengawas lapangan dan keputusan itu diambil langsung oleh KPPS bersama pengawas lapangan. Karena (...)
93. HAKIM ANGGOTA: I DEWA GEDE PALGUNA Begitu, ya?
94. TERMOHON: NEHEMIA ISIR
Dinilai sangat (...)
95. HAKIM ANGGOTA: I DEWA GEDE PALGUNA
Intinya sama dengan seperti keterangan tadi yang dibacakan itu?
96. TERMOHON: NEHEMIA ISIR
Ya, sama.
97. HAKIM ANGGOTA: I DEWA GEDE PALGUNA
Ya. Jadi, yang ... apa tadi itu ... tadi katanya ada tanda terima dari ininya, itu bagaimana? Tentang keberatan tadi itu?
98. TERMOHON: NEHEMIA ISIR
Itu tidak dikasih kepada kita.
99. HAKIM ANGGOTA: I DEWA GEDE PALGUNA
Oh, tidak diberikan.
100. TERMOHON: NEHEMIA ISIR
Tidak diserahkan kepada kita.
101. HAKIM ANGGOTA: I DEWA GEDE PALGUNA
Baik. Terus tanggapan dari tuduhan .. apa namanya ... dari Pihak Terkait itu, tentang ... anu ... apa Pihak Terkait pernah ada melaporkan itu, kepada ... kepada KPU atau Saudara mendengar itu, atau Saudara tidak tahu, atau bagaimana? Tentang ada pelanggaran yang dilakukan oleh Pemohon, kata Pihak Terkait tadi.
102. TERMOHON: NEHEMIA ISIR
Ya, pelanggaran yang dilakukan oleh Saudara Pemohon, itu yang disampaikan oleh Terkait memang benar. Berhubungan dengan ada
money politics dan lain-lain, itu memang keluar di media dan kami juga dapat membacakan itu.
103. HAKIM ANGGOTA: I DEWA GEDE PALGUNA
Tapi karena dituduh bukan untuk Saudara, berarti di ... di ini ya? Mungkin apakah dari Panwas atau Bawaslu yang akan memberikan keterangan soal ini, bagaimana?
104. BAWASLU RI: RAHMAT BAGJA
Izin, Yang Mulia. Untuk ada laporan dari memang Pemohon terhadap adanya ... Pihak Terkait adanya money politics. Akan tetapi setelah kami berkoordinasi dengan sentra Gakkumdu, alat buktinya tidak dapat menunjang, tidak ada kesesuaian. Pertama, videonya. Yang merekam video, bukan orang yang mengaku merekam video, terbukti. Karena yang mengaku merekam video, ada dalam video, kan tidak mungkin, Yang Mulia. Kemudian suara tidak ada, tidak jelas. Jadi tidak ada kejelasan, kesesuaian antara apa yang dituduhkan dengan alat bukti yang disampaikan. Akan tetapi malah kami menemukan bukti baru bahwa kami duga yang merekam itu, kami tindaklanjuti ke pihak kepolisian. Karena kan ada dugaan bahwa dia juga ikut dalam ... ada ketidaknetralan aparat PNS dalam hal tersebut. Karena yang merekam rupanya PNS, Yang Mulia.
105. HAKIM ANGGOTA: I DEWA GEDE PALGUNA
Oh, begitu ya? Baik. Jadi, itu. Dari Bawaslu Provinsi.
106. BAWASLU PROVINSI: ALFREDO NGAMELUBUN
Baik. Boleh kami tambahkan. Jadi, setelah laporan masuk Bawaslu RI mengundang pihak terlapor maupun pelapor untuk melakukan klarifikasi dan ternyata yang sempat hadir adalah pihak pelapor. Kemudian, Bawaslu memberikan kewenangan kepada Bawaslu Provinsi agar melakukan klarifikasi terhadap terlapor. Setelah klarifikasi terakhir, kami bahas bersama-sama di Gakkumdu RI, ditemui bahwa pertama di situ ada bukti berupa video dan foto yang ... yang hadir di pada saat itu, yang katanya yang mengambil video, ternyata dia berada dalam gambar tersebut (...)
107. HAKIM ANGGOTA: I DEWA GEDE PALGUNA
108. BAWASLU PROVINSI: ALFREDO NGAMELUBUN
Ya. Kemudian di situ ada foto bahwa yang ... si Joni Anto memegang uang, uang dan amplop. Ditanya kepada yang katanya mengambil gambar, dia mengatakan bahwa dia tidak mengambil gambar tersebut, berarti gambar ini diambil orang lain. Kemudian, yang berikut bahwa si yang saksi mengatakan bahwa video tersebut, dia tidak mengerti isinya, tetapi karena menggunakan bahasa daerah. Setelah kami dengar, video tersebut ternyata tidak bisa kita dengar keseluruhan, putus-putus. Dan ternyata, yang digunakan bukan bahasa daerah, tetapi Bahasa Indonesia. Berarti kita melihat di sini bahwa banyak ketidaksesuaian antara alat bukti dan laporan yang diberikan. Sehingga Gakkumdu dalam hal ini Bawaslu RI, kemudian dari kepolisian dan kejaksaan memutuskan bahwa tidak ada kesesuaian dan diragukan kebenaran laporan itu, sehingga diputuskan bahwa tidak dapat ditindaklanjuti. Terima kasih.
109. HAKIM ANGGOTA: I DEWA GEDE PALGUNA
Baik. Terima kasih.
110. KETUA: ANWAR USMAN
Ada tambahan dari Yang Mulia Pak Saldi.
111. HAKIM ANGGOTA: SALDI ISRA
Terima kasih, Ketua Yang Mulia. Pertama, ini kepada KPU. Kalau dibaca di … apa namanya … di amar putusan, itu kan perintah Mahkamah kepada KPU kan melakukan pemungutan suara ulang di TPS dimaksud, lalu kemudian melaporkan kepada Mahkamah mengenai hasil penghitungan suara ulang di TPS dimaksud. Tapi, KPU melakukan lebih dari itu, melakukan rekap. Jadi menggabungkan hasil sebelumnya dengan hasil rekap di TPS yang diperintahkan melakukan pemungutan suara ulang. Itu kan lebih sebetulnya dari yang diperintahkan oleh KP … oleh Mahkamah yang dilakukan oleh … yang dilakukan oleh KPU.
Nah, kalau dilakukan rekap ulang berdasarkan hasil yang baru, artinya kan keputusan KPU yang sebelumnya kan harus direvisi atau dicabut atau bagaimana oleh KPU. Bagaimana KPU menjelaskan tindakan yang berlebih dari yang dimintakan dalam amar putusan ini. Itu untuk KPU.
Yang kedua, untuk Pihak Terkait … Kuasa Hukum Pihak Terkait. Di keterangan Saudara di halaman 8, itu angkanya berbeda dengan angka hasil rekap yang disampaikan oleh KPU. Di halaman 8 itu di B.9
itu, tabel itu, Pasangan Nomor 2, itu memeroleh suara 14.398. Sementara di laporan KPU, 14.394.
Nah, bagaimana ini Saudara Pihak … apa … Kuasa Hukum Pihak Terkait? Apakah memang begitu faktanya, sehingga yang keliru adalah KPU atau Saudara yang keliru menyajikan angka kepada Mahkamah di sini? Terima kasih.
112. KETUA: ANWAR USMAN
Ya. Silakan, KPU. Silakan, Pihak Terkait. Ya, silakan, Pihak Terkait. Ya, atau KPU dulu? Silakan. Ayo, silakan.
113. TERMOHON: NEHEMIA ISIR
Ya, baik. Terima kasih. Berdasarkan keputusan pada pleno itu, di surat keputusan itu, kami rekapnya untuk perolehan di TPS, perolehannya. Itu kemudian berdasarkan … artinya selama … selama Iroh Sohser, sepanjang Iroh Sohser, keputusannya itu … ya. Artinya bahwa dalam keputusan … surat keputusan, itu kami hanya merekap perolehan suara di TPS, sedangkan di lampirannya itu yang digabungkan dengan perolehan di … perolehan awal dengan perolehan di TPS pada tanggal 15 itu.
114. KETUA: ANWAR USMAN
Ya, baik.
115. HAKIM ANGGOTA: SALDI ISRA
Jadi, ini ... apa … terima kasih, Pak Ketua Yang Mulia. Ini pembelajaran juga. Jadi, kalau amar memerintahkan A, yang dilakukan A saja, jangan berlebih dari itu! Jadi, kan tidak … tidak ada kewenangan KPU untuk menggabungkan hasil di tempat yang dilakukan pemungutan suara ulang dengan suara lain. Itu kemudian yang bisa menimbulkan masalah.
Jadi, sesuai dengan fakta, PSU, hasilnya ada, ditetapkan, hasil itu saja yang disampaikan ke Mahkamah. Selebihnya menjadi urusan Mahkamah. Setelah ini, ya. Gitu. Terima kasih, Pak Ketua.
116. KETUA: ANWAR USMAN
117. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: SAMSUDIN
Terima kasih, Yang Mulia. Untuk yang di keterangan, untuk P-9 memang yang nomor 1 benar, 14.420. Untuk yang 2 itu, 14.394, Yang Mulia. Kita renvoi, Yang Mulia, sesuai dengan bukti P-10 min 63. Demikian, Yang Mulia. Sama dengan KPU.
118. TERMOHON:
Izin, Yang Mulia. Izin dari KPU. Begini, jadi dalam putusan Mahkamah Konstitusi itu kan, memang Mahkamah memerintahkan untuk membatalkan Surat Keputusan Nomor 25. Namun dalam kalimat itu kan, ada sepanjang, sepanjang Iroh Sohser. Nah, KPU pada prinsipnya sebetulnya sudah melaksanakan itu, Yang Mulia, bukan ... bukan melebihi atau melampaui sesuai perintah MK. Di dalam surat keputusan yang baru diterbitkan itu kan, memang di situ disebutkan bahwa sepanjang Iroh Sohser, namun di dalam lampiran itu juga … apa ... dalam diktum, itu kan disebutkan menyangkut penjumlahan … apa ... penjumlahan keseluruhan dari hasil itu disebutkan dalam formulir DB-1, itu ... itu maksudnya dan dimaksud Pak Ketua tadi. Jadi, disebutkan dalam formulir DB-1, dijumlahkan di situ.
119. KETUA: ANWAR USMAN
Baik.
120. HAKIM ANGGOTA: ASWANTO
Sedikit, Yang Mulia.
121. KETUA: ANWAR USMAN
Ya, ada tambahan.
122. HAKIM ANGGOTA: ASWANTO
Ini mumpung ada Ketua KPU dan Komisionernya. Setelah dikurangi perolehan suara dari Iroh Sohser, berapa angka masing-masing pasangan calon? Anda punya data itu? Setelah dikurangi suara dari Iroh Sohser? Ya, sebelum PSU. Sebelum PSU, pada saat diperintahkan oleh Mahkamah? Pada saat diperintahkan Mahkamah, Saudara diminta untuk mengeluarkan ... mengulangi Iroh Sohser, berarti masing-masing pasangan calon kan dikurangi, tapi waktu itu kan yang dapat suara di Iroh Sohser kan cuma Pasangan Calon Nomor 1 kalau enggak salah, ya? Ya, berapa perolehan suara seluruhnya waktu itu
setelah dikurangi? Untuk Urut 1 berapa? Kurang 66, ya? Anda punya data itu?
123. TERMOHON: NEHEMIA ISIR
Ya, jadi dari data awal 14.459.
124. HAKIM ANGGOTA: ASWANTO
14.000?
125. TERMOHON: NEHEMIA ISIR
Kemudian untuk Nomor Urut 2, itu 14.364, setelah dikurangi dengan ... kalau dikurangi dengan 66, TPS 01 Iroh Sohser ini kan, dimenangkan 100% oleh Pasangan Nomor Urut 1.
126. HAKIM ANGGOTA: ASWANTO
Ya. Nah, angka setelah dikurangi itu untuk masing-masing berapa?
127. TERMOHON: NEHEMIA ISIR
Setelah dikurangi (...)
128. HAKIM ANGGOTA: ASWANTO
Urut 1 berapa?
129. TERMOHON: NEHEMIA ISIR
Setelah dikurangi, masing-masing pasangan calon, itu Pasangan Nomor 1=14.393.
130. HAKIM ANGGOTA: ASWANTO
14.393?
131. TERMOHON: NEHEMIA ISIR
132. HAKIM ANGGOTA: ASWANTO Urut 2?
133. TERMOHON: NEHEMIA ISIR
Urut 2 tetap 14.364.
134. HAKIM ANGGOTA: ASWANTO
14.364. Nah, setelah PSU Urut 1 ketambahan 27?
135. TERMOHON: NEHEMIA ISIR
Ya.
136. HAKIM ANGGOTA: ASWANTO
27. Untuk Urut 2, tambah 30?
137. TERMOHON: NEHEMIA ISIR
Tambah 30.
138. HAKIM ANGGOTA: ASWANTO
Itu yang suara terakhir, ya?
139. TERMOHON: NEHEMIA ISIR
Suara terakhir.
140. HAKIM ANGGOTA: ASWANTO
Ya, cukup.
141. KETUA: ANWAR USMAN
Baik. Masing-masing ada mengajukan alat bukti tambahan, ya. Untuk Pemohon P-1 sampai dengan P-6, ya?
142. KUASA HUKUM PEMOHON: YANCE SALAMBAUW
143. KETUA: ANWAR USMAN
Ya, sudah diverifikasi dan dinyatakan sah.
Untuk Termohon, T-1 sampai dengan T-51, ya, Termohon?
144. KUASA HUKUM TERMOHON: DANIEL TONAPA MASIKU
Betul, Yang Mulia.
145. KETUA: ANWAR USMAN
Ya. Ya, dinyatakan sah.
Kemudian Pihak Terkait, PT-1062 [Sic!] sampai dengan PT-1088 [Sic!]?
146. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: SAMSUDIN
Benar, Yang Mulia.
147. KETUA: ANWAR USMAN
Ya. Dinyatakan sah.
Kemudian dari Panwas, PK-1 sampai dengan PK-6?
148. PANWAS:
Benar, Yang Mulia.
149. KETUA: ANWAR USMAN
Ya, dinyatakan sah.
Bawas Provinsi PK-1 sampai dengan PK-9, benar, ya? KETUK PALU 1X
KETUK PALU 1X
KETUK PALU 1X
150. BAWASLU PROVINSI: ISHAK WARAMORI Benar, Yang Mulia.
151. KETUA: ANWAR USMAN
Dinyatakan sah.
Kemudian KPU RI, lampiran 1 sampai dengan lampiran 18?
152. SEKRETARIAT KPU RI: RETNO KUSUMASTUTI
Betul, Yang Mulia.
153. KETUA: ANWAR USMAN
Ya, dinyatakan sah.
Kemudian, untuk bukti KPU Provinsi terdapat perbedaan antara daftar bukti dengan fisiknya ini, ya. Nanti di … apa ... disesuaikan atau diklarifikasi lagi ke Panitera ... ke Panitera, setelah sidang ini selesai.
Baik. Pemohon, Termohon, Pihak Terkait, dan ... oh, ya. Jadi, untuk masing-masing pihak, ya. KPU provinsi maupun KPU RI, begitu juga yang lain, Bawas, panwas, ya, walaupun sudah hadir, nanti untuk sidang-sidang berikutnya kalau ada panggilan sidang dari MK, supaya komisionernya yang hadir, ya.
Untuk sidang selanjutnya tinggal menunggu pemberitahuan dari Mahkamah, ya, kapan persidangan akan dilaksanakan. Untuk itu sekali lagi Para Pihak, ya, tinggal menunggu pemberitahuan dari Kepaniteraan. Ada hal-hal yang ingin disampaikan? Cukup, ya? Baik.
KETUK PALU 1X
Dengan demikian, sidang selesai dan ditutup.
Jakarta, 29 Mei 2017 Kepala Sub Bagian Risalah,
t.t.d.
Yohana Citra Permatasari NIP. 19820529 200604 2 004
SIDANG DITUTUP PUKUL 09.56 WIB KETUK PALU 3X