RSAU dr. DODY SARDJOTO Jl. Bandara Internasional
Sultan Hasanuddin Maros
KRITERIA TRANSFER PASIEN INTRA RUMAH SAKIT
No.Dokumen SPO/I-0001/VII/2016
No. Revisi Halaman 1 dari 2
STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL
Tanggal Terbit 18 Juli 2016
Ditetapkan Oleh :
Kepala RSAU dr. Dody Sarjoto
dr.Rahmat Z. Sp. P Letkol Kes NRP 522751
PENGERTIAN
Transfer pasien intra rumah sakit adalah pemindahan pasien dari satu ruangan ke ruangan lain dengan kualifikasi petugas pengantar sesuai kebutuhan pasien.
TUJUAN
Sebagai acuan untuk :
1. Menjamin kontinuitas keperawatan 2. Pelayanan diberikan sesuai kebutuhan
3. Meningkatkan keamanan untuk menjaga keselamatan pasien
4. Mempertahankan mutu pelayanan
KEBIJAKAN
Perpindahan/Penerimaan pasien antar unit rawat inap dilaksanakan sebagai upaya mengutamakan keselamatan pasien sesuai ketentuan transfer pasien berdasar Keputusan Kepala RSAU dr. Dody Sarjoto No. Kep/ / /2016 tentang Kebijakan Pelayanan RSAU dr. Dody Sarjoto.
PROSEDUR
PASIEN PETUGAS
PENDAMPING KRITERIA PASIEN Derajat 0 Perawat pelaksana
dan atau Tenaga
Pekarya yang
terlatih BLS atau PPGD awam
Pasien yang dapat terpenuhi kebutuhannya dengan ruang rawat biasa dengan Hemodinamik stabil.
Derajat 0,5 Perawat pelaksana dan atau Tenaga
Pekarya yang
terlatih BLS atau PPGD awam
Pasien yang derilium dan orang tua
Derajat 1 Perawat pelaksana /
dokter Pasien dengan resiko perburukan kondisi yang sudah memungkinkan untuk perawatan di ruang perawatan biasa dengan sarana ruang-perawatan.
RSAU dr. DODY SARDJOTO Jl. Bandara Internasional
Sultan Hasanuddin Maros
KRITERIA TRANSFER PASIEN INTRA RUMAH SAKIT
No.Dokumen SPO/I-0001/VII/2016
No. Revisi Halaman
2 dari 2
PROSEDUR
PASIEN
PETUGAS PENDAMPIN
G
KRITERIA PASIEN
Derajat 2 Perawat
lanjutan /dokter kompetensi penanganan pasien kritis / Advance Life Support
Pasien yang membutuhkan
observasi /interverensi lebih ketat,termasuk penanganan kegagalan satu sistem organ atau pasca operasi besar.
Derajat 3 Dokter
anestesi &
perawat penyelia dengan kemampuan Advance Life Support
Pasien yg membutuhkan bantuan pernafasan lanjut (advanced respiratory support) / bantuan pernafasan dasar (basic respiratory support) dg dukungan / bantuan pada minimal 2 sistem organ, termasuk pasien2 yg
membutuhkan
penanganan kegagalan multi organ.
UNIT TERKAIT
1. Rawat Inap 2. Rawat Jalan 3. IGD
4.