SKRIPSI TINJAUAN YURIDIS TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA YANG DILAKUKAN SECARA BERSAMA-SAMA (STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 212/PID.B/2011/PN.
Teks penuh
Dokumen terkait
Kedua, pertimbangan hakim dalam menangani tindak pidana pembunuhan berencana secara bersama-sama, Jaksa Penuntut Umum dapat membuktikan bahwa terdakwa adalah yang
1) Para korban berangkat menuju Nias setelah mendapat informasi tentang adanya tokek yang memiliki nilai tinggi, setelah para korban saling berkomunikasi dengan
BTN Sahlan Bin Hasan terbukti melakukan tindak pidana pembunuhan berencana terhadap korban bernama Djohan yang diatur dalam Pasal 340 KUHP dengan ancaman pidana
Pembunuhan secara terencana menurut KUH Pidana dalam pasal 340 KUHP tidak boleh adanya hal yang bertentangan dengan isi dari pasal tersebut dalam kata lain, pihak
Oleh karena unsur sengaja ini dirumuskan dalam pasal 338 KUHPidana dengan mendahului unsure perbuatan menghilangkan nyawa orang lain, maka disini harus diartikan
Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian skripsi ini adalah yang pertama, Pembuktian unsur tindak pidana membantu melakukan pembunuhan berencana terdapat ketidaksesuaian
Berdasarkan hasil penelitian dipahami penerapan sanksi pidana oleh hakim terhadap pelaku pembunuhan berencana adalah: direncanakan terlebih dahulu memang terjadi pada seseorang dalam
Hasil penelitian yaitu pengaturan hukum pidana materiil terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan berencana yang dilakukan secara bersama-sama dalam putusan Nomor 33/PID.B/2015/PN.KNG