• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR PUSTAKA. Anonim, Silvikultur Khusus. Bagian Penerbitan. Yayasan Pembina Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "DAFTAR PUSTAKA. Anonim, Silvikultur Khusus. Bagian Penerbitan. Yayasan Pembina Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada."

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

74

DAFTAR PUSTAKA

Anonim, 1977. Silvikultur Khusus. Bagian Penerbitan. Yayasan Pembina Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta

______, 2001a. Acacia auriculiformis.

http://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:C8KyYxW8TSwJ:www.dephut.go.

id/INFORMASI/RRL/IFSP/Acacia_auriculiformis_Cunn.pdf+acacia+auriculifor mis&hl=id&gl=id&sig=AHIEtbRsRYHzy3jdQrqfqyAIQR4BY5Bj4g.

Tanggal akses 5 September 2009 ______, 2001b. Akor (Acacia auriculiformis)

http://bpthbalinusra.net/isb/seedleaflet/55-acacia-auriculiformis.html.

Tanggal akses 25 Februari 2010 ______, 2001c. Gliricidia sepium.

www.dephut.go.id/INFORMASI/RRL/IFSP/Gliricidia_Sepium.pdf.

Tanggal akses 5 September 2009 ______, 2001d. Tectona grandis.

www.dephut.go.id/INFORMASI/RRL/IFSP/Tectona_grandis.pdf.

Tanggal akses 5 september 2009

______,2002a. Gamal (Gliricideae sepium). http://balinusra.net/isb/seedleaflet/95-gamal- gliricidia-sepium.html. Tanggal akses 25 februari 2010

______, 2002b. Jati (Tectona grandis) http://balinusra.net/isb/seedleaflet/95-jati-tectona- grandis.html. Tanggal akses 25 februari 2010

______, 2004. Kamus Pemuliaan pohon. Dirjen rehabilitasi lahan dan perhutanan Sosial.

Jakarta

______, 2008. Jati (Tectona Grandis).

http://www.rusiman.bpdas-

pemalijratun.net/index.php?view=article&catid=4%3Abudidaya-

tanaman&id=13%3Ajati-tectona-grandis&format=pdf&option=com_content.

Tanggal akses 5 September 2009 ______, 2009a. Annona muricata.

www.worldagroforestry.org/af/treedb/AFTPDFS/Annona_muricata.pdf Tanggal akses 5 September 2009

(2)

75 ______, 2009b. Ceiba petandra.

http://www.proseanet.org/prohati/2/browser.php?docsid=303.htm Tanggal akses 5 September 2009

______, 2009c. Cocos nucifera.

www.worldagroforestry.org/af/treedb/AFTPDFS/Cocos_nucifera.pdf Tanggal akses 5 September 2009

______, 2009d. Dalbergia latifolia.

http://www.proseanet.org/prohati/2/browser.php?docsid=351.htm Tanggal akses 5 September 2009

______, 2009e. Leucaena leucephala.

http://www.proseanet.org/prohati/2/browser.php?docsid=363.htm.

Tanggal akses 5 September 2009 ______, 2009f. Paraserianthes falcataria.

http://www.proseanet.org/prohati/2/browser.php?docsid=372.htm Tanggal akses 5 September 2009

______, 2010a. Gamal. http://id.wikipedia.org/wiki/Gamal.Tanggal akses 5 januari 2010 ______,2010b. Lamtoro. http://id.wikipedia.org/wiki/Lamtoro. Tanggal akses 5 januari

2010

______, 2010c. Randu. http://id.wikipedia.org/wiki/Randu. Tanggal akses 5 januari 2010 ______, 2010d. Sirsak. http://id.wikipedia.org/wiki/Sirsak. Tanggal akses 5 januari 2010 ______, 2010e. Waru. http://id.wikipedia.org/wiki/Waru. Tanggal akses 5 januari 2010 Baker, F. S., 1950. Principiples of Silviculture. Mc Graw-Hill Book, New York

Bally, I.S.E. 2006. Mangifera indica (mango). http://www.agroforestry.net/tti/Mangifera- indica.pdf. Tanggal akses 25 desember 2009

Baider, C., Tabarelli, M. dan Mantovani, W., 2001. The Soil Seed Bank during Atlantic Forest Regeneration in Southeast Brazil.

http://www.scielo.br/scielo.php?pid=S151689132004000500015&script=sci_artte xt&tlng=en. Tanggal akses 12 Maret 2007

(3)

76

Butler, B. J. dan R. L. Chazdon, 1998. Species Richness, Spatial Variation and Abundance of Soil Seed Bank of Secondary Tropical Rain Forest. BIOTROPICA 30 (2) : 214 – 222, Connecticut.

http://www.sewanee.edu/biology/journal/vol2/seeds/SeedBanks.html - 17k -.

Tanggal akses 12 Maret 2007

Brower, J. E. dan Zar, J. H., 1979. Field and Laboratory Methods for General Ecology.

WM. C. Brown Company Publisher IOWA

Chan, E. dan Elevitch, C.R. Cocos nucifera (coconut).

http://www.agroforestry.net/tti/Cocos-coconut.pdf. Tanggal akses 25 desember 2009

Daniel, T.W., Helms, J.A. dan Baker, F. S., 1987. Prinsip – prinsip Silvikultur. Edisi Kedua. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta

Darusman, D., 2003. Manajemen Agroforestry. Dalam Sabarnudin. M.S., et al (ed.) Peranan Agroforestry dalam Pengelolaan Sumberdaya Alam Secara Lestari dan Terpadu. Proseding seminar nasional Agroforestry. Fakultas Kehutanan UGM.

Yogyakarta

Grombone-Guaratini, Filho, M. T., H. dan De, F. L. dan Kageyama, P. Y., 2004. The Soil Seed Bank of a Gallerry Forest in Southeastern Brazil.

http://www.scielo.br/scielo.php?script=sci_arttext&pid=S0034-

71082001000100006http://www.scielo.br/scielo. Tanggal akses 12 Maret 2007 Hardjodarsono, M. S., 1977. Jati. Yayasan Pembina Fakultas Kehutanan UGM.

Yogyakarta

Hasanbahri, S., 2004. Komposisi Jenis, Distribusi spasial dan Kelimpahan Deposit Biji Tumbuhan dalam Tanah di Kawasan Taman Nasional Alas Purwo. (Laporan Akhir Penelitian) Fakultas Kehutanan UGM. Yogyakarta. (Tidak Dipublikasikan) Irwanto, 2006. Usaha Pengembangan Jati (Tectona grandis).

www.geocities.com/irwanto_rante/jati. Tanggal akses 6 September 2009 Kamil, J. 1979. Teknologi Benih. Angkasa Raya. Padang

Karyono, 1980. Sistem Agroforestry Tradisional di Jawa Barat Seminar Pengalaman dengan Agroforestry di Jawa-Madura. Fakultas Kehutanan UGM. Yogyakarta Kershaw, K.A., 1964. Quantitative and Dynamic Plant Ecology. Edward Arnold. London

(4)

77

Leck, M.A., Parker, V.T. dan Simpson, R.L., 1989. Ecology of Soil Seed Banks.

Academic Press, Inc., San diego

Lundgren, B. dan Raintree, J.B., 1983. Sustained agroforestri. In: B. Nestel (ed) Agricultural Research for Development : Potentials and Challenges in Asia

Manner, H.I., dan Elevitch, C.R., Gnetum Gnemon (Gnetum). 2006.

http://www.agroforestry.net/tti/Gnetum-gnetum.pdf. Tanggal akses 5 Desember 2009

Martawijaya, A., Kartasujana, I., Kadir, K., dan Prawira, S.A., Atlas Kayu Indonesia Jilid I. Pusat penelitian dan Pengembangan Kehutanan. Bogor

Mukhlison, 2008. Informasi Jenis Pohon Kota. Fakultas Kehutanan UGM. Yogyakarta Mueller, D., dan Ellenberg, H., 1974. Aims and Methods of Vegetation Ecology. John

Willey and Sons. New york

Marsono, D. dan Djuwadi, 1996. Teknik Permudaan Alam. Fakultas Kehutanan UGM.

Departemen Kehutanan. Yogyakarta

Murtanto, S. B., 2002. Studi Struktur dan Komposisi Jenis Vegetasi Penyusun Pekarangan dan Tegalan (Studi Kasus di Dusun Grigak Kec. Girimulyo, Kab.

Kulonprogo). Skripsi S-1. Fakultas Kehutanan UGM, Yogyakarta (Tidak Diterbitkan)

Nair, P.K.R., 1993. An Introduction to Agroforestry. Kluwer Academic Publishers Dordrecht

Rahadianti, I. S., 2005. Studi Permudaan Alam berdasarkan Deposit Biji Tumbuhan dalam Tanah Paska Letusan Gunung Merapi di Hutan Kaliurang (Skripsi).

Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta. (Tidak Dipublikasikan)

Sabarnudin, S., M.A., Sardjono dan K. Hairiah., 2003. Pengantar Agroforestry. World Agroforestry Centre (ICRAF). Bogor

Schmidt, L. dan Joker, D., 2004, Glossary of seed Biology and Technology (Versi bahasa Indonesia : Kamus Biologi dan Teknologi Benih Tanaman Hutan : diterjemahkan oleh Rini P. H.) Departemen Kehutanan. Jakarta

Simons, A., 2009. Swietenia macrophylla (Mahagony).

http://www.worldagroforestry.org/af/treedb/AFTPDFS/Swietenia_macrophylla.pd f. tanggal akses 5 Desember 2009

(5)

78

Smith, D. M., 1962. The Practice of Silvicultur. John Wiley and Sons, USA

Soekotjo, 2004. Rencana Program Kegiatan Pembelajaran Semester Silvikultur. Fakultas Kehutanan UGM. Yogyakarta

Soetrisno, K., 1998. Silvika. Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman. Samarinda Steenis, C.G.G.J.V., Hoed, D.D., Bloembergen,S., dan Eyma, P.J., 1978. Flora (Untuk

sekolah di Indonesia). Cetakan Kedua. PT Pradnya Paramita. Jakarta.

Supriyadi, S., 1998. Konservasi Tanah dan Air. Cetakan Ketiga. Pusaka Buana. Bandung Sutopo, L. 1985.Teknologi Benih. CV Rajawali. Jakarta

Thojib, A., 1995. Hutan Hujan tropika. Fakultas Kehutanan UGM, Yogyakarta

Referensi

Dokumen terkait

dan pad pada a kri krista stali lisat sator or ter ter$ad $adi i pro proses ses kri krista stalis lisasi asi unt untuk uk "en "enghas ghasilk ilkan an ure urea

melalui rekening Bendahara melalui rekening Bendahara Penerimaan KPKNL, PL Kelas I, Penerimaan KPKNL, PL Kelas I, Balai Lelang, atau PL Kelas II Balai Lelang, atau PL Kelas II

Pada perusahaan yang mengalami kondisi financial distress mempunyai nilai T 4 rendah, hal tersebut menunjukkan bahwa perusahaan memiiki akumulaasi hutang yang lebih besar

Kerapatan enam varietas beras Berdasarkan hasil pengukuran massa dan volume setiap varietas beras (data massa dan volume setiap varietas beras dapat dilihat pada

Oleh karena itu upaya untuk menanamkan ketertarikan, meningkatkan nalar dan mempercayai potensi minyak atsiri sebagai bahan baku biopestisida, maka materi pembekalan

9 CPMK 4 Mampu memahami cara pengumpulan dan pengolahan data terkait iklim, neraca air, proses hidrologi; Mampu menyusun strategi mitigasi dan adaptasi bencana

a) CBSA (Cara Belajar Siswa Aktif), guru sebagai penyimak saja, jangan sampai menuntun, kecuali hanya memberikan contoh pokok pelajaran. Belajar aktif tidak hanya

13 Meski Pasal 24 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 tidak menyebutkan secara tersurat kewenangan Mahkamah Agung dalam proses seleksi