Ringkasan bahan kuliah kesling kawasan pesisir dan Ringkasan bahan kuliah kesling kawasan pesisir dan
pantai pantai
A.
A. Pencemaran oleh limbah padat dan cPencemaran oleh limbah padat dan cair di kawasan pesisirair di kawasan pesisir
Daerah pesisir merupakan salah satu dari lingkungan perairan laut yang mudah Daerah pesisir merupakan salah satu dari lingkungan perairan laut yang mudah terpengaruh dengan adanya buangan limbah dari darat. Wilayah pesisir yang meliputi daratan dan terpengaruh dengan adanya buangan limbah dari darat. Wilayah pesisir yang meliputi daratan dan perairan pesisir sangat penting artinya bagi bangsa dan ekonomi Indonesia. Wilayah ini bukan perairan pesisir sangat penting artinya bagi bangsa dan ekonomi Indonesia. Wilayah ini bukan
hanya me
hanya merupakan sumber rupakan sumber pangan yang pangan yang diusahakan melalui kegiatan diusahakan melalui kegiatan perikanan dan perikanan dan pertaniapertanian,n, tetapi juga merupakan lokasi bermacam sumber daya alam, seperti mineral, gas dan minyak bumi tetapi juga merupakan lokasi bermacam sumber daya alam, seperti mineral, gas dan minyak bumi serta pem
serta pemandangan alam yandangan alam yang ang indah, yang indah, yang dapat dimdapat dimanfaatanfaatkan kan untuk kesejahteraan manusia,untuk kesejahteraan manusia, perairan pesisir juga penting artinya sebagai alur pelayaran.
perairan pesisir juga penting artinya sebagai alur pelayaran.
Sebagian besar permasalahan lingkungan yang menyebabkan kerusakan kawasan pesisir Sebagian besar permasalahan lingkungan yang menyebabkan kerusakan kawasan pesisir dan laut merupakan akibat dari kegiatan-kegiatan di darat. Kerusakan lingkungan di kawasan dan laut merupakan akibat dari kegiatan-kegiatan di darat. Kerusakan lingkungan di kawasan pesisir tersebut disebabkan
pesisir tersebut disebabkan oleh akumulasi oleh akumulasi limbah yang limbah yang dialirkan dari dialirkan dari daerah hulu daerah hulu melaluimelalui Daerah
Daerah Aliran Aliran Sungai Sungai (DAS). (DAS). Penurunan Penurunan kualitas kualitas lingkungalingkungan n kawasan kawasan pesisir terjadi pesisir terjadi apabilaapabila jumlah limbah telah melebihi kapasitas daya dukungnya.
jumlah limbah telah melebihi kapasitas daya dukungnya.
Bahan pencemaran atau polutan di perairan pantai dapat berasal dari kegiatan rumah Bahan pencemaran atau polutan di perairan pantai dapat berasal dari kegiatan rumah tangga, industri dan pertanian. Wilayah pesisir merupakan tempat terakumulasinya segala macam tangga, industri dan pertanian. Wilayah pesisir merupakan tempat terakumulasinya segala macam limbah yang dibawa melalui aliran air, baik limbah cair maupun padat. Menurut Peraturan limbah yang dibawa melalui aliran air, baik limbah cair maupun padat. Menurut Peraturan Pemerintah No 19 Tahun 1999, pengertian pencemaran laut adalah masuknya atau Pemerintah No 19 Tahun 1999, pengertian pencemaran laut adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energy, dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan laut dimasukkannya makhluk hidup, zat, energy, dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan laut oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan laut tidak sesuai lagi dengan baku mutu dan/atau fungsinya. Pencemaran laut adalah lingkungan laut tidak sesuai lagi dengan baku mutu dan/atau fungsinya. Pencemaran laut adalah masuknya zat atau energi, secara langsung maupun tidak langsung oleh kegiatan manusia ke masuknya zat atau energi, secara langsung maupun tidak langsung oleh kegiatan manusia ke dalam lingkungan laut termasuk daerah pesisir pantai, sehingga dapat menimbulkan akibat yang dalam lingkungan laut termasuk daerah pesisir pantai, sehingga dapat menimbulkan akibat yang merugikan baik terhadap sumber daya alam hayati, kesehatan manusia, gangguan terhadap merugikan baik terhadap sumber daya alam hayati, kesehatan manusia, gangguan terhadap
kegiatan di laut, termasuk perikanan dan penggunaan lain-lain yang dapat menyebabkan kegiatan di laut, termasuk perikanan dan penggunaan lain-lain yang dapat menyebabkan penurunan tingkat kualitas air laut serta men
penurunan tingkat kualitas air laut serta menurunkan kualitas urunkan kualitas tempat tinggal dtempat tinggal dan rekreasi (Kantor an rekreasi (Kantor Menteri Kependudukan dan Lingkungan Hidup, 1991).
Menteri Kependudukan dan Lingkungan Hidup, 1991). Laut me
Laut merupakan tempat pembuangan rupakan tempat pembuangan langsung sampah atau llangsung sampah atau limbah imbah dari berbagai aktifitasdari berbagai aktifitas manusia dengan cara yang murah dan mudah, sehingga di laut dapat ditemukan berbagai jenis manusia dengan cara yang murah dan mudah, sehingga di laut dapat ditemukan berbagai jenis sampah dan bahan pencemar. Sampah sering ditemukan berserakan di sepanjang pantai dan sampah dan bahan pencemar. Sampah sering ditemukan berserakan di sepanjang pantai dan semakin banyak di dekat pemukiman, khususnya pemukiman yang membelakangi pantai. semakin banyak di dekat pemukiman, khususnya pemukiman yang membelakangi pantai. Pemukiman seperti ini dikategorikan sebagai pemukiman kumuh yang fasilitas sanitasi dan Pemukiman seperti ini dikategorikan sebagai pemukiman kumuh yang fasilitas sanitasi dan kebersihan lingkungan sangat buruk.
kebersihan lingkungan sangat buruk. Dengan demikian upaya Dengan demikian upaya pencegahan adalah sangat penpencegahan adalah sangat pentingting untuk dilakukan guna melindungi wilayah pesisir dari daerah yang terancam pencemaran.
untuk dilakukan guna melindungi wilayah pesisir dari daerah yang terancam pencemaran. Secara normal,
Secara normal, laut memlaut memiliki daya iliki daya asimilasi untuk asimilasi untuk memproses dan memproses dan mendaur ulangmendaur ulang bahan-bahan pencemar yang masuk kedalamnya. Tetapi konsentrasi akumulasi bahan pencemar bahan-bahan pencemar yang masuk kedalamnya. Tetapi konsentrasi akumulasi bahan pencemar
yang
yang semakin tinggi msemakin tinggi mengakibatkan daya engakibatkan daya asimilatif laut asimilatif laut sebagai sebagai ³gudang sampah´ ³gudang sampah´ menjadimenjadi menurun dan menimbulkan masalah lingkungan.
menurun dan menimbulkan masalah lingkungan.
Pencemaran oleh limbah pabrik-pabrik mengakibatkan kerugian cukup besar bagi Pencemaran oleh limbah pabrik-pabrik mengakibatkan kerugian cukup besar bagi nelayan. Laut tak lagi jernih dengan aneka hasilnya yang kian menyusut, jadi indikasi betapa nelayan. Laut tak lagi jernih dengan aneka hasilnya yang kian menyusut, jadi indikasi betapa buramnya potret kehidupan nelayan kita. Aktivitas di laut yang mengancam terumbu karang buramnya potret kehidupan nelayan kita. Aktivitas di laut yang mengancam terumbu karang antara lain pencemaran dari pelabuhan, tumpahan minyak, pembuangan bangkai kapal, antara lain pencemaran dari pelabuhan, tumpahan minyak, pembuangan bangkai kapal, pembuangan sampah dari atas kapal, dan akibat langsung dari pelemparan jangkar kapal.
pembuangan sampah dari atas kapal, dan akibat langsung dari pelemparan jangkar kapal.
Dampak pencemaran ini mempengaruhi kehidupan manusia, organisme lain serta Dampak pencemaran ini mempengaruhi kehidupan manusia, organisme lain serta lingkungan
lingkungan sekitarnya. Oleh ksekitarnya. Oleh karena itu arena itu pencemaran harus dpencemaran harus dikendalikan secara ikendalikan secara dini, sehinggadini, sehingga tidak merusak lingkungan laut, menurunkan keanekaragaman hayati dan tidak mengganggu tidak merusak lingkungan laut, menurunkan keanekaragaman hayati dan tidak mengganggu keseimbangan ekosistem laut
keseimbangan ekosistem laut
Penyebab utama pencemaran wilayah pesisir adalah: Penyebab utama pencemaran wilayah pesisir adalah:
Masih rendahnya kepedulian industri sepanjang DAS dan pesisir terhadap sistemMasih rendahnya kepedulian industri sepanjang DAS dan pesisir terhadap sistem pengolahan limbah cair yang masuk ke perairan umum
Kurang ketatnya pengawasan limbah oleh instansi terkaitKurang ketatnya pengawasan limbah oleh instansi terkait
Belum jelasnya penerapan sanksi terhadap industri yang melanggar isi dokumen AmdalBelum jelasnya penerapan sanksi terhadap industri yang melanggar isi dokumen Amdal dan peraturan perundangan yang berlaku (PP 27/99 tentang Amdal dan UU 23/97 tentang dan peraturan perundangan yang berlaku (PP 27/99 tentang Amdal dan UU 23/97 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup)
Pengelolaan Lingkungan Hidup)
R R endahnya kepedulian masyarakat pesisir terhadap pengelolaan sampah dan kebersihanendahnya kepedulian masyarakat pesisir terhadap pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan sekitarnya serta pola bangunan yang membelakangi pantai
lingkungan sekitarnya serta pola bangunan yang membelakangi pantai
Penangkapan ikan dengan bahan kimiaPenangkapan ikan dengan bahan kimia
Sampah dan kegiatan pariwisata massalSampah dan kegiatan pariwisata massal
Buangan minyak kotor dari kapal ikan, nelayan, dan sebagainyaBuangan minyak kotor dari kapal ikan, nelayan, dan sebagainya
Berdasarkan review dari berbagai sumber, diketahui ada berbagai jenis bahan pencemar di Berdasarkan review dari berbagai sumber, diketahui ada berbagai jenis bahan pencemar di laut beserta sumbernya, seperti terlihat pada tabel 1 berikut ini:
Dahuri dan Damar (1994) menyatakan, ditinjau dari daya uraiannya maka bahan pencemar Dahuri dan Damar (1994) menyatakan, ditinjau dari daya uraiannya maka bahan pencemar pada perairan laut dapat dibagi atas dua jenis yaitu:
pada perairan laut dapat dibagi atas dua jenis yaitu:
1.
1. Senyawa-senyawa konservatif, merupakan senyawa-senyawa yang dapat bertahan lama diSenyawa-senyawa konservatif, merupakan senyawa-senyawa yang dapat bertahan lama di dalam suatu badan perairan sebelum akhirnya mengendap ataupun terabsorbsi oleh adanya dalam suatu badan perairan sebelum akhirnya mengendap ataupun terabsorbsi oleh adanya berbagai reaksi
berbagai reaksi fisik dan fisik dan kimia kimia perairaperairan, n, contoh: logam-logam contoh: logam-logam berat, pestisisda, berat, pestisisda, dandan deterjen.
deterjen. 2.
2. Senyawa-senyawa non konservatif, merupakan senyawa yang mudah terurai dan berubahSenyawa-senyawa non konservatif, merupakan senyawa yang mudah terurai dan berubah bentuk di dalam suatu badan perairan, contoh: senyawa-senyawa organik seperti bentuk di dalam suatu badan perairan, contoh: senyawa-senyawa organik seperti
karbohidra
karbohidrat, t, lemak lemak dan dan protprotein ein yang yang mudah mudah terlaruterlarut t menjadi menjadi zat-zat zat-zat anorganik anorganik oleholeh mikroba.
mikroba.
Lebih lanjut Dahuri dan Damar (1994) mengatakan bahwa sumber bahan pencemar perairan Lebih lanjut Dahuri dan Damar (1994) mengatakan bahwa sumber bahan pencemar perairan laut dapat dibagi atas dua jenis yaitu:
laut dapat dibagi atas dua jenis yaitu:
1.
1. Point sources, yaitu sumber pencemar yang dapat diketahui dengan pasti keberadaannya,Point sources, yaitu sumber pencemar yang dapat diketahui dengan pasti keberadaannya, contoh: pencemar yang bersumber dari hasil buangan pabrik atau industri.
contoh: pencemar yang bersumber dari hasil buangan pabrik atau industri. 2.
2. Non point sources, yaitu sumber pencemar yang tidak dapat diketahui secara pasti Non point sources, yaitu sumber pencemar yang tidak dapat diketahui secara pasti keberadaannya, contoh: buangan
keberadaannya, contoh: buangan rumah tangga, rumah tangga, limbah pertanian, limbah pertanian, sedimentasi sertasedimentasi serta bahan pencemar lain yang sulit dilacak sumbernya.
bahan pencemar lain yang sulit dilacak sumbernya.
Beberapa jenis bahan pencemar yang sering menyebabkan terjadinya pencemaran di laut Beberapa jenis bahan pencemar yang sering menyebabkan terjadinya pencemaran di laut yaitu limbah domestik dan pertanian. Macam - macam limbah cair terdiri dari: rumah tangga yaitu limbah domestik dan pertanian. Macam - macam limbah cair terdiri dari: rumah tangga (domestik), industri dan pertanian.
(domestik), industri dan pertanian.
a.
a. Air limbah domestik Air limbah domestik
Sumber domestik terdiri dari air limbah yang berasal dari perumahan dan pusat perdagangan Sumber domestik terdiri dari air limbah yang berasal dari perumahan dan pusat perdagangan maupun perkantoran, hotel, rumah sakit, tempat rekreasi, dll. Limbah jenis ini sangat
maupun perkantoran, hotel, rumah sakit, tempat rekreasi, dll. Limbah jenis ini sangat
mempengaruhi tingkat kekeruhan, BOD (biological oxygen demand), COD (chemical oxygen mempengaruhi tingkat kekeruhan, BOD (biological oxygen demand), COD (chemical oxygen
demand) dan kandungan organik sistem pasokan air. Metoda dasar penanganan limbah domestik demand) dan kandungan organik sistem pasokan air. Metoda dasar penanganan limbah domestik pada dasarnya terdiri dari tiga tahap:
pada dasarnya terdiri dari tiga tahap: (1)
(1) Pengolahan dasar Pengolahan dasar (primary treatment), yang (primary treatment), yang meliputi pembersihan meliputi pembersihan grit, penyaringan,grit, penyaringan, penggilingan dan sedimentasi,
penggilingan dan sedimentasi, (2)
(2) Pengolahan kedua (sePengolahan kedua (secondary treatment) menyertakan proses oksidasi lcondary treatment) menyertakan proses oksidasi larutan materi organik arutan materi organik melalui media lumpur yang secara biologis aktif, dan kemudian disaring,
melalui media lumpur yang secara biologis aktif, dan kemudian disaring, (3)
(3) Penanganan tersier, di Penanganan tersier, di mana memana metode biologis canggih diterapkan untuk tode biologis canggih diterapkan untuk menghilangkanmenghilangkan nitrogen, di samping m
nitrogen, di samping metode kimia metode kimia maupun aupun fisika seperti penyaringan granular dan fisika seperti penyaringan granular dan absorbsiabsorbsi karbon.
karbon. b.
b. Limbah IndustriLimbah Industri
Sifat-sifat air limbah industri relatif bervariasi tergantung dari sumbernya. Limbah jenis ini bukan Sifat-sifat air limbah industri relatif bervariasi tergantung dari sumbernya. Limbah jenis ini bukan saja mempengaruhi tingkat kekeruhan, BOD, COO maupun kandungan organiknya, tetapi juga saja mempengaruhi tingkat kekeruhan, BOD, COO maupun kandungan organiknya, tetapi juga mengubah struktur kimia air akibat masuknya zat-zat anorganik yang mencemari. Penanganan mengubah struktur kimia air akibat masuknya zat-zat anorganik yang mencemari. Penanganan limbah ini diiakukan dengan cara memasang instalasi pengolahan air limbah (IPAL) sebelum limbah ini diiakukan dengan cara memasang instalasi pengolahan air limbah (IPAL) sebelum dibuang ke lingkungan atau badan air, dan penanganan sistem pembuangan limbah domestik itu dibuang ke lingkungan atau badan air, dan penanganan sistem pembuangan limbah domestik itu sendiri. Terdapat beberapa pilihan dalam mengendalikan air limbah industri yaitu: Pengendalian sendiri. Terdapat beberapa pilihan dalam mengendalikan air limbah industri yaitu: Pengendalian secara end of pipe, yaitu pada titik pembuangan dari sumbernya pabrik), Penanganan pada proses secara end of pipe, yaitu pada titik pembuangan dari sumbernya pabrik), Penanganan pada proses produksi (penerapan produksi bersih).
produksi (penerapan produksi bersih). c.
c. Air limbah pertanianAir limbah pertanian
Berasal dari sedimen akibat erosi lahan, unsur kimia limbah hewan atau pupuk (umumnya fosfor Berasal dari sedimen akibat erosi lahan, unsur kimia limbah hewan atau pupuk (umumnya fosfor dan ni
dan nitrogen)trogen), dan , dan unsur unsur kimia dkimia dari pestisida. Unari pestisida. Unsur sur pencemar ipencemar ini meliputi ni meliputi balk sedimen balk sedimen daridari erosi lahan tanaman perkebunan maupun larutan fosfor dan nitrogen yang dihasilkan oleh limbah erosi lahan tanaman perkebunan maupun larutan fosfor dan nitrogen yang dihasilkan oleh limbah hewani serta pupuk, pengendalian dapat dilakukan dengan membuat penampungan di samping hewani serta pupuk, pengendalian dapat dilakukan dengan membuat penampungan di samping melakukan penanganan baik dalam kolam terbuka maupun tertutup, dan sistem pemupukan dan melakukan penanganan baik dalam kolam terbuka maupun tertutup, dan sistem pemupukan dan pemberantasan hama/penyakit dengan komposisi yang tepat.
Salah satu bahan pencemaran laut yang utama adalah kebocoran tanker minyak Salah satu bahan pencemaran laut yang utama adalah kebocoran tanker minyak (tumpahan minyak). Tumpahan minyak baik dari proses di kapal, pengeboran lepas pantai (tumpahan minyak). Tumpahan minyak baik dari proses di kapal, pengeboran lepas pantai maupun akibat kecelakaan kapal. Polusi dari tumpahan minyak di laut merupakan sumber maupun akibat kecelakaan kapal. Polusi dari tumpahan minyak di laut merupakan sumber pencemaran laut yang selalu menjadi fokus perhatian dari masyarakat luas, karena akibatnya akan pencemaran laut yang selalu menjadi fokus perhatian dari masyarakat luas, karena akibatnya akan sangat cepat dirasakan oleh masyarakat sekitar pantai dan sangat signifikan merusak makhluk sangat cepat dirasakan oleh masyarakat sekitar pantai dan sangat signifikan merusak makhluk hidup di sekitar pantai tersebut.
hidup di sekitar pantai tersebut.
Dampak yang ditimbulkan oleh minyak tersebut sangat berbahaya bagi biota laut baik di Dampak yang ditimbulkan oleh minyak tersebut sangat berbahaya bagi biota laut baik di jangka pendek maupun jangka panjang. Jangka Pendek, masuknya molekul-molekul hidrokarbon jangka pendek maupun jangka panjang. Jangka Pendek, masuknya molekul-molekul hidrokarbon minyak ke dalam sel. Berbagai jenis udang dan ikan akan beraroma dan berbau minyak. Minyak minyak ke dalam sel. Berbagai jenis udang dan ikan akan beraroma dan berbau minyak. Minyak dapat menyebabkan kematian pada ikan karena kekurangan oksigen, keracunan karbondioksida dapat menyebabkan kematian pada ikan karena kekurangan oksigen, keracunan karbondioksida dan keracunan bahan berbahaya lainnya. Jangka Panjang, terutama bagi biota laut yang masih dan keracunan bahan berbahaya lainnya. Jangka Panjang, terutama bagi biota laut yang masih muda. Minyak dalam laut dapat termakan oleh biota-biota tersebut. Sebagian senyawa minyak muda. Minyak dalam laut dapat termakan oleh biota-biota tersebut. Sebagian senyawa minyak dapat terakumulasi dalam senyawa lemak dan protein.
dapat terakumulasi dalam senyawa lemak dan protein.
Tumpahan minyak (oil spills) di laut disebabkan oleh aktifitas manusia diantaranya yaitu: Tumpahan minyak (oil spills) di laut disebabkan oleh aktifitas manusia diantaranya yaitu:
a)
a) Aktifitas TransportasiAktifitas Transportasi
Tumpahan minyak yang berasal dari pengangkut minyak, biasanya memiliki resiko Tumpahan minyak yang berasal dari pengangkut minyak, biasanya memiliki resiko memiliki resiko yang besar dalam hal pencemaran laut. Hal ini terjadi misalnya karena memiliki resiko yang besar dalam hal pencemaran laut. Hal ini terjadi misalnya karena faktor ke
faktor kesalahan navigasi salahan navigasi yang yang mengakibatkan: tabrakan, mengakibatkan: tabrakan, kandas, kandas, tenggelam tenggelam dandan terbakar, sehingga kapal tanker pengangkut minyak itu menumpahkan muatannya dan terbakar, sehingga kapal tanker pengangkut minyak itu menumpahkan muatannya dan mencemari laut dan pesisirnya.
mencemari laut dan pesisirnya.
Disamping itu, selain memuat minyak kargo, kapal pun membawa air ballast (sistem Disamping itu, selain memuat minyak kargo, kapal pun membawa air ballast (sistem kestabilan kapal menggunakan mekanisme bongkar-muat air) yang biasanya kestabilan kapal menggunakan mekanisme bongkar-muat air) yang biasanya ditempatkan dalam
ditempatkan dalam tangki slop. Samtangki slop. Sampai pai di pelabuhan bodi pelabuhan bongkar, setelah ngkar, setelah proses bongkar proses bongkar selesai sisa muatan minyak dalam tangki dan juga air ballast yang kotor disalurkan ke selesai sisa muatan minyak dalam tangki dan juga air ballast yang kotor disalurkan ke
dalam tangki slop. Tangki m
dalam tangki slop. Tangki muatan yang telah kosong tadi dibersihkan dengan uatan yang telah kosong tadi dibersihkan dengan water jet,water jet, proses pembersihan tangki ini ditujukan untuk menjaga agar tangki diganti dengan air proses pembersihan tangki ini ditujukan untuk menjaga agar tangki diganti dengan air ballast baru untuk kebutuhan pada pelayaran selanjutnya
ballast baru untuk kebutuhan pada pelayaran selanjutnya
Hasil buangan dimana bercampur antara air dan minyak ini pun dialirkan ke dalam Hasil buangan dimana bercampur antara air dan minyak ini pun dialirkan ke dalam tangki slop. Sehingga di dalam tangki slop terdapat campuran minyak dan air. Sebelum tangki slop. Sehingga di dalam tangki slop terdapat campuran minyak dan air. Sebelum kapal berlayar, bagian air dalam tangki slop harus dikosongkan dengan kapal berlayar, bagian air dalam tangki slop harus dikosongkan dengan memompakannya ke tangki penampungan limbah di terminal atau dipompakan ke
memompakannya ke tangki penampungan limbah di terminal atau dipompakan ke laut dan diganti dengan air ballast yang baru. Tidak dapat disangkal buangan air laut dan diganti dengan air ballast yang baru. Tidak dapat disangkal buangan air yang dipompakan ke laut masih mengandung minyak dan ini akan berakibat pada yang dipompakan ke laut masih mengandung minyak dan ini akan berakibat pada pencemaran laut tempat terjadi bongkar muat kapal tanker.
pencemaran laut tempat terjadi bongkar muat kapal tanker. b)
b) Docking (Perbaikan / Perawatan kapal)Docking (Perbaikan / Perawatan kapal)
Semua kapal secara periodik harus dilakukan reparasi termasuk pembersihan tangki dan Semua kapal secara periodik harus dilakukan reparasi termasuk pembersihan tangki dan lambung. Dalam proses docking semua sisa bahan bakar yang ada dalam tangki harus lambung. Dalam proses docking semua sisa bahan bakar yang ada dalam tangki harus dikosongkan untuk mencegah terjadinya ledakan dan kebakaran. Dalam aturannya dikosongkan untuk mencegah terjadinya ledakan dan kebakaran. Dalam aturannya semua galangan kapal harus dilengkapi dengan tangki penampung limbah, namun pada semua galangan kapal harus dilengkapi dengan tangki penampung limbah, namun pada kenyataannya banyak galangan kapal tidak memiliki fasilitas ini, sehingga buangan kenyataannya banyak galangan kapal tidak memiliki fasilitas ini, sehingga buangan minyak langsung dipompakan ke laut.
minyak langsung dipompakan ke laut. Selain
Selain itu juga itu juga di di Docking Docking dilakukan proses dilakukan proses scrapping kapal scrapping kapal (pemotongan badan (pemotongan badan kapalkapal untuk menjadi besi tua) ini banyak dilakukan di industri kapal di India dan Asia untuk menjadi besi tua) ini banyak dilakukan di industri kapal di India dan Asia Tenggara termasuk Indonesia. Akibat proses ini banyak kandungan metal dan lainnya Tenggara termasuk Indonesia. Akibat proses ini banyak kandungan metal dan lainnya termasuk kandungan minyak yang terbuang ke laut. Diperkirakan sekitar 1.500 termasuk kandungan minyak yang terbuang ke laut. Diperkirakan sekitar 1.500 ton/tahun minyak yang terbuang ke laut akibat proses ini yang menyebabkan kerusakan ton/tahun minyak yang terbuang ke laut akibat proses ini yang menyebabkan kerusakan lingkungan setempat.
lingkungan setempat. c)
c) Terminal Bongkar MuatTerminal Bongkar Muat
Proses bongkar muat tanker bukan hanya dilakukan di pelabuhan, namun banyak juga Proses bongkar muat tanker bukan hanya dilakukan di pelabuhan, namun banyak juga dilakukan di tengah laut. Proses bongkar muat di terminal laut ini banyak menimbulkan dilakukan di tengah laut. Proses bongkar muat di terminal laut ini banyak menimbulkan
resiko kecelakaan seperti pipa yang pecah, bocor maupun kecelakaan karena kesalahan resiko kecelakaan seperti pipa yang pecah, bocor maupun kecelakaan karena kesalahan manusia.
manusia. d)
d) Bilga dan tangki bahan bakar Bilga dan tangki bahan bakar
Umumnya semua kapal memerlukan proses ballast saat berlayar normal maupun saat Umumnya semua kapal memerlukan proses ballast saat berlayar normal maupun saat cuaca buruk. Karena umumnya tangki ballast kapal digunakan untuk memuat kargo cuaca buruk. Karena umumnya tangki ballast kapal digunakan untuk memuat kargo maka biasanya pihak kapal menggunakan juga tangki bahan bakar yang kosong untuk maka biasanya pihak kapal menggunakan juga tangki bahan bakar yang kosong untuk membawa air ballast tambahan. Saat cuaca buruk maka air ballast tersebut dipompakan membawa air ballast tambahan. Saat cuaca buruk maka air ballast tersebut dipompakan ke laut
ke laut sementara air tersebut sudah sementara air tersebut sudah bercampur dengan minyak. Selain air bercampur dengan minyak. Selain air ballast, jugaballast, juga dipompakan keluar adalah air bilga yang juga bercampur dengan minyak. Bilga adalah dipompakan keluar adalah air bilga yang juga bercampur dengan minyak. Bilga adalah saluran buangan air, minyak, dan pelumas hasil proses mesin yang merupakan limbah. saluran buangan air, minyak, dan pelumas hasil proses mesin yang merupakan limbah. Aturan internasional mengatur bahwa buangan
Aturan internasional mengatur bahwa buangan air bilga sebelum air bilga sebelum dipompakan ke dipompakan ke lautlaut harus masuk
harus masuk terlebih dahulu ke dalam terlebih dahulu ke dalam separaseparator, pemisah minyak tor, pemisah minyak dan dan air, namun padaair, namun pada kenyataannya banyak buangan bilga illegal yang tidak memenuhi aturan Internasional kenyataannya banyak buangan bilga illegal yang tidak memenuhi aturan Internasional dibuang ke laut.
dibuang ke laut. e)
e) Pengeboran minyak lepas pantaiPengeboran minyak lepas pantai
Tumpahan minyak dari pengeboran minyak lepas pantai biasanya disebabkan oleh Tumpahan minyak dari pengeboran minyak lepas pantai biasanya disebabkan oleh kebocoran peralatan pengeboran yang kurang sempurna, sehingga ceceran minyak akan kebocoran peralatan pengeboran yang kurang sempurna, sehingga ceceran minyak akan langsung masuk ke laut. Bila ceceran minyak ini berlangsung terus-menerus, jumlah langsung masuk ke laut. Bila ceceran minyak ini berlangsung terus-menerus, jumlah minyak yang mencemari lingkungan laut tidak boleh diabaikan, apalagi jika terjadi minyak yang mencemari lingkungan laut tidak boleh diabaikan, apalagi jika terjadi kecelakaan di tempat-tempat pengeboran maka jumlah minyak yang masuk mencemari kecelakaan di tempat-tempat pengeboran maka jumlah minyak yang masuk mencemari laut menjadi lebih besar.
laut menjadi lebih besar. f)
f) Pengilangan minyak Pengilangan minyak
Kegiatan di kilang minyak merupakan sumber yang dapat menimbulkan pencemaran Kegiatan di kilang minyak merupakan sumber yang dapat menimbulkan pencemaran minyak di perairan, karena air limbah proses pengilangan bercampur minyak, misalnya minyak di perairan, karena air limbah proses pengilangan bercampur minyak, misalnya air d
air drain rain yang yang berasal dberasal dari ari stripping, stripping, desalter, desalter, dan dan treating treating process. Seprocess. Setelah telah digunakandigunakan di kilang, sebagian besar air dibuang kembali ke lingkungan sebagai limbah, dimana di kilang, sebagian besar air dibuang kembali ke lingkungan sebagai limbah, dimana
limbah ini banyak mengandung minyak yang dapat mencemari badan air dan pada limbah ini banyak mengandung minyak yang dapat mencemari badan air dan pada akhirnya menuju ke laut.
akhirnya menuju ke laut.
B
B.. DDampak pencemaran terhadap lingkungan dan kesehatanampak pencemaran terhadap lingkungan dan kesehatan
Pencemaran laut merupakan salah satu bentuk tekanan terhadap lingkungan laut maupun Pencemaran laut merupakan salah satu bentuk tekanan terhadap lingkungan laut maupun sumber daya
sumber daya yang didalamnya yang didalamnya dapat dapat menyebabkan kemenyebabkan kerugian bagi rugian bagi sistem alami sistem alami (ekosist(ekosistem)em) maupun bagi manusia yang merupakan bagian dari sistem alami tersebut. Dengan kata lain, maupun bagi manusia yang merupakan bagian dari sistem alami tersebut. Dengan kata lain, pencemaran laut tidak hanya merusak habitat organisme laut serta proses biologi dan fisiologinya pencemaran laut tidak hanya merusak habitat organisme laut serta proses biologi dan fisiologinya saja, tapi secara tidak langsung dapat membahayakan kesehatan dan kehidupan manusia, karena saja, tapi secara tidak langsung dapat membahayakan kesehatan dan kehidupan manusia, karena terakumulasi oleh
terakumulasi oleh bahan-bahan bahan-bahan pencemar mepencemar melalui konsumsi lalui konsumsi bahan pangbahan pangan laut an laut yang yang telahtelah terakumulasi sebelumnya. Padahal selain sebagai sumber bahan pangan, laut juga mengandung terakumulasi sebelumnya. Padahal selain sebagai sumber bahan pangan, laut juga mengandung berbagai jenis sumber
berbagai jenis sumber daya daya yang dyang dapat dimanfaatkan untuk mapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup emenuhi kebutuhan hidup dandan meningkatkan kesejahteraan manusia.
meningkatkan kesejahteraan manusia.
Laut yang tercemar oleh tumpahan minyak, memberikan dampak negatif ke berbagai Laut yang tercemar oleh tumpahan minyak, memberikan dampak negatif ke berbagai organisme laut, sehingga mengganggu keseimbangan ekosistem di laut, yang pada akhirnya akan organisme laut, sehingga mengganggu keseimbangan ekosistem di laut, yang pada akhirnya akan merugikan kehidupan manusia. Beberapa dampak ekologis akibat dari tumpahan minyak adalah merugikan kehidupan manusia. Beberapa dampak ekologis akibat dari tumpahan minyak adalah sebagai berikut (Laode M. Kamaluddin, 2002):
sebagai berikut (Laode M. Kamaluddin, 2002): 1)
1) Lapisan tumpahan minyak mempengaruhi tingkat intensitas fotosintesis fitoplanktonLapisan tumpahan minyak mempengaruhi tingkat intensitas fotosintesis fitoplankton yang dapat menurunkan atau memusnahkan populasi fitoplankton. Kondisi ini merupakan yang dapat menurunkan atau memusnahkan populasi fitoplankton. Kondisi ini merupakan bencana besar bagi kehidupan di perairan karena fitoplankton merupakan dasar bagi bencana besar bagi kehidupan di perairan karena fitoplankton merupakan dasar bagi
semua kehidupan perairan. semua kehidupan perairan. 2)
2) Pencemaran air laut dari tumpahan minyak berdampak pada beberapa jenis burung laut,Pencemaran air laut dari tumpahan minyak berdampak pada beberapa jenis burung laut, karena tumpahan minyak tersebut menyebabkan degradasi lemak dalam hati, kerusakan karena tumpahan minyak tersebut menyebabkan degradasi lemak dalam hati, kerusakan saraf, pembesaran limpa,
saraf, pembesaran limpa, radang radang paru dan ginjal paru dan ginjal pada burung-burupada burung-burung tersebut. ng tersebut. Salah satuSalah satu contoh kasus seperti ini pernah terjadi di perairan lepas pantai Inggris pada tahun 1967 contoh kasus seperti ini pernah terjadi di perairan lepas pantai Inggris pada tahun 1967
aakibat kecelakaan kapal tanker
aakibat kecelakaan kapal tanker Torrey Canyon.Torrey Canyon. Kejadian ini mengakibatkan kurangKejadian ini mengakibatkan kurang lebih 100.000 burung telah terbunuh.
lebih 100.000 burung telah terbunuh. 3)
3) Tumpahan minyak dapat mengganggu keseimbangan berbagai organisme aquatik pantai,Tumpahan minyak dapat mengganggu keseimbangan berbagai organisme aquatik pantai, seperti berbagai jenis ikan, terumbu karang, hutan mangrove dan rusaknya pantai wisata. seperti berbagai jenis ikan, terumbu karang, hutan mangrove dan rusaknya pantai wisata. Hutan mangrove yang hidup disepanjang pantai beradaptasi di dalam air laut dengan cara Hutan mangrove yang hidup disepanjang pantai beradaptasi di dalam air laut dengan cara desalinasi melalui
desalinasi melalui proses ultra-filtproses ultra-filtrasi. rasi. Akar mAkar mangrove, yang angrove, yang tumbuh di dtumbuh di dalam lumpur,alam lumpur, berfungsi untuk menyerap oksigen melalui suatu jaringan aerasi yang kontak dengan berfungsi untuk menyerap oksigen melalui suatu jaringan aerasi yang kontak dengan udara, yang disebut dengan breathing roots. Jika pantai tercemar minyak, lumpur akan udara, yang disebut dengan breathing roots. Jika pantai tercemar minyak, lumpur akan tertutup oleh deposit minyak yang dapat merusak sistem akar mangrove, sehingga difusi tertutup oleh deposit minyak yang dapat merusak sistem akar mangrove, sehingga difusi oksigen dari udara ke dalam jaringan aerasi terhambat.
oksigen dari udara ke dalam jaringan aerasi terhambat. 4)
4) Tumpahan minyak menghambat atau mengurangi transmisi cahaya matahari ke dalam air Tumpahan minyak menghambat atau mengurangi transmisi cahaya matahari ke dalam air laut, yang
laut, yang disebabkan karena disebabkan karena absorpsabsorpsi i minyak minyak bumi (cahaya bumi (cahaya matahari dimatahari diserap olehserap oleh tumpahan minyak)
tumpahan minyak) atau cahaya atau cahaya dipantulkan kembali oleh dipantulkan kembali oleh minyak ke minyak ke udara. Semakinudara. Semakin tebal lapisan minyak maka pelarutan oksigen dari udara semakin terganggu dan akan tebal lapisan minyak maka pelarutan oksigen dari udara semakin terganggu dan akan merugikan biota-biota laut.
merugikan biota-biota laut. 5)
5) Jika tumpahan minyak tersebut tidak mematikan sumber daya laut, maka pencemaranJika tumpahan minyak tersebut tidak mematikan sumber daya laut, maka pencemaran tersebut men
tersebut menurunkaurunkan n kualitasnya. Hal kualitasnya. Hal ini ini berhubungan dengan berhubungan dengan kemampuan hewkemampuan hewan- an-hewan laut untuk mengakumulasi minyak di dalam tubuhnya. Akumulasi ini sering hewan laut untuk mengakumulasi minyak di dalam tubuhnya. Akumulasi ini sering menyebabkan daging ikan berbau minyak, sehingga merugikan para nelayan karena tidak menyebabkan daging ikan berbau minyak, sehingga merugikan para nelayan karena tidak dapat menjual ikan tangkapan mereka.
dapat menjual ikan tangkapan mereka. 6)
6) Untuk bidang pariwisata, polutan minyak di perairan mengurangi minat wisatawan,Untuk bidang pariwisata, polutan minyak di perairan mengurangi minat wisatawan, karena keindahan laut tertutup oleh lapisan minyak.
karena keindahan laut tertutup oleh lapisan minyak.
Pencemaran laut berdampak bagi terumbu karang. Indonesia memiliki 10% terumbu Pencemaran laut berdampak bagi terumbu karang. Indonesia memiliki 10% terumbu karang dunia. Terumbu karang bermanfaat sebagai penyangga daerah pantai. terumbu karang karang dunia. Terumbu karang bermanfaat sebagai penyangga daerah pantai. terumbu karang juga dimanfaatkan sebagai bahan bangunan bagi masyarakat yang tinggal di sekitar pantai. selain juga dimanfaatkan sebagai bahan bangunan bagi masyarakat yang tinggal di sekitar pantai. selain
itu, terumbu karang juga berfungsi sebagai kawasan wisata, bahan baku kosmetik dan itu, terumbu karang juga berfungsi sebagai kawasan wisata, bahan baku kosmetik dan obat-obatan.
obatan.
Bagi kehidupan sosial ekonomi masyarakat terutama para nelayan, pencemaran laut Bagi kehidupan sosial ekonomi masyarakat terutama para nelayan, pencemaran laut sangat berdampak negatif. Hal ini dikarenakan hasil laut seperti ikan, udang, kerang hijau,dll sangat berdampak negatif. Hal ini dikarenakan hasil laut seperti ikan, udang, kerang hijau,dll semakin menurun. Penurunan hasil laut ini diakibatkan oleh maraknya pembuangan limbah ke semakin menurun. Penurunan hasil laut ini diakibatkan oleh maraknya pembuangan limbah ke laut.
laut.
Selain pencemaran minyak, di laut juga kadang terjadi pencemaran oleh limbah industry Selain pencemaran minyak, di laut juga kadang terjadi pencemaran oleh limbah industry yang mengandung bahan-bahan kimia berbahaya. Salah satunya berupa logam berar seperti yang mengandung bahan-bahan kimia berbahaya. Salah satunya berupa logam berar seperti cadmium, timah dan mercury. Selain itu kandungan limbah yang tinggi akan besi dan tembaga cadmium, timah dan mercury. Selain itu kandungan limbah yang tinggi akan besi dan tembaga juga berbahaya karena dapat menjadi racun dalam tubuh ikan bila kadarnya berlebih dari jumlah juga berbahaya karena dapat menjadi racun dalam tubuh ikan bila kadarnya berlebih dari jumlah
yang dibutuhkan untuk metabolism tubuh. yang dibutuhkan untuk metabolism tubuh.
Pencemaran secara serius dapat disebabkan oleh adanya buangan cadmium atau air raksa Pencemaran secara serius dapat disebabkan oleh adanya buangan cadmium atau air raksa secara berlebih di laut. Pencemaran seperti ini telah terjadi di Teluk Minamata Jepang pada tahun secara berlebih di laut. Pencemaran seperti ini telah terjadi di Teluk Minamata Jepang pada tahun 1953-1960 dimana kurang lebih 100 orang menjadi korban. Dari korban ini ada yang meninggal 1953-1960 dimana kurang lebih 100 orang menjadi korban. Dari korban ini ada yang meninggal dan ada yang mengalami cacat seumur hidup . mereka kebanyakan keracunan karena memakan dan ada yang mengalami cacat seumur hidup . mereka kebanyakan keracunan karena memakan kerang yang telah tercemar oleh hasil buangan dari pabrik. Kasus kedua di Jepang terjadi pada kerang yang telah tercemar oleh hasil buangan dari pabrik. Kasus kedua di Jepang terjadi pada tahun 1965 di dekat mulut sungai Agano yang disebabkan peningkatan pemakaian cadmium tahun 1965 di dekat mulut sungai Agano yang disebabkan peningkatan pemakaian cadmium sehingga masyarakat disekitar sungai Jinstu banyak yang mengalami penyakit itai-itai akibat sehingga masyarakat disekitar sungai Jinstu banyak yang mengalami penyakit itai-itai akibat mengkonsumsi hasil perikanan laut seperti cumi-cumi yang telah tercemar.
mengkonsumsi hasil perikanan laut seperti cumi-cumi yang telah tercemar.
Logam-logam berat ini masuk kedalam tubuh hewan dan umumnya tidak dikeluarkan Logam-logam berat ini masuk kedalam tubuh hewan dan umumnya tidak dikeluarkan lagi dari tubuh sehingga logam-logam ini bertumpuk dan terakumulasi dalam tubuh he wan ini. lagi dari tubuh sehingga logam-logam ini bertumpuk dan terakumulasi dalam tubuh he wan ini. Sebagai akibatnya logam-logam ini akan terus ada disepanjang rantai makanan. Hal ini
Sebagai akibatnya logam-logam ini akan terus ada disepanjang rantai makanan. Hal ini
disebabkan oleh karena predator pada satu tropi level makan mansa mereka dari tropic kevel yang disebabkan oleh karena predator pada satu tropi level makan mansa mereka dari tropic kevel yang lebih rendah yang telah tercemar. Dari sini terlihat bahwa kandungan konsentrasi logam berat lebih rendah yang telah tercemar. Dari sini terlihat bahwa kandungan konsentrasi logam berat
terdapat lebih tinggi pada tubuh hewan yang letaknya lebih tinggi di dalam tropic level atau terdapat lebih tinggi pada tubuh hewan yang letaknya lebih tinggi di dalam tropic level atau dikenal dengan istilah bioakumuasi. Jika hewan laut yang tercemar ini dikonsumsi maka dapa dikenal dengan istilah bioakumuasi. Jika hewan laut yang tercemar ini dikonsumsi maka dapa menyebabkan keracunan logam berat pada manusia.
menyebabkan keracunan logam berat pada manusia.
Selain itu dilaut juga dapat terjadi pencemaran yang disebabkan oleh pestisida. Pestisida Selain itu dilaut juga dapat terjadi pencemaran yang disebabkan oleh pestisida. Pestisida ini sengaja ditebar dalam suatu lingkungan dengan tujuan untuk mengontrol hamatanaman atau ini sengaja ditebar dalam suatu lingkungan dengan tujuan untuk mengontrol hamatanaman atau organisme lain yang tidak diingini. Bila zat ini dipakai secara teru-menerus maka zat ini akan organisme lain yang tidak diingini. Bila zat ini dipakai secara teru-menerus maka zat ini akan tertumpuk. Pada saat hujan turun zat in. i dapat masuk kebadan air dan masuk ke sungai tertumpuk. Pada saat hujan turun zat in. i dapat masuk kebadan air dan masuk ke sungai kemudian akhirnya sampai kelaut.
kemudian akhirnya sampai kelaut.
Salah satu penelitian menemukan salah satu bahan kimia dari pestisida yaitu Salah satu penelitian menemukan salah satu bahan kimia dari pestisida yaitu organochloride
organochloride yang ditemukan dalam tubuh ikan dan udang dan bahan ini akan terus menumpuk yang ditemukan dalam tubuh ikan dan udang dan bahan ini akan terus menumpuk dalam tubuh hewan sampai mencapai kadar berbahaya bagi keshatan bila dikonsumsi. Peristiwa dalam tubuh hewan sampai mencapai kadar berbahaya bagi keshatan bila dikonsumsi. Peristiwa ini dapat dilihat di sungai
D
DAFTAR AFTAR PUSPUSTAKATAKA
Keputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor : 136/3240.K Tentang
Keputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor : 136/3240.K Tentang R R encana Strategis (encana Strategis (R R enstra)enstra) Pengelolaan Wilayah Pesisir Dan Laut Propinsi Sumatera Utara.
Pengelolaan Wilayah Pesisir Dan Laut Propinsi Sumatera Utara. R
R oman, Fatur. 2009.oman, Fatur. 2009. P P endidikan endidikan Lingkungan Lingkungan Hidup Hidup Untuk Untuk Sekolah Sekolah MenengahMenengah P P ertama Kelasertama Kelas IX Jilid 3.
IX Jilid 3. Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Lembaga Penelitian Universitas NegeriPusat Penelitian Lingkungan Hidup Lembaga Penelitian Universitas Negeri Malang. Website:
Malang. Website: http://www.lemlit.um.ac.idhttp://www.lemlit.um.ac.id
Sudibjo, Elly
Sudibjo, EllyR R asdianti.asdianti. Laporan Akhir Naskah Akademis Adlam Rangka MenujuLaporan Akhir Naskah Akademis Adlam Rangka Menuju P P erbaikanerbaikan Kebijakan Lingkungan
Kebijakan Lingkungan P P ada Aktivita Industri Maritime Depaetemen Kelautan Danada Aktivita Industri Maritime Depaetemen Kelautan Dan P
P erikanan Sekretariat Jendral Tahun Anggaran 2006.erikanan Sekretariat Jendral Tahun Anggaran 2006. Jakarta, 2006Jakarta, 2006 Hutabarat, Sahara dan Stewart M. Evans.
Hutabarat, Sahara dan Stewart M. Evans. P P engantar engantar OseanograOseanografifi. Penerbit Universitas Indonesia,. Penerbit Universitas Indonesia, UI-Press.