• Tidak ada hasil yang ditemukan

SKRIPSI. Oleh ROSTIA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "SKRIPSI. Oleh ROSTIA"

Copied!
100
0
0

Teks penuh

(1)

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS CERPEN MELALUI METODE MENULIS PENGALAMAN SECARA LANGSUNG (WRITING

IN THE HERE AND NOW ) PADA SISWA IX SMP PESANTREN PUTRI YATAMA MANDIRI GOWA

SKRIPSI

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan pada Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar

Oleh ROSTIA 10533714812

JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR 2016

(2)

Nama Mahasiswa : ROSTIA

NIM : 10533 7148 12

Jurusan : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas : Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Judul Skripsi : PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS CERPEN MELALUI PENGALAMAN SECARA LANGSUNG (WRITING IN THE HERE AND NOW ) PADA SISWA KELAS IX SMP PESANTREN PUTRI YATAMA MANDIRI GOWA

Setelah diperiksa dan diteliti ulang, maka skripsi ini telah memenuhi persyaratan untuk dipertahankan dihadapan Tim Penguji Ujian Skripsi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar.

Makassar, Agustus 2016 Disetujui Oleh:

Pembimbing I Pembimbing II

Dr. St. Suwadah Rimang, M. Hum. Abdan Syakur, S. Pd., M. Pd.

Diketahui,

Dekan Fakultas Keguruan Ketua Jurusan Bahasa dan

dan Ilmu Pendidikan Sastra Indonesia

Dr. Andi Sukri Syamsuri, M. Hum Dr. Munirah, M. Pd

NBM. 858 625 NBM. 951 576

(3)

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Jl. Sultan Alauddin(0411) 860 132 Makassar 90221

PERSETUJUAN PEMBIMBING

Nama Mahasiswa : ROSTIA

NIM : 10533 7148 12

Jurusan : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas : Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Judul Skripsi : PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS CERPEN MELALUI PENGALAMAN SECARA LANGSUNG (WRITING IN THE HERE AND NOW ) PADA SISWA KELAS IX SMP PESANTREN PUTRI YATAMA MANDIRI GOWA

Setelah diperiksa dan diteliti ulang, maka skripsi ini telah memenuhi persyaratan untuk dipertahankan dihadapan Tim Penguji Ujian Skripsi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar.

Makassar, Agustus 2016 Disetujui Oleh :

Pembimbing I Pembimbing II

Dr. St. Suwadah Rimang, M. Hum. Abdan Syakur, S. Pd., M. Pd.

Diketahui,

Dekan Fakultas Keguruan Ketua Jurusan Bahasa dan

dan Ilmu Pendidikan Sastra Indonesia

Dr. Andi Sukri Syamsuri, M. Hum. Dr. Munirah, M. Pd.

NBM. 858 625 NBM. 951 576

(4)

SURAT PERNYATAAN

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama Mahasiswa : ROSTIA

NIM : 10533 7148 12

Jurusan : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas : Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Judul Skripsi : PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS CERPEN MELALUI PENGALAMAN SECARA LANGSUNG (WRITING IN THE HERE AND NOW ) PADA SISWA KELAS IX SMP PESANTREN PUTRI YATAMA MANDIRI GOWA

Dengan ini Menyatakan bahwa:

Skripsi yang diajukan di depan tim penguji adalah hasil karya saya sendiri.

Dengan demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarya dan saya bersedia menerima sanksi apabila pernyataan ini tidak benar.

Makassar, Agustus 2016 Yang membuat pernyataan

Rostia Disetujui Oleh :

Pembimbing I Pembimbing II

Dr. St. Suwadah Rimang, M. Hum. Abdan Syakur, S. Pd., M. Pd.

(5)

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Jl. Sultan Alauddin(0411) 860 132 Makassar 90221 SURAT PERJANJIAN

Nama Mahasiswa : ROSTIA

NIM : 10533 7148 12

Jurusan : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas : Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Judul Skripsi : PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS CERPEN MELALUI PENGALAMAN SECARA LANGSUNG (WRITING IN THE HERE AND NOW ) PADA SISWA KELAS IX SMP PESANTREN PUTRI YATAMA MANDIRI GOWA

Dengan ini menyatakan perjanjian sebagai berikut:

1. Mulai dari penyusunan proposal sampai selesainya skripsi ini, saya menyusun sendiri (tidak dibuatkan oleh siapapun).

2. Dalam menyusun skripsi ini saya selalu melakukan konsultasi dengan pembimbing, yang telah ditetapkan oleh pimpinan fakultas.

3. Saya tidak akan melakukan penjiplakan (plagiat) dalam menyusun skripsi saya.

4. Apabila saya melanggar perjanjian seperti butir 1,2 dan 3, maka saya bersedia menerima sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Makassar, Agustus 2016 Yang membuat perjanjian

Rostia Diketahui,

Ketua Jurusan

Bahasa dan Sastra Indonesia

Dr. Munirah, M. Pd NBM.951 576

(6)

Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.

Maka apabila engkau telah selesai (dari sesuatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain).

Dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap

Kupersembahkan karya ini buat:

Ayahanda dan Ibunda tercinta, saudaraku, keluargaku, dan sahabatku,

atas keikhlasan dan doanya dalam mendukung penulis

mewujudkan harapan menjadi kenyataan

(7)

ABSTRAK

ROSTIA. “ Peningkatan kemampuan menulis cerpen dengan metode menulis pengalaman secara langsung (writing in the here and now) pada siswa kelas IX SMP putri yatama mandiri gowa ”. Skripsi Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar. Pembimbing I St. Suwadah Rimang dan pembimbing II Abdan Syakur.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan menulis cerpen dengan metode menulis pengalaman secara langsung (writing in the here and now) pada siswa kelas IX SMP putri yatama mandiri gowa.

Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas 4 tahap yaitu: tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi.

Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX yang berjumlah 31 orang. Tindakan yang diberikan dimaksudkan untuk mengetahui berupa keefektifan proses pembelajaran dan hasil pembelajaran pada siklus I. Adapun siklus II berupa tindakan perbaikan terhadap kekurangan-kekurangan yang dialami pada siklus I.

Hasil analisis data yang dilakukan terhadap hasil penelitian pada siklus I dan Iidisimpulkan bahwa, pembelajaran menulis cerpen pada siswa kelas IX SMP putri yatama mandiri gowa dengan metode menulis pengalaman secara langsung (writing in the here and now) dapat meningkatkan kemampuan pada efektivitas proses pembelajaran dan hasil pembelajaran siswa dalam menulis cerpen ini dapat dilihat dari hasil tes. Pada hasil tes siklus I 50,6 dan hasil tes tes pada siklus II yaitu 72,8 dan termasuk kategori tinggi.

Kata Kunci : Menulis cerpen, metode menulis pengalaman secara langsung (writing in the here and now)

(8)

Puji syukur Kehadirat Allah SWT atas rahmat dan hidayah-Nya sehingga penyusunan skripsi dengan judul “Peningkatan Kemampuan Menulis Cerpen Melalui Menulis Pengalaman Secara Langsung (Writing In The Here and Now) Pada Siswa Kelas IX SMP Pesantren Putri Yatama Mandiri Gowa” ini dapat diselesaikan sesuai yang diharapkan, sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar kesarjanaan pada Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar.

Hal ini tidak dapat dilupakan bahwa dalam penyusunan skripsi ini diselesaikan berkat motivasi dari berbagai pihak yang turut membantu dalam penyusunan tulisan ini. Segala rasa hormat, penulis mengucapkan terima kasih kepada ayahanda Bahrum dan Ibunda Sunarti, yang telah berjuang, berdoa, mengasuh, membesarkan, mendidik, dan membiayai penulis dalam proses mencari ilmu. Demikian pula, penulis mengucapkan terima kasih kepada para keluarga yang tak hentinya memberikan motivasi, kepada Dr. St. Suwadah Rimang, M. Hum. dan Abdan Syakur, S. Pd,. M. Pd., selaku pembimbing I dan pembimbing II, yang telah memberikan bimbingan, arahan serta motivasi sejak awal penyusunan proposal hingga selesainya skripsi ini.

Tidak lupa juga penulis mengucapkan terimah kasih kepada; (1) Dr. H.

Abd. Rahman Rahim, MM., selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar, (2) Dr. Andi Sukri Syamsuri, M.Hum, selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar, dan (3) Dra. Munirah, M.Pd, dan Bapak Syekh. Adiwijaya Latief, S.Pd., M. Pd., selaku ketua Jurusan dan Sekertaris Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, serta seluruh dosen dan staf pegawai dalam lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Makassar yang telah membekali penulis dengan serangkaian ilmu pengetahuan yang sangat bermanfaat bagi penulis.

Puji syukur Kehadirat Allah SWT atas rahmat dan hidayah-Nya sehingga penyusunan skripsi dengan judul “Peningkatan Kemampuan Menulis Cerpen Melalui Menulis Pengalaman Secara Langsung (Writing In The Here and Now) Pada Siswa Kelas IX SMP Pesantren Putri Yatama Mandiri Gowa” ini dapat diselesaikan sesuai yang diharapkan, sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar kesarjanaan pada Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar.

Hal ini tidak dapat dilupakan bahwa dalam penyusunan skripsi ini diselesaikan berkat motivasi dari berbagai pihak yang turut membantu dalam penyusunan tulisan ini. Segala rasa hormat, penulis mengucapkan terima kasih kepada ayahanda Bahrum dan Ibunda Sunarti, yang telah berjuang, berdoa, mengasuh, membesarkan, mendidik, dan membiayai penulis dalam proses mencari ilmu. Demikian pula, penulis mengucapkan terima kasih kepada para keluarga yang tak hentinya memberikan motivasi, kepada Dr. St. Suwadah Rimang, M. Hum. dan Abdan Syakur, S. Pd,. M. Pd., selaku pembimbing I dan pembimbing II, yang telah memberikan bimbingan, arahan serta motivasi sejak awal penyusunan proposal hingga selesainya skripsi ini.

Tidak lupa juga penulis mengucapkan terimah kasih kepada; (1) Dr. H.

Abd. Rahman Rahim, MM., selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar, (2) Dr. Andi Sukri Syamsuri, M.Hum, selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar, dan (3) Dra. Munirah, M.Pd, dan Bapak Syekh. Adiwijaya Latief, S.Pd., M. Pd., selaku ketua Jurusan dan Sekertaris Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, serta seluruh dosen dan staf pegawai dalam lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Makassar yang telah membekali penulis dengan serangkaian ilmu pengetahuan yang sangat bermanfaat bagi penulis.

Puji syukur Kehadirat Allah SWT atas rahmat dan hidayah-Nya sehingga penyusunan skripsi dengan judul “Peningkatan Kemampuan Menulis Cerpen Melalui Menulis Pengalaman Secara Langsung (Writing In The Here and Now) Pada Siswa Kelas IX SMP Pesantren Putri Yatama Mandiri Gowa” ini dapat diselesaikan sesuai yang diharapkan, sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar kesarjanaan pada Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar.

Hal ini tidak dapat dilupakan bahwa dalam penyusunan skripsi ini diselesaikan berkat motivasi dari berbagai pihak yang turut membantu dalam penyusunan tulisan ini. Segala rasa hormat, penulis mengucapkan terima kasih kepada ayahanda Bahrum dan Ibunda Sunarti, yang telah berjuang, berdoa, mengasuh, membesarkan, mendidik, dan membiayai penulis dalam proses mencari ilmu. Demikian pula, penulis mengucapkan terima kasih kepada para keluarga yang tak hentinya memberikan motivasi, kepada Dr. St. Suwadah Rimang, M. Hum. dan Abdan Syakur, S. Pd,. M. Pd., selaku pembimbing I dan pembimbing II, yang telah memberikan bimbingan, arahan serta motivasi sejak awal penyusunan proposal hingga selesainya skripsi ini.

Tidak lupa juga penulis mengucapkan terimah kasih kepada; (1) Dr. H.

Abd. Rahman Rahim, MM., selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar, (2) Dr. Andi Sukri Syamsuri, M.Hum, selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar, dan (3) Dra. Munirah, M.Pd, dan Bapak Syekh. Adiwijaya Latief, S.Pd., M. Pd., selaku ketua Jurusan dan Sekertaris Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, serta seluruh dosen dan staf pegawai dalam lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Makassar yang telah membekali penulis dengan serangkaian ilmu pengetahuan yang sangat bermanfaat bagi penulis.

(9)

Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya juga penulis ucapkan kepada Dra. Hj. Nurmin Kasim, M.Pd,. selaku Kepala Sekolah dan Bapak Abd Kadir , S.

Pd., selaku guru bahasa Indonesia di sekolah tersebut yang telah memberikan izin dan bantuan untuk melakukan penelitian. Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada teman-teman seperjuangan di Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Unismuh Makassar, terkhusus angkatan 2012 kelas F, atas segala kebersamaan dan kekompakan selama ini yang penuh keceriaan dan saling membantu, dan semua pihak yang telah membantu penulis dalam penyusunan skripsi ini yang tidak sempat di sebutkan satu-persatu, terima kasih atas bantuannya.

Semoga Allah SWT, yang akan membalas semua kebaikan yang telah diberikan kepada penulis. Dengan segala kerendahan hati, penulis menyadari bahwa skripsi ini tidak luput dari kekurangan. Oleh karena itu, kritikan dan saran yang membangun masih penulis harapkan guna kesempurnaan pada penulisan selanjutnya.

Akhir kata, semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi semua pihak yang membutuhkannya.

Makassar, September 2016

Penulis

(10)

ii

HALAMAN JUDUL ... i

MOTO DAN PERSEMBAHAN ... ii

ABSTRAK ... iii

KATA PENGANTAR ... iv

DAFTAR ISI ... vii

DAFTAR TABEL ... ix

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang... 1

B. Masalah Penelitian... 4

1. Identifikasi Masalah ... 4

2. Alternatif Pemecahan Masalah... 4

3. Rumusan Masalah ... 4

C. Tujuan Penelitian ... 5

D. Manfaat Penelitian ... 5

BAB II TINJAUAN PUSTAKA, KERANGKA PIKIR, DAN HIPOTESIS TINDAKAN A. Tinjauan Pustaka ……….. 6

B. Kerangka Pikir ……… 24

C. Hipotesis Tindakan………...……… 27

BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian……… 28

B. Lokasi dan Subjek Penelitian……….. 29

(11)

iii

C. Faktor yang Diselidiki……… 29

D. Prosedur Penelitian………. 30

E. Instrumen Penelitian………... 31

F. Teknik Pengumpulan Data……….. 32

G. Teknik Analisis Data………... 34

BAB IV HASIL PENELITIAN A. Hasil Penelitian ……….. 44

B. Pembahasan ……… 70

DAFTAR PUSTAKA

(12)

3 ALMAIDAH 11 14 9 7 5 5 5 56 56% Rendah

4 ANDI SISKATUL AZIZAH 18 15 14 9 5 9 4 74 74% Tinggi

5 ANNISA AULIA SARI 13 6 9 6 5 4 5 48 48% Rendah

6 ARYANA HERAWATI 10 9 5 4 6 4 4 42 42% Rendah

7 DIAN NURHIDAYAH 9 10 5 4 5 5 5 43 43% Rendah

8 FAHIMA TUZZAHROH 9 4 8 6 5 4 5 41 41% Rendah

9 HERRUNISSA PUTRI 9 6 9 5 4 4 4 41 41% Rendah

10 HASIMA 8 8 9 5 6 6 4 46 46% Rendah

11 HASMAWATI 8 8 9 4 6 4 5 44 44% Rendah

12 HERDIANTI 8 4 10 6 4 6 6 44 44% Rendah

13 MARDIAH 8 9 6 4 5 5 4 41 41% Rendah

14 MARHANI 8 9 4 4 6 5 5 41 41% Rendah

15 MIFTAHUL JANNAH 7 8 8 4 4 6 4 41 41% Rendah

16 MURNIATI 6 8 5 5 6 5 6 41 41% Rendah

17 MUSLIMAH 6 5 5 6 4 5 10 41 41% Rendah

18 MUTMAINNAH 5 9 5 6 5 6 6 42 42% Rendah

19 NUR AULIA PUTRI 5 9 5 6 5 6 5 41 41% Rendah

20 NUR KHAFIFAH 5 6 4 6 4 5 5 35 35% Rendah

21 NURANNISA 12 11 13 9 10 9 10 74 74% Tinggi

22 NURDIANA 15 15 13 10 8 4 4 69 69% Sedang

23 NURMI 15 12 4 8 5 5 4 53 53% Rendah

24 NURSAKINA 15 8 5 5 4 4 5 46 46% Rendah

25 NURUL HIKMAH 14 14 15 5 10 5 5 68 68% Sedang

26 RAMADANI 14 13 8 10 10 5 7 67 67% Sedang

27 RISKA DAMAYANTI 14 8 6 6 4 5 6 49 49% Rendah

28 ST. MARYAM 13 13 11 9 9 5 8 68 68% Sedang

(13)

29 SULISTIAWATI 13 13 8 10 4 5 5 58 58% Rendah

30 TITIN JONYA HIDAYAH 13 15 6 9 5 4 2 54 54% Rendah

31 WAHYUNI 13 9 9 5 5 4 4 49 49% Rendah

(14)

NAMA MAHASISWA : ROSTIA

STAMBUK : 10533 7148 12

JURUSAN : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia PEMBIMBING : 1. Dr. St. Suwadah Rimang, M. Hum.

2. Abdan Syakur, S. Pd., M. Pd.

JUDUL SKRIPSI :PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS CERPEN

MELALUI PENGALAMAN SECARA LANGSUNG

(WRITING IN THE HERE AND NOW ) PADA SISWA KELAS IX SMP PESANTREN PUTRI YATAMA MANDIRI GOWA Pembimbing I

NO Hari/ tanggal Uraian perbaikan Tanda Tangan

Catatan :

Mahasiswa dapat mengikuti ujian Skripsi jika telah melakukan pembimbingan minimal 3 (tiga) kali dan Skripsi telah disetujui kedua pembimbing

Mengetahui, Ketua Jurusan

Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Dr. Munirah, M. Pd.

NBM:951576

(15)

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMDIYAH MAKASSAR

KARTU KONTROL BIMBINGAN SKRIPSI

NAMA MAHASISWA : ROSTIA

STAMBUK : 10533 7148 12

JURUSAN : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia PEMBIMBING : 1. Dr. St. Suwadah Rimang, M. Hum.

2. Abdan Syakur, S. Pd., M. Pd.

JUDUL SKRIPSI :PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS CERPEN

MELALUI PENGALAMAN SECARA LANGSUNG

(WRITING IN THE HERE AND NOW ) PADA SISWA KELAS IX SMP PESANTREN PUTRI YATAMA MANDIRI GOWA Pembimbing II

NO Hari/ Tanggal Uraian Perbaikan Tanda Tangan

Catatan :

Mahasiswa dapat mengikuti ujian Skripsi jika telah melakukan pembimbingan minimal 3 (tiga) kali dan Skripsi telah disetujui kedua pembimbing

Mengetahui, Ketua Jurusan

Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Dr. Munirah, M. Pd.

NBM:951576

(16)

3 ALMAIDAH 18 12 4 10 7 7 8 66 66% Sedang

4 ANDI SISKATUL AZIZAH 17 15 11 7 9 4 8 71 71% Tinggi

5 ANNISA AULIA SARI 18 14 8 4 7 7 8 66 66% Sedang

6 ARYANA HERAWATI 17 18 5 10 10 7 4 71 71% Tinggi

7 DIAN NURHIDAYAH 17 20 18 7 10 10 8 90 90% Sedang

8 FAHIMA TUZZAHROH 19 18 8 7 6 4 7 66 66% Sedang

9 HERRUNISSA PUTRI 18 12 9 8 7 7 6 66 66% Sedang

10 HASIMA 20 19 11 9 7 6 4 74 74% Tinggi

11 HASMAWATI 18 11 5 10 10 8 5 73 73% Tinggi

12 HERDIANTI 15 13 9 9 10 8 8 68 68% Sedang

13 MARDIAH 13 14 8 7 7 8 8 66 66% Sedang

14 MARHANI 12 14 5 9 7 8 8 66 66% Sedang

15 MIFTAHUL JANNAH 15 15 9 9 6 8 10 66 66% Sedang

16 MURNIATI 13 15 8 7 8 8 8 67 67% Sedang

17 MUSLIMAH 13 15 8 8 6 8 8 66 66% Sedang

18 MUTMAINNAH 14 15 8 7 8 8 8 68 68% Sedang

19 NUR AULIA PUTRI 14 15 8 6 7 9 7 66 66% Sedang

20 NUR KHAFIFAH 11 15 10 7 7 8 8 66 66% Sedang

21 NURANNISA 15 15 9 7 8 6 7 67 67% Sedang

22 NURDIANA 15 15 9 7 8 10 7 71 71% Tinggi

23 NURMI 15 15 9 7 6 8 6 66 66% Sedang

24 NURSAKINA 15 15 8 7 7 5 9 66 66% Sedang

25 NURUL HIKMAH 15 13 9 4 8 8 9 66 66% Sedang

26 RAMADANI 13 13 9 5 8 6 10 66 66% Sedang

27 RISKA DAMAYANTI 17 15 9 7 7 4 7 66 66% Sedang

28 ST. MARYAM 19 18 19 9 8 10 7 90 90% S Tinggi

(17)

29 SULISTIAWATI 14 20 5 7 8 7 8 69 69% Sedang

30 TITIN JONYA HIDAYAH 11 11 18 10 8 7 8 73 73% Tinggi

31 WAHYUNI 19 11 8 7 7 8 6 66 66% Sedang

(18)

Kelas : IX

No Nama Siswa Aspek yang Diamati

1 2 3 4 5 6 7 8 9

A T A T A T A T A T A T A T A T A T

1 AGUSTINA

2 AISYAH MAULINA

3 ALMAIDAH

4 ANDI SISKATUL AZIZAH

5 ANNISA AULIA

6 ARYANA HERAWATI

7 DIAN NURHIDAYAH

8 FAHIMA TUZZAHROH

9 HERUNNISA PUTRI

10 HASIMA

11 HASMAWATI

12 HERDIANTI

13 MARDIAH

14 MARHANI

15 MIFTAHUL JANNAH

16 MURNIATI AMANDITA

17 MUSLIMAH

18 MUTMAINNAH

19 NUR AULIA PUTRI

20 NUR KHAFIFAH

21 NURANNISA SARI

22 NURDIANA

23 NURMI

24 NURSAKINA

25 NURUL HIKMA

(19)

26 RAMADANI

27 RISKA DAMAYANTI

28 ST. MARYAM

29 SULISTIAWATI

30 TITI JONYA HIDAYAH

31 WAHYUNI

Jumlah 25 6 21 10 2

5

6 2

6

5 2

7

4 2 0

1 1

2 7

4 2

2

9 2

3 8

Keterangan:

1. Kesiapan mengikuti pelajaran

2. Keaktifan menjawab pertanyaan pretes/apersepsi

3. Keseriusan memperhatikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran 4. Keseriusan memperhatikan manfaat pembelajaran

5. Keseriusan memperhatikan materi 6. Keseriusan berdiskusi

7. Keseriusan menulis paragraf argumentasi berdasarkan media tabel (tes hasil belajar) 8. Keberanian siswa membacakan hasil tulisannya

9. Keaktifan menanggapi umpan balik dari guru Nilai: A= Aktif T= Tidak Aktif

(20)

LEMBAR PENGtrSAHAI{

Skripsi atas Nama ROSTIA, NIM: 10533714812 ditenma dan disahkan

:leh Panitia Ujian Skripsi berdasarkan Surat Keputusan Rektor Lrur'ersrtas

\luhammadiyah Makassar Nomor: 123 Tahun 1438 Ht20l6. Tanggal l-+

\ovember 2016 M, sebagai salah satu syarat gllna memperoleh gelar Sarjana Pendidikan pada Jwusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesra Fakulras

...::i

Kegtruan dan Ilmu Be'irOiOit<an U'niversitas Muharnmadiyah Makassar pada han

't""' ' tt'

t:l

Senin tanggd I4 November 2016

Itffi*giar.

06

S?afar

-e4B 1438 H

#re.ffi

ffi

, :

P,Al\i$Tt& UJLAN

Dr" FI. Ahdul Rahrnan Rahim, S. E., M. lvl

'.,

k

H, Andi sukri sl,amsuri, NL Hun.

Khaenrddin, S. Pd., M. Pd.

i.

Drs,l{. Hamtrali, S. Pd., N,L Hurn.

2.

Aliern Bahri, S. Pd., M. Pd.

3.

Dr. St. Suwadah Rimang, M. Hun.

4.

Dra. Hj. Syahribulan K., tuI. Pd.

M. Hum

I Ii

flr\

L

2.

3.

(

Ir

f,ffi r[ffin %}(5

D"#

(21)

LITiTITRSITAS

MUIIAMMADIYAH

FAKULTAS KEGURUAN DAI{

ILMU

MAKASSAR PE}'IDIDTKAN

ndul stripsi

-\fina

\im

Program Studi

PERSETUJUAN PEMBIMBING

: Peningkatan Kemampuan Menulis Cerpen Melalui lr4etode Mentrlis Pengalaman secara Langsung (Writing In The Here And Now) pada Siswa Kelas

iX

SfulP Pesantren putri yatama Mandiri Gowa.

: Rostia I

105

Setelah diperik

:,,lltl'ln. er

D

fvember

2016

Dr. St. Suwadah Rimang, M. Hum. Abdan Syakur, S. Pd., M. Pd.

Diketahui oleh

Ketua Jurusan Pendidikan TPen&6k

p]$guruIltan Ilmu

A

M. Hum.

(22)

Kelas : IX

No Nama Siswa Aspek yang Diamati

1 2 3 4 5 6 7 8 9

A T A T A T A T A T A T A T A T A T

1 AGUSTINA

2 AISYAH MAULINA

3 ALMAIDAH

4 ANDI SISKATUL AZIZAH

5 ANNISA AULIA

6 ARYANA HERAWATI

7 DIAN NURHIDAYAH

8 FAHIMA TUZZAHROH

9 HERUNNISA PUTRI

10 HASIMA

11 HASMAWATI

12 HERDIANTI

13 MARDIAH

14 MARHANI

15 MIFTAHUL JANNAH

16 MURNIATI AMANDITA

17 MUSLIMAH

18 MUTMAINNAH

19 NUR AULIA PUTRI

20 NUR KHAFIFAH

21 NURANNISA SARI

22 NURDIANA

23 NURMI

24 NURSAKINA

(23)

25 NURUL HIKMA

26 RAMADANI

27 RISKA DAMAYANTI

28 ST. MARYAM

29 SULISTIAWATI

30 TITI JONYA HIDAYAH

31 WAHYUNI

Jumlah 14 17 12 19 14 17 18 13 1

6

15 13 1 8

1 3

18 9 2 2

11 20

Keterangan:

1. Kesiapan mengikuti pelajaran

2. Keaktifan menjawab pertanyaan pretes/apersepsi

3. Keseriusan memperhatikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran 4. Keseriusan memperhatikan manfaat pembelajaran

5. Keseriusan memperhatikan materi 6. Keseriusan berdiskusi

7. Keseriusan menulis paragraf argumentasi berdasarkan media tabel (tes hasil belajar) 8. Keberanian siswa membacakan hasil tulisannya

9. Keaktifan menanggapi umpan balik dari guru Nilai: A= Aktif T= Tidak Aktif

(24)

1 A. Latar Belakang

Menulis karya sastra termasuk dalam kategori menulis kreatif. Proses tersebut dimulai dari munculnya ide hingga membahasakan ide dalam bentuk tulisan. Menulis sastra merupakan aktivitas yang bersifat umum dan melalui tahap-tahap kreatif. Proses menulis kreatif melibatkan kemampuan bahasa dan kemampuan sastra. Kemampuan bahasa dan sastra yang baik akan menghasilkan karya tulis yang kreatif pula. Dengan kemampuan tersebut, siswa dapat mengorganisasikan ide-idenya ke dalam tulisan yang menarik untuk dibaca.

Tulisan yang menarik tentu akan memotivasi pembaca untuk membacanya hingga selesai.

Menulis kreatif mempunyai kedudukan yang sangat penting. Menulis kreatif dapat menumbuhkembangkan potensi kreativitas yang ada dalam diri siswa karena sesungguhnya setiap individu memiliki potensi untuk kreatif dan hal tersebut menjadi modal untuk dikelola guru dalam kegiatan menulis kreatif.

Menulis kreatif terdiri dari menulis kreatif cerpen, drama, dan puisi. Fokus dalam penelitian ini yaitu menulis kreatif cerpen. Kurniawan dan Sutardi (2012) mengemukakan, ”Cerpen (cerita pendek sebagai genre fiksi) adalah rangkaian peristiwa yang terjalin menjadi satu yang di dalamnya terjadi konflik antartokoh atau dalam diri tokoh itu sendiri dalam latar dan alur. Syaddad (2012: 16) mengemukakan,“Menulis kreatif cerpen merupakan kegiatan menuangkan

(25)

2

gagasan dalam bentuk cerita fiksi yang di dalamnya mengandung nilai-nilai kehidupan”. Untuk menulis cerpen yang baik dan menarik, diperlukan latihan menuliskan kejadian atau peristiwa sehari-hari kemudian peristiwa itu dirangkai dalam jalinan alur yang kekuatannya pada hubungan sebab-akibat. (Kurniawan dan Sutardi, 2012: 78)

Salah satu teknik menulis cerpen adalah merekayasa rangkaian cerita yang unik, baru dan tentu saja tidak ada duanya. Suatu peristiwa yang terjadi dalam kenyataan, terjadi begitu saja, biasa dan rutin, bagi seseorang kadang-kadang merupakan sesuatu yang unik dan dapat ditulis menjadi cerpen yang apik dengan bumbu fantasinya (Thahar, 1993: 5). Selain itu, Mulyana (1997) juga mengemukakan, empat hal teknis kegiatan dalam menulis cerpen yaitu: (1) menentukan tema, (2) memulai menulis, (3) merangkaikan peristiwa, dan (4) membangun konflik dan mengakhiri cerita.

Dalam KTSP, untuk tingkat SMP khususnya kelas IX, siswa diharapkan dapat menulis cerpen berdasarkan peristiwa yang pernah dialami. Namun pada kenyataannya, kemampuan menulis cerpen siswa untuk tingkat SMP/MTs sebagian besar masih belum bisa dikatakan sesuai dengan tujuan yang diharapkan.

Hal ini dibuktikan oleh berbagai hasil penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa kemampuan menulis cerpen masih kurang memadai.

Berdasarkan uraian di atas, peneliti termotivasi untuk meneliti tentang kemampuan menulis cerpen siswa. Penelitian ini hanya memfokuskan pada kemampuan menulis cerpen siswa berdasarkan peristiwa yang pernah dialami, yang mengandung unsur-unsur intrinsik yaitu tema, latar/ setting, alur/ plot, sudut

(26)

pandang, amanat, tokoh dan penokohan, serta gaya bahasa. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan memperoleh deskripsi tentang kemampuan menulis cerpen siswa dengan menggunakan teknik analisis kuantitatif dan kualitatif.

Sebelumnya, pada tanggal 27 Juli 2013, peneliti telah melakukan observasi awal di SMP Pesantren Putri Yatama Mandiri, khususnya siswa kelas IX. Berdasarkan hasil observasi tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa siswa kelas IX di SMP Pesantren Putri Yatama Mandiri memiliki banyak kendala dalam menulis cerpen, khususnya menulis cerpen berdasarkan peristiwa yang pernah dialami. Kendala-kendala tersebut di antaranya, para siswa sulit memulai tulisan karena mereka sulit mendapatkan inspirasi pada awal penulisan, siswa agak sulit mengingat peristiwa yang pernah mereka alami, siswa sulit dalam berkonsentrasi saat menulis cerpen, dan siswa sulit memilih kata-kata yang baik untuk mereka gunakan dalam membuat cerpen.

Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk mengetahui deskripsi tentang kemampuan menulis cerpen siswa di sekolah tersebut, sehingga peneliti menetapkan sekolah tersebut, yaitu SMP Pesantren Putri Yatama Mandiri sebagai lokasi penelitian. Dengan demikian, peneliti melakukan penelitian deskriptif di SMP Pesantren Putri Yatama Mandiri dengan judul penelitian “ Peningkatan Kemampuan Menulis Cerpen Melalui Metode Menulis Pengalaman Secara Langsung( Writing In The Here and Now ) Siswa Kelas IX SMP Pesantren Putri Yatama Mandiri”.

(27)

4

B. Masalah Penelitian 1. Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang diatas, maka dapat didefinisikan beberapa masalah seperti berikut ini.

1. Pengajaran menulis cerpen masih sangat memprihatinkan 2. Siswa sulit dalam berkonsentrasi saat menulis cerpen

3. Guru kurang memberikan motivasi kepada siswa dalam menumbuhkan semangat menulis

4. Materi menulis cerpen sering kali diberikan kepada siswa hanya dalam bentuk teori.

2. Alternatif Pemecahan Masalah

Berdasarkan identifikasi masalah diatas, maka masalah dalam penelitian ini dibatasi pada kemampuan siswa menulis cerpen.

3. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas, masalah penelitian ini, yaitu:

1. Bagaimanakah proses peningkatan kemampuan menulis cerpen melalui metode menulis cerpen secara langsung ( Writing in The Here and Now ) siswa kelas IX SMP Pesantren Putri Yatama Mandiri Gowa?

2. Bagaimanakah peningkatan hasil menulis cerpen melalui metode menulis pengalaman secara langsung ( Writing in The Here and Now ) siswa kelas IX SMP Pesantren Putri Yatama Mandiri Gowa?

(28)

C. Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk:

1. Mendeskripsikan proses peningkatan kemampuan menulis cerpen melalui metode menulis pengalaman secara langsung ( Writing in The Here and Now) siswa kelas IX SMP Pesantren Putri Yatama Mandiri Gowa?

2. Mendeskripsikan hasil menulis cerpen melalui metode ( Writing in The Here and Now ) siswa kelas IX SMP Pesantren Putri Yatama Mandiri Gowa?

D. Manfaat Penelitian

Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat, baik secara teoretis maupun praktis. Secara teoretis, hasil penelitian ini dapat memberikan informasi mengenai peningkatan kemampuan menulis cerpen siswa kelas IX SMP Pesantren Putri Yatama Mandiri. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat bermanfaat:

1. Bagi siswa, untuk lebih memahami dan mengapresiasi karya sastra terkhusus cerpen.

2. Bagi guru, memberikan sumbangan pemikiran terhadap guru mata pelajaran bahasa dan sastra Indonesia, khususnya permasalahan-permasalahan siswa dalam menulis cerpen dan memotivasi guru untuk lebih meningkatkan kualitas pembelajaran yang dilakukannya khususnya pembelajaran menulis cerpen.

3. Bagi peneliti selanjutnya, sebagai bahan pertimbangan bagi penelitian yang sejenis dengan penelitian ini.

(29)

6 BAB II

TINJAUAN PUSTAKA, KERANGKA PIKIR DAN HIPOTESIS

A. Tinjauan Pustaka

Dalam menulis cerpen, aspek manfaat bagi pembacanya perlu dipertimbangkan agar cerpen yang diciptakan tidak semata-mata merupakan karya picisan belaka (Murni, 2008). Sebuah cerpen juga mengandung unsur-unsur pembangun. Unsur-unsur itulah yang disebut unsur intrinsik. Kepaduan antarberbagai unsur intrinsik itulah yang membuat sebuah cerpen berwujud (Nurwahidah, 2007). Melalui kegiatan menulis cerpen, siswa dilatih dan dikembangkan kemampuan bahasanya (sastra), kemampuan berimajinasi, dan kemampuan mendeskripsikan objek dengan kreatif (Syaddad, 2012). Melalui kegiatan menulis cerpen, siswa diharapkan dapat menuangkan gagasannya secara kreatif dalam bentuk tulisan yang berupa cerita fiksi, yaitu cerita pendek yang mengandung nilai-nilai kehidupan dan menarik untuk dibaca.

1. Hasil Penelitian yang Relevan

Penelitian tindakan kelas mengenai menulis cerpen banyak dilakukan dengan memanfaatkan metode maupun media yang bermacam-macam sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan menulis cerpen siswa. Penelitian yang relevan dengan penelitian ini adalah penelitian yang dilakukan oleh Nurwahidah (2007), dalam laporan hasil penelitiannya yang berjudul “ Peningkatan Kemampuan Menulis Cerpen Melalui Metode Menulis Pengalaman Secara Langsung ( Writing In The Here and Now ).

(30)

Berdasarkan Peristiwa yang Pernah Dialami Siswa Kelas IX SMP Pesantren Putri Yatama Mandiri Kab. Gowa”, menyimpulkan bahwa kemampuan menulis cerpen berdasarkan peristiwa yang pernah dialami siswa kelas IX SMP Pesantren Putri Yatama Mandiri, Kabupaten Gowa pada aspek tema, tokoh, alur, latar, sudut pandang, amanat, organisasi, kosakata, dan ejaan belum memadai.

Selain itu, Arifin (2001), dalam laporan hasil penelitiannya yang berjudul

“Kemampuan Siswa Kelas II SLTPN 1 Bantimurung, Kabupaten Maros Menulis Cerita Dongeng dari Media Gambar” juga ditemukan bahwa kemampuan siswa dalam menulis cerita masih sangat rendah. Fariqoh (2003), melakukan penelitian tentang peningkatan menulis cerpen dengan judul “Peningkatan Kemampuan Menulis Cerpen Dengan Metode Karya Wisata Kelas I 3 MA Ma’mahadut Tholabah Babakan Lebaksiu Tegal”. Fariqoh mencoba menggunakan metode karya wisata sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan menulis cerpen siswa.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan terbukti keterampilan menulis siswa meningkat setelah pembelajaran menggunakan metode karya wisata.

Peningkatan ini dapat terlihat pada daya serap siswa sebelum ada tindakan yaitu 58,66 % kemudian meningkat 10,22 % setelah ada siklus I menjadi 69,38 % pada siklus II meningkat 7,25 % menjadi 76,63 %. Dengan demikian belajar menulis cerpen dengan metode karya wisata dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis cerpen. Penelitian selanjutnya yaitu penelitian yang dilakukan oleh Kusworosari (2007). Penelitian tersebut berjudul“Peningkatan Keterampilan Menulis Cerpen Dengan Pengalaman Pribadi Sebagai Basis Melalui Pendekatan

(31)

8

Keterampilan Proses Kelas X I SMA N 5 Semarang”. Melalui pendekatan proses dan pengalaman pribadi penelitian yang dilakukan Kusworosari mengalami peningkatan.

Berdasarkan analisis data penelitian keterampilan menulis cerpen dari siklus I dan siklus II mengalami peningkatan sebesar 11,31 / 18 % dengan nilai rata-rata klasikal pada siklus II 73,65 % peningkatan keterampilan cerpen pada siswa kelas XI SMA N 5 Semarang, diikuti adanya perubahan perilaku belajar yang positif dari perilaku negatif. Laksmi (2007), dalam penelitiannya yang berjudul “Peningkatan Keterampilan Menulis Cerita Pendek Berdasarkan Cerita Rakyat pada Siswa Kelas X-8 SMA Islam Sultan Agung 1 Semarang”

menyimpulkan bahwa pembelajaran menulis cerpen berdasarkan cerita rakyat dapat meningkatkan kemampuan menulis cerpen siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan dari siklus I dan siklus II , baik data tes maupun nontes. Dari data tes dapat diketahui peningkatan nilai menulis cerita pendek berdasarkan cerita rakyat , yaitu sebesar 4 dari nilai 69 pada siklus I menjadi 72 pada siklus II meskipun masih berada pada kategori baik. Hasil analisis data nontes menunjukkan adanya peningkatan perilaku siswa.

a. Pengertian Menulis Kreatif

Banyak konsep yang dipaparkan para ahli tentang pengertian menulis kreatif. Berikut ini beberapa konsep yang dipaparkan para ahli tentang menulis kreatif. Menulis merupakan suatu proses melahirkan tulisan yang berisi gagasan.

Banyak yang melakukannya secara spontan, tetapi juga ada yang berkali-kali mengadakan koreksi dan penulisan kembali (Sumardjo, 2001: 30). Menurut Salam

(32)

(2009: 21), menulis kreatif pada dasarnya adalah proses penciptaan karya sastra.

Proses tersebut dimulai dari munculnya ide sampai membahasakan ide dalam bentuk tulisan.

Selain itu, Mirriam (2006: 169) menyatakan bahwa menulis kreatif merupakan gagasan yang mengalir dari pikiran seseorang ke dalam sebuah tulisan.

Gagasan kreatif yang sudah diungkapkan dalam bentuk tulisan akan menggambarkan hal-hal yang ingin dikemukakan oleh penulis. Syaddad (2012) juga mengemukakan bahwa menulis kreatif adalah kegiatan menuangkan ide, gagasan, pendapat, dan perasaan mengenai apa yang terjadi di sekeliling kita dalam bentuk karya sastra. Jadi, menulis kreatif adalah proses penulisan ide, gagasan, pendapat, dan perasaan mengenai apa yang terjadi di sekeliling kita dalam sebuah tulisan yang berbentuk karya sastra.

b. Proses Kreatif dalam Menulis

Menurut Kurniawan (2012: 15-21), tahap kreatif universal dalam menulis yaitu: (1) tahap pencarian ide dan pengendapan, (2) tahap penulisan, dan (3) tahap editing dan revisi.

1) Tahap Pencarian Ide dan Pengendapan

Menyiapkan ide sebagai sumber inspirasi merupakan langkah awal dalam menulis. Dalam menulis karya sastra, idealnya sumber inspirasi itu datang dari setiap peristiwa atau hal-hal yang dijumpai atau dialami setiap hari, misalnya, cinta, kesedihan, kemiskinan, kerinduan, Tuhan, rumah, air mata, dan sebagainya.

Setiap peristiwa dalam kehidupan sehari-hari, baik yang dialami langsung ataupun

(33)

10

tidak, selalu menimbulkan efek rasa bagi setiap manusia. Dalam konteks menulis,

“efek rasa” dari setiap peristiwa yang dijumpai manusia adalah sumber inspirasi.

Peristiwa yang memilki “efek rasa” yang lain dari setiap peristiwa pada suatu waktu, disebut dengan momen estetik. Saat kita mendapatkan momen estetik sebagai sumber inspirasi itu, untuk kemudian dijadikan bahan cerita maka sumber inspirasi itu akan diendapkan dan dikreasikan dalam pikiran dan perasaan kita.

Proses pengendapan itu biasanya dilakukan dengan perenungan atau kontemplasi, yang bisa saja ditambahi dengan menulis hal-hal penting lain yang akan diceritakan. Proses pengendapan pengalaman tersebut penting, karena dalam proses pengendapan itulah akan terjadi kemungkinan-kemungkinan dramatisasi peristiwa untuk kepentingan cerita yang menarik. (Kurniawan dan Sutardi, 2012) 2) Tahap Penulisan

Pada tahap penulisan, Anda harus menuliskan ide yang sudah Anda dapat dan kemungkinan-kemungkinan dramatisasi peristiwa yang sudah dikontemplasikan dan diendapkan. Jangan pikir baik dan buruknya dulu.

Menulislah sebanyak-banyaknya dengan kesungguhan dan keseriusan. Muntahkan ide Anda dengan kata-kata sampai selesai. (Kurniawan dan Sutardi, 2012)

3) Tahap Editing dan Revisi

Karya yang sudah jadi adalah karya ekspresivitas, maka dari itu perlu diberikan sentuhan terakhir (finishing touch) untuk menyelesaikan karya, yaitu melalui editing dan revisi. Editing adalah pemeriksaan kembali karya yang baru ditulis dari aspek kebahasaannya, baik kesalahan kata, frasa, tanda baca, penulisan, sampai kalimat-kalimatnya; sedangkan revisi adalah pemeriksaan kembali karya

(34)

yang baru ditulis dari aspek isi (content) atau logika cerita. Semakin cermat dan teliti dalam melakukan editing dan revisi, semakin baik. Hal itu menunjukkan tingkat keseriusan dan kesungguhan penulis dalam membuat karya. (Kurniawan dan Sutardi, 2012)

2. Cerpen

a. Pengertian Cerpen

Menurut Aminuddin (2007:2), cerita pendek adalah cerita yang pendek, namun tidak setiap cerita yang pendek dapat digolongkan ke dalam cerpen. Cerita pendek adalah cerita yang pendek dan didalamnya terdapat pergolakan jiwa pada diri pelakunya sehingga secara keseluruhan cerita bisa menyentuh nurani pembaca yang dapat dikategorikan sebagai buah sastra cerpen itu. Dengan cerita yang pendek itu, harus dapat merebut hati pembaca sehingga pembaca seperti diteror dan akan terus bertanya-tanya. Ketegangan yang diciptakan oleh cerpenis sengaja menggelitik perhatian pembaca melalui teknik-teknik yang dipilih dalam menyampaikan misi yang diembannya.

Dalam cerpen dikisahkan sepenggal kehidupan tokoh, yang penuh pertikaian, peristiwa yang mengharukan atau menyenangkan, dan mengandung kesan yang tidak mudah dilupakan. Panjang cerpen itu sendiri bervariasi. Ada cerpen yang pendek (shorts short story), bahkan mungkin pendek sekali: berkisar 500an kata; ada cerpen yang panjangnya sedang (middle short story), serta ada cerpen yang panjang (long short story), yang terdiri dari puluhan (atau bahkan beberapa puluh) ribu kata.

(35)

12

Menurut Aminuddin (2007: 4), ada tiga hal yang dapat dijadikan pedoman mengenal cerpen, yaitu:

1) Menurut bentuk fisiknya, cerita pendek (atau disingkat cerpen) adalah cerita yang pendek.

2) Ciri dasar lain cerpen adalah sifat rekaan (fiction). Cerpen bukan penuturan kejadian yang pernah terjadi (nonfiksi), atau berdasarkan kenyataan atau kejadian yang sebenarnya. Cerpen benar-benar hasil rekaan pengarang. Akan tetapi, sumber cerita yang ditulis berdasarkan kenyataan kehidupan.

3) Ciri cerpen yang lain adalah sifat naratif atau penceritaan.

Dengan demikian, dapat pula dikatakan bahwa cerpen adalah cerita atau narasi (bukan analisis argumentatif) yang fiktif (tidak benar-benar telah terjadi, tetapi dapat terjadi di mana dan kapan saja), serta relatif pendek. Penceritaan atau narasi tersebut harus dilakukan secara hemat dan ekonomis. Itulah yang menyebabkan dalam sebuah cerpen biasanya ada dua atau tiga tokoh saja, hanya ada satu peristiwa, dan hanya ada satu efek saja bagi pembaca. Akan tetapi, cerita yang disajikan dalam cerpen merupakan suatu kesatuan bentuk yang betul-betul utuh dan lengkap. Berdasarkan pendapat dari beberapa ahli, penulis dapat menarik kesimpulan bahwa cerpen adalah cerita pendek yang bersifat fiktif yang membahas satu masalah yang kemudian dikemas oleh pengarangnya supaya pembaca benar-benar terhanyut saat membaca ceritanya.

b. Unsur-Unsur Cerpen

Menurut Aminuddin (2007), cerpen sebagai karya fiksi dibangun oleh unsur-unsur pembangun yang sama. Cerpen dibangun dari dua unsur yaitu unsur

(36)

intrinsik dan ekstrinsik. Cerpen memiliki unsur peristiwa, plot, tema, tokoh, latar, sudut pandang, dan lain-lain. Cerpen sebagai karya sastra prosa memiliki unsur- unsur ‘dalam’ (intrinsik) yang membangunnya. Unsur-unsur tersebut membentuk kesatuan yang utuh. Dalam hal ini, satu unsur akan memengaruhi unsur lainnya.

1) Unsur Intrinsik Cerpen a) Tema

Widodo (2002:23) mengemukakan bahwa suatu cerita harus memiliki tema, yaitu ide atau gagasan yang akan dikemukakan dalam cerita. Tema dapat diperoleh dari pengalaman sehari-hari, imajinasi, dan kejadian yang paling berkesan. Aminuddin (2007: 11-12) menyatakan,

“Tema kita dapat setelah kita membaca secara menyeluruh isi cerpen.

Dengan demikian tema tersamar dalam cerita.Tema yang diangkat dalam cerpen biasanya sesuai dengan amanat atau pesan yang hendak disampaikan oleh pengarangnya. Tema menyangkut ide cerita. Tema menyangkut keseluruhan isi cerita yang tersirat dalam cerpen. Tema dalam cerpen dapat mengangkat masalah persahabatan, cinta kasih, permusuhan, dan lain-lain. Hal yang pokok adalah tema berhubungan dengan sikap dan pengamatan pengarang terhadap kehidupan. Pengarang menyatakan idenya dalam unsur keseluruhan cerita. Mencari arti sebuah cerpen, pada dasarnya adalah mencari tema yang terkandung dalam tema tersebut. Cerpen yang baik memiliki efek penafsiran bagi pembaca setelah membaca cerpen tersebut.”

b) Alur atau Plot

Istilah lain untuk alur ialah plot, yakni cara pengarang menjalin kejadian- kejadian secara beruntun dengan memperhatikan hukum sebab-akibat sehingga merupakan kesatuan yang padu, bulat, dan utuh (Nensilianti, 2003: 81). Menurut Aminuddin (2007: 15), bahwa alur atau plot merupakan sebuah narasi dari berbagai peristiwa, tetapi dengan penekanan pada hubungan kausalitasnya. Alur atau plot dalam sebuah karya sastra merupakan struktur dari berbagai aksi dan

Referensi

Dokumen terkait

50Departemen Agama RI, Op.Cit. 51 Syaiful Bahri Djamarah , Op.Cit .hlm. 52 Khatib Ahmad Santut, Op.. di atas dasar sistem interaksi yang konduksif, sehingga pendidikan

Gambar 2 menjelaskan cahaya terpolarisasi linier melalui SMF dengan asumsi bahwa dua komponen polarisasi memiliki amplitudo yang sama dan tidak ada perbedaan

Hasil Penelitian ini sama dengan Sunarsih dan Mendra (2009) yang berbeda adalah kinerja keuangan memediasi hubungan antara intellectual capital dan nilai

Lintau itu sendiri, bahkan bisa dikatakan bahwa silek Lintau itu sendiri lebih dikenal oleh masyarakat luar negeri seperti Malaysia dan Singapura. Mengingat silek salah satu

Cerita rakyat di Kenegerian Kari Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau yang memiliki fungsi sosial mengembangkan integritas masyarakat

Lanthanum (La) merupakan salah satu unsur logam tanah jarang yang mempunyai kegunaan yang penting dibidang pembuatan lensa, sebagai aktiva warn di dalam optik, padahal adanya di

Terdapat perbedaan hasil belajar siswa pada materi organisasi kehidupan yang diajar menggunakan model pembelajaran ARIAS berbantuan powerpoint animasi dengan yang diajar

Melihat latar belakang dan permasalahan yang mendasari pemikiran dalam penulisan studi ini mempunyai tujuan dalam hal ini tersusunnya suatu strategi untuk