Penggunaan Pasir Yang Mengandung Zirkon Dan Batu Limbah Tambang Emas Dari Desa Hanua Sebagai Agregat Pada Campuran Hot Rolled Sheet Base (Hrs-Base)
Teks penuh
Dokumen terkait
Studi ini bertujuan untuk mengetahui kualitas campuran aspal jenis Lataston dengan menggunakan Abu Bagasse sebagai agregat halus, baik secara penuh maupun bervariasi dengan abu
Menentukan pengaruh antara jumlah tumbukan dalam pemadatan (50 Kali dan 75 Kali) terhadap kekuatan tarik campuran HRS-B (Hot Rolled Sheet) menggunakan alat ITS (Indirect
Hubungan antara variasi campuran HRS dengan filler abu vulkanik karakteristik marshall dapat diuji dengan analisis regresi dan analisis varian (ANOVA) yang
Penentuan proporsi tiap-tiap agregat (batu pecah, abu batu, dan pasir pantai) terhadap total agregat dilakukan dengan menggunakan Metode Diagonal berdasarkan data analisa
Nilai VMA dipengaruhi oleh sifat fisik agregat, ini dikarenakan pada campuran beraspal panas jenis HRS-WC, agregat memberikan kontribusi 90-95% terhadap berat campuran,
Secara umum bahan perkerasan campuran HRS terdiri dari agregat kasar, agregat halus, bahan pengisi ( Filler ), dan aspal. Agregat kasar yang digunakan berupa batu pecah
Campuran HRS-Base dalam penelitian ini menggunakan filler semen dan dibuat 18 benda uji, yagn dibuat berdasarkan standar Puslitbang Jalan dan Jembatan (2008). Ada tiga
Berapa nilai KAO dan karakteristik Marshall tanpa penambahan Abu cangkang karet pada campuran Lataston Lapis Pondasi jenis HRS-Base [3] dan berapa variasi penambahan kadar abu cangkang