Pengaturan Hasil Hutan Tidak Seumur dengan Pendekatan Dinamika Struktur Tegakan (Kasus Hutan Alam Bekas Tebangan)
Teks penuh
Dokumen terkait
Salah satu informasi penting yang diperlukan dalam pengelolaan hutan adalah pengetahuan “Nilai Ekonomi Total” (NET) sebagai sarana pengambilan keputusan pengelolaan. Namun
Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh pengaturan hasil berdasarkan jumlah pohon yang sesuai dengan peraturan tersebut, didapat pengelolaan hutan yang
hutan dalam rangka pendugaan diniensi tegakan hutan (kerapatan pohon).. Sedangkan hipotesa yang digunakan dalam penelitian ini. adalah : 1) Pengaturan hasil dilaksanakan
Salah satu informasi penting yang diperlukan dalam pengelolaan hutan adalah pengetahuan “Nilai Ekonomi Total” (NET) sebagai sarana pengambilan keputusan pengelolaan. Namun
Perbedaan yaug llyata pada perballdingan tegakan baik antara hutan priiiier dengan bekas tebangan Illanpun alltar bekas tebangan dau bervariasillya waktu yang diperlukan
Berdasarkan penyebaran jumlah pohon menurut suku seperti disajikan pada Tabel 3 terlihat bahwa jenis-jenis dari suku Myrtaceae paling banyak ditemukan di areal hutan alam
Model Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik tegakan (luas bidang dasar, jumlah pohon dan ukuran/diameter pohon) berpengaruh berbeda terhadap model
Dari besarnya angka riap yang dihasilkan, tersirat bahwa riap diameter rata-rata di hutan alam bekas tebangan di areal penelitian relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan