• Tidak ada hasil yang ditemukan

(ABSTRAK.pdf)Implementasi Fungsi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai penyerap aspirasi (Studi Kasus di Desa Mejasem Barat Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal).

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "(ABSTRAK.pdf)Implementasi Fungsi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai penyerap aspirasi (Studi Kasus di Desa Mejasem Barat Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal)."

Copied!
3
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian Analisis fungsi Badan Permusyawaratan Desa (BPD dalam membahas dan menyepakati rancangan peraturan desa bersama kepala desa, menampung dan

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses, kendala, dan solusi implementasi fungsi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam penyelenggaraan pemerintahan di

berfungsi untuk menyalurkan aspirasi masyarakat dalam jalannya pemerintahan Desa, selain itu BPD juga memiliki tugas untuk mengawasi kinerja dari kepala Desa, selain itu

Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Kembes Satu dalam fungsi menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat belum berjalan dengan baik, karena BPD yang ada didesa

Untuk memberikan gambaran tentang pelaksanaan Fungsi BPD (Badan Permusyawaratan Desa) di Desa Lasiroku Kecamatan Iwoimendaa Kabupaten Kolaka, sebagai salah satu

Badan Permusyawaratan Desa yang kemudian disebut BPD berfungsi menciptakan peraturan desa bersama kepala desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, dan

KESIMPULAN Badan Permusyawaratan Desa sebagai mitra dari Kepala Desa menjalankan tugasnya dengan baik didalam tugas dan fungsi menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat demi

Dari hasil penelitian yang dilaukan ini, maka dapat disimpulkan bahwa; proses pembentukan peraturan desa di Desa Dasan Tapen Kecamatan Geung Kabupaten Lombok Barat dilakukan oleh BPD