• Tidak ada hasil yang ditemukan

SKRIPSI PENGARUH VARIASI BENTUK NOSE DAN SIRIP TERHADAP GAYA DRAG DAN GAYA LIFT PADA ROKET. Oleh : DEWA GEDE ANGGA PRANADITYA NIM :

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "SKRIPSI PENGARUH VARIASI BENTUK NOSE DAN SIRIP TERHADAP GAYA DRAG DAN GAYA LIFT PADA ROKET. Oleh : DEWA GEDE ANGGA PRANADITYA NIM :"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

SKRIPSI

PENGARUH VARIASI BENTUK NOSE DAN SIRIP TERHADAP

GAYA DRAG DAN GAYA LIFT PADA ROKET

Oleh :

DEWA GEDE ANGGA PRANADITYA

NIM : 0704305027

JURUSAN TEKNIK MESIN

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS UDAYANA

DENPASAR

2012

(2)

vii

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat rahmat Beliau penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Pengaruh

Variasi Bentuk Nose Dan Sirip Terhadap Gaya Drag Dan Gaya Lift Pada Roket“.

.Dalam penyusunan skripsi ini penulis tidak sedikit mendapat bantuan dari berbagai pihak, untuk itu penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya kepada :

1. Bapak Ir. Made Suarda, M.Eng, selaku Ketua Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Udayana.

2. Bapak Prof. Dr. Ir. I Gusti Bagus Wijaya Kusuma, selaku Dosen Pembimbing I dalam penulisan proposal skripsi ini.

3. Bapak I Made Widyarta, ST, M.Sc, Ph.D, selaku Dosen Pembimbing II dalam penulisan proposal skripsi ini.

4. Bapak I Dewa Made Krishna Muku, ST, MT selaku Dosen Pembimbing Akademik.

5. Bapak/Ibu dosen serta staf pegawai Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Udayana.

6. Rekan – rekan Jurusan Teknik Mesin, keluarga dan semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian proposal skripsi.

Penulis menyadari bahwa proposal skripsi ini jauh dari kesempurnaan mengingat keterbatasan pengetahuan dan referensi yang penulis miliki. Oleh karena itu kritik dan saran yang bersifat membangun sangat penulis harapkan dari berbagai pihak. Sekali lagi penulis mengucapkan banyak terima kasih dan penulis mohon maaf apabila terdapat kekurangan atau kesalahan dalam penulisan skripsi ini.

Bukit Jimbaran, Januari 2012

(3)

viii

DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL………. i

LEMBAR PENGESAHAN……….. ii

LEMBAR PERSETUJUAN……….. iii

PERNYATAAN………... iv

ABSTRAKSI……… v

ABSTRACT………. vi

KATA PENGANTAR………... vii

DAFTAR ISI……….………… viii

DAFTAR GAMBAR……… xi

DAFTAR TABEL………. xiii

DAFTAR LAMPIRAN……… xiv

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang……….... 1 1.2 Rumusan Masalah………... 3 1.3 Batasan Masalah………. 3 1.4 Tujuan Penelitian……….... 3 1.5 Manfaat Penelitian……….. 3

BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Prinsip Kerja Roket...……..………. 5

2.2 Kecepatan Mach...………...8

2.3 Kemunculan Shock..………... 8

2.4 Aliran Eksternal..……… 11

2.5 Boundry Layer……….... 11

2.6 Airfoil...……….. 13

2.7 Pola Aliran di Permukaan Body………... 13

2.8 Tekanan Dinamis Aliran Bebas……….. 14

2.9 Pengukuran Tekanan Statis……….... 15

2.10 Skin Friction koefisien ………... 16

2.11 Gaya angkat (Fl) dan Gaya hambat/seret (Fd) ...…... 17

2.12 Bilangan Reynold ……….. 19

(4)

ix

2.14 Kecepatan Udara Pada Wind Tunnel...21

BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian………... 24

3.2 Variabel Yang Diukur……… 24

3.3 Alat dan Bahan……….. 24

3.4 Bentuk Prototipe Roket Tes ...………... 26

3.5 Prosedur Penelitian ……...………. 27

3.6 Tempat Pelaksanaan Penelitian……….. 30

3.7 Jadwal Kegiatan Penelitian……… 28

3.8 Skema Pengujian... 29

3.9 Dimensi Roket Tes... 30

3.10 Diagram Alir Penelitian... 32

BAB IV HASIL DAN ANALISA 4.1 Data... 33

4.2 Pengolahan Data... 39

4.2.1 Menghitung Luas Permukaan nose cone... 39

4.2.2 Menghitung Luas Permukaan Nose Elliptical... 39

4.2.3 Menghitung Luas Permukaan nose Parabolic... 41

4.2.4 Menghitung luas frontal sirip simple delta...42

4.2.5 Menghitung luas frontal sirip cropped delta...42

4.2.6 Menghitung luas Permukaan sirip simple delta... 43

4.2.7 Menghitung luas Permukaan sirip cropped delta... 44

4.2.8 Menghitung Kecepatan Angin... 44

4.2.9 Menghitung tekanan statis...45

4.2.10 Menghitung tekanan Dinamis...46

4.2.11 Menghitung Koefisien Pressure... 46

4.2.12 Menghitung Darcy friction factor... 46

4.2.13 Menghitung Fanning Friction Faktor... 46

4.2.14 Menghitung Koefisien Drag... 46

4.2.15 Menghitung Gaya Drag...47

4.2.16 Menghitung Koefisien Lift... 47

(5)

x 4.2.18 Analisa Grafik... 57 BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan... 59 5.2 Saran... 59 DAFTAR PUSTAKA………... 60

(6)

xi

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 2.1 Gaya pada roket………... 5

Gambar 2.2 Bentuk nose pada roket... 6

Gambar 2.3 Bentuk sirip delta... 8

Gambar 2.4 Aliran subsonic.……... 8

Gambar 2.5 Aliran Transonic……..………..………... 9

Gambar 2.6 Munculnya shock pada airfoil... 9

Gambar 2.7 Aliran supersonic... 10

Gambar 2.8 Aliran hypersonic... 10

Gambar 2.9 Aliran external pada airfoil... 11

Gambar 2.10 Boundry layer pada pelat datar... 12

Gambar 2.11Gaya-gaya pada airfoil... 18

Gambar 2.12Uji Wind tunnel... 21

Gambar 2.13 Aliran fluida dalam pipa... 22

Gambar 2.14 Inclined manometer... 23

Gambar 3.1 Wind Tunnel………...………... 25

Gambar 3.2 Variasi Nose dan Sirip.………...……… 25

Gambar 3.3 Blower... 26

Gambar 3.4 Prototipe roket test... 26

Gambar 3.5 Skema Pengujian... 29

Gambar 3.6 Dimensi Roket Tes... 30

Gambar 3.7 Diagram Alir Penelitian... 32

Gambar 4.1 titik-titik pengukuran model roket nose cone sirip cropped delta... 33

Gambar 4.2 titik-titik pengukuran model roket nose cone sirip simple delta... 34

Gambar 4.3 titik-titik pengukuran model roket nose ellips sirip cropped delta.. 35

Gambar 4.4 titik-titik pengukuran model roket nose ellips sirip simple delta... 36

Gambar 4.5 titik-titik pengukuran model roket nose parabolic sirip cropped delta.. 37

Gambar 4.6 titik-titik pengukuran model roket nose parabolic sirip simple delta.... 38

Gambar 4.7 dimensi nose cone... 39

Gambar 4.8 Dimensi nose elliptical... 39

Gambar 4.9 Dimensi nose parabolic... 41

(7)

xii

Gambar 4.11 sirip cropped delta... 42

Gambar 4.12 sirip cropped delta... 43

Gambar 4.13 simple delta... 44

Gambar 4.14Inclined Manometer... 44

Gambar 4.15Grafik Gaya Drag Model Roket Nose Cone Sirip Cropped Delta... 54

Gambar 4.16Grafik Gaya Drag Model Roket Nose Cone Sirip Simple Delta... 54

Gambar 4.17Grafik Gaya Drag Model Roket Nose Elips Sirip Cropped Delta... 55

Gambar 4.18Grafik Gaya Drag Model Roket Nose Elips Sirip Cropped Delta...55

Gambar 4.19Grafik Gaya Drag Model Roket Nose Parabolic Sirip Cropped Delta. 56 Gambar 4.20Grafik Gaya Drag Model Roket Nose ParabolicSirip Cropped Delta. 56 Gambar 4.21Grafik Perbandingan Gaya Drag Model Roket Nose Cone, Nose Ellips dan Nose Parabolic Sirip Cropped Delta... 57

Gambar 4.22Grafik Perbandingan Gaya Drag Model Roket Nose Cone, Nose Ellips dan Nose Parabolic Sirip Simple Delta... 58

(8)

xiii

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 2.1 Equivalent roughness value... 17

Tabel 4.1 Data hasil penelitian (roket nose cone sirip cropped delta)... 33

Tabel 4.2 Data hasil penelitian (roket nose eliptical sirip cropped delta)... 34

Tabel 4.3 Data hasil penelitian (roket nose parabolic sirip cropped delta)... 35

Tabel 4.4 Data hasil penelitian (roket nose cone sirip cropped delta)... 36

Tabel 4.5 Data hasil penelitian (roket nose elliptical sirip cropped delta)... 37

Tabel 4.6 Data hasil penelitian (roket nose parabolic sirip cropped delta)... 38

Tabel 4.7 Gaya Drag Nose cone Sirip cropped delta... 48

Tabel 4.8 Gaya Lift Nose cone Sirip cropped delta... 48

Tabel 4.9 Gaya Drag Nose cone Sirip simple delta... 49

Tabel 4.10 Gaya Lift Nose cone Sirip simple delta... 49

Tabel 4.11 Gaya Drag Nose ellips Sirip cropped delta... 50

Tabel 4.12 Gaya Lift Nose ellips Sirip cropped delta... 50

Tabel 4.13 Gaya Drag Nose ellips Sirip simple delta... 51

Tabel 4.14 Gaya Lift Nose ellips Sirip simple delta... 51

Tabel 4.15 Gaya Drag Nose parabolic Sirip cropped delta... 52

Tabel 4.16 Gaya Lift Nose parabolic Sirip cropped delta... 52

Tabel 4.17 Gaya Drag Nose parabolic Sirip simple delta... 53

Tabel 4.18 Gaya Lift Nose parabolic Sirip simple delta... 53

Tabel 4.19 Gaya lift sirip crooped delta... 58

(9)

xiv

DAFTAR LAMPIRAN

Gambar L.1, Prototype roket tes nose ellips sirip cropped delta……… 61

Gambar L.2 Prototype roket tes nose ellips sirip simple delta……… 61

Gambar L.3 (a) (b) (c) Pemasangan pipa pitot diameter 2mm pada Prototype roket tes nose ellips ……….. 61

Gambar L.4 Prototype roket tes nose cone sirip cropped delta………. 62

Gambar L.5 Prototype roket tes nose cone sirip simple delta………... 62

Gambar L.6 (a) (b) (c) Pemasangan pipa pitot diameter 2mm pada Prototype roket tes nose cone……….. 62

Gambar L.7 Prototype roket tes nose parabolic sirip cropped delta……… 63

Gambar L.8 Prototype roket tes nose parabolic sirip simple delta……….. 63

Gambar L.9 (a) (b) (c) Pemasangan pipa pitot diameter 2mm pada Prototype roket tes nose parabolic……….. 63

Gambar L.10 Inclined Manometer……… 64

Gambar L.11 Blower dengan kecepatan 5,18m/s………. 64

Gambar L.12 Sudu-sudu pada blower……… 64

Gambar L.13 Blower tampak depan……… 64

Gambar L.14 Spesifikasi pada Blower……… 64

Gambar L.15 Bentuk nose ellips, parabolic dan cone………. 65

Gambar L.16 Bentuk sirip cropped delta dan simple delta……….. 65

Gambar L.17 Bentuk body model roket tes ………. 65

(10)

xv

DAFTAR PUSTAKA

Anderson Jr., John D., (2007), Fundamental of Aerodynamics, Mc Graw-Hill, New York.

Benson, Tom, (2010), ‘’Nose Cones Volume’’, National Aeronautics and Space Administration, Langley, Virginia

Cengel, Yunus A. and Cimbala, John M., (2006), Fluid Mechanics Fundamental and

Applications, Mc Graw-Hill, New York.

Crowell Sr. Gary A., (1996), The Descriptive Geometry Of Nose Cones

Hardhienata, Dr. Ing. Soewarto (2010),

‘’Diseminasi-Perkembangan-Roket-Dan-Satelit’’, Deputi Teknologi Dirgantara Lapan Pusat Teknologi Satelit

(Pusteksat), Bandung

Ihyaudin, (2010), ‘’Kompetisi Muatan Roket Indonesia (Komurindo’’). Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional.

Referensi

Dokumen terkait

Sebanyak 4 (80%) guru mata pelajaran IPS terpadu di SMP Negeri 4 Pontianak menyatakan bahwa mereka selalu melakukan usaha untuk mengatasi kesulitan yang dialami

Hasil penelitian uji kualitatif menunjukan bahwa sari jeruk kalamansi positif mengandung flavonoid dan hasil kadar flavonoid yang diperoleh dengan metode

Mengacu pada asumsi ekonomi makro tersebut, DPR menyetujui kebijakan APBN yang akan dijalankan Pemerintah setahun mendatang, antara lain melanjutkan penanganan bidang

Inilah dasar dari sebuah proses bahwa kehidupan menandakan adanya gerakan dari setiap kegiatan, fungsi dari manajemen di atas kiranya, tidak hanya berlaku bagi

Setelah sensor terangkai dengan rangkaian dan multimeter sehingga menjadi satu kesatuan yang disebut teslameter JJ (Gambar 3.3), kemudian alat ini digunakan untuk

Kemudian setelah singa telah berada tepat di depan sprite Daud, AnimaedSprite akan diganti dengan AnimatedSprite Daud berkelahi dengan singa kemudian terjadi update pada

Berdasarkan data di atas, wilayah perairan Kalimantan Barat memiliki salah satu dari beberapa potensi dasar untuk pembangunan pelabuhan berskala

Dalam penelitian yang dilakukan oleh Jayati dan Cahyonowati (2014) mendapatkan hasil bahwa variabel Life Cycle yang digunakan sebagai variabel moderasi hubungan antara