• Tidak ada hasil yang ditemukan

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK CATATAN RA.PAT PANITIA KHUSUS RUU TENTANG. : :Pemerlntah cq Menpan beserta Staf Terbuka : Senin, 6 Juli 1987

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK CATATAN RA.PAT PANITIA KHUSUS RUU TENTANG. : :Pemerlntah cq Menpan beserta Staf Terbuka : Senin, 6 Juli 1987"

Copied!
62
0
0

Teks penuh

(1)

,

·\~

I. BELUM DIKORE1CSI.

,,

I

..

··e;~

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA

CATATAN RA.PAT

PANITIA KHUSUS RUU TENTANG PROTOKOL

Tahun Sidang Masa Persidangan Rapat ke

Jenis Rapat

Deng an

Sif at Rapat Hari, tanggal

W a k t u T e m p a t . Ketua Rapat

· Sekretaris

Ac a r a

Had i r

ANGGOT A TEI' AP

: 1986-1987 : Ke-IV

: 5

: Raker Pan·sus Ke- I

: :Pemerlntah cq Menpan beserta Staf Terbuka

: Senin, 6 Juli 1987

: Pukul 09.00 WIB s/d 12.30 WIB

: Ruang Rapat Pansus / TADARTHA SAMIT!

Warsito Puspeye,. SH

: Drs. Neer Fata

: Pembahasan RUU tentang Pr•tekel9 didahului dengan Pengantar Singkat Fraksi2~

: _ Pa.ni tia Khusus :

22 dari

24

,Anggota ·tetap;

9 dari 12 Anggota pengganti.

Pemerintah cq MENPAN beserta Staf e

lo Warsito Pusp•yo, SH 12. Drs. Yuweno Asparin 2. Damciwar, SH 13. M.I. Widyapranata 3. H.Ae Purwesasmite

14.

A.s.s. Tambunan~ SH

4.

Achmad SubagY•

15.

Pref. S•ehardje SSp SH

5.

Drs. H.B. Tamam Achda 16. Ny. H.S.A.Legewe 6. Maniur Pasaribu, SH

17.

Ir. Soeradji 7. Drs. Ny.Roekrnini K.A.S. 18. R.A. Rivai 8. M.S. Situmorang, SH 19. Soetomo HR, SH

9.

Drs.

Sawidago Wounde 20. Drs. H.Ridwan Saidi 10. Drs. Aloysius Aloy 21. H. Murtadho Makmur llo Drs. H. Imam Soedarwo, PS 22. Tgk. H.M. Saleh

ANBGOTA PENGGANTI

(2)

mati.

- 3 -

KSTUA :

Assalamu r e.le.i~'!J.I'.l -.7arakh_ma tullahi ·Jabaraka tuh.

Saudara-se.udara _.:_nggota Pansus RUU Protokol yang ke.rn.i hor- Saudara-se.udara ·::akil Pemerintah dalam hal ini 3apak ~,~ente

ri Penertiban --1 ... pe.re.tur ~Jegara beserta staf.

Hari ini e.d.e.le...~ rapat .Pansus yang pertama bersa:J.a-ss.ma de- ngan Pemerintah.

Saudara sekali2.n seperti kita ketahui Pansus ini tel&.~ dibentu.k pada tangge.l 22 Ju.r:i oleh Rapat Paripurna DPR. Sebelun itu dida lam ::\apat Paripurr:a ye..ng sama telah diberikan Jawe.be.n ?eoerintah terhadap Pensnde..ng221 Unum Fraksi-fraksi.

Adapun susunan dari pada Pansus RUU Protokol ini adalah sebagai berikut.

itnggota tete.P ada 24 orang, diperinci masing-me..sing ?raksi sebagai berikut :

Fraksi "":GR.I

Fraksi Ke.rya Pe~bs.::.--igtuJ.an

Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Fraksi ?ersatu~~ ?e2bangunan

JuJnlah

4 Orang 12 Orang 2 Orang 6 Ore.ng 24 Ore.ng

Disamping i tu e..de. _.:.21g[;ota Penggantj_ ye.ng ju.D..lah seluru['Jlya e.da- lah 12 Ore.ng, d.i_;e:'in(;i sebagai berikut

Fraksi A:O~I 2 Orang

Fraksi Zarye. 6 Orang

Fraksi ?art~i ~enokrasi Indonesia 1 Orang

Fra~si Perse..tusn ?embangunan J Cr&""lg

Oleh }:2.rene. I:s::i ini adalah raps. t pertama Pe.~sus oerss--::a-

go ta Pe.nsus, saya =~-J.lE..i dari Fraksi .ABRI :

Ini

1 • H. A. ?i.lrz:o s:::..sni to, ypng duduk se bagai -,7akil rCetue. .?e .. nsus 2. I.:e.niur :?e.se.ribu, SH.

J. Dre..

::y.

?~oe '-,,.T1ini Koe soemo Astoe ti Soedj ono.

-ce tap, sed2ng P~~ggota-a..~ggote.

t i adalah : 1. Su..."l-iarto 2. Pudie..rto:co.

Se.ya te::u.s~:e.!1 -'·~ggote.-e..~zgota Pansus de.ri Fraksi .::~e.rya

bangunan :

1 • Dene i 7ts.r-, y~ng duduk sebage.i ~a~il Ketue..

2. Drs. 3e.~ids;o ~ounde

J.

Drs. ~loy2ius ~lay

4. • ... .

(3)

- 4 -

4. Drs. H. Ima.'71 Soedarv10 PS.

'5. Drs. Yuv10no Asparin.

6. H.I. ~idyapranata.

7. A.S.S. Tambunan, SH.

8. Prof. Su..~ardjo Sastrb Suhardjo, SH.

9. Ny. H.S.A. Legowo.

10. Ir. Suradji.

11. R.A. Rive.i

12. Warsito ?uspoyo, SH.

Ini adalah ~~~ggota-anggota tetap,diikuti P~Dggota Pengganti dari Fraksi Karya Pembangunan dimulai dari :

1. A. Latief, SH.

2. Drs. Hasanuddin.

J. Drs. I '.7ayan Dhana.

4. Suhadi Bardjosutarno.

5.

D~. DR. Sihombing

6. Ny. Dra. Ende.ng Dvfiasmara Anggraheni Abimayu.

Saya teruskan ;~~gsota-e.nggota Pansus dari Fraksi P D I, dimulai dari

1. Achmad Subagyo, '.7akil Ketua Pansus.

2. Soetomo ~R, SH.

Dan A.nggota Pengganti yang berada di Rapat ?leno 1. Adipranoto.

Saya teruskan _mgsote..-anggota Pansus dari Fre.ksi ?ersatuan Pem- bangunan dimulai ds.ri :

1. Drs. H.B. Tarnam Achda, ;.Vakil Ketua Pansus.

2. Drs. H. Rid~an Saidi.

3. H. I.=urthe.do ~.=akmur.

4. H. LI. ?.=u.:'1asir.

5.

Tgk. H.~. Saleh.

6. Abdul Ee.y J 2.ys.::-1enggala.

Dan Anggota-anggota ?engganti :

1 • Ny. Lius3rrif ah Ali Mashar.

2. Asri Tjikman.

3. Drs. 7ahid Qasimy.

Anggota-anggota yang tidak hadir ini sedang mengikuti Rapat Paripurna D?R. D221 2em2Dg perlu kami beritahukan, perlunya adk Anggota-anggota ?engganti ini adalah untuk menggantikan ;~~ggota­

anggota tetap yeng berhalangan hadir, sehingga karena .An.ggota tetapnya adalah 24 Crang maka angka untuk menentukan Qourun ra - pat-rapat Pe..nsus ade.lah juga 24 bukan 36, sebab yang 12 adalah _A.nggota Pengganti.

Demikianli::ih Saud.e.ra i\Ienteri dari _h""lggota-Pnggota Pansus RUU

Protokol. Perlu ~ce..:-ii jelaskan bahwa rap.s~t :?e..nsus intern ye..nf:[ lalu juga sudah IJenete.p}:e.:.r-1 j adwal acara rap at-re.pat ?ansus ye..ng saya

}:ira •.••••••

(4)

5 -

kira juga sudah diberi tanuka...n lcepada Pemerintah, maka pada ke- sempatan ini saya ingin beritahukan tentang jadwal acara ini.

Pertama-tama pada ta_nggal 23 Juni yang lalu sudah diadakan Rapat Pansus Intern dengan acara Pe:milihan Pimpinan Pansus dan pada tanggal 24 Juni se.mpai dengan 4 Juli diadakan rapat-rapat Intern Fraksi-fraksi untu_"':( r:1empersiapkan rapat-rapat Pansus be-

ri~:u.tny~ yang antara lain berben tuk penyusunan DIIVI ( Daftar In- ventarisasi Masalah ) dari_masing-rnasing Fraksi.

Sesudah itu mulai hari ini tanggal 6 Juli sampai tanggal

9

Juli nanti akan diadalcan rapat-rapa.t kerja Pansus dengan Pemerintah.

Perlu kami beritahukan bahwa te.nggal 9 Juli ini hanya merupakan _!i_ncer-ancer, terserah kepada kita sernua nanti kapan akan kita selesaikan rapat-rapat ?an2us ini, bisa pada tanggal 9 , bisa

sebelv~n itu dan bisa juga sesudah itu. Ini semua tergantung ke- pada ki ta semua.

Sesudah selesai rapat-rapat kerja Pansus dengan Pemerinta.~

:maka diadakan rapat-re.pa t Pani tia Kerja yang menurut ancer-e.ncer nya dimulai pada tanggal 10 Juli sampai dengan 16 Juli, oleh ka- rena pada tanggal 16 Juli itu Pimpinan Pansus harus memberike.n laporan kepada Badan I.:usyawarah 8engenai perkembangan pembahe.san didalam Pansus, maka pada tt:L~ggal 15 Juli nanti rapat Panja itu diselingi dengan rapat Pansus Pleno seperti sekarang ini sekedar u:-:: tult mendengarkan Lepor!=n-1 dari Panj a sudah sampai dimane.. pe:ibe.- hasan RUU ini didalam Panja.

Perlu kami beri tal:uka:.1. bahna menuru.t jadvral ace..ra rap_a1,,-.l..

rapat DPR, nanti pada tanggal 20 Juli sude.h akan diadakan rapat

I

Pe..ripv.rna DPR untuk ::.enbP!-ie.s atau membicarakan RUU ini tingke.t IV artinya Pengesa~an dari ~asil Pansus ini.

l1a~un nanti tergantung kepad.a ki:ta (?ensus) ini apakah }cira-l:ira kite. sudah bisa ~enyelesaikan tugas ?ansus ini sehingga hasilnya bise. disahkan pada tan,;5e.l 20 J,J.li i tu. Itu akan kani laporl-::an ps..da. tanggal 16 Juli ~:epade. 3adan ~=usyawara..11, apabila nanti se- kiranya pada tanggal 16 Juli it~ Pansus 8elum bisa nenyele~aik~n

tugasnya maka ki ta akan min ta kepada Badan Liusyawarah untu .... 1{ !llem- perpanjang penugasan kepada Pansus.

Na.mun ancer-ancernya ialah ske.n kita usahakan agar supaya Pansµs ini dapat ::ienyelesaikan tugasnya secara tuntas pada akhir I.l9sa Sidang ini kira-kira ye.itJ.. pe.da tanggal 24 Juli, sehingga menu - Yut rencana kita nanti (ini baru rencana) maka pembahasan atau pembicaraan tingkat IV (?engesaha.~) didalarn Rapat Paripurna DPR baru aka..."'1 dapat dilakukan dide.l&-n masa sidang yang akan datang, ini semua hanya ancer-e.ncer segala sesuatu tergantung kepada per kenbangan pembahasan dide.le.m Pansus dan didalam Panja.

3ekianlah penj elasan selcedarnya :::engenai j advrn.l acara rape. t-

rcpat Pansus, sekar2ng tiba saatnya Pimpinan memberikan ·

(5)

- 6 -

l~esempatan. ?::-e..~:sf-fre.ksi 1L1tuk menyanpaikan kata pengantar sing- l{at :F'raksi ::-22.sin.g-=asing, sesuai dengan je.dwal ace.ra ~1ang sudah

WAKIL :::~-=:s:uA ?_::..=~Su,3 ( DAMCIUAR, SH ) :

l'.fona..YJ.yake.n, ~e..~e..n ';-re.ktunya r.1emperkene..lkan personil dari pi- hak Penerinta_"'ri.

l.~a..."'1ti, se.ye.. ~ira perkenalan personil d.s.ri pihak i - . .:-emerit..an • ..!.. , setelah pihe.k :?-:::-:-~e::-inta_'ri dioerikan kesempatan berbic2.ra. sehingga sekali saja.

Sekare....11g se.~:-e. :::inta Fraksi ABRI mendahului untu~r ::ie:::iberi~rn.n

a.tau menyamp.sil:E.2: penge.n.tar singkat Fraksi, saya pe::sile.~an.

FRAKSI _ll~RI (- DR.A .• NY·. ROEKiflWI, KOESOEMO_-ASTOETI S03DJONO ) Assalamu' alaikum ;-/arokhmatullohi Wabarokhatukh,

Yang terhormat Saudara Pirnpinan Pansus,

Yang terhormat Saudara Menteri Negara Pendayagunaan Apar2tur Negara beserta Staf,

Yang terhormat fl~~ggota Pansus, dan Sidang Pansus yang kc.mi ~uliakan.

Menyadari.eksistensi kita semua sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa, maka pertama-tama Fraksi ABRI ingin mengajak sidang yang mulia untuk rnernanjatkan Puji Syukur ke hadirat-Nya, karena hanya atas per- kenan-Nyalah segala kegiatci.ll Dewan dapat terlaksana.

Hari ini kit~ semua memasuki pembicaraan tingkat III RUU teµtang Protokol, yang sebenarnya secar~ umum dan pokok-pokok, segala halyeng akan kita kemukakan nanti telah dikemukakan oleh semua fraksi dalam Pemandangan Urnum pada tanggal 15 Juni 19~7, dan telah mendapat jawa ban pemerintah pada tanggal 22 Juni 1987 yang lalu. Maka at2s dasar sikap dan pandangan Fraksi ABRI yang telah kami kemukc.kan dalam Pe- mandangan Umum itu pulalah Daftar Inventarisasi Masalah dan Usul Per ubahan dari Fraksi ABR.I yang terlampir dan saya kira 3a~e.~ :.=enteri sudah mel:lperolehnya itu dibuat.

Sidang Pansus yang k2~i hormati,

Sebagaimana telah sama-sama kit~ maklumi~ kehadiran RUU tentang Protokol ini merupak~ c.manat Ketetapan l'-IPR No. III/EPR/197B~ khusus nya yang tercantum d~la=i Bab IV, pasal 13, yang berbunyi sebag2i be- rikut :

1'Hak Keuangan/Adm.inistratif' dan Kedudukan Protokol dari Pimpin- an/Anggota Lembaga Tertinggi Negara dan/atau Lembaga Tinggi Ne- gara diatur dengan Undang-undang.11

.Denge.11 ••••••••

(6)

Dengan demikian di samping Undang-undang No. 7 tahun 1978, yang ~eng

atur hak keuangan dan ad}ni.q.istratif Presiden dan Wakil Pr-e-siden, be- kas Presiden dan bekas Wakil Presiden, dan Undang-undang No. 12 ta- hun 1980 yang mengatur hal yang sama untuk Pimpinan dan Ahg&o~a Lem- baga Tertinggi- dan Tinggi Negara, bekas Pimpinan Lembaga Tertinggi/

Tinggi Negara dan bekas Anggota Lembaga Tinggi Negara, maka Undang- undang tentang Protokol ini dapat memungkinkan terrea-

lisirnya .secara penuh Ketetap~ MPR No. lII/~il?R/1978-tersebut.

Searah dengan itu, Undang-undang No. 2 tahun 19t)5 tentang Perubc._!:!

an a~as Undang-undang No. 16 tahun 1969 tentang Susunan dan Kedu- dukan Majelis Perrnusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan R~kyat dan

De~an Perwakilan Rakyat Daerah, sebagaimana telah diuDah dengan Undang-undang No. 5 tahun 1975, telah mengatur hal yang sama.

Oleh ke.renanya Fraksi Al:3RI mengusulkan agar Undang-undang No. 2 tahun 19~5 tersebut dapat dican~umkan dalam Konsiderans Mengingat,

Sidang Pansus yang kami hor~ati,

Selanjutnya Fraksi ABRI meminta perhatian akan bunyi pasal 1,

angka 1 tentang Pengertian Protokol._Dengan menghilangkan kata

ndan lain-lain11 dalam rumusan sebagairnana tercantum dalaf!l RUU, &::£

ta mel3ksanakan sediki t penyempurnaan redaksiona1_- Fraksi -~BFU

~ ...

menganggap bahwa materi yang tercantum di dalam rumusan itu ielah mem2nuhi syarat seb~gai ketentuan umum; hal ini terutama apabila dilihat dari luas cakufan materi yang akan diaturnya. Oleh kare- nanya Fraksi. ABRI ingin mengajak sidang yang mulia ini untuk meng gunakannya secara t3at asas, sehingga tercerrnin t2ik pada Konsid~

rans maupun tsatcint; TuDuh serta Pen_jelasannya. Dent;c:in demikian ti- de.k diperluk~n laei adanya pembatosan ruang lingkup sebagaima~~

tercantum dalam pasal -2 ayat (1).

Sau~ara Ketua, Saudara Menteri, dan Anggota Pansus yang kami hormati,

Bertolak dari apa yang telah dikernukakan tadi, Fraksi AB:il meminta perhatian kepada sidang Pansus untuk mern2sukkan peng:

aturan tentang Tokoh-tokoh Masyarakat tertentu secara taat asas, -....·alaupun tanpa menutup kemungkinan pelaksanaannya di ja barkan sec~

rc-1 lebih luwes melalui Peraturan Pemerintah. Usul irii i:erutc.n1a !di dcsarkan p&da kenyataan Dahwa di dalam acara kenegar2an maupun a- car8 resmi lainny~ selalu diu~dang Tokoh-tokoh ~asyar~ka~ t~rten­

tu, seperti misalnya bekc.s isteri Presiden dan \·.rakil Presiden.

Demikian juga dengan diaturnya melalui Undan5-undBng ini Tokoh-to koh Masyarakat tertentu, akan memungkinkan dibuatnya kriteria si~

pa-siapa yang dimaksudkan dengan Tokoh-tokoh Masyarakat terl:entu tersebut melalui Peraturan Pemerintah.

Dalam •••••••

(7)

Dalam kesempatan in± Fraksi -ABRI J·uua . ~ in~in men~aJ·ak c 0 Sidanrr - c Pansus untuk menyad~Ti oersama bahwa pengertian protoY.ol:.t~dc.k ha -.. ~~nya sekedc:!r ·tata tempat saja, na.mun juga rneliputi ta:ta oeri~hormo.t

...

--

-

an dan ta ta upacara. Oleh karencnya F'raksi A.BIU mengajukan ust.!l

_, -

--~ _-:::"._~------- - ·- ..._ ~ ---... ,___ _ _...--~~-~---~---·---- ~ --~--~...;_...__...:::..,..~~- ·-·~- ---·-

agar judul Bab II dapat diubah sesuai dengan luas cakupan materi yang akan diaturnya.

Khusus mengenai tata_ penghorruatan memang memp~nyai kaitc.n yang ·e·..:..

rctt denian iata ternpat, sebab tingkat penghormatan yang di~erikan

kepada seseorang pejabat akan setimpal dengan urutan t~ta tempat- nya D Tetapi di luar tata tempat masih banyak kegiatan dcn dukung- an yang tercakup dalam tata-penghormatan itu, yang sifatnya beru- pa pemberian kemudahan demi kelancaran pelaksanaan tugas dan ke- giatan lainnya.

Memang dapat dimengerti bahwa hal itu tidak perlu diatur secara

terinci-~ ::.f' tetapi pokok-pokoknya perlu diatur dalarn RUU ini deng- an maksud agar dapat digunakan sebagai pedoman dalarn pembuatan Pe raturan Pemerintah

Sidang Pansus yang kami muliakan,

Dalam kesernpatan ini Frc:.ksi ABRI n:e ngajak sidang Pansus mtuk bersama-sama memikirkan tau tempat dalam suatu acara· kenegaraan maupun acara.resmi lainr1ya bagi Kepala Staf Angkatan dan Kapolri, yang dalam konsep RUU ditempatkan pada urutan di bawah Kepala Per wakilan Negara Asing.

tiag~imanapun juga tatc penghormatan dan tata tempat bagi seseor2ng tidak dapa t dilepaskan dari ci ta rasa dan norn~a yang tumbuh dan diterima oleh nilai-nilai sosial dan budaya bangsa kita seudiri sebagaimana dikeruuk2kan oleh Pemerintab. Mungkin atc:s pertimtang211·

itu pul2. serta fungsinya dalam tata kehidupan bernegara sebagairna na tercantum dalam UUD 1945 pasal 10, maka Kepala Stai Angkatan dan Kapolri dalam acara kenegaraan dan acara resmi lairmya berada di belakang Presiden. Berdasarkan pertimbangan-pertimb2nean terse but di atas, ~raksi hort! ingin mengajak sidang yang mulia ini UL-

tuk menibicarakannya p3. da tingko.t III, bagaimana yang sebaiknYla di

tempat}~c:n para· Pejabat tersebut dalem keprotokolc..n ini.

Selanjutnyo. guna pt::mbicaraan tingkat III, Fraksi ABRI tel2.h

rne~yiapkan Daftar Inventarisasi Masalah serta Usulan Perubahan, sebagaimana dapat diiku~i pada naskah DIM yang disiapkan oleh Se- kretaris Pansus.

~-;:· .·'

'

l '.

De:nikie.nlah

...

(8)

i I

- 9

.. l-1-_

Demikianlah secara pokok-pokok materi yang ingin dibicarakan oleh Fraksi ABRI dalam pembicaraan tingkat III.

Pada akhirnya Frak~i ABRI meyskini bahwa kita semua yang ~erlioa~

dal~m Pansus ini mernpunyai tekad yang sama untuk dapat menyeles~~:

kan pembahasan RUU ini sesuai dengan jadwal waktu yang telah kita sepakati bersama, dengan didukung o_l'"'~11- s.ikap keD~_r::?ama~n, silih

----~---- -~---.-.... --- ... - --·· ~ -- ... - - .. - ~-::L__~..____ ____ _ _ _ _ ! ____ . __ . . . - -

:.sah, silih asihv silih asuh, dalarn rnusyawarah untuk mencapai mufa kat secara bulato

'l1erirnakasiho -

\'/assalamu' alaikum -warokhmatullohi 'dabarokha tuh.

--.

i:<:2!TU A :

C'er~ma kasih ka.mi,, ucap::an kepe.da juru ::;ice.ra Fraksi ABRI, sele.njutnya·i.kami persilakan Fraksi i-=e.rya Pembe.:-Qgunan untuk men:r~-·

pailcan kata penga.ntarnya, saya persilaken.

FPJ:..?~SI ••• , • ~ ••••••• ,

(9)

0

... 10 -

FRAKSI KA.RY.A- PELIB.ANGUNAN ( DRS. YUVIONO ASP.A.RTI1 )

A'ssalamualaikum Harakhmatullahi ~Jaba!:"akatuh.

'

Pimpinan Pansus Yth,

\Jak i 1 Peme,.~ in\~ h ya~CJ kam i honna ti I

Ang go ta Pansus ··,ang mul ia,

.

~

J

-...

Pada hari ini tanggal 6 Juli 1937 Panitia Khusus Rancarigan Undc.tnq Undc.iny tl!ntung Protokol melangkah lebih lanjut dungan dimulainya pembahasan Tingkat I I I Rancangan Undang Undang tersebuto

Fraksi Karya Pernbangunan telah rn~mbahas secara mendalam Rancangan Undang-undang ten tang Protokol ini dan rnenyadari betapa pentinqnya Rancangan Undang-undang ini, Fraksi-kami telah pula ber.us3J-ia un tuk mt:.·mper:.)leh masukan-masukan dar i. mereka yang ahl i dalam bidang inio

Kesempatan baik ·ini akan kami pergunakan .. -untuk menjelaskan lebih dahulu fH.;~1dirian Fraksi Karya Pembangunan,

s~hingga pengaturan Protokol dalam acara kenegaraan/acara resmi lainnya yang- rumit· dan peka itu dapat kiranya diternpatkan pada posisi yang wajar.

i ,

Dalam Pemandangan Umum Fraksi Kary~ Pernbangunan pada tanggal 15 Juni 1987 antara lain dikemukakan bahwa : masalah pengaturan protokol seperti yang akan diatur dalam Undang Undang ini nanti mernpunyai segi-segi konstitusional terutama karena

'--·

Lembaga Tertinggi Neqara dan Lembaga Tinggi Negara.

menyanqkut

_,

Dehgan per~ataan lain dengan Undang Undang tentang Protokol ini kita hendak rnengatur sebagian atau salah satu segi kehidupan

I

konsti tusional kita .. pengkajian ini ten tu harus digunakan ketentuan-ketentuan dalam Undang Undang Dasar l-" 1945, ka!:"ena sebagai eksponen Orde Baru kita sudah sepakat untuk ine 1 aksanakan Un dang Undang Dasar 1945 secara murni dan

konsekwen.

i /

(10)

11 - u ,,,_·

·Kiranya jelas bahwa tolok ukur untuk rr.engkaj i ... rna te!."' / 1

.

Rancanqc4n !

. \ Undang Undang tentang Protokol adalah ketentuan- ketentuan Undang Undang Dasar 1945 itu sendirio Inilah pendirian pokok per ~·am~ Fraksi Karya Pernbangunan.

,.

\ .

\

Tolok ukur ~·\ng kedua, yang dipergunakan oleh Fra~_~i.-· ·Karya Pembangunan ialah: L3hwa Rancangan Undang Undang tentang Protokol

seb~iknya berisikan pokok-pokok ketentuan mengenai segala sesuatu yang menyanqkut ke-protokolan ydng ada di negara kita, sehingga nantinya Undang Undang tentang Protokol ini akan merupakan peraturan induk tentang protokol.

Yang kami maks~d dengan "segala sesuatu yan9 menyangkut ke- protokolan" acJalah bahwa :

a .. • hal-hal yang akan kit~ atur- dalarn Rancangan Undang Undang nanti tidak terbatas pada pernberian penghorrnatan kepada seseorang, sepe~ti dimaksudkan dalam pengertian tentang protokol dalam pas~l 3 butir 1 Rancangan Undang Undang, melainkan juga menyangkut pengaturan tentang tata-busana dalam acara kenegaraan/acara resmi lainnya, pengho.r-matan kepada bender-a, baik bendera kebangsaan maupun pataka dalam - f

kerniliteran, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Ray~,

t

penghormatan kepada jenazah, serta mengenai pelaksanaan tata upacara pada umumnya.

bo hal-hal yang akan kita atur nanti juga rnenyangkut perlakua~

yang tidak langsung --.. ... berkaitan dengan tata upaca.r-a, tetapi banyak berhubungan dengan tata -venghormatan seper:-ti penjemputan,

perlakuan lain-lain yang ke daer-ah atau ke lua!:"

pengangkutan, penginapan dan

I

berkenan dengan kunjungan r-esmi negeri.

Juga menyangkut hal-hal yang menyangkut penahanan, tindakan kepolisian, dan lain-lain.

(11)

12 •,)

-

.

Yang kami · kemukakan diatas tidak berarti bahwa n~l-hal

i

tersebut\ akan kita atur- ualam Rancangan Undang Undang secara ter-per- inc i .. Dalam Rancangan Uhdang· Undang kita hanya akan rnengatur l')al-.. hal yanq pokok saja, misalnya rnengenai bentuk-bentuk

.- \ I .

acara kenega_ian dan acara resmi·lainnya, mengen~1 p~~fk-pokok

'tentang urutan tat~ tempat, tentang tata-upacara dan tata- penghormatan. ·sedangkan ketentuan ya~g lebih rnendetail kita serahkan pengaturannya kepada peraturan perundang-undangan yang lebih !:"endah ..

Dengan demikian maka segala pengaturan mengenai protokol baik di pusat maupun di daerah, akan kita temukan sumbernya dalam Undang Undang in i-'nan t i ..

·uerpokok pangkal pada pandangan inilah rna~a .F'raksi Karya Pembangunan akan mengusulkan adanya Bab-bab dalam Rancangan Undang Undang yang khusus mengatur tentang :

L Jenis t.Jan bentuk aca!:"a kenegaraan dan acara resmi lainnya;

2. tata-t0mpat;

3 .. tata-upacara;

4 .. tata-penghormatan.

Sebagai akibat daripada pemikiran tersebut maka dalam Bab ,I kita akan mengusulkan suatu perumusan definisi protokol yang mencakup penge!:"tian protokol yang lebih lua~, · yaitu pengertian tentang - acara kenegaraan dan acara resmi lainnya;·-~tata-tempat,

i

'...

tata-upacara, tata-penghormatan, tokoh masyarakat, dan lain lain yang nantinya kita tentukan kemudian.

Tentang "tokoh masya!'."akat" perlu diberi tempat dalam Rancanga.n

I

Undang Undang ini dan, pengert ian yang jelas, be!'."hubung dengan kedudukan sosial pribadi tersebut.

Kami men~1himbau agar supaya Panitia Khusus dapat ki::-anya mt:mpe:-hatikan unsu!'."-unsu!'." diatas dan dapat menghasilkan !:"umusan ya.ng baik dan yang luas mengenai pengertian protokol ini.

f

(12)

_Sidang Pansus yang terhormat.

0

- 13 '

/

Fral\si Karya Pembanyunan meminta perhatian, bahwa Fraksi

\

Karya PL:rnlJanuunein pada dasarnya mengusulkan adanya penyempu!."naan pasal 3 , a y \ ( 1) . Rancangan Undang Undang '.yang mengatu!'. U!'.Utan tata-tempat, d1kaJ1 berdasarkan ketentuan dan kedudukan ~c~bagai

, ..p -Ali

Lembaga Negara di-~~ctang Undang Dasar 1945.

Oleh karena materi pasal 3 ayat (1) adalah sangat peka dan menurut perkiraan F~aksi Karya Pembangunan dalam pembicaraan di Pansus ini tidak dapat dihindari adanya perbedaan penilaian tentang kedudukan berbagai lembaga-lembaga itu, maka Fraksi kami mengusulkan agar supaya khususnya materi pasal 3 ayat (1) Rancangan Undang Undang setelah sepintas dikemukakan di Pansus,

,,..

diserahkan saja langsung kepada Panja.

Kami menyadari bahwa pengaturan protokol secara luas akan membawa konsekwer1~i penycdiaan sarana dan prasarana, yang dapat menempatkan Pemerintah dala::1 keadaan yang suli t, khususnya pada waktu perekonomian dan keuangan negara kita mengalami kesulitan •

...

Sungguhpun dernikian, perlu juga dipertirnbangkan bahwa pengaturan

"

protokol secara sempit akan juga mengundang darnpak yang mendalam/

tentang penilaian masyarakat atas kedudukan masing-masing Lemb~]a

Negara seperti yang dikehendaki oleh Undang Undang Dasar 1945.

Fraksi Karya Pembangunan berpendapat, bah~a bobot suatu Undang Undang tentang Protokol pada hakekatnya ditentukan pula oleh berbagai faktor anta~alain

- faktor kewenangan konstitusional yang dimiliki oleh Lernbaga-lembaga Negara;

- penyediaan sarana yang diberikan kepada Pimpinan dan Anggota Lembaga-lernbaga Negara; dan

(13)

- dan faktor kedudukan, _ yang timbul sebagai

.>ak

/ i bat.

pe~lakuan/penghormatah yang diberikan kepada Pirnpinan dan Angyota Lernbaga Negara, rnisalnya : urutan tata-ternpat dalarn acard -~negar.aan/acara resrni lainnya-{ dan bentuk pasport yang dib~~ikan jika rnelaksanakan tugas ke luar neg~~i.

Ketidak serasian dalarn kewenangan konstitusional, penyediaan prasarana dan· kedudukan yang dirniliki oleh lernbaga-lembaga Negara tersebut akan bisa rnenirnbulkan keganjilan-keganjilan dalarn pelaksanaan Undang Undang tentan~ Protokol dan bisa rnenirnbulkan pula kesan yang tidak tepat dalam rnasyarakat mengenai Lernbaga- lembaga Neg~~a yang-diatur oleh Undang Undang ini.

Rapat Pa~sus y~ng terhormat,

Demik i an 1 ah po k o k - po k o k -- pi k i ran d an 1 at a r be 1 aka n g yang mendasa=i sikap Fraksi Karya Pembangunan dalam pernbahasan Rancangan Undang Undarig tentang Protokol ini.

Usul-usul perubahan tentang_.sistematik dan penyernpLirnaan r-umusan

seca!:"d teknis dan terperinci, akan dikemukakan lebih lonjut dalam

=apat-r-apat Pansus selanjutnya.

Sekian dan terima kasih atas pe!:"hatian !:"apat yang terhormat,.

\:assalammual a i kum Harakhma tul lah i \Jaba!:"aka t~h.

KETUA • • • •

..t

(14)

- 15 -

KETUA :

Kami uce.pkan terima kasih kep2.da juru bic2.r2 Fr?-ksi K~ ·c-ya Pembangunan, sek2.rang kami persilakan juru bicar2. F=----::_ksi

tuan Pemban~J.Ila.11, untuk menyampaikan kata pengantarnya.

F3.AKSI FS3SATUAN PSMBANGTJNAN ( DRS. 3.IDWAN SAIDI ) Assalamu' .::]~aikum Warahma tullahi Wabaraka tuh.

Yang terhormat Pimpinan Sidang P2nsus, Yang terhorm::t Wakil dari Pemerintah.

Dalam kesempata.~ ini terlebih dahulu Fraksi Pers~tu2n ?emb~

ngunan menya.mpaikan te:rima kasih a tas kesempa te.n y2ng -:iroe:-ik?n un tlL'k menyamp2.i.."t\.aJ1 ka ta pengan tar singka t mengawali pemb2_ha s2.n kita mengenai ~UU tentang ~otokol.

Seperti halny3. dalam pemandangan umum di depan Sidsng Paripu:-na dan rincia_n dalam daftar DIM , Fraksi kami -berpends.pa t 3.UTJ yang diajukan Peme:o:L.YJ. t2-h ini perlu penyempurnaan. D2_n di da:. .?.ill b::._ny~k

hal penyempurnaan ysng kami usulkan mempunyai kes~_maan dsng~n

Fraksi-fraksi lain atau sebaliknya. Sehingga ha'l itu mer..~:nb~h

keyakinan kami bahwa RUU ini dapat kita selesaikan s~b2ik-b2_ik-

nya dan dalam tengg211g waktu yang tidak terlalu lam2, meskipun kita menyadari bahwa banyak hal yang sensitif te:-ke_ndun,~ d.::l2m RUU, tetapi kita tentu tidak perlu selalu menghind2-~k? ... "'l h~l-h~l

yang selalu ki ta a.n.ggap sensi tif ini, asa_lkan d eng2n hil-:m-:-t ke- bijaksanaan nis~2_yc.l2~h musyawarah akan men~apai !ITL1£'?k2 t.

Kami memandang penting tokoh masyarakat disebu~ks."1

eksplisit di d::ilam RUU karena tokoh masyara.kat meskipun :id2k mempunyai kedudukan fo~mal, tetapi karena pengabdian dsn perkhia- matannya pada. bangsa dan akseptabili tas kepemimpinan...l"lyg_ S-9~s.r2

schsiologis, m'3nyebabkan tokoh masyaraka t mempunyai per2n ked.:1du...l\:- an tersendiri, sehingga patutlah kepada mereka diberik?-n pe~gho~-

matan dan tata tempat d2.lam acara-acara dimana mereke. diu..:.-rid~ng.

Judul RUTJ •••••

(15)

- 16 -

Jadul

::.=um,

pada pandangan kami tidak perlu diubah, karena

deng2-L~ judul itu telah termuat subtansi pe~ma~~lahan pemberian penghornl2..tE.TI, kepada subyek-2 tidak saja pejabat negara dan pe-

me~ints.h tetapi juga tokoh·masyarakat.

Karena judul yang sempit pad~ hakekatnya tid3k d2pat menampung hal-2 secara subtansial hendak kita tuangkan d2 .. l2m ker-:-ngke. se-

sua tu Hancangan Ilndang-undang. Ringkasnya pada pand=:.ng211 F·--2.ksi

Persatua....~ judul 3UU ini sudah cukup flexibel.

Demikianlah hal-hal y~.ng kami jadika.11 hight light d'"'lam kesempatan ini, mengingat waktu tentu tid2.k semua perlu diung- kapkan.

~khirnya sekali lagi Fraksi Persatuan Pemb211~.1.T1an bertekat

u.11tuk bekerja sekeras mungkin bersama deng2.n F!-~ksi lain dengan

Pemerint~h, sehingga Rtm ini dapat kita selesaikan denge.n baik.

Dem; terc~painya pembahasan yang berdaya guna dan b~rhasil guna yang optimal, k~mi mengharap kiranya dapat diperti~bangkan per- temuan yang bersifa t konsinyasi dalam tir1gka t Pe_nja kelak.

Mengingat be.ny~knya usul-usul rumusan baru dari Fraksi-2 yang

memerlLL~an pembicaraan yang instensip, tid~k S2.ja formal tapi ju- ga in:'o~mc.l.

Teri.ma kasih,

Wassalamu' e.laikum Warahmatullahi Wabara_'ka tub.

Te ... ima k~sih kami ucapkan kepada juru bicar2. d::.ri ~aksi

Persatua.n Pembangunan. Sekarang kami persilaka.n Juru . b. icara ari d .

Fraksi PDI.

FR.AKSI PDI :

. . . . . .

(16)

- 17 ~

. .

FRAKS I PAH-T-AT· -DE~fDKRAS.I I;\'D CL~ES IA -(_ s.DE.TD:MO HH , SH ) _!- ... -

Yang terhormat Saudara Ketua Pansus,

Ytho Saudara Menteri Pendayagunaan Aparatur Nega~a sebagai Wakil Pemerintah beserta staf,

Yth. Saudara-saudara anggota Pansus dan hadirin sekalian.

Assalamu'alaikum Warakhmatulahi WabarakhatuhD M e r d e k a !

Pertama-tarna perkenanlanlah kami atas narna Fraksi PDI meman- jatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas karunia yang telah dilirnpahkan kepada kita ~ekalian sehingga pagi ini 6 Juli 1987 dapat melanjutkan pernbicaraan tingkat III d§;.lam rcingka,..pem- bahasan RUU tentang Pro~okol yang telah disampaikan oleh Pemerin- tah lewat Yth.Saudara Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara pada tanggal 8 Juni 1987.

Pembahasan RUU tentang Protokol bagi Fraksi PDI adalah sarna pen- tingnya sebagaimana kita menggarap/menangani RUU lainnya, namun karena keprotokolan ini menyangkut kepentingan pejabat terting-

gi/ti~ggi negara, para pejabat negara dan pejabat Pemerintah lain- nya suda·h barang ten tu di butuhkan kearifan yan.~ tinggi, ~karena sa-

~ga t sensitif. >."- 1-~

Kelahiran suatu undang-undang yang mengatur protokol memang kami anggap sangat penting dan perlu, sebab selama ini dalam prak- tek ketatanegaraan kita kesemuanya itu baru diatur dengan peraturan-

- 11

peraturan dibawah Undang-undang, sedangkan MPR sebagai lembaga ter- tinggi Negara telah rnengambil suatu keputusan yang berupa Ketetapan MPR No.III Tahun 1978 tentang Kedudukan dan Hubungan Tata Kerja Lembaga Tertinggi,: Negara dengan/atau antar Lembaga-Lernbaga Tinggi Negara yang pad~ Pasal 13 berbunyi sebagai berikut :

"Hak Keuangan/ . . . .

(17)

'' ffiak Keuangan/Administratif dan Kedudukan protokol dari Pim- pinan/ Anggota Lembaga ~ertinggi Negara dan/atau Lembaga Tinggf Negara diatur dengan Undang-undang "

Saudara Ketua, hadirin Yth.

Yang kedua masal~h waktu (timing) pengajuan RUU ini ka- m1 anggap sangat penting dan tepat. Hal ini disebabkan-karena RUU diajukan 4 bulan sebelum anggota DPR periode 82-87 meng- akhiri masa baktinya. Karena konsensus DPR sekarang ini tidak mau/atau tidak akan mewaris (carry over) penanganan suatu RUU sudah barang tentu RUU ini akan diselesaikan sampai tuntas.

Hal ini merupakan kebulatan tekad kami sebab disisi lain bagi setiap anggota dewan akan memiliki rasa kepuasaR tersendiri manakala dapat menyelesaikan tugas sebagai seorang legislator dalam hal menyelesaikan suatu RUU menjadi Undang-undang sesuai dengan aspirasi raky~t yang diwakilinya,

Tekad segenap Fraksi termasuk Fraksi PDI ini jelas ter- cermin dalam Pemandangan Umum atau Pembicaraan Tingkat II pada tanggal 15 Juni 19870 Hal ini merupakan bukti bahwa semua pi- hak memang sangat berkepntingan dal~m menyelesaikan RUU ten- tang Protokol,

Saudara Ketua, anggota Pansus serta hadirin yang terhormat.

Menurut pengamatan kami segenap anggota DPR periode ini menyadari sepenuhnya bahwa pengakhiran tugas tidak perlU diwar- nai kekecewaan, sekalipun tidak akan duduk lagi pada lembaga

ini namun tetap memiliki elan perjuangan yang dijiwai semangat patriotisme dalam merampung~an kewajiban yang tersisa dihadapan 11

kita bersama. Dan narnpak pada wajah-wajah yang ce~ah dari sege- nap anggota Pansus ini suatu bukti bahwa sebagai legislator menyelesaikan suatu RUU menjadi Undang-undang merupakan kebaha- giaan tersendiri.

Penyelesaian yang baik dari suatu RIJU menu~ut pengalarnan kami hanya dirnurngkinkan manakala adanya saling pen~ertian antara

kita bersarna

. . . .

. .

.

.

... .

....

\

(18)

kita be~~ama, saling pengertian antara ~~genap Fraksi adanya pendekatan antara Pemerintah dengan Fraksi-Fraksi yang tercermin dalam Pansus ini.

Fraksi PDI optimis bahwa RUU ini akan dapat disele- saikan pada waktunya, Ada 3 alasan yang mendukung optimis- me ini

1 .. Tekad segenap Fraksi sebagaimana kami ungkapkan diatas yaitu RUU ini harus selesai sebelum berakhirnya tugas DPR periode 82-87.

2. Tolok ukur yang dipakai dalam penyelesaian suatu RUU sekarang adalah sama yaitu UUD 1945~ GBHN dan Pancasila sebagai satu-satunya asas.

3 .. Personalia dalam Fa!1sus yang sebagian besar adalah re- kan-rekan kami yang biasanya duduk di Pansus-Pansus ter- dahulu yang dapat dikwa:lifikasi sebagai ah1i atau de- dengkot Pansus, seperti Prof .Suharjo, Sdr.Warsito Pus- poyo, Sdr.Danciwar~ Sdr.Sawidagdo Wende, Sdr.Juwono As- parin, Sdr.Situmorang,Sdr.Purwosasmito, Achmad Subagyo, ASS Tambunan, Almuharorn Kyai Tengku Saleh dan Alrnuharom

-1

KH Munasir serta teman-teman lainnya yang telah kami kenal kegesitannya seperti Sdr.Ridwan Saidi, Sdr.Rukmini.

sehingga memudahkan jalinan komunikasi, yang sangat mengun- tungkan bagi penyelesaian RUU ini.

Hubungan yang telah kita jalin dalam penanganan berbagai Undang-undang dapat kita teruskan. Dan kami yakin sekalipun

rnateri dalam RUU ini tidak terlalu banyak, namun bukan

:I

berarti tidak ada kesulitan sehingga diperlukan pernecahan- pemecahan kesulitan tersebut dengan cara musyawarah untuk mencapai rnufakat sebagairnana sistem yang kita anut.

Sehingga diperlukan ... .

(19)

- 20 -

Sehingga diperlukan p~mecahan-pemecihan kesulitan terse- but dengan cara musyawa~ah untuk mencapai mufakat sebagaimana sistem yang kita anut.

Dalam memasuki RUU ini saya masih ingat akan kata-kata yang dibawakan oleh Sdr: -Menteri Kehakiman Ismail Saleh, sewaktu mengantarkan 2 RUU baik Mahkamah Agung maupun'Peradilan Umum yaitu bahwa tidak ada gunung yang tidak dapat didaki, tidak ada curah yang tidak dapat dituruni, tiada laut yang tidak aa- pat diseberangi dan tidak ada kesulitan yang tidak dapat diata

Saudara Ketua, hadirin yang tehormat,

Fraksi PDI sangat menghargai politikelwil dari

Pemerintah yangkemudiandtl1kuti: dengan politikel daad beru- pa pengajuan RUU tentang Proiokol,° yang

h~kekatnya

ada-

~ i t . \ ~ ;1 .

lah memenuhi amanat'Rakyat yang tertuang dalam Ke~e~apan

MP~

No.III Tahun 1973. ) ) . 1

Hal semacam ini. seqelumnya .-memang te lah dilakukan Pemerin- tah/DPR dalam raggk~ penjabaran TAP MPR III tahun 1973 de- ngan telah diundfngkannya 2 Undang-undang sebagai impl~~:­

me1ntasi pasal 13 TAP III. Tahun 1973 tersebut yakni : 1. Undang-undang No.7 tahun 1978 tentang Hak Keuangan/Ad-

ministratif Presiden dan Wakil Presiden serta Bekas Presiden dan Bekas Wakil Presiden R.I.

2. Undang-undang no.12 tahun 1980 tentang Hak Keuangan I Administratif Pimpinan dan Anggota Lembaga Tertinggi/

Tinggi Negara serta Bekas Pimpinan Lembaga Tertinggi/

Tinggi Negara dan Bekas Anggota Lembaga Tinggi Negara.

! I

- Saudara Ketua, . . . .

(20)

. ..;

Sdre Ketua Yang Terhormat, r

L

maupun to~oh-tokoh masya rakat.

Materi yang dicantumkan dalam RUU in1 memang tidak terlalu banyak, sekalipun jangkauannya diperluas yakni tidak saja

~para anggota Lembaga Tertinggi/Tinggi Negara, tetapi·

meliputi juga paga Pejabat Negara dan Pejabat Pemerintah terten~t~

D8lam hal 1ni kami berpendipat tidaklah seyogya:nya dalam RUU ini sekaligus diatur kedudukan dan tata hubungan antar Lembaga Ter - tinggi/Tinggi Negara dalam kaitan menjalankan tugas kewajibannya.

Fraksi PDI mengharapkan bahwa berdasar atas pengala.man para .!ng-

gota DPR dalam melaksanakan tugasnya, misalnya dalam rangka kun- jtmgan kerja clll, yang mendapatkan perlakuan yang tidu sesuai dengan kedudukan atau jabatan yang ·dipikulnya sebagai Anggmta Lembaga Tinggi Negara bisa diakomodasikan dalam rangka pembicara-

i

an RUU ini. Dan mumpungkita membicarakan masalah keprotokolan , maka akan sangat tepat rasanya apabila ki ta dapat me:riuangkan hal2 yang essensi~ dalam pasal2 sebagai kapstok artikel yang-Penjabar- annya lebih lanjut dapat diatur dengan Peraturan Pemerintah. ·

Sdr. Ketua dan Had.irin Yth.

Dalam politik pembangunan Hukum dalam rangka penyusunan Peraturan Perundang-undangan, kami melihat adanya

3

dimensi .ya- 1 tu :

1. Dimensi pemeliharaan, 2o Dimensi pembaharuan,

3.

Dimensi penciptaan.

dan

Karena masalah protokol ini sebelumnya tidak pernah diatur

·dengan Undang Undang , maka dengan akan lahirnya UU tentang Pro-

11

tokol in1 akan memperkaya hkasa!Uih Per-Undang-2an Nasional kita dan sekaligus dapat dikategorikan dalam dimnsi penciptaan. ~

Dan disaat kita bersama tengah menciptakan sesuatu, alangkah baiknya manakala status dan kedudukan para Anggota L!1llbaga Ter- Tinggi/Tinggi Negara mendapat tempat yang wajar dan kaitannya dgn UU yang mengatur ttg. Kedudukan Protokol ini.

(21)

-·22 -

Untuk itulah Fraksi PDI.mengharapk.n kerja sama dengan segenap Fraksi dan Pemerintah agar pembicaraan Tingkat III ini nanti, benar2 diwarnai semangat kekeluargaan, semangat gotongroyong yangpenuh dengan toleransi. Insya Allah dengan cara musyawarah

untuk mencapai mu!akat RUU :;;_ _ !' ?totokol ini akan dapat ki ta selesaikan tepat pada waktunya.

Demikianlah kata pengantar singkat kami dalam rangka pembahasan masing2 Fraksi.

Wassalamualaikum Warokhmatula Wabarakatuh

-- =-

KETUA : ,. .. -

Terima kasih kami ucapkan kepada juru bicara Fraksi PDI.

Saudar~ sekalian, setelah kita n;iend_engar,..k?-ta pengantar dari Fraksi-fraksi, maka tiba saatnya kita mendeng~r Sambutan dari pihak Pem.erintah.

Namun sebelum kami mempersilekan Pemerintah memberikan sambu1 annya., kami ingin mengemukakan bahwa tadi kami lupa menyat~l{.a..."1

bahwa sesuai dengan Peraturan Tata-tertib kita rapat-rapat

Pan

I

sus itu pada dasarnya bersif~t terbuka. Artinya walaupun tida.k diadakan pernyataan sekalipun secara otomatis rapat-rapat Pan- sus bersifat terbuka.

Sekarang kami ingin mempersilakan ~akil Pemerintah untuk

i ~

memberikan sambutan.

WAKIL PEMERINTAH (

Saudara Pimpinan Pansus yang terhormat, serta para A1nggo- ta yang kami horma ti, pertama-tama ingin saya sa.mpaike.n Assa - lamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Selanjutnya Saudara-2 sekalian, barang kali banyak yang sudah kenal, apalagi tadi dikatakan bahwa sebagian besar dari • Anggota Pansus ini adalah merupakan to~oh2 yang sering be~ke­

cimpung dalam pembentukan Undang-lLndang, mestinya sudah kenal

T"\ -

(22)

- 23 -

Pek He.mid di sebelah kanan saya, sebagai w~'kil Sekretaris Kabinet.

Kemudian. Pak Manihuruk, kita sudah kenal semua- terutama dari Ko- misi II, tapi mungkin yang ke tiga yang ada di sebelah Pak Hamid m.asih merupakan wajah baru di DPR yaitu Saudara Alex Rumambi yang menjabat kedudukan Dirjen Protokol dan Konsuler Deplu, yang dalam

!!lembicarakan sGal RUU ten:tang ~rotokol ini akan membantu pihak Pemerintah dalam menjawab pertanyaan d211 menyelesaikan permasalah an-permasalahan yang dihadapi. Selanjutnya di belakang saya Pak Subagio, Sekretaris Menpan. Saudara Kuntoro adalah Staf Ahli Bi-

dang E:lLi{um dan staf lainnya.

Saudara-saudara sekalian, selanjutnya saya juga ingin mengu.'.""'.

capkan terima kasih kepada DPR atas cepatnya DPR menanggapi RUU tenta.."1g Protokol yang telah diajukan oleh Pemeri.ntah 9 J"uli 1987 kepada Dewan yang terhormat dan sekarang telah dibentuk Pansus yang sud.ah mulai rapat seminggu sebelumnya d.an s ekarang sudah be.r, ·

temu dengan Pemerintah sebagai hari pertam2nya bertenru..

Sela-ln itu tadi dibicarakan juga jadwal ya1'!g menurut saya sa.ngat ketat, tapi saya percaya atas Pimpinan yang menyampaikan tadi, bah wa segala sesuatu itu dapat kita selesaikan sesuai dengan jadwal xang telah kita tetapkan.

Pemerintah juga telah menerima DIM (Daftar Inventarisasi Masa- lah) y~ng isinya cukup panjang tetapi ketat d~n padat, sehingga b~-

gi ?e~erintah untillc memberikan reaksi pada tahab pertama ini seba-

jk~ya kani mendengar secara lebih mendalam penjelasan dari Fraksi- fraksi pada tahap berikutnya untuk kemudian merupakan dasar sebagai diskusi lebih lanjut mengenai permasalahan.2 y~ng dihadapkan oleh masing-ma.sing Fraksi tadi.

Mengenai kata pengantar, yang disampaikan oleh Fraksi-2 memang sebagian besar, sebagai mana dikatakan oleh Fraksi ABRI , Fraksi Karya Pembangunan, Fraksi Persatuan Pembangunan maupun Fraksi PD!

sebagian adalah merupakan merupakan intihya adalah apa yang telah disampaikan dalam tingkat II baru-baru ini.

J" awe.ban •••••

(23)

- 24 -

Jawaban Pemerintah mengenai ini juga sudah cukup jelas, sehingga untuk lebih jelasnya lagi barang kali tahapan berikut- ya. Saudara Pimpin.an kita menungggu saja dari pada saya menja- wab sekarang nanti toch terulang lagi pada waktu pemb2has2.Il pa- sal demi pasal. Namun saya setuju dengan saran dari S?-lah s~tu

Fraksi FXP barang kali untuk beberapa hal kit.a tunda sampai ke- Panja saja sehingga kita lebih instensif membahas soal-2nya,ter- utama kalau sudah mengenai perumusan, merUirn.lskan yang paling mu- dah kalau merumuskan sendiri, tetapi kalau merumus dengan sejum- lah orang seperti Anggota semacam ini alcan jauh lebih su~ah,

tapi sendiri itu nanti lalau suara Pemerintah.

J"adi yang paling mude.h adalah menunjuk Pa,nitia P-:-nja itu yang kecil sehingga bisa secara instensif merumuskan apa-apa yang

kita sepakati secara bersama. Itulah pengalaman saya di dalam ikut merumuskan hal-2 tertentu itu lebih mudah kalau jurnlah Ang- gotanya lebih kecil dari pada yang besar ini.

Saudara-sauda~a sekalian, disampaing itu harapan P8merint2h adalah sesuai dengan harapan DPR agar ~UU ini dapat diselesaikan dalam waktu yang telah ditetapkan dalam arti kalau bisa de.lam

Ma-

sa Sidang ini, jadi tid~k usah diperpanjang ke Masa Sidang beri - kutnya, tapi kalau bisa selesai pada Masa Sidang ini Pemerinitah akan sangat menghargai.

Dan kami tidPk melih~t ala.sen utj.tuk tidak mencapai harap211-2 itu apa lagi tadi dis::.m;:a i~a_~ oleh Saudara dari FPDI yc.ng hadir di - sini adalah tokoh-2 peru..i.~dangan, di s~mping itu saya melihat di- sini adalah sema.nga t ke::' ja sama, semanga t be~musya"'...,·arah yang· cu- kup besar dari kata-2 pengantar ini y~ng akan menrungkinken kita

\

menyelesaikan 3.UU ini sebel!i.m Hasa Sidang ini selesai, seh1-r1gga dengan demi.~ian kita dapat mengalihkan perhatian kita kepada hal- hal lain yang sc.ma pentingnya.

Saudara-sauda::--a sekalian, bar~_ng k2li sebagai kata pengantar Sauda:ra Pimpinan dari Pemeri..""'lta.h kami ba tasi pada ka ta-ka ta urrrum saja tidak me~anggapi materi,

tetapi nanti ••••

(24)

- 25 -

tetapi nanti pada tc.ha.p-2 berikutnya kami akan bersama dengan teman-teman Pak 1-!a.nihuruk. , Pak Hamid dan Pak Alex un~ menja- wab pertanyaan-perta.nyaan Saudara, mempertimbangkan saran-2 s~u­

dara dan sel211jutnya, sehingga kita bisa dapat secara L~stensip

membahas.

Namun derni~ian saya setuju sekali lagi saya ingin ulangi apa yangtadi di sampaikan oleh Fraksi Karya Pembangunan bah~a bebera- pa hal me~~ng sebaiknya kita bahas di dalam Panja.

Wassalamu' alaiku.rn Warab.ma tullahi Wabaraka tuh.

KE~UA :

Atas na.ma Pansus kami ucapkan banyak terima kasih atas kata sambutan dari pihc.k Pemerintah.

Saudara-saud.ara. sekalian, dan Saudara Wakil Pemerinta.h, acara penyampaian kata pengantar dan sambutanchri Pemerint~h sudah kita laksanakan.

Sekarang kita a.kc.n mela.njutkan acara rapat kita hari ini yaitu lang- sung membah.as

::mu

pasal demi pasal. Kongkri tnya membe..has DIM ma.sing- masing Fraksi.

Saya usulkan agar supaya ki ta langsung memb2.r.i.as DIM ini dengan tujuan agar supaya re.pat Pc..nsus paling lama dapa ~ s el ese.i s~_mpai de- ngan tanggal

9.

Sauda~a sek~lian, tiba saatnya kita memb~ka DIM dari ?l?2.ksi-frak

i -

si yang sudah dibc.gikan kepada ki ta semua. _

Biasanya •••••••

(25)

_w-"...;

- 26 - ·., "fl!'

Ei~sanya apabila kitn membahas DIM Fraksi-fraksi ini dimulai

de~gnn mernberi kesempntnn kepada Fraksi yang bersangkutan . untuk mernberikan penjelasan terhndnp DIDM-nya sendiri, dimu- lai dnri atas dalam arti dari Judul RUU. Sesudah Fraksi yang bersnngkutnn memberikan penjelasan terhadap DIM-nya sendiri.

mnka Fraksi lain juga diberi kKKM kesempatnn. Disamping mem- berik[ill penjelnsan terhadap DIM-nya !?endiri juga sekaligus

memberikan tnnggapan terhadap DIM dari Frnksi yang sudah ~icara

terlcbih dnhulu. Dan setelnh keempat Fraksi bicara rnaka pihak Pemerintnhlah yang akan diberi kesenpatan untuk neriberikan sambutan.

Untuk itu perlu dimintakan persetujuan apakah cnra kerja yang denikian ini dapat disetujui, sudah barang tentu nanti dalam perjalanan penbahasnn bisa diubah disesuaikan dengan keadann.

ANGGOTA M.S. SITUMORANG, SH (F.ABRI) ; Tanpa mengurangi_apa yang telnb dikeraukakan oleh Ketua Rapat; Frnksi ABRI ingin mengu- sulkan bnhwa ndn beberapa hal di ·antarn DIM yang telah dima- sukkan ini adn yang salah ketik dan perlu diperbaiki. Apnkah tidnk seyogyo.nya hal ini k±:tiX dikemuknkc..n terlebih dn.hulu ataukn.h bersannnn di dnlam rangka nanti nembahas tiap pnsal demi pnsal. Sebab dnri Fraksi ABRI adn beberapa catatan yang dirnn.sukkan di dalam DIM yang sebenarnya tidnk perlu dimn.suk- knn, ini mungkin. so.lab cetak.

Yang kedun., ialah bahwn. untuk menempatknn sesua tu pa.da tempat-

nya tentunya fungsi forum PANSUS ini ado.lab nembicarakan semua hn.1-hn.l yang terkandung di do.lam RUU ini, ternasuk Penjelasan dsbnya, tanpa kecuali. Tetapi manakal nanti ada h~l-hal yang tidak do.pat diseleaaikan secnra tuntns di f oruo ini tentunya hal ini nanti akan diundurkan untuk dibic~rnkan di dalam Rn.pat PAFJA. lJengan demikian segal-galnnya yang nda di do.lam DIM atau dalan RUU ini do.pat dijamah semunnya, walnupun nanti di f.nlan tek~iis pelakr:anaannya npaknh cepat ato.u ln.obat dsb atnu diberi beberapa termen untuk me~gulasnyn , nknn tetnpi ~ndn

hnkekc.tnyc. __ ; ~ dijnmnh secnrn menyeluruh.

Seb~gai kesinpulannya Frnksi AERI mintn penjelasnn kepadn Piffi- Pinnn apn.knh tidnk sebailrnyn kita kemukc.kan dulu rnlnt-rnlnt

secc-~ra nenyeluruh dnri DIM ynng telnh dis;in~paiknn /dimo..1sukkan oleh n~sing-nnsing Fraksi.

KETUA RAPAT : nengucapknn terimn kn~ih kepada : Sdr. Si tunorang, SH·dnri Frnksi ABRI· Mengenni mnksud untuk cengndaknn ro..lo.t, Pinpinnn nengusulknn ngnr hal itu dikenuknkan nnnti pnda sant

- , t · d • ..1.. • r!'"', , k..., r ng

me;:J'bicaraknn pnsal ynne bersnne-,rn nn, JD. i vlu'--K usnn se '°"' a.

Sel~~jutnya cengenni hal yang kedua, me~a~g ~nksud kitn ee~ua acc.l~h b~hwn ?ANSUS ini nk~n ne8bnhns 2Ggaln po.sal beserta pea-

., · r.uu · ·

-=i'"'n terc:"er"'h kr::,...._ .... o.d~ Rannt :FANSUS ini Jelc.sc.n :::~~l. ii. ini , u. ... .:.. .., u. - J:'

ir.._~

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan PP Nomor 24 Tahun 1976 Tentang Cuti Pegawai Negeri Sipil dan Surat Edaran Kepala BAKN Nomor 01/SE/1977 tentang Permintaan dan Pemberian Cuti Pegawai Negeri Sipil,

madrasah dengan memperhatikan masukan komite sekolah / madrasah. 5) Disosialisasikan kepada warga sekolah / madrasah dan segenap pihak yang berkepentingan. 6)

Tidak boleh melakukan tindakan yang menyangkut risiko pribadi atau tanpa pelatihan yang sesuai.. Evakuasi

Pada tahap ini, dilakukan simulasi dengan memasukkan perhitungan level dan komponen yang sesuai pada simulator agar level frekuensi dan level minimum jaringan

Hampir semua motor (AC) yang digunakan adalah motor induksi, Sebagian besar alat industri menggunakan tenaga listrik sebagai energi penggerak utamanya, dan di berbagai

Dengan adanya ekonomi kreatif, banyak industri-industri kreatif yang bemunculan, salah satunya adalah jasa desain grafis. Dunia desain grafis menjadi salah satu penopang

Satuan Kerja Beras Keluarga Miskin yang selanjutnya disebut Satker Raskin adalah Satuan Kerja Divisi Regional/Sub Divisi Regional yang bertugas dan bertanggung jawab

Penelitian ini bertujuan mengetahui posisi relatif kabupaten Jember sebagai penghasil beberapa jenis sayuran khususnya kacang panjang; cabe merah; kubis dan bawang