• Tidak ada hasil yang ditemukan

[KLAS 4] PTK BAMBANG ISWAHYUDI IPA KLS 4.rar

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "[KLAS 4] PTK BAMBANG ISWAHYUDI IPA KLS 4.rar"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. DESKRIPSI PERSIKLUS

Perbaikan pembelajaran melalui PTK yang peneliti laksanakan dalam dua siklus ternyata mengalami kemajuan. Kemajuan tersebut ditunjukkan dengan adanya perubahan peningkatan hasil belajar siswa.

Berikut ini peneliti laporkan tentang hasil penelitian yang telah peneliti laksanakan yaitu perbaikan pembelajaran IPA tentang Hubungan antar Makluk Hidup kelas IV semester I SD Negeri 1 Bandungharjo Kec.Toroh Kabupaten Grobogan Tahun Pelajaran 2012 / 2013.

Sebelum peneliti mengadakan perbaikan pembelajaran siklus I, II dan siklus III, yang pertama peneliti laksanakan yaitu mengadakan tes formatif yang diikuti 16 siswa sebagai pra siklus.

Adapun nilai tes formatif, tabel, dan grafiknya sebagai berikut :

No

. NAMA SISWA NILAI

KETUNTASAN BELAJAR

TUNTAS TIDAK

1 Anggita Putri 60 - V

2 Ahmad Calvin 30 - V

3 Dwi Tri Gita 50 - V

4 Dwi Gita Laksana 50 - V

5 Halimatul Lutfiah 60 - V

6 Irwan Sasmito 40 - V

7 Intan Aulia 40 - V

8 Indah Nur Safitri 70 V V

9 Abu Bakar Malik 60 - V

10 Nia Mauriska 60 - V

11 Pipit Pratiwi 70 V V

12 Sekar kussriyati 40 - V

13 Saadatunnisa 40 - V

14 Satria Pamungkas 50 - V

15 Tresna Setyaningsih 40 - V

(2)

Tabel I : perolehan hasil tes formatif pra siklus mata pelajaran IPA tentang Hubungan antar Makluk Hidup kelas IV semester I SD Negeri 1 Bandungharjo Kecamatan Toroh Kabupaten Grobogan Tahun Pelajaran 2012 / 2013.

Grafik I : Perolehan hasil tes formatif pra siklus mata pelajaran IPA tentang Hubungan antar Makluk Hidup kelas IV semester I SD Negeri 1 Bandungharjo Kec.Toroh Kabupaten Grobogan Tahun Pelajaran 2012 / 2013.

30 40 50 60 70 80 90

0 2 4 6 8 10 12 14 16

Banyak Siswa

Dari tabel I dan grafik I dapat dijelaskan bahwa nilai tertinggi 70 dicapai 2 siswa, dan terendah 30 dicapai 1 siswa dan nilai rata – rata 50. Karena pencapaian nilai formatif kelas IV masih di bawah KKM, maka peneliti menentukan untuk mengadakan perbaikan pembelajaran melalui penelitian tindakan kelas (PTK). Adapun PTK yang peneliti lakukan melalui 3 siklus masing – masing siklus terdiri dari 4 tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi.

SIKLUS I

1. Hasil Perencanaan

Grafik Hasil Evaluasi Pembelajaran Pra Siklus

NO X F fx TUNTAS TIDAK

1 30 1 30 - V

2 40 6 240 - V

3 50 3 150 - V

4 60 4 240 - V

(3)

-Berdasarkan permasalahan yang dihadapi siswa kelas IV semester I SD Negeri 1 Bandungharjo Kec.Toroh Kabupaten Grobogan yaitu pembelajaran IPA tentang Hubungan antar Makluk Hidup, maka peneliti menyusun perbaikan pembelajaran dengan menggunakan Penerapan Media Gambar. Peneliti menyusun perencanaan dimulai dari mengidentifikasi masalah, menganalisa masalah, dan merumuskan masalah. Untuk selanjutnya peneliti menyusun skenario pembelajaran siklus I tertulis tiga kegiatan yaitu kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan akhir. Perencanaan yang peneliti lakukan yaitu :

a. Mengidentifikasi dan merumuskan masalah. Dalam mengidentifikasi masalah dan merumuskan masalah ini, peneliti berkolaborasi dengan teman sejawat dan berkonsultasi dengan supervisor untuk mengungkap dan memperjelas permasalahan yang peneliti temui untuk dicarikan jalan keluar yang paling tepat sampai diperoleh hasil belajar yang memuaskan.

b. Menyusun rencana perbaikan pembelajaran dengan kompetensi hubungan antara Makhluk Hidup dengan menitik beratkan pada penerapan Media gambar.

c. Membuat dan merancang lembar observasi aktifitas siswa dan aktifitas guru beserta indikatornya sebagai panduan bagi observer dalam mengobservasi pelaksanaan pembelajaran yang difokuskan kegiatan guru dalam penerapan Media gambar.

d. Merancang dan menyusun evaluasi yang digunakan untuk mengukur sejauh mana daya serap siswa dalam memahami materi tentang kompetensi dasar tentang Hubungan antar Makluk Hidup.

Pada perencanaan siklus I kurang berhasil. Maka peneliti akan melanjutkan perbaikan pembelajaran siklus II dengan melengkapi kekurangan – kekurangan pada siklus I.

(4)

Perbaikan pembelajaran siklus I dilaksanakan pada hari Kamis 27 september 2012 pukul 08.55 - 10.10. Adapun hasil dari pelaksanaan perbaikan pembelajaran siklus I dari nilai formatif, tabel, dan grafik sebagai berikut :

No .

NAMA SISWA NILAI

KETUNTASAN BELAJAR

TUNTAS TIDAK

1 Anggita Putri 70 V

-2 Ahmad Calvin 40 - V

3 Dwi Tri Gita 70 V

-4 Dwi Gita Laksana 50 - V

5 Halimatul Lutfiah 60 - V

6 Irwan Sasmito 50 - V

7 Intan Aulia 40 - V

8 Indah Nur Safitri 70 V

-9 Abu Bakar Malik 60 - V

10 Nia Mauriska 60 - V

11 Pipit Pratiwi 70 V

-12 Sekar kussriyati 60 - V

13 Saadatunnisa 50 - V

14 Satria Pamungkas 80 V

-15 Tresna Setyaningsih 40 - V

16 Umi Kusnul 60 - V

Tabel II : perolehan hasil tes formatif siklus I mata pelajaran IPA tentang Hubungan antar Makluk Hidup kelas IV semester I SD Negeri 1 Bandungharjo Kec.Toroh Kabupaten Grobogan Tahun Pelajaran 2012 / 2013.

N O

X f Fx TUNTAS TIDAK

1 50 2 100 - V

(5)

3 70 7 490 V

-4 80 4 320 V

-5 90 1 90 V

-Grafik II : perolehan hasil tes formatif siklus I mata pelajaran IPA tentang Hubungan antar Makluk Hidup kelas IV semester I SD Negeri 1 Bandungharjo Kec.Toroh Kabupaten Grobogan Tahun Pelajaran 2012 / 2013.

40 50 60 70 80 90

0 2 4 6 8 10 12 14 16

Banyak Siswa

3. Pengamatan

Selama perbaikan pembelajaran berlangsung kegiatan peneliti dan kegiatan siswa diamati oleh teman sejawat yang berperan sebagai pengamat. Adapun hasil dari pengamatan sebagai berikut :

1) Siswa berani mengemukakan pendapat

2) Masing – masing siswa aktif dalam bekerja sama 3) Siswa aktif dalam berdiskusi

4) Dengan Penerapan Media gambar hasil belajar siswa meningkat a. Hasil pengamatan kegiatan guru

(6)

1) Guru melaksanakan persiapan mengajar melalui penyusunan RPP dan menyiapkan media pembelajaran

2) Guru menyampaikan apersepsi 3) Guru menguasai materi pelajaran 4) Guru mengkondisikan siswa

5) Penyebaran perhatian guru menyeluruh 6) Guru belum mengadakan tanya jawab

7) Guru membimbing anak dalam kerja kelompok 8) Guru membuat kesimpulan

9) Guru mangadakan evaluasi b. Hasil pengamatan kegiatan siswa

1) Siswa memperhatikan materi yang disampaikan guru 2) Siswa bersemangat dalam mengikuti pembelajaran 3) Siswa kurang aktif dalam proses belajar

4) Siswa tidak berani bertanya kepada guru

5) Sebagian siswa memperhatikan materi yang disampaikan guru 6) Siswa kurang berani mengemukakan pendapat

7) Hasil belajar siswa cukup meningkat 4. Refleksi

Untuk pelaksanaan pembelajaran IPA tentang Hubungan antar Makluk Hidup pada pra siklus peneliti menggunakan Media gambar ternyata hasil tes formatifnya dengan rata – rata kelas 50 masih di bawah harapan. Oleh karena itu peneliti mengadakan perbaikan tiga kali yaitu siklus I, II dan siklus III.

Pada perbaikan pembelajaran siklus I peneliti merubah strategi mengajarnya dengan menerapkan Media gambar yang melibatkan aktifitas siswa dalam pembelajaran dan tanggung jawab siswa terhadap tugas yang dibebankan kepadanya. Sehingga siswa benar – benar aktif dan berusaha untuk menyelesaikan tugasnya dengan baik. Dengan menggunakan Media gambar hasil belajar siswa meningkat. Dari hasil tes formatif pada pengumpulan data baik tabel maupun grafik perolehan nilai rata – rata kelas adalah 50. Setelah diadakan perbaikan siklus I nilai rata – rata tes formatif 70.

(7)

SIKLUS II

Dari data hasil penelitian yang dicapai dan refleksi pada siklus I peneliti bertujuan untuk memperbaiki pembelajaran dan hasil belajar siswa agar mencapai hasil yang baik melalui perbaikan pembelajaran siklus II.

Dengan adanya masalah – masalah yang terjadi pada siklus I, peneliti menjadikan refleksi sebagai dasar untuk menyusun rencana pelaksanaan perbaikan pembelajaran pada siklus II.

Pelaksanaan perbaikan pembelajaran siklus II melalui tahapan – tahapan. Tahapan – tahapan tersebut mengacu pada tahapan sebelumnya yaitu tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi.

1. Perencanaan

Berdasarkan kekurangan yang terjadi pada perbaikan pembelajaran siklus I peneliti berusaha menyusun rencana pembelajaran (RPP) lagi dengan menekankan pada penerapan Model Pembelajaran Metode kerja kelompokdengan pelaksanaan yang lebih optimal.

a. Mengidentifikasi dan merumuskan masalah. Dalam mengidentifikasi masalah dan merumuskan masalah ini, peneliti berkolaborasi dengan teman sejawat dan berkonsultasi dengan supervisor untuk mengungkap dan memperjelas permasalahan yang peneliti temui untuk dicarikan jalan keluar yang paling tepat sampai diperoleh hasil belajar yang memuaskan. Menyusun rencana perbaikan pembelajaran dengan kompetensi dasar Mengenal Hubungan antar Makluk .Dengan menitik beratkan pada penerapan Metode kerja kelompok.

b. Pengoptimalan metode yang sudah digunakan.

(8)

memahami materi tentang Hubungan antar Makluk Hidup sehingga hasil belajarnya meningkat.

2. Pelaksanaan

Pelaksanaan perbaikan pembelajaran siklus II dilaksanakan di SD Negeri 1 Bandungharjo pada hari kamis tanggal 4 Oktober 2012 pukul 08.55 - 10.10.

Adapun hasil dari pelaksanaan perbaikan pembelajaran siklus II dari nilai tes formatif, tabel, dan grafik adalah sebagai berikut :

Nilai tes formatif di atas dapat dibuat tabel sebagai berikut :

No .

NAMA SISWA NIL

AI

KETUNTASAN BELAJAR

TUNTAS TIDAK

1 Anggita Putri 80 V

-2 Ahmad Calvin 60 - V

3 Dwi Tri Gita 80 V

-4 Dwi Gita Laksana 70 V

-5 Halimatul Lutfiah 80 V

-6 Irwan Sasmito 70 V

-7 Intan Aulia 70 V

-8 Indah Nur Safitri 90 V

-9 Abu Bakar Malik 80 V

-10 Nia Mauriska 70 V

-11 Pipit Pratiwi 80 V

-12 Sekar kussriyati 80 V

-13 Saadatunnisa 50 - V

14 Satria Pamungkas 80 V

-15 Tresna Setyaningsih 70 V

-16 Umi Kusnul 70 V

-Tabel III : perolehan hasil tes formatif siklus II mata pelajaran IPA tentang hubungan antar Makhluk Hidup di kelas IV semester I SD Negeri 1 Bandungharjo Tahun Pelajaran 2012 / 2013.

(9)

O

1 50 - - - V

2 60 2 120 V

-3 70 4 280 V

-4 80 5 400 V

-5 90 2 180 V

-6 100 3 300 V

-Dari data tabel di atas dapat dibuat grafik seperti di bawah ini :

Grafik III :perolehan hasil tes formatif siklus II mata pelajaran IPA tentang Hubungan antar Makhluk Hidup di kelas IV semester I SD Negeri 1 Bandungharjo tahun ajaran 2012 - 2013 .

60 70 80 90 100

0 1 2 3 4 5 6

North

Berdasarkan tabel dan grafik di atas dapat dijelaskan bahwa nilai tertinggi 100 dicapai 3 siswa, nilai terendah 60 dicapai 2 siswa dengan rata – rata 80. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa perbaikan pembelajaran siklus II berhasil baik.

3. Pengamatan

(10)

Dalam pembelajaran siklus II tentang Hubungan antar Makluk Hidup di kelas IV semester I SD Negeri 1 Bandungharjo tahun ajaran 2012/ 2013 kegiatan guru dan siswa diamati teman sejawat.

Adapun hasil pengamatan kegiatan guru dan siswa sebagai berikut : a. Hasil pengamatan kegiatan guru

1) Guru melaksanakan persiapan mengajar melalui penyusunan rencana (RPP) dan menyiapkan media dengan lengkap

2) Guru mengadakan apersepsi dan mengajukan pertanyaan sesuai dengan materi yang disampaikan

3) Guru menguasai materi pelajaran

4) Guru mengkondisikan siswa dengan baik 5) Perhatian guru terpusat pada siswa

6) Guru mengadakan tanya jawab sesuai dengan materi yang disampaikan

7) Guru memberikan pujian kepada siswa yang bisa menjawab pertanyaan dari guru

8) Guru membimbing dalam kerja kelompok 9) Guru membuat kesimpulan

10) Guru mengadakan evaluasi b. Hasil pengamatan kegiatan siswa

1) Hampir semua siswa memperhatikan saat guru menyampaikan materi

2) Semangat siswa dalam mengikuti pembelajaran tinggi 3) Siswa aktif dalam proses belajar

4) Siswa berani dalam bertanya

5) Keberanian siswa dalam mengemukakan pendapat cukup baik 6) Siswa aktif dalam berdiskusi

7) Siswa aktif dalam bekerja sama

8) Hasil belajar siswa meningkat lebih baik lagi 4. Refleksi

Setelah mengadakan proses perbaikan pembelajaran siklus II pada mata pelajaran IPA tentang Hubungan antar Makluk Hidup, dari hasil diskusi dengan teman sejawat peneliti memperoleh data hasil refleksi sebagai berikut :

a. Keberhasilan

1) Hasil belajar meningkat yaitu dari nilai rata – rata 50 menjadi 70 pada siklus I dan pada siklus II menjadi 8.

(11)

3) Tingkat pemahaman siswa terhadap materi tentang Hubungan antar Makluk Hidup hampir 90%.

b. Kekurangan

1) Masih ada siswa yang belum tuntas yaitu 2 (12 %) siswa karena kemampuannya rendah.

2) Siswa masih malu untuk mengemukakan pendapatnya. SIKLUS III

Dari data hasil penelitian yang dicapai dan refleksi pada siklus I dan II peneliti bertujuan untuk memperbaiki pembelajaran dan hasil belajar siswa agar mencapai hasil yang baik melalui perbaikan pembelajaran siklus III.

Dengan adanya masalah – masalah yang terjadi pada siklus I dan II, peneliti menjadikan refleksi sebagai dasar untuk menyusun rencana pelaksanaan perbaikan pembelajaran pada siklus III.

Pelaksanaan perbaikan pembelajaran siklus III melalui tahapan – tahapan. Tahapan – tahapan tersebut mengacu pada tahapan sebelumnya yaitu tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi.

5. Perencanaan

Berdasarkan kekurangan yang terjadi pada perbaikan pembelajaran siklus I dan II peneliti berusaha menyusun rencana pembelajaran (RPP) lagi dengan menekankan pada penerapan Model Pembelajaran Jigsaw dengan pelaksanaan yang lebih optimal.

d. Mengidentifikasi dan merumuskan masalah. Dalam mengidentifikasi masalah dan merumuskan masalah ini, peneliti berkolaborasi dengan teman sejawat dan berkonsultasi dengan supervisor untuk mengungkap dan memperjelas permasalahan yang peneliti temui untuk dicarikan jalan keluar yang paling tepat sampai diperoleh hasil belajar yang memuaskan. Menyusun rencana perbaikan pembelajaran dengan kompetensi dasar Mengenal Hubungan antar Makluk Hidup .Dengan menitik beratkan pada penerapan Model Pembelajaran Jigsaw.

e. Pengoptimalan metode yang sudah digunakan.

(12)

evaluasi yang digunakan untuk mengukur sejauh mana daya serap siswa dalam memahami materi tentang kompetensi dasar Mengenal Hubungan antar Makluk Hidup. Dengan menerapkan Model Pembelajaran Jigsaw siswa mudah menyerap dan memahami materi tentang Mengenal Hubungan antar Makluk Hidup.

6. Pelaksanaan

Pelaksanaan perbaikan pembelajaran siklus III dilaksanakan di SD Negeri 1 Bandungharjo pada hari Jumat tanggal 19 Oktober 2012 pukul 08.55 - 10.10. Adapun hasil dari pelaksanaan perbaikan pembelajaran siklus II dari nilai tes formatif, tabel, dan grafik adalah sebagai berikut :

No NAMA SISWA NILAI

KETUNTASAN BELAJAR

TUNTAS TIDAK

1 Anggita Putri 80 V

-2 Ahmad Calvin 60 - V

3 Dwi Tri Gita 80 V

-4 Dwi Gita Laksana 70 V

-5 Halimatul Lutfiah 80 V

-6 Irwan Sasmito 70 V

-7 Intan Aulia 70 V

-8 Indah Nur Safitri 90 V

-9 Abu Bakar Malik 80 V

-10 Nia Mauriska 70 V

-11 Pipit Pratiwi 80 V

-12 Sekar kussriyati 80 V

-13 Saadatunnisa 50 - V

14 Satria Pamungkas 80 V

-15 Tresna Setyaningsih 70 V

-16 Umi Kusnul 70 V

Nilai tes formatif di atas dapat dibuat tabel sebagai berikut :

(13)

dari data tabel di atas dapat dibuat grafik seperti di bawah ini : Grafik IV :perolehan hasil tes formatif siklus II mata pelajaran di SD Negeri 1 Bandungharjo pada hari Kamis tanggal 11 Oktober 2012 pukul 08.55 - 10.10.

60 70 80 90 100

0 1 2 3 4 5 6 7 8

North

Berdasarkan tabel dan grafik di atas dapat dijelaskan bahwa nilai tertinggi 100 dicapai 3 siswa, nilai terendah 70 dicapai 7 siswa dengan rata – rata 85. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa perbaikan pembelajaran siklus III berhasil baik dengan baik.

7. Pengamatan

Dalam pembelajaran siklus III tentang Hubungan antar Makluk Hidup kegiatan guru dan siswa diamati teman sejawat.

Grafik Hasil Evaluasi Pembelajaran Siklus III

NO X F Fx TUNTAS TIDAK

1 60 - - -

-2 70 3 210 V

-3 80 7 560 V

-4 90 3 270 V

(14)

-Adapun hasil pengamatan kegiatan guru dan siswa sebagai berikut : c. Hasil pengamatan kegiatan guru

1) Guru melaksanakan persiapan mengajar melalui penyusunan rencana (RPP) dan menyiapkan media dengan lengkap

2) Guru mengadakan apersepsi dan mengajukan pertanyaan sesuai dengan materi yang disampaikan

3) Guru menguasai materi pelajaran

4) Guru mengkondisikan siswa dengan baik 5) Perhatian guru terpusat pada siswa

6) Guru mengadakan tanya jawab sesuai dengan materi yang disampaikan

7) Guru memberikan pujian kepada siswa yang bisa menjawab pertanyaan dari guru

8) Guru membimbing dalam kerja kelompok 9) Guru membuat kesimpulan

10) Guru mengadakan evaluasi d. Hasil pengamatan kegiatan siswa

1) Hampir semua siswa memperhatikan saat guru menyampaikan materi

2) Semangat siswa dalam mengikuti pembelajaran tinggi 3) Siswa aktif dalam proses belajar

4) Siswa berani dalam bertanya

5) Keberanian siswa dalam mengemukakan pendapat cukup baik 6) Siswa aktif dalam berdiskusi

7) Siswa aktif dalam bekerja sama

8) Hasil belajar siswa meningkat lebih baik lagi 8. Refleksi

Setelah mengadakan proses perbaikan pembelajaran siklus III pada mata pelajaran IPA tentang Hubungan antar Makluk Hidup, dari hasil diskusi dengan teman sejawat peneliti memperoleh data hasil refleksi sebagai berikut :

c. Keberhasilan

4) Hasil belajar meningkat yaitu dari nilai rata – rata 50 menjadi 70 pada siklus I , pada siklus II menjadi 80 dan Siklus III menjadi 84.

5) Jumlah siswa tuntas siklus I 12 siswa (75 %), siklus II 14 siswa (88%) dan siklus III ( 100 % )

6) Tingkat pemahaman siswa terhadap materi tentang Mengenal Hubungan antar Makluk Hidup 100%.

d. Kekurangan

(15)

B. PEMBAHASAN TIAP SIKLUS SIKLUS I

Dalam perbaikan pembelajaran pada siklus I yang diikuti 16 siswa ada peningkatan, baik hasil maupun proses pembelajarannya yang dicapai siswa. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari lembar pengamatan teman sejawat yang telah mengamati selama pembelajaran berlangsung. Peningkatan terseebut antara lain aktifitas siswa dibandingkan sebelum pelaksanaan perbaikan pembelajaran. Pelaksanaan perbaikan pembelajaran dengan menerapkan Model Pembelajaran Media gambar dapat memotivasi dan merangsang minat belajar siswa sehingga proses pembelajaran menjadi lebih menyenangkan.

Peningkatan hasil tersebut di atas dapat dilihat dari tabel V dan grafik V pada pra siklus dan siklus I. nilai tes formatif pra siklus rata – rata kelas 50 pada siklus I meningkat menjadi 70. Agar lebih jelas hasil peningkatan tersebut akan peneliti tampilkan dalam bentuk tabel dan grafik di bawah ini.

Tabel V : peningkatan nilai perbaikan pembelajaran dari pra siklus ke siklus I mata pelajaran IPA tentang Mengenal Hubungan antar Makluk Hidup di kelas IV semester I SD Negeri 1 Bandungharjo Tahun Pelajaran 2012 / 2013.

NO URAIAN

Nilai rata-rata

Siswa yg tuntas Siswa yg blm tuntas

Frekuensi Prosentase Frekuansi Prosentase

1 Pra siklus 50 2 13% 14 87%

2 Siklus I 70 12 75 % 4 25 %

Dari tabel di atas peneliti tampilkan ada grafik di bawah ini

(16)

Pra Siklus Siklus I 0

50 100 150 200 250 300

Prosentase Frekuensi

Belum Tuntas Frekuensi

Dari tabel dan grafik di atas dapat kita lihat adanya peningkatan prosentase ketuntasan yang dicapai siswa. Pada pra siklus siswa yang tuntas ada 2 siswa (13%) dengan nilai rata – rata kelas meningkat menjadi 70 dan siswa yang nilainya sudah tuntas mencapai 12 siswa (75 %). Hal tersebut dapat diartikan bahwa ada peningkatan hasil antar pra siklus ke siklus I. peningkatan terseebut kira – kira 61 %.

SIKLUS II

Berdasarkan pada tabel dan grafik pada perubahan siklus I peningkatan hasil kualitas proses maupun hasil belajar di setiap pembalajaran. Dalam lembar pengamatan teman sejawat, kegiatan yang sudah diamati menunjukkan kemajuan yang baik. Dalam perbaikan pembelajaran siklus II peneliti telah menerapkan Metode kerja kelompok dengan pelaksanaan yang lebih optimal sehingga siswa mudah mengikuti dan memahami setiap kegitan pembelajaran.

Tingkat keberhasilan siklus II dapat dilihat dari tabel dan grafik di bawah ini.

(17)

N o

Uraian

Nilai rata-rata

Siswa yang tuntas Siswa belum tuntas

Frekuens i

Prosentas e

Frekuens i

Prosentas e

1 Pra siklus 50 2 13% 14 87%

2 Siklus I 70 12 75 % 4 25 %

3 Siklus II 80 14 88% 2 12 %

Dari tabel di atas peneliti tampilkan dalam bentuk grafik seperti di bawah ini.

Grafik VI : peningkatan nilai perbaikan pembelajaran dari pra siklus, siklus I, dan siklus II mata pelajaran IPA tentang Mengenal Hubungan antar Makluk Hidup di kelas IV semester I SD Negeri 1 Bandungharjo Tahun Pelajaran 2012 / 2013.

Pra Siklus Siklus I Siklus II

0 50 100 150 200 250

Prosentase Frekuensi Belum Tuntas Prosentase Frekuensi

Berdasarkan data yang disajikan dalam bentuk tabel maupun grafik dari pra siklus, siklus I, dan siklus II dapat peneliti simpulkan bahwa peningkatan tersebut dikarenakan guru telah menggunakan metode Kerja kelompok dalam mata IPA tentang Mengenal Hubungan antar Makluk Hidup. Penerapan Metode kerja kelompok dapat melibatkan aktifitas siswa untuk berpendapat

(18)

dan menumbuhkan kerja sama antar siswa. Sehingga siswa mudah memahami materi pelajaran IPA tentang Mengenal Hubungan antar Makluk Hidup di kelas IV semester I SD Negeri 1 Bandungharjo Tahun Pelajaran 2012 / 2013 dengan hasil belajar siswa meningkat.

SIKLUS III

Berdasarkan pada tabel dan grafik pada perubahan siklus I dan II peningkatan hasil kualitas proses maupun hasil belajar di setiap pembalajaran. Dalam lembar pengamatan teman sejawat, kegiatan yang sudah diamati menunjukkan kemajuan yang baik. Dalam perbaikan pembelajaran siklus III peneliti telah menerapkan Model pembelajaran Jigsaw dengan pelaksanaan yang lebih optimal sehingga siswa mudah mengikuti dan memahami setiap kegitan pembelajaran.

Tingkat keberhasilan siklus II dapat dilihat dari tabel dan grafik di bawah ini.

Tabel VII : peningkatan nilai perbaikan pembelajaran dari pra siklus, siklus I, dan siklus II mata pelajaran IPA tentang Mengenal Hubungan antar Makluk Hidup di kelas IV semester I SD Negeri 1 Bandungharjo Tahun Pelajaran 2012 / 2013.

N o

Uraian

Nilai rata-rata

Siswa yang tuntas Siswa belum tuntas

Frekuens i

Prosentas e

Frekuens i

Prosentas e

1 Pra siklus 50 2 13% 14 87%

2 Siklus I 70 12 75 % 4 25 %

3 Siklus II 80 14 88% 2 12 %

4 Siklus III 84 16 100% 0 0

Dari tabel di atas peneliti tampilkan dalam bentuk grafik seperti di bawah ini.

(19)

Makluk Hidup di kelas IV semester I SD Negeri 1 Bandungharjo Tahun Pelajaran 2012 / 2013.

Siklus I Siklus II Siklus III

0% 10% 20% 30% 40% 50% 60% 70% 80% 90% 100%

Prosentase Frekuensi

Belum Tuntas Frekuensi

Berdasarkan data yang disajikan dalam bentuk tabel maupun grafik dari siklus I, siklus II dan siklus III dapat peneliti simpulkan bahwa peningkatan tersebut dikarenakan guru telah menggunakan Model Pembelajaran media Gambar, Metode Kerja Kelompok dan Jigsaw dalam mata pelajaran IPA tentang Mengenal Hubungan antar Makluk Hidup. Penerapan media Gambar, Metode Kerja Kelompok dan Jigsaw dapat melibatkan aktifitas siswa untuk berpendapat dan menumbuhkan kerja sama antar siswa. Sehingga siswa mudah memahami materi pelajaran IPA tentang Mengenal Hubungan antar Makluk Hidup di kelas IV semester I SD Negeri 1 Bandungharjo Tahun Pelajaran 2012 / 2013 hasil belajar siswa sangat meningkat.

Gambar

Grafik Hasil Evaluasi Pembelajaran Pra Siklus
Tabel II : perolehan hasil tes formatif siklus I mata pelajaran IPA tentang
Grafik II : perolehan hasil tes formatif siklus I mata pelajaran IPA tentang
Tabel III : perolehan hasil tes formatif siklus II mata pelajaran IPA tentang
+7

Referensi

Dokumen terkait

Setelah melakukan perbaikan pembelajaran siklus II pada mata pelajaran matematika dengan materi membandingkan dua pecahan dan pengamatan atas pelaksanaan tindakan pembelajaran di

Dalam pengamatan(observasi) dan pengumpulan data dilakukan untuk mengamati obyek penelitian. Pada pengamatan dilakukan untuk mengetahui aktivitas selama proses pembelajaran

Tabel Hasil perolehan Nilai Tes Formatif IPA Pra Siklus …………... Tabel Hasil Perolehan Nilai Tes Formatif IPA Siklus I ……… 26 Tabel

dilakukan oleh observer dan penjelasan tentang intisari dari instrumen lembar observasi yang harus diisi oleh observer. b) Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (

Tes digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah pelaksanaan tindakan pembelajaran, lembar observasi aktifitas guru dan siswa digunakan untuk mengobservasi

Perencanaan yang dilakukan pada siklus 1 adalah dengan mempersiapkan bahan ajar, merancang rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan lembar observasi sebagai pedoman

Selama penelitian, observer (rekan pengawas) mengamati dan mengobservasi pelaksanaan pembinaan yang dilakukan peneliti menggunakan pencatatan lapangan (lembar

membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) b. membuat lembar observasi aktivitas siswa dan guru c. mempersiapkan tes hasil belajar belajar untuk mengetahui