• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAHAN AJAR DASAR DASAR PENJAS 1.HAKIKAT PENDIDIKAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "BAHAN AJAR DASAR DASAR PENJAS 1.HAKIKAT PENDIDIKAN"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Ahmad Rithaudin, M.Or – FIK UNY

Mata Kuliah : Dasar-dasar Pendidikan Jasmani

Kode Mata Kuliah : POR 201

Materi Pembelajaran : Hakikat Pendidikan

Pendidikan merupakan istilah yang memiliki definisi sangat luas. Meskipun

jika kita amati, definisi pendidikan akan banyak mengarah pada aktivitas

pembelajaran yang diselenggarakan di sekolah. Seperti yang tercantum dalam

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 31 ayat (1)

menyebutkan bahwa setiap warga negara berhak mendapat pendidikan, dan ayat

(3) menegaskan bahwa Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu

sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta

akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dengan

undang-undang. Untuk itu, seluruh komponen bangsa wajib mencerdaskan

kehidupan bangsa yang merupakan salah satu tujuan negara Indonesia.

Hakikat pendidikan yang pertama dan mestinya menjadi acuan dalam

keseluruhan proses pendidikan di Indonesia adalah seperti yang tercantum dalam

BAB I Ketentuan Umum UU Sistem Pendidikan Nasional no. 20 tahun 2003 yaitu

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar

dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi

dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian,

kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat,

bangsa dan negara.

Selain itu disebutkan pula bahwa Pendidikan nasional adalah pendidikan

yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia

Tahun 1945 yang berakar pada nilai-nilai agama, kebudayaan nasional Indonesia

dan tanggap terhadap tuntutan perubahan zaman. Sedangkan Sistem pendidikan

nasional adalah keseluruhan komponen pendidikan yang saling terkait secara

(2)

Ahmad Rithaudin, M.Or – FIK UNY

Tujuan dan fungsi Pendidikan Nasional, Pendidikan Nasional berfungsi

mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang

bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk

berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan

bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap,

kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung

jawab (UU Sisdiknas, 2003).

Selain definisi dan tujuan di atas, dapat pula identifikasi hakikat pendidikan

menurut beberapa ahli diantanya yaitu seperti yang disampaikan oleh Raka Joni

dalam Arma Abdullah dan Agusmanadji (1994):

1. Pendidikan merupakan proses interaksi manusiawi yang ditandai

keseimbangan antara kedaulatan subjek didik dengan kewibawaan pendidik.

2. Pendidikan merupakan upaya penyiapan peserta didik mengahadapi

lingkungan hidup yang mengalami perubahan yang semakin cepat.

3. Pendidikan meningkatkan kualitas kehidupan pribadi dan masyarakat.

4. Pendidikan berlangsung seumur hidup.

5. Pendidikan merupakan kiat dalam menerapkan prinsip-prinsip ilmu

Referensi

Dokumen terkait

Sarana adalah perlengkapan pembelajaran yang dapat dipindah-pindah2. (Peraturan Menteri Pendidikan

BAB III STANDAR NASIONAL PENELITIAN BAB II STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN BAB IV STANDAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BAB V KETENTUAN PERALIHAN BAB I KETENTUAN UMUM

Hal ini seperti yang tercantum dalam undang-undang sistem pendidikan nasional Republik Indonesia no.20 tahun 2003 bab 1 pasal 1 (ayat 1) bahwa pendidikan adalah

BAB III STANDAR NASIONAL PENELITIAN BAB II STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN BAB IV STANDAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BAB V KETENTUAN PERALIHAN BAB I KETENTUAN UMUM

1) Salah satu pengertian kurikulum adalah seperti yang tercantum di dalam Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 1 ayat 19 menyatakan

Dalam UU RI No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Bab II Pasal 3, berbunyi: “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban

Fungsi pendidikan tercantum dalam pasal 3 UU no 20 tahun 2003 tentang system pendidikan nasional yang berbunyi “pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk wakat

Beberapa regulasi yang terkait dengan penyelenggaraan pendidikan inklusif, diantaranya: • UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional • UU No 8 Tahun 2016 tentang