• Tidak ada hasil yang ditemukan

Studi Deskriptif Perilaku Seksual pada Remaja yang Sedang Berpacaran - Ubaya Repository

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Studi Deskriptif Perilaku Seksual pada Remaja yang Sedang Berpacaran - Ubaya Repository"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Grace Mona Setiawaty. (5000283). Studi Deskriptif Perilaku Seksual pada Remaja yang Sedang Berpacaran. Skripsi. Sarjana Strata 1. Surabaya: Fakultas Psikologi Universitas Surabaya, Laboratorium Psikologi Perkembangan (2008).

INTISARI

Masa remaja merupakan masa dimana terjadi perubahan dalam diri individu yang mencakup kematangan mental, emosional, sosial dan fisik. Keempat aspek tersebut saling mempengaruhi dalam membentuk perilaku remaja, termasuk perilaku seksual remaja. Salah satu dampak dari perubahan yang terjadi, timbul minat dalam diri remaja untuk lebih akrab dengan lawan jenis, melalui cara berpacaran. Selain faktor internal, faktor eksternal yaitu, pengalaman, teknologi, teman sebaya dan orang tua, juga turut memberikan dampak pada perilaku remaja.

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran mengenai perilaku seksual remaja yang sedang berpacaran. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif. Pengambilan subyek dilakukan dengan teknik Incidental Sampling, dengan menggunakan angket. Data dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif, yaitu data diubah dan dideskripsikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan persentase.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 15 orang pernah membaca majalah porno, 34 orang pernah menonton film porno dan 27 orang pernah mencium bibir pacarnya. Dari 50 sampel, hanya 10 orang yang pernah melakukan necking dan petting, dan hanya 2 orang yang melakukan sexual intercourse. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku seksual remaja dipengaruhi oleh faktor internal (dorongan seksual) dan faktor eksternal (teknologi, orang tua dan konformitas terhadap kelompok). Dari berbagai alasan yang dikemukan sampel penelitian, dapat dilihat bahwa tujuan sampel penelitian aktif secara seksual yaitu hanya untuk kesenangan atau kenikmatan semata dan sebagai bentuk pernyataan cinta.

Kata kunci : Remaja awal, perilaku seksual, faktor internal, faktor eksternal

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada hubungan kecerdasan emosi dan perilaku seksual pranikah pada remaja yang berpacaran.. Kecerdasan emosi adalah kemampuan yang

Berdasarkan uji normalitas pada Kolmogorov Smirnov mEmgenai perilaku seksual pada laki-laki diperoleh nilai probabilitas 0, 107 ini menunjukkan tingkat signifikansi atau

Komitmen beragama adalah salah satu faktor yang dapat meminimalisir perilaku seksual pranikah karena berfungsi sebagai landasan pembentukan identitas diri dan moral

Di sisi lain, hasil metaanalisis ini juga menunjukkan bahwa komunikasi orang tua- remaja memiliki peran yang lebih kuat dalam menjelaskan perilaku seksual remaja

Faktor lain yang dapat mempengaruhi perilaku seksual adalah sosial ekonomi, sebagaimana yang dikemukakan oleh Kartono (2003) bahwa remaja dengan perilaku seksual tidak

Faktor – faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan pelecehan seksual pada remaja di negara maju dan berkembang meliputi adanya pengetahuan dan sikap,

penghasilan Ibu >1.383.000, suku bangsa orang tua jawa; pola asuh orang tua remaja sebagian besar pola asuh otoriter; Perilaku seksual remaja di SMK NU 04

terkait masalah seksual kepada orang tuanya atau komunikasi yang dilakukan oleh orang tua berhasil merubah perilaku remaja terhadap perilaku seksual, dengan