• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN PRAKTIKUM DIETIKA UMUM. docx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "LAPORAN PRAKTIKUM DIETIKA UMUM. docx"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN PRAKTIKUM DIETIKA UMUM MAKANAN ANAK SEKOLAH

Dosen Pengampu : Riva Mustika Anugrah, S.Gz.

DISUSUN OLEH :

1. Anisa Puspitasari (060111a002) 2. Dwi Agnes Setiana (060111a004) 3. Marni Trisnawati (060111a010)

4. Sinarti (060111a018)

5. Friska Erwin (060801008)

6. M.Syukran (060801020)

PROGRAM STUDI ILMU GIZI

SEKOLAH TINGGI KESEHATAN NGUDI WALUYO UNGARAN

2013 BAB I PENDAHULUAN

(2)

Masa anak sekolah dasar merupakan masa dimana anak sanga membuuhkan energi yang banyak unuk masa pertumbuhan dan perkembagannya. Asupan gizi pada anak sekolah dasar di beberapa wilayah di Indonesia sangat memprihatinkan, padahal asupan gizi yang baik setiap harinya dibutuhkan supaya mereka memiliki pertumbuhan, kesehatan dan kemampuan intelektual yang lebih baik sehingga menjadi generasi penerus bangsa yang unggul dan berkualitas. Pada dasarnya asupan gizi yang diterima pada anak-anak sekolah dasar masih menunjukkan kurang menerima asupan gizi yang baik untuk perkembangan tubuh dan intelektualitas yang tinggi, oleh karena itu sudah selayaknya pemerintah, masyarakat terutama keluarga untuk dapat memberikan asupan gizi yang cukup untuk pekembangan dan pertumbuhan.

Gizi yang diperoleh seorang anak melalui konsumsi makanan setiap hari berperan besar untuk kehidupan anak tersebut. Untuk dapat memenuhi dengan baik dan cukup, ternyata ada beberapa masalah yang berkaitan dengan konsumsi zat gizi untuk anak. Contoh masalah gizi masyarakat mencakup berbagai defisiensi zat gizi dan ada pula kelebihan gizi obesitas. Seorang anak dapat mengalami defisiensi gizi atau kelebihan gizi. Sehingga dapat berakibat pada berbagai aspek fisik maupun mental. Mungkin masalah ini dapat ditanggulangi secara cepat, jangka pendek, dan jangka panjang serta dapat dicegah oleh masyarakat sendiri sesuai dengan klasifikasi dampak defisiensi zat gizi atau kelebihan gizi tersebut melalui pengaturan makan yang benar.

B. TUJUAN

1. Untuk mengetahui seberapa besar masing-masing dari menu yang telah di rencanakan 2. Untuk mengetahui jenis makanan atau menu yang baik dan cocok untuk anak sekolah

(3)

 Gelas ukur

2. Sup daging kacang merah

(4)

2. Orak-arik kilat

Cara membuat Nasi

1. Cuci beras sampai bersih

2. Masukkan beras kedalam penanak nasi/rice cooker 3. Tunggu sampai masak

4. Timbang nasi 200 gr, cetak  Sop daging kacang merah

(5)

2. Bersihkan wortel, buncis, bunga kol dan daging ayam. Potong kecil-kecil 3. Rebus air sampai mendidih

4. Tumis bumbu hingga harum, masukkan bahan sayuran dan daging hingga masak, masukkan kedalam rebusan air yang sudah mendidih.

5. Tambahkan garam, gula dan merica bubuk secukupnya. 6. Angkat, sajikan untuk 1 porsi

 Pisang Kipas

Cara membuat Pisang kipas

1. Kupas pisang, potong seperti bentuk kipas 2. Campur tepung dan air untuk adonan 3. Didihkan minyak

4. Masukkan pisang kedalam adonan lalu Goreng sampai matang 5. Angkat dan sajikan (untuk satu porsi)

- Menu malam  Nasi

Cara membuat Nasi

1. Cuci beras sampai bersih

2. Masukkan beras kedalam penanak nasi/rice cooker 3. Tunggu sampai masak

4. Timbang nasi 100 gr, cetak  Orak-arik kilat

Cara membuat Orak-arik kilat : 1. Bersihkan udang kemudian rebus 2. Potong tahu( dadu) , goreng 3. Goreng telur orak-arik

4. Potong sayuran wortel dan kol tipis-tipis , rebus wortel setengah matang 5. Tumis bawang, masukkan udang, tahu, kol , wortel dan telur

6. Masukkan bumbu garam dan merica bubuk 7. Angkat dan sajikan (untuk 1 porsi)

 Sate buah

Cara membuat Sate buah

1. Kupas buah pisang dan apel, potong dadu 2. Tusuk buah dengan tusukan sate

3. Sajikan dan siram dengan sirup (untuk 1 porsi)  Susu

Cara membuat susu

1. Masukkan susu kedalam gelas 2. Tambahkan gula dan air 3. Aduk hingga rata

(6)

BAB III

HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN

A. KASUS BAYANGAN (1)

Kasus: Anak ZA (perempuan), sekolah kelas 3 SD negeri. Dia berumur 9 tahun dengan BB 18 kg TB 120 cm. Setiap jam istirahat dan pulang sekolah dia selalu menyempatkan untuk ke kantin sekolah dengan merk jajan yang di iklankan terbaru di televisi. Setiap pagi ibunya hanya sempat menyediakan telur ceplok, ayam goreng, nugget, atau nasi goreng. ZA tidak suka jus dia hanya suka buah yang di potong dan di buat sate buah. B. HASIL PENGAMATAN

a. Menu siang

Nilai gizi per 1 porsi

Nama makanan E P L KH

Sop daging kacang merah

(7)

b. Menu malam

Nilai gizi per 1 porsi nasi

C. PEMBAHASAN  Menu siang

a. Nasi

Pada menu siang nasi disajikan 100 gram / 1 porsi, seharusnya disajikan 2 porsi.

Nama makanan E P L KH

Nasi 180 kkal 3 gr 0,3 gr 39,8 gr

Orak arik kilat 217,95 kkal

20,45 gr 12,85 gr 7,6gr Sate buah 83,9 kkal 0,375 gr 0,15 gr 21,075 gr

Susu 130 kkal 0,25gr 0,25 gr 0,4 gr

TOTAL 611,85

kkal

24,075 gr

(8)

b. Sup daging kacang merah

Pada menu sup daging kacang merah disajikan pada mangkuk sayur dengan sayur 1 penukar yang terdiri dari bunga kol dan buncis, kacang merah 1 penukar dan ayam 1 penukar. Pada menu ini porsi yang disajikan terlalu besar karena bunga kol memberikan volume yang besar ketika dimasak, seharusnya bunga kol digunakan ¼ penukar saja (25 gram).

c. Pisang kipas

Menu pisang kipas disajikan pada piring snack. Cocok untuk snack siang, rasa dan porsi sudah pas. Penyajiannya ditambahkan dengan sirup agar terasa manis dan menarik.

 Menu malam a. Nasi

Pada menu siang nasi disajikan 100 gram / 1 porsi, seharusnya disajikan 2 porsi.

b. Orak-arik kilat

Menu orak-arik kilat terdiri dari tahu 1 penukar, udang ½ penukar, telur ½ penukar, kol ½ penukar dan wortel ½ penukar. Pada menu ini porsi terlalu besar karena tahu yang dicampurkan 1 penukar, seharusnya tahu yang dicampurkan bisa ½ penukar saja.

c. Sate buah

Menu sate buah di sajikan pada piring snack. Kurang cocok apabila di sajikan pada waktu malam hari, seharusnya buah lebih cocok apabila di sajikan dalam bentuk utuh.

d. Susu

Minuman susu disajikan dalam gelas. Cocok untuk minuman malam

(9)

Dari hasil praktikum pembuatan menu untuk anak sekolah (6-18 th) dapat diambil kesimpulan bahwa dalam membuat menu harus dikondisikan dengan status gizi anak sekolah dan umur. Hal yang perlu diperhatikan dalam penyajian untuk menu anak sekolah yaitu aroma, rasa dan penampilannya dengan maksud agar anak tertarik dengan menu yang disediakan.

Referensi

Dokumen terkait

I don’t know the details, because it’s not my place to, but the Time Lords made some very powerful enemies, and it didn’t take long for the fighting to start.. And the Time Lords knew

The Decadal Survey also identified the need to make measurements with high enough accuracy to be able to resolve small climate change signals over decadal time scales

Sebelum evaluasi penawaran, untuk kontrak harga satuan dilakukan koreksi aritmatik dengan ketentuan volume pekerjaan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahana hara makro N, P, dan K pada lahan sawah Irigasi Mamak bagian hulu Kabupaten Sumbawa.. Terdapat 30 titik pengambilan sampel

Siswa lebih senang denganpembelajaran menggunakan banyak media (multimedia) yang dapatmemvisualisaikan seperti video pembelajaran yang dapat menggambarkan proses

Analisis ini untuk mengetahui arah hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen. Hubungan masing-masing variabel independen untuk memprediksi nilai

Badan pelaksana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas seorang ketua, beberapa orang wakil ketua, seorang sekretaris, beberapa orang wakil sekretaris, seorang

Mengenai tinjauan hukum Islam terhadap jual beli properti Perumahan Taylon Syari‟ah Kabupaten Pati didapati dari beberapa rujukan Al - Qur‟an maupun hadits yang telah