• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH PROFITABILITAS TERHADAP HARGA S

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PENGARUH PROFITABILITAS TERHADAP HARGA S"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH PROFITABILITAS TERHADAP HARGA SAHAM PADA

PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk

(Studi Kasus di Bursa Efek Indonesia Tahun 2013-2017)

TEDI VITRI. SiP.,MM

[email protected] Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh profitabilitas terhadap harga saham pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang didapat dari laporan keuangan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk tahun 2013-2017 yang diperoleh melalui website www.idx.co.id. Teknik analisis statistik yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, analisis korelasi, koefisien determinasi, analisis regresi linier berganda, dan uji hipotesis t.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan nilai thitung > ttabel (3,539 > 3,18245) maka diputuskan untuk menolak H0 dan

menerima H1, yang artinya bahwa profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap harga saham

pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Arah pengaruh positif menunjukkan bahwa semakin baik profitabilitas suatu perusahaan maka semakin tinggi pula harga saham perusahaan tersebut. Profitabilitas (ROE) memberikan pengaruh sebesar 80,7% terhadap perubahan harga saham pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Sedangkan sisanya yaitu sebesar 19,3% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain di luar variabel profitabilitas.

Kata kunci : profitabilitas (ROE), harga saham.

Abstract

This study aims to determine the effect of profitability on stock prices at PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. This study uses secondary data obtained from the financial statements of PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 2013-2017 obtained through the website www.idx.co.id. Statistical analysis techniques used are descriptive statistical analysis, correlation analysis, coefficient of determination, multiple linear regression analysis, and hypothesis t test.

The result of the research shows that profitability has significant effect to stock price at PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. The result of hypothesis testing shows tvalue > ttable

(3,539 > 3,18245) it is decided to reject H0 and accept H1, which means that profitability has

(2)

Keywords: profitability (ROE), stock price.

PENDAHULUAN Latar Belakang

Didirikan pada tanggal 5 Juli 1946, PT Bank Negara Indonesia (persero) Tbk atau BNI menjadi bank pertama milik negara yang lahir setelah kemerdekaan Indonesia. Lahir pada masa perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia, BNI sempat berfungsi sebagai bank sentral dan bank umum sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2/1946, sebelum akhirnya beroperasi sebagai bank komersial sejak tahun 1955. BNI kembali mencatat sejarah dengan menjual saham perdananya kepada masyarakat melalui Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabaya (BES) pada tahun 1996. Dalam sejarah perbankan nasional, BNI menjadi bank negara pertama yang go-public. Persamaan dengan program divestasi saham pemerintah, BNI menerbitkan saham baru pada tahun 2007 dan 2010 melalui Penawaran Umum Terbatas (right issue) dengan memperluas komposisi kepemilikan saham publik menjadi 40%. Dengan meningkatnya kepemilikan publik, BNI dituntut untuk meningkatkan kinerja unggul sehingga dapat memberikan nilai lebih kepada pemegang saham.

BNI termasuk ke dalam 10 emiten dengan market cap terbesar di BEI. Posisi tersebut menjadikan BNI menarik di mata para investor, baik investor domestik maupun asing. Sehingga BNI dapat dijadikan salah satu penggerak kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG).

Menurut Jogiyanto (2008) harga saham adalah harga suatu saham yang terjadi di pasar bursa pada saat tertentu yang ditentukan oleh pelaku pasar dan ditentukan oleh permintaan dan penawaran saham yang bersangkutan di pasar modal. Harga saham yang tinggi menunjukan bahwa kinerja perusahaan semakin baik. Perkembangan harga saham tidak terlepas dari perkembangan kinerja perusahaan yang ditunjukkan dengan profitabilitas perusahaan. Rasio profitabilitas yang digunakan untuk menggambarkan sejauh mana kemampuan perusahaan menghasilkan laba yang bisa diperoleh pemegang saham adalah

Return On Equity (ROE).

Semakin tinggi ROE berarti semakin baik kinerja perusahaan dalam mengelola modalnya untuk menghasilkan keuntungan bagi pemegang saham. Dengan adanya peningkatan laba bersih maka nilai ROE akan meningkat pula sehingga para investor tertarik untuk membeli saham tersebut yang akhirnya harga saham perusahaan tersebut mengalami kenaikan (Kusumadewi, 2015)

Berdasarkan uraian fenomena yang terjadi pada perusahaan dan berdasarkan teori yang dikemukakan oleh para ahli maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan mengambil judul “Pengaruh Profitabilitas terhadap Harga Saham pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk”.

Rumusan Masalah

(3)

Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah di atas, tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: untuk mengetahui seberapa besar pengaruh profitabilitas terhadap harga saham pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

TELAAH TEORI DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS Profitabilitas

Profitabilitas adalah kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba. Untuk mengukur tingkat keuntungan suatu perusahaan, digunakan rasio keuntungan atau rasio profitabilitas. Menurut Kasmir (2015:196) rasio profitabilitas merupakan rasio untuk menilai kemampuan perusahaan dalam mencari keuntungan. Rasio ini mengukur efektivitas manajemen secara keseluruhan yang ditujukan oleh besa kecilnya tingkat keuntungan yang diperoleh dalam hubungannya dengan penjualan maupun investasi. Semakin baik rasio profitabilitas maka semakin baik menggambarkan kemampuan tingginya perolehan keuntungan perusahaan (Fahmi, 2015:135).

Kasmir (2015:204) menyatakan bahwa hasil pengembalian ekuitas atau return on equity atau rentabilitas modal sendiri merupakan rasio untuk mengukur laba bersih sesudah pajak dengan modal sendiri. Rasio ini menunjukkan efesiensi penggunaan modal sendiri. Semakin tinggi rasio ini, semakin baik.

HargaSaham

Saham adalah tanda penyertaan atau kepemilikan seseorang atau badan dalam suatu perusahaan (Widoatmodjo, 2005). Saham merupakan bukti kepemilikan perusahaan atau penyertaan pada perusahaan yang berbentuk perseroan terbatas (PT). Pemilik saham akan menerima penghasilan dalam bentuk dividen yang akan dibagikan kepada pemegang saham apabila perusahaan memperoleh keuntugan.

Harga saham merupakan salah satu indikator pengelolaan perusahaan. Menurut Jogiyanto (2008) harga saham adalah harga suatu saham yang terjadi di pasar bursa pada saat tertentu yang ditentukan oleh pelaku pasar dan ditentukan oleh permintaan dan penawaran saham yang bersangkutan di pasar modal. Harga saham yang cukup tinggi akan memberikan keuntungan yaitu berupa capital gain dan citra yang lebih baik bagi perusahaan sehingga memudahkan bagi manajemen untuk mendapatkan dana dari luar perusahaan.

Hipotesis Penelitian

Berdasarkan kajian teori yang telah dikemukakan sebelumnya, maka hipotesis penelitiannya adalah sebagai berikut: “Terdapat pengaruh antara profitabilitas terhadap harga saham pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk”.

METODE PENELITIAN Desain Penelitian

(4)

kalau variabel independen selalu dipasangkan dengan variabel dependen) (Sugiyono, 2013:53). Sedangkan metode asosiatif merupakan penelitian yang bersifat menanyakan hubungan antara dua variabel atau lebih (Sugiyono, 2013:55).

Operasionalisasi Variabel

Kerlinger dalam Sugiyono (2013:58-59) menyatakan bahwa variabel dapat dikatakan sebagai suatu sifat yang diambil dari suatu nilai berbeda (different values). Dalam penelitian ini terdapat dua variabel penelitian yaitu:

1. Variabel Bebas (Independen)

Dalam penelitian ini yang menjadi variabel bebas atau independen adalah profitabilitas (X). Profitabilitas adalah kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba. Dalam penelitian ini rasio yang digunakan adalah Return on Equity (ROE). ROE merupakan rasio untuk mengukur laba bersih sesudah pajak dengan modal sendiri. Rasio ini menunjukkan efisiensi penggunaan modal sendiri. Semakin tinggi rasio ini, semakin baik. Rumus untuk mencari Return on Equity (ROE) dapat digunakan sebagai berikut:

Return on Equity (R OE)= Laba bersih setelah pajak

Total Ekuitas x 100%

2. Variabel Terikat (Dependen)

Variabel terikat dalam penelitian ini adalah harga saham (Y). Harga saham adalah harga suatu saham yang terjadi di pasar bursa pada saat tertentu yang ditentukan oleh pelaku pasar dan ditentukan oleh permintaan dan penawaran saham yang bersangkutan di pasar modal. Adapun harga saham yang digunakan dalam penelitian ini yaitu harga saham penutupan akhir tahun.

Populasi dan Sampel

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh laporan keuangan yang diterbitkan oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Populasi tersebut adalah populasi tidak terbatas karena diasumsikan laporan-laporan akan terus terjadi dan diterbitkan oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dimasa yang akan datang.

Teknik penarikan sampel yang digunakan dalam penelitian ini teknik sampling purposive, yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu (Sugiyono, 2013:122). Sehingga yang dijadikan sampel dalam penelitian ini adalah laporan keuangan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk tahun 2013-2017.

Jenis dan Sumber Data

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, data sekunder merupakan data yang tidak langsung memberikan data kepada pengupul data. Data dalam penelitian ini diperoleh dari laporan keuangan yang diterbitkan oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk tahun 2013-2017 dengan mengakses situs www.idx.co.id.

(5)

Analisis statistik yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, analisis korelasi pearson, koefisien determinasi, analisis regresi linier sederhana, dan uji hipotesis t dengan bantuan komputer menggunakan program IBM SPSS Statistics 20.

1. Statistik Deskriptif

Menurut Sugiyono (2014) statistik deskriptif merupakan alat statistik yang berfungsi mendeskripsikan atau memberi gambaran terhadap objek yang diteliti melalui data sampel atau populasi sebagaimana adanya, tanpa melakukan analisis dan membuat kesimpulan yang berlaku umum dari data tersebut.

2. Korelasi

Riduwan (2013) menyatakan bahwa kegunaan uji pearson product moment atau analisis korelasi adalah mencari hubungan variabel bebas (X) dengan variabel terikat (Y) dan data berbentuk interval atau ratio.

3. Koefisien Determinasi

Koefisien determinasi digunakan untuk mengetahui seberapa besar persentase pengaruh variabel x dengan variabel y. Menurut Sarwono dan Suhayati (2014) koefisien determinasi digunakan untuk menghitung besarnya peranan atau pengaruh variabel bebas terhadap variabel tergantung.

4. Regresi Linier Sederhana

Analisis regresi linier sederhana menurut Sarwono daan Suhayati (2014) digunakan untuk mengukur besarnya pengaruh variabel bebas terhadap variabel tergantung dan memprediksi variabel tergantung dengan menggunakan variabel bebas. Regresi linier dinyatakan dalam bentuk persamaan. Persamaan regresi dapat dituliskan sebagai berikut:

Y = a + bX

Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat maka dilakukan pengujian terhadap hipotesis yang diajukan pada penelitian ini. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini adalah uji statistik t. Uji ini digunakan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan sebelumnya, yaitu untuk mengetahui positif atau tidaknya pengaruh variabel X terhadap Y.

HASIL DAN PEMBAHASAN Statistik Deskriptif

Hasil analisis stratistik deskriptif dengan menggunakan bantuan IBM SPSS Statistics 20

adalah sebagai berikut:

Tabel 1

Hasil Uji Statistik Deskriptif

Descriptive Statistics

N Minimum Maximum Mean Std. Deviation

(6)

Harga Saham (Y) 5 3950,00 9900,00 6093,0000 2270,73666

Valid N (listwise) 5

Berdasarkan tabel di atas jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 5 tahun. Nilai minimum untuk variabel bebas yaitu profitabilitas (ROE) pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sebesar 9,00% dan nilai maksimum sebesar 17,55% dengan nilai rata-rata atau mean sebesar 13,3460%.

Sedangkan untuk variabel harga saham pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk memiliki nilai minimum sebesar 3.950 dan nilai maksimum sebesar 9.900 dengan nilai rata-rata atau mean sebesar 6.093.

Analisis Korelasi

Analisis korelasi pearson digunakan untuk mengukur hubungan antara profitabilitas (X) dengan harga saham (Y). Dengan menggunakan program IBM SPSS Statistics 20, diperoleh hasil analisis korelasi sebagai berikut:

Tabel 2

Hasil Uji Analisis Korelasi

Correlations

Profitabilitas (X) Harga Saham

(Y)

Profitabilitas (X)

Pearson Correlation 1 ,898*

Sig. (2-tailed) ,038

N 5 5

Harga Saham (Y)

Pearson Correlation ,898* 1

Sig. (2-tailed) ,038

N 5 5

*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).

Berdasarkan hasil output dari pengolahan data tersebut, didapat hasil nilai koefisien korelasi profitabilitas dengan harga saham adalah sebesar 0,898. Nilai tersebut memiliki arti bahwa hubungan antara profitabilitas dengan harga saham termasuk sangat kuat.

Koefisien Determinasi

Koefisien determinasi digunakan untuk mengetahui besarnya persentase pengaruh profitabilitas sebagai variabel x terhadap harga saham sebagai variabel y.

Tabel 3

Hasil Uji Koefisien Determinasi

(7)

Model R R Square Adjusted R Square

Std. Error of the Estimate

1 ,898a ,807 ,742 1152,52807

a. Predictors: (Constant), Profitabilitas (X) b. Dependent Variable: Harga Saham (Y)

Berdasarkan perhitungan menggunakan program IBM SPSS Statistics 20 diatas, diperoleh nilai R square atau r2 sebesar 0,807. Angka tersebut menunjukkan bahwa

profitabilitas mampu menerangkan perubahan yang terjadi pada harga saham sebesar 80,7%. Sedangkan sisanya yaitu sebesar 19,3% (100%-80,7%) dipengaruhi oleh variabel-variabel lain yang tidak diamati dalam penelitian ini.

Regresi Linier Sederhana

Berikut merupakan perhitungan regresi linier dengan menggunakan program IBM SPSS Statistics 20 yang disajikan dalam tabel di bawah ini:

Tabel 4

Hasil Uji Regresi Linier Sederhana

Coefficientsa

Model Unstandardized Coefficients Standardized

Coefficients

t Sig.

B Std. Error Beta

1 (Constant) -1974,598 2336,940 -,845 ,460

Profitabilitas (X) 604,496 170,792 ,898 3,539 ,038

a. Dependent Variable: Harga Saham (Y)

Berdasarkan tabel 4 dapat diperoleh bentuk persamaan regresi linier sederhana sebagai berikut:

Y = a + b X

Y = -1.974,598 + 604,496 X

Berdasarkan persamaan di atas dapat dijelaskan bahwa nilai a atau konstanta sebesar -1.974,598 ini berarti jika profitabilitas bernilai nol maka harga saham akan bernilai -1.974,598. Nilai koefisien b sebesar 604,496. Koefisien tersebut bernilai positif menunjukkan hubungan profitabilitas (ROE) dengan harga saham adalah searah artinya bahwa setiap penambahan 1% profitabilitas (ROE), maka diprediksi akan menaikan harga saham sebesar 604,496.

Uji Hipotesis

(8)

Dari hasil output pengolahan data menggunakan program IBM SPSS Statistics 20 pada tabel 4 diperoleh nilai thitung untuk variabel profitabilitas menunjukkan angka sebesar 3,539

dengan nilai signnifikansi 0,038. Sedangkan ttabeldiperoleh dari tingkat kepercayaan dengan

taraf nyata α = 0,05 dimana df = n – 2 = 5 – 3 = 2. Maka t (0,05:2) = 3,18245.

Karena thitung > ttabel (3,539 > 3,18245) maka pada tingkat kekeliruan 5% dapat

diputuskan untuk menolak H0 dan menerima H1, yang artinya dengan tingkat kepercayaan

95% dapat disimpulkan bahwa profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Arah pengaruh positif menunjukkan bahwa semakin baik profitabilitas suatu perusahaan maka semakin tinggi pula harga saham perusahaan tersebut.

KESIMPULAN

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai pengaruh profitabilitas terhadap harga saham pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, maka penulis dapat menarik kesimpulan sebagai berikut:

1. Hubungan antara profitabilitas (ROE) dengan harga saham termasuk kategori sangat kuat. Ketika profitabilitas meningkat, maka harga saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk akan mengalami peningkatan pula ataupun sebaliknya.

2. Profitabilitas (ROE) memberikan pengaruh sebesar 80,7% terhadap perubahan harga saham pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Sedangkan sisanya yaitu sebesar 19,3% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain di luar variabel profitabilitas.

3. Profitabilitas (ROE) berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Arah pengaruh bertanda positif menunjukkan bahwa semakin baik profitabilitas suatu perusahaan maka semakin tinggi pula harga saham perusahaan.

SARAN

Berdasarkan kesimpulan yang telah dikemukakan di atas, maka peneliti memberikan saran yang dapat dijadikan masukan kepada perusahaan maupun pihak lainnya sebagai berikut:

1. Bagi investor yang ingin menanamkan modal berupa saham pada suatu perusahaan dapat melihat rasio Return On Equity (ROE). Karena berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ROE berpengaruh terhadap harga saham.

2. Bagi perusahaan diharapkan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk bisa terus meningkatkan laba bersih tiap tahunnya. Karena jika laba bersih terus meningkat akan membuat profitabilitas meningkat pula yang selanjutnya akan berdampak positif terhadap harga saham.

3. Bagi para peneliti selanjutnya sebaiknya meneliti rasio lain yang memiliki pengaruh terhadap harga saham seperti Current Ratio, Earning Per Share (EPS), Return On Investment (ROI), dan rasio lainnya.

(9)

Fahmi, Irham. 2015. Analisis Laporan Keuangan. Cetakan Kelima. Bandung: Alfabeta.

Hartono, Jogiyanto. 2008. Teori Portofolio dan Analisis Investasi. Edisi kelima. Yogyakarta: BPFE.

Kasmir. 2015. Analisis Laporan Keuangan, Edisi Ke-1, Cetakan Ke-8. Jakarta: Rajawali Pers.

Kusumadewi, Anjas. 2015. Pengaruh Likuiditas dan Profitabilitas terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2010-2013. Jurnal Akuntansi. UDINUS.

Riduwan. 2013. Dasar-Dasar Statistika, Cetakan Ke-11. Bandung: Alfabeta.

Sarwono, J. dan Ely Suhayati. 2014. Riset Akuntansi Menggunakan SPSS, Edisi Pertama,

Cetakan Kedua. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Bisnis, Cetakan Ke-17. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. 2014. Statistika untuk Penelitian, Cetakan Ke-24. Bandung: Alfabeta.

Widoatmojo, Sawidji. 2005. Cara Sehat Investasi di Pasar Modal. Jakarta: PT Elex Media Computindo.

Gambar

Tabel 1
Tabel 2Hasil Uji Analisis Korelasi
Tabel 4

Referensi

Dokumen terkait

• Misi ini berkaitan langsung dengan tugas pokok fungsi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi seperti halnya terkait : bidang pelatihan kerja dan produktivitas, penempatan tenaga

 Binary Search Tree o Preorder o Inorder o Postorder  Logic  Output 10 35 15 5 5 5 60 15 20 5 Disiapkan Oleh, Prepared by,. Aditya

rasio sex yang dihasilkan pada masing- masing penghisapan darah cenderang menghasilkan jumlah nyamuk betina lebih banyak dari nyamuk jantan, walaupun pada penghisapan ketiga

12 NK4 Tujuan menelitian Berkaitan=dengan=pertanyaan=penelitian=yang=telah=di= rumuskan=di=atasI=maka=tujuan=penelitian=ini=adalahW==

LoQ (Limit of Quantitative) merupakan konsentrasi terendah analit dalam sampel yang ditentukan dengan tingkat presisi dan akurasi yang dapat diterima dibawah

1Buatlah cerita tentang kalimat yang menunjukkan merinci ungkapan, ajakan, perintah, penolakan yang terdapat dalam teks cerita atau lagu yang menggambarkan sikap

(2015), Deixis in Inauguration Speech of President Susilo Bambang Yudhoyono.. Medan: State University

Tahun 2016 dilakukan pembangunan Rumah Pompa Kedoya Utara yang bertujuan untuk mempercepat laju aliran yang menggenangi perumahan tersebut sehingga banjir yang melanda