• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sejarah Perkebunan PT. SIPEF Bukit Maradja (1985- 2002)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Sejarah Perkebunan PT. SIPEF Bukit Maradja (1985- 2002)"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

viii

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Sejarah PT. SIPEF Bukit Maradja

Eastate (1985-2002). Untuk memperoleh data-data yang diperlukan, peneliti

menggunakan studi lapangan dan studi pustaka. Proses pelaksanaan metode ini

dengan melakukan wawancara dengan karyawan dan pensiunan karyawan PT.

SIPEF, serta mencari buku-buku diberbagai perpustakaan yang berhubungan

dengan perkebunan.

Rencana penelitian tentang sejarah PT. SIPEF Bukit Maradja Eastate ini

dilakukan untuk mengetahui latar belakang berdirinya PT. SIPEF dan kebijakan

yang diambil oleh pemilik perusahaan untuk mengkonversi tanaman dari tanaman

karet menjadi tanaman kelapa sawi yang dimulai sebelum tahun 1985 sampai tahun

1999 dan melihat dampak dari pengkonversian tanaman terhadap kesejahteraan

karyawaan.

Hasil dari penelitian ini akan diketahui latar belakang pengkonversian

tanaman dan dampak konversi tanaman terhadap kesejahteraan karyawan PT.

Referensi

Dokumen terkait

Pengendalian gulma untuk tanaman kelapa sawit yang berumur lebih dari dua tahun dilakukan secara kimia dengan 4 kali rotasi dalam 1 tahun.. Pengendalian gulma

volume produksi. Untuk tahun 2013, anggaran biaya tanaman untuk setiap kg.. produksi kelapa sawit adalah sebesar 1370,56 kg atau total biayanya sebesar Rp. Pengendalian biaya

Bagian Tanaman bertugas melaksanakan kebijakan Direksi dalam pengelolaan tebu, kelapa sawit, karet dan teh diseluruh wilayah kerja PT Perkebunan Nusantara VII

Perkebunan Nusantara III (Persero) Medan sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan yang menghasilkan komoditi tanaman karet dan kelapa sawit yang hasil komoditi

Saat ini perusahaan mengelola sendiri 35 unit usaha ( termasuk 6 unit Pabrik Kelapa Sawit, 2 unit Pabrik Gula (PG, 2 unit Pabrik Karet, 3 unit Rumah Sakit (RS), 1 unit Bengkel

Perkebunan XI1 adalah dalam bidang perkebunan tanaman keras yang terdiri atas komoditas teh,.. karet, kina, cokelat, kelapa,

Tanaman belum menghasilkan merupakan akumulasi biaya-biaya yang dikeluarkan untuk mengembangkan lahan perkebunan kelapa sawit, karet dan teh milik Perusahaan (lahan perkebunan

Socfin Indonesia sebagai perusahaan perkebunan kelapa sawit dan karet yang telah berdiri 100 tahun menyadari pentingnya usaha yang berkelanjutan dalam mengembangkan bisnisnya1.