• Tidak ada hasil yang ditemukan

Peranan imunomodulator untuk penanganan penyakit

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Peranan imunomodulator untuk penanganan penyakit"

Copied!
42
0
0

Teks penuh

(1)

Peranan imunomodulator

untuk penanganan penyakit

Rovina Ruslami, dr., SPPD, PhD

Dept. Farmakologi dan Terapi FK Unpad

(2)

Sistem Imun

•  Hampir semua penyakit berhubungan dengan sistem imun

•  Sistim imun sangat berperan dalam patogenesis (& pengobatan) suatu penyakit.

o  Inflamasi, Infeksi

o  Penyakit autoimun, hipersensitifitas

o  Keganasan

à Sistim imun dapat berubah (& dapat dimodulasi)

•  Modulasi sistim imun: imunomodulator

(3)

…sehingga…

Imunomodulator mempunyai posisi yang penting dan prospektif dalam penanganan suatu penyakit

Sangat populer: -  Industri obat

(25% obat baru di launch: imunomodulator)

-  Masyarakat

namun, ada beberapa hal yang perlu diingat bersama…

(4)

Imunomodulator

•  Senyawa/zat yang membantu memodulasi / meregulasi sistim imun.

•  Regulasi à proses menormalkan / mengoptimalkan o  Menekan (imunosupresan)

o  Meningkatkan (imunostimulan)

o  “toleransi” jaringan tubuh (tolerogen)

(5)

Imunostimulan

(Defisiensi sistim imun)

- HIV - Infeksi - Keganasan

Imunosupresan

- Transplantasi organ - Penyakit autoimun - Rh. arthritis 5/21/12 NR_Imunomodulator_2012 5 tolerogen Blok ko-stimulasi

(6)

Mekanisme kerja imunomodulator

(7)

5/21/12 NR_Imunomodulator_2012 7

Cascade yang kompleks

(8)

Tahap-tahap utama dalam respon imun

Pengenalan Ag oleh

APC

Produksi IL1

Ekspresi IL2 dan sitokin lainnya

Proliferasi dan diferensiasi limfosit

(T & B)

(9)

5/21/12   NR_Imunomodulator_2012   9   Antigen APC (macrophage, dendritic cell) CD4  cell Activated CD4  cell CD8 T cell Tc cells Plasma cells 1 2 3 4 4 IL-1 IL-2 IL-2 IL-2 B cell

(10)

5/21/12   NR_Imunomodulator_2012   10   Antigen APC (macrophage, dendritic cell) CD4  cell Activated CD4  cell CD8 T cell Tc cells Plasma cells 1 2 3 4 4 IL-1 IL-2 IL-2 IL-2 B cell

Imunosupresan

(11)

5/21/12   NR_Imunomodulator_2012   11   Antigen APC (macrophage, dendritic cell) CD4  cell Activated CD4  cell CD8 T cell Tc cells Plasma cells 1 2 3 4 4 IL-1 IL-2 Other cytokines IL-2 IL-2 B cell

Imunostimulan

(12)

A. Imunosupresan

(13)

Kelainan imunologi

•  Penolakan organ/jaringan transplan •  Penyakit autoimun

•  Hipersensitifitas

o  Reaksi imun berlebihan à kerusakan jaringan

•  Defisiensi imunologi

o  HIV

(14)

Penolakan organ/jaringan transplan

•  Allograft dari individu lain •  Xenograft dari spesies lain

•  Penolakan/rejeksi jaringan…karena

o   mengenal MHC II yang berbeda à Tc merusaknya

o   juga mengeluarkan sitokin à makrofag

o  Graft vs. host disease (bone marrow transplant)

(15)
(16)

Penyakit autoimun

•  Patogenesis

o  Hilangnya toleransi imunologi

o  Aktivasi sel T dan sel B autoreaktif à kerusakan jaringan

o  Ag asing yg menyerupai struktur/sel sendiri

o  Infeksi o  Faktor genetik •  Contoh: o  SLE o  Rh, arthritis 5/21/12 NR_Imunomodulator_2012 16

(17)

Konsep pengobatan

Sistim imun mempertahankan dan berpartisipasi dalam autoimunitas/hipersensitifitas/ dan penolakan organ transplan

Pencegahan/pengobatan bisa diupayakan melalui pengenalan benda asing

Respon imun terhadap diri sendiri à autoimunitas /

hipersensitifitas

Pemberian imunosupresan dapat mengendalikan kondisi dengan dasar diatas

(18)

Imunosupresan

1.  Glukokortikoid (menghambat produksi sitokin)

o  Prednison

2.  Inhibitor kalsineurin (inhibitor sel T spesifik - menghambat proses signaling) o  Cyclosporine o  Tacrolimus 3.  Antiproliferatif/antimetabolik (sitotoksik) o  Cyclophosphamide, Azathioprine o  MTX, mycophenolate mofetil (MMF) 4.  Antibodi

o  Muromonab CD3, ATG (antithymocyte globin), Rho(D) immuneglobin, Efalizumab

(19)

Obat imunosupresan

5/21/12 NR_Imunomodulator_2012 19

Inhibitor sekresi sitokin

Inhibitor sel T spesifik - inhibisi signaling

Sitotoksik - Inhibisi proliferasi

prednison  

(20)

5/21/12 NR_Imunomodulator_2012 20 H sekresi sitokin (Steroids)                APC   Graft cells MHC-­‐I   TCR-­‐CD3   CD8   Tc   Tc   Th   proliferation H sel T spesifik (Cyclosporin) Antimetabolik (Azathioprine) Mφ   TCR-­‐CD3   CD4   MHC-­‐II   Tc   IL-­‐2R   IFNγ   IL-­‐2  

(21)

a. Glucocorticoid

Inhibisi ekspresi gen IL1 & TNF

Penurunan aktivasi sel T

Fungsi netrofil (kemotaksis) menurun Produksi Ab menurun

Release kinin & pro-inflamatory cytokines

menurun

(22)

a. Glucocorticoid

5/21/12 NR_Imunomodulator_2012 22

•  Menurunkan reaksi imun dari hulu à selular & humoral •  Satu sisi: efektif/daya supresi kuat

•  Namun…lebih banyak efek samping o  Hambatan pertumbuhan pada anak2

o  Katarak (10%) o  Gangguan tulang o  Diabetes o  Hiperlipidemia o  Hipertensi o  Mudah terinfeksi

(23)

b. Inhibitor sel T spesifik

•  Cyclosphorine, tacrolimus, sirolimus

•  Bekerja di sel  à inhibisi signaling (calcineurin)

à H proliferasi sel T dan skeresi IL2

5/21/12 NR_Imunomodulator_2012 23

•  indikasi: transplantasi organ •  bioavailabilitas oral: + 50% •  metabolisme via CYP system •  namun: toksisitas (!)

(24)

c. Sitotoksik/antimetabolik

•  Antineoplastik yang juga akan menginhibisi proliferasi limfosit (sel T & B) à supresi sumsum tulang

•  Contoh:

o  Azathioprine (imuran) à prodrug nucleotid anti-metabolite

o  Cyclophosphamide (cytoxan) à BM transplantation

o  MTX à menghambat dihydrofolate reductase

o  Mycophelonate mofetil à renal transplantation

(25)

d. Antibodi sbg imunosupresan

5/21/12   NR_Imunomodulator_2012   25  

Antithymocyte Ab (thd Ag di permukaan sel T)

–  Lymphocyte/thymocyte immune globulins à lisis sel T & blok respon sel T

–  Anti-CD3 monoclonal Ab àdeplesi sel T

Anti TNF-

α

Ab (Entanercept)

Rh(D) immune globulin

Rituximab (thd CD20 di sel B)

–  Penyakit autoimun –  NHML

Dll, dll..

slg DR CD19 CD20 CD22 B lymphocyte

(26)

Pemberian Imunosupresan

1.  Pencegahan penolakan organ/jaringan transplan

2.  Pengobatan penyakit autoimun

1.  Lupus 2.  Rh. Arrthritis 3.  Chron’s disease 4.  Multiple sclerosis 3.  Pengobatan keganasan 5/21/12 NR_Imunomodulator_2012 26

(27)

B. Imunostimulan

(28)

Prinsip umum…

•  Stimulasi imunitas selular dan / humoral pada pasien dengan defisiensi imun

•  Derajat stimulasi relatif kecil

•  Tetapi imunostimulan tidak hanya untuk pasien dgn defisiensi imun saja….

(29)

Kondisi klinis yang memerlukan…

•  Imunodefisiensi (HIV) •  Infeksi

•  Keganasan/Ca

(30)

Imunostimulan: jenis-jenis

5/21/12 NR_Imunomodulator_2012 30

a. Bacteria-derived products

b. Synthetic drugs

c. Cytokines

Intravenous immune globulin (IVIG) Immunostimulatory MAbs

BCG

Levamisole, IMiDs

ILs, CSFs, TNFs, IFNs

IL-2 (with or without LAKs)

IFN-γ enhances antigen

presentation and NK activity, favors 1 responses

(31)

a.

bacterial-derived product

: BCG

•  Bacille Calmette-Guerin(BCG) •  Dari strain m.tb yang dilemahkan

•  Merangsang release TNF-α dari makrofag •  Indikasi: Ca bladder •  Toksisitas: o  Hipersensitifitas, syok, o  Demam o  Immune-complex disease 5/21/12 NR_Imunomodulator_2012 31

(32)

b. Synthetic drugs

•  Levamisole-HCl o  Anti helminth

o  Stimulasi limfosit, granulosit & makrofag à restore fungsi sel T& B

o  Indikasi: Ca colon (dengan 5-FU)

•  IMiDs (Revimid, actimid) o  ≈ thalidomide

o  M.O.A ? à aktifasi sel T, NK; produksi IL2

o  Indikasi: myeloma (in clinical trials)

(33)

Sistim imun & keganasan

•  Hewan tanpa elemen sistim imun à Ca •  Manusia dengan defek sistim imun à Ca

•  Sel Ca menghasilkan protein spesifik –dikenal oleh sistem imun (sbg Ag)

•  Dasar pengobatan Ca dengan imunostimulan: stimulasi sel T

(34)
(35)
(36)

c. cytokines

•  Interleukin (IL)

o  IL2 à berikatan dengan IL2-R di sel T à proliferasi & diferensiasi sel T

o  meningkatkan efek antitumor sel Tc dan sel NK

o  Indikasi: Melanoma

•  Colony Stimulating Factors (CSF)

o  G-CSF (untuk netropenia e.c kemoterapi)

o  GM-CSF (pasien dengan transplantasi sum-sum tulang)

•  Interferon (IFN)

o  IFN-α (anti kanker)

o  IFN-β (kasus relaps MM)

o  IFN-γ (peny. Granulomatosis kronik)

(37)

Penggunaan IFN

•  IFN-α (dari lekosit)

o  Anti viral, anti proliferatif

o  Melanoma maligna, renal cell Ca, kaposi’s sarcoma

•  IFN-β (dari fibroblas) o  Anti viral, anti proliferatif

o  Multiple sclerosis relaps

•  IFN-γ (dari limfosit)

o  Merangsang sel NK dan makrofag

o  Peny. Granulomatosis kronik

(38)

•  Intra venous immune globines (IVIG)

o  Imunisasi pasif - berisi IgG (tidak ada IgM)

o  Terapi pengganti pada kasus penyakit defisiensi imun primer

•  Immunostimulatory mAbs

o  Menghancurkan sel tumor dan menghambat pertumbuhan sel yang pro-angiogeik

o  Merangsang respon imun spesifik untuk tumor

o  Masalah: toksisitas

(39)

Beberapa hal yang perlu

dipertimbangkan

(40)

•  Imunomodulator: stimulan/supresan?

o  Pada kondisi tertentu bisa menjadi “pisau bermata dua”

o  Imunomodulator dari bahan alam

(à kompisisi dan processing dapat mempengaruhi efek)

•  Anggapan bahwa:

o  Peningkatan dosis à efek lebih besar? àTIDAK SELALU

o  Yang mahal lebih berkhasiat? à BELUM TENTU

o  Bermanfaat juga pada orang yang sehat (pencegahan) à ??

•  Pemakaian yang lama : toksik ?

(41)

•  Imunomodulator bekerja parsial à efeknya relatif kecil

•  Imunomodulator & Infeksi

o  Makin banyak bukti dan makin tinggi minat

o  Peranan antimikrobial masih ada (terapi kausal)

o  Imunomodulator sebagai terapi tambahan (complementary therapy)

•  Pengembangan imunomodulator

o  Sumber dari alam: tanaman, binatang, mikrobial (probiotik) ataupun sintetis

(42)

•  Penemuan imunomodulator baru atau pengembangan yang sudah ada à DAPAT MELENGKAPI pengobatan yang sudah ada saat ini

•  Pengembangan imunomodulator hendaklah juga melewati proses

penelitian yang menyeluruh (pre klinik dan uji klinik)

à informasi tetang safety & efficacy yang lengkap dan valid (bagi dokter dan pasien)

•  Pemahaman lebih baik mengenai molecular MOA memberi peluang dalam pengembangan imunomodulator dimasa y.a.d

Referensi

Dokumen terkait

hal ini seoran" dokter per#sahaan dapat berkons#ltasi den"an dokter penasihat bila ada perbedaan pendapat dala. penetapan s#at# P7 ata#

Dari hasil praktikum uji logam / kristal alkali atau alkali tanah diperoleh bahwa reaksi Mg terdapat adanya pemanasan yang kuat menyebabkan logam alkali tanah terbakar di

Liabilitas yang diakui di laporan posisi keuangan konsolidasian adalah nilai kini liabilitas imbalan pasti pada tanggal laporan posisi keuangan sesuai dengan UU 13/2003 atau

Pencalonan La Nyalla di Partai Gerindra sebagai bakal calon Gubernur Jawa Timur 2018 merupakan fenomena kandidasi sebagai serangkaian dari berbagai proses politik

Data yang diukur adalah kadar glukosa darah sewaktu kapiler dan vena orang percobaan yang diukur menggunakan metode glucose oxidase menggunakan alat glukometer..

` Maka, penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan kepatuhan minum obat dan motivasi untuk sembuh sebelum dan sesudah penggunaan leaflet dengan slogan assertif

Tidak hanya memiliki prospek bisnis yang cerah, jasa pengiriman barang juga bisa memberikan peluang usaha yang bagus untuk masyarakat agar dapat menikmati bisnis

Secara umum penanggulangan bencana dibagi menjadi tiga fase/tahapan, yaitu: 1) prabencana, adalah kondisi keadaan suatu wilayah yang oleh otoritas lembaga pemerintah