• Tidak ada hasil yang ditemukan

MENGGUNAKAN PERALATAN MESIN TANGAN LISTR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "MENGGUNAKAN PERALATAN MESIN TANGAN LISTR"

Copied!
129
0
0

Teks penuh

(1)

MENGGUNAKAN PERALATAN

MESIN TANGAN LISTRIK

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG KEAHLIAN TEHNIK BANGUNAN PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KONSTRUKSI KAYU

BIDANG KEAHLIAN TEKNIK BANGUNAN PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KONSTRUKSI

KAYU KODE MODUL

KYU.BGN.101 (1) A

Milik Negara

(2)

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DI DANG KEAHLI AN TEKNI K BANGUNAN BI DANG KEAHLI AN TEKNI K KONSTRUKSI KAYU

MENGGUNAKAN PERALATAN

MESIN TANGAN LISTRIK

Tim Penyusun: 1. Agus Purwanta

2. Drs. Winarno 3. Drs. Rahmat Daryudi

4. Tedi I kin Sodikin 5. Suwargo

Tim Fasilitator: Drs. Suwardaya Aji

2. M. Sihombing

KODE MODUL

KYU.BGN.101 (1) A

(3)

KATA PENGANTAR

Modul dengan j udul “MENGGUNAKAN PERALATAN MESIN LISTRIK TANGAN”,

merupakan bahan ajar yang digunakan sebagai panduan praktikum peserta pendidikan dan pelatihan (Diklat)/ Siswa di Sekolah Menengah Kejuruan untuk mencapai salah satu bagian/ Unit Kompetensi pada pelaksanaan Pengoperasian dan Perawatan, Mesin-mesin Portable, yang akan dibahas pada modul ini adalah sebagai berikut:

1. Mesin Gergaji Portable 2. Mesin Ketam Portable 3. Mesin Router Portable 4. Mesin Jig Saw Portable

5. Mesin Amplas Portable 6. Mesin Bor Portable

Dengan Modul ini diharapkan membantu peserta Diklat dapat melaksanakan praktik tanpa harus dengan dibantu guru/ instruktur.

Penyusun

(4)

DAFTAR ISI

a. Rencana Belajar Peserta Diklat ... 5

b. Kegiatan Belajar ... 5

Kegiatan Belajar 1. Mesin Gergaji

Portable

……...……. 5

a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran ... 5

(5)

Kegiatan Belajar 3.

Mesin Router

Portable ………. a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran ... b. Uraian Materi ... c. Rangkuman ... d. Tugas ... e. Tes Formatif ... f. Kunci Jawaban Formatif ... g. Lembar Kerja ...

Kegiatan Belajar 4. Mesin

Jig Saw Portable

……..

a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran ... b. Uraian Materi ... c. Rangkuman ... d. Tugas ... e. Tes Formatif ... f. Kunci Jawaban Formatif ... g. Lembar Kerja ...

Kegiatan Belajar 5. Mesin Amplas

Portable

... a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran ... b. Uraian Materi ... c. Rangkuman ...

d. Tugas

e. Tes Formatif ... f. Kunci Jawaban Formatif ... g. Lembar Kerja ...

Kegiatan Belajar 6. Mesin Bor

Portable

………..

a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran ... b. Uraian Materi ... c. Rangkuman ... d. Tugas ... e. Tes Formatif ... f. Kunci Jawaban Formatif ... g. Lembar Kerja ...

BAB. III EVALUASI ...

A. UJI KOMPETENSI

B. I NSTRUMEN PENI LAI AN KELULUSAN ... BAB. IV PENUTUP ...

(6)

PETA KEDUDUKAN MODUL

(7)

KOMPETENSI : Menggunakan Peralatan Tangan dan Peralatan Listrik (Portable)

KODE : KYU.BGN.101 (1).A DURASI PEMELAJARAN: 144 Jam @ 45 menit

A B C D E F G

LEVEL KOMPETENSI

KUNCI 1 1 1 2 1 1 1

KONDI SI KI NERJA

1. Perkakas tangan meliput, tapi tidak terbatas pada:

▪ adjustable spanners ▪ bars (crow and pinch) ▪ measuring tapes ▪ nips

▪ picks/ matt ocks ▪ pliers

▪ sealant gun ▪ shovel/ spades ▪ sledge hammers ▪ spanners and wrenches ▪ spirit level, straight edge ▪ string lines

▪ trowels and floats ▪ wire cutters ▪ paint brushes ▪ spatula/ putty knives 2. Peralatan supplai meliputi:

▪ listrik

▪ udara kempa

3. Perkakas listrik meliputi:

▪ drills

4. Perlengkapan pelindung diri mencakup dan tidak terbatas pada:

▪ baju kerja

▪ sepatu lapangan

▪ mantel/ jaket

(8)

▪ kacamata

▪ helm

▪ topi

▪ masker/ topeng debu

▪ sepatu karet

▪ penutup telinga

5. Persyaratan K3 dapat berkenaan dengan:

▪ pelaksanaan kerja aman di bengkel atau di lapangan

▪ penggunaan perkakas dan peralatan

▪ penggunaan perkakas listrik

▪ perlakuan dan penyimpanan bahan

6. Pelaporan tentang kerusakan dapat lisan maupun tertulis.

MATERI POKOK PEMELAJARAN ▪ Persyaratan K3

penggunaan

 Memahami macam dan kegunaan

 Sumber listrik dikenali

(9)

MATERI POKOK PEMELAJARAN

 Persyaratan K3 penggunaan

 Perkakas tangan dipilih sesuai

 Persyaratan K3 penggunaan

 Memilih perkakas tangan sesuai dengan kebutuhan pekerjaan.

(10)

MATERI POKOK PEMELAJARAN

 Persyaratan K3 penggunaan

 Perkakas tangan dipilih sesuai dengan kebutuhan pekerjaan.

 Perkakas tangan diperiksa

(11)

MATERI POKOK PEMELAJARAN

 Perkakas listrik beserta perlengkapanny a dipilih sesuai dengan

(12)

MATERI POKOK PEMELAJARAN yang aman atau terhindar dari daya atau panel listrik atau ke perkakas listrik

 Mengetahui dan mengenali jalur

(13)

MATERI POKOK PEMELAJARAN

 Perkakas listrik digunakan secara aman dan efektif.

 Perkakas listrik diletakan secara bahan kerja dan perkakas listrik

 Meletakkan dan memegang bahan secara aman dan efekt if sesuai persyaratan

7. Membereskan  Perkakas listrik dibersihkan,

(14)

Untuk mencapai penguasaan modul ini dilakukan melalui diagram alur mekanisme

(15)

DAFTAR JUDUL MODUL

NO.

KODE MODUL

JUDUL MODUL

1.

Membuat gambar kerja dan daftar komponen Memilih, menyimpan dan mendistribusikan bahan dan mengirim material

Menggunakan dan memelihara perkakas pertukangan kayu, perkakas tangan dan perkakas listrik

Menggunakan peralatan mesin kayu tetap/stasioner

Menyiapkan proses konstruksi kayu Membuat komponen bangunan Merakit kusen kayu

Merakit daun pintu/ jendela kayu Merakit kuda-kuda kayu

Memasang perancah Memasang bekisting

Memasang rangka lantai kayu Memasang papan lantai kayu Memasang lantai parket

Memasang rangka dan penutup dinding kayu Memasang kusen kayu pada bangunan

Memasang dan menyetel daun pintu/ jendela pada kusen kayu

Memasang kaca pada kusen pada kusen/ daun pintu/ jendela kayu

Memasang tanda kayu Memasang railing

Memasang rangka dan penutup plafon

(16)

GLOSARY

 1 I nci = 25,4 milimeter

 1 Feet = 304,8 milimeter

 RPM = Kecepatan putar motor tanpa beban

 Saw Guard = Pisau belah

 Convex Cutter= Pisau alur lengkung

(17)

BAB I.

PENDAHULUAN

A. Deskripsi

Modul ini akan membahas cara Penggunaan Mesin-mesin Tangan Listrik

diantaranya:

1. Mesin Gergaji Portable

2. Mesin Ketam Portable

3. Mesin Router Portable

4. Mesin Jig Saw Portable

5. Mesin AmplasPortable

6. Mesin Bor Portable

B. Prasyarat

Didalam penggunaan modul ini memerlukan kompetensi awal yang harus

dimiliki oleh peserta diklat mencakup:

1. Telah menguasai teori-teori mesin-mesin tangan listrik (portable)

2. Telah mempelajari keselamatan kerja

(18)

C. Petunjuk Penggunaan Modul

1. Petunjuk Bagi Peserta Diklat

Persiapkan diri anda untuk membaca dan mempelajari modul ini dengan

memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

a. Pelajari materi pada setiap kegiatan belajar dengan seksama

b. Siapkan alat bantu sebelum melaksanakan pekerjaan kayu dimulai.

Siapkan peralatan alat keselamatan kerja dengan benar

c. Kerjakan lembar latihan yang terdapat pada bagian akhir dari setiap

kegiatan belajar

d. Koreksi hasil jawabanmu dengan mencocokkan kunci jawaban yang

terdapat pada bagian akhir modul ini

e. Jika jawaban anda belum mencapai standar nilai minimal 70% maka anda

dinyatakan belum kompeten, selanjutnya pelajari ulang pada materi

tersebut dengan teliti sehingga anda yakin telah memperoleh nilai

minimal 70

f. Setelah selesai melakukan semua kegiat an belajar pada modul ini dengan

memperoleh nilai rata-rata minimal 70, maka anda telah dinyatakan

kompeten dalam menggunakan peralatan mesin-mesin Portable, dan

dapat langsung meminta kepada instruktur atau guru Anda untuk

dilakukan Uji Kompetensi bersama dengan industri atau Asosiasi Profesi

(19)

2. Peran Guru

a. Membantu peserta diklat dalam menyusun rencana relajar

b. Menjelaskan para peserta diklat tentang hal-hal yang harus dilakukan

diantaranya: pelaksanaan tugas-tugas, test formatif, pengerjaan lembar

kerja, dan tata cara penilaian secara mandiri

c. Merencanakan proses penilaian dan menyiapkan perangkat yang

diperlukan, serta melakukan penilaian hasil kerja peserta diklat didalam

mengerjakan lembar kerja

d. Merencanakan seorang asisten/ pendamping guru untuk membantu

sewaktu diperlukan

e. Mengatur kegiatan belajar kelompok jika sewaktu-waktu diperlukan

f. Merencanakan proses penilaian dan menyiapkan perlengkapan yang di

butuhkan, serta melakukan penilaian hasil lembar kerja peserta diklat

g. Mencatat hasil kemajuan relajar peserta diklat.

D. Tujuan Akhir

Setelah mempelajari modul Menggunakan Mesin-Mesin Portable ini peserta

Diklat diharapkan dapat:

1. Menyebutkan jenis, fungsi dan ukuran mesin tangan listrik (Portable) 2. Menyebutkan cara-cara perawatan dan pemeliharaan mesin-mesin

Portable

3. Menyebutkan nama bagian-bagian peralatan mesin-mesin Portable

4. Menguraikan langkah kerja penggunaan mesin-mesin Portable

5. Menggunakan peralatan mesin-mesin Portable untuk pekerjaan

(20)

E. Kompetensi

Modul ini merupakan salah satu kompetensi dari 23 kompetensi yang ada pada

Standar Kompetensi dan Level Kualifikasi Keahlian Teknik Konstruksi Kayu.

Adapun kompetensi yang akan dibahas pada modul ini adalah sebagai berikut:

No. Kode Kompetensi Sub Kompetensi

1. Mengenali mesin mesin

Portable dan cara kerja (pengoperasian-nya)

2. Mengetahui per-syaratan keaman nya pada saat mengguna-kan mesin Portable

3. Menyiapkan mesin

untuk digunakan

4. Mengoperasikan

alat-alat mesin

1. KYU.BGN.101 (1) A Menggunakan peralatan

mesin Portable kayu

5. Memelihara mesin dan perlengkapannya.

F. Cek Kemampuan

Setelah anda mengoperasikan seluruh Alat Mesin-mesin Portable yang telah

anda pelajari pada modul ini, langkah selanjutnya Cek Kemampuan anda dengan

(21)

No. Pertanyaan Pilihan Jawaban *)

1.

2.

3.

Sudah mampukah anda mampu mengidentifikasi

jenis-jenis mesin-mesin portabkle untuk pekerjaan

kayu?

Sudah mampukah anda menyebutkan fungsi

masing-masing alat mesin untuk pekerjaan kayu?

Apakah anda sudah mampu mengoperasikan alat alat

mesin-mesin Portable untuk pekerjaan kayu?

Sudah / belum

Sudah / belum

Sudah / belum

(22)

BAB. II

PEMELAJARAN

A. Rencana Belajar Peserta Diklat

Kegiatan yang akan dipelajari oleh peserta diklat adalah sebagai berikut:

1. Mengenal Bentuk, nama Bagian/ Komponen dan Perlengkapan Mesin-mesin

Portable

2. Mengenal Peralatan Tambahan pada mesin mesin Portable

3. Mempelajari Cara-cara Operasional dari mesin-mesin Portable

4. Memahami Keselamatan Kerja

5. Mengoperasikan/ mengaplikasikan mesin-mesin Portable

B. Kegiatan Belajar

Kegiatan Belajar 1. MESIN GERGAJI

PORTABLE

a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran

1. Peserta diklat dapat menyebutkan dan menunjukkan Nama-nama

Bagian Mesin Gergaji Portable

2. Peserta diklat dapat menjelaskan Fungsi Mesin Tangan Gergaji

(23)

b. Uraian Materi

1) Mesin Gergaji Tangan Listrik

2) Perlengkapan Mesin Gergaji Tangan Listrik

 Pengantar Paralel,

(24)

 Kantong serbuk,

Digunakan untuk menampung kotoran serbuk kayu.

 Kunci L (Hexagonsocket) dan kunci pas.

(25)

 Perlengkapan standart lainnya.

Sarung tangan, kaca mata pelindung, penutup telinga, sepatu kerja

dsb.

3) Bentuk dan Ciri Daun Gergaji Tangan Listrik

a) Ciri Daun Gergaji Potong

 Jumlah gigi banyak

 Gigi berbentuk segitiga kecil tajam

(26)

b) Ciri Daun Gergaji Belah

 Jumlah gigi banyak

 Bentuk gigi besar, dengan sudut serbuk lebar

 Giwaran gigi lebar

c) Ciri Daun Gergaji Kombinasi

 Jumlah gigi sedang

 Bentuk gigi sedang sampai besar, dengan sudaut serbuk cukup lebar

 Giwaran gigi cukup lebar

(27)

d) Cara Memasang Daun Gergaji

 Lepaskan steker dari sumber listrik

 Letakkan mesin diatas meja kerja

 Siapkan peralatan yang dibutuhkan (kunci L, pas dsb.)

 Sediakan tuas/ stik besi untuk mengganjal putaran daun gergaji

 Lepaskan baut pada AS daun gergaji searah jarum jam

 Gantikan daun gergaji sesuai dengan fungsinya

 Cek ulang semua komponen yang telah terpasang

(28)

4) Keselamatan Kerja

a) Pilihlah gergaji Portable bundar sesuia dengan fungsinya (ukuran,

diameter daun gergaji)

b) Bagian depan alas gergaji (pelat dasar mesin) harus diletakkan

diatas benda kerja sebelum mesin dihidupkan

Jangan sekali-kali memotong lengkung, sebab daun gergaji akan

terjepit oleh benda kerja yanga akan mengakibatkan kick back

c) Alas gergaji tangan listrik harus selalu menempel rapat pada benda

kerja yang sedang digergaji

d) Pegang gergaji kuat-kuat dan dorong gergaji dengan kecepatan

rata (jangan mendesak gargaji terlalu kuat)

e) Benda kerja yang akan digergaji harus kokoh pada tempatnya

f) Untuk memperkecil resiko kerusakkan benda kerja, setel alas

gergaji sedemikian rupa (kira-kira 5 mm di bawah permukaan

kayu).

5) Memotong Lurus

a) Berikan tanda pada benda kerja yang akan dipotong, letakkan

pada posisi aman di atas bangku kerja

b) Usahakan permukaan benda kerja yang rata menempel pada

(29)

d) Letakkan alas bagian depan gergaji bundar listrik usahakan daun

gergaji tidak mengenai kayu pekerjaan dan jalankan mesin

e) Tunggu sampai putaran stabil dan mesin arahklan ke depan.

6) Memotong Serong

Untuk memotong serong sama dengan memotong siku, yang berbeda

pada letak mesin terhadap kayu pekerjaan, yaitu menyerong dan

tudung pengaman harus ditarik.

a) Atur kedudukan daun gergaji terhadap kayu pekerjaan sehingga

menembus maksimum 5 mm di bawah permukaan kayu yang

terpotong

b) Pasanglah lat kayu atau busur yang besar (sudut bisa bisa langsung

disesuaikan) sebagai penghantar dan aturlah sehingga daun

gergaji tepat pada lukisan dan sejajar dengan garis lukisan

c) Letakkan alas bagian depan gergaji bundar listrik usahakan daun

gergaji tidak goyang

d) Mengenai kayu pekerjaan dan jalankan mesin

e) Tarik tudung pengaman bawah sehingga bebas, dengan cara;

(30)

f) Dorong mesin dengan sisi alas sebelah kiri menempel lat kayu

(penghantar), sampai pemotongan selesai dan matikan mesin.

7) Membelah

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membelah kayu diantaranya

sebagai berikut:

a) Letakkan benda kerja yang akan dibelah secara permanen

b) Pasang penghantar/ usahakan sepanjang bangku

(31)

8) Membuat Alur

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membelah kayu diantaranya

sebagai berikut:

a) Penghantar permanen harus disiapkan

b) Lukis kayu yang akan dibuat alur

c) Lebar alur ditentukan oleh tebal iris daun gergaji

d) Kedalaman alur juga ditentukan oleh diameter daun gergaji

e) Pekerjaan pembuatan alur bisa juga dengan memodifikasi mesin gergaji

(32)

c. Rangkuman

Gergaji bundar Portable digunakan untuk pekerjaan:

 Memotong dan membelah

 Memotong dan membelah miring

 Memotong serong

 Membuat alur

Mesin gergaji ini mempunyai berat minimal 2,5 kg dan berat maksimal 8,4 kg.

Putaran daun gergaji minimal 4000 RPM dan maksimaL 5400 ` RPM.

Kemiringan dapat diatur maksimal 45* , Bila daun gergaji ini diletakkan terbalik

maka alasnya dapat berfungsi sebagai meja.

Macam-macam daun gergaji yang dapat dipasang adalah:

 Dan gergaji pemotong

 Daun gergaji pembelah

 Daun gergaji Kombinasi

Untuk dapat melaksanakan pekerjaan ini dengan benar maka mesin harus

diatur sesuai dengan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan.

Disamping itu keselamatan kerja dalam mengoperasikan mesin harus

(33)

d. Tugas

1. Kuasai secara sistimatis nama-nama bagian dari mesin gergaji bundar

Portable.

2. Mintalah pertolongan dari salah satu teman anda untuk menguji secara

lisan tentang nama-nama bagian dari mesin gergaji bundar Portable , anda harus mampu menjawab dengan cepat dan benar.

3. Coba lakukan bersama teman untuk membuat benda kerja dengan

menggunakan mesin gergaji Portable .

e. Tes Formatif

Petunjuk

Untuk meyakinkan bahwa anda sudah menguasai materi pada kegiatan belajar

ini, maka kerjakanlah soal-soal di bawah ini pada buku latihan. Didalam

mengerjakan soal usahakan jawabannya murni dari daya ingat anda sestelah

mempelajari mempelajari materi ini.

Soal

1) Sebutkan bagian-bagian dari mesin gergaji bundar Portable ! 2) Sebutkan fungsi pokok dari mesin gergaji bundar Portable !

3) Selain fungsi pokok dari mesin gergaji bundar Portable, sebutkan

pekerjaan lain yang dapat dikerjakan dengan mesin tersebut!

4) Sebutkan jenis daun gargaji yang dapat terpasang di gergaji bundar

Portable.

5) Jelaskan prinsip keselamatan kerja pada mesin gergaji bundar

(34)

f. Kunci Jawaban Formatif

1) Bagian mesin Gergaji Bundar Portable terdiri dari: a) Pegangan (pendorong belakang),

b) Sakelar utama,

c) Sungkup pelindung atas,

d) Rumah motor,

e) Pegangan depan,

f) Pengantar paralel,

g) Baut penjepit pengantar,

h) Daun gergaji,

i) Sungkup pelindung bawah,

j) Pelat dasar mesin.

2) Fungsi pokok mesin Gergaji Bundar Portable adalah untuk memotong

dan membelah.

3) Mesin gergaji bundar Portable dapat dignakan untuk jenis pekerjaan:

a) Membentuk cowakan tegak (dado) tegak atau miring,

b) Membuat alur dan dado,

c) Memotong/ membelah champer/ bevel,

d) Membuat sponing,

b) Membuat purus/ pen,

(35)

4) Jenis daun gergaji yang dapat terpasang yaitu;

a) Daun gergaji potong,

b) Daun gergaji belah,

c) Daun gergaji kombinasi

5) Prinsip keselamatan kerja pada pengoperasiaan gergaji bundar listrik

adalah:

a) Pelajari manual yang ada,

b) Pastikan peserta diklat telah mengetahui teori penggunaan mesin

secara benar.

c) Baca poin-poin keselamtan kerj a secara rurut dan praktekkan secara

berurutan dengan pengawasan pembimbing.

d) Buat uji coba sebelum melaksanakan pekerjaan nyata.

g. Lembar Kerja

Petunjuk

Sebagai evaluasi dan untuk mengukur kemampuan anda dalam penguasaan

materi kegiatan belajar ini, anda harus mengerjakan lembar kerja di hadapan

guru atau pengawas. Dalam mengerjakan lembar kerja tidak boleh menyontek

ataupun meminta bantuan kepada siapapun. Pekerjaan anda harus dikerjakan

dalam Buku Kerja yang telah anda siapkan.

Penilaian pekerjaan dilakukan oleh guru/ instruktur dengan menggunakan

petunjuk penilaian yang tercantum pada bagian I I I modul ini.

Sebelum pekerjaan anda dinilai oleh guru, sebaiknya anda melakukan

penilaian sendiri terlebih dahulu dan memperbaiki kekurangan atau kesalahan

(36)

untuk diperiksa dan dinilai. Jika nilai yang anda peroleh belum mencapai ³ 80

maka anda belum diperkenankan melanjutkan modul berikutnya, untuk itu

anda harus mengulangi sampai mencapai nilai minimum 80.

Tujuan

Setelah peserta diklat mempelajari modul ini yang diharapkan dapat

menguasai teknik – teknik pengoperasian alat mesin pengolah kayu.

Alat dan Bahan

a) Mesin gergaji bundar Portable

b) Gergaji tangan

c) Perusut

d) Siku

e) Palu dan martil

f) Meteran

g) Pensil

h) Papan ukuran 3/ 12 – 100= 5 lembar.

Soal

• Buatlah sambungan papan arah melebar dengan alur dan lidah dengan

menggunakan mesin gergaji bundar Portable .

(37)

e) Bekerjalah sesuai dengan petunjuk dan langkah kerja

f) Pastikan anda dalam keadaan sehat dan tidak ngantuk

Langkah Kerja

Sambungan Papan Melebar dengan Alur dan Lidah

▪ Melukis/Menggambari Benda Kerja

a) Kelompokkanlah masing–masing papan yang akan disambung

saling berpasangan

b) Berilah tanda paring pada papan kayu yang sudah saling

berpasangan

c) Lukisilah benda kerja sesuai dengan gambar kerja yaitu membuat

sambungan papan melebar dengan lidah dan alur

d) Tandailah bagian kayu yang akan dihilangkan dan periksalah

kembali hasil lukisan anda dan pastikan bahwa lukisan sudah betul.

▪ Menyiapkan Bahan yang Sudah Diketam

a) Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan

b) Periksalah ukuran kayu apakah cukup untuk mengerjakan pekerjaan

tersebut

c) Potonglah benda kerja sesuai ukuran yang diminta dengan

menggunakan mesin gergaji bundar Portable

d) Lakukan tugas ini sesuai langkah kerja seperti yang sudah diuraikan

(38)

Kegiatan Belajar 2. MESIN KETAM TANGAN

PORTABLE

a. Tujuan Kegiatan Pembelajaran

1. Peserta diklat dapat menyebutkan dan menunjukkan nama-nama

bagian mesin Ketam Portable

2. Peserta diklat dapat menjelaskan fungsi mesin Ketam portable

3. Peserta diklat dapat mengoperasikan mesin Ketam tangan Portable

b. Uraian Materi

1) Mesin Ketam Tangan Listrik

Dengan perkembangan teknologi jang cukup maju beberapa kegiatan

jang berhubungan dengan industri kayu dituntut untuk bekerja lebih

cepat dan efisien, salah satu alat jang dipergunakan adalah mesin

ketam Portable . Pada prinsipnya kerja mesin ini adalah untuk mengetam permukaan kayu dan juga untuk pekerjaan lainnya seperti,

(39)

2) Perlengkapan Mesin Ketam

Portable

 Kuda-kuda atau gawang,

digunakan untuk bekerja dengan kedudukan permanen

 Pengantar Paralel,

digunakan untuk membuat sponing atau sebagai penyiku.

 Pelat Penyudut,

digunakan untuk mengetam sudut miring

 Kunci Pembuka pisau ketam,

digunakan untuk membuka / mengganti pisau ketam

 Pengaman peneutup poros pisau,

digunakan supaya operator berani menjalankan mesin dengan tenang

 Pengaman blok poros,

(40)

3) Penyetelan dan Cara Mengetam Rata Lurus

Untuk mendapatkan hasil pengetaman yang diinginkan, terlebih dahulu

harus disetel sesuai dengan jenis pekerjaan jang akan dilaksanakan:  Mengetam rata dan lurus, pisau ketam harus disetel sama tinggi

(41)

 Pengetaman tercowak pada awal, hal ini disebabkan oleh karena pisau lebih tinggi dari alas belakang.

(42)

 Menyetel dalamnya permukaan.

Untuk menyetel dalamnya permakanan dalam pengetaman,

kita atur alas depan dengan cara memutar pegangan depan.

Dalamnya permukaan ditentukan jarak antara tinggi pisau

dengan alaas depan, dalamnya pemakanan normal 1,5 s/ d 2

mm sesuai dengan kebutuhan.

4) Mengetam Sponing

Peralatan yang diperlukan yaitu pengantar paralel, harus terpasang

sesuai dengan baik dan benar. Lebar sponing maksimal adalah lebar

poros mesin dan kedalaman sponing yang dapat dibuat adalah sesuai

dengan ukuran bebas sisi samping (a) atau seperti biasanya tercantum

(43)

Hidupkan mesin dan jalankan di atas benda kerja dengan pengantar

paralel selalu bergaser pada sisi samping benda kerja.

5) Mengetam Miring

Cara kerja tidak jauh berbeda dengan mengetam sponing hanya saja

komponen tambahan yang dipasang disesuaikan, yaitu pengantar

(44)

6) Bekerja dengan Mesin Permanen (terbalik)

Buat dudukan/ kuda-kuda, pengaman dan pengantar diperlukan

untuk menopang dan mengamankan kerja mesin. Baliklah mesin, jepit

pada kuda-kuda. Pamasang alat pengaman penutup poros pisau yang

berputar, pasang pula pengantar sebagai penyiku benda kerja.Hati-hati

terhadap pisau yang berputar pada poros mesin, pergunakan selalu alat

(45)

7) Keselamatan Kerja

a) Periksalah keadaan mesin sebelum dioperasikan

b) Pegang ketam tangan sessuai dengan fungsi pegangan jang ada.

c) Jangan menghidupkan mesin sebelum alas depan diletakkan diujung

kayu pekerjaan

d) Pda waktu bekerja pakailah peralatan keselamatan kerja permanen

(sepatu, kaca mata, dsb.)

e) Usahakan kayu jang akan diketam bebas dari mata kayu, paku dsb.

f) Jika mesin tidak terpakai taruh dengan posisi miring, atau taruh

dengan posisi terganjal bagian alas depan/ belakang.

c. Rangkuman

Mesin ketam tangan listrik dapat digunakan untuk pekerjaan:

 Mengetam permukaan kayu

 Mengetam chamber

 Mengetam sponing

Lebar alasnya antara 60 s/ d 80 mm, putaran s/ d 16.000 rpm, berat

max. 6 kg. Untuk mendapatkan hasil pengetakan yang baik maka pisau

ketam disetel sama tinggi dengan alas belakang. Bila pisau lebih tinggi

dari alasnya maka bagian awal pengetaman akan tercowak, dan apabila

penyetelan sebaliknya maka kayu akan tercowak di bagian akhir.

Pada saat permulaan pengetaman tekanan dititik beratkan pada tangan

(46)

pengetaman tekanan dititik beratkan pada tangan kanan. Hal yang

terpenting harus diperhatikan adalah faktor keselamatan kerja.

d. Tugas

1. Kuasai secara sistimatis nama-nama bagian dari mesin ketam

tangan listrik

2. Mintalah pertolongan dari salah satu teman anda untuk menguji

secara lisan tentang nama-nama bagian dari mesin ketam tangan

listrik, anda harus mampu menjawab dengan cepat dan benar.

3. Coba lakukan bersama teman untuk membuat benda kerja dengan

menggunakan mesin ketam tangan listrik.

e. Tes Formatif

Petunjuk

Untuk meyakinkan bahwa anda sudah menguasai materi pada kegiatan

belajar ini, maka kerjakanlah soal-soal di bawah ini pada buku latihan.

Didalam mengerjakan soal usahakan jawabannya murni dari daya ingat

anda setelah mempelajari mempelajari materi ini.

Soal

1. Sebutkan bagian-bagian dari mesin ketam tangan listrik!

(47)

f. Kunci Jawaban Tes Formatif

1) Bagian Mesin Ketam Portable terdiri dari:

a) Kabel

b) Pegangan pendorong

c) Sakelar utama

d) Pegangan muka

e) Baut penjepit pengantar paralel

f) Lubang batang pengantar paralel

g) Penutup puli motor penggerak

h) Pelat dasar ketam depan

i) Pelat dasar belakang

j) Pros pisau.

2) Fungsi pokok mesin ketam adalah untuk mengetam permukaan kayu

supaya rata, lurus dan halus.

3) Mesin ketam dapat dignakan untuk jenis pekerjaan:

a) Mengetam/ membuat sponing.

b) Mengetam chamber

c) Mengetam permanen dengan cara membalikkan ketam.

4) Spesifikasi teknis mesin ketam tangan listrik diantaranya:

a) Ukuran mesin ketam ditentukan oleh panjangnya

pisau/ lebarnya alasnya.

b) Ukuran mesin ketam 60 s/ d 80 mm.

(48)

5) Prinsip keselamatan kerja pada pengoperasiaan ketam Portable adalah:

a) Pelajari manual yang ada,

b) Pastikan peserta diklat telah mengetahui teori penggunaan mesin

secara benar.

c) Baca poin-poin keselamtan kerja secara rurut dan praktekkan

secara berurutan dengan pengawasab pembimbing.

d) Buat uji coba sebelum melaksanakan pekerjaan nyata

g. Lembar Kerja

Petunjuk

Sebagai evaluasi dan untuk mengukur kemampuan anda dalam

penguasaan materi kegiatan belajar ini, anda harus mengerjakan lembar

kerja di hadapan guru atau pengawas. Dalam mengerjakan lembar kerja

tidak boleh menyontek ataupun meminta bantuan kepada siapapun.

Pekerjaan anda harus dikerjakan dalam Buku Kerja yang telah anda

siapkan.

Penilaian pekerjaan dilakukan oleh guru/ instruktur dengan menggunakan

petunjuk penilaian yang tercantum pada bagian I I I modul ini.

(49)

berikutnya, untuk itu anda harus mengulangi sampai mencapai nilai

minimum 80.

Tujuan

Setelah peserta diklat mempelajari modul ini yang diharapkan dapat

menguasai Teknik–teknik Pengoperasian Alat Mesin Pengolah Kayu,

khususnya Mesin Ketam Portable.

Alat dan Bahan

a) Mesin ketam Portable

b) Gergaji

c) Perusut

d) Siku

e) Palu dan martil

f) Meteran

g) Pensil

h) Papan ukuran 3/ 12 – 100 = 5 lembar.

Soal

• Buatlah sambungan papan arah melebar dengan sponing

menggunakan mesin kertam tangan listrik.

Keselamatan Kerja

a) Pakailah pakaian kerja yang susuai untuk bekerja di bengkel kerja

kayu.

b) Pakailah peralatan keselamatan kerja

(50)

d) Optimalkan peralatan bantu dan pengaman pada mesin yang dipakai.

e) Bekerjalah sesuai dengan petunjuk dan langkah kerja.

f) Pastikan anda dalam keadaan sehat dan tidak ngantuk.

Langkah Kerja

Sambungan papan melebar dengan sponing

1) Mengetam papan menjadi lurus, rata dan siku:

a) Kelompokkanlah masing–masing papan yang akan disambung

saling berpasangan

b) Berilah tanda paring pada papan kayu yang sudah saling

berpasangan

c) Lukisilah benda kerja sesuai dengan gambar kerja yaitu

membuat sambungan papan melebar dengan lidah dan alur

d) Tandailah bagian kayu yang akan dihilangkan dan periksalah

kembali hasil lukisan anda dan pastikan bahwa lukisan sudah

betul.

2) Menyiapkan Bahan yang Sudah Diketam

a) Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan

b) Periksalah ukuran kayu apakah cukup untuk mengerjakan

pekerjaan tersebut

(51)

Kegiatan Belajar 3.

MESIN ROUTER

Portable

(Mesin Frais atas

tangan)

a. Tujuan Kegiatan Pembelajaran

1. Peserta diklat dapat menyebutkan dan menunjukkan nama-nama

bagian mesin Router Portable

2. Peserta diklat dapat menjelaskan fungsi mesin Router Portable 3. Peserta diklat dapat mengoperasikan mesin Router Portable

b. Uraian Materi

1) Mesin Router

Portable

Mesin router digunakan untuk membuat profil, memingul benda kerja,

meratakan sisi/ sudut, membuat alur dan banyak pekerjaan yang dapat

dikerjakan.

Semua pekerjaan dengan mesin router yang menetukan adalah bentuk

pisau/ matanya, sebagai contoh pembuatan alur harus dengan pisau alur

(52)

2) Perlengkapan Mesin Router

Portable

a) Cincin kopi (copying ring)

digunakan untuk pembuatan benda kerja dengan sablon-sablon

khusus, dengan cincin ini dan sablon dapat diperoleh hasil kerja

yang sama.

b) Pengantar Paralel,

digunakan untuk membuat alur sponing atau profil.

c) Pengatur halus, (micro fine adjustment)

digunakan pada pengantar paralel sebagai tambahan agar dapat

diatur lebih teliti.

d) Kunci Pembuka pisau ketam,

digunakan untuk membuka / mengganti pisau ketam,

e) Pengantar sisi tebal (edge guide attachment),

digunakan untuk pekerjaan yang berulang, pembuatan profil atau

sisi yang melengkung tanpa menggunakan pisau router berbantalan.

f) Alat dasar penyudut (swivel base)

digunakan untuk mengebor sudut tertentu/ khusus.

g) Pembatas miring ( side fence)

digunakan untuk merouter pada papan lebar sehingga pengantar

paralel dapat digunakan.

h) Penghenti (turret stop)

dipasang pada bagian baut penghenti untuk mendapatkan 3 tahap

(53)
(54)

3) Mengganti Pisau Router

a. Membuka pisau router

 Pastikan kabel listrik tidak tersambung dengan arus.

 Letakkan router di atas meja kerja dengan posisi pisau

menghadap ke atas.

 Siapkan kunci pas khusus untuk membuka router ada 2 buah kunci pas.

 Masukkan kunci pas pada mur pengunci pisau dan putarlah kedua

kunci pas tersebut secara berlawanan dan sesuai putaran jarum

jam sampai mur pengunci pisau terlepas. Keluarkan pisau dari

cuknya dan gantilah pisau router sesuai dengan keperluannya.

b. Memasang pisau Router

 Pastikan kabel listrik tidak tersambung dengan arus.

 Letakkan router di atas meja kerja dengan posisi pisau menghadap ke atas.

 Siapkan kunci pas khusus untuk membuka router ada 2 buah kunci pas.

 Masukkan kunci pas pada mur pengunci pisau dan putarlah kedua kunci pas tersebut secara berlawanan dan sesuai

putaran jarum jam sampai mur pengunci pisau terlepas.

Keluarkan pisau dari cuknya dan gantilah pisau router sesuai

dengan keperluannya.

(55)

 Keraskan pisau dengan menggunakan dua buah kunci pas, ta ngan kiri menahan sumbu dan tangan kanan memutar collet

mur sampai keras.

4) Beberapa Pekerjaan yang dapat Dikerjakan dengan Mesin Router

a. Membuat Alur

 Pasang pisau alur pada poros mesin.

 Pasang pengantar paralel pada mesin dan kencangkan baut penjepitnya.

 Ukur jarak antara sisi pengantar ke sisi iris pisau, lebar alur adalah lebar diameter pisau yang digunakan.

 Hidupkan mesin dan mulai bekerja, biarlah pisau membor kira-kira 3-4 mm, keraskan pegangan pengunci dan geserlah mesin

sepanjang alur yg.ingin dibuat.

(56)

b. Membuat Sponing Lurus

 Langkah penyetelan awal seperti membuat alur

 Lebar sponing ditentukan oleh jarak sisi hantar dengan

pengantar

 Pendorongan harus searah dengan arah putaran mesin

 Hidupkan mesin dan mulai bekerja, biarlah pisau memakan kira- kira 3-4 mm pada awalnya kemudian diulang dan diulang

sesuai kebutuhan, keraskan pegangan pengunci dan geserlah

mesin sepanjang alur yg.ingin dibuat

(57)

c. Hal yang harus Diperhatikan pada Pembuatan Profil

 Langkah awal pengerjaan seperti membuat alur dan sponing

 Bentuk profil ditentukan oleh mata profil/ sesuai kebutuhan

 Pengantar sisi tebal, untuk membuat profil pada benda kerja lengkung maupun lurus

 Pengantar paralel untuk membuat profil lurus

 Pisa berbantalan untuk pembuatan profil pada benda kerja lurus maupun lengkung

(58)

d. Membuat Lubang Pasak (Purus)

 Lebar pen yang akan dibuat harus disesuaikan dengan

diameter pisau router

 Ada 2 cara pembuatan lubang pen dengan mesin router, yaitu:

 dengan pengantar paralel

 dengan sablon dan cincin pengopi

 Pengantar paralel hanya menentukan ukuran jarak lubang pen dari sisi

 Panjang pen ditentukan oleh kumparan-kumparan blok yang

(59)

e. Membuat Sambungan Ekor Burung

 Siapkan kayu yang akan disambung.

 Pasanglah temlpate guide pada alas router bagian bawah

 Masukkanlah motor pada rangkanya dan pasanglah pisau

router sedalam separuh pada moncongnya (chuck).

 Aturlah dalamnya pemotongan sehingga pisau router berada kurang lebih19/ 32” dibawah permukaan atas dan 7/ 16” di

bawah permukaan atas pisau.

 Uji coba dulu pada benda lain,

(60)

f. Bekerja dengan Meja Permanen

 Meja digunakan untuk menjepit mesin router

 Poros kerja mesin menonjol dan dapat dilengkapi dengan

pengaman tambahan

 Semua pekerjaan seperti pembuatan profil, alur dsb, dapat juga dengan menggunakan sistem mesin terbalik ini.

g. Data Teknis Mesin Router

 Daya/ arus yang dipakai biasanya ¾ s/ d 1,5 daya kuda ( 1daya= 736 watt)

 Putaran mesin 18.000 s/ d 35.000. putaran / menit.

5) Keselamatan Kerja

a) Periksalah keadaan mesin sebelum dioperasikan

b) Periksalah peralatan tambahan dan pisau sesuai dengan fungsinya

c) Sebelum mesin router dihidupkan pisau tidak boleh menempel pada

kayu pekerjaan

d) Tes dan uji coba terlebih dahulu sebelum bekerja pada benda kerja

yang sebenarnya

e) Pada waktu bekerja pakailah peralatan keselamatan kerja permanen

(sepatu, kaca mata, dsb.)

f) Jika mesin tidak terpakai taruh di atas bangku kerja dengan posisi

(61)

c. Rangkuman

Mesin router tangan listrk dapat digunakan untuk:

 Pekerjaan profil

 Pekerjaan sambungan

 Pekerjaan khusus

Untuk mengerjakan pekerjaan kayu diperlukan perlengkapan tambahan

seperti:

 Cincin copi

 Pengantar lurus (paralel)

 Pengantar halus

Sedangkan jenis pisau routernya dibagi dalam empat golongan yaitu:

 Golongan pisau untuk pembuatan alur

 Pisau untuk pekerjaan leminasi

 Pisau kecil untuk pekerjaan alur kecil sebagai hiasan

Sebelum mesin router digunakan harus diperhatikan berbagai komponen yang

melengkapinya, dan tidak boleh lupa semua perlengkapan keselamatan kerja

harus dipakai sesuai dengan fungsinya.

d. Tugas

a) Kuasai secara sistimatis nama-nama bagian dari mesin router Portable .

b) Mintalah pertolongan dari salah satu teman anda untuk menguji secara

lisan tentang nama-nama bagian dari mesin router Portable, anda harus mampu menjawab dengan cepat dan benar.

c) Coba lakukan bersama teman untuk membuat benda kerja dengan

(62)

e) Tes Formatif

Petunjuk

Untuk meyakinkan bahwa anda sudah menguasai materi pada kegiatan relajar

ini, maka kerjakanlah soal-soal dibawah ini pada buku latihan. Didalam

mengerjakan soal usahakan jawabannya murni dari daya ingat anda setelah

mempelajari mempelajari materi ini.

Soal

1. Sebutkan bagian-bagian dari mesin router Portable! 2. Sebutkan fungsi pokok dari mesin router Portable!

3. Selain fungsi pokok dari mesin router Portable, sebutkan pekerjaan lain

yang dapat dikerjakan dengan mesin tersebut!

4. Jelaskan spesifikasi teknis dari mesin router Portable.

(63)

f. Kunci Jawaban Formatif

1. Bagian Mesin Router Portable terdiri dari:

a) Kabel

b) Pegangan mesin

c) Pengunci skakelar

d) Sakelar utama

e) Kunci dan baut pengatur kedalaman pisau

f) Pisau dan poros kerja

g) Rumah motor

h) Pegangan dan pengunci poros luncur

i) Poros luncur

j) Kunci untuk alat tambahan

k) Alas mesin

2) Fungsi pokok mesin router adalah untuk membentuk profil

3) Mesin Profil dapat digunakan untuk jenis pekerjaan:

a) Membuat alur lurus dan lengkung.

b) Membuat sponing lurus dan lengkung

c) Membuat fariasi bentuk sesuai dengan bentuk pisau router.

4) Spesifikasi teknis mesin router Portable diantaranya:

a) Daya yang dibutuhkan ¾ s/ d 1 ½ daya kuda (1 daya kuda= 736

watt)

b) Kecepatan putaran 18.000 s/ d 35.000/ menit..

(64)

5) Spesifikasi teknis mesin router Portable diantaranya:

a) Pelajari manual yang ada

b) Pastikan peserta diklat telah mengetahui teori penggunaan mesin

secara benar

c) Baca poin-poin keselamatan kerja secara rurut dan praktekkan

secara berurutan dengan pengawasan pembimbing

d) Buat uji coba sebelum melaksanakan pekerjaan nyata

g) Lembar Kerja

Petunjuk

Sebagai evaluasi dan untuk mengukur kemampuan anda dalam penguasaan

materi kegiatan belajar ini, anda harus mengerjakan lembar kerja di hadapan

guru atau pengawas. Dalam mengerjakan lembar kerja tidak boleh

menyontek ataupun meminta bantuan kepada siapapun. Pekerjaan anda

harus dikerjakan dalam Buku Kerja yang telah anda siapkan.

Penilaian pekerjaan dilakukan oleh guru/ instruktur dengan menggunakan

petunjuk penilaian yang tercantum pada bagian I I I modul ini.

Sebelum pekerjaan anda dinilai oleh guru, sebaiknya anda melakukan

penilaian sendiri terlebih dahulu dan memperbaiki kekurangan atau

(65)

Tujuan

Setelah peserta diklat mempelajari modul ini yang diharapkan dapat

menguasai teknik–teknik pengoperasian alat mesin pengolah kayu, khususnya

mesin router Portable.

Alat dan Bahan

 Mesin Router Portable

 Gergaji

 Perusut

 Siku

 Palu dan martil

 Meteran

 Pensil

 Papan ukuran 3/ 12 – 100= 5 lembar.

Soal

• Buatlah beberapa uji cobo bentuk profil dan juga buatlah sambungan ekor

burung dengan memakai mesin router Portable.

Keselamatan Kerja

a) Pakailah pakaian kerja yang susuai untuk bekerja di bengkel kerja kayu.

b) Pakailah peralatan keselamatan kerja

c) Pastikan mesin dan alat yang akan dipakai dalam kondisi siap pakai.

d) Optimalkan peralatan bantu dan pengaman pada mesin yang dipakai.

e) Bekerjalah sesuai dengan petunjuk dan langkah kerja.

(66)

Langkah Kerja

 Uji coba Membuat beberapa Bentuk Profil dan Sambungan Ekor Burung.

▪ Melaksanakan uji coba

a) Siapkan benda kerja dalam keadaan sudah terketam

b) Berilah tanda bagian mana saja yang akan di profil

c) Pastikan benda kerja terpasang di bangku kerja dalam keadaan

aman

d) Mulailah menguji coba sesuai dengan prosedur pemakaian mesin

(67)

Kegiatan Belajar 4. MESIN GERGAJI PITA KECIL

(Jig Saw

Portable

)

a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran

1. Peserta diklat dapat menyebutkan dan menunjukkan nama-nama

bagian mesin Jig Saw Portable

2. Peserta diklat dapat menjelaskan fungsi mesin Jig Saw Portable

3. Peserta diklat dapat mengoperasikan mesin Jig Saw Portable.

b. Uraian Materi

(68)

2) Perlengkapan Mesin Gergaji

Jig saw Portable

 Pelat dasar mesin bersudut,

digunakan untuk pemotongan bersudut pada bidang kerja, sudut

dapat diatur sesuai kebutuhan (10 s/ d 45)

 Pengantar Paralel,

digunakan untuk pemotongan lurus  Jari-jari pengantar,

digunakan untuk pemotongan bentuk melingkar, jarak radius

lingkaran ialah as putar sampai sisi iris mata gergaji.  Penjepit Bilah Gergaji,

Digunakan untuk menjepit bilah gergaji pada poros kerja mesin.

sarung t angan, kaca mata pelindung, penutup telingan, sepatu kerja

dsb.

 Obeng & Soket hexagon

Digunakan untuk menyetel perlengkapan mesin

(69)

3) Bentuk dan ciri daun Gergaji Pita Kecil (

Jig Saw Portable

)

a) Panjang bilahnya:

76,2 mm s/ d 114,3 mm

b) Bentuk gigi ada 2 kelompok:

 Gigi runcing, digiwar selang seling, digunakan memotong kayu, plastik atau alumunium.

 Gigi gelombang, biasanya digunakan untuk memotong kulit atau

karet.

4) Mengganti Daun Gergaji

a) Pastikan mesin jig saw dalam keadaan mati

b) Letakkan jig saw pada posisi daun gergaji tergantung atau mesin

pada posisi miring.

c) Kendorkan baut pada penjepit daun gergaji

d) Lepaskan daun gergaji yang tumpul dari chucknya.

e) Pasang daun gergaji baru pada chucknya dengan gigi menghadap ke

(70)

5)

Cara Kerja Jig Saw

a) Semua jig saw mempunyai gerakan maju/ mundur.

b) Pemakanannya hanya dilakukan pada geraka keatas saja, hal ini

dapat mencegah terjadinya suatu tekanan (sentakan) pada waktu

gerakan ke bawah.

c) Jig saw dilengkapi dengan rol penahan daun gergaji yang dapat

disetel/ diatur.

6)

Pengoperasian

Jig Saw

a. Pastikan mesin jig saw dalam keadaan baik dan siap pakai

b. Tempatkan bagian depan alas diatas kayu pekerjaan sebelum

menjalankan mesin

c. Biarkan gergaji bergerak dalam kecepatan penuh dan stabil sebelum

memulai mengergaji

d. Tidak boleh menekan terlalu menekan gergaji karena dapat merusak

motor.

e. Usahakan terus alas jig saw menempel rapat pada kayu pekerjaan.

f. Setelah selesai bekerja, biarlah gergaji berhenti bergerak sebelum

dikeluarkan dari kayu pekerjaan.

g. Lepaskan daun gergaji pada waktu mesin jig saw tidak terpakai.

7) Keselamatan Kerja

a) Pada saat mengoperasikan jig saw, jangan terlalu ditekan.

(71)

8) Aplikasi pemakaian Jig Saw

a. Membelah dan memotong lurus

 Pasang pengantar paralel,

 Ukur jarak pengantar sesuai kebutuhan

 Kencangkan baut penjepit

(72)

b. Menggergaji Lubang

 Lukis benda kerja yang akan dilubang

 Benda kerja di bor, usahakan diameter lubang sesuai dengan bilah daun gergaji

 Masukkan terlebih dahulu daun gergaji ke lubang, baru mesin dihidupkan

 Lepaskan daun gergaji dalam posisi miring (lihat gambar) pada saat pekerjaan telah selesai.

(73)

c. Menggergaji Miring

 Setel plat dasar alas sesuai kemiringan yang dikehendaki

 Kencangkan baut pada posisi yang benar, jangan sampai

kendor

 Usahakan benda kerja terjepit aman (diklem)

 Pekerjaan selanjutnya seperti memotong lurus.

d. Menggergaji Lingkaran

 Pasang jari-jari pengantar secara sempurna

 Ukur radius yang diinginkan, tancapkan pen sebagai

(74)

 Usahakan untuk memotong–motong pada radius tertentu, supaya pada saat menggergaji lingkaran mesin tidak terlalu

berat. (lihat gambar).

 Mulailah menggertgaji dengan posisi tangan kiri menekan pen

penghantar.

(75)

e. Menggergaji Bebas

 Jig saw dapat untuk membuat motif, artinya dapat digerakkan tanpa penghantar dan hanya berdasar pada lukisan atau mal yang

telah dibuat terlebih dahulu.

 Atau jig saw dapat dipasang terbalik, dan dapat memotong atau membelah sesuai dengan keinginan, hanya saja yang diperhatikan

adalah jenis mata gergaji dan kekuatan motor.

(76)

c. Rangkuman

Gergaji Pita Kecil (Jig Saw Portable) dapat digunakan untuk pekerjaan:

 Membelah dan memotong lurus

 Menggergaji/ memperbesar lubang

 Menggergaji miring/ sudut sesuai kebutuhan

 Menggergaji lingkaran

 Menggergaji bebas

Mesin jig saw dilengkapi beberapa bilah daun gergaji, panjang bilahnya

antara: 76,2 mm s/ d 114,3 mm.

Adapun bentuk giginya terdiri dari 2 kelompok.

a) Bentuk gigi ada 2 kelompok:

 Gigi runcing, digiwar selang seling, digunakan memotong kayu, plastik atau alumunium.

 Gigi gelombang, biasanya digunakan untuk memotong kulit atau

karet.

b) Data teknik mesin Jig Saw:

 Kecepatan potong berkisar antara: 0 s/ d 3500 gerakkan per menit, sesuai dengan model tipe jig saw.

(77)

d. Tugas

1. Kuasai secara sistimatis nama-nama bagian dari mesin Jig Saw

2. Mintalah pertolongan dari salah satu teman anda untuk menguji secara

lisan tentang nama-nama bagian dari mesin jig saw, anda harus mampu

menjawab dengan cepat dan benar

3. Coba lakukan bersama teman untuk membuat benda kerja dengan

menggunakan mesin jig saw.

e. Tes Formatif

Petunjuk

Untuk meyakinkan bahwa anda sudah menguasai materi pada kegiat an

relajar ini, maka kerjakanlah soal-soal dibawah ini pada buku latihan.

Didalam mengerjakan soal usahakan jawabannya murni dari daya ingat anda

sestelah mempelajari mempelajari materi ini.

Soal

1. Sebutkan bagian-bagian dari mesin jig saw listrik!

2. Sebutkan fungsi pokok dari mesin jig saw!

3. Jelaskan pekerjaan istimewa yang dapat dikerjakan mesin jig saw.

4. Jelaskan ciri daun gergaji jig saw

(78)

f. Kunci Jawaban Formatif

1. Bagian mesin Jig saw terdiri dari:

a) Kabel penghubung

b) Pengunci saklar utama

c) Saklar uatama

d) Rumah motor

e) Pelat dasar mesin

f) Penjepit bilah gergaji

g) Bilah gergaji.

2. Fungi Pokok Mesin Jig saw adalah untuk memotong dan membelah

lurus, menggergaji lubang, menggergaji miring, menggergaji

lingkarandan menggergaji bebas.

3. Pekerjaan istimewa yang dapat dikerjakan adalah:

a) Membuat model potongan tak beraturan (oval, lengkung dsb.)

b) Menggergaji potongan-potongan kayu kecil.

c) Membuat pola/ mal dsb.

4. Ciri daun gergaji Jig Saw adalah:

Bentuk gigi ada 2 kelompok:

(79)

5. Prinsip keselamatan kerja pada pengoperasiaan Jig Saw adalah:

a) Pada saat mengoperasikan jig saw, jangan terlalu ditekan.

b) Semua perlengkapan di cek dahulu sebelum mengoperasikan

mesin

c) Daun gergaji harus, terutama dalam pemotongan tembus

d) Jig saw usahaakan diletakkan miring pada saat tidak dioperasikan

e) Lepaskan daun gergaji sewaktu tidak dioperasikan

f) Bersihkan dari debu sebelum disimpan.

g. Lembar Kerja

Petunjuk

Sebagai evaluasi dan untuk mengukur kemampuan anda dalam

penguasaan materi kegiatan belajar ini, anda harus mengerjakan

lembar kerja di hadapan guru atau pengawas. Dalam mengerjakan

lembar kerja tidak boleh menyontek ataupun meminta bantuan kepada

siapapun. Pekerjaan anda harus dikerjakan dalam Buku Kerja yang telah anda siapkan.

Penilaian pekerjaan dilakukan oleh guru/ instruktur dengan

menggunakan petunjuk penilaian yang tercantum pada bagian I I I

modul ini.

Sebelum pekerjaan anda dinilai oleh guru, sebaiknya anda melakukan

penilaian sendiri terlebih dahulu dan memperbaiki kekurangan atau

(80)

serahkanlah kepada guru untuk diperiksa dan dinilai. Jika nilai yang

anda peroleh belum mencapai ³ 80 maka anda belum diperkenankan

melanjutkan modul berikutnya, untuk itu anda harus mengulangi

sampai mencapai nilai minimum 80.

Tujuan

Setelah peserta diklat mempelajari modul ini yang diharapkan dapat

menguasai teknik–teknik pengoperasian alat mesin pengolah kayu.

Alat dan Bahan

a) Mesin jig saw Jig Saw Portable

b) Bor tangan listrik

c) Perusut

d) Siku

e) Palu dan martil

f) Meteran

g) Pensil

h) Papan ukuran 3/ 12 – 100 = 5 lembar.

Soal

• Buatlah lingkaran dengan diameter 20 CM, dengan menggunakan Jig

(81)

Langkah Kerja

• Untuk membuat lingkaran dengan diameter 20 CM langkah langkah

nya sebagai beriklut:

 Pasang jari-jari pengantar secara sempurna

 Ukur radius yang diinginkan, tancapkan pen sebagai pengantar usahakan pen tertancap dalam posisi aman

 Usahakan untuk memotong –motong pada radius tertentu, supaya pada saat menggergaji lingkaran mesin tidak terlalu berat. (lihat

gambar)

 Mulailah menggertgaji dengan posisi tangan kiri menekan pen penghantar

(82)

Kegiatan Belajar 5. Mesin Ampelas

Jig Saw Portable

a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran

1. Peserta diklat dapat menyebutkan dan menunjukkan nama-nama

bagian mesin Ampelas

2. Peserta diklat dapat menjelaskan fungsi mesin ampelas

3. Peserta diklat dapat mengoperasikan mesin Ampelas

b. Uraian Materi

1. Mesin Ampelas Pita

Jig Saw Portable

Bagian komponen-komponen mesin ampelas pita adalah sebagai

(83)

2) Perlengkapan Mesin Ampelas

Jig Saw Portable

a) Kerangka dasar berserabut ijuk (sikat),

digunakan untuk mengamplas bidang-bidang yang lebar dengan

tekanan yang halus dan merata.

b) Kerangka dasar,

digunakan untuk mengampelas benda kerja berbentuk kerangka

(pintu).Standar.

c) digunakan sebagai alat untuk memegang mesin ampelas, ban ini bila

digunakan terbalik untuk mengampelas bebas.

d) Ban atau sabuk ampelas

e) Terdapat 3 macam jenis ampelas untuk pengampelasan kayu sesuai

dengan jenis perekat yang digunakan. Ukuran kekasaran ampelas

(84)

3) Petunjuk Penggantian dan Pemasangan pita Mesin Ampelas

Pita (Belt Sander),

(85)

b) Cara memasang pita ampelas pada rolnya:

 Ambilah pita ampelas yang lama dan ganti dengan pita ampelas yang baru.

 Kedudukan tongkat ungkit dalam keadaan sejajar dengan

rollnya.

 Perhatikan tanda anak panah dari pita ampelasnya dan harus dipasang searah.

 Aturlah kedudukan pita ampelas jangan sampai terletak dipinggir dan hal ini dapat diatur dengan memutar mur pengatur, hingga

(86)

4) Petunjuk Penggunaan Mesin Ampelas Pita (Belt Sander

Jig Saw

Portable

)

Periksalah kedudukan pita ampelas:

 Letakkan mesin ampelas menghadap ke atas.

 Perhatikan penyetelan dan komponen terpasang, harus dalam

keadakan siap pakai.

 Letakan kayu pekerjaan diatas bangku kerja dengan ditahan

dibagian belakang.

 Peganglah mesin ampelas dengan dedua tangan.

 Hidupkan mesin sewaktu ampelas masih belum mengenai

pekerjaan.

 Rendahkan mesin ampelas sampai mengenai permukaan kayu

dengan gerakan ke depan sehingga alasnya rata pada permukaan

kayu pekerjaan sambil siap menahan tarikan mesin.

 Gerakan mesin dengan merata ke depan dan tarik ke belakang dengan sedikit tumpangan (overlap) dan seterusnya.

 Jangan menekan mesin, kerena dengan berat sendiri dari

mesin sudah cukup menekan sehingga mendapatkan

permukaan yamng rata.

 Jangan berhenti di satu tempat

 Perhatikan mesin ampelas harus bergerak horizontal, supaya tidak timbul goresan

(87)

5) Beberapa pekerjaan Pengampelasan diantaranya:

a. Mengampelas Bidang Datar

 Letakkan kayu pekerjaan jang akan diamplas di atas bangku kerja dan jepit atau beri penahan bagian belakang

 Siapkan mesin ampelas dan pasang ampelasnya sesuai dengan kebutuhan. (kekasaran ampelas yang dipakai)

 Hidupkan mesin ikuti gerakkan mesin, dan penekanan mesin harus seirama dengan hasil ampelas yang dikehendaki

(88)

b. Mengampelas Bidang Lengkung

 Siapkan kayu pekerjaan, jepitlah pada penjepit atau klem

 Pada pengampelasan cekung, pakailah rol depaan untuk

pengapelasannya

 Pada pengampelasan cembung pakailah bagian alasnya

 Jangan sekali-kali mesin berhenti di satu tempat

c. Mengampelas dengan Posisi Mesin Ampelas Terbalik

 Siapkan rangka, mesin harus terpasang dalam posisi

horizontal dan harus kuat dan aman

 Kayu jang akan diampelas, sebaiknya diberi tanda bagian yang diamplas

 Tekanan pengampelasan dapat disesuaikan dengan

kebutuhan

 Hati-hati dengan cara kerja semacam ini, pergunakan kaca mata pengaman.

d. Data Teknis Mesin Ampelas Pita

 Tipe mesin dan ukuran pita ampelas, biasanya dicamtumkan sebagai berikut, misalnya; Mesin tipe MBH 50.560 x 100 mm,

berarti mesin ampelas dengan tipe MBH 50 dan pita/ sabuk

(89)

c. Uraian Materi

1. Mesin Ampelas Finishing (Finishing Sander

Jig Saw Portable

)

Bagian komponen-komponen mesin ampelas pita adalah sebagai

berikut:

2) Perlengkapan Mesin Finishing

a) Hanya dibedakan pada jenis ampelas yang dipakai.

b) Perlengkapan yang lain hampir sama dengan mesin ampelas pita.

3) Petunjuk Penggantian dan Pemasangan Ampelas pada Mesin Ampelas Finishing

a) Cara membuka pita ampelas:

 Letakkan mesin ampelas diatas meja kerja.

(90)

b) Cara memasang ampelas:

 Ambilah ampelas sesuai dengan ukuran dan fungsi, potonglah sesuai dengan lebar dan panjang alas

 Pastikan pemasangan benar dan kuat

 Kembalikan pengunci pada posisi jang benar

 Cobalah sebelum diaplikasikan ke benda jang sebenarnya.

4) Petunjuk Penggunaan Mesin Ampelas Finishing (

Belt Sander

)

Cara pengopesian sebagai berikut:

 Pegang mesin dengan kedua tangan

 Periksa mesin , pastikan dalam keadaan baik

 Periksa arus listrik sesuai dengan spesifikasi mesin terpakai

 Siapkan kayu pekerjaan dan tempatkan pada posisi yang

benar, diatas bangku kerja

 Jalankan/ hidupkan mesin sebelum mesin diletakkan di kayu jang akan dikerjakan

 Gerakkan mesin ampelas dengan posisi maju mundur sampai semua permukaan terampelas semua

 Tekanan mesin harus konstan supaya putaran mesin tidak

terganggu

 Bekerjalah dengan mendorong usahakan searah serat kayu

 Mesin ampelas tidak boleh berhenti di satu tempat

(91)

5) Pekerjaan yang dapat dilaksanakan:

a. Mengampelas bidang datar

b. Pengampelasan bidang kecil

c. Pengampelasan bidang di atas kepala (langit-langit)

d. Jenis-jenis mesin amplas Finishing:

 Gambar A, Mesin Ampelas ini cukup ringan biasa digunakan di rumah tangga

 Gambar B, Mesin ini biasa dipakai tukang (home industri), dapat diganti dengan macam-macam pelat dasar sesuai kebutuhan

 Gambar C, Mesin ampelas Finishing dengan gerak lurus (straight line sanding motion) tanpa lamel arang di dalamnya

(92)

6) Keselamatan Kerja

a) Periksalah pita ampelas sesuai dengan anak arah dan kedudukan harus

berada di tengah-tengah rol

b) Hidupkan mesin sebelum mengenai / menempel kepada benda kerja

c) Peganglah erat-erat terutama pada mesin ampelas pita

d) Jangan terlalu ditekan pada saat pengoperasian mesin ampelas, motor bisa

terbakar

e) Hati-hati khususnya pada mesin ampelas pita yang mengakibatkan pita

ampelas menjadi robek diantaranya:

* mengampelas sudut kayu

* mengampelas sambungan kayu

* mengampelas ke 2 pertemuan yang tidak sama rata.

f) Jangan terlalu menekan pada kayu pekerjaan sewaktu menggunakan mesin

ampelas tangan pita yang dapat mengakibatkan cowakan hasil permukaan

yang tidak rata (gelombang).

c. Rangkuman

Mesin ampelas tangan listrik fungsinya adalah untuk menghaluskan

permukaan kayu secara cepat. Mesin ampelas tangan listrk digolongkan

dalam tiga jenis yaitu:

 Mesin ampelas Pita (Jig Saw Portable belt sander)

(93)

Hal-hal yang perlu diperhatikan pada saat mengamplas adalah keselamatan

kerja, serta jenis mesin ampelas yang digunakan untuk menghasilkan

pekerjaan yang memuaskan.

d. Tugas

1. Kuasai secara sistimatis nama-nama bagian dari mesin ampelas baik

pita maupun finishing

2. Mintalah pertolongan dari salah satu teman anda untuk menguji secara

lisan tentang nama-nama bagian dari mesin ampelas tangan listrik,

anda harus mampu menjawab dengan cepat dan benar

3. Coba lakukan bersama teman untuk membuat benda kerja dengan

menggunakan mesin ampelas tangan listrik.

e. Tes Formatif

Petunjuk

Untuk meyakinkan bahwa anda sudah menguasai materi pada kegiatan relajar

ini, maka kerjakanlah soal-soal dibawah ini pada buku latihan. Didalam

mengerjakan soal usahakan jawabannya murni dari daya ingat anda sestelah

(94)

Soal

1. Sebutkan bagian-bagian dari mesin ampelas pita

2. Sebutkan bagian-bagian dari mesin ampelas finishing

3. Sebutkan fungsi pokok dari mesin ampelas pita

4. Sebutkan fungsi pokok dari mesin ampelas finishing.

5. Jelaskan urutan nomor ampelas dari yang kasar sampai yang halus

f. Kunci Jawaban Formatif

1) Bagian mesin ampelas pita terdiri dari:

a) Kabel

b) Pegangan belakang

c) Pengunci skakelar

d) Sakelar utama,

e) Kerangka dasar

f) Serabut ijuk

g) Silinder muka.

h) Rumah motor

i) Roda pengatur silinder muka

j) Roda pengatur ketegangan ampelas

k) Ban/ sabuk ampelas

(95)

2) Bagian mesin ampelas finishing terdiri dari:

a) Kabel

b) Pegangan

c) Sakelar utama

d) Rumah motor

e) Pegangan muka

f) Penutup (karet getar)

g) Pelat dasar

h) Karet lembaran

i) Kertas ampelas

j) Penjepit kertas ampelas.

3) Fungsi pokok mesin ampelas pita untuk mengampelas permukaan jang

cukup luas

4) Fungsi pokok mesin ampelas finishing untuk pengampelasan yang halus

5) Nomor ampelas, kasar no. 25 - 30

Kasar : 25 – 30

Sedang: 40 – 60

Halus : 100 - 150

(96)

g. Lembar Kerja

Petunjuk

Sebagai evaluasi dan untuk mengukur kemampuan anda dalam penguasaan

materi kegiatan belajar ini, anda harus mengerjakan lembar kerja di hadapan

guru atau pengawas. Dalam mengerjakan lembar kerja tidak boleh menyontek

ataupun meminta bantuan kepada siapapun. Pekerjaan anda harus dikerjakan

dalam Buku Kerja yang telah anda siapkan.

Penilaian pekerjaan dilakukan oleh guru/ instruktur dengan menggunakan

petunjuk penilaian yang tercantum pada bagian I I I modul ini.

Sebelum pekerjaan anda dinilai oleh guru, sebaiknya anda melakukan

penilaian sendiri terlebih dahulu dan memperbaiki kekurangan atau kesalahan

yang anda jumpai. Setelah pekerjaan anda telah fit, serahkanlah kepada guru

untuk diperiksa dan dinilai. Jika nilai yang anda peroleh belum mencapai ³ 80

maka anda belum diperkenankan melanjutkan modul berikutnya, untuk itu

anda harus mengulangi sampai mencapai nilai minimum 80.

Tujuan

Setelah peserta diklat mempelajari modul ini yang diharapkan dapat

menguasai teknik–teknik pengoperasian alat mesin pengolah kayu, khususnya

(97)

Alat dan Bahan

a) Mesin ampelas tangan listrik

b) Perusut

c) Siku

d) Palu dan martil

e) Meteran

f) Pensil

g) Kayu untuk uji coba 5/ 10 x 100 cm.

Soal

• Kerjakan pengampelasan pada bidang satu dengan memakai mesin

ampelas pita, dan pada bidang 2 gunakan mesin ampelas finishing.

Keselamatan Kerja

a) Pakailah pakaian kerja yang susuai untuk bekerja di bengkel kerja kayu.

b) Pakailah peralatan keselamatan kerja

c) Pastikan mesin dan alat yang akan dipakai dalam kondisi siap pakai

d) Optimalkan peralatan bantu dan pengaman pada mesin yang dipakai

e) Bekerjalah sesuai dengan petunjuk dan langkah kerja

f) Pastikan anda dalam keadaan sehat dan tidak ngantuk.

Langkah Kerja

• Pengamplasan awal (bidang 1) menggunakan mesin ampelas pita (lihat

urutan kerja jang benar)

1. Siapkan mesin ampelas pita

2. Jepit kayu di atas bangku kerja pada posisi aman

Gambar

Gambar Tampak Muka
Gambar Detail A

Referensi

Dokumen terkait

Petugas laboratorium harus menggunakan alat pelindung diri ketika bekerja supaya terlindung dari bahaya ditempat kerja, namun sampai saat ini belum ada data dan

Analisis Efisiensi Mesin Peralatan Pemisah Biji dan Daging Buah (Pulp) Manggis Efisiensi digunakan untuk mengetahui apakah mesin peralatan bekerja pada efisiensi yang tinggi

tidak terbebani dengan berat tubuh dan posisi stabil selama bekerja. Sedangkan posisi berdiri dimana posisi tulang belakang vertikal dan berat badan bertumpu secara seimbang pada

Anamnesis ditekankan pada informasi rinci terkait kegiatan sehari-hari, meliputi: tata cara bekerja, pajanan bahan, penggunaan alat pelindung, peralatan kebersihan yang

Bila bekerja dengan logam leleh, Penanganan: atau terpapar asap atau debu, gunakan peralatan pelindung diri yang sesuai..

Petugas laboratorium harus menggunakan alat pelindung diri ketika bekerja supaya terlindung dari bahaya ditempat kerja, namun sampai saat ini belum ada data dan

Alat Ukur Cara Ukur Hasil Ukur Skala Pengetahuan tentang alat pelindung diri Segala sesuatu yang diketahui petugas tentang pengertian, macam, kegunaan, dan dampak

Judul Modul : Menggunakan alat tangan untuk kelistrikan Buku Informasi - Versi 2018 Halaman: 16 dari 24 3 Merawat dan memelihara peralatan/ perlengkapan sesuai jadwal pabrik untuk