IKATAN KIMIA, BENTUK MOLEKUL DAN GAYA ANTARMOLEKUL

40  73 

Teks penuh

(1)

Oleh Ivara Mangesti Gumilar (K3316029)

(2)

IKATAN KIMIA

Pendahulaun

(3)

Sebagian unsur gas mulia mempunyai elektron valensi 8 kecuali

2H yang mempunyai elektron valensi 2. Unsur-unsur yang lain selain

gas mulia juga berusaha memiliki 8 elektron valensi mengikuti aturan oktet. Sedangkan unsur yang mempunyai nomor atom kecil seperti H dan Li beerusaha memiliki 2 elektron valensi mengikuti aturan duplet.

(4)

Sehingga unsur-unsur yang lain tsb untuk mencapai keadaan stabil seperti gas mulia (mengikuti aturan oktet dan duplet),hanya ada 2 cara kemungkinan yang dilakukan yaitu:

1. Melepas atau menangkap elektron(serah terima elektron),membentuk ikatan ion;

(5)

Perlu Diingat

Lambang lewis adalah lambang atom yang dilengkapi dengan elektron valensinya.Lambang Lewis gas mulia menunjukkan 8 elektron valensi (4 pasang).Lambang Lewis unsur dari golongan lain menunjukkan adanya elektron tunggal (belum berpasangan).

Langkah-langkah Penulisan Struktur Lewis:

• Semua elektron valensi harus muncul dalam struktur Lewis

• Semua elektron dalam struktur Lewis umumnya berpasangan

• Semua atom umumnya mencapai konfigurasi oktet (khusus untuk H, duplet)

(6)

IKATAN ION/ IKATAN ELEKTROVALEN

Ikatan ion terjadi karena adanya pelepasan dan penangkapan elektron (serah terima elektron). Ikatan ini terjadi antara atom-atom unsur logam dengan atom-atom unsur bukan logam. Atom- atom yang melepas elektron menjadi ion positif disebut kation, sedangkan atom- atom yang menerima elektron menjadi ion negatif disebut anion.

Variasi unsur yang dapat membentuk ikatan ion yaitu:

• Unsur golongan IIA dengan VIIA (IIA kecuali Be)

• Unsur golongan IA dengan VI A

• Unsur golongan IIA dengan VIA

• Unsur golongan IA dengan VIIA

(7)

Contoh: Antara golongan IIA dengan VIIA (20Ca dengan 53I)

(8)

Sifat- sifat kimia berikatan ion:

• Dalam bentuk padatan tidak menghantarkan listrik karena partikel -partikel ionnya terikat kuat pada kisi, sehingga tidak ada elektron yang bebas bergerak;

• Struktur kristalnya keras yang permukaannya keras tapi rapuh;

• Titik leleh dan titik didihnya tinggi;

• Larut dalam pelarut polar dan tidak larut dalam pelarut non polar;

(9)

IKATAN KOVALEN

(10)

Cara atom-atom saling mengikat dalam suatu molekul dinyata kan oleh rumus bangun atau rumus struktur. Rumus struktur diperoleh dari rumus Lewis dengan mengganti setiap pasangan elektron ikatan dengan sepotong garis. Senyawa yang hanya mengandung ikatan kovalen disebut senyawa kovalen.

(11)

Ikatan kovalen dapat digolongkan menjadi 3 yaitu:

1. Berdasarkan Jumlah Pasangan Elektron yang dipakai

Ikatan Kovalen Tunggal

Terdapat 1 pasang elektron yang digunakan bersama Contoh, pada F2 (9F)

9F = 2 7

(12)

Ikatan Kovalen Rangkap Dua

Terdapat 2 pasang elektron yang digunakan bersama Contoh, pada O2 (8O)

8O = 2 6

Ikatan Kovalen Rangkap Tiga

Terdiri dari 3 pasang elektron yang digunakan bersama Contoh, pada N2 (7N)

(13)

2. Berdasarkan Kepolaran Ikatan Ikatan Kovalen Non Polar

(14)

Ikatan Kovalen Polar

(15)

Letak PEI/ pasangan elektron ikatan yang lebih tertarik kesalahsatu atom menyebabkan molekul itu/ senyawa itu berkutub (polar). Contoh senyawa polar adalah HF, HCl, H2O, NH3, C2H5OH, dll.

Contoh, 1) HF

H F

Keelektronegatifan 2,1; 4,0

(16)

3. Ikatan Kovalen Koordinasi/ Kovalen Datif/ Kovalen Semipolar

Ikatan kovalen yang mana pasangan elektron yang digunakan bersama hanya berasal dari salah satu atom yang saling berikatan.

(17)

Sifat-sifat fisis senyawa kovalen:

1. Pada suhu kamar berwujud gas, cair (Br2), dan ada yang padat (I2); 2. Padatannya lunak dan tidak rapuh;

3. Mempunyai titik didih dan titik leleh rendah; 4. Larut dalam pelarut organik tapi tidak larut dalam air; 5. Umumnya tidak menghantarkan listrik.

(18)

IKATAN LOGAM

Ikatan logam adalah ikatan kimia yang terbentuk akibat penggu naan bersama elektron-elektron valensi antara atom-atom logam. Con toh: logam besi, seng, dan perak. Ikatan logam bukanlah ikatan ion atau ikatan kovalen. Salah satu teori yang dikemukakan untuk menjelas

(19)

Tumpang tindih antarelektron valensi ini memungkinkan elektron valensi dari setiap atom Fe ber-gerak bebas dalam ruang di antara ion- ion Fe+ membentuk lautan elektron. Karena muatannya berlawanan (Fe2+

dan 2e-), maka terjadi gaya tarik-menarik antara ion-ion Fe+ & elektron-

elektron bebas ini. Akibatnya terbentuk ikatan yang disebut ikatan logam

Sifat Ikatan Logam:

1. Pada suhu kamar berwujud padat, kecuali Hg; 2. Keras tapi lentur/dapat ditempa;

3. Mempunyai titik didih dan titik leleh yang tinggi; 4. Penghantar listrik dan panas yang baik;

(20)

Bentuk Molekul

Bentuk molekul menggambarkan kedudukan atom

-atom dalam ruang 3 dimensi dan besarnya sudut-sudut

ikatan yang dibentuk dalam suatu molekul. Ada 2 cara

untuk menentukan bentuk molekul yaitu:

(21)

TEORI DOMAIN ELEKTRON

(22)

Teori domain elektron disebut juga teori VSPER (Valence Shell Electron Pair Repulsion) atau Teori Tolakan Pasanngan Elektron Valensi.

Domain elektron (pasangan elektron) terdiri dari: Pasangan Elektron Ikatan (PEI)

Pasangan Elektron Bebas (PEB)

Teori domain elektron adalah penyempurnaan dari teori VSPER. Antar domain elektron di sekeliling atom pusat saling tolak menolak sehing

(23)

Urutan kekuatan tolak menolak diantara domain elektron adalah Antar PEB-PEB > antar PEB-PEI > antar PEI-PEI

Rumus Umum Bentuk Molekul

AXnEm

(24)

Contoh Soal:

Rumus Bentuk Molekul dari H2O adalah AX2E2

Nama Bentuk Molekul dari H2O adalah Planar bentuk V

(25)
(26)
(27)
(28)
(29)

TEORI HIBRIDASASI

Pada teori ini bentuk molekul ditinjau dari adanya ikatan yang terjadi pada orbital-orbital elektron terluarnya. Bila didalam suatu atom beb erapa orbital yg tingkat energinya berbeda bergabung membentuk orbital baru yang tingkat energinya sama disebut dengan orbital hibr

ida. Peristiwa pembentukan orbital hibrida disebut dengan proses hibridisasi.

Ada 4 tipe hibridisasi : sp, sp2, sp3

(30)
(31)
(32)
(33)

Gaya Antarmolekul

Ikatan Kimia adalah Ikatan antar atom.

Contohnya adalah N2 merupakan ikatan antar atom N

Gaya Antarmolekul adalah gaya tarik antar atom didalam molekul/ senyawa. Gaya yang terjadi antar atom bermacam-macam sehingga terbentuk ikatan ion, ikatan kovalen, dan ikatan logam.

Contoh pada molekul N2

(34)

CATATAN PENTING:

Dipol Dipolar (memiliki 2 kutub), contoh pada molekul H2O

d+ d+

(35)

d-A. GAYA VAN DER WAALS

Gaya van der waals terjadi merupakan gaya tarik menarik antar molekul polar. Gaya van der waals dapat dibagi menjadi 2 yaitu:

a. Gaya Dipol-dipol

Gaya dipol-dipol terjadi pada dipol permanen Contoh pada molekul HBr

b. Gaya Imbas/ induksi

Gaya imbas terjadi pada molekul yang memiliki dipol sesaat. Contoh pada molekul H2O dengan Cl2

H Br H Br H Br HBr

(36)

d-GAYA LONDON/ DISPERSI

Gaya london merupakan gaya antar dipol sesaat pada molekul non polar. elektron tersusun dengan merata di antara atom-atom. Pada suatu saat, molekul tersebut bisa memiliki dipol akibat gerakan elektr

on-elektron yang menyebabkan elektrontersebut berada di dekat salah satu atom. Dipol yang terjadi tidak permanen atau dipol sesaat

(37)

Terjadinya gaya London dapat digambarkan sebagai berikut. 1. Molekul Br2 yang nonpolar

2. Dipol sesaat terjadi antar Br2 yang berdekatan

3. Susunan molekul-molekul Br2 yang terjadi karena gaya London

(38)
(39)

IKATAN HIDROGEN

Ikatan Hidrogen adalah ikatan antara atom H dari 1 molekul dengan atom F/O/N dari molekul ion.

Contoh pada ikatan hidrogen pada molekul H2O

(40)

Perbandingan Kekuatan GAM: Ikatan Kovalen > Gaya Van Der Waals > Gaya London

Kekuatan GAM dipengaruhi oleh 2 faktor

1. Kerumitan bentuk molekul, semakin rumit molekul gaya antarmolekul nya semakin lemah

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...