i
PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA
GAMBARAN PATOLOGI ORGAN PADA AYAM PEDAGING YANG
TERINFEKSI PENYAKIT FLU BURUNG
BIDANG KEGIATAN:
PKM-AI
Diusulkan oleh:
A. A. PUTRI ISADELA DAYANA
: 1309005121 angkat 2013(Ketua)
ARDI SANDRIYA
: 1309005110 angkat 2013(Anggota)
IDA AYU ADI DIAH KENCANA DEWI : 1309005153 angkat 2013(Anggota)
WAHYU SEMADI PUTRA
: 1209005098 angkat 2012(Anggota)
UNIVERSITAS UDAYANA
DENPASAR
ii
Pedaging yang Terinfeksi Penyakit Flu Burung
2.
Bidang Kegiatan
: PKM-AI
3.
Ketua Pelaksana Kegiatan
a.
Nama Lengkap
: Anak Agung Putri Isadela Dayana
b.
NIM
: 1309005121
c.
Jurusan
: KEDOKTERAN HEWAN
d.
Universitas/Institut/Politeknik: UNIVERSITAS UDAYANA
e.
Alamat Rumah dan No Tel./HP : Jalan
Waturenggong No. 113
Denpasar/081338723144
f.
Alamat email
: [email protected]
4. Anggota Pelaksana Kegiatan/Penulis : 3 orang
5. Dosen Pendamping
(Drh. I Made Kardena, MVS)
(Anak Agung Putri Isadela Dayana)
NIP. 197.903.102.003.121.001 NIM.1309005121
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan/
Dosen Pendamping
Direktur Politeknik/
Ketua Sekolah Tinggi,
GAMBARAN PATOLOGI ORGAN PADA AYAM PEDAGING YANG TERINFEKSI PENYAKIT FLU BURUNG
(PATHOLOGICAL CHANGES ON BROILERS ORGANS INFECTED WITH AVIAN INFLUENZA DISEASE)
Anak Agung Putri Isadela Dayana, Ardi Sandriya, Ida Ayu Adi Diah Kencana Dewi, Wahyu Semadi Putra
Laboratorium Patologi Veteriner
Fakultas Kedokteran Hewan – Universitas Udayana Email : [email protected]
ABSTRAK
Penyakit flu burung merupakan penyakit zoonosis, berbagai jenis unggas sangat rentan terhadap penyakit ini, termasuk ayam jenis pedaging. Penelitian ini menggunakan 3000 ekor ayam dari sebuah peternakan di daerah Badung, terdapat 570 ekor ayam yang sakit dan 480 ekor ayam yang mati. Dari data ini maka diketahui bahwa tingkat morbiditas kasus adalah 19%, tingkat mortalitas adalah 16% dan Case Fatality Rate adalah 84,2%. Telah terkonfirmasi bahwa ayam yang mati terjangkit flu burung dengan isolasi TAB di lanjutkan dengan uji HA dan HI. Hasil nekropsi dari beberapa ekor sampel ayam mengalami perubahan patologi anatomi pada beberapa organ berupa perubahan warna, perdarahan dan hemoragi. Perubahan warna yang terjadi pada organ tersebut teramati menjadi lebih gelap; sedangkan secara histopatologi, semua sampel organ ayam mengalami kongesti dan perdarahan. Hal ini menunjukkan infeksi virus flu burung pada ayam jenis pedaging dapat mengakibatkan reaksi peradangan di beberapa bagian organ. Perubahan ini menjadikan indikasi terhadap gejala klinis berupa sulit bernafas, diare, anoreksia, lemas, hilang keseimbangan.
Kata kunci: patologi organ, ayam pedaging, flu burung
ABSTRACT
the clinical symptoms of shortness of breath, diarrhea, anorexia, weakness, loss of balance.
Keywords: organs pathologic, broilers, avian influenza
PENDAHULUAN
Penyakit avian influenza, atau lebih dikenal sebagai “flu burung”, pertama kali dilaporkan pada tahun 1878 sebagai wabah yang menjangkiti ayam dan burung di Italia, yang disebut juga sebagai “Penyakit Lombardia” mengikuti nama sebuah daerah lembah di hulu sungai Po. Avian influenza (AI) merupakan virus pada unggas, termasuk ayam dan unggas air liar. Avian influenza disebabkan oleh
Influenza virus tipe A, subtipe H5N1 termasuk dalam keluarga Orthomyxoviridae
(Lamb and Krug, 2001).
Penyakit AI dikelompokkan ke dalam kelompok penyakit menular berbahaya karena bersifat zoonosis yang mematikan (OIE, 2004). Keganasan virus Influenza A adalah bevariasi tergantung spesies dan umur hospes, status imun hospes, faktor lingkungan dan adanya infeksi sekunder. Gejala klinis AI sangat bervariasi, mulai dari infeksi ringan yang bersifat asimtomatik (tanpa gejala klinis) sampai penyakit yang fatal dan bersifat multisistemik (Swayne and
Swarez, 2000).
Awalnya, virus AI hanya virulen pada unggas air liar, tetapi belakangan virus AI yang virulen ternyata juga ditemukan pada banyak hospes baik unggas, mamalia termasuk pula manusia (Harimoto and Kawaoka, 2001). Spesies unggas terserang berbagai subtype virus avian influenza-A, seperti ayam, itik, kalkun, entok, puyuh, kuau, angsa, burung unta. Penyakit ini menyerang unggas dari segala umur, tetapi kasus di lapangan banyak ditemukan pada umur dewasa (Santhia, K, 2009).
Beberapa kasus penyakit terjadi sangat cepat dari flok yang satu ke flok yang lainnya, melalui perpindahan peralatan, tempat makan dan minuman, alat transportasi tercemar, perantaraan petugas kandang atau petugas kesehatan lainnya. Selain itu sumber penularan AI yang penting adalah berasal dari sekreta maupun eksreta hewan yang terinfeksi yaitu melalui kotoran (feses), lendir dari mukosa hidung maupun dari mukosa mata, sedangkan yang terbanyak ditemukan adalah penularan virus yang berasal dari veses. Penularan virus AI terjadi secara kontak langsung dari unggas yang sakit kepada unggas yang lain dalam satu kandang.
melainkan juga pada gen polymerase kompleks. Berdasarkan atas patogenitasnya, virus AI dibedakan atas dua kelompok, yaitu low pathogenic avian influenza
(LPAI) yang menimbulkan penyakit ringan, dan highly pathogenic avian influenza (HPAI) menyebabkan penyakit berat dengan mortalitas mencapai 100%. Kepekaan hewan terhadap virus AI bervariasi sesuai dengan spesies hewan (Kapezynski and Patin-Jackwood, 2007). Pada unggas air yang merupakan hospes alami dari kelompok influenza A sehingga bersifat sebagai reservoir. Pada kelompok unggas ini penyakit bersifat sub-klinis, dan virus diekskersikan secara terus menerus melalui kotoran hewan yang terinfeksi.
Perubahan patologi anatomi dari organ terserang sangat bervariasi tergantung subtipe virus, dosis, spesies unggas dan lamanya infeksi. Umumnya unggas yang terinfeksi virus ganas dengan perjalanan penyakit singkat umumnya diawali dengan viremia dan selalu ditemukan pada beberapa organ unggas terserang, selain itu terjadi kematian mendadak sehingga perubahan patologi anatomi sangat terbatas.
Pada ayam yang terserang AI ganas terjadi kongesti dan perdarahan atau perubahan transudatif dan nekrobiotik pada berbagai organ. Terdapat perdarahan bintik pada lemak perut, epikardium, dan pleura parietalis. Jengger membengkak, pucat kebiruan dan kongesti yang dapat berkembang menjadi daerah nekrosis yang berwarna merah tua dan kebiruan (Swayne and Swarez, 2000; WHO, 2006). Selaput lendir trakea mengalami busung disertai eksudat serous sampai kaseus. Pada ayam broiler, trakea dan sistem pernafasan bagian atas mengalami hyperemia yang hebat.
TUJUAN
Tulisan ini diharapkan dapat memberikan acuan terhadap gambaran patologi organ ayam pedaging yang terinfeksi penyakit flu burung.
METODE
HASIL DAN PEMBAHASAN
Jumlah populasi ayam broiler sebanyak 3.000 ekor. Dari jumlah tersebut dalam kurun waktu satu minggu telah ditemukan 570 ekor yang sakit dan 480 ekor diantaranya mati. Dari data ini maka diketahui bahwa tingkat morbiditas kasus adalah 19%, tingkat mortalitas adalah 16% dan Case Fatality Rate adalah 84,2%.
Tingkat keparahan penyakit Avian influenza sangat beragam mulai dari ringan sampai fatal. Strain virus yang letal dapat menyerang dan membunuh dengan sangat cepat terutama pada ayam muda dan bahkan mungkin tanpa menunjukkan tanda klinis lain selain kematian mendadak. Gejala awal yaitu penurunan nafsu makan, penurunan produksi telur, gejala pernafasan seperti batuk, bersin, menjulurkan leher, hiperlakemasi, bulu kusam, edema mata dan kaki, sianosis (kebiruan) pada daerah kulit yang tidak berbulu, gangguan saraf dan diare. Gejala tersebut dapat berdiri sendiri /kombinasi. Bentuk akut yang ditandai oleh perjalanan penyakit yang singkat dengan kematian yang tinggi dan mendadak tanpa di dahului oleh gejala tertentu. Pada kasus AI yang akut ditandai dengan perubahan organ seperti kongesti, perdarahan, udema, pada paru-paru dan perubahan transudat. Gejala terlihat dengan abnormalitas sistem respirasi, sistem pencernaan, sistem reproduksi dan sistem syaraf. Pada pemeriksaan gejala klinis sakit dengan nomor protokol 806/N/15 menunjukan gejala klinis adalah sulit bernafas, diare, anoreksia, lemas, hilang keseimbangan.
Dari hasil pengamatan terhadap seluruh sampel organ yang diambil tampak adanya perubahan warna. Perubahan warna yang di tunjukkan oleh seluruh organ umunya berubah menjadi lebih gelap, sedangkan secara kasat mata dapat dilihat organ mengalami perdarahan dan hemoragi.
Hasil Pemeriksaan Laboratorium Patologi Anatomi Veteriner.
No. Organ Perubahan Patologi Anatomi
1. Otak Perdarahan fokal
2. Trakea Hemoragi
3. Paru-paru Hemoragi
4. Jantung Perdarahan dari perikardium sampai epikardium
5. Hati Perdarahan
6. Limpa Terlihat kehitaman
7. Ventrikulus Mukosa terlihat hyperemia ringan
Gambar 1. Otak
Gambar 2. Trakea
Gambar 4. Jantung
Gambar 5. Hati
Gambar 7. Mukosa Ventrikulus
Gambar 8. Usus
KESIMPULAN
Infeksi virus avian influenza pada ayam pedaging dapat mengakibatkan perubahan patologis pada organ-organ seperti otak, trakeea, paru-paru, jantung, hati, limpa, ventrikulus, dan usus berupa perubahan warna, perdarahan, dan hemoragi. Perubahan yang dapat diamati secara makroskopik adalah perubahan warna organ menjadi lebih gelap; sedangkan secara histopatologi, semua sampel organ ayam mengalami kongesti dan perdarahan.
UCAPAN TERIMAKASIH
DAFTAR PUSTAKA
Harimoto T, and Kawaoka Y. 2001. Pandemic threat posed by avian influenza A viruses. Clin. Microbiol. Rev. 14(1) : 129-149.
Kapezynski, D.R., and Patin-Jackwood, M., 2007. Innate Immune Responses for Avian Influenza Differ Between Chicken and Duck. In Zhou J and Yan H., editor. The 15th Word Veterinary Poultry Congress Abstract Book. Beijing 11-14 September 2007 : 135.
Kencana, G. A. Y. 2012. Penyakit AvianInfluenza. Penyakit Virus Unggas. Mantik, A. N. Udayana Univ. Press. Denpasar, Bali. P.12-32
Lamb RA, and Krug RM. 2001. Orthomyxoviridae : The viruses and their replication. In Fields Virology, 4th ed. Edited by Knipe DM, Howley PM, Griffin DE, Martin MA, Lamb RA, Roizman B, Straus SE, Lippincott Williams and Wilkins, Philadelphia, USA: 1487-1531.
(OIE) Office International des Epizooties. 2004. Manual of Diagnostic test and vaccines for terresterial animals: Animal Indluenza. 5th ed. http://www.oie.int/
Santhia, K. 2009. Flu Burung. Panduan Pengendalian Penyakit Hewan Menular Strategis. Dinas Peternakan Provinsi Bali. Denpasar, Bali. P.78-104 Swayne DE, and Awarez DL,2000. Highly pathogenic avian influenza. Rev. Sci.
Tech. 19 : 463-482.
Lampiran 1 Biodata Ketua, Anggota, dan Dosen Pembimbing
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap (dengan gelar) Anak Agung Putri Isadela Dayana
2 Jenis Kelamin Perempuan
3 Program Studi Kedokteran Hewan
4 NIM/NIDM 1309005121
5 Tempat dan Tanggal Lahir Denpasar, 25 Mei 199
6 E-Mail [email protected]
7 Nomor Telepon/HP 081338723144
B. Riwayat Pendidikan
C. Pemakalah Seminar Ilmiah ( Oral Persentation )
No Nama Pertemuan Ilmiah / Seminar Judul Artikel
Ilmiah Waktu dan Tempat
D. Penghargaan Dalam 10 tahun Terakhir (dari Permerintah, Asosiasi atau Institusi Lainnya
No Jenis Penghargaan Institusi Pemberi
Penghargaan Tahun
Semua data yang isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggung jawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari ternyata dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan PKM-AI (Gambaran Patologi Organ pada Ayam Pedaging Terinfeksi Penyakit Flu Burung).
Denpasar, 28 Maret 2016 Pengusul
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap (dengan gelar) Ardi Sandriya
2 Jenis Kelamin Laki-Laki
3 Program Studi Kedokteran Hewan
4 NIM/NIDM 1309005110
5 Tempat dan Tanggal Lahir Klungkung, 04 Februari 1996
6 E-Mail [email protected]
7 Nomor Telepon/HP 087759515966
B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Lain SDN 2 Jajag SMPN 2
Gambiran SMAN 1 Gambiran
Jurusan IPA
Tahun Masuk – Lulus 2001 – 2007 2007 – 2010 2010 – 2013
C. Pemakalah Seminar Ilmiah ( Oral Persentation )
No Nama Pertemuan Ilmiah / Seminar Judul Artikel
Ilmiah Waktu dan Tempat
D. Penghargaan Dalam 10 tahun Terakhir (dari Permerintah, Asosiasi atau Institusi Lainnya
No Jenis Penghargaan Institusi Pemberi
Penghargaan Tahun
Semua data yang isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggung jawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari ternyata dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan PKM-AI (Gambaran Patologi Organ pada Ayam Pedaging Terinfeksi Penyakit Flu Burung).
Denpasar, 28 Maret 2016 Pengusul
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap (dengan gelar) Ida Ayu Adi Diah Kencana Dewi
2 Jenis Kelamin Perempuan
3 Program Studi Kedokteran Hewan
4 NIM/NIDM 1309005153
5 Tempat dan Tanggal Lahir Tabanan, 09 April 1995
6 E-Mail [email protected]
7 Nomor Telepon/HP 085792720434
B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Lain SD Saraswati
Tabanan SMPN 1 Tabanan SMAN 2 Tabanan
Jurusan IPA
Tahun Masuk – Lulus 2001 – 2007 2007 – 2010 2010 – 2013
C. Pemakalah Seminar Ilmiah ( Oral Persentation )
No Nama Pertemuan Ilmiah / Seminar Judul Artikel
Ilmiah Waktu dan Tempat
D. Penghargaan Dalam 10 tahun Terakhir (dari Permerintah, Asosiasi atau Institusi Lainnya
No Jenis Penghargaan Institusi Pemberi
Penghargaan Tahun
Semua data yang isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggung jawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari ternyata dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan PKM-AI (Gambaran Patologi Organ pada Ayam Pedaging Terinfeksi Penyakit Flu Burung).
Denpasar, 28 Maret 2016 Pengusul
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap (dengan gelar) Wahyu Semadi Putra
2 Jenis Kelamin Laki-Laki
3 Program Studi Kedokteran Hewan
4 NIM/NIDM 1209005098
5 Tempat dan Tanggal Lahir Abang, 11 Juni 1994
6 E-Mail [email protected]
7 Nomor Telepon/HP 085792060047
B. Riwayat Pendidikan
C. Pemakalah Seminar Ilmiah ( Oral Persentation )
No Nama Pertemuan Ilmiah / Seminar Judul Artikel
Ilmiah Waktu dan Tempat
D. Penghargaan Dalam 10 tahun Terakhir (dari Permerintah, Asosiasi atau Institusi Lainnya
No Jenis Penghargaan Institusi Pemberi
Penghargaan Tahun
Semua data yang isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggung jawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari ternyata dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan PKM-AI (Gambaran Patologi Organ pada Ayam Pedaging Terinfeksi Penyakit Flu Burung).
Denpasar, 28 Maret 2016 Pengusul
Semua data yang isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggung jawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari ternyata dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan PKM-AI (Gambaran Patologi Organ pada Ayam Pedaging Terinfeksi Penyakit Flu Burung).
Denpasar, 28 Maret 2016 Pengusul
Lampiran 2 Surat Pernyataan Ketua Panitia/Pelaksana
KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI UNIVERSITAS UDAYANA
Jalan Kampus Bukit Jimbaran, Bali 80364 Telepon : (0361) 701812, 701954, 7017197
Laman : www.unud.ac.id
SURAT PERNYATAAN KETUA PENELITI/PELAKSANA
Yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama : Anak Agung Putri Isadela Dayana
NIM : 1309005121
Program Studi : Kedokteran Hewan Fakultas : Kedokteran Hewan
Dengan ini menyatakan bahwa proposal PKM artikel ilmiah saya dengan judul : Gambaran Patologi Organ pada Ayam Pedaging yang Terinfeksi Penyakit Flu Burung yang diusulkan untuk tahun anggaran 2016 bersifat original dan belum pernah dibiayai oleh lembaga atau sumber dana lain.
Bilamana di kemudian hari ditemukan ketidaksesuaian dengan pernyataan ini, maka saya bersedia dituntut dan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan mengembalikan seluruh biaya penelitian yang sudah diterima ke kas negara. Demikian pernyatan ini dibuat dengan sesungguhnya dan dengan sebenar-benarnya.
Denpasar, 28 Maret 2016
Mengetahui, Yang menyatakan,
Pembantu Rektor/ Ketua
Bidang kemahasiswaan,
Lampiran 3 Surat Pernyataan Sumber Tulisan PKM-AI
Surat Pernyataan Sumber Tulisan PKM-AI
Saya yang menandatangani Surat Pernyataan ini: - Nama : Anak Agung Putri Isadela Dayana - NIM : 1309005121
1) Menyatakan bahwa PKM-AI yang saya tuliskan bersama anggota tim lainnya benar bersumber dari kegiatan yang telah dilakukan:
- Tugas kelompok yang telah dilakukan sendiri oleh penulis bukan oleh pihak lain.
- Nekropsi
- 2016 dan Denpasar
2) Naskah ini belum pernah diterbitkan/dipublikasikan dalam bentuk prosiding maupun jurnal sebelumnya.
Demikian Surat Pernyataan ini dibuat dengan penuh kesadaran tanpa paksaan pihak manapun juga untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya.
Denpasar, 28 Maret 2016
Yang Membuat Pernyataan Mengetahui/Menyetujui Ketua Jurusan/Prodi
(Anak Agung Putra Isadela Dayana) (Drh. I Made Kardena, MVS)