TAFSIR DAN HADIST EKONOMI DAN BISNIS
MAKALAH TAFSIR & HADIS EKONOMI & BISNIS
"WADI'AH,WAKALAH,RAHN,KAFALAH,HIBAH"
Rumusan Masalah
1. Apa itu wadi'ah ?
2. Bagaimana landasan hukum,Tafsir dan Kandungan wadi'ah dalam ayat al-qur'an?
3. Apa bunyi hadis tentang wadi'ah ?
4 Apa itu wakalah ?
5. Bagaimana landasan hukum,Tafsir dan Kandungan wakalah dalam ayat al-qur'an?
6. Apa bunyi hadis tentang wakalah ?
7. Apa itu Kafalah ?
8. Bagaimana landasan hukum,Tafsir dan Kandungan kafalah dalam ayat al-qur'an?
9. Apa bunyi hadis tentang kafalah ?
10.Apa itu Rahn ?
11. Bagaimana landasan hukum,Tafsir dan Kandungan Rahn dalam ayat al-qur'an?
12. Apa bunyi hadis tentang rahn ?
13. 1. Apa itu Hibah ?
14. Bagaimana landasan hukum,Tafsir dan Kandungan Hibah dalam ayat al-qur'an?
15. Apa bunyi hadis tentang Hibah ?
Landasan Hukum Wadi'ah -Q.S Ali-Imran Ayat 75
Artinya :
“ Di antara ahli kitab ada orang yang jika kamu mempercayakan kepadanya harta yang banyak, dikembalikannya kepadamu dan di antara mereka ada orang yang jika kamu mempercayakan kepadanya satu dinar, tdak dikembalikannya kepadamu keculi jika kamu selalu menagihnya. Yang demikian itu lantaran mereka mengatakan : “tidak ada dosa bagi kami terhadap orang-orang ummi. Mereka berkata dusta terhadap Allah, padahal mereka mengetahui.”
Isi Kandungan
Apabila seseoranng hendak melakukan transaksi penitipan harta, maka ayat tersebut
menekankan beberapa ketentuannya. Yakni :
- Pilihlah orang yang dapat di percaya saat menitipkan harta sehingga orang yang di percaya
tersebut dapat lebih amanah
- Jika perjanjian sudah disepakati, maka di wajibkan bagi kedua pihak untuk bertakwa dengan
jalan tidak saling merugikan.
Tafsir
- Allah subhaanahu wa Ta'aala dalam ayat ini menerangkan keadaan Ahli kitab dalam hal amanah dan khianat pada harta, setelah meneyebutkan khianatnya mereka dalam agama, maka yang mereka lakukan dan sikap mereka menyembunyikan kebenaran. - Dengan tidak berkhianat sebagaimana yang dilakukan Abdullah bin salam dan kawan-kawannya. jika mereka tidaka berkhianat terhadap harta yang banyak, maka terhadap harta
- Yakni karena sifat khianatnya sebagaimana yang dilakukan Ka'ab bin Al Asyraf dan kawan-kawannya. jika terhadap harta yang sedikit saja berani berkhianat apalagi terhadap harta yang banyak.
- Pernyataan ini merupakan anggapan halal dari mereka terhadap harta orang-orang arab atau anggapan halal dari mereka berbuat zhalim kepada orang-orang yang tidak seagama dengan mereka. mereka melihat rendah kepada orang-orang selain mereka, dan memandang besar diri mereka, oleh karena itu mereka menganggap bahwa orang-orang ummi tidak perlu dihargai dan dihormati. mereka menggabung antara memakan harta yang haram dan meyakini sebagai sesuatu yang halal, mereka menyandarkan anggapan itu kepada Allah SWT ,padahal berdusta terhadap Allah lebih besar dosannya dibanding berkata tentang Allah
tanpa ilmu.
- yang mereka maksud dengan orang-orang ummi dalam ayat ini adalah orang-orang arab. Hadist Wadi'ah
كك نكاخك نن مك نن خخ تك لك وك ككنكمكتكئنا ننمك ىلكإن ةكنكامكلكا ددأك
"Tunaikanlah amanah kepada orang yang mengamanahkan kepadamu, dan janganlah kamu mengkhianati orang yang mengkhianatimu." (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi, dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Al Irwaa' 5/381).
ةةنةامةلةا دددأة = Tunaikanlah amanah Maksudnya:
Orang yang merasa mampu dan sanggup menerima barang titipan adalah sangat baik dan mengandung nilai ibadah yang mendapat pahala disamping mempunyai nilai sosial yang tinggi. Akan tepai agar titipan tersebut tidak akan menimbulkan masalah dikemudian hari, maka disyaratkan :
a) Barang titipan itu tidak memberatkan dirinya maupun keluarganya b) Tidak memungut biaya pemeliharaan
c) Kalau sudah sampai waktunya diambil atau disampaikan kepada yang berhak
Dengan demikian apabila barang titipan itu mengalami kerusakan akibat kelalaian orang yang menerimanya, maka ia wajib menggantikannya.
Pengertian
Landasan Hukum Wakalah Q.S An-Nisa Ayat 35
Artinya :
"Dan jika kamu khawatirkan ada persengketaan antara keduanya maka kirimlah seorang hakam atau juru pendamai dari keluarga laki-laki dan seorang hakam dari keluarga perempuan. Jika kedua orang hakam itu bermaksud mengadakan perbaikan, niscaya Allah memberi taufik kepada suami istri itu. Sesungguhnya Allah maha mengetahui lagi maha mengenal"
Isi Kandungan
Allah menerangkan jika ada suami istri yang takut akan terjdi persengketaan, maka kirimkanlah juru damai atau hakam. Dikirim hakam dari keluarga suami dan istri. Kedua hakam tersebut di tugaskan untuk mengetahui persoalan perselisihan yang terjadi dan sebab-sebabnya, kemudia berusaha mendamaikan suami istri yang berselisih tersebut. Tafsir
orang hakam tidak disyaratkan harus ada keridhaan dari pihak suami, karena Allah menamainya hakam (juru damai dan hakim), di samping itu hakim adalah seorang yang memutuskan masalah meskipun orang yang diputuskan tidak ridha. - hakam juga mewakili suami misalnya dalam hal talak, menerima 'iwadh (ganti dalam khulu') dsb. sedangkan mewakili istri misalnya dalam melakukan khulu'. kedua orang hakam berijtihad dan memerintahkan yang zalim agar ruju' (kembali) atau bahkan memisahkan jika
dipandang perlu.
- dengan sebab saran yang baik dari hakam dan kata-kata lembut yang masuk kedalam hati. - diantara pengetahuan dan letelitiannya adalah mensyari'atkan hukum-hukum ketika terjadi pertengkaran suami dan istri serta menetapkan syari'at yang sangat indah. >Q.S Al-kahfi Ayat 19
"dan demikianlah kami bangunkan mereka agar mereka saling bertanya diantara mereka sendiri, berkatalah salah seorang diantara mereka :"sudah berapa lamakah kamu berada disini ?,mereka menjawab "kita berada disini sehari atau setengah hari",berkata yang lain
lagi :"tuhan kamu lebih mengetahui berapa lamanya kamu berada disini,maka suruhlah salah seorang diantara kamu untuk pergi kekota dengan membawa uang perakmu ini, dan
hendaklah dia lihat manakah makanan yang lebih baik ,maka hendaklah ia membawa makanan itu untukmu, dan hendaklah ia berlaku lemah-lembut dan janganlah sekali-sekali menceritakan halmu kepada seorangpun."
Isi Kandungan
"berkata yusuf,"jadikanlah aku bendaharawan negara (mesir), sesungguhnya aku adalah
orang yang pandai menjaga,lagi berpengetahuan"
>isi kandungan
kisah tentang nabi yusuf ,dalam ayat ini nabi yusuf siap untuk menjadi wakil dan pengemban
amanah menjaga federal reserve negeri mesir.
Hadist Wakalah
Al-Hadits
Banyak hadits yang dapat dijadikan landasan keabsahan wakalah, di antaranya,
ثد ردداحةللا تةنلبد ةةنة ومميلمة هماةجودةزةفة رد اصةنللةا نةمد لجم رة وة ععفدا رة اةبأة ثةعةبة مةلدةسة وة هديللةعة هلل لدةصة هدللا لة وسم رة ندةأة
“Bahwasanya Rasulullah saw. mewakilkan kepada Abu Rafi’ dan seorang Anshar untuk
mewakilinya mengawini Maimunah binti al-Harits.”(Malik no. 678, kitab al-Muwaththa’,
bab Haji)
Dalam kehidupan sehari-hari, Rasulullah telah mewakilkan kepada orang lain untuk berbagai urusan. Di antaranya adalah membayar hutang, mewakilkan penetapan had dan
membayarnya, mewakilkan pengurusan unta, membagi kandang hewan, dll.[5]
3. RAHN Pengertian
- Secara bahasa Rahn berarti penetapan dan penahanan.
-Secara istilah yaitu menjadikan suatu benda bernilai menurut pandangan syara’ sebagai tanggungan utang, dengan adanya benda yang menjadi tanggungan itu maka sebagian, atau bahkan seluruh utang dapat di lunasi.
Landasan Hukum Rahn
Artinya :
"Jika kamu dalam perjalanan (dan bermu'amalah tidak secara tunai) sedang kamu tidak mendapatkan seorang penulis, maka hendaklah ada barang jaminan yang dipegang (oleh yang piutang). tetapi, jika sebagian kamu mempercayai sebagian yang lain, maka hendaklah yang dipercayai itu menunaikan amanatnya (hutangnya) dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Tuhannya. Dan janganlah kamu (para saksi) menyembunyikan kesaksian, karena barang siapa menyembunyikannya, maka sesungguhnya ia adalah orang yang berdosa hatinya; dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Isi Kandungan / Tafsir
- Barang tanggungan (rahn) itu diadakan ketika satu sama lain tidak saling mempercayai sampai orang yang berhutang membayar hutangnya.
-Dalam As Sunnah dibolehkan mengadakan rahn ketika tidak safar dan adanya orang yang siap menulis.
- Jika terjadi perselisihan tentang barang yang digadaikan, misalnya tentang jumlah atau ukurannya, maka perkataan yang dipegang adalah perkataan orang yang memegang rahn (yaitu orang yang berpiutang).
-Tidak mengapa tanpa barang jaminan. - Sehingga dia tidak mengkhianati kawannya.
Hadist Rahn
HR. Al-Bukhari no.2513 dan Muslim no. 1603
دعيددحة نلمد اععرلدد همنةهةرةوة لعجةأة ىلةإد يدعددوهمية نلمد امعاعةطة ىرةتةشلا مةلدةسةوة هديللةعة هملدةلا ىلدةصة يدةبدندةلا ندةأة
“Sesungguhnya, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membeli bahan makanan dari seorang Yahudi dengan cara berutang, dan beliau menggadaikan baju besinya”
Abu Hurairah ra. berkata bahwa Rasulullah saw,bersabda :
"Apabila ada ternak digadaikan, pungggungnya boleh dinaiki (oleh orang yang menerima gadai) karena ia telah mengeluarkan biaya (menjaga)nya. Apabila ternak itu digadaikan ,air susunya yang deras boleh diminum (oleh orang yang menerima gadai) karena ia telah mengeluarkan biaya (menjaganya).kepada orang yang naik dan minum ,ia harus
mengeluarkan biaya keperawatannya" (HR.Jamaah kecuali Muslim Dan Nasa'i, Bukhari no.2329,Kitab ar=Rahn)
4. KAFALAH Pengertian
- Secara istilah kafalah merupakan akad penjaminan yang diberikan oleh (penanggung) kepada pihak ketiga untuk memenuhi kewajiban pihak kedua atau yang di tanggung.
- Fiqih mendefinisikan kafalah sebagai suatu jaminan yang di berikan oleh penjamin untuk membebaskan kewajiban yang ditanggung dalam suatu tuntutan.
Landasan Hukum Kafalah Q.S Yusuf Ayat 72
Artinya :
"Mereka menjawab, "kami kehilangan piala raja, dan siapa yang dapat mengembalikannya akan memperoleh (bahan makanan seberat) beban unta dan aku jamin itu."
Isi Kandungan
perihal tertentu, sebagaimana di jelaskan dalam Q.S. Ali imran ayat 37 dan Q.S Yusuf ayat 72 tersebut. Dengan demikian jaminan perseorangan menjadi sah digunakan dalam setiap
transaksi dalam ekonomi islam
Hadist Kafalah Dan kandungan kafalah
Al-Hadits
Dasar hukum kafalah pada ayat di atas dipertegas dalam hadits Rasulullah,
...
لةاقة رةيلندانةدة ةمثةلةثة اوللماقة ننيلدة هديللةعة للهةفة لةاقة لة اوللماقة ائعيلشة كةرةتة للهة لةاقةفة ةعزةانةجةبد يةتدأم مللدةسة وة هديللةعة هللا ىلدةصة يدبدندةلا ندةأة
هديللةعة ىلدةصةفة همنميلدة يدةلةعةوة هلل لةولسمرة اية هديللةعة لددصة ةةدةاتةقة ولبمأة لةاقة ملكمبدحداصة ىلةعة اوللدمصة
Telah dihadapakan kepada Rasulullah saw. (mayat seorang laki-laki untuk dishalatkan) … Rasulullah saw. bertanya “apakah dia mempunyai warisan? Para sahabat menjawab, “tidak”. Rasulullah bertanya lagi,”apakah dia mempunyai utang?” sahabat menjawab “ya, sejumlah tiga dinar.” Rasulullah pun menyuruh para sahabat untuk menshalatkannya (tetapi beliau sendiri tidak). Abu Qatadah lalu berkata, “saya menjamin utangnya, ya Rasulullah.”
Maka Rasulullah pun menshalatkan mayat tersebut.(HR. Bukhari no. 2127, kitab
al-Hawalah) .
5. HIBAH Pengertian
Hibah adalah pemberian yang dilakukan oleh seseorang kepada pihak lain yang dilakukan ketika masih hidup dan pelaksanaan pembagiannya biasanya dilakukan pada waktu
penghibah masih hidup. Biasanya pemberian-pemberian tersebut tidak akan pernah dicela oleh sanak keluarga yang tidak menerima pemberian itu, oleh karena pada dasarnya seseorang pemilik harta kekayaan berhak dan leluasa untuk memberikan harta bendanya kepada siapapun.
Artinya :
>Hadis bahwa ibnu umar berhutang unta kepada umar,rasulullah berkata kepada umar dengan mata beliau.umar berkata :unta itu untuk mu wahai rasulullah .rasulullah berkata,"unta itu untukmu wahai abdullah bin umr,pergunakanlah sesuka hatimu"
disini tidak ada pernyataan qabul dari nabi ketika menerima pemberian unta ,juga tidak ada pernyataan qabul dari ibnu umar ketika menerimanya dari rasulullah saw.
pemberian itu sah menurut syarat dengan syarat antara lain : - si pemeberi hibah (wahib) sudah bisa dalam mengelola keuangan - hibah (barang/harta yang diberikan) harus jelas
- kepemiikan terhadap barang hibah itu terjadi apabila pemberian hibah tersebut sudah berada ditangan si penerima (muhab).
BAB III PENUTUP Kesimpulan
Dalam Wadi'ah Orang yang merasa mampu dan sanggup menerima barang titipan adalah sangat baik dan mengandung nilai ibadah yang mendapat pahala di samping mempunyai nilai sosial yang tinggi. Akan tetapi agar titipan tersebut tidak akan menimbulkan masalah di kemudian hari.
Dalam Wakalah Rasulullah telah mewakilkan kepada orang lain untuk berbagai urusan. Di antaranya adalah membayar hutang, mewakilkan penetapan had dan membayarnya, mewakilkan pengurusan unta, membagi kandang hewan, dan lain-lainnya.
Dalam Rahn Barang tanggungan (rahn) itu diadakan ketika satu sama lain tidak saling mempercayai sampai orang yang berhutang membayar hutangnya.
kewajiban yang ditanggung dalam suatu tuntutan.