• Tidak ada hasil yang ditemukan

Keluarga sakinah keluarga tanpaVI (1)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Keluarga sakinah keluarga tanpaVI (1)"

Copied!
35
0
0

Teks penuh

(1)

DOKUMENTASI PROSES

KEPERAWATAN

(2)

Batasan Keperawatan

Keluarga

Tingkat I : Keluarga sebagai konteks

Tingkat II : Keluarga sebagai kumpulan

dari anggota keluarga

(3)

Tingkat I : Keluarga Sebagai Konteks

Keluarga mrpkn latarbelakang atau fokus

skunder Dan indivudu sbg fokus primer yg

berkaitan dg pengkajian Dan intervensi.

Digambarkan keluarga dpt sbg stressor atau

sumber bg klien.

Klg dpt dianggap sbg sistem pendukung

sosial klien,keterlibatan klg minim dlm

intervensi

Keterlibatan klg juga dpt diperluas : dampak

sosioemosional

(4)

Tingkat II : Keluarga sbg kumpulan

dari anggota keluarga

Klg dipandang sbg kumpulan at jumlah

individu anggota klg.

Perawatan diberikan kepada semua

anggota keluarga ( Model : keperawatan

primer keluarga dan komunitas )

Ada perkembangan keperawatan primer

klg yg memandang klg sbg fokus

keperawatan

Masing-masing klien dilihat sbg unit yg

(5)

Tingkat III : Klg sbg klien

Klg dipandng sbg klien atau fokus utama

pengkajian kep angt klg sebagai latar

belakangnya atau konteks.

Fokusnya pd dinamika Dan hub internal

klg,struktur Dan fungsi klg serta

interdependensi dg lingkungan

Hub antara penyakit,individu-individu dlm klg

Dan keluarga di analisa Dan dimasukan dlm

perencanaan

Keperawatan keluarga yg paling ideal adalah

(6)

Gambar : Tingkat Praktek Keperawatan

Klien Individual

klg

Tingkat I

Angt Klg

A Angt KlgB

Angt Klg

C Angt KlgD

Tingkat II

A

C

D

B

(7)

Proses Keperawatan

Keluarga

Proses adl suatu aksi gerakan yg

dilakukan dg sengaja Dan sadar dr titik

ke titik yg lain menuju pencapaian

tujuan.

Mrpk proses pemecahan masalah yg

sistematis yg digunakan pd saat

melakukan askep

(8)

-Intervensi : Implementasikan renc pengerahan sumber-sumber

Identifikasi masalah -masalah Keluarga Dan individu

Diagnosa Keperawatan

Evaluasi keperawatan

Rencana Keperawatan :

Sun Tujuan,identifikasi sumber-sumber, Definisikan pendekatan alternatif, pilih intervensi kep,sun prioritas

Pengkjian thd Keluarga :

Mengidentifikasi data sosial budaya, data lingk,struktur Dan fungsi

(9)

PENGKAJIAN KELUARGA

Untuk bekerja efektif dg klien klg dlm

melakukan pengkajian Dan perawatan

hrs berfikir “ Secara Interaksi “

Masalah yang ada --> kemamp

perawat mengkonseptualisasikan

masalah pd klg

Kemamp teori,kerangka kerja

sistematis,bekerja dg klg --> dpt

(10)

A. Proses Pengkajian

Keluarga

Proses pengumpulan informasi terus menerus

mrpkn syarat utama utk ident mas.

Bersifat dinamis,interaktif Dan fleksibel --> Data

terus dikumpulkan selama pelayanan diberikan

Data dikumpk scr sistematis ( alat pengkajian )

Masalah :

 Mengkaji sekilas semua area

 Menemukan kemungkinan bermakna/pot masalah

perawat menggali area tersebut scr mendalam

 Banyak data tergantung pada klien yg mungkin dpt

(11)

a

.1. Sumber-sumber pengkajian

keluarga

Bersumber :

Wawancara dg Klien : kejadian sekarang

& lalu

Observasional : thd rumah,fasilitas2 yg

ada di rumah

Dokumentasi : informasi tertulis/lisan dr

rujukan

Berbagai lembaga yg menangani klg Dan

(12)

a.1. Proses Pengkajian

Wawancara

 Pertemuan dg satu/lebih anggota klg --> sangat

penting pd seluruh anggota klg pd tahap awal.  Utk mengurangi distorsi informasi

 memberikan kesempatan pd sel angt klg

mengungkapkan persepsinya

 menget interaksi antara anggota klg  Hrs benar2 berfokus,berdasar tujuan

wawancara,Dan disusun dlm berbagai struktur.

 Dpt digunakan banyak daftar cek,inventaris

(13)

a.2.Membangun Hubungan Saling

Percaya

 Hub Saling Percaya : Saling

terbuka,menghormati,komunikasi berjln berbarengan dg proses pengkajian dan tahap orientasi bekerja.

 Keperawatan Klg terjadi beberapa tahap interaksi -->

Butuh perawat profesional & peka thd kebt /masalah klg

 Klg yg sadar akan masalah Dan membutuhkan

bantuan --> akan cepat terbuka

 Keluarga dlm posisi dpt menolong diri

sendiri

 Fungsi perawat : mencipt hub saling

(14)

a.2. Membangun Hub Saling Percaya

Hub Saling Percaya

Dpt Dikembangan dg :

Menyampaikan Dan menerima klg

 mengakui hak-hak klg pd perasaan Dan keyakinan klg

 Tanpa keluar dr tujuan Dan nilai-nilai perawat. 

Fase Orientasi : saat utk membantu klg

mengungkapkan mas klg -->

 Perawat memahami benar2 ttg klg &

pengalamannya

 Klg mendalami masalahnya,mulai tahu bgmn

(15)

a.3.Pengkajian

kekuatan-kekuatan Keluarga

Keterampilan Komunikasi

 Kemampuan mendengar

 Kemamp anggota klg berdiskusi dg masalah

klg ( klg kurang ekspresif )

Paradigma Klg

 Persepsi klg ttgrealitas hidupyg sama dlm klg

 keinginan klg utk memiliki harapan berubah

Dukungan Dari Dalam Keluarga

 Kemamp memberikan penguat satu dg yg lain

(16)

a.3.Pengkajian kekuatan-kekuatan Keluarga

Kemampuan Merawat Diri

Kemamp bertanggung jawab thd mas kesh

Kemamp klg menjaga kesh sendiri

Keterampilan Memecahkan Masalah

Kemamp klg menggunakan negosiasi Dan

memecahkan persoalan dlm klg

Kemamp klg memusatkan perhatian pd

kejadian-kejadian yang sekarang

Klg memiliki kapasitas utk menggunakan

(17)

B. Diagnosa Keperawatan Klg

Diagnosa keperawatan klg adalah pernyataan yang

menggambarkan respon mans ( keadaan sehat atau perub pola interaksi pot/aktual dr individu,kelompok dimana

perawat scr legal dpt mengidentifikasi Dan menyususn

intervensi utk mengurangi,menghilangkan atau mencegah perubahan. Carpenito 1987

Klg --> satu tipe dg kelompok

 Masih berorientasi pada individu --> dimana

klg digunakan utk menggambarkan orang at individu2 sbg sistem pendukung --> klg sbg konteks bg individu ???? ( Carpenito )

Bagaimana dg diagnosa kep

(18)

Diagnosa NANDA yg relevan utk Keluarga

 Persepsi Kesh-Pola

Menejemen Kesh

 Aktivitas-Pola Latihan

 Kognitif - Pola

Persepsi

 Peran-pola Hubungan

Menejemen Kesh Yang Dpt

Diubah

Perilaku Mencari Hidup Sehat

Kerusakan penatalaksanaan

pemeliharaan rumah

Kurang Pengetahuan

Konflik Keputusan

Berduka Diantisipasi

Berduka Disfungsional

Konflik Peran Orang Tua

Isolasi Sosial

Perub Dlm Proses Klg

Perub Penampilan Pean

Pot Perub Dalam Menjadi

Orang Tua

(19)

Diagnosa NANDA yg relevan utk Keluarga

Koping -Pola-pola

toleransi terhadap

stress

Koping Keluarga :

Potensial terhadap pertumbuhan

Koping Keluarga Tidak

Efektif : Menurun

Koping Keluarga Tidak

(20)

B. Kelemahan Diagnosa

Keperawatan Klg

 Tidak bersifat teoritis bisa menjadi kelemahan

Dan kekuatan tergantung sudut pandang masing-masing

 Berorientasi sangat luas sehingga tdk cukup

mengarah pd intervensi,tetapi dengan

mengspesifikan tanda dan gejala dari masalah atau faktor etiologi keterbatasan ini dapat diatasi

 Lebih berorientasi pada penyakit

 daftar yang ada sekarang tdk lengkap Dan tidak

(21)

b.1.Spesifikasi Masalah

Merupakan identifikasi masalah

keperawatan keluarga

Masalah terjadi pada tingkatan sistem

yang mana ?????

Tingkat Unit Keluarga

Salah Satu tingkat Sub Sistem Klg :

(22)

b.2. Masalah Potensial

Banyak Masalah kesehatan yang bersifat

preventif dan promotif.

 Contoh : pengurangan resiko sakit

( diet,penurunan tingkat stress ), perbaikan gaya hidup, komunikasi dll

Terdapat diagnosa Keperawatan utk Masalah

Potensial dan berasal dr kondisi-kondisi yg

ada atau terantisipasi : ” Krisis atau titik

stress yang dapat diduga”. Freeman 1970

Contoh stressor yang dpt diantisipasi :

(23)

C. Perencanaan

Penyusunan Tujuan

Membuat Pendekatan Alternatif Dan

Identifikasi sumber-sumber

(24)

C.1. Penyusunan Tujuan

Tujuan berorientasi pada klien dan

ditetapkan bersama klg --> klg penentu

perenc yg efektif

 Sumber-sumber yang ada

 Menggambarkan pendekatan alternatif utk

memenuhi tujuan,

 Menyeleksi intervensi-intervensi keperawatan

spesifik,

 Memobilisasi sumber-sumber(pengarahan

kemamp perawatan diri)

 Mengoperasionalkan perencanaan ( menyusun

(25)

C.1. Penyusunan Tujuan

Alasan penyusunan Tujuan Di Lakukan Bersama Keluarga

Proses penyusunan tujuan bersama memiliki

efek positif terhadap interaksi klg.

Orang akan lebih menentang bila diberitahu

apa yang hrs dilakukan,tp mrk mungkin

bekerja dg tujuan-tujuan yang mrk sendiri pilih

dan dukung

Orang yg membuat keputusan cenderung

(26)

C.2.Macam Tujuan

Tujuan Jangka Pendek

 Lebih spesifik, sifatnya dapat diukur dan langsung.

 Pentimng utk memotivasidan memberikan

kepercayaan pada klg bhw kemajuan sdg dlm proses Dan membimbing klg ke arah tujuan yg

komprehensif

Tujuan Jangka Menengah

Tujuan Jangka Panjang

 Tujuan yg bersifat lebih umum Dan merupakan

tujuan akhir yang menyatakan maksud-maksud

(27)

C.3. Membuat Pendekatan Alternatif Dan

Identifikasi Sumber-Sumber

Setelah menyususn tujuan kmdn

identifikasi sumber-sumber yg dpt

digunakan klg : spt kekuatan-kekuatan klg

 Sumber-sumber perawatan diri

 Sistem pendukung Dan sumber bantuan fisik

serta komunitas

Untuk mendaatkan perencanaan yang baik

pendekatan dilakukan dari bbrp alternatif

Dan sumber-sumber yang ada --> bbrp

(28)

Hal Yang Perlu Dipertimbangkan

Sebelum Menetapkan Intervensi

Apakah pendekatan itu menyebabkan

meningkatnya ketergantungan atau

kemandirian klg ?

Apakah tindakan tersebut menurunkan atau

meningkatkan keterampilan klg ?

Apakah tindakan tersebut menurunkan atau

meningkatkan koping klg

Apakah klg punya komitmen Dan motivasi yg

memadahi thd perencanaan tersebut ?

Apakah klg punya sumber-sumber yang

(29)

C.4. Penyusunan Prioritas

Faktor yang perlu diperhatikan dalam prioritas

intervensi adalah :

 Realitas kebijakan -kebijakan lembaga  kesulitan keuangan Dan waktu

 ketersediaan tenaga Dan sumber -sumber-sumber

lain.

 Keselamatan klien Dan faktor yg mengancam

keselamatan klien

2

Pertimbangan Lain :

 Pentingnya masalah bagi klien

 tindakan yang memiliki efek terapetik thd tindakan

(30)

D. IMPLEMENTASI KEP KELUARGA

 Implementasi dpt dilakukan oleh :

Klg,perawat,anggota tim kesh lain.

 Selama implementasi data baru secara terus

menerus masuk --> berupa respon klien Dan perub situasi.

 TINGKAT INTERVENSI KELUARGA ADA 2

( Wright Dan Leahey,1984 )

TINGKAT DASAR/PERMULAAN

 Intervensi bersifat suportif Dan edukatif

langsung ke arah sasaran

TINGKAT LANJUT/MAJU

 intervensi meliputi sejumlah intervensi terapi klg

(31)

TIPOLOGI INTERVENSI KEP

klasifikasi freeman,1970

SUPLEMENTAL

Perawat sebagai pemberi yan perawatan

langsung dg mengintervensi bidang2 yg klg tdk bisa melakukan.

FASILITATIF

perawat menyingkirkan halangan2an thd yan2 yg diperlukan spt yan medis,kesejahteraan

sosial,transportasi Dan yan kes di rumah.

PERKEMBANGAN

Tujuan perawatan diarahkan pd perbaikan kapasitas penerima (klg)

Membantu klg memanfaatkan sumber2

(32)

TIPOLOGI IMPLEMENTASI INTERVENSI

Klasifikasi Wright Dan Leahey

KOGNITIF

 mengemukakan informasi Dan gagasan serta

pengalaman contohnya pengajaran.

AFEKTIF

 tindakan dirancang utk mengubah emosi dr anggota klg

shg dpt memecahkan masalah scr lebih efektif.Orang tua membantu mengurangi ansietas thd perawatan anak sakit

PERILAKU

 strategi perawatan yg diarahkan utk membantu anggota

klg berinteraksi/b’tingkah laku anggota klg lain.

 Mengajarkan klg kom scr lebih fungsional spt :

MENDENGAR tanpa menginterupsi adalah salah satu

(33)

Intervensi Keperawatan

Keluarga

 Modifikasi Perilaku * Pembuatan Kontrak

 Menejemen/koordinasi kasus * Strategi 2

Kolaboratif

 Modifikasi Lingkungan * Advokasi Keluarga

 Intervensi Krisis Klg * Model Peran

 Suplementasi peran * Mberik inf & kahlin teknis

 Konseling t”masuk dukungan,penilaian kognitif &

mbuat kembali kerangka

 Memberikan kuasa kpd klg lewat patisipasi aktif

 Membuat jaringan kerja,termasuk pemakaian kel

bantuan diri Dan dukungan sosial

 Pengajaran berbagai strategi,termasuk management

(34)

E. EVALUASI KEP KLG

 Merupakan upaya bersama antara perawat Dan

keluarga

Dasarnya : bgmn efektifnya intervensi-2 yg telah

dilakukan perawat Dan keluarga --> respon keluarga

Dan hasil, bukan intervensi-2 yg diimplementasikan

 Perlu adanya kriteria evaluasi yang ditetapkan

Contoh Tujuan : Klg akan mengupayakan

pemeriksaan anggota keluarga untuk memastikan penyakit anngota keluarga yang dicurigai TBC.

Kriteria Hasilnya : Fakta-fakta bahwa keluarga

(35)

Pertanyaan Pedoman Dlm

Evaluasi

 Apakah ada konsensus antara klg Dan anggota tim

perawatan kesh lain dalam evaluasi ?

 Data tambahan apa yang perlu dikumpulkan utk evaluasi

perkembangan ?

 Apakah terdapat hasil tersembunyi yang perlu

dikembangkan ?

 Jika perilaku Dan persepsi klg menyatakan bahwa

masalah dimaksud diselesaikan secara tidak memuaskan,maka apa alasannya ?

 Apakah diagnosa keperawatan,tuuan-tujuan,Dan

pendekatan-pendekatan bersifat reaistis Dan akurat ?

Gambar

Gambar : Tingkat Praktek Keperawatan

Referensi

Dokumen terkait

Pengaruh Keharmonisan Keluaga Terhadap Kedisiplinan Siswa Kelas XI MAN Krecek Pare Kabupaten Kediri, Psikologi Islam, Ushuluddin dan Ilmu Sosial, STAIN Kediri, 2017..

Bermain adalah hal yang paling disukai oleh anak dan menjadi fitrahnya. Beragam permainan menjadi pesona dan daya tarik anak, baik itu permainan yang dilakukan

Penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada mereka semua, karena penulis sangat menyadari bahwa dukungan dan keberadaan mereka sangat berarti bagi perjalanan

Dengan keindahan alam yang dimiliki, Kecamatan Sijuk merupakan daerah yang potensial untuk pengembangan wisata pantai dan bahari (RIPPARKAB, 2009-2019). Beberapa

pada tahun 2012 Aceh akan tumbuh menjadi negeri makmur yang berkeadilan dan adil dalam. makmur yang berkeadilan dan adil dalam

Apabila ingin mengujicobakan sebuah aplikasi yang tidak dipercaya atau bukan dari situs-situs resmi, harap gunakan aplikasi yang menyediakan area virtual pada

Osteoporosis atau keropos tulang adalah suatu penyakit tulang yang ditandai dengan adanya penurunan masa tulang dan perubahan struktur pada jaringan mikroarsitektur

o Sampai berakhirnya kompetisi, Tim A memenangi 80% dari seluruh pertandingan, sehingga Tim A tidak menang sebanyak 20% dari seluruh pertandingan dalam kompetisi