• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MATERI PERKALIAN PECAHAN MELALUI MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA SISWA KELAS V SEMESTER 2 SD 3 ADIWARNO

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MATERI PERKALIAN PECAHAN MELALUI MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA SISWA KELAS V SEMESTER 2 SD 3 ADIWARNO"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH

MATEMATIKA MATERI PERKALIAN PECAHAN

MELALUI MODEL

CONTEXTUAL TEACHING

AND LEARNING

PADA SISWA KELAS V

SEMESTER 2 SD 3 ADIWARNO

Oleh

WAHYU HANDAYANI

NIM 201033015

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

(2)
(3)

iii

PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH

MATEMATIKA MATERI PERKALIAN PECAHAN

MELALUI MODEL

CONTEXTUAL TEACHING

AND LEARNING

PADA SISWA KELAS V

SEMESTER 2 SD 3 ADIWARNO

SKRIPSI

Diajukan kepada Universitas Muria Kudus untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan dalam Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Oleh

WAHYU HANDAYANI NIM 201033015

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

(4)

iv

MOTTO DAN PERSEMBAHAN

Motto

- If you can’t solve a problem, then there is an easier problem you can’t solve :

find it (George Polya)

Persembahan

Skripsi ini kupersembahkan untuk:

- Kedua orang tuaku,Bapak Samiyono dan Ibu

Kasmini, terima kasih untuk kasih sayang dan

doa yang selalu tercurah setiap waktu.

- Saudaraku Mas Pur, Mas Edi, Kak Din, Ulfa,

dan Indra, terima kasih atas doa dan

semangatnya.

- Sahabatku Novi, Muiza, F5 (C-tul, Nisa and

Fathi), dan the Kadalz (Tri, Erna, Ika, Aya and

Yunita), serta teman-teman PGSD UMK

(5)

v

HALAMAN PERSETUJUAN

Skripsi oleh Wahyu Handayani (NIM 201033015) ini telah diperiksa dan disetujui

untuk diuji.

Kudus, 16 Juli2014

Dosen Pembimbing I

Drs. Sabar Rutoto, M.Pd NIP. 19480602 198203 1 001

Kudus, 18 Juli 2014

Dosen Pembimbing II

Eka Zuliana, M.Pd NIS. 0610701000001221

Mengetahui,

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Dekan,

(6)

vi

HALAMAN PENGESAHAN

Skripsi oleh Wahyu Handayani (NIM 201033015) ini telah dipertahankan di

depan Dewan Penguji pada tanggal 13 Agustus 2014 sebagai syarat untuk

memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Guru Sekolah Dasar.

Kudus, 13 Agustus 2014

Dewan Penguji

Drs. Sabar Rutoto, M.Pd (Ketua)

NIP. 19480602 198203 1 001

Eka Zuliana, M.Pd (Anggota)

NIS. 0610701000001221

Henry Suryo Bintoro, M.Pd (Anggota)

NIS. 0610701000001230

Sumaji, M.Pd (Anggota)

NIS. 0610701000001220

Mengetahui,

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Dekan,

(7)

vii

PRAKATA

Puji syukur peneliti haturkan ke hadirat Allah SWT, karena atas rahmat

dan kasih-Nya, peneliti mampu menyelesaikan skripsi ini. Penelitian berjudul

“Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Materi Perkalian

Pecahan Melalui Model Contextual Teaching and Learning pada Siswa Kelas V

Semester 2 SD 3 Adiwarno”, diharapkan dapat bermanfaat sebagai bahan

masukan dalam peningkatan kualitas pendidikan pada umumnya.

Keberhasilan peneliti menyelesaikan penelitian ini, berkat bimbingan dan

bantuan dari berbagai pihak. Untuk itu tidak berlebihan apabila dalam kesempatan

ini peneliti menyampaikan terima kasih dan rasa hormat kepada:

1. Dr. Slamet Utomo, M.Pd., Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Universitas Muria Kudus yang telah memberikan kesempatan kepada peneliti

untuk menjalani pendidikan bidang Pendidikan Guru Sekolah Dasar.

2. Dr. Murtono, M.Pd., Ketua Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muria Kudus yang telah

memberikan informasi dan kemudahan dalam penyusunan skripsi.

3. Drs. Sabar Rutoto, M,Pd., Dosen Pembimbing I yang telah memberikan

bimbingan, masukan dan motivasi dalam penyusunan skripsi.

4. Eka Zuliana,M.Pd., Dosen Pembimbing II yang telah memberikan bimbingan,

masukan dan motivasi dalam penyusunan skripsi.

5. Seluruh dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar yang dengan

ikhlas mendidik dan memberikan pengajaran kepada peneliti hingga

(8)

viii

6. Veronika Darmawati, S.Pd.SD, selaku kepala SD 3 Adiwarno Kudus yang

telah memberikan ijin untuk penelitian

7. Iswatin, S.Pd. SD, selaku guru kelas V yang bersedia menjadi kolaborator

dalam melaksanakan penelitian tindakan kelas.

8. Siswa kelas V SD 3 Adiwarno Kudus tahun pelajaran 2013/2014 yang

bersedia menjadi subjek dalam penelitian ini.

9. Rekan Renny Novitasari sebagai observer dan Moh. Zulfa serta Mega Ayu

Agustin yang bersedia membantu sebagai dokumenter.

10.Teman-teman mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muria Kudus angkatan

tahun 2010 khususnya kelas A.

11.Seluruh keluarga dan semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan

skripsi ini.

Untuk semuanya, peneliti tidak dapat membalas yang telah diberikan.

Peneliti hanya dapat berdoa semoga amal baik yang telah dilakukan mendapatkan

imbalan yang sebaik-baiknya dari Allah SWT. Peneliti berharap semoga skripsi

ini bermanfaat bagi peneliti dan pembaca pada umumnya. Amin.

Kudus, Agustus 2014

Peneliti

(9)

ix

ABSTRACT

Handayani, Wahyu. 2014. Improving Mathematical Problem Solving Ability on The Material Multiplication of Fraction Through Contextual Teaching and Learning Model In The Second Semester of Fifth Grade SD 3 Adiwarno. Skripsi. Elementary School Teacher Education, Teacher Training and Education Faculty, Muria Kudus University. Advisor: (1) Drs. Sabar Rutoto, M.Pd., (2) Eka Zuliana, M.Pd.

Keywords: Mathematical Problem Solving Ability, Multiplication of Fraction, Contextual Teaching and Learning

The background of this research based on the low achievement of mathematical problem solving ability of fifth gradeSD 3 Adiwarno. This condition was caused by some factors, they are (1) The learning was still in teacher centered, (2) The implementation of learning still more focused on counting skill than mathematical concepts ability, (3) The teacher also did not quite good to related lesson subject with student’s daily life that consisted of problems to be solved. The problem formulation of this research was whether mathematical learning by using Contextual Teaching and Learning model could improve mathematical problem solving ability on the material multiplication of fraction in the second semester of fifth grade SD 3 Adiwarno?. The aim of this research was the reach of improvement mathematical problem solving ability of second semester of fifth grade SD 3 Adiwarno with the implementation of Contextual Teaching and Learning model.

Mathematical problem solving ability was student’s ability applied problem solving steps that consisted of understood the problem, planned problem solving, did the problem solving and check the results. Fraction was a number that described piece of a whole. Multiplication of fraction was count processing operation that involved two fractions or more. Multiplication of fraction consisted of multiplication of common fraction, multiplication of mixed fraction and multiplication of decimal fraction. Contextual Teaching and Learning model was learning concept that helped teacher related between the material taught with the student’s real condition and motivated the student made relation between their own knowledge with implementation in their life. There were seven main component in CTL learning that were constructivism, inquiry, questioning, learning community, modeling, reflection and authentic assessment.

This research was Classroom Action Research with 2 cycles covering the steps that were plan, action, observation and reflection. The subject of this research were teacher and 30 students of fifth grade SD 3 Adiwarno. The collecting data methods used test, observation, documentation and questionnaire. While the data analysis technique used quantitative and qualitative data.

(10)

x

67,86% at first cycle, to be 89,29% at second cycle. The average of student’s mathematical problem solving activity also increased, that average score of first cycle was 2,44 with sufficient criteria, and at second cycle the average score increased into 3,04 with good criteria. The teacher learning management in first cycle got average score 2,56 with good criteria and increased at second cycle into 3,43 with very good criteria.

(11)

xi

ABSTRAK

Handayani, Wahyu.2014. Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Materi Perkalian Pecahan Melalui Model Contextual Teaching and Learning pada Siswa Kelas V Semester 2 SD 3 Adiwarno. Skripsi. Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Muria Kudus. Pembimbing: (i) Drs. Sabar Rutoto, M.Pd., (ii) Eka Zuliana, M.Pd.

Kata Kunci: Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika, Perkalian Pecahan, Contextual Teaching and Learning

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas V SD 3 Adiwarno. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya : (1) Pembelajaran masih berpusat pada guru, (2) Pembelajaran yang diterapkan guru lebih menekankan pada keterampilan berhitung daripada penguasaan konsep-konsep matematika, (3) Guru juga kurang baik dalam mengaitkan materi pelajaran dengan kehidupan nyata siswa sehari-hari yang mengandung permasalahan untuk diselesaikan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah pembelajaran matematika dengan model Contextual Teaching and Learningdapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika materi perkalian pecahan pada siswa kelas V semester 2 SD 3 Adiwarno?. Tujuan penelitian ini adalah tercapainya peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas V semester 2 SD 3 Adiwarno dengan penerapan model Contextual Teaching and Learning.

Kemampuan pemecahan masalah matematika adalah suatu kemampuan siswa menerapkan langkah-langkah pemecahan masalah yang terdiri dari memahami masalah, merencanakan pemecahan masalah, menyelesaikan pemecahan masalah dan memeriksa kembali hasilnya. Pecahan merupakan bilangan yang menggambarkan bagian dari suatu keseluruhan. Perkalian pecahan adalah operasi pengerjaan hitung perkalian yang melibatkan dua pecahan atau lebih. Model Contextual Teaching and Learning adalah konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka. Ada tujuh komponen utama dalam pembelajaran CTL yaitu konstruktivisme, menemukan, bertanya, masyarakat belajar, pemodelan, refleksi dan penilaian sebenarnya.

Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan 2 siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas V SD 3 Adiwarno yang berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dokumentasi dan angket. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan data kualitatif.

(12)

xii

rata-rata tes kemampuan pemecahan masalah matematika siklus I 73,29, dan siklus II meningkat menjadi 76,50. Sedangkan untuk ketuntasan belajar klasikal meningkat dari siklus I 67,86 %, menjadi 89,29% pada siklus II. Skor rata-rata aktivitaspemecahan masalah matematika siswa juga terjadi peningkatan, yaitupada siklus I skor rata 2,44kriteria cukup baik, dan di siklus II skor rata-rata meningkat menjadi 3,04 dengan kriteria baik. Pengelolaan pembelajaran guru pada siklus I memperoleh skor rata-rata 2,56 dengan kriteria baik dan meningkat pada siklus II menjadi 3,43 dengan kriteria sangat baik.

(13)

xiii

DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL ... i

HALAMAN LOGO ... ii

HALAMAN JUDUL ... iii

HALAMAN MOTTO DAN PERSEMBAHAN ... iv

HALAMAN PERSETUJUAN ... v

1.1 Latar Belakang Masalah... 1

1.2 Rumusan Masalah ... 5

1.3 Tujuan Penelitian ... 5

1.4 Kegunaan Penelitian ... 5

1.4.1 Kegunaan Teoritis ... 5

1.4.2 Kegunaan Praktis ... 6

1.5 Ruang Lingkup Penelitian ... 7

1.6 Definisi Operasional ... 7

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS TINDAKAN ... 9

2.1 Kajian Pustaka ... 9

2.1.1 Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika ... 9

2.1.1.1 Pengertian Pemecahan Masalah Matematika ... 9

2.1.1.2 Jenis Masalah Matematika ... 11

2.1.1.3 Langkah-Langkah Pemecahan Masalah ... 13

2.1.2 Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar ... 15

2.1.3 Perkalian Pecahan ... 18

(14)

xiv

2.1.3.2 Perkalian Pecahan ... 19

2.1.4 Model Contextual Teaching and Learning ... 21

2.1.4.1 Pengertian Model Pembelajaran ... 21

2.1.4.2 Ciri-Ciri Model Pembelajaran ... 22

2.1.4.3 Hakikat Model Contextual Teaching and Learning ... 23

2.1.4.4 Komponen Pokok Contextual Teaching and Learning ... 25

2.1.4.5 Kelebihan Contextual Teaching and Learning ... 28

2.2 Penelitian yang Relevan ... 28

2.3 Kerangka Berpikir ... 30

2.4 Hipotesis Tindakan ... 32

BAB III METODE PENELITIAN ... 34

3.1 Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian ... 34

3.1.1 Setting Penelitian ... 34

3.1.2 Karakteristik Subjek Penelitian... 34

3.2 Variabel Penelitian ... 35

3.3 Rancangan Penelitian ... 35

3.3.1 Siklus I ... 37

3.4 Prosedur Penelitian ... 43

3.4.1 Metode Pengumpulan Data ... 43

3.4.1.1 Metode Tes ... 43

(15)

xv

3.4.1.3 Metode Dokumentasi ... 44

3.4.1.4 Metode Angket ... 44

3.4.2 Instrumen Penelitian ... 45

3.4.2.1 Tes Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa 45 3.4.2.1.1 Validitas ... 45

3.4.2.1.2 Taraf Kesukaran ... 48

3.4.2.1.3 Daya Pembeda ... 49

3.4.2.1.4 Reliabilitas ... 51

3.4.2.2 Lembar Observasi ... 51

3.4.2.3 Angket Respon Siswa ... 52

3.5 Teknik Analisis Data ... 52

3.5.1 Data Kuantitatif ... 52

3.5.2 Data Kualitatif ... 54

3.6 Indikator Keberhasilan ... 56

3.7 Jadwal Penelitian ... 57

BAB IV HASIL PENELITIAN ... 58

4.1 Siklus I ... 58

4.1.1 Tahap Perencanaan ... 59

4.1.2 Tahap Pelaksanaan Tindakan ... 60

4.1.3 Tahap Pengamatan Tindakan ... 74

4.1.4 Tahap Refleksi ... 79

4.2 Siklus II ... 84

4.2.1 Tahap Perencanaan ... 84

4.2.2 Tahap Pelaksanaan Tindakan ... 85

4.2.3 Tahap Pengamatan Tindakan ... 99

4.2.4 Tahap Refleksi ... 104

4.3 Uji Hipotesis Tindakan ... 111

BAB V PEMBAHASAN ... 112

(16)

xvi

5.2 Aktivitas Pemecahan Masalah Matematika Siswa dengan Model

Contextual Teaching and Learning ... 118

5.3 Pengelolaan Pembelajaran dengan Model Contextual Teaching and Learning ... 123

BAB VI SIMPULAN DAN SARAN ... 127

6.1 Simpulan ... 127

6.2 Saran ... 128

DAFTAR PUSTAKA ... 130

(17)

xvii

DAFTAR TABEL

Tabel Halaman

3.1Format Penelaahan Butir Soal Bentuk Uraian ... 46

3.2Hasil Uji Validitas Butir Tes ... 47

3.3Kriteria Klasifikasi Tingkat Kesukaran Soal ... 48

3.4Hasil Taraf Kesukaran Butir Tes... 48

3.5Kriteria Klasifikasi Daya Pembeda Soal ... 49

3.6Hasil Daya Pembeda Butir Tes ... 50

3.7Keputusan Butir Soal Tes... 50

3.8Kriteria Ketuntasan Belajar Matematika ... 53

3.9 Kriteria Penilaian Aspek Pemecahan Masalah Matematika Siswa .... 54

3.10 Kriteria Penilaian Aktivitas Siswa dan Guru ... 56

3.11 Kriteria Penilaian Respon Siswa Terhadap Pembelajaran ... 56

3.12 Jadwal Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas ... 57

4.1 Jadwal Pelajaran Matematika Kelas V SD 3 Adiwarno... 58

4.2 Jadwal Pelaksanaan PTK SD 3 Adiwarno ... 58

4.3 Hasil Tes Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siklus I ... 71

4.4 Persentase Ketuntasan Belajar Siswa Siklus I ... 73

4.5 Hasil Pengamatan Pengelolaan Pembelajaran Siklus I ... 74

4.6Hasil Tes Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siklus II ... 96

4.7Persentase Ketuntasan Belajar Siswa Siklus II ... 98

(18)

xviii

DAFTAR GAMBAR

Gambar Halaman

2.1 Perkalian pecahan dengan pecahan ... 20

2.2Skema kerangka berpikir... 32

3.1Desain model penelitian tindakan kelas Kemmis and Taggart ... 37

4.1Apersepsi dan tahap konstruktivisme siklus I pertemuan 1 ... 61

4.2Tahap inkuiri siklus I pertemuan 1... 62

4.3Tahap bertanya siklus I pertemuan 1 ... 63

4.4Tahap masyarakat belajar siklus I pertemuan 1 ... 64

4.5Tahap pemodelan siklus I pertemuan 1 ... 64

4.6Tahap refleksi dan penilaian autentik siklus I pertemuan 1 ... 65

4.7Apersepsi dan tahap konstruktivisme siklus I pertemuan 2 ... 67

4.8Tahap inkuiri siklus I pertemuan 2... 68

4.9 Tahap bertanya siklus I pertemuan 2 ... 68

4.10 Tahap masyarakat belajar siklus I pertemuan 2 ... 69

4.11Tahap pemodelan siklus I pertemuan 2 ... 70

4.12Tahap refleksi dan penilaian autentik siklus I pertemuan 2 ... 71

4.13Hasil tes pemecahan masalah matematika siklus I ... 72

4.14Kemampuan pemecahan masalah matematika tes siklus I ... 73

4.15Persentase ketuntasan belajar siswa siklus I ... 74

4.16Aktivitas pemecahan masalah per indikator siklus I ... 77

4.17Aktivitas Tiap Aspek Pemecahan Masalah Matematika Siklus I ... 78

(19)

xix

4.19Tahap inkuiri siklus II pertemuan 1 ... 88

4.20 Tahap bertanya siklus II pertemuan 1 ... 88

4.21 Tahap masyarakat belajar siklus II pertemuan 1 ... 89

4.22 Tahap pemodelan siklus II pertemuan 1 ... 90

4.23 Tahap refleksi dan penilaian autentik siklus II pertemuan 1... 91

4.24 Apersepsi dan tahap konstruktivisme siklus II pertemuan 2 ... 92

4.25Tahap inkuiri siklus II pertemuan 2 ... 93

4.26Tahap bertanya siklus II pertemuan 2 ... 94

4.27Tahap masyarakat belajar siklus II pertemuan 2 ... 94

4.28 Tahap pemodelan siklus II pertemuan 2 ... 95

4.29Tahap refleksi dan penilaian autentik siklus II pertemuan 2... 96

4.30 Hasil tes pemecahan masalah matematika siklus II ... 96

4.31 Kemampuan pemecahan masalah matematika tes siklus II ... 98

4.32 Persentase ketuntasan belajar siswa siklus II ... 99

4.33Aktivitas pemecahan masalah per indikator siklus II ... 102

4.34 Aktivitas tiap aspek pemecahan masalah matematika siklus II ... 103

4.35 Perbandingan nilai tes siswa kelas V SD 3 Adiwarno ... 105

4.36Peningkatan aspek pemecahan masalah pada tes akhir siklus ... 106

4.37Tingkat ketuntasan belajar pra siklus, siklus I dan siklus II ... 106

4.38 Peningkatan aktivitas guru mengelola pembelajaran dengan CTL ... 107

4.39 Peningkatan aktivitas pemecahan masalah matematika siswa ... 108

4.40Peningkatan aspek pemecahan masalah pada aktivitas belajar siswa .. 109

(20)

xx

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran Halaman

1. Hasil Tes Awal ... 134

2. Nama Siswa Kelas V SD 3 Adiwarno Tahun Ajaran 2013/2014 ... 135

3. Hasil Wawancara Sebelum Penelitian ... 136

4. Hasil Observasi Sebelum Penelitian ... 138

5. Kisi-kisi Soal Uji Kelayakan... 140

6. Soal Uji Kelayakan ... 142

7. Kunci Jawaban dan Pedoman Penskoran Soal Uji Kelayakan ... 148

8. Lembar Validasi Instrumen Tes ... 157

9. Hasil Validasi Instrumen Tes ... 160

10. Uji Validitas, Indeks Kesukaran dan Daya Pembeda Tes ... 172

11. Analisis Reliabilitas Tes ... 174

12. Daftar Nama Kelompok ... 176

13. Silabus Pembelajaran SKiiklus I ... 177

14. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Siklus I ... 183

15. Lembar Kegiatan Siswa Siklus I ... 193

16. Kisi-kisi Tes Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siklus I 197 17. Soal Tes Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siklus I ... 198

18. Kunci Jawaban dan Pedoman Penskoran Tes Siklus I ... 201

19. Analisis Hasil Tes Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siklus I ... 204

(21)

xxi

21. Hasil Pengamatan Pengelolaan Pembelajaran dengan Model

CTL Siklus I ... 209

22. Kisi-kisi Lembar Observasi Aktivitas Pemecahan Masalah Matematika Siswa ... 215

23. Lembar Pengamatan Aktivitas Pemecahan Masalah Matematika Siswa ... 216

24. Hasil Pengamatan Aktivitas Pemecahan Masalah Matematika Siswa Siklus I ... 225

25. Lembar Penilaian Unjuk Kerja Kelompok... 231

26. Hasil Penilaian Unjuk Kerja Kelompok Siklus I ... 232

27. Silabus Pembelajaran Siklus II ... 234

28. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Siklus II ... 240

29. Lembar Kegiatan Siswa Siklus II ... 250

30. Kisi-kisi Tes Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siklus II 254 31. Tes Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siklus II ... 255

32. Kunci Jawaban dan Pedoman Penskoran Tes Siklus II ... 258

33. Analisis Hasil Tes Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siklus II ... 261

34. Hasil Pengamatan Pengelolaan Pembelajaran dengan Model CTL Siklus II ... 263

35. Hasil Pengamatan Aktivitas Pemecahan Masalah Matematika Siswa Siklus II ... 269

36. Hasil Penilaian Unjuk Kerja Kelompok Siklus II ... 275

37. Kisi-kisi Angket Respon Siswa ... 277

38. Angket Respon Siswa ... 279

39. Hasil Angket Respon Siswa ... 280

(22)

xxii

41. Penetapan Pembimbing Skripsi ... 286

42. Berita Acara Bimbingan ... 287

43. Permohonan Ijin Penelitian ... 294

44. Surat Keterangan Penelitian ... 295

45. Permohonan Ujian Skripsi ... 296

46. Surat Pernyataan Orisinalitas Skripsi ... 297

(23)

Gambar

Tabel
Gambar

Referensi

Dokumen terkait

Sejalan dengan rumusan masalah, maka tujuan penelitian ini adalah: Untuk mengetahui apakah model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan

Model Pembelajaran Matematika Berbasis Kemampuan Pemecahan Masalah disingkat PMBKPM adalah bentuk kegiatan pembelajaran matematika berbasis kemampuan pemecahan masalah

Skripsi ini berjudul “Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) Untuk Meningkatkan Kemapuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Di Kelas VIII SMP

Rumusan masalah penelitian ini adalah Apakah Strategi pembelajaran Contextual Teaching And Learning dapat meningkatkan hasil belajar matematika materi menghitung volum kubus

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematik siswa yang diajar dengan model pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) lebih

Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan yang akan dicapai melalui penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah belajar matematika

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa pada mata pelajaran Matematika dengan menerapkan strategi pembelajaran PQ4R (Preview, Question,

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui pendekatan pembelajaran contextual teaching and learning