RESUME HASIL PENILIKAN 2 VERIFIKASI LEGALITAS KAYU PT KOOC KREASI
(1) Identitas LVLK :
a. Nama Lembaga : PT TRANsTRA PERMADA b. Nomor Akreditasi : LVLK-009-IDN
c. Alamat : Jl. Petung No. 2 Papringan Sleman Yogyakarta d. Nomor telepon/faks/E-mail : 0274 8529991
e. Direktur : Ir. Tri Madiyono
f. Standar : Peraturan Direktur Jendral Pengelolaan Hutan Produksi Lestari No. P.14/PHPL/SET/4/2016 tanggal 29 April 2016.
g. Tim Audit : Fitri Apriani (Lead Auditor) Anik Sulistyowati, S.Hut, MM (Auditor) h. Pengambil Keputusan : Dr. Rohman, S.Hut, MP
(2) Identitas Auditee :
a. Nama Pemegang Izin : PT KOOC KREASI
b. Akta Perusahaan : - Akta Pendirian Perusahaan No. 21 tanggal 15 Desember 2010 oleh Notaris Asnahwati Herwidhi, SH.
- Akta Perubahan Terakhir No. 6 tanggal 6 Agustus 2016 oleh Notaris Asnahwati Herwidhi, SH c. Alamat Kantor : Jl. Imogiri Barat Km. 5 No. 4 Wojo, Bangunharjo,
Sewon, Bantul.
d. Alamat Industri : - Jl. Imogiri Barat Km. 5 No. 4 Wojo, Bangunharjo, Sewon, Bantul
- Beji, Sumberagung, Jetis, Bantul. e. Telp/Fax/E-mail : 0274-370300
f. Izin Industri : Surat Izin Usaha Industri (IUI) Nomor:
0577/DP/012/II/2015 tanggal 18 Februari 2015 dikeluarkan oleh Kepala Dinas Perijinan
Kabupaten Bantul
g. Pengurus : Direktur : Okta Kardinah Hariyana Komisaris : Okti Kardini Hariyani
(3) Ringkasan Tahapan :
Tahapan Waktu dan Tempat Ringkasan Catatan Pertemuan Pembukaan - Kamis 19 Januari 2017
- Pukul: 08.30 – 09.30 WIB - Tempat: Jl. Imogiri Barat
Km. 5 No. 4 Wojo, Bangunharjo,Sewon, Bantul
Perkenalan Tim Audit, Tujuan kegiatan verifikasi, konfirmasi ruang lingkup, rencana kerja verifikasi, metodologi dan mekanisme verifikasi, jaminan kerahasiaan data dan informasi auditee dan permintaan wakil manajemen auditee
Verifikasi Dokumen dan Verifikasi Lapangan
- Kamis dan Jumat 19-20 Januari 2017
- Pukul: 08.00 – 16.00 WIB - Tempat:
- Jl. Imogiri Barat Km. 5 No. 4 Wojo, Bangunharjo, Sewon, Bantul
- Beji, Sumberagung, Jetis, Bantul
Dilakukan pengecekan dokumen legalitas usaha, dokumen bahan baku, dokumen dan proses produksi, dokumen penjualan, dokumen dan implementasi K3.
Pertemuan Penutupan - Jumat 20 Januari 2017 - Pukul: 15.00 – 16.00 WIB - Tempat: Jl. Imogiri Barat
Km. 5 No. 4 Wojo, Bangunharjo,Sewon, Bantul
Disampaikan ucapan terima kasih atas kerjasama yang baik, ringkasan hasil verifikasi lapangan, tanggapan auditee terhadap hasil verifikasi, tata waktu penyusunan laporan dan pengambilan keputusan, penyampaian mekanisme banding terhadap hasil keputusan, penandatanganan BA Pertemuan Penutupan.
Pemenuhan LKS - Tidak terdapat LKS, semua
verifier memenuhi. Pengambilan
Keputusan
(4) Resume Hasil Penilaian :
Kriteria/Indikator/Verifier Nilai Ringkasan Justifikasi
Prinsip P1: Pemegang ijin usaha mendukung terselenggaranya perdagangan kayu yang sah.
Kriteria K1 Unit usaha dalam bentuk : a. industri memiliki izin yang sah
b. ekportir produk olahan memiliki izin yang sah
Indikator 1.1.1 unit usaha adalah produsen yang memiliki izin yang sah Verifier 1. Akte pendirian
perusahaan dan atau perubahan terakhir
Memenuhi Tersedia Akta Pendirian PT KOOC KREASI atas Notaris Asnahwati Herwidhi, SH No. 21 tanggal 15 Desember 2010 telah mendapatkan pengesahan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI No. AHU-08237.AH.01.01.Tahun 2011 tanggal 18 Februari 2011 dan tersedia Akta Perubahan Terakhir No. 6 tanggal 6 Agustus 2016 oleh Notaris Asnahwati Herwidhi, SH yang telah mendapat pengesahan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI No. AHU-AH.01.03-0071484 tanggal 14 Agustus 2016.
Verifier b. Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) atau Izin Perdagangan yang tercantum dalam Izin Industri
Memenuhi Tersedia SIUP Menengah Nomor: 0876/DP/008/II/2016 tanggal 18 Februari 2016 yang dikeluarkan oleh Kepala Dinas Perijinan Kabupaten Bantul. SIUP masih berlaku selama perusahaan masih menjalankan usahanya. Barang/jasa dagangan utama yang tercantum dalam SIUP sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan yang tercantum dalam Akta Pendirian PT KOOC KREASI, secara substansi materi pada Penilikan 2 ini tidak berbeda dengan hasil verifikasi pada Penilikan 1 (periode audit Mei 2015 s.d April 2016).
Verifier 3. Izin HO (izin gangguan lingkungan sekitar industri).
Memenuhi Tersedia Izin Gangguan untuk 2 (dua) lokasi pabrik PT KOOC KREASI Nomor: 0659/DP/001/II/2016 tanggal 2 Februari 2016 dan Nomor: 4600/DP/001/X/2016 tanggal 7 Oktober 2016 yang keluarkan oleh
Dinas Perijinan Kabupaten Bantul. Surat Izin Gangguan ini masih berlaku dan telah sesuai dengan ruang lingkup usahanya. Verifier 4. Tanda Daftar
Perusahaan (TDP)
Memenuhi Tersedia TDP PT KOOC KREASI Nomor: 120114600661 tanggal 18 Februari 2016. Disahkan oleh a.n. Kepala Dinas Perizinan Kabupaten Bantul, berlaku sampai dengan tanggal 14 Februari 2021, dengan kegiatan usaha pokok yaitu Perdagangan Furniture dan Handycraft, secara substansi materi pada Penilikan 2 ini tidak berbeda dengan hasil verifikasi pada Penilikan 1 (periode audit Mei 2015 s.d April 2016).
Verifier 5. Nomor Pokok Wajb Pajak
Memenuhi Hasil verifikasi menunjukkan bahwa tersedia dokumen NPWP, SKT dan SPPKP PT KOOC KREASI. NPWP 31.264.712.6-543.000 terdaftar tanggal 7 Januari 2011, SKT No. PEM-0000063ER/WPJ.23/KP.0503/2011 tanggal 7 Januari 2011 dan SPPKP No. PEM-00071/WPJ.23/KP.0503/2011 tanggal 7 Januari 2011. Dokumen tersebut sesuai dengan dokumen lainnya dan Penilikan 2 ini tidak berbeda dengan hasil verifikasi pada Penilikan 1 (periode audit Mei 2015 s.d April 2016).
Verifier 6. Dokumen Lingkungan hidup
(UKL-UPL / SPPL / DPLH / SIL / DELH / dokumen lingkungan hidup yang setara.
Memenuhi Tersedia Dokumen UKL-UPL PT KOOC KREASI untuk lokasi industri yang beralamatkan di Jl. Imogiri Barat Km. 5 No. 4 Wojo, Bangunharjo, Sewon, Bantul dan Jl. Pedukuhan Beji, Desa Sumberagung, Jetis, Bantul yang disahkan oleh Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Bantul. Tersedia juga Laporan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan UKL-UPL PT KOOC KREASI untuk lokasi Jl. Imogiri Barat Km. 5 No. 4 Wojo, Bangunharjo, Sewon, Bantul pada periode Januari s.d. Juni 2016 yang telah diterima Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Bantul dan untuk Laporan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan untuk lokasi Jl. Pedukuhan Beji, Desa Sumberagung, Jetis, Bantul belum diwajibkan pada periode audit karena belum melewati 1 (satu) semester.
Verifier 7. IUIPHHK atau izin usaha industri (IUI) atau izin usaha tetap (IUT).
Memenuhi Tersedia Izin Usaha Industri (IUI) PT KOOC KREASI, Nomor: 0577/DP/012/II/2015 tanggal 18 Februari 2015, dikeluarkan oleh Dinas Perijinan Kabupaten Bantul. Jenis usaha Furniture dan Handycraft dengan kapasitas 15.000 pcs untuk Furniture dan 5.000 untuk Handycraft dan secara substansi materi pada Penilikan 2 ini tidak berbeda dengan hasil verifikasi pada Penilikan 1.
Verifier h. Rencana Pemenuhan Bahan Baku Industri (RPBBI) untuk IUIPHHK
Tidak
diaplikasikan
PT KOOC KREASI tidak melakukan pengolahan kayu dari kayu bulat sehingga tidak mempunyai ijin primer dengan demikian tidak wajib membuat RPBBI Indikator 1.2.1 Importir adalah importer yang memiliki izin yang sah.
Verifier: Dokumen identitas importir.
Tidak
diaplikasikan
PT KOOC KREASI tidak menggunakan kayu impor dalam proses produksinya. Pemenuhan bahan bakunya memakai kayu yang berasal dari dalam negeri Indonesia. Indikator 1.2.2 Importir memiliki sistem uji tuntas (due diligence).
Verifier Panduan
/pedoman/prosedur
pelaksanaan dan bukti pelaksanaan sistem uji tuntas (due diligence) importer.
Tidak
diaplikasikan
PT KOOC KREASI tidak menggunakan kayu impor dalam proses produksinya. Pemenuhan bahan bakunya memakai kayu yang berasal dari dalam negeri Indonesia. Indikator 1.3.1 Kelompok memiliki akte notaris pembentukan kelompok
atau dokumen pembentukan kelompok. Verifier :Akte notaris
pembentukan kelompok atau dokumen pembentukan kelompok.
Tidak
diaplikasikan
PT KOOC KREASI melakukan proses sertifikasi secara mandiri, tidak melalui kelompok.
Verifier : Internal Audit anggota kelompok
Tidak
diaplikasikan
PT KOOC KREASI melakukan proses sertifikasi secara mandiri, tidak melalui kelompok.
Prinsip P2 Unit usaha mempunyai dan menerapkan sistem penelusuran kayu yang menjamin keterlacakan kayu dari asalnya.
Indikator 2.1.1 Unit usaha mampu membuktikan bahwa bahan baku yang diterima berasal dari sumber yang sudah sah.
Verifier a. Kontrak suplai bahan baku dan/atau dokumen jual beli.
Memenuhi Seluruh penerimaan bahan baku berupa kayu Bongkaran Kapal dan Plywood PT KOOC KREASI dari Suplier/Pemasok dilengkapi dengan dokumen jual beli berupa Kwitansi pembayaran dan Nota
Penjualan/Kwitansi yang dilengkapi dengan bukti transfer serta Surat Jalan, Tanda Terima Barang dan Surat Keterangan dari Kepala Desa tentang asal usul bahan baku untuk Kayu Bongkaran Kapal.
Verifier b. Daftar Pemeriksaan Kayu Bulat (DPKB)
Tidak
diaplikasikan
PT KOOC KREASI dalam proses produksinya tidak menggunakan kayu bulat dari hutan negara.
Verifier c. Bukti serah terima kayu selain kayu bulat dari hutan Negara, dilengkapi dengan dokumen angkutan hasil hutan yang sah
Memenuhi Seluruh penerimaan kayu dari Pemasok disertai dengan Tanda Terima Barang sebagai bukti serah terima barang antara Pemasok Kayu Bongkaran Kapal dan Plywood dengan PT KOOC KREASI yang dilengkapi dengan Surat Jalan, Nota Penjualan dan Surat Keterangan dari Kepala Desa tentang asal usul bahan baku untuk Kayu Bongkaran Kapal.
Verifier d. Dokumen angkutan hasil hutan yang sah
Memenuhi Terdapat 83 kali pembelian bahan baku Kayu Bongkaran Kapal sebanyak 167.175 pcs dengan volume 889,1657 m3 dan
terdapat 41 kali pembelian bahan baku Plywood sebanyak 7.731 pcs dengan volume 229,3014 m3. Setiap pembeliian
bahan baku ini sudah dilengkapi dengan dokumen angkutan berupa Nota penjualan/Kwitansi dari Supplier, Surat Jalan, Surat Surat Keterangan dari Kepala Desa tentang asal usul bahan baku untuk Kayu Bongkaran Kapal dan DKP. Hasil uji petik stock bahan baku di gudang penyimpanan sesuai dengan fisik kayu dengan dokumen Nota. Jumlah batang/keping dan volume di dalam dokumen angkutan hasil hutan yang sah sesuai dengan LMK pada periode yang sama.Tidak perlu Tenaga Teknis / kartu Ganis, dan Tidak terdapat kayu lelang. Verifier e. Nota dan Dokumen
Keterangan (Berita Acara dari
petugas kehutanan
kabupaten/kota atau dari Aparat Desa/ Kelurahan) yang menjelaskan asal usul untuk kayu bekas/hasil bongkaran
Memenuhi Dokumen kayu bekas/hasil bongkaran dari pemasok dilengkapi dengan Nota dan dokumen Surat Keterangan dari Kepala Desa.
serta DKP.
Verifier f. Dokumen angkutan berupa Nota untuk kayu limbah industri.
Tidak
diaplikasikan
PT KOOC KREASI tidak melakukan pembelian atau menerima kayu limbah industri untuk digunakan dalam proses produksi.
Verifier g. Dokumen S-LK/ S-PHPL yang dimiliki pemasok dan/atau DKP dari pemasok.
Memenuhi Tersedia sertifikat SLK atas nama PT Rimbawana Agung Pratama, sebagai suplier bahan baku Plywood Nomor VLK-00013. Diterbitkan oleh Sucofindo International Certification Services pada tanggal 30 Januari 2014 dan berlaku sampai dengan 29 Januari 2017. Terdapat Prosedur pemeriksaan DKP PT KOOC KREASI dan SK Personil Pemeriksa DKP atas nama Okta Kardinah Hariyana serta Form laporan hasil pemeriksaan DKP.
Verifier h. Informasi terkait VLBB untuk pemasok yang
belum memiliki
S-LK/S-PHPL/DKP
Tidak
diaplikasikan
PT KOOC KREASI menerima bahan baku kayu dari pemasok yang telah memiliki SLK dan DKP.
Verifier i. Dokumen Pendukung RPBBI
Tidak
diaplikasikan
PT KOOC KREASI tidak menggunakan kayu log untuk digunakan dalam proses produksi dan bukan pemegang ijin industri primer. Indikator 2.1.2 Importir mampu membuktikan bahwa kayu yang diimpor berasal dari sumber yang sah.
Verifier a. Pemberitahuan Impor Barang
Tidak
diaplikasikan
PT KOOC KREASI adalah perusahaan yang dalam proses produksinya tidak mempergunakan kayu yang berasal dari hasil impor sehingga dapat disimpulkan bahwa PT KOOC KREASI tidak melakukan impor kayu.
Verifier b. Bil of Loading (B/L Tidak
diaplikasikan
PT KOOC KREASI adalah perusahaan yang dalam proses produksinya tidak mempergunakan kayu yang berasal dari hasil impor sehingga dapat disimpulkan bahwa PT KOOC KREASI tidak melakukan impor kayu.
Verifer c. Packing list (P/L Tidak
diaplikasikan
PT KOOC KREASI adalah perusahaan yang dalam proses produksinya tidak mempergunakan kayu yang berasal dari hasil impor sehingga dapat disimpulkan bahwa PT KOOC KREASI tidak melakukan impor kayu.
Verifier d. Invoice Tidak
diaplikasikan
PT KOOC KREASI adalah perusahaan yang dalam proses produksinya tidak mempergunakan kayu yang berasal dari hasil impor sehingga dapat disimpulkan bahwa PT KOOC KREASI tidak melakukan impor kayu.
Verifier e. Dokumen Impor Tidak
diaplikasikan
PT KOOC KREASI adalah perusahaan yang dalam proses produksinya tidak mempergunakan kayu yang berasal dari hasil impor sehingga dapat disimpulkan bahwa PT KOOC KREASI tidak melakukan impor kayu.
Verifier f. Bukti pembayaran bea masuk bila terkena bea masuk
Tidak
diaplikasikan
PT KOOC KREASI adalah perusahaan yang dalam proses produksinya tidak mempergunakan kayu yang berasal dari hasil impor sehingga dapat disimpulkan bahwa PT KOOC KREASI tidak melakukan impor kayu.
Verifier g. Dokumen lain yang relevan (diantaranya CITES) untuk jenis kayu yang dibatasi perdagangannya
Tidak
diaplikasikan
PT KOOC KREASI adalah perusahaan yang dalam proses produksinya tidak mempergunakan kayu yang berasal dari hasil impor sehingga dapat disimpulkan bahwa PT KOOC KREASI tidak melakukan impor kayu.
Verifier h. Bukti Penggunaan kayu impor
Tidak diapikasikan
PT KOOC KREASI adalah perusahaan yang dalam proses produksinya tidak mempergunakan kayu yang berasal dari hasil impor sehingga dapat disimpulkan bahwa PT KOOC KREASI tidak melakukan impor kayu.
Indikator 2.1.3 Unit usaha menerapkan sistem penelusuran kayu Verifier a. Tallysheet
penggunaan bahan baku hasil produksi
Memenuhi Tersedia tally sheet/rekaman/laporan produksi yang dapat memberikan informasi ketelusuran asal usul bahan baku.
Verifier b.Laporan Produksi hasil olahan
Memenuhi Terdapat laporan produksi Furniture dan Handycraft dengan volume 1.228,6033 m3, dari penggunaan kayu sebanyak
1.1019,2360 m3 untuk Kayu Bongkaran
Kapal dan sebanyak 248,1989 m3 untuk
Plywood, dengan rendemen sebesar 97,13 %. Laporan produksi sesuai dengan LMK periode yang sama, dan terdapat hubungan yang logis antara input-output
dan rendemen. Verifier c. Produksi industri
tidak melebihi kapasitas produksi yang diizinkan.
Memenuhi Jenis produk sesuai dengan izin usaha industri auditee yaitu Furniture dan Handycraft. Produksi Furniture melebihi dari melebihi kapasitas produksi dalam izin Surat Izin Usaha Industri (IUI) Nomor: 0577/DP/012/II/2015 tanggal 18 Februari 2015 namun masih di bawah batas toleransi 30% dan untuk Handycraft tidak melebihi kapasitas produksi dalam izin Surat Izin Usaha Industri (IUI) Nomor: 0577/DP/012/II/2015 tanggal 18 Februari 2015.
Verifier d. Hasil produksi yang berasal dari kayu lelang dipisahkan.
Tidak diaplikasikan
PT KOOC KREASI adalah perusahaan yang dalam proses produksinya tidak mempergunakan kayu yang berasal dari hasil lelang.
Verifier e. Dokumen catatan/laporan mutasi kayu
Memenuhi Hasil verifikasi lapangan tersedia laporan mutasi kayu berupa PT KOOC KREASI. Dokumen Mutasi Kayu menunjukkan bahwa terdapat kesesuaian informasi dalam Laporan
Mutasi Kayu dengan dokumen
pendukungnya.
Indikator 2.1.4 Proses pengolahan produk melalui jasa atau kerjasama dengan pihak lain (industry lain atau pengrajin/industry rumah tangga).
Verifier a. Dokumen S-LK atau DKP
Tidak diaplikasikan
PT KOOC KREASI melakukan kegiatan produksi sendiri dan tidak ada kontrak jasa pengolahan produk dengan pihak lain. Verifier b. Kontrak jasa
pengolahan produk antara auditee dengan pihak penyedia jasa (pihak lain)
Tidak diaplikasikan
PT KOOC KREASI melakukan kegiatan produksi sendiri dan tidak ada kontrak jasa pengolahan produk dengan pihak lain. Verifier c. Berita acara serah
terima kayu yang dijasakan.
Tidak diaplikasikan
PT KOOC KREASI melakukan kegiatan produksi sendiri dan tidak ada kontrak jasa pengolahan produk dengan pihak lain. Verifier d. Ada pemisahan
produk yang dijasakan pada perusahaan penyedia jasa.
Tidak diaplikasikan
PT KOOC KREASI melakukan kegiatan produksi sendiri dan tidak ada kontrak jasa pengolahan produk dengan pihak lain. Verifier e. Adanya
pendokumentasian bahan baku, proses produksi, dan ekspor apabila ekspor dilakukan melalui industri
Tidak diaplikasikan
PT KOOC KREASI melakukan kegiatan produksi sendiri dan tidak ada kontrak jasa pengolahan produk dengan pihak lain.
penyedia jasa.
Prinsip 3. Keabsahan perdagangan atau pemindahtanganan hasil produksi Indikator 3.1.1 Unit usaha mengunakan dokumen angkutan hasil hutan yg sah untuk perdagangan atau pemindah tanganan hasil produksi dengan tujuan domestik.
Verifier : Dokumen angkutan hasil hutan yang sah
Tidak diaplikasikan
Keseluruhan hasil produk PT KOOC KREASI adalah untuk ekspor. Tidak ada produk yang dijual ke pasaran domestic.
Kriteria K3.2 Pengapalan kayu olahan untuk ekspor.
Indikator 3.2.1 Pengapalan kayu olahan untuk ekspor harus memenuhi kesesuaian dokumen Pemberita-huan Ekspor Barang (PEB).
Verifier a. Produk hasil olahan kayu yang diekspor.
Memenuhi Dari hasil verifikasi tersedia laporan produksi, laporan ekspor dan laporan mutasi kayu PT KOOC KREASI periode Januari s.d Desember 2016, menunjukkan bahwa produk Furniture dan Handycraft yang diekspor merupakan hasil produksi sendiri.
Verifier b. Pemberitahuan ekspor barang (PEB).
Memenuhi Seluruh penjualan ekspor PT KOOC KREASI periode Januari – Desembe 2016 (140 kali) telah dilengkapi dengan dokumen PEB. Keabsahan dokumen PEB yang diterbitkan untuk PT KOOC KREASI sudah sesuai dan memenuhi kelengkapannya, diantaranya dilakukan pencatatan dan dilakukan pemeriksaan oleh Kantor Pabean Pemeriksaan KPPBC Tanjung Emas. Saat dilakukan verifikasi terhadap dokumen PEB diperoleh kesesuaian dengan dokumen ekspor lainnya seperti Invoice, Packing List,
Bill Of Loading dan Nota Pelayanan Ekspor.
Verifier c. Packing List (P/L) Memenuhi Setiap penjualan ekspor telah dilengkapi dengan dokumen Packing List (P/L). Berdasarkan hasil verifikasi dokumen
Packing List diperoleh informasi bahwa data
mengenai deskripsi produk, jumlah produk dan volume produk, serta negara tujuan, yang tercantum dalam dokumen Packing List sesuai dengan data informasi yang tercantum dalam Invoice, Bill Of Loading, PEB dan NPE.
Verifier d. Invoice Memenuhi Verifikasi dilakukan terhadap data kegiatan ekspor yaitu dokumen ekspor/transaksi
Invoice sebanyak 140 kali yang berisi
informasi tentang deskripsi produk, jumlah
pieces produk, penerima dan negara
tujuan, nilai transaksi. Hasil pemeriksaan terhadap PT KOOC KREASI dapat menunjukkan kelengkapan dokumen
Invoice dalam setiap kegiatan ekspornya.
Data pada invoice sesuai dengan data PEB, Packing List, Bill Of Loading dan NPE. Verifier e. Bill Of Loading
(B/L).
Memenuhi Verifikasi dilakukan terhadap data kegiatan ekspor yaitu dokumen ekspor/ transaksi invoice sebanyak 140 kali. Hasil pemeriksaan terhadap PT KOOC KREASI menyatakan bahwa industri dapat menunjukkan kelengkapan dokumen Bill Of
Loading dalam setiap kegiatan ekspornya
serta terdapat kesesuain dengan dokumen ekspor lainnya (PEB, Packing List, Invoice).
Verifier f. Dokumen V-Legal untuk produk yang wajib dilengkapi dengan Dokumen V-Legal.
Memenuhi Berdasar hasil verifikasi pada periode Januari s.d Desember 2016 terdapat 84 penggunaan dokumen V-Legal, dan data dalam dokumen V-Legal sesuai dengan data dalam dokumen-dokumen ekspor lainnya, dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang, Invoice, Packing List dan Bill of
Landing serta tidak dibuktikan bahwa PT
KOOC KREASI menggunakan bahan baku dari kayu hasil lelang. Seluruh kegiatam
stuffing dilakukan di industri PT KOOC
KREASI. Verifier g. Hasil verifikasi
teknis (Laporan Surveyor) untuk produk yang wajib verifikasi teknis
Tidak diaplikasikan
Selama periode audit, PT KOOC KREASI hanya memproduksi dan menjual produk ekspor furniture dan handycraft
Verifier h. Bukti pembayaran bea keluar bila terkena bea keluar.
Tidak diaplikasikan
Selama periode audit, PT KOOC KREASImemproduksi dan menjual produk Furniture dan Hnadycraft.
Sesuai Lampiran 1 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 75/PMK.011/2012 tentang Penetapan Barang Ekspor yang Dikenakan Bea Keluar dan Tarif Bea Keluar, bahwasanya produk furniture tidak
termasuk barang keluar/ekspor yang dikenai bea keluar. Sehingga dapat disimpulkan verifier ini tidak diaplikasikan. Verifier i. Dokumen lain yang
relevan (diantaranya CITES) untuk jenis kayu yang dibatasi perdagangannya.
Tidak diaplikasikan
Selama periode audit, PT KOOC KREASI menggunakan bahan baku kayu untuk produksi Furniture dan Handycraft dengan jenis kayu Jati dan Handycraft dari akar tunggak Jati, jenis kayu yang tidak masuk dalam dokumen CITES atau dokumen lain yang relevan yang dibatasi perdagangannya.
Verifier : Tanda V-Legal yang dibubuhkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Memenuhi Verifikasi dilakukan terhadap penggunaan tanda V-Legal dimana PT KOOC KREASI telah membubuhkan tanda V-Legal dalam kemasan produk ekspornya sesuai ketentuan. PT KOOC KREASI tidak menggunakan kayu lelang (sitaan, temuan, rampasan) serta tidak membubuhkan Tanda V-Legal pada produk kayu lelang. Prinsip P4 Pemenuhan terhadap peraturan ketenagakerjaan bagi industri pengolahan
Kriteria K4.1 Pmenuhan ketentuan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Indikator 4.1.1 Pedoman / prosedur dan implementasi K3
Verifier a. Pedoman / Prosedur K3
Memenuhi PT KOOC KREASI mempunyai Prosedur K3 dan sudah mempunyai susunan pengurus P2K3, yang pada saat pelaksaan audit sudah didaftarkan ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi provinsi D.I Yogyakarta untuk mendapatkan pengesahan.
Verifier b. Implementasi K3 Memenuhi Tersedia peralatan APAR, kotak P3K dan peralatan K3 berupa APD (masker dan sarung tangan) yang berfungsi dengan baik. Peralatan juga tersedia sewaktu-waktu apabila dibutuhkan. Terdapat jalur evakuas dan tempat berkumpul di areal yang aman dan terdapat tanda-tanda peringatan dilarang merokok dan agar menjaga keselamatan kerja. Verifier c. Catatan kecelakaan
kerja
Memenuhi Tersedia catatan kecelakaan kerja periode Januari s.d Desember 2016 di PT KOOC KREASI, dengan rincian selama periode tersebut terjadi 16 (enam belas) kali
Yogyakarta, 3 Februari 2017
Ir. Tri Madiyono DIREKTUR UTAMA
kecelakaan, dimana 2 (dua) kecelakaan terjadi di jalan raya, diluar pabrik PT KOOC KREASI. Dalam semua kecelakaan kerja terdapat upaya penanggulangannya dengan membawa ke Puskesmas atau RS terdekat tergantung tingkat kecelakaan yang terjadi.
Kriteria K4.2 Pemenuhan hak-hak tenaga kerja Indikator 4.2.1 Kebebasan berserikat bagi pekerja Verifier :Serikat pekerja atau
kebijakan perusahaan (auditee) yang membolehkan untuk membentuk atau terlibat dalam kegiatan serikat pekerja.
Memenuhi Belum ada Serikat Pekerja di PT KOOC KREASI, namun terdapat kebijakan dari Manajemen PT KOOC KREASI yang berupa Surat Keputusan Direksi yang memberi kebebasan kepada karyawan untuk berserikat dan hal tersebut diperkuat dari hasil wawancara dengan karyawan PT KOOC KREASI.
Indikator 4.2.2 Adanya Kesepakatan Kerja Bersama (KKB) atau Peraturan Perusahaan (PP) untuk IUIPHHK dan IUI yang mempekejakan karyawan > 10 orang.
Verifier : Ketersediaan Dokumen KKB atau PP
Memenuhi Tersedia dokumen Peraturan Perusahaan PT KOOC KREASI yang mengatur hak-hak pekerja serta telah disahkan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bantul No. 560/327, tanggal 23 September 2015 yang berlaku hingga 22 September 2017. Peraturan perusahaan juga telah disosialisasikan kepada seluruh karyawan PT KOOC KREASI.
Indikator 4.2.3 Tidak mempekerjakan anak di bawah umur (diluar ketentuan). Verifier : Pekerja yang masih
di bawah umur
Memenuhi Hasil verifikasi tidak terdapat pekerja yang masih di bawah umur. Karyawan termuda a/n Isnan Mustakin mulai bekerja di PT KOOC KREASI pada umur 19 tahun 1 bulan.