• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

Bulan Juli 2011 Provinsi Nusa Tenggara Timur mengalami Inflasi sebesar 0,87 persen

 Pada bulan Juli 2011, Provinsi Nusa Tenggara Timur mengalami inflasi sebesar 0,87 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 137,62. Dari dua kota IHK di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kupang mengalami inflasi sebesar 0,91 persen dan Kota Maumere mengalami inflasi sebesar 0,62 persen.

 Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks pada sebagian kelompok pengeluaran, antara lain kelompok makanan jad, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar, kelompok sandang, kelompok kesehatan, kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga dan kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan.

 Sedangkan kelompok lainnya, yaitu kelompok bahan makanan mengalami penurunan indeks harga.

 Dari 66 kota, sebanyak 65 kota mengalami inflasi dan hanya satu kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Manokwari 2,56 persen dengan IHK 142,05 dan terendah terjadi di Kota Padang Banjarmasin sebesar 0,03 persen dengan IHK 131,88. Kota yang mengalami deflasi adalah Kota Ambon, sebesar 1,20 persen dengan IHK 132,09.

 Laju inflasi Nusa Tenggara Timur menurut tahun kalender (Januari-Juli 2011) sebesar 3,26 persen dan laju inflasi year on year (Juli 2011 terhadap Juli 2010) sebesar 4,87 persen.

No. 01/08/53/Th. XIV, 1 Agustus 2011

P

ERKEMBANGAN

I

NDEKS

H

ARGA

K

ONSUMEN

/I

NFLASI

P

ROVINSI

N

USA

T

ENGGARA

T

IMUR

JULI 2011 PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR INFLASI 0,87 PERSEN :

KOTA KUPANG INFLASI SEBESAR 0,91 PERSEN DAN KOTA MAUMERE INFLASI SEBESAR 0,62 PERSEN

Perkembangan harga berbagai komoditas pada bulan Juli 2011 secara umum menunjukkan adanya peningkatan. Berdasarkan hasil pemantauan BPS terhadap perkembangan harga sejumlah barang dan jasa yang secara umum di konsumsi tumah tangga

(2)

di pasar tradisional dan pasar modern di Kupang dan Maumere, pada bulan Juli 2011 Nusa Tenggara Timur mengalami inflasi 0,87 persen atau terjadi peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 136,43 pada bulan Juni 2011 menjadi 137,62 pada bulan Juli 2011.

Sementara itu, Kota Kupang juga terjadi inflasi sebesar 0,91 persen, atau terjadi kenaikan IHK dari 135,81 pada bulan Juni 2011 menjadi 137,05 pada bulan Juli 2011. Sedangkan Kota Maumere mengalami inflasi sebesar 0,62 persen, atau terjadi kenaikan IHK dari 139,83 pada bulan Juni 2011 menjadi 140,70 pada bulan Juli 2011.

Laju inflasi tahun kalender (Januari-Juli 2011) adalah sebesar 3,26 persen dan inflasi “year on year” (Juli 2011 terhadap Juli 2010) adalah 4,87 persen untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur. Untuk Kota Kupang, laju inflasi tahun kalender (Januari-Juli 2011) sebesar 3,32 persen dan inflasi “year on year” (Juli 2011 terhadap Juli 2010) adalah 4,71 persen sedangkan untuk Kota Maumere, laju inflasi tahun kalender (Januari-Juli 2011) sebesar 2,93 persen dan inflasi “year on year” (Juli 2011 terhadap Juli 2010) adalah 5,69 persen.

A. Perkembangan Harga Kota Kupang

Berdasarkan hasil penghitungan Indeks Harga Konsumen (IHK), pada bulan Juli 2011, Kota Kupang mengalami inflasi 0,91 persen, atau terjadi kenaikan IHK dari 135,81 pada bulan Juni 2011 menjadi 137,05 pada bulan Juli 2011 (lihat Tabel1).

Tabel 1

Laju Inflasi Kota Kupang Juli 2011, Tahun Kalender Juli 2011 dan Year on Year

Juli 2011 terhadap Juli 2010 menurut Kelompok Pengeluaran (2007=100)

Kelompok Pengeluaran IHK Inflasi bulan Juli 2011 *) Laju Inflasi tahun Kalender **) Laju inflasi YOY ***) Juli 2010 Desember 2010 Juli 2011 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) U m u m 130.88 132,64 137.05 0.91 3.32 4.71 1 Bahan Makanan 157.45 159,89 163.44 -0.98 2.22 3.80 2 Makanan Jadi, minuman, Rokok dan Tembakau 138.95 140,53 144.53 0.69 2.85 4.02 3 Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan bakar 118.68 122,23 125.17 0.14 2.41 5.47

4 Sandang 120.50 123,87 130.05 1.67 4.99 7.93

5 Kesehatan 112.92 117,10 122.15 2.12 4.31 8.17

6 Pendidikan, Rekreasi dan Olah raga 111.24 116,48 117.09 0.10 0.52 5.26 7 Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan 118.48 114,31 123.44 6.25 7.99 4.19

NUSA TENGGARA TIMUR 131,23 133,27 137.62 0.87 3.26 4.87

NASIONAL

*) Persentase perubahan IHK bulan Juli 2011 terhadap IHK bulan sebelumnya.

**) Persentase perubahan IHK bulan Juli 2011 terhadap IHK bulan Desember 2010 ***) Persentase perubahan IHK bulan Juli 2011 terhadap IHK bulan Juli 2010

(3)

Selama bulan Juli 2011 di Kota Kupang, Kelompok Traspor, komunikasi dan jasa keuangan mengalami kenaikan indeks terbesar, yaitu sebesar 6,25 persen, diikuti oleh Kelompok kesehatan 2,12 persen dan Kelompok sandang sebesar 1,67 persen. Kelompok lainnya yang mengalami kenaikan indeks/harga antara lain kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau naik sebesar 0,69 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,14 persen dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga naik sebesar 0,10 persen.

Kelompok yang mengalami penurunan indeks harga yaitu Kelompok makanan jadi yang turun sebesar 0,98 persen.

B. Perkembangan Harga Kota Maumere

Berdasarkan hasil penghitungan Indeks Harga Konsumen (IHK), pada bulan Juli 2011, Kota Maumere mengalami inflasi sebesar 0,62 persen, atau terjadi kenaikan IHK dari 139,83 pada bulan Juni 2011 menjadi 140,70 pada bulan Juli 2011 (lihat Tabel 2).

Tabel 2

Laju Inflasi Kota Maumere Juli 2011, Tahun Kalender Juli 2011 dan Year on Year

Juli 2011 terhadap Juli 2010 menurut Kelompok Pengeluaran (2007=100)

Kelompok Pengeluaran IHK Inflasi bulan Juli 2011 *) Laju Inflasi tahun Kalender **) Laju inflasi YOY ***) Juli 2010 Desember 2010 Juli 2011 (1) (2) (3) (4) (4) (5) U m u m 136.70 136,70 140.70 0.62 2.93 5.69 1 Bahan Makanan 157.23 157,23 161.62 1.04 2.79 5.48

2 Makanan Jadi, minuman, Rokok dan Tembakau 135.55 135,55 142.90 0.47 5.42 10.85 3 Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan bakar 131.41 131,41 135.64 -0.04 3.22 5.29

4 Sandang 120.85 120,85 123.29 0.50 2.02 4.51

5 Kesehatan 114.55 114,55 117.02 -0.03 2.16 3.62

6 Pendidikan, Rekreasi dan Olah raga 117.26 117,26 118.95 2.33 1.44 3.39 7 Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan 106.34 106,34 105.42 0.40 -0.87 0.07

NUSA TENGGARA TIMUR 131,23 133,27 137.62 0.87 3.26 4.87

NASIONAL

*) Persentase perubahan IHK bulan Juli 2011 terhadap IHK bulan sebelumnya.

**) Persentase perubahan IHK bulan Juli 2011 terhadap IHK bulan Desember 2010 ***) Persentase perubahan IHK bulan Juli 2011 terhadap IHK bulan Juli 2010

Selama bulan Juli 2011 di Kota Maumere, kelompok pendidkan, rekeasi dan olah raga mengalami peningkatan indeks terbesar, yakni sebesar 2,33 persen, diikuti oleh kelompok bahan makanan sebesar 1,04 persen, kelompok sandang 0,50 persen dan kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,47 persen serta kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,40 persen.

(4)

Sedangkan kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks harga adalah kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar dan kelompok kesehatan, masing-masing turun sebesar 0,04 persen dan 0,03 persen.

C. Andil Perubahan Harga Barang dan Jasa bulan Juli 2011 Gabungan 2 Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur

Pada bulan Juli 2011, Nusa Tenggara Timur mengalami inflasi. Beberapa kelompok komoditas memberikan andil terhadap pembentukan inflasi di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kelompok yang memberikan andil terbesar dalam pembentukan inflasi Provinsi Nusa Tenggara Timur bulan Juli 2011 adalah kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan yaitu sebesar 0,8053 persen, diikuti oleh kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau yang memberikan andil 0,0895 persen, kelompok kesehatan 0,0612 persen, dan kelompok sandang sebesar 0,0611 persen.

Sedangkan kelompok yang memberikan andil negatif adalah bahan makanan sebesar -0,2009 persen.

Tabel 3. Sumbangan Kelompok Pengeluaran terhadap Inflasi Provinsi Nusa Tenggara Timur Juli 2011 (persen)

Kelompok Pengeluaran Andil Inflasi/Deflasi (%)

(1) (2)

Umum 0.8638

1. Bahan Makanan -0.2009

2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau 0.0895 3. Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar 0.0307

4. Sandang 0.0611

5. Kesehatan 0.0612

6. Pendidikan, Rekreasi dan Olah raga 0.0168 7. Transportasi, Komunikasi dan Jasa Keuangan 0.8053

Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga diantaranya adalah tarif angkutan udara, daun singkong, bunga pepaya, roti manis, beras, ayam hidup, bawang merah, ongkos bidan, telur ayam ras, tempe dan lain-lain.

Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga adalah bawang putih, ikan tongkol, wortel, kangkung, tomat sayur, telepon seluler, ikan cakalang, kol putih/kubis, PC komputer, cabe rawit, sawi hijau dan sebagainya.

(5)

D. Andil Perubahan Harga Barang dan Jasa bulan Juli 2011 di Kota Kupang

Bulan Juli 2011, Kota Kupang mengalami inflasi. Beberapa kelompok komoditas memberikan andil terhadap pembentukan inflasi di Kota Kupang. Kelompok yang memberikan andil terbesar dalam pembentukan inflasi Kota Kupang bulan Juli 2011 adalah kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan yang memberikan andil sebesar 0,9473 persen, diikuti oleh kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,0908, kelompok kesehatan sebesar 0,0726 persen, kelompok sandang sebesar 0,0682 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,0380 persen dan pendidikan, rekreasi dan olah raga sebesar 0,0056 persen.

Kelompok yang memberikan andil negatif adalah Kelompok bahan makanan sebesar -0,3148 persen.

Tabel 4. Sumbangan Kelompok Pengeluaran terhadap Inflasi Kota Kupang Juli 2011 (persen)

Kelompok Pengeluaran Andil Inflasi/Deflasi (%)

(1) (2)

Umum 0.9077

1. Bahan Makanan -0.3148

2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau 0.0908 3. Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar 0.0380

4. Sandang 0.0682

5. Kesehatan 0.0726

6. Pendidikan, Rekreasi dan Olah raga 0.0056 7. Transportasi, Komunikasi dan Jasa Keuangan 0.9473

Komoditas yang mengalami kenaikan harga di Kota Kupang antara lain tarif angkutan udara, harga daun singkong, bunga pepaya, beras, ayam hidup, roti manis, ongkos bidan, tempe, bawang meran dan sebagainya.

Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga di Kota Kupang yaitu harag bawang putih, ikan tongkol, wortel, cabe rawit, kangkung, telepon seluler, tomat sayur, ikan cakalang, kol putih/kubis, pc komputer dan lain-lain.

E. Andil Perubahan Harga Barang dan Jasa bulan Juli 2011 di Kota Maumere

Bulan Juli 2011, beberapa kelompok komoditas memberikan andil pembentukan inflasi di Kota Maumere. Kelompok yang memberikan andil terbesar dalam pembentukan inflasi Kota Maumere bulan Juli 2011 adalah Kelompok Bahan Makanan sebesar 0,4195 persen, diikuti Kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olah Raga sebesar

(6)

0,0777 persen, Kelompok Sandang sebesar 0,0226 persen, Kelompok Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan sebesar 0,0324 persen.

Kelompok pengeluaran yang memberikan andil negatif antara lain Kelompok Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar sebesar -0,0089 persen dan Kelompok Kesehatan yang memberikan andil -0,0007 persen.

Tabel 5. Sumbangan Kelompok Pengeluaran terhadap Inflasi Kota Maumere Juli 2011 (persen)

Kelompok Pengeluaran Andil Inflasi/Deflasi (%)

(1) (2)

Umum 0.6250

1. Bahan Makanan 0.4195

2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau 0.0824 3. Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar -0.0089

4. Sandang 0.0226

5. Kesehatan -0.0007

6. Pendidikan, Rekreasi dan Olah raga 0.0777 7. Transportasi, Komunikasi dan Jasa Keuangan 0.0324

Komoditas yang mengalami kenaikan harga di Kota Maumere antara lain cabe rawit, telur ayam ras, tarif sekolah dasar, ikan layang, ikan kembung/kombong, roti manis, ikan selar, ikan teri, bawang merah, tarif angkutan udara dan lain-lain.

Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga di Kota Maumere yaitu harga beras, sawi hijau, cabe merah, ketela pohon, pepaya, tomat sayur, merah, daging ayam ras, pasir, ikan kerapu, semen, dan lain-lain.

F. Tinjauan IHK Kota Kupang Bulan Juli 2011

Pada gambar 2 di bawah ini terlihat bahwa inflasi pada bulan Juli 2011 di Kota Kupang terutama dipicu oleh naiknya indeks harga beberapa kelompok pengeluaran, antara lain kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,69 persen, kelompok perumahan 0,14 persen, kelompok sandang 0,67 persen, kelompok kesehatan 2,12 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga 0,10 persen dan kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,25 persen.

Sedangkan kelompok lainnya, Kelompok bahan makanan pada bulan Juli ini mengalami penurunan indeks harga sebesar -0,98 persen.

(7)

Gambar 1

Perkembangan IHK Kota Kupang (2007=100) Juli 2010 – Juli 2011

Gambar 2

Inflasi/Deflasi Menurut Kelompok Pengeluaran Kota Kupang Bulan Juli 2011 100 110 120 130 140 150 160 170 180

Umum Bahan makanan Makanan Jadi Perumahan

Sandang Kesehatan Pendidikan Transport

-0.98 0.69 0.14 1.67 2.12 0.1 6.25 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 Bhn Makanan

(8)

G. Tinjauan IHK Kota Maumere Bulan Juni 2011

Pada Gambar 4 di bawah ini terlihat bahwa Kota Maumere pada bulan Juli 2011 ini terjadi inflasi, terutama dipicu oleh naiknya indeks harga pada beberapa kelompok pengeluaran yaitu Kelompok Bahan Makanan mengalami perubahan indeks harga sebesar 1,04 persen, Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau 0,47 persen, Kelompok Sandang 0,50 persen, Kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olah Raga 2,23 persen, dan Kelompok Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan 0,40 persen.

Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar mengalami penurunan indeks sebesar -0,04 persen dan Kelompok Kesehatan turun sebesar -0,03 persen.

Gambar 3

Perkembangan IHK Kota Maumere (2007=100) Juli 2010 – Juli 2011 100 110 120 130 140 150 160 170

Umum Bahan makanan Makanan Jadi Perumahan

(9)

Gambar 4

Inflasi/Deflasi Menurut Kelompok Pengeluaran Kota Maumere Bulan Juli 2011 1.04 0.47 -0.04 0.50 -0.03 2.33 0.40 -0.50 0.00 0.50 1.00 1.50 2.00 2.50 Bhn Makanan Makanan Jadi

(10)

Tabel 6. Indeks Harga Konsumen, % Perubahan, Inflasi Tahun Kalender dan Inflasi Year on Year Kota Kupang Juli 2011 (2007=100)

Kelompok/Sub kelompok IHK

Juli 2011 % Perubahan thd Juni 2011 Inflasi Tahun Kalender Inflasi Year on Year U M U M / T O T A L 137.05 0.91 3.32 4.71 BAHAN MAKANAN 163.44 -0.98 2.22 3.80

Padi-padian, Umbi-umbian dan Hasilnya 135.13 0.85 -3.10 5.82

Daging dan Hasil-hasilnya 148.23 1.86 2.40 -4.17

Ikan Segar 210.41 -3.91 15.48 9.94

Ikan Diawetkan 163.17 -2.48 10.98 12.62

Telur, Susu dan Hasil-hasilnya 125.71 1.08 -1.16 -1.06

Sayur-sayuran 199.83 0.57 1.74 -0.81

Kacang - kacangan 136.71 5.22 17.65 18.66

Buah - buahan 209.83 3.33 -1.38 4.73

Bumbu - bumbuan 246.33 -9.61 -3.87 1.36

Lemak dan Minyak 109.15 0.12 2.32 11.71

Bahan Makanan Lainnya 124.64 1.16 -4.48 1.60

MAKANAN JADI, MINUMAN, ROKOK &

TEMBAKAU 144.53 0.69 2.85 4.02

Makanan Jadi 155.25 1.08 4.64 4.89

Minuman yang Tidak Beralkohol 133.03 0.37 -0.43 1.45 Tembakau dan Minuman Beralkohol 132.78 0.00 1.76 4.44

PERUMAHAN,AIR,LISTRIK,GAS & BAHAN

BAKAR 125.17 0.14 2.41 5.47

Biaya Tempat Tinggal 127.29 0.20 3.27 4.14

Bahan Bakar, Penerangan dan Air 121.34 0.00 -0.01 11.12

Perlengkapan Rumahtangga 124.87 0.13 3.45 3.64 Penyelenggaraan Rumahtangga 118.75 0.13 1.25 3.59 SANDANG 130.05 1.67 4.99 7.93 Sandang Laki-laki 141.34 1.25 4.42 9.57 Sandang Wanita 112.06 1.67 5.01 5.88 Sandang Anak-anak 121.86 2.63 6.84 7.71

Barang Pribadi dan Sandang Lain 151.10 1.39 3.95 7.98

KESEHATAN 122.15 2.12 4.31 8.17

Jasa Kesehatan 112.23 10.33 11.43 11.43

Obat-obatan 111.03 0.00 2.32 3.99

Jasa Perawatan Jasmani 138.55 5.33 5.33 5.33

Perawatan Jasmani dan Kosmetika 127.89 -0.70 2.11 8.50

PENDIDIKAN, REKREASI DAN OLAH RAGA 117.09 0.10 0.52 5.26

Pendidikan 120.91 0.46 1.77 8.96

Kursus-kursus / Pelatihan 99.97 0.00 0.00 0.00

Perlengkapan / Peralatan Pendidikan 109.37 -0.75 1.57 -0.80

Rekreasi 116.71 -0.17 -4.19 1.00

Olahraga 97.82 0.00 0.00 0.00

TRANSPOR,KOMUNIKASI DAN JASA

KEUANGAN 123.44 6.25 7.99 4.19

Transpor 132.38 8.79 10.85 5.47

Komunikasi Dan Pengiriman 98.34 -1.58 -0.44 -0.44

Sarana dan Penunjang Transpor 132.18 5.35 5.90 5.90

(11)

Tabel 7. Indeks Harga Konsumen, % Perubahan, Inflasi Tahun Kalender dan Inflasi Year on Year Kota Maumere Juni 2011 (2007=100)

Kelompok/Sub kelompok IHK

Juli 2011 % Perubahan thd Juni 2011 Inflasi Tahun Kalender Inflasi Year on Year U M U M / T O T A L 140.70 0.62 2.93 5.69 BAHAN MAKANAN 161.62 1.04 2.79 5.48

Padi-padian, Umbi-umbian dan Hasilnya 130.53 -1.24 -3.21 -0.03

Daging dan Hasil-hasilnya 140.43 0.18 -3.64 -8.50

Ikan Segar 160.64 2.26 14.16 9.45

Ikan Diawetkan 207.88 6.10 24.01 37.74

Telur, Susu dan Hasil-hasilnya 168.08 4.33 2.64 0.32

Sayur-sayuran 182.78 0.76 1.70 14.84

Kacang - kacangan 133.51 0.58 2.87 3.45

Buah - buahan 211.40 -0.82 -5.47 6.12

Bumbu - bumbuan 278.61 3.90 2.94 5.37

Lemak dan Minyak 160.16 0.46 6.12 18.87

Bahan Makanan Lainnya 113.03 0.15 1.65 -4.66

MAKANAN JADI, MINUMAN, ROKOK &

TEMBAKAU 142.90 0.47 5.42 10.85

Makanan Jadi 151.77 0.61 4.75 13.69

Minuman yang Tidak Beralkohol 127.52 0.68 5.92 8.91 Tembakau dan Minuman Beralkohol 141.98 0.00 6.38 7.07

PERUMAHAN,AIR,LISTRIK,GAS & BAHAN

BAKAR 135.64 -0.04 3.22 5.29

Biaya Tempat Tinggal 149.63 -0.14 5.43 8.60

Bahan Bakar, Penerangan dan Air 113.08 0.00 -0.04 1.13

Perlengkapan Rumahtangga 119.91 0.51 0.93 -0.60 Penyelenggaraan Rumahtangga 131.42 0.03 0.36 1.62 SANDANG 123.29 0.50 2.02 4.51 Sandang Laki-laki 124.74 0.42 1.90 5.37 Sandang Wanita 116.34 -0.09 0.27 2.34 Sandang Anak-anak 122.97 1.20 5.54 6.70

Barang Pribadi dan Sandang Lain 141.63 1.16 1.74 4.97

KESEHATAN 117.02 -0.03 2.16 3.62

Jasa Kesehatan 115.32 0.00 0.10 0.10

Obat-obatan 113.49 0.20 2.47 6.87

Jasa Perawatan Jasmani 132.87 1.68 7.62 7.62

Perawatan Jasmani dan Kosmetika 117.31 -0.29 2.61 4.28

PENDIDIKAN, REKREASI DAN OLAH RAGA 118.95 2.33 1.44 3.39

Pendidikan 118.17 3.71 1.98 3.66

Kursus-kursus / Pelatihan 123.05 0.00 0.00 0.00

Perlengkapan / Peralatan Pendidikan 121.24 0.20 -0.75 1.93

Rekreasi 119.34 0.00 1.77 3.68

Olahraga 121.41 0.00 -0.69 6.08

TRANSPOR,KOMUNIKASI DAN JASA

KEUANGAN 105.42 0.40 -0.87 0.07

Transpor 108.05 0.75 -1.41 0.36

Komunikasi Dan Pengiriman 97.58 0.00 -0.24 -0.35

Sarana dan Penunjang Transpor 133.45 -0.10 -0.17 -0.15

(12)

H. Perbandingan Inflasi Bulanan, Tahun Kalender, dan Inflasi Year on Year

Pada bulan Juli 2011 ini Kota Kupang mengalami inflasi sebesar 0,91 persen dan Kota Maumere mengalami inflasi sebesar 0,62 persen. Sedangkan Provinsi Nusa Tenggara Timur (gabungan dua kota IHK) mengalami inflasi adalah sebesar 0,87 persen (lihat Tabel 8).

Tabel 8. Inflasi Bulanan, Tahun Kalender, Year on year Maumere, Kupang dan Nusa Tenggara Timur Juli 2011 (2007=100)

Inflasi Maumere Kupang

Nusa Tenggara

Timur

(1) (2) (3) (4)

1. Juli 0,62 0,91 0,87

2. Juli (tahun n) thd Desember (tahun n-1)

(Tahun Kalender) 2,93 3,32 3,26

3. Juli (tahun n) thd Juli (tahun n-1)

(Year on Year) 5,69 4,71 4,87

Laju inflasi tahun kalender Juli 2011 sebesar 3,26 persen untuk Nusa Tenggara Timur dan inflasi “year on year” (Juli 2011 terhadap Juli 2010) adalah 4,87 persen. Untuk Kota Kupang, laju inflasi tahun kalender Juli 2011 sebesar 3,32 persen dan inflasi “year on year” (Juli 2011 terhadap Juli 2010) adalah 4,71 persen sedangkan untuk Kota Maumere, laju inflasi tahun kalender Juli 2011 sebesar 2,93 persen dan inflasi “year on year” (Juli 2011 terhadap Juli 2010) adalah 5,69 persen.

(13)

I. Perbandingan Antar Kota

a. Inflasi Beberapa Kota di Kawasan Timur Indonesia (KTI)

Tabel 10. IHK Dan Inflasi Kota di Kawasan Timur Indonesia Bulan Mei 2011 – Juli 2011 (2007=100)

persen Kota IHK Mei 2011 IHK Juni 2011 IHK Juli 2011 Inflasi/deflasi Mei 2011 Inflasi/deflasi Juni 2011 Inflasi/deflasi Juli 2011 Inflasi Tahun Kalender 1 2 3 4 5 6 7 8 DENPASAR 127.3 128.37 129.36 0.02 0.84 0.77 2.08 MATARAM 131.3 133.09 133.98 0.02 1.36 0.67 0.26 BIMA 132.35 133.94 134.96 -0.07 1.20 0.76 1.75 MAUMERE 139.58 139.83 140.7 1.04 0.18 0.62 2.29 KUPANG 135.41 135.81 137.05 0.07 0.30 0.91 2.39 MANADO 125 125.09 125.19 -0.07 0.07 0.08 -0.14 PALU 130.72 130.99 132.79 0.58 0.21 1.37 1.78 BONE 139.87 140.86 142.27 0.74 0.71 1.00 1.96 MAKASAR 126.49 127.18 128.05 0.07 0.55 0.68 1.40 PARE-PARE 128.07 128.39 129.45 0.08 0.25 0.83 0.17 PALOPO 133.91 134.64 135.43 0.75 0.55 0.59 1.86 KENDARI 131.76 132.76 134.94 1.08 0.76 1.64 4.04 GORONTALO 127.66 128.43 130.05 0.92 0.60 1.26 1.04 MAMUJU 130.36 130.74 132.06 0.67 0.29 1.01 2.47 AMBON 128.84 133.69 132.09 1.66 3.76 -1.20 4.27 TERNATE 128.41 129.17 130.22 0.27 0.59 0.81 1.89 MANOKWARI 137.01 138.51 142.05 0.33 1.09 2.56 0.30 SORONG 141.79 145.12 145.37 0.10 2.35 0.17 0.27 JAYAPURA 124.29 125.03 125.3 0.50 0.60 0.22 1.82

Pada bulan Juli 2011, dari 19 kota sampel IHK Nasional di Kawasan Timur Indonesia, semuanya mengalami inflasi keculai Kota Ambon yang mengalami deflasi sebesar 1,20 persen. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Manokwari (2,56 persen), Kota Kendari (1,64 persen), dan Kota Palu (1,37 persen).

b. Inflasi Kota-kota Sampel IHK Nasional

Dari 66 kota, 65 kota mengalami inflasi dan hanya 1 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Manokwari sebesar 2,56 persen dengan IHK 125,30 dan terendah terjadi di Kota Banjarmasin sebesar 0,03 persen. Sedangkan deflasi terjadi pada Kota Ambon sebesar 1,20 persen dengan IHK 132,09.

(14)

Tabel 11. Indeks Harga Konsumen (IHK) dan Inflasi/Deflasi 66 Kota Bulan Juli 2011 (2007=100)

Kota IHK

Inflasi/

Deflasi Kota IHK

Inflasi/ Deflasi

BANDA ACEH 124.60 1.16 PROBOLINGGO 131.03 0.92

LHOKSEUMAWE 129.20 0.44 MADIUN 130.67 0.47

SIBOLGA 132.45 1.01 SURABAYA 126.17 0.54

PEMATANG SIANTAR 129.46 0.78 SERANG 131.03 1.24

MEDAN 127.41 0.95 TANGERANG 127.90 0.53

PADANG SIDEMPUAN 127.30 0.90 CILEGON 126.36 0.40

PADANG 129.39 0.77 DENPASAR 129.36 0.77 PAKANBARU 125.70 0.91 MATARAM 133.98 0.67 DUMAI 130.41 0.91 BIMA 134.96 0.76 JAMBI 129.87 0.94 MAUMERE 140.7 0.62 PALEMBANG 127.16 0.70 KUPANG 137.05 0.91 BENGKULU 132.73 0.93 PONTIANAK 134.02 0.62

BANDAR LAMPUNG 138.34 0.82 SINGKAWANG 131 1.46

PANGKAL PINANG 136.33 0.10 SAMPIT 128.64 0.57

BATAM 123.10 0.73 PALANGKARAYA 131.54 0.56

TANJUNG PINANG 126.84 0.25 BANJARMASIN 131.88 0.03

JAKARTA 125.31 0.61 BALIKPAPAN 135.51 1.79 BOGOR 128.64 0.56 SAMARINDA 135.91 0.44 SUKABUMI 126.87 0.84 TARAKAN 145.74 0.40 BANDUNG 121.55 0.51 MANADO 125.19 0.08 CIREBON 130.83 0.75 PALU 132.79 1.37 BEKASI 125.34 0.56 BONE 142.27 1.00 DEPOK 126.14 0.87 MAKASAR 128.05 0.68 TASIKMALAYA 129.15 1.03 PARE-PARE 129.45 0.83 PURWOKERTO 126.03 0.72 PALOPO 135.43 0.59 SURAKARTA 118.57 0.71 KENDARI 134.94 1.64 SEMARANG 125.83 0.67 GORONTALO 130.05 1.26 TEGAL 128.68 1.04 MAMUJU 132.06 1.01 YOGYAKARTA 127.95 0.90 AMBON 132.09 -1.20 JEMBER 127.24 0.22 TERNATE 130.22 0.81 SUMENEP 123.85 0.61 MANOKWARI 142.05 2.56 KEDIRI 125.74 0.91 SORONG 145.37 0.17 MALANG 126.98 0.73 JAYAPURA 125.3 0.22

(15)

BPS PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

Informasi lebih lanjut hubungi:

Ir. Poltak Sutrisno Siahaan

Kepala BPS Provinsi Nusa Tenggara Timur

Telp (0380) 826289,821755, e-mail : [email protected]

Gambar

Tabel 6. Indeks Harga Konsumen, % Perubahan, Inflasi Tahun Kalender dan Inflasi Year on Year    Kota Kupang Juli 2011 (2007=100)
Tabel 7. Indeks Harga Konsumen, % Perubahan, Inflasi Tahun Kalender dan Inflasi Year on Year    Kota Maumere Juni 2011 (2007=100)
Tabel 8. Inflasi Bulanan, Tahun Kalender, Year on year   Maumere, Kupang dan Nusa Tenggara Timur Juli 2011 (2007=100)
Tabel 11. Indeks Harga Konsumen (IHK) dan Inflasi/Deflasi 66 Kota   Bulan Juli 2011 (2007=100)

Referensi

Dokumen terkait

secara reaksi reduksi kurang spesifik dibanding cara enzimatik, terutama bila dalam darah terdapat bahan yang dapat mereduksi misalnya kreatinin, asam urat dan

Untuk Indonesia, berdasarkan fakta bahwa pertumbuhan penduduk setiap periode selalu mengalami perubahan, maka jelas bahwa Indonesia tidak tepat jika didekati dengan model

Bagunan Raad van Justitie yang dibangun atas rancangan Van Raders dengan menggunakan gaya Indische Empire Style memiliki makna sebagai simbol kekuasaan dan

Kemampuan dalam mengambil keputusan adalah sangat penting bagi Kemampuan dalam mengambil keputusan adalah sangat penting bagi klien untuk menyelesaikan masalah kegawatdaruratan

Seiring dengan perkembangan isu perempuan, di tahun 1998- 2014 Majelis Ulama Indonesia (MUI) turut mendampingi dan berusaha memberikan pandangannya khusus terkait

Mengeksplorasi simbol-simbol yang ditampilkan oleh televisi Metro TV dalam menampilkan pesan dakwah yang disampaikan oleh dua Ulama Islam Indonesia dalam acara Mata

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh regulasi / prosedur, pengaruh operasional, serta komitmen dan kebijakan terhadap perilaku aman dan kondisi aman pada pekerja

Kebutuhan hewan qurban baik akan kebutuhan hari raya idul adha ataupun kebutuhan selain hari raya idul adha seperti aqiqah, atau acara penting lainnya sangat di perlukan yang