• Tidak ada hasil yang ditemukan

SKRIPSI I NYOMAN KRISNA WIJAYA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "SKRIPSI I NYOMAN KRISNA WIJAYA"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

SKRIPSI

PERBANDINGAN NEURAL MOBILIZATION DAN CONTRACT

RELAX STRETCHING PADA LATIHAN AGILITY LADDER

EXERCISE METODE LATERAL RUN DALAM

MENINGKATKAN KELINCAHAN PEMAIN SEPAK BOLA DI

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

011

I NYOMAN KRISNA WIJAYA

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI

PROGRAM STUDI FISIOTERAPI

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS UDAYANA

(2)

i

SKRIPSI

PERBANDINGAN NEURAL MOBILIZATION DAN CONTRACT

RELAX STRETCHING PADA LATIHAN AGILITY LADDER

EXERCISE METODE LATERAL RUN DALAM

MENINGKATKAN KELINCAHAN PEMAIN SEPAK BOLA DI

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

Skripsi ini diajukan sebagai

salah satu syarat untuk memperoleh gelar

SARJANA FISIOTERAPI

011

Oleh :

I NYOMAN KRISNA WIJAYA

NIM. 1202305043

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI

PROGRAM STUDI FISIOTERAPI

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS UDAYANA

(3)

ii

PERNYATAAN PERSETUJUAN

Nama : I Nyoman Krisna Wijaya

NIM : 1202305043

Judul Proposal Penelitian :“ Perbandingan Neural Mobilization Dan Contract Relax Stretching Pada Latihan Agility Ladder Exercise Metode Lateral Run Dalam Meningkatkan Kelincahan Pemain Sepak Bola Di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana”

Skripsi ini telah disetujui oleh Dosen Pembimbing Skripsi untuk diajukan ke Sidang Skripsi.

Denpasar, 12 Mei 2016 Komisi Pembimbing

Pembimbing I,

(I Made Niko Winaya Sst.Ft, SKM, M.Fis)

Pembimbing II,

(dr. I Putu Adiartha, Griadhi, M.Fis) NIP. 19761125 200501 1 002

(4)

iii

PANITIA SIDANG SKRIPSI PENELITIAN

PROGRAM STUDI FISIOTERAPI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

Denpasar, 23 Juni 2016 Pembimbing I,

(I Made Niko Winaya Sst.Ft, SKM, M.Fis)

Pembimbing II,

(dr. I Putu Adiartha, Griadhi, M.Fis) NIP. 19761125 200501 1 002

Penguji,

(dr. Nila Wahyuni, S.Ked, M.Fis) NIP. 19831008 201404 2 001

(5)

iv

HALAMAN PENGESAHAN

SKRIPSI

PERBANDINGAN NEURAL MOBILIZATION DAN CONTRACT

RELAX STRETCHING PADA LATIHAN AGILITY LADDER

EXERCISE METODE LATERAL RUN DALAM

MENINGKATKAN KELINCAHAN PEMAIN SEPAK BOLA DI

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

OLEH :

I NYOMAN KRISNA WIJAYA NIM : 1202305043

TELAH DIUJIKAN DI HADAPAN TIM PENGUJI PADA HARI : KAMIS

TANGGAL : 23 JUNI 2016

MENGETAHUI

DEKAN KETUA

FK UNIVERSITAS UDAYANA PS. FISIOTERAPI FK UNUD

Prof. Dr. dr. Putu Astawa,SpOT(K), M.Kes Prof. Dr. dr. I. N. Adiputra, MOH, PFK NIP.195301311980031004 NIP. 194712111976021001

(6)

v

PERBANDINGAN NEURAL MOBILIZATION DAN CONTRACT

RELAX STRETCHING PADA LATIHAN AGILITY LADDER

EXERCISE METODE LATERAL RUN DALAM

MENINGKATKAN KELINCAHAN PEMAIN SEPAK BOLA DI

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

ABSTRAK

Kelincahan adalah kemampuan untuk mengubah posisi tubuh atau arah gerakan tubuh dengan cepat ketika sedang bergerak cepat, tanpa kehilangan keseimbangan. Kelincahan bukan merupakan komponen fisik tunggal akan tetapi tersusun dari komponen koordinasi, kekuatan, kelentukan, waktu reaksi dan power. Melihat sekian banyak latihan kelincahan hanya dapat meningkatkan koordinasi neuromuscular, keseimbangan, kecepatan reaksi, kekuatan otot saja tetapi tidak signifikan meningkatkan fleksibiltas. Peneliti ingin menambahkan 2 metode fisioterapi yang meningkatkan fleksibilitas untuk melihat perbandingan 2 metode tersebut.

Rancangan penelitian ini adalah penelitian eksperimental Pre Test and Post Test Control Group Design. Sampel berjumlah 20 orang dibagi menjadi 2 kelompok perlakuan yang terdiri atas neural mobilization & ladder exercise 10 sampel dan contract relax stretching & ladder exercise 10 sampel. Latihan dilakukan selama 4 minggu dengan frekuensi 3 kali dalam satu minggu. Illinois Agility run test digunakan sebelum dan sesudah pelatihan untuk mengukur waktu kelincahan.

Selanjutnya dilakukan uji normalitas dengan Saphiro Wilk dan uji homogenitas dengan Levene’s test. Perbedaan rerata sebelum dan sesudah pelatihan kelompok 1 diuji dengan Paired Sample T-test karena data pada kelompok 1 berdistribusi normal dan homogen, terjadi rata-rata penurunan waktu sebesar 1.72 detik (8,78%) dengan p = 0,000 (p<0,05), sedangkan pada Kelompok 2 diuji dengan Paired Sample T-test karena data normal dan homogen, terjadi rata-rata penurunan waktu sebesar 0,91 detik (4,73%) dengan p = 0,000 (p<0,05). Hal ini berarti bahwa pada setiap kelompok terjadi peningkatan kelincahan secara bermakna. Uji beda selisih antara kelompok 1 dan kelompok 2 dengan Independent T-test yang menunjukkan ada perbedaan yang bermakna dengan hasil p = 0,002 (p<0,05).

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka dapat disimpulkan, latihan neural mobilization lebih baik dalam meningkatkan kelincahan daripada latihan contract relax stretching pada pemain sepakbola Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.

Kata kunci: kelincahan, neural mobilization, contract relax stretching, agility ladder, illinois agility run test .

(7)

vi

COMPARISON BETWEEN NEURAL MOBILIZATION AND

CONTRACT RELAX STRETCHING ON LADDER AGILITY

EXERCISE METHOD LATERAL RUN TO IMPROVE AGILITY

IN SOCCER PLAYERS IN MEDICAL FACULTY UDAYANA

UNIVERSITY

ABSTRACT

Agility is ability to change body position or direction of movement of the body quickly when you’re moving fast, without losing balance. Agility is not a single physical component but is composed of components coordination, strength, flexibility, reaction time and power. Seeing many agility training can only improve neuromuscular coordination, balance, reaction speed, muscular strenght alone but not significantly improve flexibility. Reseachers want to add 2 methods of physiotherapy which increases the flexibility to see a comparison of the 2 methods.

The research was an experimental Pre Test and Post Test Control Group Design. Samples numbered 20 people were divided into two treatment groups consisting of neural mobilization and agility ladder 10 samples and contract relax stretching and agility ladder 10 samples. Exercise for 4 weeks with a frequency of 3 times a week.Illinois Agility Run test was used before and after training to measure time agility.

Subsequently conducted by shapiro wilk normality test and homogeneity test by Levene 's test. Mean difference before and after the training group 1 was tested with Paired Sample T-test for the data in group 1 with normal distribution and homogeneous, there was an average reduction of time of 1.72 seconds (8 , 78%) with p = 0.000 (p <0.05), for the second group was tested with Paired Sample T-test for normal data and homogeneous, there was an average reduction of time of 0.91 seconds (4.73%) with p = 0.000 (p <0.05). This means that in every group there was an increase agility substantially. Different test the difference between group 1 and group 2 with Independent T-test showed no significant difference with the result p = 0.002(p<0.05).

Based on these results, it can be concluded that the neural mobilization better to improve agility than contract relax stretching on soccer players in medical faculty udayana university.

Keywords: agility, neural mobilization, contract relax stretching, agility ladder, illinois agility test run.

(8)

vii

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karuniaNya, sehingga penulis dapat menyelesaikan Skripsi yang berjudul “Perbandingan Neural Mobilization Dan Contract Relax Stretching Pada Latihan Agility Ladder Exercise Metode Lateral Run Dalam Meningkatkan Kelincahan Pemain Sepak Bola Di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.”.

Skripsi ini merupakan salah satu persyaratan untuk memperoleh gelar sarjana Fisioterapi. Penulis menyadari bahwa keberhasilan dalam penyusunan skripsi ini tidak terlepas dari bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak. Untuk itu dengan segala kerendahan hati penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang terkait dalam penulisan skripsi ini, yaitu kepada:

1. Prof. Dr. dr. Putu Astawa, Sp.OT (K), M.Kes selaku dekan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.

2. Prof. Dr. dr.I Nyoman Adiputra, MOH, PFK selaku ketua Program Studi Fisioterapi Universitas Udayana.

3. I Made Niko Winaya Sst.Ft, SKM, M.Fis selaku pembimbing sekaligus pengajar yang telah banyak memberikan petunjuk dan bimbingan dalam penyusunan proposal ini.

4. dr. I Putu Adiartha, Griadhi, M.Fis selaku pembimbing sekaligus pengajar yang telah banyak memberikan petunjuk dan bimbingan dalam penyusunan proposal ini.

(9)

viii

5. Dosen-dosen pengajar dan staf Program Studi Fisioterapi yang telah banyak membantu dalam penyelesaian proposal ini.

6. Orang Tua dan seluruh keluarga yang telah memberikan dukungan dan semangat untuk menyelesaikan proposal ini.

7. Teman-teman Fisioterapi angkatan 2012 (AXOPLASMIC), EVIDENCE BASED, BIANGLALA, BASECAMP dan Para sahabat yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu yang selalu membantu dan memberikan semangat dalam berbagai cara dan bentuk baik itu melalui canda tawa, ataupun nasihat-nasihat yang memacu semangat adrenalin. Terimakasih banyak sudah mengingatkan satu sama lainnya untuk sama-sama berjuang bersama.

8. Seluruh kerabat dan sejawat yang tidak mungkin penulis sebutkan satu persatu yang telah membantu dalam menyelesaikan skripsi ini.

Penulis menyadari bahwa penulisan skripsi ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran yang konstruktif dari semua pihak sangat

harapkan.

Denpasar, Juni 2016

(10)

ix

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... i PERNYATAAN PERSETUJUAN ... ii HALAMAN PENGESAHAN ... iv ABSTRAK ... v

KATA PENGANTAR ... vii

DAFTAR ISI ... ix

DAFTAR GAMBAR ... xiii

DAFTAR TABEL ... xiv

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Rumusan Masalah ... 4

1.3 Tujuan Penelitian ... 5

1.4 Manfaat Penelitian ... 6

BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 Kelincahan ... 7

2.1.1 Pengertian Kelincahan ... 7

2.1.2 Penerapan Kelincahan dalam Sepak Bola ... 9

2.1.3 Mekanisme Fisiologi Kelincahan………. 10

2.1.4 Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kelincahan……….. 12

2.1.5 Hubungan Komponen Biomotorik Terhadap Kelincahan…….. 19

2.1.6 Pengukuran Kelincahan……….... 20

2.1.7 Takaran Pelatihan………. 23

2.2 Kajian Anatomi dan Fisiologi ... 25

2.2.1 Anatomi Otot tungkai ... 25

2.2.2 Fisiologi Otot Rangka ... 31

2.2.3 Biomekanika Pada Tungkai Bawah ... 34

2.3 Stretching ... 40

(11)

x

2.3.2 Mekanisme Stretching Terhadap Kelincahan ... 44

2.4 Ladder Agility ... 45

2.4.1 Pengertian Agility Ladder Exercise ... 45

2.4.2 Aplikasi Agility Ladder Lateral Run………... 47

2.4.3 Mekanisme Ladder agility terhadap kelincahan ... 47

2.5 Neural Mobilization ... 48

2.5.1 Pengertian Neural Mobilization ... 48

2.5.2 Slump Stretch ... 50

2.5.3 Aplikasi Slump Stretch ... 52

2.5.4 Mekanisme Neural Mobilization Terhadap Kelincahan ... 53

2.6 Contract Relax Stretching ... 54

2.6.1 Pengertian Contract Relax Stretching ... 54

2.6.2 Aplikasi Contract Relax Stretching ... 56

2.6.3 Mekanisme Contract Relax Stretching Terhadap Kelincahan ... 56

BAB III KERANGKA BERPIKIR, KONSEP, HIPOTESIS 3.1 Kerangka Berpikir ... 59

3.2 Kerangka Konsep ... 62

3.3 Hipotesis ... 63

BAB IV METODE PENELITIAN 4.1 Desain Penelitian ... 64

4.2 Lokasi dan Waktu Penelitian ... 65

4.3 Populasi dan Sampel ... 65

4.3.1 Populasi ... 65

4.3.2 Sampel ... 65

4.3.3 Besar Sampel ... 67

4.3.4 Teknik Pengambilan Sampel... 68

4.4 Variabel Penelitian ... 69

4.5 Definisi Operasional Variabel ... 69

4.6 Instrumen Penelitian ... 71

4.7 Prosedur Penelitian ... 72

(12)

xi

4.7.2 Prosedur Pelaksanaan ... 72

4.8 Alur Penelitian ... 78

4.9 Teknik Analisis Data... 79

4.10 Jadwal Penelitian………... 80

BAB V HASIL PENELITIAN ... ……….. 81

5.1 Data Karakteristik Sampel ... 81

5.2 Uji Normalitas dan Homogenitas ... 83

5.3 Uji Hipotesis ... 84

5.3.1 Uji Hipotesis 1 dan 2 ... 84

5.3.2 Uji Hipotesis 3 ... 86

BAB VI PEMBAHASAN ... 88

6.1 Karakteristik Sampel ... 88

6.2 Distribusi dan Varians Sampel Penelitian ... 89

6.3 Latihan Neural Mobilization Pada Latihan Agility Ladder Exercise Metode Lateral Run Efektif Dalam Meningkatkan Kelincahan Pada Pemain Sepak Bola ... 90

6.4 Latihan Contract Relax Stretching Pada Latihan Agility Ladder Exercise Metode Lateral Run Efektif Dalam Meningkatkan Kelincahan Pada Pemain Sepak Bola ... 92

6.5 Ada Perbedaan Antara Latihan Neural Mobilization Dengan Contract Relax Stretching Pada Latihan Agility Ladder Exercise Metode Lateral Run Dalam Meningkatkan Kelincahan Pemain Sepak Bola………….……….. 93

BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN ... 95

7.1 Kesimpulan ... 95

7.2 Saran ... 95

Daftar Pustaka Lampiran

(13)

xii

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2-1.Illusitrasi Keterkaitan Kemampuan Biomotorik ... 20

Gambar 2-2.Illinois Agility Run Test ... 22

Gambar 2-3. Grup Otot Quadriceps Femoris ... 25

Gambar 2-4. Grup Otot Hamstring ... 27

Gambar 2-5. GrupOtot Plantar FleksorAnkle ... 27

Gambar 2-6. Group Otot Dorsi Fleksor Ankle ... 28

Gambar 2-7. Otot Gluteus Maximus………. 30

Gambar 2-8. Otot Gluteus Medius Dan Minimus ... 31

Gambar 2-9. Struktur Otot ... 34

Gambar 2-10. Agility Ladder Lateral Run ... 47

Gambar 2-11. Slump Stretching ... 53

Gambar 2-12. Contract Relax Stretching ... 56

Gambar 3-1. Skema Kerangka Konsep ... 62

Gambar 4-1. Desain Penelitian ... 64

(14)

xiii

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1. Tabel Illnios Agility Run Test... 21

Tabel 2.2. Hubungan Gerak Angular Dengan Artrhokinematika Caput Femur ... 37

Tabel 4.1. Indeks Masa Tubuh ... 74

Tabel 4.2. Tabel Jadwal Penelitian ... 80

Tabel 5.1 Distribusi Data Sampel Berdasarkan Umur dan IMT ... 82

Tabel 5.2 Distribusi Data Sampel Berdasarkan Tipe Tubuh... 82

Tabel 5.3 Hasil Uji Normalitas dan Uji Homogenitas Peningkatan Kelincahan Pada Pemain Sepak Bola Sebelum dan Sesudah Pelatihan ... 83

Tabel 5.4 Uji Rerata Peningkatan Kelincahan Pada Pemain Sepak Bola Sebelum & Setelah Pelatihan Pada Kelompok 1 & Kelompok 2 ……….……….. 85

Tabel 5.5 Hasil Uji Independent T-test……….. 86

Referensi

Dokumen terkait

Kapasitas pengunjung untuk bangunan pasar di sesuaikan dengan kapasitas pedagang dan diambil dari prosentasenya, yaitu sebagai ruang sirkulasi sehingga didapatkan kapasitas

Dari hasil analisis dan pembahasan disimpulkan bahwa: pelatihan sit-up besar sudut 45 0 , 90 0 , dan 120 0 memiliki perbedaan pengaruh yang signifikan terhadap

Perencanaan yang dilakukan oleh MY selaku kepala madrasah diniyah formal adalah mengelola sumber daya manusia yang ada di dalam lembaga tersebut, dalam kata lain kepala

Untuk merubah perilaku peternak dari cara budidaya tradisional yang sudah mengakar dan dilakukan dalam waktu cukup lama menjadi peternak maju akan sulit dilakukan karena

jika perlu gunakan 10 tablet yang lain dan tidak satu tablet yang bobotnya menyimpang lebih besar dari bobot rata- rata yang ditetapkan dalam kolom A maupun kolom B

Adapun peranan DAU di wilayah Banten selama tahun 2001-2005 adalah (a) meningkatkan pemerataan kemampuan keuangan antardaerah tercermin pada nilai Indeks Williamson dari 0,45

Kegiatan pembelajaran pengayaan diberikan kepada siswa yang telah menguasai materi (nilai sudah mencapai KKM) dan secara pribadi sudah mampu Mengidentifikasi jenis

Dari uji kualitatif yang dilakukan yaitu dengan cara KLT, sampel ubi jalar varietas ungu yang mentah, digoreng dan direbus memiliki senyawa beta karoten...