BAB II BATASAN PELANGGARAN YANG DILAKUKAN NOTARIS DALAM UNDANG-UNDANG JABATAN NOTARIS DAN KODE ETIK NOTARIS
Teks penuh
Dokumen terkait
Jika ketentuan Pasal 44 ayat (1) UUJN dan Pasal 44 UUJN dilanggar oleh Notaris, maka akan dikenakan sanksi sebagaimana tersebut dalam Pasal 84 UUJN, yaitu akta
akta yang dibuat oleh atau di hadapan notaris.. Dalam kaitannya dengan Notaris membuat sebuah Akta. yang merupakan kehendak para pihak, sehingga Notaris
PELANGGARAN KODE ETIK NOTARIS ATAS PEMALSUAN TANDA TANGAN AHLI WARIS DALAM AKTA
Notaris sebagai pejabat umum juga dapat ditelusuri pada Pasal 1868 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata yang menyatakan “Suatu akta otentik ialah suatu akta yang di dalam bentuk
Pada Pasal 1 angka (2) Kode Etik Notaris menjabarkan bahwa Kode Etik Notaris adalah seluruh kaedah moral yang ditentukan oleh Perkumpulan Ikatan Notaris Indonesia
Sesuai mengacu kode etik yaitu berdasarkan ketentuan kode etik yang dibuat oleh ikatan notaris indonesia sebagai berikut dalam pokok-pokok kewajiban notaris dalam memegang
Akta Otentik menurut Pasal 1868 Kitab Undang–undang Hukum Perdata adalah “...ialah akta yang didalam bentuk yang ditentukan oleh undang–undang, dibuat oleh atau di hadapan
memberikan pelayanan kepada masyarakat, notaris dilarang menjadi pihak yang berkepentingan pada akta yang dibuat oleh atau dihadapannya.46 Seorang notaris dilarang menolak memberikan