LAPORAN HASIL PENELITIAN KEWENANGAN DEWAN KODE ETIK NOTARIS DALAM PENEGAKAN PELANGGARAN KODE ETIK NOTARIS
Teks penuh
Garis besar
Dokumen terkait
Rekomendasi dari hasil penelitian ini adalah agar Ikatan Notaris Indonesia (INI) lebih berperan dalam menjalankan penegakan kode etik, sehingga melahirkan generasi Notaris yang
Indonesia sehingga walaupun notaris yang bersangkutan telah terbukti melakukan pelanggaran kode etik, notaris tersebut masih dapat membuat akta dan menjalankan kewenangan
Implementasi penegakan kode etik bagi notaris yang dilakukan oleh Majelis Pengawas Notaris diantaranya pemberian wewenang dan penjatuhan sanksi bagi pelanggar, sebagai
Pasal 83 angka (1) : Organisasi Notaris menetapkan dan menegakan Kode Etik Notaris. Kode Etik Notaris dan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 30
Dengan demikian, maka peran Majelis Pengawas dalam penegakkan Kode Etik dan UUJN terhadap Ketaatan Notaris dapat dilakukan dengan pemberian sanksi yang tegas,
Notaris yang tidak menjaga dan melaksanakan ketentuan dalam kode etik ataupun dalam Undang-undang Jabatan Notaris, maka memungkinkan adanya pelanggaran- pelanggaran yang lain, yakni
Hal ini dapat dilihat dari ketentuan mengenai sanksi pemberhentian sementara bagi Notaris yang diatur dalam Pasal 9 ayat 1 UUJN Pelanggaran kode etik merupakan pelanggaran yang bersifat
Makna “Alasan-Alasan Tertentu” dalam Pasal 3 Angka 15 Perubahan Kode Etik Notaris Berkaitan dengan Pasal 19 ayat 3 Undang-Undang Jabatan Notaris terkait Kewajiban Notaris untuk