• Tidak ada hasil yang ditemukan

MEKANISME PEMBERHENTIAN PRESIDEN DALAM SISTEM PEMERINTAHAN PRESIDENSIAL DI INDONESIA (Tinjauan Perbandingan Hukum di Negara Amerika Serikat, Filipina dan Sudan)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "MEKANISME PEMBERHENTIAN PRESIDEN DALAM SISTEM PEMERINTAHAN PRESIDENSIAL DI INDONESIA (Tinjauan Perbandingan Hukum di Negara Amerika Serikat, Filipina dan Sudan)"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

3.2 Hak Menyatakan Pendapat Dewan Perwakilan Rakyat Dalam Mekanisme Pemberhentian Presiden dan/atau Wakil Presiden di Indonesia

Pasal 7B Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD NRI 1945) mengatur tentang mekanisme pemakzulan presiden dan/atau wakil presiden yang diusulkan oleh

mekanisme pemberhentian presiden dan/atau wakil presiden dalam masa jabatannya menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD NRI Tahun 1945)

Mekanisme pengisian jabatan Presiden dan wakil Presiden secara konstitusional diatur melalui ketentuan Pasal 6A Undang- Undang Dasar 1945 Ayat (1) Presiden dan wakil

Tugas Wakil Presiden yang diatur dalam masing – masing konstitusi negara tersebut didasarkan pada sistem pemerintahan yang dianut oleh masing- masing negara

Sistem presidensil dipilih, karena dalam sistem ini masa jabatan Presiden dijamin oleh konstitusi, Hal tersebut diatur dalam Pasal 7 UUD 1945 yang menyebutkan masa jabatan Presiden

Perubahan lain terjadi pada mekanisme pemilihan presiden dan wakil presiden sebagaimana diatur dalam Pasal 6 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun

Namun penulis berkesimpulan bahwa dalam ketentuan maupun praktek ketatanegaraan, kondisi ini pada akhirnya digunakan sebagai alasan pemberhentian presiden pada